Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Shinee

Market Review


International Monetary Fund's Managing Directo...

International Monetary Fund’s Managing Director Dominique Strauss-Kahn (L) talks with , European Central Bank President Jean-Claude Trichet (C) and Italy’s Governor Mario Draghi (R) prior to the start of their G-7 meeting at the Istanbul Congress Center (Photo credit: Wikipedia)

Market Review

EUR/USD closing 1.3397, high 1.3577, low 1.3369, XAUUSD C:1671.10, H:1683.03, L:1663.65, CO-LS C: 95.91, H: 97.21, L: 95.54. Dow C: 13898 H: 13958, L: 13802.

Euro turun ke level trendah sejak bulan Juli terhadap dollar setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan bahwa penguatan mata uang akhir-akhir ini menciptakan kekhawatiran bahwa inflasi akan melambat. Bursa saham AS berakhir melemah setelah mencapai level terendah dalam perdagangan volatile pada hari Kamis, seiring saham sektor teknologi pulih, namun kekhawatiran yang terjadi di Eropa terus memperkecil penguatan di bursa. Emas berjangka berakhir rendah pada hari Kamis, ditekan oleh kenaikan tajam pada dollar seiring investor mempertimbangkan komentar dari pejabat-pejabat bank sentral di Eropa dan AS. Minyak turun menuju level terendah dalam dua minggu di New York seiring Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan bahwa penguatan euro dapat menghambat pemulihan ekonomi, membatasi permintaan bahan bakar. Data ekonomi hari ini adalah Current Account dari Jepang, RBA Monetary Policy Statement dari Australia, Trade Balance, CPI y/y dari China, Trade Balance dari AS.

Iklan

Market Outlook Today


Ben Bernanke (lower-right), Chairman of the Fe...

Ben Bernanke (lower-right), Chairman of the Federal Reserve Board of Governors, at a House Financial Services Committee hearing on February 10, 2009. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas ditutup melemah cukup signifikan pada perdagangan kemarin, komoditi ini sempat menguat dan kembali mencapai level tertinggi dalam 4.5 bulan. Pelemahan komoditi ini merupakan imbas dari aksi ambil untung yang dilakukan oleh para investor. Akhir-akhir ini komoditi Emas telah menerima sentimen positif yang sangat kuat dari harapan pasar mengenai kemungkinan QE tahap III di AS, dalam minggu lalu Pimpinan The Fed Ben Bernanke dalam suratnya ke kongres menyatakan bahwa bank sentral masih memiliki cukup ruang untuk melakukan kebijakan stimulus lanjutan.

EUR/USD

Mata uang Eropa bergerak melemah pada perdagangan kemarin, setelah penurunan yang lebih tajam dari perkiraan untuk sentimen bisnis Jerman telah meningkatkan harapan bahwa Jerman akan berbuat lebih banyak lagi untuk memacu pertumbuhan di kawasan zona Euro. Mata uang Euro diperkirakan menguat menjelang testimoni Ben Bernanke dalam pertemuannya di Jackson Hole Wyoming pada akhir minggu ini ditengah ekspektasi akan digulirkannya QE tahap III guna menstimulasi pertumbuhan ekonominya, harapan akan digulirkannya QE tahap III tersebut diperkuat oleh pernyataan Presiden Fed Chicago Charles Evans yang mengatakan bank sentral sebaiknya segera meluncurkan stimulus berikutnya dan membeli obligasi untuk menekan tingkat pengangguran.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak melemah pada perdagangan di hari Selasa pagi, bursa saham Hongkong tergerus melemah di tengah kekhawatiran mengenai data ekonomi China yang melemah. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, Hangseng Bank, Henderson Land, dan Hutchinson.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas terkoreksi sekitar 1% pada perdagangan di akhir minggu lalu, menyusul investor menaikkan dana cash untuk menutup margin calls ditengah melemahnya pasar ekuitas setelah lembaga pemeringkat Fitch memangkas peringkat utang Spanyol dan Italia. Logam mulia ini mencatat kenaikan mingguan pertamanya dalam sebulan bergerak naik bersamaan dengan aset-aset beresiko, di awal sesi New York komoditi Emas menguat bersama dengan Wall Street setelah data Non Farm Payrolls dirilis lebih baik dari perkiraan. Sejumlah investor masih meyakini bahwa The Fed bakal memperkenalkan kebijakan baru untuk merangsang pertumbuhan ekonomi AS, yang akan memberi dukungan positif bagi Emas sebagai aset yang aman resiko. Namun jika investor ternyata membutuhkan dana cash untuk menutup margin calls atas kerugian yang diderita di sektor lain, maka hal ini akan memicu tekanan jual pada Emas.

GBP/USD

Sterling berhasil rebound terhadap dollar AS pada perdagangan di hari Jumat lalu, seiring aksi ambil untung pelaku pasar dan juga didukung oleh membaiknya data ekonomi Amerika yang kemudian mendongkrak minat investor pada aset ber imbal hasil tinggi. Sterling tidak terlalu bereaksi terhadap pemangkasan peringkat 12 bank dan institusi keuangan Inggris oleh lembaga pemeringkat Moody’s. Minggu ini pelaku pasar fokus pada rilis data indeks produktifitas Inggris diantaranya pada data industrial production dan manufacturing production untuk Agustus yang diperkirakan masih akan menunjukkan pelemahan seiring krisis yang melanda partner dagang utama Inggris yaitu Uni Eropa, permintaan domestik juga diperkirakan masih terbatas ditengah harga impor yang tinggi.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong mengalami kenaikan tipis pada perdagangan di hari Senin pagi, bursa saham Hongkong mengabaikan sentimen melemah yang dialami oleh bursa saham Wall Street akhir minggu lalu dan menguat oleh aksi bargain hunting. Indeks Berjangka Hangseng mengalami pergerakan melemah setelah dibuka naik masih ditekan oleh beberapa kekhawatiran dari China daratan. Saham – saham di bursa saham Hongkong pagi ini mengalami pergerakan yang bervariasi, adapun saham – saham yang mengalami pergerakan bervariasi diantaranya adalah HSBC dan Hangseng Bank terpantau menguat, Henderson Land dan Wharf Holdings bergerak melemah. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng berpotensi melemah setelah dibuka sempat menguat.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas naik lebih dari level $ 16.8 di tutup dekat level $1830.00/troy ounce pada perdagangan kemarin seiring pulihnya bursa saham dan Eropa, mengembalikan penurunan tajam akibat aksi jual. Minimnya tingkat permintaan aset safe haven belakangan ini ditambah dengan meningkatnya volatilitas harga membuat investor Emas untuk mempertanyakan outlook Emas. Bursa saham global dan Euro pulih dalam harapan adanya dukungan politik untuk Yunani dari negara kuat di Eropa, pada hari Senin Komoditi Emas terbenam di bawah level $1800.00/troy ounce seiring kecemasan hutang zona Eropa memicu investor menjual Emas guna menutupi kerugian di bursa saham, peruntungan Emas nampaknya memudar saat ini.

MINYAK

Minyak mentah tergelincir dari level tertinggi 6 minggu di New York, koreksi harga minyak terjadi karena investor berspekulasi stok bensin AS meningkat, sehingga menjadi sinyal akan surutnya permintaan bahan bakar di negara pengonsumsi minyak terbesar di dunia iu. Adapun Departemen Energi AS juga dijadwalkan merilis laporannya hari ini. Mayoritas analis yang disurvei Bloomberg memprediksi Departemen Energi mungkin melaporkan pasokan bahan bakar motor turun 500.000 barel, dan cadangan minyak mentah berkurang 3 juta barel pada minggu lalu.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa mampu melanjutkan dominasinya terhadap dolar AS pada perdagangan kemarin seiring bursa saham AS berbalik positif, yang mengindikasikan sedikit meredanya kekhawatiran krisis hutang Eropa paska sebuah laporan menyebutkan jika para pemimpin Yunani, Jerman, dan Perancis akan melakukan pembicaraan vi telepon pada hari Rabu guna membahas perkembangan di Yunani dan kawasan Euro, bagaimanapun juga beberapa trader yakin jika rally Euro hanya terbatas. Horor hutang Eropa terus membayangi kinerja saham internasional, indeks saham Eropa dipaksa merugi lagi di hari pertama minggu ini. Belum lepas dari sentimen Yunani beredar kabar tentang kemungkinan default pada perbankan Jerman.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Rabu pagi terjadi peningkatan yang cukup signifikan, bursa saham Jepang menguat kembali mengikuti sentimen kenaikan yang terjadi di Wall Street pada akhir perdagangannya. Kembalinya sentimen positif didorong oleh turunnya tensi mengenai kemungkinan kebangkrutan Yunani. Saham Nomura menjadi fokus perdagangan di tengah kabar bahwa bank investasi terbesar di Jepang akan mengurangi beberapa ratus staff nya. Sementara itu Tokyo Electric Power mengalami penurunan sebesar 5.1% setelah menteri perdagangan baru di Jepang menyatakan bahwa kreditur dan pemegang saham harus turut menanggung beban restrukturisasi. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei hari ini cenderung masih berpotensi mengalami peningkatan tapi terbatas.


Market Outlook Today


EMAS

Pada perdagangan di hari Rabu Komoditi Emas Berjangka mengalami peningkatan dan ditutup kembali mencetak rekor penutupan tertinggi sepanjang sejarah untuk dua kali berturut-turut, harga Emas masih melanjutkan trend bullish setelah rilis data inflasi wholesale di AS mengalami percepatan dua kali lipat dari estimasi pada bulan Juli lalu. Kekhawatiran inflasi tetap membayangi ekonomi global meskipun pertumbuhan ekonomi sedang melambat. Dengan kekhawatiran inflasi tersebut maka harga Emas makin melejit kencang karena para pelaku pasar memutuskan untuk memburu Emas yang dapat digunakan sebagai alternative investasi hedging terhadap inflasi. Di perkirakan bahwa pergerakan Emas masih akan cenderung berada dalam trend bullish. Kenaikan harga masih dimungkinkan karena saat ini pelaku pasar masih mencari aset safe haven. Diperkirakan harga Emas akan kembali mencoba menembus level 1800.00/troy ounce.

 

MINYAK

Minyak mentah mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada perdagangan di hari Rabu, Minyak menguat seiring dengan melemahnya nilai tukar dolar terhadap Euro dan sebagian rival utamanya. Melemahnya dolar meningkatkan minat terhadap komoditas yang diperdagangkan dalam dolar. Minyak membukukan peningkatan sebesar 1.1% setelah dolar melempem. Harga tampak mengalami penurunan sedikit setelah Departemen Energi mengungkapkan bahwa cadangan Minyak mentah mengalami peningkatan yang tidak terduga minggu lalu. Di perkirakan pergerakan harga Minyak masih akan dipengaruhi oleh kondisi fundamental dan ekonomi global secara umum. Diperkirakan minyak mentah mentah Nymex masih akan bergerak pada kisaran 80 – 90 dolar per barel.

HANGSENG

Bursa Hongkong pada perdagangan pagi hari ini terjadi penurunan meskipun tidak terlalu besar, bursa Hongkong mengikuti sentimen negatif yang dialami oleh Wall Street pada akhir perdagangannya. Bursa-bursa saham di Asia pagi tadi juga tampak mengalami penurunan terbatas. Hasil perdagangan di Wall Street yang kurang baik terjadi setelah dua petinggi The Fed menyatakan kekhawatiran dampak ekonomi yang lebih buruk apabila QE3 diluncurkan, sementara itu sentimen negatif turut terjadi di Asia. Saham-saham di bursa Hongkong mengalami pergerakan yang cenderung melemah, diantaranya saham yang mengalami pelemahan adalah saham HSBC, saham Cheung Kong, dan saham Henderson Land. Di perkirakan pergerakan Indeks Berjangka Hangseng hari ini akan cenderung mengalami peningkatan.


Minyak Bakal Uji Level $90


Kamis, 04 Agustus 2011 09:29 WIB
TODAY’S ANALYSIS COMMODITY

Jika data perekonomian AS terus memburuk, minyak Nymex dapat anjlok ke level $90/barrel, kata kepala komoditi Mizuho

Securities, Takumi Otsuka. Minyak sedikit menguat di awal perdagangan.

“Sentimen masih sangat bearish terkait kondisi perekonomian di Eropa dan AS yang lemah,”  tambahnya. “Fokus pasar pada data perekonomian AS pekan ini.” Angka pengangguran dirilis hari ini dan nonfarm payrolls dirilis besok (05/08), kedua data sangat berpengaruh pada pasar. USD menguat setelah BoJ melakukan intervensi ke dalam pasar mata uang. Hal ini turut menekan minyak meski berdampak kecil dan hanya sesaat, kata Otsuka.

Minyak Nymex bulan September naik 21 sen menjadi $92.14/barrel, Minyak ICE bulan September naik 2 sen menjadi $113.25/barrel.


Investor Buru Safe Haven, Emas Meroket


Kamis, 04 Agustus 2011 10:53 WIB
TODAY’S ANALYSIS COMMODITY

Tindakan investor yang terus memarkir dana tunai ke dalam aset save-haven di tengah kegelisahan sentimen perekonomian makro membuat emas terus melesat. Spot emas di $1,665.70 per troy ons, naik $4.60 dari level penutupan.

Harga berada di bawah rekor tinggi hari Rabu (03/08) di $1,673.19/ons, namun sebagian besar partisipan pasar memperkirakan logam mulia akan terus melambung dalam jangka pendek dan menguji rekor tinggi baru dikarenakan pergolakan ekonomi makro. Deutsche Bank mencatat bahwa emas dapat menembus level $2,000/ons. Data non-farm payrolls AS menjadi data kunci bagi pergerakan emas untuk jangka pendek. Angka yang menurun, mengindikasikan lapangan kerja yang berkurang di negara dengan ekonomi terbesar di dnia. Hal ini akan mendorong emas terus meroket sementara jika angka perekrutan pekerja meningkat dapat menekan pasar.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa

Dollar menyentuh rekor rendah terhadap Franc Swiss, mata uang safe-haven, dan juga melemah ke level rendah 4 bulan terhadap Yen dan level rendah 3 pekan terhadap Euro. Emas diperdagangkan stabil dan harga minyak beranjak naik dalam sesi yang bergejolak. Sementara Wall Street ditutup turun dalam kebuntuan mengenai hutang AS. Data ekonomi hari ini adalah CPI Australia, KOF economic barometer dari Swiss, industrial order expectations Inggris, durable goods orders, Fed beige book dan crude oil inventories dari AS, juga earnings dari Boeing, ConocoPhillips, Symantec, dan Visa. Nikkei diperkirakan bergerak dalam kisaran 9,960 – 10,100.

EUR/USD closing 1.4512, high 1.4526, low 1.4355, XAUUSD C:1,619.15, H:1,620.10, L:1,608.40 CO-LS C:99.22, H: 100.62, L: 97.76. Dow C: 12,432, H: 12,515, L:12,425.


Market Update Today


EMAS
Investor Ambil Untung, Emas Rontok

Harga emas jatuh terkait aksi ambil untung yang dilakukan trader Asia setelah hari Selasa (05/07) harga emas berada di atas level $1,500/ons. Spot emas turun $3.80 menjadi $1,512.50/ons. Tanpa ada data ekonomi makro yang memicu aksi beli, emas tetap di atas $1,500/ons, kata trader yang bermarkas di Singapura. “Investor menjual emas di atas level $1,500 dan membeli di bawah $1,500.” Emas tidak akan bergerak tajam tanpa dibantu data indikator ekonomi AS yang lemah maupun berita dari zona Eropa.

MINYAK
Minyak Mentah Terus Menguat

Kontrak minyak mentah AS memperpanjang kenaikan pada hari Rabu, merayap mendekati tingginya tiga minggu seperti hari sebelumnya, karena investor menunggu data industri utama yang diperkirakan akan menunjukkan penurunan persediaan minyak mentah AS. Minyak juga mendapat dukungan dari perkiraan kenaikan harga dari Barclays Capital dan optimisme permintaan sektor pabrik AS. Minyak mentah NYMEX untuk pengiriman Agustus naik 16 sen pada $ 97,05 per barel, setelah bertahan sampai $ 1,95 di $ 96,89 pada Selasa. Kontrak mencapai $ 97,48 pada hari Selasa, tertingginya untuk bulan depan minyak mentah di NYMEX sejak 15 Juni. Pasar menunggu rilis data mingguan dari American Petroleum Institute hari ini.

HANGSENG
Saham Hong Kong Terpukul Penjualan Temasek

Bursa Hong Kong jatuh hari Rabu seiringsektor perbankan Cina terpukul oleh laporan berita bahwa perusahaan investasi milik negara Temasek Holdings sedang berusaha meningkatkan sampai dengan $3.67 miliar dengan menjual sebagian sahamnya di Bank of China Ltd dan China Construction Bank Corp. Hang Seng Index turun 0,2% menjadi 22,696.82, dan Hang Seng China Enterprises Index kehilangan 0,8% menjadi 12,737.34. Bank of China tergelincir 4,2%, dan CCB melemah 2,6%, terkait berita yang juga membebani Bank Industri & Komersial China Ltd 1,9%. Kejatuhan terjadi untuk bank-bank tersebut muncul sehari setelah Moody`s memperingatkan bahwa audit Cina bulan lalu telah meremehkan risiko pinjaman yang dibuat oleh para pemberi pinjaman untuk pemerintah lokal Cina. Beberapa saham properti lokal dan saham energi memberikan dukungan untuk pasar, dengan Hang Lung Properties Ltd naik 1,2%, dan CNOOC Ltd naik 0,3%. Cina Shanghai Composite turun 0,8% menjadi 2,794.97.

EUR/USD
Downgrade Portugal Bayangi Euro

EUR/USD menguat ke 1.4465 dari level rendah sebelumnya di 1.4425. Sebagian besar investor optimis masalah hutang zona Eropa dapat diselesaikan. Seorang dealer senior di bank Tokyo menyarankan untuk membeli euro di level rendah setelah euro melemah akibat tindakan Moody memangkas peringkat hutang Portugal menjadi “junk.” “Arus perdagangan minim, penguatan euro tidak akan berlanjut,” katanya. Level resistance euro di 1.4475 vs last 1.4451.


IMF Pangkas Perkiraan GDP AS


Sabtu, 18 Juni 2011 02:34 WIB
TODAY’S ANALYSIS FOREX

International Monetary Fund memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi AS pada hari Jumat dan memperingatkan pihak Washington dan negara yang terserang hutang di Eropa bahwa mereka sedang “bermain-main dengan api” kecuali jika mereka mengambil langkah cepat untuk memangkas defisit anggaran mereka. IMF, dalam penilai rutin mengenai prospek ekonomi global, mengatakan ancaman yang lebih besar terhadap pertumbuhan telah mulai bermunculan sejak laporan sebelumnya di bulan April, terkait krisis hutang di zona Eropa dan tanda overheating pada pasar perekonomian berkembang.

IMF yang berbasis di Washington memperkirakan GDP AS akan bertumbuh sebesar 2.5% tahun ini dan 2.7% di tahun 2012, dibandingkan perkiraan 2 bulan lalu masing-masing sebesar 2.8% dan 2.9%. Sedangkan mengenai perekonomian global secara keseluruhan, IMF menggunakan nada yang netral, mengatakan perlambatan di beberapa bulan belakangan ini akan bersifat “sementara.” IMF juga memangkas perkiraan untuk pertumbuhan global tahun ini menjadi 4.3% dari 4.4%, dan mempertahankan perkiraannya untuk pertumbuhan ekonomi Cina yang kuat sebesar 9.6% kendati tanda perlambatan di sana belakangan ini. Kendati demikian, IMF memperingatkan outlook global yang bagus dapat sekejap turun jika pemerintah di AS dan Eropa tidak mulai menunjukkan kepemimpinan dalam mengatasi permasalahan hutang negaranya.
***EnglishVersion***

IMF cuts U.S. GDP forecast

TODAY’S FOREX ANALYSIS
International Monetary Fund cut its U.S. economic growth forecast on Friday and warned the country that attacked Washington and in European debt that they are “playing with fire” unless they take immediate measures to cut their budget deficits. The IMF, in a regular appraiser on the global economic outlook, said the greater threat to growth has begun to emerge since the previous report in April, related to the debt crisis in the euro zone and the sign of overheating in the market economy develops.

Washington-based IMF estimates that U.S. GDP will grow 2.5% this year and 2.7% in 2012, compared to the projected two months ago respectively of 2.8% and 2.9%. As for the overall global economy, the IMF uses a neutral tone, saying the slowdown in recent months will be “temporary.” The IMF also cut its forecast for global growth this year to 4.3% from 4.4%, and sustain economic growth forecasts for China strong at 9.6% despite signs of a slowdown in there lately. Nevertheless, the IMF warned the global outlook is good can snap off if the government in the U.S. and Europe did not begin to show leadership in addressing the debt problems of the country.