Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “World Gold Council

Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan akhir minggu lalu ditutup melemah dan mencetak performa mingguan terburuk sejak Juni, menyusul maraknya aksi ambil untung pelaku pasar untuk menutupi kerugiannya pada instrumen investasi lainnya ditengah lonjakan kurs dollar AS terhadap mata uang utama dunia lainnya yang menurunkan minat investor pada Emas. Tingkat volatilitas perdagangan emas dalam 3 minggu terakhir sangat fantastis dengan rentang bolak‐baliknya harga dalam kisaran cukup tajam dalam waktu yang sangat singkat. Berdasarkan data World Gold Council permintaan Emas dalam bentuk perhiasan untuk kuartal ke III 2011 diperkirakan mengalami penguatan yang akan berlanjut hingga akhir tahun ini terutama didukung oleh tingginya konsumsi Emas di India dan Cina seiring meningkatnya permintaan sebagai salah satu moda investasi. Permintaan Emas ditunjang oleh kuatnya investasi pada Emas seiring krisis Eropa dan downgrade peringkat hutang Amerika yang mendorong investor mengamankan asetnya dalam Emas.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Senin pagi mengalami pergerakan yang melemah seiring dengan sentimen negatif yang mewarnai perdagangan di pasar Asia hari ini, bursa saham Jepang terbenam di tengah sentimen negatif setelah pada akhir perdagangan minggu lalu Wall Street mengalami penurunan. Pengunduran diri Juergen Stark selaku salah satu dewan ECB memicu kekhawatiran di kalangan para pelaku pasar. Saham-saham di bursa saham Jepang mengalami pergerakan yang cenderung melemah. Adapun saham – saham yang mengalami penurunan diantaranya adalah Mitsubishi, KDDI, Honda, dan SMFG. Diperkirakan pergerakan Indeks Berjangka Nikkei pada hari ini akan cenderung masih melemah tapi terbatas.

 

EUR/USD

Pada perdagangan di hari Senin pagi mata uang tunggal Eropa mengalami pergerakan melemah, Euro melemah terhadap dolar dan mencapai posisi paling rendah sejak bulan Februari 2011 lalu di tengah kekhawatiran bahwa Kanselir Jerman Angela Merkel sedang mempersiapkan langkah untuk mendukung kebangkrutan Yunani dan ini mengakibatkan tekanan jual yang besar Euro. Yunani banyak diprediksi akan segera ‘dikeluarkan’ dari Uni Eropa. Hal ini mengakibatkan kekhawatiran yang sangat besar di kalangan para pelaku pasar. Sementara itu spekulasi mengenai hal tersebut juga telah mengakibatkan kenaikan tajam yield obligasi Yunani. Yield obligasi di negara tersebut melejit hingga ke posisi rekor tertingginya. Diperkirakan pergerakan mata uang Euro pada perdagangan hari ini masih akan cenderung melemah.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas menguat tajam sebesar 2% terhadap dollar AS ke level tertinggi sepanjang sejarah di level $1828.35/troy ounce, ditunjang oleh buruknya rilis data ekonomi Amerika yang berujung pada kemungkinan resesi ekonomi terbesar dunia tersebut dalam waktu dekat. Penguatan Emas juga semakin ditunjang oleh berkembangnya kekhawatiran investor akan kondisi pendanaan sejumlah perbankan asal zona eropa, sebuah kondisi yang kemudian menggiring investor kembali aktif melakukan aksi beli pada aset berstatus safe haven termasuk emas. Namun disisi lain sejumlah analis memprediksi Emas dapat terkoreksi setidaknya sebesar 30% dengan landasan bahwa dari sisi fundamental The World Gold Council menyatakan permintaan Emas turun sebesar 17% pada kuartal ke II seiring berkembangnya minat pada perhiasan, koin, dan Emas batangan tidak dapat menutupi rendahnya minat beli pada ETF Emas (Exchange Traded Fund).

MINYAK

Minyak Mentah turun di New York menuju penurunan mingguan ke 4 karena investor berspekulasi bahwa permintaan bahan bakar akan goyah di tengah tanda-tanda pertumbuhan yang lemah di Eropa, AS, dan Cina. Konsumsi ketiga negara itu mencapai sekitar setengah dari kebutuhan mentah dunia. Minyak jatuh sebanyak 1,3% setelah Morgan Stanley kemarin memangkas proyeksi pertumbuhan global pada tahun 2011. Deutsche Bank AG menurunkan proyeksi pertumbuhan pengangguran AS dan China meningkat minggu lalu. Morgan Stanley memperkirakan ekspansi ekonomi global sebesar 3,9% tahun ini turun dari perkiraan sebelumnya 4,2%. Bank tersebut memangkas proyeksi pertumbuhan China menjadi 8,7% dari 9%. Ekonomi China akan meningkat sebesar 8,9% tahun ini turun dari perkiraan awal 9,1%, Deutsche Bank mengatakan dalam sebuah laporan tanggal 17 Agustus, mengutip kejutan dari perlambatan AS dan Uni Eropa.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di pagi ini terjadi pergerakan yang melemah dengan signifikan, bursa kembali terjerat dalam aksi jual panik dan tergerus nyaris sebesar 3% setelah pada akhir perdagangan di Wall Street. Bursa mengalami penurunan akibat laporan Morgan Stanley yang memperingatkan bahwa pertumbuhan global melambat dan bahwa AS dan Eropa berada di ambang keterperosokan ke dalam resesi baru 2 tahun setelah resesi lalu berakhir. Adapun saham-saham di bursa Hong Kong yang mengalami penurunan adalah saham Cheung Kong, saham HSBC, dan Hangseng Bank. Di perkirakan pergerakan indeks berjangka pada hari ini akan cenderung mengalami penurunan terbatas.

EUR/USD

Beratnya masalah zona Eropa terletak pada beberapa negara yang jatuh bangun menghadapi krisis utang selama beberapa waktu terakhir. Misalnya Yunani dan Portugal yang kesulitan mengimplementasikan mandat Eropa dan IMF untuk mengurangi belanja negara serta menaikkan pajak. Persyarakat tersebut harus dijalankan jika ingin mendapatkan bantuan finansial. Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dan Kanselir Jerman Angela Merkel pun mengadakan pertemuan sebagai ujung tombak kekuatan Eropa dalam menghadapi krisis kredit. Untuk saat ini pasar modal Eropa menguat karena menantikan hasil pertemuan Sarkozy dan Merkel ini. Keduanya akan memberikan pernyataan pers bersama setelah pertemuan usai.


Emas Menguat Ditopang Permintaan


 

Jumat, 17 Juni 2011 21:25 WIB

TODAY’S ANALYSIS COMMODITY

Emas naik lebih lanjut dekati titik tertinggi bulanan ditopang kuatnya permintaan fisik meskipun trend pelemahan global masih menghantui. Dilaporkan pembelian emas fisik kembali meningkat ditengah musim pernikahan di Asia, terutama India dan China. Peritel dan pengusaha perhiasan membeli Emas untuk memenuhi permintaan musiman yang akan tinggi sehingga mereduksi faktor lemahnya pemulihan ekonomi global. Faktor positif lain penopang emas adalah kekhawatiran utang Yunani yang telah didiskon pasar. Anggota Uni Eropa Urusan Moneter dan Ekonomi Olli Rehn mengatakan bahwa review mengenai Yunani dengan IMF akan dirilis pada Senin depan, dan pada hari itu juga Eurogroup diharapkan mampu mengambil keputusan untuk menggelontorkan pinjaman ke Yunani pada awal Juli. Meski komentar tersebut cukup melegakan pasar namun rencana bailout baru masih belum difinalisasi sehingga masih banyak ketidakpastian. Berdasarkan studi teknikal, bias intraday masih Bullish selama harga bergerak didalam bullish channel pada grafik H4. Bagaimanapun masih dibutuhkan penembusan konsisten diatas area 1541 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menguji level resisten kunci 1550. Di sisi bawahnya, hanya level support terdekat ada di area 1525 – 1530. Anjlok dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi tidak jelas.

 

***EnglishVersion***

 

Gold Gains Sustained Demand
Friday, June 17, 2011 21:25 AM

TODAY’S COMMODITY ANALYSIS

Gold rose further to approach the highest point of the monthly underpinned strong physical demand despite the weakening global trend is still haunting. Reported purchase of physical gold back up amid wedding season in Asia, especially India and China.

Retailers and employers to purchase gold jewelry to meet seasonal demand will be high so that the reduction factor of the weak global economic recovery.

Another positive factor supporting gold is the concern that Greece‘s debt market has been discounted. Members of the European Union Economic and Monetary Affairs Olli Rehn said that the review of Greece with the IMF will be released next Monday, and on that day Eurogroup also expected to take decisions to lending poured into Greece in early July. Although the comment was quite a relief to the market but the new bailout plan is still not finalized, so there are still many uncertainties.

Based on the study of technical, intraday bias remains bullish as long as the price moves in the bullish channel on H4 charts. However still required penetration is consistent over the area in 1541 to trigger further bullish momentum to test key resistance level of 1550.

On the bottom side, only the closest support level is in the area from 1525 to 1530. Fell below that area could bring the price into the neutral zone because its direction is unclear.