Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Wall Street

Market Outlook Today


Prime Minister Shinzō Abe of Japan, Saturday, ...

Prime Minister Shinzō Abe of Japan, Saturday, Sept. 8, 2007, in Sydney. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas pada awal perdagangan disesi Asia pada hari Senin pagi ini masih belum menunjukkan sinyal rebound dan komoditi Emas bergerak di kisaran ketat, komoditi ini masih bergerak rangebound meski sebagian analis mensinyalir akan adanya rally harga setelah pada minggu lalu The Fed menyatakan akan membeli surat hutang senilai $ 45M setiap bulan mulai tahun depan. Meningkatnya likuiditas biasanya turut mendorong permintaan logam mulia dikarenakan beberapa investor masih memilih komoditi Emas sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi.

 

USD/JPY

 

Mata uang tunggal Jepang begerak melemah tajam terhadap dolar AS pada perdagangan disesi Asia awal minggu pagi, mata uang Yen melemah tajam menyusul kemenangan partai Liberal Demokrat yang dipimpin oleh Shinzo Abe dalam pemilu hari Minggu kemarin. Kemenangan Abe ini dinilai akan memuluskan langkah kebijakan stimulus moneter yang diharapkan dari bank sentral Jepang. Partai Liberal Demokrat yang merupakan partai oposisi pada pemerintahan sebelumnya akhirnya berhasil menggusur Partai Demokrat yang merupakan partai penguasa di bawah PM Yoshihiko Noda, kemenangan Partai Liberal Demokrat ini berarti stimulus moneter akan ditingkatkan. Sebelumnya Shinzo Abe yang akan menjadi PM pada pemerintahan mendatang sudah menyatakan agar BOJ meningkatkan program stimulusnya.

 

NIKKEI
Bursa saham Jepang bergerak menguat cukup signifikan pada awal perdagangan dihari Senin pagi, bursa saham pada perdagangan disesi Asia masih bergerak mixed karena pergerakan bursa saham Wall Street yang ditutup minggu lalu bergerak melemah seiring dengan kekhawatiran fical cliff. Akan tetapi kemenangan Partai Liberal Demokrat dalam pemilu Jepang kemarin dan melemahnya yen mendorong kinerja sektor eksportir di bursa saham Jepang.

 


Market Outlook Today


The New York Stock Exchange, the world's large...

The New York Stock Exchange, the world’s largest stock exchange by market capitalization (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas kembali bergerak melemah lebih dari 1% seiring kekecewaan pasar terhadap lambatnya persetujuan budget AS pada perdagangan kemarin, padahal US dolar melemah dan  harga minyak mentah juga ikut melemah sehingga semua komoditas lain melemah. Ketidakpastian ekonomi yang berhubungan dengan pembicaraan budget AS dan mengenai heavy selling setelah penutupan option minggu lalu yang juga meyebabkan komoditi ini melemah.

 

AUD/USD

 

Mata uang Australia koreksi tipis pada perdagangan di sesi Asia pagi ini, mata uang Aussie sedikit melemah meskipun masih berada di kisaran tertinggi dalam lebih dari satu minggu belakangan. Melemahnya mata uang ini terjadi setelah rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal ke III di Australia menunjukkan hasil yang kurang dari harapan. Rilis data pagi ini mengenai pertumbuhan ekonomi kuartal ke III di Australia data menunjukkan bahwa di kuartal ke III terjadi pertumbuhan ekonomi sebesar 0.5% (q/q), meskipun tidak terlalu buruk namun hasil tersebut masih kurang dari ekspektasi yang sebesar 0.6%. Pertumbuhan di kuartal ke III ini juga melambat dari pertumbuhan yang terjadi di kuartal ke II yang sebesar 0.6%.

 

NIKKEI

 

Bursa saham Jepang awal pembukaan perdagangan disesi Asia cenderung bergerak sedikit melemah, bursa saham Jepang tergerus melemah melanjutkan pergerakan negatif pada sesi perdagangan sebelumnya. Para investor bersikap negatif setelah bursa saham Wall Street melemah akibat menguatnya kekhawatiran mengenai anggaran AS. Namun setelah sedikit melemah Indeks Berjangka Nikkei bergerak rebound seiring bursa saham AS menyingkirkan sentimen di Asia dalam penutupan lemahnya kemarin, saat para politikus di sana masih berselisih pendapat terkait solusi untuk masalah keuangan guna menghindari kenaikan pajak dan pemangkasan anggaran belanja yang mungkin akan mendorong AS ke jurang resesi.

 


Market Outlook Today


English: The corner of Wall Street and Broadwa...

English: The corner of Wall Street and Broadway, showing the limestone facade of One Wall Street in the background. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas bergerak melemah pada perdagangan kemarin seiring kekhawatiran fiskal AS membayangi kemajuan pada beban utang Yunani dan berakhirnya option pada logam mulia dalam kisaran yang sempit. Pada perdagangan dihari ini komoditi Emas bergerak flat setelah jatuh selama dua sesi berturut-turut, saat euforia atas kesepakatan hutang Yunani gagal dan investor mengalihkan fokus mereka kepada perundingan AS untuk mencegah bencana fiskal di ekonomi terbesar dunia tersebut. Presiden Barack Obama kemarin  mendorong upayanya untuk menaikkan pajak pada para orang kaya Amerika, tapi anggota parlemen AS tetap menemui jalan buntu terkait kenaikan pajak akhir tahun dan pemotongan belanja yang dikenal sebagai “fiscal cliff”.

 

GBP/USD

 

Sterling bergerak melemah pad perdagangan kemarin setelah rilis data GDP Inggris kuartal ketiga yang dirilis sesuai dengan ekspektasi, sebagian besar investor berhati-hati dalam menambah posisi long pada Sterling mengingat beberapa data ekonomi terakhir yang negatif masih menjaga peluang pelonggaran moneter lebih lanjut oleh BoE pada awal tahun 2013. Data GDP kuartal ketiga yang dirilis kemarin mengkonfirmasi pertumbuhan ekonomi sebesar 1% yang sebagian besar terbantu oleh pelaksanaan Olimpiade di London, sementara itu dari AS melaporkan harga rumah kembali menguat untuk bulan keenam berturut-turut pada bulan September lalu yang menandakan bahwa pasar perumahan berada di tengah-tengah fase pemulihan, Indeks komposit harga rumah pada 20 kota metropolitan di AS positif 0,3% pada bulan September setelah mencatat kenaikan 0,8% pada bulan sebelumnya.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Rabu pagi bergerak melemah cukup signifikan untuk tiga hari berturut-turut mengikuti turunnya bursa saham Wall Street di tengah ketidakpastian pemecahan kebekuan fiskal di AS, kondisi ini berpotensi untuk kembali menggiring AS ke dalam jurang fiskal, dan dilaporkan Bursa saham China juga mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini.


Market Review


US Retail Sales 1992–2010

US Retail Sales 1992–2010 (Photo credit: Wikipedia)

Market Review

EUR/USD closing 1.2662, high 1.2692, low 1.2432, XAUUSD C:1597.95, H:1606.85, L:1551.35, CO-LS C: 84.87, H: 85.34 L: 78.28. Dow C: 12808, H: 12834, L: 12479.

Minyak melonjak lebih dari 6% pada hari Jumat, menuju kenaikan harian terbesar dalam lebih dari setahun, pasca pemimpin di Eropa mengambil langkah untuk membantu perbankan zona Eropa yang bermasalah dan menjaga nilai tukar euro. Euro melonjak hampir 2%, dan bursa saham dunia serta emas juga ikut rally pasca pemimpin zona Eropa setuju untuk membiarkan dana bantuan mereka mengalirkan bantuan langsung menuju bank yang bermasalah dan mengintervensi pasar obligasi guna membantu negara anggota yang bermasalah. Bursa saham AS menutup hari perdagangan terkhir di kuartal kedua dengan kenaikan tajam seiring Wall Street merayakan kesepakatan oleh pemimpin Uni Eropa untuk membantu bank kawasan Eropa yang bermasalah. Data ekonomi hari ini adalah Tankan manufacturing dan non-manufacturing index dari Jepan, HSBC manufacturing PMI dari Cina, retail sales, SVME PMI dari Swiss, manufacturing PMI dari Inggris, jobless rate dari zona Eropa, ISM manufacturing PMI dari AS.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak menguat ditengah kondisi perdagangan yang fluktuatif pada perdagangan kemarin menyusul koreksi tajam pada ekuitas dan komoditas lainnya telah mendorong permintaan terhadap aset aman, sementara technical buying juga turut memberi dukungan. Emas mengalami rebound setelah mendekati areal support $1531.45/troy ounce. Komoditi ini di awal sesi terkoreksi lebih dari 1% dipicu meningkatnya kekhawatiran seputar krisis utang Eropa yang telah menyebabkan tertekannya mata uang Euro, ekuitas, dan komoditas sedangkan aset aman lainnya seperti Treasury AS dan Bunds Jerman naik tajam.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa kembali bergerak melemah mendekati level terendah sejak 2 tahun terakhir terhadap dolar AS, seiring terdesak berlanjutnya pesimisme investor setelah naiknya tingkat borrowing cost Italia dan memuncaknya kewaspadaan terhadap sektor perbankan Spanyol. Biaya pendanaan di Italia meningkat tajam setelah pada lelang obligasi dengan tenor 10 tahun, imbal hasilnya meningkat ke level 6% untuk pertama kalinya sejak Januari. Ikut memicu melemahnya performa mata uang ini adalah hasil jajak pendapat terbaru yang memperlihatkan kemungkinan naiknya dukungan bagi partai radikal sayap kiri Syriza di Yunani yang meningkatkan kewaspadaan akan penolakan bail out dan pemangkasan anggaran oleh pemerintah baru Yunani. Sementara itu berdasarkan sumber terdekat dari pemerintah Spanyol menyatakan kemungkinan pemerintah akan melakukan rekapitalisasi senilai 19 M Euro dengan menerbitkan surat utang baru dan juga mengambil dana dari sumber dana restrukturisasi perbankan dan cadangan devisa tresuri.

HANGSENG

Pada perdagangan di hari Kamis pagi Indeks Berjangka Hangseng kembali bergerak melemah, bursa saham tertekan di tengah anjloknya bursa saham Wall Street pada penutupan perdagangannya kemarin. Kekhawatiran mengenai kemungkinan Spanyol membutuhkan bailout menyelimuti pasar. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Henderson Land.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak menguat ditengah kondisi perdagangan yang fluktuatif pada perdagangan kemarin menyusul koreksi tajam pada ekuitas dan komoditas lainnya telah mendorong permintaan terhadap aset aman, sementara technical buying juga turut memberi dukungan. Emas mengalami rebound setelah mendekati areal support $1531.45/troy ounce. Komoditi ini di awal sesi terkoreksi lebih dari 1% dipicu meningkatnya kekhawatiran seputar krisis utang Eropa yang telah menyebabkan tertekannya mata uang Euro, ekuitas, dan komoditas sedangkan aset aman lainnya seperti Treasury AS dan Bunds Jerman naik tajam.

EUR/USD

 Mata uang tunggal Eropa kembali bergerak melemah mendekati level terendah sejak 2 tahun terakhir terhadap dolar AS, seiring terdesak berlanjutnya pesimisme investor setelah naiknya tingkat borrowing cost Italia dan memuncaknya kewaspadaan terhadap sektor perbankan Spanyol. Biaya pendanaan di Italia meningkat tajam setelah pada lelang obligasi dengan tenor 10 tahun, imbal hasilnya meningkat ke level 6% untuk pertama kalinya sejak Januari. Ikut memicu melemahnya performa mata uang ini adalah hasil jajak pendapat terbaru yang memperlihatkan kemungkinan naiknya dukungan bagi partai radikal sayap kiri Syriza di Yunani yang meningkatkan kewaspadaan akan penolakan bail out dan pemangkasan anggaran oleh pemerintah baru Yunani. Sementara itu berdasarkan sumber terdekat dari pemerintah Spanyol menyatakan kemungkinan pemerintah akan melakukan rekapitalisasi senilai 19 M Euro dengan menerbitkan surat utang baru dan juga mengambil dana dari sumber dana restrukturisasi perbankan dan cadangan devisa tresuri.

HANGSENG

Pada perdagangan di hari Kamis pagi Indeks Berjangka Hangseng kembali bergerak melemah, bursa saham tertekan di tengah anjloknya bursa saham Wall Street pada penutupan perdagangannya kemarin. Kekhawatiran mengenai kemungkinan Spanyol membutuhkan bailout menyelimuti pasar. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Henderson Land.


Market Review


Market Review

EUR/USD closing 1.2918, high 1.2957, low 1.2903, XAUUSD C:1579.95, H:1594.90, L:1573.25, CO-LS C: 95.57, H: 97.20 L: 95.56. Dow C: 12788, H: 12883, L:12723.

Euro diperdagangkan cenderung flat terhadap dollar pada hari Jumat namun terhampar dekat level rendah 3-1/2-bulan seiring ketidakpastian politik di Yunani dan kerugian besar oleh bank AS JPMorgan Chase membuat investor cemas mengambil posisi bullish pada euro. Harga emas turun seiring investor mencari peralihan pada dollar, sementara harga minyak memangkas penurunan dan berada dekat level flat setelah data sentimen konsumen AS yang kuat. Wall Street ditutup mix, dengan indeks utama mencetak penurunan mingguan kedua, tertekan oleh berita kerugian oleh JPMorgan dan di tengah kecemasan mengenai zona Eropa. Data ekonomi hari ini adalah home loans dari Australia, PPI dari Swiss, industrial production dari zona Eropa, pidato dari SNB Jordan.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarni bergerak menguat cukup signifikan, komoditi ini bergerak rebound setelah pada perdagangan sebelumnya sempat mengalami penurunan ke level terendah dalam lebih dari empat bulan belakangan, dan kondisi rebound Emas sebagian besar didukung oleh teknikal yang sudah mengalami jenuh jual. Trend pergerakan Emas untuk jangka panjang masih berada dalam kondisi yang bearish, akan tetapi pada penutupan perdagangan tadi pagi Emas berhasil ditutup menguat didukung oleh rebound teknikal. RSI pada perdagangan kemarin sudah sempat mencapai ke bawah 30 poin yang merupakan sinyal bahwa harga akan menguat dalam jangka pendek.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa pada perdagangan kemarin tergelincir ke level terendah dalam 3,5 bulan terakhir di tengah kekhawatiran dampak yang ditimbulkan dari krisis politik Yunani dan perbankan Spanyol. Pemimpin Koalisi Kiri Alexis Tsipras yang sebelumnya mengatakan kesepakatan bailout harus dibatalkan, kemarin menyatakan keluarnya Yunani dari kawasan zona Euro buruk untuk Eropa, intinya pihaknya ingin tetap bersama Euro tapi tidak suka kebijakan penghematan namun pernyataan itu belum bisa mengurangi kecemasan Yunani terancam keluar dari Euro. Penuruan yield obligasi Spanyol juga memberi sedikit support, semalam yield itu sempat menembus lagi sebesar 6% karena kecemasan mengenai krisis perbankan Spanyol, namun kekhawatiran itu berkurang setelah pemerintah mengumumkan telah mengambil alih Bankia bank terbesar keempat negara itu.

HANGSENG

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Jumat pagi menguat tipis, pasar berusaha bersikap optimis setelah dini hari tadi Wall Street ditutup di kawasan hijau. Akan tetapi was-was menjelang rilis data ekonomi dari China membuat para investor cenderung bersikap ragu-ragu.


Market Review


Market Review

EUR/USD closing 1.3240, high 1.3266, low 1.3206, XAUUSD C:1665.20, H:1665.85, L:1644.95, CO-LS C: 104.89, H: 105.16 L: 103.88. Dow C: 13155, H: 13198, L:13119.

Euro melemah terhadap dollar pada hari Senin menuju performa bulanan terburuk sejak Desember, tertekan oleh berita bahwa Spanyol yang kembali menuju resesi dan tanda melemahnya momentum ekonomi di Amerika Serikat. Harga emas beranjak naik seiring membaiknya outlook teknikal untuk menambah gain pekan lalu, sementara harga minyak dan Wall Street turun seiring data menunjukkan Spanyol kembali jatuh dalam resesi di kuartal pertama dan melambatnya aktivitas bisnis di bagian Midwest AS. Data ekonomi hari ini adalah AIG manufacturing index dari Australia, keputusan suku bunga dan pernyataan dari RBA, manufacturing PMI dari Cina, manufacturing PMI dari Inggris, ISM manufacturing PMI, construction spending dari AS, serta laporan earnings dari BP, Pfizer, Sirius XM Radio, Broadcom, CBS, Chesapeake Energy, dan Motorola Mobility.


Market Review


Market Review

EUR/USD closing 1.3217, high 1.3235, low 1.3173, XAUUSD C:1644.65, H:1646.55, L:1624.60, CO-LS C: 103.96, H: 104.57 L: 103.11. Dow C: 13040, H: 13056, L:12956.

Euro mengembalikan penurunan sebelumnya untuk diperdagangkan dekat level tinggi sesi setelah naik turun pasca keputusan Federal Reserve hari Rabu untuk tidak mengubah suku bunga dan mencerahkan prospek pertumbuhan ekonomi di tahun 2012. Dalam konferensi pers pasca keputusan tersebut, gubernur Federal Reserve Ben Bernanke mengatakan bank sentral siap mengambil stimulus tambahan untuk memastikan pemulihan ekonomi berlanjut. Minyak dan emas mengikuti rally pada Wall Street untuk ditutup dekat level tinggi sesi, dipicu oleh hasil earnings Apple yang bagus dan seiring Bernanke menegaskan bahwa bank sentral masih siap untuk mengambil langkah guna membantu perekonomian. Data ekonomi hari ini adalah CB leading index dari Australia, CPI dari Jerman, pidato dari ECB Draghi, BBA mortgage approvals, CBI realized sales dari Inggris, jobless claims, pending home sales dari AS serta laporan earnings dari AstraZeneca, Bristol-Meyers Squibb, Chrysler, ExxonMobil, PepsiCo, Royal Dutch Shell, Barclays, Pulte, Amazon.com, Starbucks, dan Zynga.