Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Twitter

Analisa Emas


Gold Buddha

Gold Buddha (Photo credit: @Doug88888)

Harga emas masih berkonsolidasi di area yang sama. Ketidakmampuan emas menembus 1683 dan kembali terkoreksi dalam menunjukkan hal tersebut. Pergerakan harga emas seperti kehilangan momentum. Perlu momentum dari berita-berita baru untuk menggerakan harga emas dari kisarannya yang ada saat ini.

Harga kini berada di sekitar 1670an. Tekanan turun bisa membawah emas ke area trend line di 1663 yang juga area MA 200 di grafik harian. Waspada area bawah 1663, penembusan level ini bisa membuka pelemahan yang lebih dalam ke area 1650an.

Sementara resisten terdekat di 1673. Penembusan level ini ke atas membuka lagi peluang ke area 1680 an.

 

Untuk grafik, silahkan lihat di sini:http://www.monexnews.com/today-analysis/4328/emas-masih-konsolidasi-1663-1683.htm


Minyak Bakal Uji Level $90


Kamis, 04 Agustus 2011 09:29 WIB
TODAY’S ANALYSIS COMMODITY

Jika data perekonomian AS terus memburuk, minyak Nymex dapat anjlok ke level $90/barrel, kata kepala komoditi Mizuho

Securities, Takumi Otsuka. Minyak sedikit menguat di awal perdagangan.

“Sentimen masih sangat bearish terkait kondisi perekonomian di Eropa dan AS yang lemah,”  tambahnya. “Fokus pasar pada data perekonomian AS pekan ini.” Angka pengangguran dirilis hari ini dan nonfarm payrolls dirilis besok (05/08), kedua data sangat berpengaruh pada pasar. USD menguat setelah BoJ melakukan intervensi ke dalam pasar mata uang. Hal ini turut menekan minyak meski berdampak kecil dan hanya sesaat, kata Otsuka.

Minyak Nymex bulan September naik 21 sen menjadi $92.14/barrel, Minyak ICE bulan September naik 2 sen menjadi $113.25/barrel.


Investor Buru Safe Haven, Emas Meroket


Kamis, 04 Agustus 2011 10:53 WIB
TODAY’S ANALYSIS COMMODITY

Tindakan investor yang terus memarkir dana tunai ke dalam aset save-haven di tengah kegelisahan sentimen perekonomian makro membuat emas terus melesat. Spot emas di $1,665.70 per troy ons, naik $4.60 dari level penutupan.

Harga berada di bawah rekor tinggi hari Rabu (03/08) di $1,673.19/ons, namun sebagian besar partisipan pasar memperkirakan logam mulia akan terus melambung dalam jangka pendek dan menguji rekor tinggi baru dikarenakan pergolakan ekonomi makro. Deutsche Bank mencatat bahwa emas dapat menembus level $2,000/ons. Data non-farm payrolls AS menjadi data kunci bagi pergerakan emas untuk jangka pendek. Angka yang menurun, mengindikasikan lapangan kerja yang berkurang di negara dengan ekonomi terbesar di dnia. Hal ini akan mendorong emas terus meroket sementara jika angka perekrutan pekerja meningkat dapat menekan pasar.


New High of Gold


EMAS

Komoditi Emas naik mencapai rekor US$1.672.60/ troy ounce di tengah isyarat melemahnya perekonomian Amerika Serikat yang mendorong permintaan logam mulia sebagai alternatif investasi. Moody’s Investors Service menyebutkan peringkar kredit AS mungkin menurun dan kemarin menempatkan negara itu dalam outlook negatif setelah Presiden Barack Obama menandatangani UU untuk menaikkan batas utang utang negara dan memangkas anggaran. Harga emas di zona euro juga mencapai rekor dipicu kekhawatiran melemahnya pertumbuhan akan menghambat upaya Spanyol dan Italia untuk mengurangi utang.

MINYAK

Komoditi Minyak mentah naik dari posisi terendah dalam 5 minggu di New York sebagai spekulasi bahwa Federal Reserve akan memulai lagi program stimulus sehingga mementahkan tanda-tanda pelambatan ekonomi di negara terbesar di dunia itu. Kontrak minyak naik sebanyak 0,7% yang merupakan pertama kali dalam lima hari. Ekuitas AS rebound setelah Wall Street Journal melaporkan tiga mantan pejabat The Fed mengatakan bahwa bank sentral harus mempertimbangkan putaran baru pembelian efek untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Minyak tergelincir kemarin setelah laporan menunjukkan bahwa industri jasa AS diperluas pada bulan Juli  dan stok minyak mentah naik pada minggu kedua.

GBP/USD

Sterling menguat terhadap dollar AS dan mencapai level tertingginya dalam dua bulannya pada perdagangan di hari Rabu kemarin setelah data menunjukkan aktivitas yang tidak di ekspektasi pada pertumbuhan jasa Inggris yang tumbuh lebih cepat dalam empat bulannya. Tetapi kenaikan dapat tertekan dari permasalahan mengenai kerapuhan dari recovery ekonomi Inggris, khususnya setelah data pada awalnya minggu ini menunjukkan aktivitas manufaktur mengalami kontraksi.


Ekonomi Melambat, Emas Kian Berkilau


Selasa, 07 Juni 2011 – 09:53 WIB

Ekonomi Melambat, Emas Kian Berkilau

Emas bergerak naik hari Selasa (07/03), melanjutkan kenaikan hingga ke level tertinggi dalam lebih dari 1 bulan pada sesi sebelumnya. Kekhawatiran stagnasi ekonomi Amerika Serikat (AS) membuat investor memilih emas sebagai investasi alternatif.

Spot emas bertambah $1.11 ke level $1,544.16 per ons setelah naik ke $1,553.30 hari Senin (06/03). Emas masih bertahan di bawah level tertinggi sepanjang masa di sekitar $1,575 (awal Mei).

Spot perak nyaris tidak bergerak pada level 436.82 per ons, di bawah rekor $49.51 per ons yang terjadi bulan April. Para pejabat Feds hari Senin mengatakan bahwa data ekonomi saat ini mengecewakan sehingga otoritas mungkin memperpanjang strategi pelonggaran moneter.

****

Tuesday, June 7, 2011 – 9:53 pm

Economy Slows, The Gold Starred

Gold moves up on Tuesday (03/07), continuing to rise up to the highest level in more than 1 month in the previous session. Concerns economic stagnation United States (U.S.) make investors choose gold as an investment alternative.

Spot gold added $ 1.11 to as low as $ 1,544.16 per ounce after rising to $ 1,553.30 on Monday (06/03). Gold still remained below the highest level of all time at around $ 1.575 (early May).

Spot silver was almost not moving at the level of 436.82 per ounce, below the record $ 49.51 per ounce which occurred in April. Feds officials on Monday said that economic data is disappointing that the authority may extend the strategy of monetary easing.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review Eropa


Market Review Eropa :

Euro reli vs dollar setelah data pertumbuhan Prancis & Jerman yang positif memicu spekulasi solidnya ekonomi zona Eropa akan mempertahankan tingkat suku bunga Eropa lebih tinggi dibanding AS, sementara kekhawatiran pertumbuhan malah menekan poundsterling. Saham Eropa terkerek naik oleh laporan GDP Jerman yang melampaui perkiraaan serta melambungnya harga komoditi.

Posted with WordPress for BlackBerry.