Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Super Junior

Analisa Emas


Keputusan Fed yang tetap mempertahankan program pembelian aset $85 miliar dan situasi Siprus yang dianggap tidak terlalu membahayakan zona euro, mendorong pelaku pasar masuk lagi ke investasi yang lebih beresiko sehingga harga emas kembali tertekan.

 

Harga emas tertekan sedikit di bawah level 1600 sebelum akhirnya rebound kembali ke area 1607 pagi ini. Meski memberikan momentum positif pagi ini namun penguatan lanjutan harus menunggu konfirmasi penembusan level resisten di 1610 dengan potensi target ke area 1615.

 

Dan sebaliknya, kesulitan untuk menembus 1610 dan malah bergerak di bawah 1606 akan mendorong pelemahan kembali ke area 1600.

 

Iklan

Analisa Emas


Harga emas masih melakukan konsolidasi di kisaran 1564-1587. Tekanan jangka pendek terlihat naik. Namun tekanan jangka panjang masih ke arah bawah.

Secara umum, harga emas masih mengalami tekanan turun di bawah harga 1587 yang menjadi resisten pentingnya saat ini, meski ada potensi rebound saat ini ke area resisten tersebut. Kenaikan lanjutan ke area 1600 harus menunggu konfirmasi penembusan resisten 1587.

Sementara support terdekat di area 1574. Penembusan support akan membuka jalan ke area support selanjutnya di 1564.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak menguat, menguatnya komoditi ini terangkat setelah China berjanji untuk melanjutkan investasinya pada obligasi pemerintah di kawasan Euro. Komoditi Emas menguat signifikan setelah Gubernur bank sentral China menyatakan bahwa China dan negara berkembang lain seperti Brazil, Rusia, dan India sedang menunggu saat yang tepat untuk menyalurkan bantuan kepada negara – negara kawasan Euro. Meskipun tidak memberikan janji yang konkrit mengenai jenis dan besaran bantuan pernyataan tersebut cukup memberikan sentimen positif pada komoditi Emas. Di perkirakan komoditi Emas akan kembali masuk ke dalam trend yang positif, meskipun demikian untuk sementara ini Emas cenderung sedang berada dalam trend sideways karena ketidakpastian mengenai bantuan lanjutan bagi Yunani masih menahan laju harga Emas.

EUR/USD

Eropa kembali menekan Yunani untuk melaksanakan kebijakan penghematan anggaran demi mendapatkan dana bailout, menteri keuangan zona Euro batal melakukan pertemuan di Brussel dan mengganti format pertemuan menjadi telekonverensi untuk membahas apakah Yunani layak mendapatkan dana bailout. Athena perlu mengamankan pencairan dana bailout €130 M demi menghindari default di bulan Maret. Perdana Menteri Italia Mario Monti mengatakan Format pertemuan telekonverensi diputuskan oleh pimpinan menteri keuangan zona Euro Jean Claude Juncker akibat berkurangnya elemen demi memastikan kesuksesan pertemuan. Setelah Juncker membatalkan pertemuan tersebut pemimpin partai politik Yunani Antonis Samaras dan George Papandreou akan memberikan komitmen tertulis yang diminta Eropa, pemerintah Yunani juga setuju untuk tambah penghematan anggaran sebesar €325 juta. Pemerintah akan mengurangi anggaran untuk pertahanan, investasi publik, dan kesehatan.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Kamis pagi bergerak melemah, melemahnya bursa saham Hongkong ini setelah pada perdagangan sebelumnya sempat mencapai posisi tertinggi dalam 6 bulan belakangan. Para pelaku pasar mulai melakukan aksi ambil untung sementara kekhawatiran mengenai penundaan bailout Yunani juga menjadi pemberat pergerakan di bursa Asia hari ini. ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah HSBC, Hangseng Bank, dan Hutchonson. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng pada perdagangan hari ini berpotensi menguat tapi cenderung terbatas.


Market Outlook Today


Rabu, 07 September 2011

GBP/USD

Melemahnya Sterling akibat laporan yang menunjukkan turunnya penjualan ritel Inggris di bulan Agustus lalu pada perdagangan kemarin sehingga memicu spekulasi bahwa Bank of England mungkin akan memulai langkah-langkah pemberian stimulus tambahan lebih awal. Bank of England dijadwalkan akan melakukan pertemuan selama 2 hari sebelum mengumumkan kebijakannya. Sterling juga menghentikan kenaikan 4 hari beruntun terhadap Euro. Tingkat penjualan pada pertokoan yang telah dibuka 12 bulan turun sebesar -0,6%  dari tahun sebelumnya. Laporan ekonomi yang terus mensinyalkan rapuhnya pemulihan ekonomi telah memicu spekulasi bahwa Bank of England akan tetap mempertahankan suku bunga pada rekor rendah dan melanjutkan program pembelian aset atau pelonggaran kuantitatif guna mengangkat perekonomian.

EMAS

Komoditi Emas ditutup melemah sebesar 1,3% terhadap dollar AS pada perdagangan kemarin setelah sebelumnya berhasil membukukan rekor harga tertinggi sepanjang sejarah di $1920.90/troy ounce dtopang oleh langkah bank sentral Swiss SNB yang mematok kurs Swiss franc terhadap Euro minimun di level 1,2. Namun demikian hingga menjelang penutupan investor terus melakukan aksi ambil untung sehingga Emas akhirnya ditutup melemah pada kisaran $1873.10/troy ounce. Disamping aksi profit taking tersebut pelemahan Emas juga ditopang oleh menguatnya dollar AS terhadap mata uang utama dunia lainnya terutama terhadap Swiss franc, dimana mencatat lonjakan hingga 9,6%. Sebelumnya minat beli investor terhadap aset safe haven mulai tertekan setelah rilis data ISM Non Manufacturing PMI Amerika untuk Agustus yang diluar perkiraan meningkat menjadi 53.3 diatas perkiraan 51.

MINYAK

Komoditi Minyak rebound dari level terendah dalam seminggu di New York, reli Komoditi Minyak terjadi karena investor berspekulasi stok minyak mentah akan menyusut. Apalagi terjadi badai di Teluk Meksiko memicu indikasi permintaan akan melebihi pasokan di AS. Di prediksi hari Kamis besok Departemen Energi AS akan merilis adanya penurunan persediaan minyak sebesar 2,25 juta barel per minggu lalu. Selain itu gangguan yang terjadi di Teluk Meksiko berpotensi 30% berubah menjadi badai tropis. Padahal Bureau of Ocean Energy Management menyebutkan sekitar 60,5% produksi minyak dan 41,6% dari produksi gas alam di Teluk Meksiko telah ditutup setelah Badai Tropis Lee melewati kawasan ini.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan pagi ini mengalami rebound seiring dengan rebound yang dialami oleh sebagian besar bursa Asia yang dibuka lebih awal. Menguatnya bursa saham Hongkong pagi ini didorong oleh aksi bargain hunting yang mulai kembali dilakukan oleh para pelaku pasar. Saham-saham di bursa Hong Kong mengalami pergerakan menguat yang cukup solid. Adapun saham – saham yang mengalami peningkatan adalah saham Cheung Kong, HSBC, dan Hangseng Bank. Di perkirakan pada perdagangan hari ini Indeks Saham Hangseng akan cenderung mengalami penurunan namun terbatas.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Pada akhir minggu lalu Emas tercatat melemah sebesar 1,5% ke level 1745.50/per troy ounce terhadap dollar AS menyusul naiknya minat investor pada aset bersiko yang kemudian memicu aksi ambil untung pada Emas yang telah menguat tajam dalam seminggu terakhir. Bursa saham global menguat antara lain ditunjang rilis data retail sales Amerika yang mengungguli perkiraan dan juga diberlakukannya penangguhan aktifitas short selling di bursa Eropa serta meningkatnya imbal hasil obligasi Amerika. Namun demikian dalam seminggu terakhir Emas masih mencatat penguatan tajam sebesar 5% yang merupakan kenaikan mingguan terbesar sejak awal November 2008 lalu. Dalam 2 minggu terakhir Emas mencatat penguatan sebesar 13%. Para ekonom memperkirakan bahwa ketidakpastian kondisi makro ekonomi global masih akan mempertahankan sinyal bullish untuk tren Emas kedepannya. Tapi pada sisi lain hal tersebut juga menyimpan potensi adanya koreksi tajam secara temporer.

MINYAK

Komoditi Minyak mentah sedikit berubah di New York seiring penurunan indeks keyakinan di Amerika Serikat yang mengisyaratkan berkurangnya permintaan komoditas hasil pertambangan itu. Harga melemah 15% dalam 3 minggu terakhir dan 6,5% tahun ini. Pertumbuhan di Prancis stagnan, sementara belanja konsumen merosot, ungkap kantor statistik Insee yang berbasis di Paris pada Jumat lalu. Produk domestik bruto (PDB) pada kuartal II tidak berubah dibandingkan kuartal I, ketika tercatat naik 0,9%, tertinggi dalam 4 tahun. produksi industri di zona euro turun pada Juni, menurut kantor statistik Uni Eropa.

EUR/USD

Dolar memperluas kerugiannya atas Euro setelah data menunjukkan retail sales AS pada periode Juli mencatat kenaikan terbesarnya sejak Maret. Rilis optimis data tersebut telah membangkitkan minat terhadap asset‐aset beresiko setelah meredanya kekhawatiran mengenai kemungkinan AS kembali jatuh kedalam resesi. Penguatan Euro sebelumnya juga berkat naiknya saham Eropa setelah larangan short‐selling saham‐saham keuangan oleh beberapa negara zona euro tampaknya telah meredakan ketegangan, meskipun kekhawatiran terus‐menerus tentang penularan utang telah menghambat rally Euro.

Posted with WordPress for BlackBerry.


The Fed Diperkirakan Pertahankan suku Bunga


The Fed Diperkirakan Pertahankan suku Bunga

 

The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada rekor terendah untuk periode terpanjang sejak Perang Dunia II sebagai akibat dari perlambatan ekonomi yang memicu memperburuk obligasi reli empat bulanan. Ekspansi yang lebih  lambat berarti Fed tidak mungkin untuk memperketat kredit  hingga Juni 2012, periode terpanjang sejak pemerintah memaksa bank sentral untuk membeli Treasuries pada tahun 1940-an. Setiap pemotongan pengeluaran yang disepakati oleh Presiden Barack Obama dan Kongres sebelum batas waktu 2 Agustus untuk menaikkan batas hutang $ 14,3 triliun dipercaya akan dapat menahan perekonomian negara adi daya tersebut.

 

MINYAK

Harga Minyak kembali jatuh

Harga minyak jatuh selama 2 hari perdagangan Bursa Komoditas New York, sejalan dengan perkiraan investor bahwa kenaikan tingkat pengangguran di Amerika Serikat mengindikasikan permintaan bahan bakar yang memburuk. Kontrak minyak jatuh 0,5% setelah Departemen Tenaga Kerja AS 8 Juli lalu menyatakan tambahan pekerja Juni lalu adalah yang terendah dalam 9 bulan terakhir, sehingga tingkat pengangguran naik ke level tertinggi tahun ini sebesar 9,2%. Laporan pekan ini mungkin menunjukkan kinerja peritel AS yang stagnan. Pada tanggal 8 Juli lalu Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan tambahan tenaga kerja pada Juni mencapai 18.000, jauh dari nilai median dari perkiraan analis yang disurvei Bloomberg, 105.000. Laporan Departemen  Perdagangan yang akan terbit 14 Juli mungkin menunjukkan tingkat konsumsi bulanan yang stagnan.

EMAS

Emas jadi pilihan utama, harga safe haven ini kembali melambung

 

Merosotnya minat investor terhadap aset-aset berisiko tinggi melambungkan harga safe haven khususnya Komoditi Emas, logam mulia ini berhasil menguat ke level tertinggi sejak Mei lalu. Investor menjatuhkan pilihan pada Emas seiring meningkatnya kekhawatiran krisis utang di kawasan Uni Eropa yang diperkirakan akan menjalar ke Italia. Kemarin Emas ditutup menguat sebesar 0,6% ke US$ 1.553,60/troy ounce. Angka tersebut merupakan kenaikan beruntun dalam 6 sesi terakhir menyusul semaraknya aksi borong pada logam simbol kesejahteraan ini. Pada waktu yang sama Emas juga mencatatkan kenaikan tertinggi terhadap Euro dan Sterling. Kinerja emas juga terdongkrak oleh kondisi tidak pastinya penanganan utang Amerika di mana Presiden AS Barack Obama masih berusaha meningkatkan tekanan pada partai Republik agar menyepakati aturan pagu kredit terbaru guna menghindari gagal bayar utang yang jatuh tempo 2 Agustus mendatang.

EUR/USD

Euro memperdalam koreksinya atas dolar dan diperdagangkan di bawah level $1.40 pada hari Senin kemarin akibat meningkatnya kekhawatiran bahwa krisis utang yang telah menjangkiti sebagian negara Eropa akan menular ke Italia, Euro terkoreksi ke level intraday rendahnya di level  $1.3986 level terendahnya sejak Mei lalu. Para petinggi keuangan Uni Eropa berkumpul untuk melakukan pertemuan darurat di Brussels pada hari Senin untuk membahas penyelesaian krisis utang Yunani menyusul ancaman menularnya krisis utang ke Italia. Adapun hasil dari stress test bank Eropa akan dirilis pada Jumat, dan telah menambah kekhawatiran bahwa masalah fiskal seperti Italia nampaknya akan memaksa mereka untuk memberikan dana talangan guna menyelamatkan sejumlah bank yang gagal.

 


Market Update Today


EMAS
Investor Ambil Untung, Emas Rontok

Harga emas jatuh terkait aksi ambil untung yang dilakukan trader Asia setelah hari Selasa (05/07) harga emas berada di atas level $1,500/ons. Spot emas turun $3.80 menjadi $1,512.50/ons. Tanpa ada data ekonomi makro yang memicu aksi beli, emas tetap di atas $1,500/ons, kata trader yang bermarkas di Singapura. “Investor menjual emas di atas level $1,500 dan membeli di bawah $1,500.” Emas tidak akan bergerak tajam tanpa dibantu data indikator ekonomi AS yang lemah maupun berita dari zona Eropa.

MINYAK
Minyak Mentah Terus Menguat

Kontrak minyak mentah AS memperpanjang kenaikan pada hari Rabu, merayap mendekati tingginya tiga minggu seperti hari sebelumnya, karena investor menunggu data industri utama yang diperkirakan akan menunjukkan penurunan persediaan minyak mentah AS. Minyak juga mendapat dukungan dari perkiraan kenaikan harga dari Barclays Capital dan optimisme permintaan sektor pabrik AS. Minyak mentah NYMEX untuk pengiriman Agustus naik 16 sen pada $ 97,05 per barel, setelah bertahan sampai $ 1,95 di $ 96,89 pada Selasa. Kontrak mencapai $ 97,48 pada hari Selasa, tertingginya untuk bulan depan minyak mentah di NYMEX sejak 15 Juni. Pasar menunggu rilis data mingguan dari American Petroleum Institute hari ini.

HANGSENG
Saham Hong Kong Terpukul Penjualan Temasek

Bursa Hong Kong jatuh hari Rabu seiringsektor perbankan Cina terpukul oleh laporan berita bahwa perusahaan investasi milik negara Temasek Holdings sedang berusaha meningkatkan sampai dengan $3.67 miliar dengan menjual sebagian sahamnya di Bank of China Ltd dan China Construction Bank Corp. Hang Seng Index turun 0,2% menjadi 22,696.82, dan Hang Seng China Enterprises Index kehilangan 0,8% menjadi 12,737.34. Bank of China tergelincir 4,2%, dan CCB melemah 2,6%, terkait berita yang juga membebani Bank Industri & Komersial China Ltd 1,9%. Kejatuhan terjadi untuk bank-bank tersebut muncul sehari setelah Moody`s memperingatkan bahwa audit Cina bulan lalu telah meremehkan risiko pinjaman yang dibuat oleh para pemberi pinjaman untuk pemerintah lokal Cina. Beberapa saham properti lokal dan saham energi memberikan dukungan untuk pasar, dengan Hang Lung Properties Ltd naik 1,2%, dan CNOOC Ltd naik 0,3%. Cina Shanghai Composite turun 0,8% menjadi 2,794.97.

EUR/USD
Downgrade Portugal Bayangi Euro

EUR/USD menguat ke 1.4465 dari level rendah sebelumnya di 1.4425. Sebagian besar investor optimis masalah hutang zona Eropa dapat diselesaikan. Seorang dealer senior di bank Tokyo menyarankan untuk membeli euro di level rendah setelah euro melemah akibat tindakan Moody memangkas peringkat hutang Portugal menjadi “junk.” “Arus perdagangan minim, penguatan euro tidak akan berlanjut,” katanya. Level resistance euro di 1.4475 vs last 1.4451.


Weekly Market Outlook 20 – 25 Juni 2011


Market Outlook 20 – 25 Juni 2011

15 dari 23 pedagang, investor, dan analis yang disurvei oleh Bloomberg mengatakan Komoditi Emas akan naik minggu ini. Komoditi Emas naik sebesar 7,5% tahun ini, mencapai harga tertingginya di $1,577.60/troy ounce pada tanggal 2 Mei 2011, karena investor mencari logam mulia sebagai perlindungan kekayaan terhadap kenaikan inflasi dan penurunan nilai mata uang.
Monetary Policy Meeting Minutes, RBA (Reserve Bank of Australia) pada 21 Juni 2011 pukul 08:30 WIB akan membahas kondisi ekonomi yang mempengaruhi keputusan mereka dalam menentukan tingkat suku bunga kedepan. Hasil yang positif akan men-support Aussie.

German ZEW Economic Sentiment dan German Ifo Business Climate Level indeks gabungan berdasarkan survei investor dan analis institusi Jerman, dan Level indeks gabungan terhadap manufaktur, bangunan, grosir dan pengecer. Laporan keduanya bulan ini di prediksi mengalami penurunan.

Existing Home Sales Jumlah bangunan yang terjual per tahun kecuali konstruksi yang baru di Amerika Serikat diprediksi akan mengalami penurunan, sebesar 4.83M, dari 5.05M. Apabila pada 21 Juni 2011 di rilis di bawah 4.83M, maka akan berdampak negatif bagi Dollar.

Monetary Policy Committee (MPC) meeting minutes, Bank of England (BOE) Pada tgl 22 Juni 2011 akan mengadakan pertemuan mengenai kebijakan moneter, yang mempengaruhi keputusan mereka dalam menentukan tingkat suku bunga kedepan. Hasil yang positif akan menguntungkan Sterling.

FOMC (Federal Open Market Committee) Statement Bank sentral Amerika Serikat pada tgl 22 Juni 2011 akan menyampaikan pernyataannya mengenai ekonomi Amerika, di barengi dengan penetapan tingkat suku bunga  pada Federal Funds Rate. dilanjutkan dengan FOMC Press Conference. Diprediksi The Fed tetap mempertahankan tingkat suku bunga di bawah 0.25%.

Inflation Report Hearings, Gubernur BOE (Bank of England) dan beberapa anggota MPC (Monetary Policy Committee) Pada tanggal 23 Juni 2011 akan menyampaikan testimoni mengenai inflasi. Pernyataan yang optomistik akan berdampak positif bagi Poundsterling.

New Home Sales. 

Jumlah rumah baru yang terjual di Amerika Serikat yang akan di rilis pada tgl 23 Juni 2011, di prediksi mengalami penurunan tipis, sebesar 311.000, dari 323.000. Apabila di rilis di bawah 311.000 maka akan berdampak negatif bagi Dollar.

BOE (Bank of England) Gov King Speaks, Gubernur Bank of England – Mervyn King Akan menyampaikan pidatonya pada 24 Juni 2011 pukul 16:30 WIB mengenai kebijakan moneter Inggris. Pernyataan yang optimistik akan menguntungkan Poundsterling.

Untuk indikator ekonomi global pada minggu ini tidak banyak rilis data ekonomi global yang penting, namun pengumuman suku bunga the Fed pada Rabu malam nanti akan jadi perhatian besar pasar, walau kemungkinan masih akan bertahan rate-nya. Secara umum agenda rilis data ekonomi yang kiranya perlu diperhatikan investor minggu ini, adalah:

Dari kawasan Amerika: Berupa rilis data Existing Home Sales pada Selasa malam; kemudian pengumuman Federal Funds Rate yang keumungkinan besar bertahan di level 0.25% pada Rabu tengah malam; berlanjut dengan rilis New Home Sales serta rilis tenaga kerja Unemployment Claims mingguan yang biasa menjadi perhatian pasar pada Kamis malam; terakhir adalah Core Durable Goods Orders pada Jumat malam.

o Dari kawasan Inggris dan Eropa: berupa pengumuman German ZEW Economic Sentiment pada Selasa sore; serta German Ifo Business Climate di waktu Jumat petang.

Minggu lalu di Pasar Forex Nilai tukar mata uang dollar mengalami penguatan secara umum lebih di akibatkan melemahnya mata uang Euro di minggu yang kedua, di tengah menguatirkannya situasi menuju ‘default’ untuk Yunani.

Index dollar terpantau naik ke level 75.445 dari yang pernah di 73’an.
Minggu yang lalu Euro terus melemah di minggu yang kedua oleh situasi makin terkungkungnya perekonomian Yunani, yang kemudian rebound di akhir minggu dengan EUR/USD bertengger di level 1.4305. Untuk minggu ini market range-nya akan berada antara resistance pada 1.4690 dan 1.4940, sedangkan level support di 1.4253 dan kemudian pada 1.3970.

Poundsterling Pada minggu lalu juga terkoreksi terhadap dollar, walau tidak setajam Euro, dan berakhir di level 1.6177. Untuk minggu ini, level Resistance terdekat pada 1.6548 dan kemudian 1.6747, sedangkan Support kalau tembus 1.6059 akan berada pada 1.5932 dan kemudian 1.5752.
Untuk USD/JPY Secara umum minggu lalu melemah terbatas dan ditutup di 80.01, pasar di minggu ini berada di antara Resistance pada 82.27 dan 85.59, serta Support level pada 78.82.

Sementara itu Aussie dollar terpantau seminggu lewat menguat terbatas yang berakhir di 1.0617. Range minggu ini masih di antara resistance 1.0887 dan 1.10 sementara support level di 1.0440 dan 1.0288.

Untuk pasar di Stock Index Futures pada minggu lalu di regional Asia masih terus melorot di minggunya yang ketujuh secara umum, tertekan oleh kekuatiran akan sentiment situasi ekonomi di Yunani dan Eropa.

Indeks Nikkei sementara ini masih tetap konsolidasi, berakhir di 9375. Rentang pasar saat ini antara level resistance di 10300 dan kemudian ke level 10875, serta support pada level 9360 dan lalu 8370. Sementara itu,
Indeks Hangseng Berjangka di Hongkong minggu lalu ditutup melemah tajam ke level 21609. Minggu ini masih berada dalam range level resistance di 22617 dan berikutnya 23785, sementara support-nya di 21026 serta 20250.

Bursa saham Wall Street minggu lalu masih sempat melemah namun rebound di akhir pekannya untuk menahan lanjutan pelemahan terpanjang sejak 2008, diwarnai dengan concern global terhadap ancaman resesi baru dunia.

Dow Jones Industrial berakhir di level 12004.30; saat ini dalam range resistance terdekat level 12573 dan kemudian 12876, sementara support di level 11566 dan pada 10950.

Index S&P 500 minggu lalu naik sedikit naik ke level 1271.50. Berikutnya, maka market range-nya akan berada di antara resistance level 1296 dan 1345, sementara level support berada di 1250 dan 1170.

Untuk Pasar Emas Minggu lalu terpantau menanjak terbatas di tengah munculnya kekuatiran ancaman resesi atas perekonomian global, dan berakhir di $1538.45/troy ounce, sesuai presdiksi sebelumnya. Untuk minggu ini Emas di perkirakan dengan bertahap masih berpeluang menguat kembali oleh kenaikan demand dan safe haven, dengan rentang berada antara Resistance pada $1574 dan $1580, sementara Support ada di $1460 serta berikut $1410/troy ounce. Di Indonesia, harga emas terpantau sedikit menguat di tengah terkoreksinya rupiah, ditutup di akhir pekan pada Rp 424,600

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


Senin, 20 Juni 2011

EMAS
Emas Masih Naik Setelah Raih Diatas $1541/troy ounce 

Emas bergerak naik hari Senin, setelah membukukan penguatan terbesar 1 hari dalam 3 minggu di sesi sebelumnya, saat dollar AS melemah dan bursa saham stabil terkait harapan keberlangsungan krisis hutang Yunani. Komoditi Emas bertambah ke level $1539.80/try ounce setelah naik diatas $1541.00/try ounce di hari Jumat. Emas masih dibawah level tingginya selama ini sekitar $1575.00/try ounce yang terjadi pada awal bulan Mei. Para Menteri Keuangan setuju pada hari Senin bahwa mereka akan mencari dana sukarela untuk hutang Yunani dari para pemegang obligasi swasta guna mendanai bagian penting untuk keperluan pendanaan di beberapa tahun kedepan. Tetapi para Menteri Keuangan masih menunda keputusan akhir untuk pemberian danan senilai 12 miliar Euro (setara dengan US$17 miliar) untuk bantuan darurat Yunani, mengatakan bahwa Yunani sebelumnya harus melakukan tindakan pemulihan yang sungguh-sungguh.

MINYAK
Minyak Mentah Stabil Setelah Sentuh Dibawah $92
Kontrak minyak mentah sedikit stabil hari Senin setelah turun ke rendahnya dibawah $92 per barel minggu lalu terkait redanya kekhawatiran permintaan tetapi kejelasan untuk perkiraan ekonomi AS masih rendah. Harga minyak mentah di NYMEX naik 2 sen di level $93.03 per barel. Hari Jumay, komoditi tersebut bertahan turun $1.94 di level $93.01, terendahnya sejak 18 Februari. Kontrak bulan Juli akan selesai pada hari Selasa. Untuk minggu ini, harga minyak mentah mungkin akan turun 6.1%, menandakan kejatuhan mingguan terbesar sejak 6 Mei 2011.
HANGSENG
Bursa Hong Kong Perlihatkan Penguatan Tipis

Bursa saham Hong Kong diperkirakan akan menguat, meninggalkan rendahnya selama 9 bulan yang terjadi minggu lalu, saat para investor melakukan aksi bargain-hunting untuk saham-saham yang anjlok terkait harapan baru di Eropa yang diajukan oleh Perancis dan Jerman akan membantu Yunani. Kejatuhan Hang Seng sebesar 1.2% hari Jumat ke level 21,695 poin membawa kejatuhannya untuk Juni sebesar 8%, menandakan kejatuhan terburuk sejak bulan November lalu. Para investor asing semakin kahwatir akan pasar Cina ditengah pembicaraan ledakan internet dan pertanyaan mengenai kontroversi yang melingkupi SinoForest dan Harbin Electric. Buruknya kinerja Wall Street, dimana S7P 500 melemah di penguatan awal minggunya sejak kejatuhan berturut-turut, cenderung membuat investor menahan posisi samapai ada kejelasan mengenai solusi untuk kekhawatiran hutang di wilayah Eropa.

EUR/USD
Pertempuran Bulls Vs Bears Untuk Euro
Menjelang pengumuman bahwa tidak ada keputusan yang terjadi pada pertemuan pagi ini, hari Senin untuk pertemuan para Menteri Keuangan Eropa guna membantu Yunani, membuat Euro anjlok lebih dari 25 pips ke rendahnya dibawah 1.4255. Akan tetapi adanya minat beli yang kuat telah membuat Euro terlihat memulihkan diri, saat mata uang tersebut kembali bergerak ke area 1.4280. “Euro telah merosot 20 pips ke level 1.4260 dan masih ada tahanan dibawah 1.4250”, dikatakan Sean Lee dari Forex Lice. “Beberapa pelaku pasar secara jelas masih memberikan minat beli untuk Euro”, ditambahkannya. Saat ini Euro telah terhenti dan kembali turun tipis, berada di level 1.4270.

 

***EnglishVersion***

 

Monday, June 20, 2011

GOLD
Gold Still Up After Win Over $ 1541/troy ounce

Gold moves up on Monday, after posting the biggest one-day gain in 3 weeks in the previous session, while the U.S. dollar weakened and unstable stock market related survival hopes Greece’s debt crisis. Gold Commodities increased to a level of $ 1539.80/try ounce after rising above $ 1541.00/try ounce on Friday. Gold is still below the high level during this approximately $ 1575.00/try ounce that occurred in early May. Finance Ministers agreed on Monday that they would seek a voluntary fund for Greece’s debt from the holders of corporate bonds to finance an important part for the purposes of funding in the next few years. But the Finance Minister is still delaying the final decision for granting Danan worth 12 billion euros (equivalent to U.S. $ 17 billion) for emergency aid Greece, says that Greece must take action before a real recovery.

OIL
Crude Oil Steady After Touch Below $ 92

Less stable crude oil contract on Monday after dropping to a low below $ 92 a barrel last week, but demand concerns related letup clarity to forecast the U.S. economy is still low. Crude oil prices on the NYMEX rose 2 cents at $ 93.03 per barrel level. Jumay day, commodities are down $ 1.94 at the last level of $ 93.01, its lowest since February 18. The contract will be completed in July on Tuesday. For the week, crude oil prices will probably fall 6.1%, marking the biggest weekly fall since May 6, 2011.

Hangseng
Strengthening Hong Kong’s Return Thin

Hong Kong shares are expected to strengthen, leaving low for 9 months that occurred last week, when investors take action bargain-hunting for stocks that plummeted in Europe related to the new expectations raised by France and Germany will help Greece. The fall of the Hang Seng 1.2% Friday to as low as 21.695 points, bringing its fall to 8% in June, marking its worst fall since last November. Foreign investors will increasingly kahwatir Chinese market amid the explosion of internet discussion and questions about the controversy surrounding the SinoForest and Harbin Electric. Poor performance of Wall Street, where S7P 500 fell in the week since the fall of reinforcement early in succession, tend to make investors hold positions samapai there is clarity about the solution to debt concerns in the European region.

EUR / USD
Battle For Euro Bulls vs. Bears

Ahead of the announcement that no decision had happened at the meeting this morning, Monday for a meeting of European finance minister to help Greece, making the euro dropped more than 25 pips to a low below 1.4255. But the presence of strong buying interest has made the Euro look to recover, when the currency is moving back to 1.4280 area. “The euro has dropped 20 pips to 1.4260 level and there is still a prisoner under 1.4250”, said Sean Lee of Forex lice. “Some market players clearly still provide buying interest for the Euro”, he added. Today Euro has stalled and fell back a thin, are at level 1.4270.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Kompromi Masalah Yunani Selamatkan Aussie


Sabtu, 18 Juni 2011 02:08 WIB
TODAY’S ANALYSIS FOREX

Dollar Australia menghentikan penurunan 2 hari berturut-turut pada hari Jumat setelah Kanselir Jerman Angela Merkel sepakat untuk berkompromi dan bekerja sama dengan European Central Bank dalam mengupayakan paket bailout baru untuk Yunani, yang memulihkan permintaan untuk aset beresiko.

Aussie juga berhasil mencatat kenaikan mingguan terbesar dalam satu bulan terhadap mata uang AS pasca produktivitas industri China dilaporkan meningkat.
“Jerman telah melunak dan mereka tidak akan secara resmi meminta kontribusi pihak swasta untuk Yunani, sehingga kita dapat melihat sentimen terhadap resiko mulai membaik,” kata Charles St-Arnaud, abalis forex pada Nomura Holdings Inc. di New York. “Apresiasi Dollar Australia minggu ini lebih disebabkan oleh faktor pertumbuhan di China yang nampaknya tidak melambat secepat yang telah diperkirakan.”
Produktivitas sektor industri China meningkat sebesar 13,3% pada bulan lalu, yang melampaui perkiraan para ekonom, disertai penjualan ritel yang naik 16,9%, menurut laporan biro statistik. Indeks harga konsumen juga mencatat kenaikan 5,5% persen, yang sesuai ekspektasi pasar.
Sementara perbankan telah diperintahkan untuk menyisihkan lebih banyak uang sebagai cadangan.
Namun penguatan mata uang negara Pasifik Selatan yang ber-yield lebih tinggi ini nampaknya masih akan terbatas seiring data AS yang lebih lemah dari perkiraan mendorong spekulasi bahwa pemulihan pada ekonomi terbesar di dunia itu tengah goyah.
Saat ini AUD/USD diperdagangkan pada kisaran $1.0615 atau sekitar 0,5% lebih tinggi dibandingkan harga pembukaan hari Jumat.
***EnglishVersion***

Saturday, June 18, 2011 2:08 pm
TODAY’S FOREX ANALYSIS

The Australian dollar stopped down 2 days in a row on Friday after German Chancellor Angela Merkel agreed to compromise and cooperate with the European Central Bank in seeking a new bailout package for Greece, which restore the demand for risky assets.
Aussie also has recorded the biggest weekly gain in a month against the U.S. currency after China was reported to increase industrial productivity.

“Germany has softened and they would not formally ask for a private party for Greece, so we can see the sentiment against the risk of getting better,” said Charles St-Arnaud, abalis forex at Nomura Holdings Inc. in New York. “The appreciation of the Australian dollar this week was driven more by growth factors in China that do not seem to slow down as quickly as anticipated.”

Productivity of China’s industrial sector increased by 13.3% in the last month, which exceeded expectations of economists, with retail sales rising 16.9%, according to the statistics bureau report. The consumer price index also recorded an increase of 5.5% percent, which according to market expectations.

While banks have been instructed to set aside more money as reserves.
However, strengthening the currency of South Pacific countries that had higher yield this still seems to be limited as U.S. data weaker than expected prompted speculation that the recovery of the world’s largest economy was being shaken.

Currently AUD / USD traded at $ 1.0615, or about 0.5% higher than the opening price on Friday.