Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Programming

Analisa Emas


Harga emas masih melakukan konsolidasi di kisaran 1564-1587. Tekanan jangka pendek terlihat naik. Namun tekanan jangka panjang masih ke arah bawah.

Secara umum, harga emas masih mengalami tekanan turun di bawah harga 1587 yang menjadi resisten pentingnya saat ini, meski ada potensi rebound saat ini ke area resisten tersebut. Kenaikan lanjutan ke area 1600 harus menunggu konfirmasi penembusan resisten 1587.

Sementara support terdekat di area 1574. Penembusan support akan membuka jalan ke area support selanjutnya di 1564.


Analisa Emas


Harga emas akhirnya menembus barrier/tahanan 1587 nya dan kini bertengger di kisaran 1596. Pergerakan naik bisa menguji level 1600 hari ini menjelang testimoni Gubernur Bank Sentral AS Bernanke jam 10 malam nanti (WIB). Para pelaku pasar akan menyimak pernyataan Bernanke dan mencari sinyal mengenai stimulus. Apakah ada sinyal akan dihentikan lebih cepat atau tetap akan diteruskan sesuai dengan rencana semula? Jika opsi pertama yang keluar, maka dollar AS akan menguat dan harga emas akan kembali terpuruk ke area 1583. Dan sebaliknya.

Sementara level support terlihat di sekitar 1591 pagi ini. Penembusan level ini ke bawah akan membuka pelemahan ke bawah area 1587.


Analisa Emas


Gold Buddha

Gold Buddha (Photo credit: @Doug88888)

Harga emas masih berkonsolidasi di area yang sama. Ketidakmampuan emas menembus 1683 dan kembali terkoreksi dalam menunjukkan hal tersebut. Pergerakan harga emas seperti kehilangan momentum. Perlu momentum dari berita-berita baru untuk menggerakan harga emas dari kisarannya yang ada saat ini.

Harga kini berada di sekitar 1670an. Tekanan turun bisa membawah emas ke area trend line di 1663 yang juga area MA 200 di grafik harian. Waspada area bawah 1663, penembusan level ini bisa membuka pelemahan yang lebih dalam ke area 1650an.

Sementara resisten terdekat di 1673. Penembusan level ini ke atas membuka lagi peluang ke area 1680 an.

 

Untuk grafik, silahkan lihat di sini:http://www.monexnews.com/today-analysis/4328/emas-masih-konsolidasi-1663-1683.htm


Market Outlook Today


EMAS

 

Komoditi Emas bergerak menguat pada perdagangan kemarin seiring optimisme akan adanya kesepakatan untuk menyelesaikan krisis fiskal di AS memicu selera investor, implikasi dari Fiscal Cliff untuk komoditi ini masih belum jelas diskusi yang berkepanjangan dapat meninggikan selera hinda resiko namun dalam jangka pendek harapan untuk resolusi dalam waktu dekat menguntungkan Emas bersamaan dengan bursa saham.

 

EUR/USD

 

Mata uang tunggal Eropa bertahan di level tertinggi pada perdagangan di hari Jumat dalam sebulan terakhir atas US dollar di saat pasar menantikan perkembangan terkait upaya mencegah kurang fiskal, masih ada optimisme di pasar bahwa pejabat AS tidak akan membiarkan fisckal Cliff atau kenaikan pajak dan pemotongan anggaran otomatis terjadi. Optimisme ini masih menjadi faktor yang mendorong aset berisiko akan tetapi proses negosiasi terlihat masih alot ini yang dapat membuat pasar bergejolak kemungkinan sampai akhir tahun.

 

NIKKEI

 

Bursa saham Jepang bergerak menguat cukup signifikan pada perdagangan dihari Jumat, dorongan positif datang dari bursa AS di mana indeks S&P 500 menguat untuk dua hari berturut-turut. Positifnya kinerja bursa saham disebabkan oleh keyakinan baru bahwa kondisi jurang fiskal di AS akan dapat dihindari.

 


Market Outlook Today


HK Legislative Council Building

HK Legislative Council Building (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas kembali bergerak melemah pada perdagangan kemarin, komoditi ini melemah dipicu oleh turunnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah rilis data ekonomi AS yang cenderung membaik. Semalam rilis data penjualan eceran di AS untuk bulan September menguat yang lebih dari estimasi, beberapa data ekonomi yang dirilis sebelumnya juga menunjukkan peningkatan. Membaiknya kondisi ekonomi AS mengakibatkan penurunan terhadap aset safe haven termasuk Logam Mulia.

 

USD/JPY

Mata uang Yen bergerak melemah pada perdagangan kemarin untuk empat hari berturut-turut terhadap dolar, melemahnya mata uang ini  tersebut memberikan dorongan positif ke sektor eksportir di bursa saham Jepang. Yen lesu ditengah proyeksi bahwa data industrial production dan housing starts di AS bulan September lalu menguat, membaiknya kondisi ekonomi AS mengakibatkan turunnya permintaan terhadap aset safe haven termasuk Yen.

 

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak menguat pada perdagangan dihari Selasa pagi cukup signifikan dipicu oleh data penjualan eceran di AS naik lebih besar dari perkiraan, positifnya bursa saham AS juga ikut positif bagi pergerakan bursa saham di Asia. Ada beberapa saham yang bergerak menguat diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, Hangseng Bank, dan Hutchinson.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah yang cukup signifikan dari 1%, melemahnya komoditi ini dipicu oleh kekhawatiran bahwa melambatnya ekonomi di AS dan Eropa akan mengakibatkan penurunan tajam pada permintaan minyak mentah. Para investor Emas menyepelekan hasil yang mampu dicapai oleh para petinggi Eropa pada KTT yang akan berakhir hari ini. Pembicaraan di antara para petinggi Eropa saat ini berkisar mengenai solusi jangka pendek untuk mengatasi kebangkrutan di Spanyol dan Italia yang terlalu besar untuk di bailout.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa secara mendadak menguat terhadap beberapa mata uang utama pada perdagangan di akhir minggu ini, menguatnya mata uang ini dipicu oleh bahwa para pelaku pasar merespon positif spekulatif terhadap perkembangan di KTT Ekonomi Uni Eropa. Laporan terkini mengabarkan bahwa Kanselir Jerman Angela Merkel membatalkan konferensi press malam ini (waktu Brussels) dan diduga menunjukkan sinyal adanya perkembangan positif pada KTT Ekonomi tersebut. Kemudian Presiden European Council Herman Van Rompuy mengatakan bahwa para pemimpin Eropa menyetujui untuk mengharapkan bantuan paket stimulus sebesar 120 M Euro dan 10 M Euro untuk rekapitalisasi perbankan. Sementara itu Destatis dijadwalkan akan merilis data terkini pada penjualan retail di Jerman, sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator German Retail Sales m/m dapat menunjukkan sinyalemen yang cukup baik dan diperkirakan mengalami pertumbuhan sebesar 0.1% kendati pertumbuhan pada periode sebelumnya dapat mencapai sebesar 0.6%.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak menguat yang lumayan pada perdagangan di hari Jumat pagi, bursa saham dibantu menguat oleh kenaikan saham-saham di China yang hari ini mulai kembali diburu di tengah aksi bargain hunting. Harga yang sempat terjatuh dimanfaatkan para pelaku pasar untuk membeli pada harga murah. Ada beberapa saham yang bergerak menguat dengan pengecualian HSBC yang bergerak melemah diantaranya adalah Hang Seng Bank dan Hutchinson.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada penutupan perdagangan di hari Kamis pagi tadi bergerak merosot tajam ke posisi paling rendah dalam empat bulan belakangan, komoditi ini anjlok seiring dengan makin anjloknya keyakinan para investor mengenai kondisi politik di Yunani. US Dolar yang menguat juga menjadi salah satu faktor yang mendorong turunnya harga Emas, menguatnya US Dolar disebabkan para investor memilih investasi pada instrumen safe haven, menguatnya US Dolar menjadikan investasi alternatif seperti Emas makin ditinggalkan.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa bergerak melemah ke level terendah sejak 3 bulan terakhir terhadap dolar AS pada perdagangan kemarin, seiring mencuatnya kekhawatiran bahwa gonjang ‐ ganjing politik di Yunani akan membahayakan kesepakatan penanganan krisis hutang Uni Eropa. Ikut memicu  memberatkan pergerakan mata uang Euro adalah meningkatnya resiko rentannya kondisi keuangan perbankan Spanyol, pemerintah Spanyol menuntut perbankan untuk meningkatkan provisi dari portofolio propertinya senilai 35 M Euro kondisi dimana menaikkan kemungkinan bahwa akan lebih banyak dana publik digunakan dalam penyelamatan perbankan. Euro juga turun ke level terendah sejak Januari terhadap mata Uang Yen setelah imbal hasil obligasi Spanyol naik diatas level 6% merupakan indikasi bahwa investor memiliki kecemasan akan tingginya biaya yang dibutuhkan untuk memperbaiki kondisi perbankan Spanyol, namun demikian Euro berhasil bangkit dari pelemahan terendahnya sejak lebih dari 2,5 bulan terakhir terhadap Yen dtopang oleh rebound tipis bursa saham Amerika. Kekhawatiran pelaku pasar terhadap penanganan krisis hutang Uni Eropa diperkirakan masih akan membayangi sentimen dalam jangka menengah kedepan, karena belum ada kejelasan baik dari Presiden Perancis dan Partai berkuasa di Yunani mengenai keberlangsungan kesepakatan penanganan krisis hutang.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Kamis pagi ini bergerak nyaris flat, bursa saham Hongkong bergerak menguat tipis setelah kemarin mencapai posisi terendah dalam satu bulan belakangan. Rebound teknikal mulai terjadi meskipun masih terbatas. Ada beberapa saham yang bergerak bervariasi diantaranya adalah Cheung Kong, Henderson Land, dan Hangseng Bank bergerak menguat akan tetapi HSBC bergerak melemah.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak menguat, komoditi Emas membukukan peningkatan di tengah indikator teknikal yang mengisyaratkan bahwa kenaikan yang terjadi minggu lalu akan berlanjut, akan tetapi sepanjang bulan April harga melemah tipis. Selama sebulan di bulan April Emas bergerak melemah sebesar 0.2%, penurunan bulanan ini adalah yang ketiga kalinya berturut-turut penurunan bulanan yang telah terjadi selama tiga bulan tersebut adalah yang terpanjang sejak tahun 2000.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa pada perdagangan kemarin bergerak melemah tipis terhadap Dolar AS, investor juga terlihat berhati – hati dalam membeli mata uang ini menjelang pemilu di Perancis dan Yunani pada akhir minggu ini serta pertemuan kebijakan ECB di hari Kamis lusa yang beresiko menghadirkan tekanan bagi mata uang tunggal Eropa ini. Di sisi lain Euro juga gagal memperoleh traksi terhadap greenback meskipun beberapa data ekonomi AS yang telah dirilis kemarin mensinyalkan jika pemulihan ekonomi mulai kehilangan momentum, sebuah kondisi yang akan memperbesar kemungkinan pelonggaran moneter lanjutan dari the Fed. Dengan sebagian besar pasar Eropa ditutup di hari ini untuk May Day maka perdagangan di pasar mata uang diperkirakan berlangsung relatif tenang.

NIKKEI

Bursa saham Jepang kembali dibuka pada perdagangan di hari Selasa pagi setelah kemarin ditutup karena peringatan hari Showa, bursa saham Jepang mengawali bulan Mei dengan membukukan penurunan yang cukup signifikan, para eksportir kembali tertekan akibat nilai tukar Yen menguat terhadap mata uang rival. Ada beberapa saham yang bergerak melemah terutama tekanan terjadi pada sektor eksportir diantaranya adalah Saham Sony dan Yamada Denki.


Market Review AS Eropa


Market Review AS Eropa

Sterling menguat ke level tinggi 7 pekan terhadap dollar yang cenderung melemah hari Jumat dan franc Swiss melejit ke rekor tinggi terhadap Euro dan dollar AS setelah data AS menunjukkan pertumbuhan ekonomi di AS bertumbuh kurang dari perkiraan di kuartal kedua. Buruknya data GDP AS juga mengangkat harga emas dan menekan harga minyak mentah. Sementara Wall Street harus menghadapi 2 kecemasan yaitu perdebatan mengenai kebuntuan masalah hutang di Washington dan pertumbuhan ekonomi yang nyaris tidak ada. Data ekonomi hari ini adalah manufacturing PMI dari Cina, HIA new home sales dari Australia, manufacturing PMI dan jobless rate zona Eropa, manufacturing PMI Inggris, ISM manufacturing PMI dan construction spending dari AS. Nikkei diperkirakan akan bergerak dalam kisaran 9,910 – 10,120.

EUR/USD closing 1.4399, high 1.4413, low 1.4228, XAUUSD C:1,626.25, H:1,632.30, L:1,610.95 CO-LS C:95.86, H: 97.39, L: 94.95. Dow C: 12,088, H: 12,185, L:12,033


Minyak Kembali Dekati $100


Selasa, 26 Juli 2011 16:16 WIB

TODAY’S ANALYSIS COMMODITY

Harga minyak naik di sesi London, kembali coba level psikologis $100, setelah  Presiden Obama mendesak pemimpin Republik dan Demokrat untuk mencapai kesepakatan demi naikkan plafon utang AS sehingga dapat hindari default.

Analis cukup optimis parlemen AS akan dapat capai kesepakatan segera; jika ini terjadi maka harga minyak akan menguat seiring cerahnya permintaan konsumen energi terbesar dunia. “Pasar cukup yakin akan ada stimulus lebih lanjut dari perundingan di parlemen dan ini tentunya faktor bullish untuk minyak,” ungkap Jonathan Barrat, petinggi Commodity Broking Services.

“Pada akhir minggu ini, kita mungkin akan melihat kesepakatan dan pasar akan pulih,” kata Tony Nunan, manajer Mitsubishi yang prediksi harga minyak akan bergerak sideways diantara $97 dan $103. Investor juga nantikan cadangan minyak yang akan dirilis Asosiasi Perminyakan AS (API) yang diprediksi berkurang untuk delapan minggu berurutan. (fir)