Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Paris

Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas mengalami pelemahan karena prospek dukungan finansial dari Cina dikhawatirkan mereda sebagai akibat dari krisis utang Eropa akan memburuk. Hal itu mengikis permintaan untuk logam sebagai ‘surga’. China bersedia untuk membeli obligasi negara-negara terkena krisis utang. Ekuitas di AS mengalami reli untuk hari ketiga dan dolar menguat terhadap sekeranjang mata uang utama mengurangi daya tarik Emas sebagai alternatif investasi.

MINYAK

Komoditi Minyak kembali mengalami pergerakan melemah di New York, penurunan harga minyak terjadi setelah investor bertaruh mengenai kenaikan cadangan minyak AS dan perlambatan pertumbuhan AS mengindikasikan permintaan minyak di AS itu akan terpangkas. Menurut data yang dirilis dari Departemen Energi AS menunjukkan cadangan suplai bensin AS naik 1,94 juta barel pada minggu lalu, ini merupakan kenaikan terbesar sejak Juni. Sementara itu data yang dirilis Departemen Perdagangan AS menunjukkan pertumbuhan stagnan penjualan ritel pada Agustus.

EUR/USD

Para pemimpin Perancis dan Jerman mengatakan kepada Perdana Menteri Yunani George Papandreou dalam conference call tadi malam bahwa penting untuk melaksanakan reformasi dan memenuhi tujuan fiskal yang telah ditetapkan dalam rencana bailout 21 Juli lalu. Dalam pernyataan bersama di Paris dan Berlin Presiden Perancis Nicolas Sarkozy dan Kanselir Jerman Angela Merkel juga mengatakan mereka yakin masa depan Yunani adalah di zona euro. Hal ini mengisyaratkan bahwa Yunani tidak akan dibiarkan mengalami default. Dolar langsung terkoreksi ke level terendahnya terhadap Yen sejak 2 September lalu, sementara Euro menguat ke level puncak 3 hari terhadap dolar menyusul optimisme Yunani masih akan dipertahankan sebagai anggota negara zona Euro dan akan memenuhi semua kewajibannya.

Iklan

Market Outlook Today


EMAS

Pada akhir minggu lalu Emas tercatat melemah sebesar 1,5% ke level 1745.50/per troy ounce terhadap dollar AS menyusul naiknya minat investor pada aset bersiko yang kemudian memicu aksi ambil untung pada Emas yang telah menguat tajam dalam seminggu terakhir. Bursa saham global menguat antara lain ditunjang rilis data retail sales Amerika yang mengungguli perkiraan dan juga diberlakukannya penangguhan aktifitas short selling di bursa Eropa serta meningkatnya imbal hasil obligasi Amerika. Namun demikian dalam seminggu terakhir Emas masih mencatat penguatan tajam sebesar 5% yang merupakan kenaikan mingguan terbesar sejak awal November 2008 lalu. Dalam 2 minggu terakhir Emas mencatat penguatan sebesar 13%. Para ekonom memperkirakan bahwa ketidakpastian kondisi makro ekonomi global masih akan mempertahankan sinyal bullish untuk tren Emas kedepannya. Tapi pada sisi lain hal tersebut juga menyimpan potensi adanya koreksi tajam secara temporer.

MINYAK

Komoditi Minyak mentah sedikit berubah di New York seiring penurunan indeks keyakinan di Amerika Serikat yang mengisyaratkan berkurangnya permintaan komoditas hasil pertambangan itu. Harga melemah 15% dalam 3 minggu terakhir dan 6,5% tahun ini. Pertumbuhan di Prancis stagnan, sementara belanja konsumen merosot, ungkap kantor statistik Insee yang berbasis di Paris pada Jumat lalu. Produk domestik bruto (PDB) pada kuartal II tidak berubah dibandingkan kuartal I, ketika tercatat naik 0,9%, tertinggi dalam 4 tahun. produksi industri di zona euro turun pada Juni, menurut kantor statistik Uni Eropa.

EUR/USD

Dolar memperluas kerugiannya atas Euro setelah data menunjukkan retail sales AS pada periode Juli mencatat kenaikan terbesarnya sejak Maret. Rilis optimis data tersebut telah membangkitkan minat terhadap asset‐aset beresiko setelah meredanya kekhawatiran mengenai kemungkinan AS kembali jatuh kedalam resesi. Penguatan Euro sebelumnya juga berkat naiknya saham Eropa setelah larangan short‐selling saham‐saham keuangan oleh beberapa negara zona euro tampaknya telah meredakan ketegangan, meskipun kekhawatiran terus‐menerus tentang penularan utang telah menghambat rally Euro.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa

Dollar melaju dari level rendah sejak bulan Mei terhadap 6 mata uang utama seiring persetujuan untuk menaikkan batas hutang masih belum dicapai, memicu peralihan menuju dollar AS. Emas terkoreksi setelah melesat ke rekor tinggi barunya di atas $1,625 per ons, mencetak 6 kali rally menuju rekor dalam 2 pekan. Harga minyak turun ke level rendah sesi setelah laporan pemerintah menunjukkan suplai minyak mentah melonjak untuk pertama kalinya dalam 9 pekan. Sementara saham AS ditutup turun tajam dengan Dow anjlok hampir sebanyak 200 poin. Data ekonomi hari ini adalah keputusan suku bunga dan pernyataan dari RBNZ, retail sales Jepang, unemployment change Jerman, jobless claims dan pending home sales dari AS, juga earnings dari Credit Suisse, DuPont, Exxon Mobil, Royal Dutch Shell, dan Starbucks. Nikkei diperkirakan bergerak dalam kisaran 9,860 – 10,060.

EUR/USD closing 1.4367, high 1.4536, low 1.4338, XAUUSD C:1,614.25, H:1,628.15, L:1,609.20 CO-LS C:97.24, H: 99.50, L: 97.14. Dow C: 12,244, H: 12,400, L:12,235.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa

Dollar menyentuh rekor rendah terhadap Franc Swiss, mata uang safe-haven, dan juga melemah ke level rendah 4 bulan terhadap Yen dan level rendah 3 pekan terhadap Euro. Emas diperdagangkan stabil dan harga minyak beranjak naik dalam sesi yang bergejolak. Sementara Wall Street ditutup turun dalam kebuntuan mengenai hutang AS. Data ekonomi hari ini adalah CPI Australia, KOF economic barometer dari Swiss, industrial order expectations Inggris, durable goods orders, Fed beige book dan crude oil inventories dari AS, juga earnings dari Boeing, ConocoPhillips, Symantec, dan Visa. Nikkei diperkirakan bergerak dalam kisaran 9,960 – 10,100.

EUR/USD closing 1.4512, high 1.4526, low 1.4355, XAUUSD C:1,619.15, H:1,620.10, L:1,608.40 CO-LS C:99.22, H: 100.62, L: 97.76. Dow C: 12,432, H: 12,515, L:12,425.


Market Review A.S & Eropa


Market Review A.S & Eropa

Euro anjlok lebih dari 1% versus dollar dan cetak rekor terendah terhadap franc Swiss seiring petinggi Eropa bertemu guna menyusun rencana untuk bailout kedua Yunani. Harga minyak merosot ditengah kecemasan menyebarnya krisis hutang di zona Eropa pasca turunnya tingkat impor minyak mentah Cina sehingga memicu kecemasan terhadap melambatnya permintaan. Emas ditutup naik diatas $1550 terangkat oleh kekhawatiran krisis hutang zona Eropa akan menyebar ke Italia. Indeks dollar naik 1%, sementara saham AS ditutup di kisaran rendah, mencatat penurunan terbesar dalam sebulan. Data ekonomi hari ini: keputusan suku bunga dan pernyataan dari BoJ, CPI Jerman, CPI dan trade balance dari Inggris; trade balance, IBD economic optimism, dan minutes pertemuan FOMC dari AS.
EUR/USD closing 1.4030, high 1.4227, low 1.3984, XAUUSD C:1553.70, H:1556.65, L:1541.95 CO-LS C:95.13, H: 96.75, L: 94.14. Dow C: 12489, H: 12505, L:12416.


Gagal Mengatasi Krisis Eropa


Euro Gagal Atasi Krisis Hutang Yunani

Euro melemah secara luas pada hari Rabu setelah para menteri zona Euro gagal mencapai kesepakatan mengenai cata mengatasi krisis hutang Yunani, ditambah peringatan Moody’s atas potensin downgrade pada bank-bank besar Perancis. Meningkatnyab keengganan investor terhadap aset beresiko yang dipicu krisis hutang terus menekan euro turun sebanyak 1,5% pada perdagangan hari Rabu.

Analis mengatakan bahwa aksi mogok nasional di Yunani untuk menentang langkah penghematan juga terus menekan Euro bergerak lebih rendah,
sedangkan pembahasan yang sedang berlangsung mengenai rencana bantuan hutang kian memperkuat kemungkinan penyebaran masalah hutang ke negara
zona Euro lainnya. Pertemuan para menteri keuangan zona Euro pada hari Selasa lalu telah gagal untuk mencapai kesepakatan tentang bagaimana keterlibatan investor swasta pemegang obligasi Yunani dalam pembiayaan paket bailout baru. Keprihatinan investor diperburuk oleh peringatan dari lembaga pemeringkat Moody’s yang mengatakan tengah meninjau ulang peringkat BNP Paribas SA, bank terbesar Perancis, serta Societe Generale SA dan Credit Agricole SAn terkait eksposur mereka terhadap hutang Yunani.

Klaim Pengangguran Mengecewakan Pound

Sterling anjlok di hari Rabu pasca data tenaga kerja Inggris menunjukkan jumlah klaim pengangguran Inggris bertambah sebanyak 19,600 di bulan Mei, dua kali lipat perkiraan kenaikan sebesar 7,000 dan kenaikan terbesar sejak Juli 2009, sementara pertumbuhan upah melambat menguatkan pandangan suku bunga akan tetap bertahan di tahun 2011.

Bagaimanapun, disaat bersamaan ILO juga merilis angka tingkat pengangguran yang sesuai ekspektasi masih bertahan pada 7,7% dalam periode Februari-April, turun dari 7,9% yang tercatat dalam periode November-Januari. “Para pembuat kebijakan harus dapat menerima kenyataan bahwa laju inflasi pada upah masih terkendali. Dan dengan data seperti itu, maka Bank of England nampaknya benar-benar tidak perlu menaikkan suku bunga dalam waktu dekat,” kata Alan Clarke, ekonom Scotia Capital.

Apresiasi Franc Akan Desak SNB Pertahankan Suku Bunga.

Lonjakan Franc Swiss ke level rekor mungkin akan memaksa presiden bank sentral Philipp Hildebrand untuk tetap mempertahankan suku bunga mendekati nol hingga kuartal berikutnya. Swissy telah mencatat kenaikan sebesar 3,5% pada bulan lalu, yang mendorong para ekonom dari Bank of America Merrill Lynch, UBS AG dan Julius Baer Group Ltd untuk menggeser ekspektasi mereka terhadap kenaikan suku bunga menjadi pada pertemuan bulan September.
Berdasarkan hasil survey terhadap 26 ekonom, Swiss National Bank diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah pada 0,25% dalam
pertemuan hari Kamis. Para pembuat kebijakan SNB khawatir jika apresiasi mata uang yang berlebihan akan melukai eksportir seperti produsen jam Swatch Group AG dengan tingginya tekanan harga bahan bakar. Sementara bank-bank sentral mulai dari Frankfurt hingga ke Stockholm telah mulai memperketat kendali moneter, Hildebrand justru menganggap Franc sebagai  sebuah “beban” dan memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan melemah.

***EnglishVersion***

Failed to Overcome Debt Crisis Euro Greece

The euro fell broadly on Wednesday after the euro zone ministers failed to reach agreement on cata overcome the debt crisis of Greece, plus warnings on potensin Moody’s downgrade of large banks in France. Meningkatnyab investor aversion to risky assets that triggered the debt crisis continues to push the euro down as much as 1.5% in trading Wednesday.

Analysts said that a national strike in Greece to oppose austerity measures also continue to push the Euro to move lower, while the ongoing discussion about increasing debt relief plan to strengthen the possibility of distributing debt issues to other euro zone countries. Meeting of euro zone finance ministers on Tuesday failed to reach agreement on how the involvement of private investors bondholders Greece in the financing of new bailout package. Investor concerns are exacerbated by a warning from Moody’s rating agency that said it is reviewing ratings BNP Paribas SA, France’s largest bank, and Societe Generale SA and Credit Agricole SAN their exposure to debt related to Greece.

Unemployment Claims Disappointing Pound

Sterling tumbled on Wednesday after data showed the number of UK workforce jobless claims increased by 19.600 in the UK in May, double the estimated increase of 7.000 and the biggest gain since July 2009, while wage growth slowed reinforce the view interest rates will persist in 2011 .

However, at the same time the ILO has also released the corresponding unemployment rate expectations remained at 7.7% in February-April period, down from 7.9% recorded in the period from November to January. “Policy makers should be able to accept the fact that the rate of inflation on wages are still under control. And with such data, the Bank of England seems to really do not need to raise interest rates anytime soon, “said Alan Clarke, economist at Scotia Capital.

Appreciation Franc Will Urge Preserve SNB Interest Rate.

Swiss franc surges to record levels may force the central bank president Philipp Hildebrand to keep interest rates near zero until the next quarter. Swissy has recorded an increase of 3.5% last month, prompting economists at Bank of America Merrill Lynch, UBS AG and Julius Baer Group Ltd. to shift their expectations of higher interest rates to be at a meeting in September.
Based on the results of a survey of 26 economists, the Swiss National Bank expected to keep benchmark interest rate unchanged at 0.25% in Thursday’s meeting. SNB policy makers worried that excessive currency appreciation would hurt exporters such as manufacturers of Swatch Group AG by the high pressure fuel prices. While central banks from Frankfurt to Stockholm has begun to tighten monetary control, Hildebrand actually considers franc as a “burden” and predicted economic growth would weaken.


Market Review Eropa


Market Review Eropa

Euro melorot seiring dengan kekhawatiran default utang Yunani mendominasi sentimen dibandingkan sinyal kenaikan suku bunga ECB dalam waktu dekat. Sementara pasar saham Eropa pulih setelah berita persetujuan parlemen Jerman untuk kontribusi dalam paket bantuan Yunani jika memang diperlukan berhasil meredakan ketegangan kawasan Eropa

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review Eropa


Market Review Eropa

Euro melorot ke 1.4630 setelah aksi jual Bank Sentral Asia dihantui oleh imbas problem hutang Yunani, sementara Sterling ambruk ke titik terendah 1-bulan terhadap Euro & dollar paska peringatan lembaga pemeringkat kredit Moody’s terhadap resiko rating hutang Inggris jika pertumbuhan menganggu program reduksi defisit. Saham Eropa melemah di hari Rabu seiring dengan kekhawatiran pertumbuhan global menyebabkan investor mengalihkan resiko setelah pidato Bernanke gagal mengembalikan keyakinan pasar terhadap pemulihan ekonomi.

 

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review As & Eropa


Market Review As & Eropa:

Dollar melemah terhadap sejumlah mata uang utama setelah salah satu pejabat mata uang senior Cina memperingatkan mengenai resiko kepemilikan dollar dalam jumlah banyak. Euro terdorong naik oleh data pabrik Jerman yang melebihi perkiraan.

Harga minyak mendapat dorongan naik dari pelemahan dollar dan konflik di Timur Tengah, sementar emas turun seiring stabilnya bursa saham memicu aksi profit-taking pada emas. Saham AS berubah negatif pasca komentar dari Bernanke. Data ekonomi hari ini adalah bank lending, current account, dan economic watchers sentiment dari Jepang, home loans dari Australia, unemployment rate dari Swiss, GDP zona Eropa, laporan inflasi BoE, industrial production Jerman, crude oil inventories dan Fed beige book dari AS serta pertemuan OPEC.

Nikkei diperkirakan dalam kisaran 9,380 – 9,480.
EUR/USD closing 1.4692, high 1.4696, low 1.4561, XAUUSD C:1543.25, H:1549.90, L:1536.70. CO-LS C:99.50, H: 99.75, L: 97.74. Dow C: 12072, H: 12162, L:12045.

****

Market Review As & Eropa:

Dollar weakened against a number of major currencies after a senior Chinese official currency warned about the risks of ownership of dollars in large quantities. The euro pushed up by a German manufacturer of data that exceeds expectations.

Oil prices got a boost from the weakening dollar and rising conflict in the Middle East, gold fell as the temporal stability of stock markets sparked profit-taking in gold. U.S. stocks turned negative after comments from Bernanke. Economic data today is bank lending, current account, and economic watchers from Japanese sentiment, home loans from Australia, the unemployment rate from Switzerland, the GDP of the euro zone, BoE inflation report, the German industrial production, crude oil inventories and the Fed‘s beige book from the U.S. and OPEC meeting.

Nikkei estimated in the range of 9.380 to 9.480.
EUR / USD closing 1.4692, 1.4696 high, low 1.4561, XAUUSD C: 1543.25 H: 1549.90, L: 1536.70. CO-LS C: 99.50, H: 99.75, L: 97.74. Dow C: 12,072, H: 12 162, L: 12 045.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa :

Harga minyak turun dengan minyak mentah AS turun $1.79 untuk ditutup pada level $98.78 per barel, emas naik untuk ditutup dekat $1,542 per ons, menuju kenaikan mingguan ketiga dan menuju level tertinggi sejak awal Mei. Sementara itu, Euro melemah setelah Jean-Claude Juncker, kepala grup menteri keuangan zona Eropa, mengatakan bahwa penguatan Euro berlebihan jika dibandingkan mata uang utama lainnya. Data ekonomi hari ini adalah keputusan suku bunga dan pernyataan dari RBA, leading indicators Jepang, Halifax HPI Inggris, CPI Swiss, retail sales zona Eropa, factory orders dari Jerman, IBD/TIPP economic optimism dan consumer credit dari AS serta pidato dari Ben Bernanke.

Nikkei diperkirakan dalam kisaran 9,280 – 9,440.
EUR/USD closing 1.4576, high 1.4658, low 1.4555, XAUUSD C:1,543.75, H:1,553.20, L:1,540.80 CO-LS C:98.78, H: 100.68, L: 98.55. Dow C: 12,087, H: 12,135, L:12,055.

Posted with WordPress for BlackBerry.

****

USA & Europe Market Review:

Oil prices fell to U.S. crude fell $ 1.79 to close at $ 98.78 per barrel level, gold rose to close at $ 1.542 per ounce, heading for third weekly rise and headed for the highest level since early May. Meanwhile, the euro fell after Jean-Claude Juncker, head of eurozone finance ministers group, said that the strengthening of the Euro excessive when compared to other major currencies. Economic data today is the interest rate decision and statement from the RBA, Japan‘s leading indicators, UK Halifax HPI, CPI Switzerland, the euro zone retail sales, factory orders from Germany, the IBD / TIPP economic optimism and consumer credit from the U.S. and a speech from Ben Bernanke.

Nikkei estimated in the range of 9.280 to 9.440.
EUR / USD closing 1.4576, 1.4658 high, low 1.4555, XAUUSD C: 1,543.75, H: 1,553.20 L: 1,540.80 CO-LS C: 98.78, H: 100.68, L: 98.55. Dow C: 12.087, H: 12.135, L: 12.055.