Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Seoul

Analisa Emas


Harapan tidak adanya tapering masih mendorong penguatan harga hingga 1360 pagi tadi. Level di kisaran 1360 ini memberikan tahanan atas atau resisten hari ini. Penguatan lanjutan membutuhkan konfirmasi penembusan level resisten 1360 dengan potensi target mendekati area resisten selanjutnya di 1375.

Potensi pelemahan masih terbuka jika harga tidak mampu kembali menembus 1360 dan berhasil menembus support di kisaran 1343 dengan potensi target ke area 1330.

Hari ini selain isu No tapering, data ekonomi AS mala mini bisa menjadi market mover yaitu data penjualan ritel dan tingkat keyakinan konsumen. Data yang lebih bagus dari prediksi bisa menekan turun harga emas.


Market Outlook Today


Cheung Kong Center

Cheung Kong Center (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas bergerak melemah pada perdagangan kemarin, komoditi Emas sempat sedikit menguat setelah merosot ke level terendah dalam 3 bulan terakhir. Komoditi Emas berada dalam tekanan setelah adanya progress negosiasi untuk menghindari jurang fiskal di AS serta upgrade rating kredit Yunani yang menjadi faktor utama yang mengurangi daya tarik safe haven komoditi ini.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa bergerak menguat pada perdagangan kemarin, sentimen positif terhadap mata uang Eropa ini menguat setelah Ifo Institute for Economic Research menyampaikan bahwa terdapat peningkatan kinerja pada iklim bisnis di Jerman mendekati akhir tahun ini. Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada rilis data German Ifo Business Climate yang bertambah 102.4 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 101.40, adanya informasi yang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom yang memperkirakan naik menjadi 101.9. Disisi lain menguatnya mata uang ini juga dipicu oleh The Fed mengumumkan rencana penambahan program stimulus moneternya, selain mempertahankan suku bunga di kisaran 0 – 0,25% selama 4 tahun The Fed juga mengutarakan komitmen baru untuk membeli $45 M Treasury/bulan setelah berakhirnya Operation Twist. Belanja ekstra tersebut akan membanjiri pasar keuangan dengan Greenback yang beresiko melemahkan daya tarik mata uang AS.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak melemah cukup signifikan pada perdagangan di hari Kamis pagi, para pelaku pasar mengambil kesempatan untuk melakukan aksi ambil untung setelah pada perdagangan kemarin melonjak tajam hingga mencapai posisi tertinggi dalam 17 bulan belakangan dan pasar juga menantikan kepastian stimulus tambahan dari BoJ. Ada beberapa saham unggulan yang bergerak bervariasi diantaranya adalah Cheung Kong dan Henderson Land bergerak melemah, sementara itu saham HSBC dan Saham Hong Kong and China Gas bergerak menguat.


Market Outlook Today


Official portrait of United States House Speak...

Official portrait of United States House Speaker (R-Ohio). (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas merosot cukup dalam pada perdagangan kemarin, merosotnya komoditi ini setelah juru bicara DPR AS John Boehner pada proposal terakhir tentang fiscal cliff pada Presiden Barack Obama akan untuk pertama kalinya melihat kenaikan pajak pendapatan (untuk pendapatan kelas atas). Komoditi Emas diperdagangkan sedikit berubah perdagangan kemarin  dari tanda-tanda dari pergerakan nyata pertama minggu ini dalam negosiasi berkenaan dengan fiscal cliff yang mana menetralkan beberapa aksi beli padasafehaven komoditi Emas. Pada awalnya komoditi ini menguat dari harapan bahwa BoJ akan menggunakan stimulus moneter yang lebih setelah PM Jepang berikutnya Shinzo Abe menyebutkan langkah agresif untuk mendorong pertumbuhan.

 

GBP/USD

 

Sterling bergerak menguat pada perdagangan kemarin dipicu oleh menguatnya permintaan dari investor Timur Tengah dan perusahaan yang ingin melakukan hedge, beberapa analis memprediksi Sterling masih berpotensi melanjutkan penguatan jika politisi Amerika gagal mengatasi fiscal cliff.  Untuk selanjutnya fokus para pelaku pasar tertuju rilis data inflasi Inggris pada hari ini Selasa dan besok Rabu MPC Meeting Minutesyang mungkin akan memberikan sinyal tentang kemungkinan QE lebih lanjut. Sementara itu analis mata uang RBS Melinda Burgess memperkirakan jika rilis data penjualan ritel pada hari Kamis mendatang justru diperkirakan lebih berpotensi mendongkrak Sterling, secara keseluruhan BoE masih akan menunjukkan sikapdovish mereka dan Sterling kemungkinan akan lebih bereaksi terhadap data penjualan ritel minggu ini yang diperkirakan akan menunjukkan peningkatan dan memberi katalis positif.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong bergerak menguat tipis pada perdagangan dihari Selasa pagi, bursa saham Hongkong ikut menguat setelah bursa saham AS ditutup di teritori positif pada akhir perdagangannya kemarin. Harapan pasar mengenai segera tercapainya rancangan anggaran di AS telah memberikan dorongan menguat ke bursa-bursa saham global termasuk Asia, harapan ekonomi China juga mengalami pemulihan yang solid turut mendongkrak bursa saham Hongkong positif.

 


Market Outlook Today


The New York Stock Exchange, the world's large...

The New York Stock Exchange, the world’s largest stock exchange by market capitalization (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas kembali bergerak melemah lebih dari 1% seiring kekecewaan pasar terhadap lambatnya persetujuan budget AS pada perdagangan kemarin, padahal US dolar melemah dan  harga minyak mentah juga ikut melemah sehingga semua komoditas lain melemah. Ketidakpastian ekonomi yang berhubungan dengan pembicaraan budget AS dan mengenai heavy selling setelah penutupan option minggu lalu yang juga meyebabkan komoditi ini melemah.

 

AUD/USD

 

Mata uang Australia koreksi tipis pada perdagangan di sesi Asia pagi ini, mata uang Aussie sedikit melemah meskipun masih berada di kisaran tertinggi dalam lebih dari satu minggu belakangan. Melemahnya mata uang ini terjadi setelah rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal ke III di Australia menunjukkan hasil yang kurang dari harapan. Rilis data pagi ini mengenai pertumbuhan ekonomi kuartal ke III di Australia data menunjukkan bahwa di kuartal ke III terjadi pertumbuhan ekonomi sebesar 0.5% (q/q), meskipun tidak terlalu buruk namun hasil tersebut masih kurang dari ekspektasi yang sebesar 0.6%. Pertumbuhan di kuartal ke III ini juga melambat dari pertumbuhan yang terjadi di kuartal ke II yang sebesar 0.6%.

 

NIKKEI

 

Bursa saham Jepang awal pembukaan perdagangan disesi Asia cenderung bergerak sedikit melemah, bursa saham Jepang tergerus melemah melanjutkan pergerakan negatif pada sesi perdagangan sebelumnya. Para investor bersikap negatif setelah bursa saham Wall Street melemah akibat menguatnya kekhawatiran mengenai anggaran AS. Namun setelah sedikit melemah Indeks Berjangka Nikkei bergerak rebound seiring bursa saham AS menyingkirkan sentimen di Asia dalam penutupan lemahnya kemarin, saat para politikus di sana masih berselisih pendapat terkait solusi untuk masalah keuangan guna menghindari kenaikan pajak dan pemangkasan anggaran belanja yang mungkin akan mendorong AS ke jurang resesi.

 


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas kembali terperosok untuk kedua kalinya pada perdagangan kemarin dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap melambatnya pertumbuhan ekonomi Cina, peringatan terhadap peringkat kredit Prancis, dan masih suramnya prospek untuk pencapaian solusi penyelamatan krisis utang Eropa. Komoditi Emas sempat tertekan setelah lembaga pemeringkat Moody’s mengatakan pihaknya kemungkinan akan memberikan outlook negatif pada peringkat AAA Prancis. Peringatan tersebut muncul menjelang sidang puncak Uni Eropa pada 23 Oktober mendatang, dimana pemimpin Jerman sebelumnya mengatakan bahwa pertemuan tersebut tidak akan menghasilkan obat ajaib untuk mengatasi krisis utang kawasan. Sementara itu faktor lainnya yang menekan logam mulia adalah laporan data pertumbuhan ekonomi Cina yang melambat di kuartal ke III ke level terlemahnya selama lebih dari 2 tahun.

GBP/USD

Pada perdagangan kemarin Sterling melemah terhadap dolar AS, tertekan rilis data inflasi Inggris yang naik melebihi 5% kondisi dimana meningkatkan kekhawatiran akan kondisi stagflasi (kombinasi antara meningkatnya tekanan harga dalam ekonomi yang lemah) dalam jangka waktu dekat dan meningkatkan minat jual investor terhadap Sterling. Sterling sempat tertekan oleh rilis data consumer prices untuk September yang meningkat menjadi 0,6% dan dalam basis tahunan inflasi di tataran konsumen meningkat menjadi 5,2% itu merupakan level tertinggi sejak 3 tahun terakhir. Namun demikian tingginya angka inflasi tersebut tidak serta merta mengindikasikan meningkatnya aktifitas ekonomi, akan tetapi justru merupakan pertanda dari meningkatnya tagihan gas, air bersih, dan listrik dikalangan masyarakat. Justru meningkatnya tekanan inflasi merupakan ancaman bagi consumer spending ditengah pemangkasan anggaran pemerintah yang dampaknya mulai terasa.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan Rabu pagi mengalami penguatan, bursa saham Hongkong menguat seiring dengan positifnya pergerakan bursa – bursa saham di Asia yang lebih dulu dibuka. Kenaikan di bursa saham Hongkong ini turut dipicu oleh aksi bargain hunting yang dilakukan oleh para investor. Adapun saham

 – saham Indeks Berjangka Hangseng yang mengalami penguatan diantaranya adalah saham Cheung Kong , HSBC , Hangseng Bank , dan Henderson Land. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng hari ini berpotensi melemah setelah sempat dibuka menguat dengan cukup signifikan.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas terkoreksi sekitar 1% pada perdagangan di akhir minggu lalu, menyusul investor menaikkan dana cash untuk menutup margin calls ditengah melemahnya pasar ekuitas setelah lembaga pemeringkat Fitch memangkas peringkat utang Spanyol dan Italia. Logam mulia ini mencatat kenaikan mingguan pertamanya dalam sebulan bergerak naik bersamaan dengan aset-aset beresiko, di awal sesi New York komoditi Emas menguat bersama dengan Wall Street setelah data Non Farm Payrolls dirilis lebih baik dari perkiraan. Sejumlah investor masih meyakini bahwa The Fed bakal memperkenalkan kebijakan baru untuk merangsang pertumbuhan ekonomi AS, yang akan memberi dukungan positif bagi Emas sebagai aset yang aman resiko. Namun jika investor ternyata membutuhkan dana cash untuk menutup margin calls atas kerugian yang diderita di sektor lain, maka hal ini akan memicu tekanan jual pada Emas.

GBP/USD

Sterling berhasil rebound terhadap dollar AS pada perdagangan di hari Jumat lalu, seiring aksi ambil untung pelaku pasar dan juga didukung oleh membaiknya data ekonomi Amerika yang kemudian mendongkrak minat investor pada aset ber imbal hasil tinggi. Sterling tidak terlalu bereaksi terhadap pemangkasan peringkat 12 bank dan institusi keuangan Inggris oleh lembaga pemeringkat Moody’s. Minggu ini pelaku pasar fokus pada rilis data indeks produktifitas Inggris diantaranya pada data industrial production dan manufacturing production untuk Agustus yang diperkirakan masih akan menunjukkan pelemahan seiring krisis yang melanda partner dagang utama Inggris yaitu Uni Eropa, permintaan domestik juga diperkirakan masih terbatas ditengah harga impor yang tinggi.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong mengalami kenaikan tipis pada perdagangan di hari Senin pagi, bursa saham Hongkong mengabaikan sentimen melemah yang dialami oleh bursa saham Wall Street akhir minggu lalu dan menguat oleh aksi bargain hunting. Indeks Berjangka Hangseng mengalami pergerakan melemah setelah dibuka naik masih ditekan oleh beberapa kekhawatiran dari China daratan. Saham – saham di bursa saham Hongkong pagi ini mengalami pergerakan yang bervariasi, adapun saham – saham yang mengalami pergerakan bervariasi diantaranya adalah HSBC dan Hangseng Bank terpantau menguat, Henderson Land dan Wharf Holdings bergerak melemah. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng berpotensi melemah setelah dibuka sempat menguat.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review Asia


Market Review Asia :

Sterling stabil terhadap Euro hari Senin seiring mata uang tunggal tersebut terkena aksi jual terkait hutang Eropa. Indeks harga saham rata-rata Nikkei merosot mengikuti kejatuhan Wall Street selama 3 hari pekan lalu, sejalan dengan aset resiko lainnya yang juga terkait masalah hutang Yunani. Bursa saham Seoul ditutup di level terendahnya dalam 15 bulan, seiring bertahannya volatilitas pasar mata uang lokal Eropa dan kewaspadaan krisis hutang Eropa menahan investor. Bursa Hong Kong melemah, anjlok ke terendahnya dalam lebih dari 2 tahun, terbawa sektor keuangan Cina dan property Hong Kong. Aksi jual saham-saham bluechip membawa IHSG ditutup melemah 110,209 poin.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa

Peringatan dari Federal Reserve bahwa perekonomian AS sedang menghadapi outlook ekonomi yang suram mengejutkan investor pada hari Rabu, membuat bursa saham AS turun lebih dari 2%. Dollar rally terhadap euro dan yen, didukung oleh prospek tingginya tingkat suku bunga jangka pendek dan akibat tujuan Fed untuk menekan tingkat suku bunga jangka panjang dengan menjual obligasi jangka pendek dan menggunakan dana hasil penjualannya untuk membeli obligasi bertenor lebih panjang. Sementara itu emas memperpanjang penurunan dan minyak anjlok pasca pengumuman Fed mengenai rencana pembelian obligasi dalam langkah stimulus. Data ekonomi hari ini adalah manufacturing PMI dari Cina, industrial new orders, consumer confidence, manufacturing dan services PMI dari zona Eropa, ZEW economic expectations dari Swiss, CBI industrial orders Inggris,
dan juga jobless claims dari AS. Nikkei diperkirakan akan berada dalam kisaran harga 8,420 – 8,655.

EUR/USD closing 1.3572, high 1.3788, low 1.3561, XAUUSD C:1,783.80, H:1,816.45, L:1,778.95, CO-LS C: 84.80, H: 87.99, L: 84.65. Dow C: 11,007, H: 11,365, L:11,020.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas ditutup menguat pada perdagangan kemarin seiring menyusul tingginya ekspektasi bahwa The Fed akan meluncurkan stimulus lanjutan guna mendukung pemulihan ekonomi Amerika. Pandangan tersebut bersamaan dengan pemangkasan peringkat kredit Italia oleh lembaga pemeringkat S&P kemarin turut menopang minat investor pada aset safe haven. Saat ini pelaku pasar cenderung bersikap wait and see sebagai antisipasi berbagai kemungkinan langkah yang akan diambil oleh The Fed dalam pertemuan ini. Meskipun saat ini kemungkinan The Fed akan kembali meluncurkan stimulus keuangan guna menanggulangi perlambatan ekonomi Amerika. Akan tetapi jika berlaku sebaliknya ternyata langkah yang diambil The Fed tidak sesuai dengan ekspektasi, atau bahkan mengulur waktu sembari membiarkan ekonomi Amerika pulih berangsur ‐ angsur dengan sendirinya maka kondisi tersebut jika terjadi maka justru berpotensi melemahkan logam mulia ini.

EUR/USD

Pimpinan Uni Eropa tengah berjuang untuk mencegah penularan krisis utang ke negara yang lebih besar sejak Yunani terima bailout pertamanya pada tahun lalu. Survei Barclays Capital menunjukkan sebesar 25% investor memprediksi  Uni Eropa diperkirakan akan bubar, ECB sejak awal bulan lalu telah membeli obligasi pemerintah Spanyol dan Italia demi mencegah lonjakan yield dan sejauh ini upaya tersebut berhasil menurunkan biaya pinjaman obligasi Spanyol yang bertenor 10 tahun sebanyak 70 bps menjadi 5,34%. Tindakan bank sentral dilakukan untuk mencegah kejatuhan harga obligasi yang tidak masuk akal, dengan pertimbangkan situasi di masing-masing negara.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong mengalami pelemahan hal ini berlawanan dengan pergerakan sebagian bursa saham di Asia pada hari ini, bursa saham Hongkong mengalami penurunan karena sebagian besar saham berkapitalisasi besar di bursa mengalami penurunan di mana sektor keuangan dan energy menjadi pendorong utama penurunan hari ini. Adapun saham – saham yang mengalami pergerakan penurunan diantaranya adalah saham HSBC, saham Henderson Land, dan saham Cheung Kong. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng pada perdagangan hari ini berpotensi melemah tapi cenderung terbatas.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


MINYAK

Komoditi Minyak dunia kembali ditransaksikan merosot di New York dengan demikian penurunan harga minyak sudah terjadi selama 3 hari berturut-turut. Penurunan harga minyak terjadi setelah Standard & Poor’s memangkas peringkat utang Italia ke level A dengan outlook negatif. Jika terjadi kolaps pada perekonomian Eropa hal tersebut kemungkinan akan menyebabkan perlambatan pertumbuhan di AS. Hal itu bisa menyebabkan resesi global yang akan memangkas permintaan energi secara signifikan.

EMAS

Komoditi Emas merosot sebesar 1,8% terhadap dollar AS ke level $1778.55/troy ounce pada perdagangan kemarin seiring kalah pamornya sebagai aset safe haven dibanding obligasi dan dollar AS ditengah semakin berkembangnya kekhawatiran pada krisis Uni Eropa, investor cenderung mengalirkan investasinya pada aset yang lebih likuid dibanding aset alternatif seperti Emas. Pelemahan bursa saham global juga tak kunjung memberikan dukungan penguatan Emas secara signifikan, hal tersebut ditengarai karena maraknya aksi ambil untung terhadap Emas untuk menutupi kerugian investor pada instrumen investasi lain seperti saham dan mata uang. Kemungkinan sikap wait and see para pelaku pasar Emas menjelang rilis hasil sidang FOMC besok Kamis dini hari 22 September 01.15 WIB. Di perkirakan saat ini The Fed akan kembali melakukan upaya pelonggaran moneter meskipun disisi lain akan mempertahankan nilai tukar dollar yang kuat.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa merosot pada perdagangan kemarin setelah para pejabat Eropa mengakhiri pertemuan akhir minggu mereka tanpa menghasilkan persetujuan atau kesepakatan baru untuk mengatasi krisis utang kawasan zona Euro, sehingga menambah kekhawatiran mengenai kemungkinan default utang Yunani dapat menular ke negara‐negara zona Euro lainnya. Kekhawatiran terhadap krisis utang Eropa dan prospek suram perekonomian AS telah mendorong investor menjauhi aset‐aset beresiko dan mengalihkan investasi mereka kedalam Treasuries dan dolar, dimana dolar telah melonjak lebih dari 1% terhadap 6 mata uang rival utamanya.

NIKKEI

Bursa saham Jepang padap perdagangan di hari Selasa pagi indeks-indeks acuan di bursa saham mengalami penurunan sehingga mendorong indeks mengalami penurunan untuk pertama kalinya dalam tiga hari belakangan, bursa saham Jepang tertekan setelah saham Wall Street ditutup di teritori negatif seiring dengan makin tingginya kekhawatiran mengenai kemungkinan kebangkrutan Yunani. Anjloknya bursa saham Jepang juga turut dipicu oleh menguatnya mata uang Yen ke posisi tertinggi dalam 10 tahun terhadap Euro. Saham eksportir mengalami tekanan jual yang besar seiring dengan apresiasi mata uang Yen tersebut. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei pada perdagangan hari ini akan mengalami peningkatan tapi terbatas.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


Senin, 19 September 2011

EMAS

Komoditi Emas menutup kenaikan sebesar 1% pada hari Jumat akhir minggu lalu dalam perdagangan dengan volatilitas tinggi seiring kembalinya minat investor pada aset safe haven tersebut ditengah rilis survei yang memperlihatkan muramnya pandangan konsumen Amerika mengenai kondisi ekonomi. Sebelumnya Emas sempat anjlok ke level terendah sejak 3 minggu terakhir ke level $1762.55/troy ounce ditekan membaiknya sentimen pelaku pasar pada krisis Eropa setelah adanya komitmen dari bank sentral dan petinggi Jerman serta Perancis. Sementara itu dalam seminggu terakhir ini logam mulia tercatat melemah sebesar 2,6%, pelemahan mingguan beruntun dalm 2 minggu terakhir dan merupakan performa mingguan terburuk sejak awal Mei lalu. Minggu ini pelaku pasar akan fokus pada hasil sidang FOMC dimana investor akan mengamati sinyal pemberlakuan program quantitative easing lanjutan untuk menstimulasi ekonomi Amerika. Jika The Fed menempuh langkah tersebut maka diperkirakan akan memberikan tekanan pada dollar AS dan kembali mendukung performa Emas. Sebagaimana serupa yang terjadi sejak program QE2 diluncurkan akhir 2010 lalu dimana Emas menguat lebih dari 40% hingga program tersebut berakhir Juni 2011.

MINYAK

Komoditi Minyak dunia pada perdagangan di pagi ini ditransaksikan turun ke level terendah dalam seminggu terakhir di New York, penurunan harga minyak pagi ini lebih disebabkan oleh kecemasan investor bahwa permintaan minyak akan terpangkas terkait perlambatan pertumbuhan ekonomi di Eropa dan AS. Baik Eropa maupun AS merupakan konsumen minyak terbesar dunia. Situasi di Eropa akan menjadi sentimen negatif bagi Minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan. Selain itu kecemasan utama yang mempengaruhi Minyak dunia adalah bagaimana perilaku konsumen AS dan seberapa besar mereka menggunakan bahan bakar Minyak, jika ada keraguan terkait hal itu maka harga minyak di perkirakan masih akan melemah.

EUR/USD

Pada perdagangan di hari Jumat akhir minggu lalu mata uang tunggal Eropa mengalami pelemahan seiring para investor melikuidasi posisi yang telah untung dari rally yang dipicu oleh tindakan bank-bank sentral utama dalam meningkatkan likuiditas, dan berpotensi terus tertekan oleh setiap berita negatif yang mungkin keluar dari pertemuan menteri keuangan Uni Eropa. Aksi jual Euro oleh sejumlah investor juga dipicu oleh pernyataan Bank of Portugal yang mengatakan jika Pulau Madeira telah gagal melaporkan informasi mengenai hutang tahun sebelumnya yang mencapai sebesar 0,5% dari GDP tahun 2010. Sebelumnya para investor nampaknya enggan mengambil posisi besar sebelum mengetahui hasil dari pertemuan menteri keuangan Uni Eropa di Polandia, di mana Menteri Keuangan AS Timothy Geithner  turut menjadi peserta. Di perkirakan mata uang tunggal Eropa hari ini cenderung berpotensi melanjutkan pelemahannya.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di awal minggu mengalami kenaikan yang cukup signifikan di mana bursa rally untuk dua hari berturut – turut, bursa saham Jepang menguat dan indeks Nikkei mengarah ke posisi tertinggi dalam dua minggu belakangan setelah ECB dan bank-bank sentral lain melakukan koordinasi untuk menyediakan bantuan likuiditas bagi bank-bank yang terkena dampak krisis keuangan Eropa. adapun saham – saham yang mengalami peningkatan di antaranya adalah Saham Honda Motor Co, saham Olympus Corp, dan saham Mitsubishi Corp seiring dengan kenaikan harga minyak dan logam, di perkirakan pergerakan Indeks Berjangka Nikkei pada perdagangan awal minggu ini cenderung berpotensi peningkatan tapi terbatas.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas merosot sebesar 1,6% ke level $1772.65/troy ounce setelah sempat mencapai level terendah sepanjang 3 minggu terakhir akibat aksi gabungan bank sentral untuk menjamin likuiditas di pasar keuangan dan komitmen Jerman dan Perancis untuk mempertahankan Yunani dalam kerangka Uni Eropa. Kombinasi hal tersebut kemudian meredakan kekhawatiran investor akan krisis finansial zona Eropa yang selama ini dominan dan mengangkat minat pada aset beresiko sebaliknya menekan minat pada aset safe haven terutama Emas. Pasar saham global menyambut positif langkah bank sentral negara – negara maju yang menyatakan akan melakukan upaya gabungan guna menjamin pinjaman jangka pendek 3 bulan dalam denominasi dollar AS kepada bank‐bank komersial untuk menghindari menyusutnya likuiditas.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan Jumat pagi mengalami kenaikan yang cukup signifikan di mana bursa rally untuk dua hari berturut-turut, bursa saham Jepang menguat dan indeks Nikkei mengarah ke posisi tertinggi dalam 2 minggu belakangan setelah ECB dan bank-bank sentral lain melakukan koordinasi untuk menyediakan bantuan likuiditas bagi bank-bank yang terkena dampak krisis keuangan Eropa. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei pada perdagangan hari ini masih berpotensi mengalami peningkatan tapi terbatas.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa pagi ini mengalami pergerakan yang masih berada pada kisaran tertinggi dalam 1 minggu belakangan terhadap dolar AS, Euro bergerak mengarah kepada peningkatan mingguan terhadap dolar AS setelah ECB menyatakan akan melakukan koordinasi dengan bank-bank sentral lain untuk menyediakan dana bantuan bagi perbankan Eropa yang terkena dampak krisis keuangan di kawasan tersebut. Sementara itu di sisi lain semalam laporan data AS  belum cukup membuktikan kebangkitan sektor konsumen AS sementara inflasi masih cukup terkontrol. Katalis positif Euro lainnya adalah komentar positif Presiden Komisi Uni Eropa yang membuka peluang penerbitan Obligasi bersama Eropa, namun sejauh ini wakil Jerman mengatakan pihaknya masih tidak setuju pada saham Euro sembari menunggu proposal resmi dari Komisioner Eropa.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas turun tertekan di akibatkan penguatan tajam bursa saham global yang kemudian memicu aksi ambil untung pelaku pasar menyusul penguatan tajam Emas ke level tertingginya sepanjang sejarah pada minggu ini di level $1920.90/troy ounce. Pada perdagangan kemarin tercatat sebagai yang paling bergejolak dalam jangka 2 minggu terakhir dimana harga bergerak dalam kisaran hingga $80 diukur dari level tertinggi hingga level terendahnya. Bursa saham Wall Street menguat lebih dari 2,5% mengikuti penguatan bursa saham Eropa setelah keputusan Mahkamah Konsitusi Jerman memberikan landasan bagi pemerintah untuk terus berpartisipasi dalam pemberian bailout pada negara‐negara zona Eropa.

MINYAK

Komoditi Minyak dunia kembali ditransaksikan mendekati level tertinggi dalam sebulan terakhir di New York, kenaikan harga minyak saat ini terjadi setelah pelaku pasar berspekulasi, badai di Teluk Meksiko berpotensi memangkas suplai Minyak AS. Pergerakan harga minyak hari ini juga akan dipengaruhi oleh data cadangan minyak AS yang bakal dirilis malam nanti pukul 10.00 WIB oleh Departemen Energi AS. Berdasarkan survei yang dilakukan Bloomberg oleh sejumlah analis suplai minyak akan turun 2 juta barel setelah serangan badai Tropis Lee yang menghentikan kegiatan produksi minyak.

GBP/USD

Mata uang Inggris mengalami pelemahan secara meluas terhadap penguatan mata uang tunggal Eropa pada perdagangan kemarin, dan berada dekat level terendahnya dalam 7 minggu terhadap dollar AS dari spekulasi bahwa pelemahan data Inggris baru‐baru ini akhirnya mungkin mengakibatkan BoE mengarah pada stimulus moneter berikutnya. BoE di ekspektasikan untuk menahan tingkat suku bunga pada level terendahnya 0.5% dan menahan diri dari program penambahan pembelian obligasi ketika berakhirnya policy meeting yang akan di rilis malam nanti. Ekspektasi para ekonom bahwa bank sentral Inggris akan menahan tingkat suku bunga hingga akhir tahun 2012, sementara itu 35% peluang BoE akan mengarah pada pembelian aset untuk mendukung kelesuan ekonominya.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Kamis pagi mengalami pergerakan yang cenderung lesu, bursa Asia melepaskan sebagian kenaikannya yang dialami pagi tadi di tengah masih suramnya outlook ekonomi AS. Para pelaku pasar memutuskan untuk menunggu rencana resmi pemerintah AS yang dikabarkan akan ditujukan bagi penciptaan lapangan kerja guna mengurangi angka pengangguran dan kembali menggenjot ekonomi AS. Adapun Saham-saham di bursa Hong kong mengalami pergerakan yang bervariasi diantaranya adalah HK & China Gas , HSBC, Cheung Kong dan

CLP Holdings. Di perkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Minyak Bakal Uji Level $90


Kamis, 04 Agustus 2011 09:29 WIB
TODAY’S ANALYSIS COMMODITY

Jika data perekonomian AS terus memburuk, minyak Nymex dapat anjlok ke level $90/barrel, kata kepala komoditi Mizuho

Securities, Takumi Otsuka. Minyak sedikit menguat di awal perdagangan.

“Sentimen masih sangat bearish terkait kondisi perekonomian di Eropa dan AS yang lemah,”  tambahnya. “Fokus pasar pada data perekonomian AS pekan ini.” Angka pengangguran dirilis hari ini dan nonfarm payrolls dirilis besok (05/08), kedua data sangat berpengaruh pada pasar. USD menguat setelah BoJ melakukan intervensi ke dalam pasar mata uang. Hal ini turut menekan minyak meski berdampak kecil dan hanya sesaat, kata Otsuka.

Minyak Nymex bulan September naik 21 sen menjadi $92.14/barrel, Minyak ICE bulan September naik 2 sen menjadi $113.25/barrel.


Market Review Asia


Market Review Asia :

Dollar melemah secara umum hari Selasa, menyentuh rendahnya selama ini terhadap Franc Swiss dan juga turun terhadap Euro seiring investor mengkhawatirkan bahwa para politikus AS akan gagal mencapai kesepakatan pembicaraan hutang dan memicu default. Indeks Nikkei naik terkait membaiknya earning kuartalan dan lebih tingginya perkiraan laba dari Canon Inc membantu menekan Yen yang sempat menguat terkait hutang AS. Bursa Seoul pulih, dipimpin oleh saham-saham utama dan pialang, tetapi masalah hutang AS terkait batas hutang mendorong investor asing terus melakukan aksi jual. Bursa Hang Seng pulih, seiring investor membeli saham-saham bluechip menjelang earnings season dan aksi window dressing akhir bulan. IHSG ditutup menguat 45,683 poin berkat aksi beli atas saham-saham komoditas dan keuangan.


Emas Sedikit Terkoreksi Setelah Sentuh Rekor


Selasa, 26 Juli 2011 15:54 WIB

TODAY’S ANALYSIS COMMODITY

Emas berjangka akhirnya mengalami koreksi kebawah setelah meraih rekor diatas $1620 per troy ons pada hari Senin kemairn, akibat tidak tercapainya negosiasi kenaikan plafon utang AS di Washington memicu minat aset safe haven.

Terpantau sejauh ini Emas diperdagangkan di level $1,611.04 per troy ons atau turun -0.17% dibandingkan harga pembukaan.
Beberapa minggu terakhir, para investor membeli emas akibat meningkatnya peluang downgrade rating kredit AS meskipun pergerakan di market belum mencerminkan potensi default utang AS, namun Emas sudah mengalami kenaikan 8.7% sejak awal bulan ini. Di saat bersamaan Emas fisik dalam bentuk perhiasan berkarat tinggi, diserbu oleh para investor terutama di Asia.
Menurut kebanyakan analis, ketidakpastian masalah hutang AS atau shock financial lainnya dapat memicu pengalihan resiko para investor ke aset seperti Emas.
Secara teknikal, reli Emas masih berpotensi berlanjut dengan support terdekat terletak di area 1587, dengan potensial target terletak di area 1644, sebelum menuju ke target long term 1757. Di sisi bawahnya, diperlukan penembusan konsisten dibawah area 1604 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area support kunci 1587. Tapi secara keseluruhan, bias intraday masih bullish selama Emas bertahan di atas area tersebut. (Sap)

Gold Kembali Pecah Record


EMAS

Komoditi Emas kembali bertengger ke level tertinggi sepanjang sejarah. Permintaan Emas melonjak setelah investor cemas AS akan mengalami default karena belum juga menemukan kata sepakat mengenai batasan utangnya. Kecemasan mengenai default utang Eropa dan AS masih membayangi investor. Kondisi ini yang mendongkrak permintaan emas, saat ini investor tak mau menggenggam dollar AS dan lebih memilih untuk mengempit aset safe haven, semakin lama ketidakpastian ini terjadi semakin besar pula minta investor akan Emas.

MINYAK

Komoditi Minyak melemah untuk pertama kalinya dalam lima hari terakhir setelah parlemen AS gagal meningkatkan limit utang negara adidaya tersebut. Komoditi Minyak melemah sebesar 0,9% menjadi setelah juru bicara parlemen AS John Boehner mengatakan Partai Republik belum menyepakati untuk menaikkan pagu utang (debt ceiling). Pagu tersebut merupakan jumlah maksimum utang yang bisa diraih oleh pemerintah dan besarnya harus mendapat persetujuan Kongres. Ketentuan mengenai utang telah diatur oleh Kongres melalui Second Liberty Bond Act pada 1917. Ini termasuk kebijakan fiskal AS, apabila utang cenderung naik harus ada perubahan debt ceiling supaya US Treasury Department dapat menerbitkan US Treasury untuk membiayai defisit negara adidaya tersebut. Analis senior pasar dari KBC Energy Economics di Inggris Ehsan Ul Haq menilai anggota parlemen AS tetap berupaya keras mencegah default utang.
“Tetapi kalau mereka [parlemen AS] gagal mencapai kesepakatan tentu pasar akan bereaksi negatif,” ujarnya seperti dikutip dari Bloomberg, pagi ini.

EUR/USD

Para pemimpin Zona Euro menyepakati paket bailout yang akan membuat lebih mudah bagi Yunani untuk mengurangi utang dengan mengurangi persyaratan pinjaman dan dengan membuat investor di obligasi Yunani menanggung sebagian beban. Ketentuan tersebut juga dibuat untuk mencegah lembaga pemeringkat menyatakan Yunani akan di default sementara. Lembaga pemeringkat Fitch mengatakan pihaknya akan menempatkan Yunani dalam dibatasi standar pada waktunya. Namun para analis mengatakan risiko krisis Yunani menyebar ke negara‐negara zona Euro masih terbuka jika biaya pendanaan Spanyol dan Italia gagal untuk meredam lonjakan pada yield obligasi kedua negara yang belakangan ini terjadi.

NIKKEI

Pada perdagangan di hari Senin Nikkei membalikkan gain 3 hari lalu terkait penguatan yen yang menyeret saham eksportir, sementara perdagangan relatif sepi menjelang pengumuman earnings minggu ini. Saham AS yang anjlok akan mempengaruhi sentimen pasar hari ini terkait kegagalan AS untuk menaikkan batas plafon kredit sebelum batas waktu.  Investor memilih untuk menunggu hari ini, Pergerakan pasar forex hari ini akan mempengaruhi pasar. Nikkei ditutup naik sebesar 1.2% pada hari Jumat minggu lalu, level penutupan tertinggi sejak 8 Juli dan minggu lalu indeks telah meraup gain sebesar 1.6%.


Cetak Rekor Tinggi, Emas Makin Diminati


Cetak Rekor Tinggi, Emas Makin Diminati

Senin, 25 Juli 2011 08:54 WIB
TODAY’S ANALYSIS COMMODITY

Emas reli di perdagangan Asia terkait ketidak pastian mengenai perundingan batas hutang AS yang membuat logam mulia makin diminati. Emas menyentuh level tertinggi baru di $1,622.49/ons di awal perdagangan.

Pelemahan harga emas pekan lalu dikarenakan akhir dari kesepakatan mengenai paket bantuan bagi Yunani, menurut Barclays Capital. Kekhawatiran mengenai masalah hutang yang masih membebani sentimen pasar dan tingkat inflasi yang semakin tinggi di tengah suku bunga yang rendah, membuat “harga emas turun”, menyebabkan harga terkoreksi untuk sementara.

Spot emas di $1,612.70/ons, naik $12.40 dan perak di $40.43/ons, naik 36 sen dari level penutupan. “Level support perak di $37/ons dan diperkirakan akan menembus $41.08/ons lalu $43/ons,” tambahya.


Euro Ragukan Implementasi Kesepakatan Bailout Yunani


Sabtu, 23 Juli 2011 – 00:58 WIB

Rally Euro terhadap Dollar AS mereda pada hari Jumat seiring para investor mulai mempertimbangkan detail kesepakatan paket bailout ke-2 untuk Yunani dan langkah-langkah untuk mengatasi penyebaran krisis hutang, serta berfokus pada bagaimana kesepakatan tersebut akan dilakukan. Euro sempat menyentuh level tertinggi 2-minggu di $1.4437 sebelum akhirnya berbalik untuk diperdagangkan melemah.

“Pergerakan harga kemarin terjadi menyusul tanda-tanda awal yang muncul ternyata lebih baik dari apa yang diharapkan,” kata John Doyle, analis Tempus Consulting di Washington. “Namun pasar saat ini nampaknya tengah mempertimbangkan detail yang ada untuk mengetahui tentang seberapa efektif sebenarnya rencana tersebut dapat diwujudkan.”

Sedangkan Lena Komileva, kepala analis mata uang Brown Brothers Harriman, berpendapat bahwa “Kesepakatan tentang hutang/pertumbuhan merupakan hal positif dan satu-satunya solusi untuk negara yang mengalami kebangkrutan, dan hal itu telah dicapai oleh Uni Eropa. Tapi resiko politik dan pelaksanaan masih tetap ada.”

Para pemimpin zona Euro telah berhasil mencapai kesepakatan mengenai paket bailout yang akan mempermudah Yunani untuk mengurangi beban hutangnya dengan cara mengurangi persyaratan pinjaman dan membuat para investor pemegang obligasi Yunani menanggung sebagian beban.

Beberapa ketentuan juga dibuat untuk meredam dampak dari resiko downgrade oleh lembaga peringkat yang mungkin akan menyatakan Yunani default sementara. Fitch pada hari Jumat telah mengatakan bahwa pihaknya akan menempatkan peringkat kredit Yunani ke dalam kriteria “default terbatas” pada waktunya.

Di luar itu semua, sejumlah analis menilai resiko penyebaran krisis Yunani ke negara-negara berhutang lainnya di zona Euro masih akan tetap terbuka selama biaya pendanaan Spanyol dan Italia terus bergerak lebih tinggi.


Market Review Asia


KIWI-NEW ZEALAND

Market Review Asia

Dollar New Zealand bertahan dekat puncaknya 30 tahun terhadap dollar AS seiring minat resiko membaik setelah rilis data employment sektor swasta AS. Indeks Nikkei rata-rata meraih puncak 4 bulannya, dipimpin penguatan sektor konstruksi setelah upgrade rating dari Deutsche Securities menjadi “overweight”, sebelumnya “market weight”. Bursa Seoul ditutup nyaris flat mengikuti penguatan 7 sesi berturut-turut walau adanya data jobs dan retail yang positif, yang akhirnya tertekan oleh aksi profit-taking. Hang Seng berakhir menguat terkait kenaikan sektor properti dan keuangan di bursa Shanghai yang membantu mengangkat indeks. IHSG ditutup naik 64,218 poin berkat aksi beli asing terhadap saham-saham bluechip.


Market Review Asia


Market Review Asia :

Euro menguat ke tingginya 3 minggu terhadap dollar AS hari Jumat, terangkat oleh membaiknya sentimen resiko. Indeks rata-rata Nikkei naik ke tingginya 7 minggu terkait meredanya kekhawatiran krisis hutang zona Eropa, membaiknya data manufaktur wilayah AS secara tak terduga dan harapan pulihnya earnings korporasi Jepang. Bursa Seoul menguat terkait membaiknya sentimen dan aksi beli asing, dengan bertahannya saham teknologi seperti Samsung Electronics mendukung pasar. IHSG ditutup menguat 38,529 poin berkat dukungan saham-saham pertambangan dan perkebunan.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Today Market Analysis


MINYAK

Minyak Dekat $93 Jelang Akhir Kontrak Kontrak minyak mentah AS bergerak naik, setelah menjelang kontrak untuk bulan Juli yang menemukan support di MA 200 di level $92.30 per barel dan aksi beli menjelang akhir kontrak hari Selasa. Kontrak minyak mentah bergerak naik 25 sen di level $93.26 per barel setelah menguji MA-200. Dukungan tambahan berasal dari aksi beli menjelang akhir kontrak minyak untuk bulan Juli hari Selasa. Para trader masih fokus pada krisis ekonomi di Yunani. Para menteri keuangan Eropa memberikan waktu 2 minggu untuk melakukam pengetatan ekonomi sebagai imbalan untuk bantuan darurat sebesar 12 miliar Euro (setara dengan $7 miliar) sebagai tekanan untuk negara tersebut.

 

EMAS

Emas Bertahan di $1,542 Bersama Krisis Eropa Emas bergerak naik seiring investor mempertahankan emas sebagai aset lindung nilai terhadap tumbuhnya kekhawatiran terhadap situasi keuangan Eropa sementara dollar AS yang relative kuat dipasar logam mulia. Spot emas berada di kisaran $1,540 dibandingkan pada level $1,538.40 per ons di akhir perdagangan di New York pada hari Jumat. Kontrak emas AS untuk pengiriman Agustus naik $2.90 untuk berakhir di level $1,542 per ons. “Ultimatum dari Uni Eropa terhadap Yunani, dan kekhawatiran bahwa Yunani mungkin akan bangkrut setelah semua yang terjadi, membuat aksi berburu emas bertahan”, dikatakan Brice Dunn, wakil direktur utama dari Auramet Trading yang berbasis di New Jersey.

 

AUD/USD

Pesona Aussie Pudar Pasca Pernyataan RBA Aussie tenggelam setelah RBA menegaskan pihaknya tidak akan melakukan kenaikan suku bunga. Meskipun demikain gubernur RBA, Glen Stevens mengatakan bahwa pengetatan moneter masih diperlukan seperti pekan lalu, pasar tampaknya sudah menduga hal ini tidak akan terjadi dalam waktu dekat. AUD/USD telah menguat ke level tinggi di 1.0615, namun tidak adanya kejelasan mengenai kenaikan suku bunga menyebabkan Aussie kehilangan daya tariknya, mata uang melemah lebih dari 65 poin di level rendah 1.0550. EUR/AUD juga di level tinggi 1.3575.

 

HANGSENG

Bursa Saham Hong Kong Menguat, Tertolong Sektor Properti Bursa saham Hong Kong naik diawal perdagangan hari Selasa seiring investor masuk pasar membeli saham properti setelah sektor tersebut turun tajam di sesi sebelumnya. Indeks Hang Seng bertambah 0.6% ke level 21,722.9, sementara indeks Hang Seng Cina menguat 0.6% ke level 12,076.3. Saham real estate membantu penguatan, dengan saham Hang Lung Properties Ltd naik 2.1%, Sino Land Co melaju 1.2% dan Agile Property Holdings Ltd naik 0.7%. Pemain global seperti Li & Fung Ltd juga naik 4%. Indeks Shanghai sendiri menguat 0.3%


IMF Pangkas Perkiraan GDP AS


Sabtu, 18 Juni 2011 02:34 WIB
TODAY’S ANALYSIS FOREX

International Monetary Fund memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi AS pada hari Jumat dan memperingatkan pihak Washington dan negara yang terserang hutang di Eropa bahwa mereka sedang “bermain-main dengan api” kecuali jika mereka mengambil langkah cepat untuk memangkas defisit anggaran mereka. IMF, dalam penilai rutin mengenai prospek ekonomi global, mengatakan ancaman yang lebih besar terhadap pertumbuhan telah mulai bermunculan sejak laporan sebelumnya di bulan April, terkait krisis hutang di zona Eropa dan tanda overheating pada pasar perekonomian berkembang.

IMF yang berbasis di Washington memperkirakan GDP AS akan bertumbuh sebesar 2.5% tahun ini dan 2.7% di tahun 2012, dibandingkan perkiraan 2 bulan lalu masing-masing sebesar 2.8% dan 2.9%. Sedangkan mengenai perekonomian global secara keseluruhan, IMF menggunakan nada yang netral, mengatakan perlambatan di beberapa bulan belakangan ini akan bersifat “sementara.” IMF juga memangkas perkiraan untuk pertumbuhan global tahun ini menjadi 4.3% dari 4.4%, dan mempertahankan perkiraannya untuk pertumbuhan ekonomi Cina yang kuat sebesar 9.6% kendati tanda perlambatan di sana belakangan ini. Kendati demikian, IMF memperingatkan outlook global yang bagus dapat sekejap turun jika pemerintah di AS dan Eropa tidak mulai menunjukkan kepemimpinan dalam mengatasi permasalahan hutang negaranya.
***EnglishVersion***

IMF cuts U.S. GDP forecast

TODAY’S FOREX ANALYSIS
International Monetary Fund cut its U.S. economic growth forecast on Friday and warned the country that attacked Washington and in European debt that they are “playing with fire” unless they take immediate measures to cut their budget deficits. The IMF, in a regular appraiser on the global economic outlook, said the greater threat to growth has begun to emerge since the previous report in April, related to the debt crisis in the euro zone and the sign of overheating in the market economy develops.

Washington-based IMF estimates that U.S. GDP will grow 2.5% this year and 2.7% in 2012, compared to the projected two months ago respectively of 2.8% and 2.9%. As for the overall global economy, the IMF uses a neutral tone, saying the slowdown in recent months will be “temporary.” The IMF also cut its forecast for global growth this year to 4.3% from 4.4%, and sustain economic growth forecasts for China strong at 9.6% despite signs of a slowdown in there lately. Nevertheless, the IMF warned the global outlook is good can snap off if the government in the U.S. and Europe did not begin to show leadership in addressing the debt problems of the country.


Kompromi Masalah Yunani Selamatkan Aussie


Sabtu, 18 Juni 2011 02:08 WIB
TODAY’S ANALYSIS FOREX

Dollar Australia menghentikan penurunan 2 hari berturut-turut pada hari Jumat setelah Kanselir Jerman Angela Merkel sepakat untuk berkompromi dan bekerja sama dengan European Central Bank dalam mengupayakan paket bailout baru untuk Yunani, yang memulihkan permintaan untuk aset beresiko.

Aussie juga berhasil mencatat kenaikan mingguan terbesar dalam satu bulan terhadap mata uang AS pasca produktivitas industri China dilaporkan meningkat.
“Jerman telah melunak dan mereka tidak akan secara resmi meminta kontribusi pihak swasta untuk Yunani, sehingga kita dapat melihat sentimen terhadap resiko mulai membaik,” kata Charles St-Arnaud, abalis forex pada Nomura Holdings Inc. di New York. “Apresiasi Dollar Australia minggu ini lebih disebabkan oleh faktor pertumbuhan di China yang nampaknya tidak melambat secepat yang telah diperkirakan.”
Produktivitas sektor industri China meningkat sebesar 13,3% pada bulan lalu, yang melampaui perkiraan para ekonom, disertai penjualan ritel yang naik 16,9%, menurut laporan biro statistik. Indeks harga konsumen juga mencatat kenaikan 5,5% persen, yang sesuai ekspektasi pasar.
Sementara perbankan telah diperintahkan untuk menyisihkan lebih banyak uang sebagai cadangan.
Namun penguatan mata uang negara Pasifik Selatan yang ber-yield lebih tinggi ini nampaknya masih akan terbatas seiring data AS yang lebih lemah dari perkiraan mendorong spekulasi bahwa pemulihan pada ekonomi terbesar di dunia itu tengah goyah.
Saat ini AUD/USD diperdagangkan pada kisaran $1.0615 atau sekitar 0,5% lebih tinggi dibandingkan harga pembukaan hari Jumat.
***EnglishVersion***

Saturday, June 18, 2011 2:08 pm
TODAY’S FOREX ANALYSIS

The Australian dollar stopped down 2 days in a row on Friday after German Chancellor Angela Merkel agreed to compromise and cooperate with the European Central Bank in seeking a new bailout package for Greece, which restore the demand for risky assets.
Aussie also has recorded the biggest weekly gain in a month against the U.S. currency after China was reported to increase industrial productivity.

“Germany has softened and they would not formally ask for a private party for Greece, so we can see the sentiment against the risk of getting better,” said Charles St-Arnaud, abalis forex at Nomura Holdings Inc. in New York. “The appreciation of the Australian dollar this week was driven more by growth factors in China that do not seem to slow down as quickly as anticipated.”

Productivity of China’s industrial sector increased by 13.3% in the last month, which exceeded expectations of economists, with retail sales rising 16.9%, according to the statistics bureau report. The consumer price index also recorded an increase of 5.5% percent, which according to market expectations.

While banks have been instructed to set aside more money as reserves.
However, strengthening the currency of South Pacific countries that had higher yield this still seems to be limited as U.S. data weaker than expected prompted speculation that the recovery of the world’s largest economy was being shaken.

Currently AUD / USD traded at $ 1.0615, or about 0.5% higher than the opening price on Friday.