Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Toyota

Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada penutupan perdagangan di akhir minggu Jumat kemarin ditutup menguat yang cukup signifikan, logam mulia ini menguat sebesar 3% dan selama bulan Juni mengalami peningkatan bulanan pertama dalam lima bulan belakangan. Harapan baru mulai menguak setelah pertemuan puncak Eropa menghasilkan beberapa keputusan yang memungkinkan bank – bank Spanyol memperoleh bantuan darurat. Petinggi Uni Eropa sudah menyetujui penggunaan dana darurat untuk langsung menyuntikkan dana ke perbankan yang membutuhkan efektif tahun 2013 mendatang, sementara itu penerbitan Eurobond diperkirakan akan segera terwujud.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa ditutup menguat pada penutupan perdagangan di akhir minggu lalu, sentimen positif terhadap mata uang Euro begitu menguat setelah tercapai kemajuan yang cukup berarti pada KTT Ekonomi Eropa dan pasar merespon sangat positif. Para pemimpin Uni Eropa akhirnya menyepakati untuk mempermudah persyaratan pinjaman bagi perbankan Spanyol dan pintu bantuan bagi Italia menjadi terbuka. Hal tersebut menunjukkan hasil yang jauh lebih baik dari harapan masyarakat global yang sebelumnya cenderung pesimis terhadap proses negosiasi di KTT Ekonomi Uni Eropa tersebut, dan optimisme pasar tersebut merupakan faktor positif yang cukup penting bagi pergerakan Euro dalam waktu dekat mendatang.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di awal bulan ini bergerak menguat yang cukup baik, mengawali perdagangan di bulan Juli bursa – bursa Asia memperoleh dorongan positif yang cukup signifikan. Menguatnya bursa AS pada akhir perdagangan minggu lalu memberikan sentimen positif di bursa Asia. Ada beberapa saham yang bergerak menguat diantaranya adalah Toyota, Canon, Sony, dan Nomura Holdings.


Market Outlook Today


Official portrait of Federal Reserve Chairman ...

Image via Wikipedia

EMAS

Komoditi Emas terpuruk tajam dalam perdagangan pada hari Rabu malam, pemicu terpuruknya komoditi ini  adalah respons investor atas sikap Pimpinan The Fed Ben Bernanke yang ditunjukkannya semalam. Bernanke dalam satu testimoni sebelum pertemuan kongres semalam tidak memberi sinyal apapun mengenai langkah moneter yang akan dilakukan The Fed untuk menambah likuiditas di pasar, dan ada perkembangan positif pada pasar tenaga kerja meski kondisi pasar tenaga kerja AS masih jauh dari kata normal. Pasar berharap The Fed melonggarkan kebijakan moneter meski apabila perekonomian AS baik – baik saja, jadi sentimen berbalik ketika The Fed tak melakukan apa-apa.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa merosot tajam pada perdagangan di market US semalam, merosotnya mata uang Euro ini di picu setelah pimpinan The Fed Ben S Bernanke mengeluarkan pernyataan yang dapat memicu spekulasi bahwa bank sentral AS itu tak akan menggelontorkan stimulus moneter lagi. Bernanke mengungkapkan bahwa ada perkembangan positif di pasar tenaga kerja meski kondisi pasar tenaga kerja AS masih jauh dari kata normal. Bernanke memang terbilang hati – hati dalam mengungkapkan optimismenya, hal ini peringatan bagi trader mata uang Eropa bahwa perkembangan neraca perdagangan merupakan hal yang paling penting dalam menggerakkan pasar mata uang, fakta bahwa The Fed tidak dalam kondisi terdesak untuk meningkatkan neraca perdagangannya merupakan hal yang positif bagi pergerakan US dolar.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Kamis pagi bergerak menguat yang cukup signifikan, bursa saham Jepang melawan arus sentiment negative yang cenderung bergerak di Asia. Anjloknya nilai tukar Yen mendorong menguat saham – saham eksportir sehingga memberikan dukungan untuk bursa Jepang. Ada beberapa saham yang bergerak menguat terutama dari sektor eksportir diantaranya adalah Canon, Toyota, dan Sony. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei hari ini di perkirakan berpotensi bergerak menguat tapi cenderung terbatas.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak menguat, dan sempat menguat hingga mencapai posisi tertinggi dalam nyaris 7 minggu belakangan setelah US dolar merosot akibat pernyataan The Fed yang akan mempertahankan suku bunga acuan pada tingkat rekor terendah saat ini hingga tahun 2014 mendatang atau setidaknya pertengahan tahun 2013. Penentu kebijakan bank FOMC pada hari Rabu lalu mengumumkan bahwa pihaknya akan mempertahankan kebijakan moneter sangat akomodatif untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional yang rapuh, FOMC mengatakan suku bunga acuan akan tetap mendekati nol setidaknya hingga 2014 memperpanjang jangka waktu sebelumnya pertengahan 2013.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa ditutup stagnan setelah sempat berhasil menguat ke level tertinggi sejak 5 minggu terakhir terhadap US dolar dan Yen, menyusul rilis data ekonomi Amerika yang membaik serta sinyal dipertahankannya suku bunga The Fed dalam beberapa tahun mendatang yang meningkatkan minat investor terhadap aset beresiko. Kinerja Euro juga terbantu oleh adanya pemberitaan bahwa para kreditur swasta diperkirakan akan mencapai kesepakatan dengan pemerintah Yunani untuk menurunkan tingkat bunga dari program bond swap untuk mempertahankan Yunani dari kondisi gagal bayar hutang. Sementara itu imbal hasil obligasi pemerintah Italia dengan tenor 10 tahun untuk pertama kalinya dalam 6 minggu terakhir berhasil melemah dibawah 6%. Para analis mengingatkan bahwa para investor saat ini memandang potensi gagal bayar Yunani mulai mereda, namun sebaliknya para analis juga mengingatkan resolusi penanganan krisis hutang kawasan ini belum tercapai secara komprehensif dan signifikan. Untuk itu tetap waspadai potensi gerak turun sebagai koreksi dari penguatan kinerja aset ‐ aset beresiko dalam beberapa sesi terakhir.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Jumat pagi ini bergerak nyaris flat, bursa saham Jepang dibuka naik sangat tipis di tengah mulai redupnya rally yang sempat berlangsung sejak minggu yang berakhir tanggal 6 Januari lalu. Ada beberapa saham bergerak yang variatif di antaranya adalah Toyota dan Sony bergeraka melemah, sementara itu Komatsu dan Nissan bergerak menguat. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei pada perdagangan hari ini berpotensi bergerak melemah.


Market Oulook Today


EMAS

Komoditi Emas menguat sebesar 1% pada perdagangan kemarin ke level tertinggi 6 minggu dipicu oleh penguatan mata uang tunggal Eropa menjelang akhir dari pertemuan zona Euro yang membahas masalah restrukturisasi utang Yunani. Melemahnya US dolar telah memicu menguatnya Komoditi Emas dan juga Minyak setelah Jerman dan Perancis mendesak untuk segera dicapainya kesepakatan antara Yunani dan kreditor swasta untuk memangkas utang Yunani guna mencegah default. Rendahnya suku bunga akan menopang minat beli investor pada komoditi ini, sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan The Fed nampaknya akan memberikan indikasi bahwa suku bunga baru akan dinaikkan pada semester pertama 2014 mendatang.

GBP/USD

Sterling menguat hingga ke titik tertinggi 2 minggu terhadap US dollar pada perdagangan kemarin, terutama ditopang oleh pembelian lembaga kliring Inggris serta ekspektasi bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga di level rendah untuk periode yang lebih panjang. Sentimen di bursa juga dipengaruhi oleh negosiasi yang tengah berjalan antara pemerintah Yunani dengan kreditur swasta untuk merestrukturisasi utang Yunani. Para kreditur mengatakan di hari Senin bahwa mereka akan menyerahkan keputusan batas kerugian yang akan mereka tanggung atas obligasi Yunani pada pengadilan tinggi Uni Eropa serta IMF. Persepsi pasar menyikapi perkembangan ini masih positif meskipun masa depan Yunani sebenarnya masih belum pasti.

NIKKEI

Bursa saham Jepang menguat terbatas dipicu oleh kenaikan harga logam dan Emas, dan perdagangan di hari Selasa pagi ini cenderung positif meskipun beberapa bursa saham di Asia masih libur merayakan Imlek. Harapan para investor mengenai kelanjutan positif dari pembicaraan utang Yunani juga masih menjadi motor kenaikan di bursa saham Jepang ini. Ada beberapa saham bergerak cukup bervariasi pagi ini diantaranya adalah Toyota dan Olympus bergerak menguat, sementara itu Sony bergerak melemah.  Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei pada perdagangan hari ini berpotensi bergerak melemah tapi cenderung terbatas.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan di hari Kamis bergerak menguat signifikan di tengah kenaikan bursa saham AS dan optimisme bahwa IMF akan meningkatkan dana talangan untuk mengatasi krisis keuangan Eropa, Komoditi Emas ini mengalami rally selama 3 hari berturut – turut setelah Goldman Sachs melaporkan penghasilan yang berada di atas estimasi. Logam mulia menguat signifikan di hari Selasa lalu setelah pertumbuhan ekonomi China yang melambat memberikan sinyal bahwa PBOC akan melakukan ekspansi moneter. Di perkirakan Komoditi Emas Berjangka pada perdagangan hari ini berpotensi menguat setelah pasar kembali dihinggapi sentiment positif.

EUR/USD

Lelang sukses di Portugal dan Jerman ditambah dengan kemungkinan IMF menambah sumber dayanya untuk mengatasi krisis utang Eropa memicu Euro menguat sebesar 1% terhadap US Dollar dan Yen, Lelang bills di Jerman dan Portugal juga mendorong indeks regional. Pemerintah Jerman menjual 3,44 M Euro tenor dua tahun dengan memberi yield terendah dalam sejarah yaitu sebesar 0,17%, sedangkan Portugal mengumpulkan 2,5 M Euro sesuai target dalam lelang T-bills dengan yield sesuai atau di bawah lelang sebelumnya. Hasil lelang ini menyusul lelang lain yang digelar beberapa negara bahkan yang terkena downgrade, serangkaian lelang sukses itu mengindikasikan bahwa bantuan likuiditas dari ECB melalui pinjaman murah 3 tahun mulai membuahkan hasil. Euro juga menguat berkat laporan IMF berencana menambah kapabilitas pinjamannya minimal $500 M untuk melindungi ekonomi global dari efek krisis utang Eropa, IMF mengatakan rencana itu muncul setelah mengidentifikasikan potensi pembiayaan hingga $1 triliun selama beberapa tahun ke depan. Pernyataan ini menimbulkan harapan IMF akan mampu meredam dampak krisis Eropa.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Kamis pagi ini menguat cukup signifikan di tengah positifnya hasil perdagangan di bursa saham Wall Street semalam, Indeks S&P 500 ditutup di atas level 1300 poin yang belum pernah terlihat sejak bulan Juli tahun lalu. Ada beberapa saham yang bergerak menguat diantaranya adalah Sony, Toshiba, Toyota, dan Canon. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei pada perdagangan hari ini berpotensi tapi cenderung terbatas.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi  Emas menguat ke level tertinggi selama hampir seminggu terakhir menyusul rally Euro yang mencapai sebear 1% terhadap US dolar, namun volume perdagangan relatif tipis dimana pelaku pasar tidak mau mengambil resiko besar menjelang tutup tahun. Komoditi menguat bersamaan dengan bursa saham setelah investor memusatkan perhatian pada rilis optimis data ekonomi AS, sukses lelang obligasi Spanyol dan peningkatan pada sentimen bisnis di Jerman yang memicu minat beli terhadap aset ‐ aset beresiko. Namun demikian kepercayaan terhadap Emas masih rapuh menyusul keprihatinan investor terhadap upaya dewan kebijakan Eropa dalam menangani krisis utang kawasan yang dinilai belum cukup memuaskan, dimana hal ini berpotensi menekan kembali aset ‐ aset Eropa.

GBP/USD

Sterling menguat terhadap Euro ke level tertinggi sejak Januari menyusul maraknya minat beli investor yang memandang Sterling sebagai aset safe haven ditengah bergulirnya krisis hutang Uni Eropa. Sterling juga menguat terhadap US dolar setelah pelemahan tajam biaya pinjaman dari obligasi Spanyol, ditunjang juga oleh rilis data ekonomi Amerika dan Jerman yang meredam minat investor terhadap dolar AS. Diberitakan sejauh ini marak pembelian Sterling oleh korporasi menjelang akhir tahun, namun demikian penguatan sterling ini berada dalam volume perdagangan yang tipis menjelang libur akhir tahun sehingga perlu diwaspadai ketahanannya. Para pelaku pasar sedang menantikan rilis minutes dari sidang BoE yang diperkirakan akan memperlihatkan persiapan bank sentral untuk mulai mempertimbangkan pemberlakuan stimulus tambahan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Rabu pagi ini bergerak menguatseiring dengan kenaikan di bursa saham Wall Street menyusul rilis data sector perumahan AS yang mengalami hasil positif. Kinerja bursa Asia pagi hari ini diperkirakan akan berlanjut menguat hingga akhir sesi perdagangan. Ada beberapa saham yang bergerak menguat diantaranya adalah Honda, Nissan, Toshiba, dan Toyota. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei hari ini berpotensi cenderung menguat tapi terbatas.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas mengalami pergerakan melemah di akhir minggu lalu seiring aksi profit taking sehari setelah tercapai kesepakatan mengenai langkah untuk mengatasi krisis utang zona Euro dan juga didukung oleh kenaikan ekuitas dan komoditas, meskipun melemah Emas masih mencatat kenaikan mingguan terbesarnya sejak Januari 2009. Sejumlah investor melakukan aksi profit taking sehari setelah terjadi rally tajam pada sejumlah pasar komoditas dan ekuitas dipicu oleh tercapainya kesepakatan para pemimpin Eropa dalam menyelesaikan krisis utang kawasan zona Eropa. Selama pergerakan seminggu lalu isu utang Eropa telah berhasil mengangkat Emas dan juga logam mulia lainnya, khususnya setelah dolar anjlok berkat isu tersebut.

USD/JPY

Mata uang Jepang Yen di awal minggu ini mengalami pergerakan melemah cukup signifikan terhadap dolar AS seiring para pelaku pasar berspekulasi bahwa otoritas Jepang tidak berusaha melakukan intervensi seperti yang telah digembar – gemborkan sebelumnya, Yen melampaui level tertinggi yang dicapai minggu lalu saat BoJ menjabarkan langkah kebijakan untuk memerangi penguatan Yen yang membabi buta. Menguatnya Yen terhadap dolar juga turut dipicu oleh sentimen terhadap dolar AS yang memang sedang lesu, kemungkinan the Fed akan meluncurkan program QE 3 memberikan sentimen melemah bagi pasar. Di perkirakan mata uang Yen hari ini berpotensi masih melanjutkan pelemahan, meskipun demikian tekanan dari otoritas mungkin akan mulai kelihatan sehingga pasar harus waspada adanya pergerakan yang berbalik arah.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Senin pagi mengalami pergerakan melemah, di akhir bulan Oktober ini bursa saham Jepang terpental melemah seiring dengan sentimen negatif yang di bawa oleh bursa saham Wall Street akhir minggu lalu. Penguatan mata uang Yen yang makin menjadi juga telah memperburuk sentimen di kalangan investor, saham eksportir tampak menerima kekalahan terparah. Adapun saham – saham yang mengalami pelemahan diantaranya adalah Honda, Fanuc, Sony,dan sementara itu saham Toyota bergerak naik tipis. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei hari ini berpotensi melemah tapi cenderung terbatas.


Market Outlook Today (Commodities Gold raced to one of its biggest daily rise)


EMAS 

Komoditi Emas melesat ke salah satu kenaikan harian terbesarnya dalam beberapa tahun terakhir pada perdagangan semalam seiring kekhawatiran terhadap hasil KTT Eropa, dan data kepercayaan konsumen AS yang mengecewakan telah menghidupkan kembali minat terhadap Logam Mulia ini sebagai aset lindung nilai. Rilis data menunjukkan kepercayaan konsumen AS diluar dugaan turun untuk bulan ini ke level terendah sejak Maret 2009 telah memicu penguatan Emas tadi malam, Emas diuntungkan dari statusnya sebagai lindung nilai menyusul perselisihan antara Prancis dan Jerman sebelum KTT Eropa yang akan mengadopsi sebuah rencana untuk mengurangi beban utang Yunani, memperkuat bank‐bank Eropa untuk menahan kerugian obligasi, dan menaikkan skala dana penyelamatan zona Euro untuk mencegah penularan krisis di pasar obligasi.

EUR/USD 

Pertemuan Menteri keuangan Uni Eropa tidak akan melangsungkan pada hari ini tetapi  untuk pertemuan kepala pemerintahan zona Euro dan Uni Eropa akan tetap berlangsung sesuai jadwal, juru bicara perwakilan Inggris di Uni Eropa mengutarakan Eropa menegaskan tidak akan melangsungkan pertemuan dengan Menteri Keuangan. Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso kemarin mengatakan akan memberikan paket komprehensif besok yang dapat menciptakan stabilitas dan pertumbuhan, sudah waktunya untuk mengakhiri ketidakpastian. Namun nara sumber Dow Jones mengutarakan pertemuan Menteri Keuangan dapat dilakukan setelah pimpinan Eropa menyepakati paket kebijakan, tersiar kabarnya pembatalan pertemuan ini membuat anjlok Euro setelah Dow Jones New Wires memberitakan pembatalan pertemuan Menteri Keuangan zona Euro yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung hari ini. Pasar menunggu rapat untuk menanggulangi krisis utang kawasan Uni Eropa pada KTT yang akan dilangsungkan hari ini.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Rabu pagi mengalami pergerakan melemah, pelemahan terjadi pada saham-saham eksportir setelah mata uang Yen meroket hingga mencapai posisi tertinggi sejak akhir PD II. Sementara itu kekhawatiran bahwa para petinggi Eropa akan gagal untuk mencapai kesepakatan penanganan krisis keuangan juga telah mengakibatkan pelemahan di bursa saham Asia. Adapaun saham – saham yang mengalami penurunan diantaranya adalah Toyota, Olympus, Softbank, dan Komatsu. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei hari ini berpotensi menguat cenderung terbatas.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today; Everyday is High Record of Gold


EMAS

Komoditi Emas diperkirakan akan naik dalam minggu ini di tengah kekhawatiran tentang krisis utang dan pertumbuhan global yang melambat serta prediksi lonjakan impor logam mulia oleh India. Logam kuning telah naik menyentuh level historis US$1877.00/troy ounce seiring memburuknya perkiraan data ekonomi AS dan krisis utang Eropa telah meningkatkan spekulasi bahwa pertumbuhan global akan goyah. Dalam seminggu terakhir harga Emas dunia menguat hingga 6% terhadap dollar AS pada kisaran 1851.95/troy ounce  setelah sempat membukukan rekor tertinggi sepanjang sejarah di level 1877.00/troy ounce. Fokus pasar pada minggu ini akan terfokus pada konferensi pejabat bank sentral di Jackson Hole Wyoming yang akan diselenggarakan pada Jumat 26 Agustus 2011. Muncul spekulasi oleh sementara ekonom bahwa Pimpinan The Fed Ben Bernanke akan memberikan sinyal pemberlakuan program quantitative easing 3 untuk menunjang pertumbuhan ekonomi Amerika.

 

MINYAK

Spekulasi runtuhnya rezim pemerintahan Muamar Gaddafi di Libya kembali mendorong pelemahan harga minyak mentah pada perdagangan di Asia hari ini, Harga minyak mentah mengalami penurunan untuk 3 hari berturut-turut setelah para pemberontak Libya berhasil masuk ke ibu kota Tripoli. Spekulasi tersebut mendorong harapan bahwa produksi minyak mentah di Libya akan kembali stabil. Sementara itu kekhawatiran mengenai perlambatan pertumbuhan ekonomi yang berpotensi untuk mendorong turun permintaan terhadap minyak mentah juga turut memberikan tekanan pada harga minyak mentah. Di perkirakan pergerakan harga minyak mentah ini masih dipengaruhi oleh kondisi fundamental dan ekonomi global secara umum.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Senin pagi mengalami pergerakan yang melemah meskipun tidak terlalu besar, bursa Jepang kembali terpukul dengan penutupan yang buruk yang telah dialami oleh Wall Street di akhir minggu lalu. Bursa-bursa Asia pagi juga masih mengalami pelemahan karena para pelaku pasar belum menemukan arahan untuk kembali maju. Adapun saaham-saham yang mengalami pergerakan yang cenderung melemah di antaranya adalah Sony, Honda, Toshiba, dan Toyota. Di perkirakan bahwa pergerakan Indeks Berjangka Nikkei hari ini akan cenderung mengalami peningkatan tapi terbatas.

GBP/USD

Sterling pada perdagangan di akhir minggu lalu mengalami pergerakan menguat terhadap dolar AS dan Sterling sempat menyentuh level tertinggi 3,5 bulan vs Dolar AS, seiring meningkatnya kewaspadaan terhadap masalah pendanaan perbankan di zona Euro dan resiko resesi di AS mendorong para investor untuk mengoleksi mata uang Inggris. Namun momentum tersebut tidak mampu bertahan seiring dolar yang mulai sedikit pulih menjelang penutupan sesi perdagangan AS. Di hari Jumat lalu Sterling juga menuai dukungan dari rilis sebuah data yang menunjukkan penurunan signifikan pada pinjaman sektor publik Inggris di bulan Juli, yang menekan pinjaman secara keseluruhan dalam tahun fiskal 2011 dan membantu pemerintah untuk lebih mendekati target fiskal.


Asia Stocks Fall on Growth Outlook; Euro Reaches Month’s Low


EMAS
Dollar AS Mixed, Emas dan Perak Stabil

Spot emas stabil hari Senin, setelah merosot hamper 1% disesi sebelumnya, sementara dollar AS mixed – turun terhadap Euro, naik terhadap sekumpulan mata uang dan libur di Australia, diperkirakan membuat perdagangan berjalan tidak menentu. Spot emas bergerak naik 0.2% ke level $1,532.30. Dollar AS turun 0.1% terhadap dollar AS, naik 0,.05% terhadap sekumpulan mata uang rival. Emas berada dalam tekanan setelah Wall Street melanjutkan kembali kejatuhannya mengikuti lemahnya data perdagangan Cina minggu lalu. Harga perak naik 0.2% ke levekl $36.21 setelah merosot lebih dari 3% hari Jumat.

MINYAK
Minyak Minyak Kikis Kejatuhan, Raih $99.29

Kontrak minyak mentah AS kembali meraih level penutupan hari Jumat dilevel $99.29 per barel di perdagangan elektronik pada hari Senin pagi di Asia, setelah merosot dibawah $98.90. Harga untuk pengiriman bulan Juni berada di level $99.29, hanya 2 sen dibawah harga penutupan New York. Kontrak tersebut telah turun dibawah $100 hari Jumat sebagai pertanda bahwa Arab Saudi mungkin akan menaikkan produksi.

EUR/USD
Euro Diguncang Isu Perpecahan Petinggi Eropa

Euro bergerak tertekan di zona merah di sesi pagi hari Senin setelah merosot terhadap Dollar AS di akhir pekan lalu akibat merebaknya lagi kekhawatiran hutang Yunani serta akibat investor mempertimbangkan kembali ekspektasi terhadap kenaikkan suku bunga Bank Sentral Eropa. Mata uang tunggal ini masih berpotensi melanjutkan penurunan karena pasar kembali terfokus pada kecemasan hutang Yunani, serta simpang siurnya berita mengenai perkembangan proses bailout Yunani yang membingungkan, Pelaku pasar dibingungkan oleh keinginan Jerman agar investor swasta turut berkontribusi pada bailout kedua, namun pihak ECB mengutarakan keengganannya menambah bantuan bagi Yunani. Perpecahan pendapat, visi maupun misi di antara para petinggi zona Euro tersebut telah mengguncang pasar valuta sehingga akan menambah kekhawatiran bahwa krisis dapat berlangsung lebih lama dan akan terus menekan Euro.

NIKKEI
Nikkei Rebound, Abaikan Buruknya “Machinery”

Indeks Nikkei Jepang dibuka merosot dengan gap-down terutama akibat jatuhnya data machinery orders, sinyal perlambatan ekonomi global serta anjloknya saham Toyota Motor setelah buruknya perkiraan pendapatan (earnings).
Data core machinery orders Jepang bulan April diluar perkiraan anjlok ke angka -3.3% dari sbelmunya -2.9% dan jauh dbawah ekspektasi +2.2%. Angka yang buruk ini memberikan sinyal bahwa terganggunya pasokan energi tengah menggerus belanja modal (capital expenditure). Namun setelah merosot, Nikkei kembali rebound terkait investor melakukan short covering dan mengabaikan data karena mereka mulai merasakan mungkin sudah saatnya untuk kembali berinvestasi di Nikkei. Menurut sejumlah trader, rendahnya valuasi saham, digelontorkannya program rekonstruksi $300 miliar, optimisme Bank of Japan, dan munculnya tanda pemulihan aktivitas operasional perusahaan Jepang merupakan alasan untuk mengoleksi saham Jepang.

*****English version:

GOLD
U.S. Dollar Mixed, Gold and Silver Stable

Spot gold is stable on Monday, after slumping almost 1% disesi before, while the U.S. dollar mixed – fell against the euro, up against a set of currencies and holidays in Australia, is expected to make a trade run is uncertain. Spot gold moved up 0.2% to as low as $ 1,532.30. U.S. Dollar fell 0.1% against the U.S. dollar, up 0, .05% of a set of rival currencies. Gold came under pressure after Wall Street resumed its fall following the weakness of China’s trade data last week. Silver prices rose 0.2% to levekl $ 36.21 after slumping more than 3% on Friday.

OIL
Oils Fall $ 99.29

U.S. crude contract again reached its closing level Friday dilevel $ 99.29 per barrel in electronic trading on Monday morning in Asia, after slumping below $ 98.90. The price for delivery in June at the level $ 99.29, just 2 cents below the closing price in New York. The contract had fallen below $ 100 on Friday as a sign that Saudi Arabia likely will increase production.

EUR / USD
Euro hit by European Officials Split Issues

Euro moves depressed in the red zone in the morning session on Monday after slumping against the U.S. dollar at the end of last week due to another outbreak of the Greek debt concerns and caused investors to reconsider the increase in interest rate expectations for the European Central Bank. The single currency is still potential to continue the decline as the market re-focused on debt worries Greece, and the intersection siurnya news about the development process of confusing the Greek bailout, market actors confused by the German desire for private investors to contribute to the second bailout, but the ECB expressed reluctance to add assistance to Greece. The split opinions, visions and missions among the top brass has rocked the euro zone currency markets so that will add to fears that the crisis may last longer and will continue to push the Euro.

NIKKEI
Nikkei Rebound, Ignore Bad “Machinery”

Japan’s Nikkei index opened with a gap declined mainly due to the fall-down machinery orders data, signal a global economic slowdown and the slump in shares of Toyota Motor after a bad estimate of income (earnings).
Japan’s core machinery orders data in April fell to figure out the estimated -3.3% from -2.9% and far sbelmunya dbawah expectations of +2.2%. These bad figures signal that the disruption of energy supplies was eroded capital expenditure (capital expenditure). But after a slump, the Nikkei rebound related investors to short covering and ignore the data because they begin to feel it may be time to re-invest in the Nikkei. According to some traders, low stock valuations, digelontorkannya $ 300 billion reconstruction program, optimism Bank of Japan, and emerging signs of recovery of the operational activities of Japanese companies is the reason for collecting Japanese stocks.


Market Review Today


14 Maret 2011


EMAS

Harga emas berpotensi naik pekan ini

Harga komoditas emas berpotensi naik di New York setelah pada pekan lalu mencatat penurunan mingguan pertamanya sejak Januari. Erwin, analis Valbury Asia Futures, mengatakan kenaikan itu dipicu sejumlah risiko pasar yang akan dihadapi termasuk bencana gempa di Jepang. Sejumlah risiko yang akan dihadapi pada pekan ini akan mendorong investor untuk mengamankan investasinya dengan memegang emas. “Akan ada sejumlah risiko pasar yang akan dihadapi, seperti bencana gempa bumi Jepang, krisis utang zona Eropa, kekacauan di Timur Tengah dan meningkatnya skeptisme pada treasury AS. Kondisi tersebut biasanya akan mendorong investor untuk lebih membidik aset-aset yang lebih aman, seperti emas,” katanya dalam risetnya yang diterima Bisnis, Sabtu. Sekitar 16 trader, investor dan analis yang disurvei Bloomberg, atau 63% dari responden, menyatakan harga emas berpotensi naik pada pekan ini. Empat di antaranya menyatakan harga turun dan dua orang menyatakan netral.

Dia menjelaskan bencana gempa dan tsunami di Jepang memberikan pengaruh bagai pedang bermata dua untuk harga emas. Investor mencari aset nyata seperti emas di tengah bencana, tetapi bencana tersebut juga telah mendorong jatuhnya harga minyak yang berakibat berkurangnya minat terhadap emas sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi. Harga emas masih mendekati level tertinggiya pada perdagangan akhir pekan setelah dolar melemah terhadap euro. Meskipun berhasil menguat, harga emas mencatat kerugian mingguan terdalamnya sejak Januari, dipicu anjloknya harga minyak. “Terdapat permintaan untuk melindungi aset pasca ketegangan politik di Timur Tengah dan Afrika Utara,” kata Marc Ground, analis Standard Bank Plc di Johannesburg. (By bisnis.com)

MINYAK

Gempa Jepang bikin harga minyak ke level terendah dalam dua minggu

Kontrak harga minyak di New York melorot ke level terendah dalam dua minggu. Investor cemas gempa Jepang akan membatasi permintaan barang dari Negeri Sakura itu. Jika dihitung, harga minyak sudah jatuh 5,6% sejak 7 Maret lalu.
“Dengan melihat kondisi manufaktur dan penyulingan minyak di Jepang, saya memprediksi pasar minyak dunia akan terpukul,” jelas Ben Le Brun, analis CMC Markets di Sydney.  Asal tahu saja, pagi tadi, kontrak harga minyak untuk pengantaran April turun sebesar US$ 1,98 atau 2% menjadi US$ 99,18 per barel di NYMEX. Ini merupakan level harian terendah sejak 1 Maret. Pada pukul 07.24 waktu Singapura, kontrak yang sama berada di posisi US$ 99,64 per barel. Pada 11 Maret lalu, harga minyak melorot US$ 1,54 menjadi US$ 101,16 sebarel, yang merupakan level terendah sejak 1 Maret.  Sementara itu, kontrak harga minyak jenis Brent untuk pengantaran April di ICE Futures Londin turun US$ 1,29 atau 1,1% menjadi 112,55 sebarel. Kontrak yang sama turun US$ 1,59 atau 1,4% menjadi US$ 113,84 pada 11 Maret. (Bykontan.co.id)

USD/JPY

Ekonomi dan Yen Jepang sudah terganggu sebelum gempa

Bank sentral Jepang, Bank of Jepang, mengatakan, pihaknya akan menyalurkan dana stimulus untuk menstabilkan kondisi ekonomi akibat guncangan gempa yang terjadi Jum’at lalu (11/03/2011). Yasuo Yamamoto, Senior Economist Mizuho Research Institute mengatakan,  “Banyak pabrik mobil dan semikonduktor yang berada di Jepang utara. Dipastikan ini akan berdampak pada ekonomi akibat kerusakan pabrik tersebut. Namun analis mengatakan, Sebelum gempa yang terjadi kemarin pun Ekonomi dan mata uang Yen sudah terganggu. Hal ini terlihat dengan adanya faktor – faktor negatif yang sudah menumpuk  di belakang Yen. Diantara faktor yang melemahkan ekonomi dan yen Jepang adalah, suku bunga yang rendah, pertumbuhan GDP yang rendah, pertikaian politik dalam negeri, penurunan surplus transaksi berjalan dan kurangnya Investor di negara tersebut.

NIKKEI

Bursa Jepang Terpuruk!

Bursa saham Jepang terpuruk tajam di sesi pagi hari Senin, melanjutkan kejatuhan yang terjadi di akhir minggu ketika gempa dahsyat dan tsunami melanda bagian utara negara tersebut. Saham-saham bluechip di Nikkei Jepang turun 4.5% guna menyentuh 9,789.55 ditengah jeda perdagangan – sebuah level yang belum pernah terlihat sejak akhir tahun – sementara indeks TOPIX anjlok 5.9% ke level 861.93. Sebelumnya Nikkei telah turun lebih dari 5%, dan TOPIX turun lebih dari 7%. Penjualan besar-besaran yang terjadi terus meluas, dengan saham Toyota Motor Co yang turun 7.2%, Sony Corp turun 7.2% dan Mistubishi Motors Corp tumbang 9.1%. “Kami perkirakan akan adanya aksi profit-taking terhadap saham-saham utama terkait aksi hindar resiko yang terjadi pada para investor domestik dan luar negeri”, dikatakan seorang equity strategist dari Bank of America, unit Merrill Lynch yang berbasis di Jepang. (By monexnews.com)


Lanjutkan Ekspansi, Ford Rogoh $400 Juta


Rabu, 19 Januari 2011 16:15 WIB

Ford Motor Co. (NYSE:F) hari Selasa mengumumkan rencana investasi senilai $400 juta dalam dua tahun ke depan di pabrik Kansas City. Nantinya raksasa otomotif Amerika Serikat ini akan membangun beberapa varian kendaraan baru.

Perusahaan tidak menyebut jenis kendaraan apa yang akan dirakit di Kansas. Akan tetapi, analis memperkirakan produk Ford akan berbasis bahan bakar hemat energi dan SUV. Selama ini, pabrik Kansas City memenuhi pesanan varian truk F-150 dan SUV Escape (sudah dialihkan ke pabrik Louisville). Saat ini, pabrik sudah mempekerjakan 3750 tenaga kerja full-time.

Modal sebesar $400 juta akan dipakai untuk instalasi bodi, mesin hingga peningkatan lainnya. “Investasi ini penting agar Ford bisa terus bersaing menjadi yang terbaik,” tutur Mark Field, Bos Ford Amerika.

Penjualan Ford naik hingga nyaris 20% atau melampaui Toyota sebagai produsen ke-dua terbaik di Amerika Serikat (AS).


Market Review Asia


Jumat, 07 Januari 2011

MINYAK

Minyak diperdagangkan mendekati rendahnya 2.5 minggu hari Jumat, menuju kejatuhan mingguannya dalam 7 minggu seiring penguatan dollar mengikis pesona komoditi untuk investor yang masih mengkhawatirkan berita masalah hutang di Eropa. Harga minyak mentah AS telah mengalami gejolak di minggu pertama tahun ini, bergerak dalam kisaran hampir $5 setelah menyentuh tingginya 27 bulan di $92.58 per barel hari Senin.
Minyak mentah untuk bulan Februari sempat turun 8 sen di area $88.30, setelah menyentuh $87.85 hari Kamis, harga terendah hariannya sejak 20 Desember.
Minyak mentah AS menuju kejatuhan mingguannya sekitar 3%, kejatuhan terbesarnya sejak akhir minggu pada 21 November. (By
monexnews.com)

NIKKEI

Pagi ini, bursa Jepang mengalami fluktuasi hebat. Saham-saham perusahaan trader komoditas mengalami penurunan setelah terjadinya harga minyak dan logam. Sementara, saham-saham produsen mobil mengalami kenaikan karena outlook positif permintaan AS. Saham yang mencatatkan penurunaan antara lain Mitsubishi Corp, yang merupakan perusahaan trader komoditas terbesar Jepang, yang pagi ini turun 0,8%. Inpex Corp juga mencatatkan penurunan sebesar 1% setelah melorotnya harga minyak dan logam. Sementara itu, Toyota Motor Corp berhasil naik 1,2% setelah sejumlah analis bilang, perakitan mobil di Amerika Utara kemungkinan akan naik 5% tahun ini.
Pada pukul 09.18 waktu Tokyo, indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,2% menjadi 10.507,63. Sementara, indeks Topix tak banyak mengalami perubahan do level 924,14. “Saat ini, sepertinya investor memilih untuk melihat dan menunggu data lapangan kerja yang bakal dirilis dalam waktu dekat. Ada pula kecemasan overheating dalam jangka pendek,” jelas Juichi Wako, senior strategist Nomura Holdings Inc.
Asal tahu saja, sejumlah ekonom memprediksi, data yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS hari ini akan menunjukkan adanya penambahan lapangan kerja di AS pada Desember 2010. (By Kontan)

EMAS

Harga emas turun untuk 4 sesi berturut-turut hari Kamis, tertekan setelah investor melihat adanya penguatan dollar menyusul sejumlah data yang menunjukkan peningkata pada perekonomian AS. Sejumlah data ekonomi telah mengangkat dollar naik dan menaikkan ekspektasi data tenaga kerja hari Jumat akan positif seiring ekspektasi AS akan pulih lebih cepat dari negara lainnya.

Kenaikan klaim pengangguran mingguan hari Kamis membuat emas berada dalam tekanan terhadap dollar dan melemahkan daya tariknya sebagai safe-haven. “Sesungguhnya, apa yang menyebabkan koreksi ini kemungkinan adalah data ekonomi AS yang bagus,” ucap Matthew Turner analis Mitsubishi. “Selalu ada kecemasan ketika pemulihan di AS menguat dan memicu kenaikan tingkat suku bunga, investor mulai beralih dari emas menuju bursa saham.” (By monexnews.com



Go Away Federal Reserve System!

Image by r0b0r0b via Flickr

5 Januari 2011   14:26

 

  1. Dollar berjaya hari ini. Sementara menjelang lelang obligasi Portugal, Euro berusaha bertahan di sekitar level 1.3200. Dollar New Zealand kehilangan kekuatan. terbebani turunnya harga komoditi, dimana hal ini juga berdampak terhadap Aussie.
  2. Nikkei dan Hang Seng terkikis aksi profit-taking terhadap saham-saham yang berkaitan erat dengan sektor komoditi. Momentum penguatan Kospi terus bergulir berkat aksi beli investor asing.
  3. Keseimbangan supply-demand dari minyak masih terjaga, Bank Sarasin, walaupun masih terdapat kecenderungan minyak masih dibayangi oleh penguatan dollar AS. Tetapi ditengah penguatan dollar terhadap kumpulan mata uang, emas masih bertahan kuat terkait pendapat para pejabat Federal Reserve bahwa pertumbuhan ekonomi AS masih rentan.
  4. Dari Eropa dilaporkan, sektor properti Irlandia mengalami keterpurukan berdasarkan informasi dari situs Daft.ie. Sementara pemerintah Inggris mengalami kecaman terkait penerapan kenaikan PPN.
  5. Dari AS, tersiar kabar bahwa Ford menggeser Toyota dari posisi tertinggi ke 2 dibawah GM.

Toyota Urung Saingi Ford di AS


The new headquarters of the Toyota Motor Corpo...

Image via Wikipedia

5 Januari 2011   14:12

 

Penjualan kendaraan bermotor Toyota Motor Corps di AS turun di tahun 2010 saat sektor industri lainnya naik 11% dan setiap produsen kendaraan besar melaporkan adanya penguatan. Ford Motor Co, bergerak naik dibawah General Motors Co.

Forg menggeser Toyota di urutan 2 di AS dengan jumlah kendaraan sebanyak 1.97 juta unit terjual di tahun itu, naik 17% dari 2009, dibandingkan dengan penjualan Toyota sebanyak 1,76 mobil dan truk. GM masih bertengger di posisi teratas dengan penjualan di AS yang mencapai 2.22 juta kendaraan, naik 17%. Pengiriman di bulan Desember melonjak pesat di tahun tersebut.
Toyota melakukan recall terhadap 8 juta kendaraan di seluruh dunia tahun lalu, kebanyakan diakibatkan oleh akselerasi mesin yang tiba-tiba terjadi, dengan sebagian besar terjadi di AS. Perusahaan tersebut sementara ini menghentikan produksi AS dan penjualan untuk 8 model kendaraan, termasuk model terlarisnya seperti Camry dan Corolla di bulan Januari.