Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “President

Market Outlook Today


EMAS

 

Komoditi Emas bergerak melemah pada perdagangan di hari Jumat minggu lalu menyebabkan akumulasi tekanan mingguan akibat indikasi penurunan perekonomian global akibat kekhawatiran resesi AS menekan minat terhadap komoditi ini sebagai aset untuk hedging terhadap inflasi. Minggu lalu komditi ini melemah sebesar 1% dan sudah mengalami pelemahan dalam 5 dari 6 minggu perdagangan terakhir menyusul berkembangnya dinamika pasar setelah data yang mengindikasikan perekonomian Eropa juga sedang memasukii jurang resesi. Pada awal perdagangan minggu ini aksi beli mulai meningkat dengan gejolak Palestina dan Israel yang memberi peluang bagi penguatan harga, perundingan mengenai pembatalan fiscal cliff AS yang merupakan kombinasi kenaikan pajak dan pemangkasan pengeluaran yang diprediksi akan dilakukan mulai bulan Januari tengah digodok.

 

EUR/USD

 

Mata uang tunggal Eropa untuk pertama kalinya dalam 3 sesi terakhir bergerak melemah pada penutupan perdagangan minggu lalu, para investor kembali memburu aset-aset safe haven seiring kekhawatiran pertemuan antara Presiden Obama vs Parlemen AS tidak akan menghasilkan kesepakatan untuk menghindari jurang fiskal. Sementara itu berlanjutnya perselisihan di antara kreditur internasional Yunani dan melemahnya data ekonomi kawasan zona Eropa juga tidak banyak membantu sentimen pasar terhadap mata uang ini, bahkan setelah komentar anggota Dewan Gubernur ECB Jens Weidmann mengenai wacanahaircut hutang Yunani yang harusnya diberikan sebagai bentuk penghargaan atas keseriusan pihak Athena mengimplementasikan reformasi fiskal.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hangseng bergerak menguat  pada awal perdagangan minggu ini terutama terangkat oleh sentimen positif sejumlah ekuiti di Amerika sepanjang minggu lalu, bursa saham Hongkong ini juga ikut menguat oleh sejumlah saham bluechips yang rebound berkat aksi beli masif para investor seperti saham Sands China dan AIA Group. Namun tetap waspada tren tersebut masih rentan maka penguatan Indeks Berjangka Hangseng terbatas.


Market Outlook Today


English: The Hongkong and Shanghai Banking Cor...

English: The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited 『HSBC Premier Centre』Ikebukuro Branch 日本語: 香港上海銀行 『HSBCプレミアセンター』 池袋支店(店番:150) (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas menguat imbas dari Fiscal cliff

 

Komoditi Emas bergerak menguat dan bertahan dibawah level tertinggi dalam tiga minggu mingguan terbesar sejak Januari 2012 pada perdagangan minggu lalu, pengharapan AS akan menurunkan dana stimulusnya untuk mengatasi krisis keuangan yang terjadi. Uni Eropa sulit mengatasi krisis Yunani akibatnya omoditi ini menjadi safe haven kembali dan mencapai mingguan tertinggi kembali, namun penguatan komoditi ini masih didukung oleh kebijakan moneter AS yang diperkirakan akan tetap longgar setelah Presiden Barack Obama terpilih kembali dan meningkatnya kekhawatiran fiscal cliff yang dapat memangkas pengeluaran publik AS.

 

EUR/USD

 

Mata uang Eropa kembali melemah minggu lalu

 

Mata uang tunggal Eropa lagi-lagi anjlok mencapai posisi terendah dalam dua bulan belakangan pada perdagangan diakhir minggu lalu mengalami pergerakan negatif meskipun arahan positif muncul dari Yunani, PM Antonis Samaras akhir minggu lalu telah berhasil mengamankan anggaran belanja pemerintah Yunani untuk tahun 2013. Di dalam anggaran tersebut termasuk adanya pemotongan pensiun dan upah yang merupakan persyaratan agar Yunani dapat menerima bailout lanjutan dari para krediturnya seperti Uni Eropa dan IMF, meskipun demikian para menteri keuangan Uni Eropa yang agenda pertemuannya hari ini diperkirakan masih ragu-ragu untuk menyalurkan dana bantuan untuk Yunani. Agendanya para petinggi Uni Eropa akan bertemu di Brussel yang salah satu agendanya adalan pembahasan mengenai bantuan tahap selanjutnya untuk Yunani yang mencapai angka 31.5 M Euro atau setara $40 M.

 

HANGSENG

 

Hangseng menguat akibat positifnya Trade Balance China

 

Bursa saham Hongkong pada awal perdagangan minggu pagi ini bergerak menguat tipis, bursa saham Hongkong menguat tipis seiring menerima pengaruh positif dari rilis data neraca perdagangan China akhir minggu lalu. China merilis data neraca perdagangan untuk bulan Oktober dihari Sabtu minggu lalu yang menunjukkan terjadinya peningkatan surplus perdagangan di Oktober menjadi 32.0B yuan, dari surplus sebelumnya 27.7B. ada beberapa saham lapis biru yang bergerak bervariasi hari ini diantaranya adalah HSBC dan ICBC bergerak melemah, sementara itu saham CNOOC bergerak menguat.

 


New High of Gold


EMAS

Komoditi Emas naik mencapai rekor US$1.672.60/ troy ounce di tengah isyarat melemahnya perekonomian Amerika Serikat yang mendorong permintaan logam mulia sebagai alternatif investasi. Moody’s Investors Service menyebutkan peringkar kredit AS mungkin menurun dan kemarin menempatkan negara itu dalam outlook negatif setelah Presiden Barack Obama menandatangani UU untuk menaikkan batas utang utang negara dan memangkas anggaran. Harga emas di zona euro juga mencapai rekor dipicu kekhawatiran melemahnya pertumbuhan akan menghambat upaya Spanyol dan Italia untuk mengurangi utang.

MINYAK

Komoditi Minyak mentah naik dari posisi terendah dalam 5 minggu di New York sebagai spekulasi bahwa Federal Reserve akan memulai lagi program stimulus sehingga mementahkan tanda-tanda pelambatan ekonomi di negara terbesar di dunia itu. Kontrak minyak naik sebanyak 0,7% yang merupakan pertama kali dalam lima hari. Ekuitas AS rebound setelah Wall Street Journal melaporkan tiga mantan pejabat The Fed mengatakan bahwa bank sentral harus mempertimbangkan putaran baru pembelian efek untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Minyak tergelincir kemarin setelah laporan menunjukkan bahwa industri jasa AS diperluas pada bulan Juli  dan stok minyak mentah naik pada minggu kedua.

GBP/USD

Sterling menguat terhadap dollar AS dan mencapai level tertingginya dalam dua bulannya pada perdagangan di hari Rabu kemarin setelah data menunjukkan aktivitas yang tidak di ekspektasi pada pertumbuhan jasa Inggris yang tumbuh lebih cepat dalam empat bulannya. Tetapi kenaikan dapat tertekan dari permasalahan mengenai kerapuhan dari recovery ekonomi Inggris, khususnya setelah data pada awalnya minggu ini menunjukkan aktivitas manufaktur mengalami kontraksi.


Emas Bertengger Dekat Rekor Tinggi


Sabtu, 23 Juli 2011 – 03:01 WIB

Emas naik untuk ditutup di atas $1,601 per ons hari Jumat, mendekati rekor tinggi pekan ini seiring rencana bailout untuk Yunani yang masih tertutup dan kecemasan mengenai debat untuk menaikkan batas hutang AS memicu aksi beli safe-haven emas. Ledakan di norwegia yang menelan korban 2 orang juga menambah ketidakpastian.

Di Amerika Serikat, juru bicara House of Representatives John Boehner mengatakan bahwa partai Republik masih belum ada kesepakatan untuk menghindari default hutang, namun diskusi tentang masalah itu terus berlanjut. Sementara itu, Presiden Barack Obama menguratakan keyakinannya bahwa Kongres akan mencapai kesepakatan. Investor terus memantau perkembangan situasi hutang di AS dan Eropa, namun ketidakpastian yang menyelimuti keduanya terus membuat emas diminati investor.


The Fed Diperkirakan Pertahankan suku Bunga


The Fed Diperkirakan Pertahankan suku Bunga

 

The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada rekor terendah untuk periode terpanjang sejak Perang Dunia II sebagai akibat dari perlambatan ekonomi yang memicu memperburuk obligasi reli empat bulanan. Ekspansi yang lebih  lambat berarti Fed tidak mungkin untuk memperketat kredit  hingga Juni 2012, periode terpanjang sejak pemerintah memaksa bank sentral untuk membeli Treasuries pada tahun 1940-an. Setiap pemotongan pengeluaran yang disepakati oleh Presiden Barack Obama dan Kongres sebelum batas waktu 2 Agustus untuk menaikkan batas hutang $ 14,3 triliun dipercaya akan dapat menahan perekonomian negara adi daya tersebut.

 

MINYAK

Harga Minyak kembali jatuh

Harga minyak jatuh selama 2 hari perdagangan Bursa Komoditas New York, sejalan dengan perkiraan investor bahwa kenaikan tingkat pengangguran di Amerika Serikat mengindikasikan permintaan bahan bakar yang memburuk. Kontrak minyak jatuh 0,5% setelah Departemen Tenaga Kerja AS 8 Juli lalu menyatakan tambahan pekerja Juni lalu adalah yang terendah dalam 9 bulan terakhir, sehingga tingkat pengangguran naik ke level tertinggi tahun ini sebesar 9,2%. Laporan pekan ini mungkin menunjukkan kinerja peritel AS yang stagnan. Pada tanggal 8 Juli lalu Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan tambahan tenaga kerja pada Juni mencapai 18.000, jauh dari nilai median dari perkiraan analis yang disurvei Bloomberg, 105.000. Laporan Departemen  Perdagangan yang akan terbit 14 Juli mungkin menunjukkan tingkat konsumsi bulanan yang stagnan.

EMAS

Emas jadi pilihan utama, harga safe haven ini kembali melambung

 

Merosotnya minat investor terhadap aset-aset berisiko tinggi melambungkan harga safe haven khususnya Komoditi Emas, logam mulia ini berhasil menguat ke level tertinggi sejak Mei lalu. Investor menjatuhkan pilihan pada Emas seiring meningkatnya kekhawatiran krisis utang di kawasan Uni Eropa yang diperkirakan akan menjalar ke Italia. Kemarin Emas ditutup menguat sebesar 0,6% ke US$ 1.553,60/troy ounce. Angka tersebut merupakan kenaikan beruntun dalam 6 sesi terakhir menyusul semaraknya aksi borong pada logam simbol kesejahteraan ini. Pada waktu yang sama Emas juga mencatatkan kenaikan tertinggi terhadap Euro dan Sterling. Kinerja emas juga terdongkrak oleh kondisi tidak pastinya penanganan utang Amerika di mana Presiden AS Barack Obama masih berusaha meningkatkan tekanan pada partai Republik agar menyepakati aturan pagu kredit terbaru guna menghindari gagal bayar utang yang jatuh tempo 2 Agustus mendatang.

EUR/USD

Euro memperdalam koreksinya atas dolar dan diperdagangkan di bawah level $1.40 pada hari Senin kemarin akibat meningkatnya kekhawatiran bahwa krisis utang yang telah menjangkiti sebagian negara Eropa akan menular ke Italia, Euro terkoreksi ke level intraday rendahnya di level  $1.3986 level terendahnya sejak Mei lalu. Para petinggi keuangan Uni Eropa berkumpul untuk melakukan pertemuan darurat di Brussels pada hari Senin untuk membahas penyelesaian krisis utang Yunani menyusul ancaman menularnya krisis utang ke Italia. Adapun hasil dari stress test bank Eropa akan dirilis pada Jumat, dan telah menambah kekhawatiran bahwa masalah fiskal seperti Italia nampaknya akan memaksa mereka untuk memberikan dana talangan guna menyelamatkan sejumlah bank yang gagal.

 


BREAKING NEWS SELASA, 08 MARET 2011


EUR/USD

Euro koreksi, dollar rally

Euro terkoreksi setelah pengerakkannya tertahan di kisaran $1,40, di tengah surutnya eforia suku bunga ECB dan munculnya kembali kecemasan soal krisis utang. Euro melesat sejak Presiden ECB Jean-Claude Trichet mengejutkan pasar dengan mengatakan suku bunga mungkin naik secepatnya bulan depan. Hal ini diamini oleh anggota dewan ECB Lorenzo Bini Smaghi. Selama ini, negara maju memberlakukan kebijakan longgar, oleh karenanya, isu kenaikan suku bunga adalah hal yang besar.  Setelah berhasil membawa euro ke $1,40, pasar belum berani mendorong lebih jauh lagi tanpa ada alasan. Alhasil, euro tersendat di level itu, kesulitan melaju lebih lanjut. Belum ada lagi pejabat ECB yang memberikan pernyataan hawkish. Bila ada, mungkin euro bisa menguat lagi.  Alih-alih mendegar pernyataan hawkish baru, pasar malah mendapat berita yang terkait isu krisis utang. Lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service menurunkan rating Yunani sebanyak tiga tingkat dengan outlook negatif, artinya kemungkinan penurunan lagi. Hal ini dilakukan karena upaya negara itu mengurangi utangnya belum cukup.

Euro kini bertengger di $1,3970an, melemah dari high semalam $1,4035. Prospek mata uang tunggal Eropa ini dalam jangka pendek tergantung pada pertemuan Uni Eropa Jumat nanti. Para pemimpin Eropa berupaya mendapatkan solusi komprehensif atas krisis utang. Rencananya, mereka akan merampungkan paket itu pada pertemuan 24-25 Maret. Pertemuan Jumat nanti merupakan rangkaian awal sebelum menuju konsensus 2 minggu berikutnya. Pergerakan euro akan tergantung pada faktor mana yang lebih kuat, isu kenaikan rate atau isu krisis utang. Tarik menarik di antara kedua hal itu membuat euro bergerak dalam range terbatas, atau konsolidasi. Dollar berhasil rebound terhadap rival utamanya, kecuali yen, menyusul kejatuhan saham dunia. Meski dollar kehilangan status safe haven-nya akhir-akhir ini karena konflik Timur Tengah dan kenakan harga minyak, kejatuhan saham mendorong investor kembali ke mata uang AS itu. Namun, penguatan dollar masihlah rentan di tengah membaranya konflik di kawasan itu, yang dapat membuat harga minyak semakin menjulang.

 

MINYAK

Jika kepepet, Amerika Serikat siap gunakan cadangan minyak

Dampak krisis di Timur Tengah merambah hingga ke Amerika Serikat (AS). Kabar terbaru, AS terus mempertimbangan semua opsi untuk menurunkan harga minyak. Opsi terakhirnya adalah menggelontorkan cadangan minyak negara adidaya tersebut. Maklum, harga minyak mentah di AS terus menanjak naik. Jumat (4/3) lalu, harga minyak naik US$ 3 menjadi US$ 105,17 per barel. Ini harga itertinggi sejak bulan September 2008. Itu sebabnya, Kongres AS menekan pemerintahan Barack Obama agar menyiapkan pasokan minyak untuk meringankan beban konsumen di AS. Kini harga bensin di SPBU AS terancam kembali naik di atas US$ 4 per galon. Mengutip VoA, Kepala Staf Gedung Putih William Daley mengatakan, Pemerintah AS prihatin dengan tingginya harga bensin yang dipicu oleh kemelut yang ada di Timur Tengah. Melonjaknya harga minyak ini dapat merugikan perekonomian AS yang sedang berjuang keluar dari resesi ekonomi. Menurutnya, menggunakan cadangan minyak AS menjadi salah satu pilihan yang sedang dipertimbangkan. “Tapi, kami juga mempertimbangkan faktor-faktor lain,” ujar Daley kepada stasiun televisi NBC di acara Meet The Press, Minggu (6/3) waktu setempat.

AS merupakan negara yang memiliki cadangan darurat minyak terbesar di dunia. Jumlahnya sekitar 727 juta barel. Apabila pasokan minyak terhenti atau terganggu, Pemerintah AS bisa mengalirkan minyak dari cadangan darurat tersebut kepada perusahaan-perusahaan minyak untuk dijual di pasar terbuka. AS menimbun cadangan minyak bumi sejak pertengahan tahun 1970-an, pasca embargo minyak oleh negara-negara Arab. Terakhir kali AS menggunakan cadangan minyaknya pada tahun 2005 silam, pasca mengamuknya Badai Katrina. Saat itu, penggunaan cadangan minyak sukses menurunkan harga minyak di AS sekitar 9%.


Market Review Eropa


Market Review Eropa :

Dollar melanjutkan pelemahannya terhadap mata uang Yen Jepang dan Euro pada perdagangan sesi Eropa hari Rabu terkait oleh anjloknya yield Obligasi karena ekspektasi pemangkasan pengeluaran AS di tahun mendatang paska pidato Obama untuk pembekuan budget pemerintah diluar pertahanan. Pasar modal Eropa turut terkerek naik sejalan dengan keyakinan para investor terhadap ekonomi global semakin positif jelang pertemuan kebijakan moneter bank sentral AS nanti malam.


Market Review AS dan Eropa


Market Review AS & Eropa :

Dollar sedikit menguat terhadap sejumlah mata uang, sementara komoditas terus tenggelam, dipimpin oleh anjloknya harga emas, menurut Monex. Sementara harga minyak ditutup dekat level $86 per barel. Wall street berhasil memangkas penurunan, terangkat oleh menguatnya saham sektor teknologi. Data ekonomi hari ini adalah pidato dari Barack Obama, laporan bulanan BOJ, minutes pertemuan BOE, new home sales, crude oil inventories dari AS, keputusan suku bunga dan pernyataan FOMC juga earnings dari Boeing dan Xerox. Nikkei diperkirakan bergerak dalam kisaran 10,380-10,460.

English Version:

USA & Europe Market Review:

Dollar strengthened slightly against some currencies, while commodities continued to sink, led by a slump in gold prices, according to Monex. Meanwhile, oil prices closed near $ 86 per barrel level. Wall Street managed to cut down, lifted by strong technology sector stocks. Economic data today is the speech of Barack Obama, the BOJ monthly report, the BOE meeting minutes, new home sales, inventories of U.S. crude oil, interest rate decision and statement of the FOMC also earnings from Boeing and Xerox. The Nikkei is expected to move within the range of 10.380 to 10.460.