Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “OPEC

Outlook Permintaan Cemaskan Minyak


Jumat, 10 Juni 2011 15:24 WIB
TODAY’S ANALYSIS COMMODITY

Harga minyak turun akibat suramnya outlook permintaan energi seiring bank sentral di Asia lanjutkan pengetatan moneter dan lemahnya situasi tenaga kerja AS. Bank sentral Korea Selatan kembali naikkan suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini sedangkan klaim pengangguran AS meningkat. “Bulls dan Bears sedang berperang sengit,” papar Jonathan Barrat, petinggi Commodity Broking Services. “Harga tentu akan bergerak lebih tinggi jika situasi ekonomi membaik, tapi data belakangan ini tidak mendukung.” Analis teknikal Reuters, Wang Tao, melihat pemulihan harga minyak akan berakhir di $103.

Di lain pihak, OPEC gagal capai kesepakatan pada pertemuan 8 Juni silam meski enam anggotanya, termasuk Arab Saudi, telah serukan kenaikan output. “Dengan tidak berubahnya target output OPEC maka data ekonomi AS akan menjadi penentu arah minyak dalam waktu dekat,” ungkap Victor Shum, konsultan Purvin & Gertz. “Pasar mungkin telah sadari masalah pasokan OPEC tidak begitu signifikan dalam waktu dekat. Yang terpenting adalah suplai minyak aktual di pasar dan komitmen Saudi memompa lebih banyak minyak.”

Dari sisi teknikal, minyak masih terperangkap di dalam pola symmetrical triangle, yang mungkin akan terus batasi pergerakan emas hitam hingga keluar dari pola tersebut. 110.70, harga terendah kemarin akan menjadi support. Sedangkan penembusan 102.12, harga tertinggi hari ini, akan bantu pengujian 102.43, harga tertinggi 10 Juni.

****

Friday, June 10, 2011 15:24 pm
TODAY’S COMMODITY ANALYSIS

Oil prices fell due to gloomy outlook for energy demand in Asia as central banks continue with monetary tightening and a weak U.S. employment situation. South Korea’s central bank raises interest rates for the third time this year while the U.S. unemployment claims rose. “Bulls and Bears are fighting fierce,” said Jonathan Barratt, officials Commodity Broking Services. “Prices will certainly move higher if the economic situation improved, but recent data do not support.” Technicians Reuters, Wang Tao, see the recovery in oil prices will end up at $ 103.

On the other hand, OPEC failed to reach an agreement on June 8 last meeting although six members, including Saudi Arabia, has called for increased output. “With no change in OPEC output target of the U.S. economic data will be the determinant of the direction of oil in the near future,” said Victor Shum, Purvin & Gertz consultancy. “The market may have been aware of OPEC’s supply problems are not so significant in the near future. Most important is the actual oil supply in the market and commitment Arabia pump more oil.”

From the technical side, oil is still trapped in a symmetrical triangle pattern, which may continue to restrict the movement of black gold to get out of the pattern. 110.70, the lowest price yesterday would be a support. While the penetration of 102.12, the highest price today, will help test 102.43, the highest price June 10.


Today Market Outlook


EMAS

Minat Safe Haven Tinggi, Emas Rebound

Harga emas tampaknya akan rebound menjadi $1,550 per troy ons dalam dua hari ke depan terkait kekhawatiran atas kondisi ekonomi AS dan Eropa sehingga meningkatkan minat terhadap aset safe-haven diantaranya logam mulia, menurut laporan MF Global. Logam mulia mendapat dukungan dari beberapa faktor di antaranya data perekonomian yang lemah dan tingginya harga energi. Keputusan Bank Sentral Eropa untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan di hari Kamis “dapat merugikan dollar dan positif bagi logam,”. Disarankan untuk membeli emas saat berada di level 1,528/ons. Spot emas dipardagangkan di kisaran $1,536.90/ons, turun $1.20 dari level penutupan New York.

MINYAK

Keputusan OPEC Lambungkan Harga

Kontrak minyak mentah naik hari Kamis (09/06) setelah pertemuan OPEC gagal memutuskan penambahan suplai. Sementara persediaan Amerika Serikat (AS) turun tajam pekan lalu. Pembicaraan OPEC di Wina gagal ketika para menteri (energi) tidak dapat mencapai kesepakatan ihwal penambahan volume produksi guna memenuhi kenaikan permintaan global. Wacana tersebut juga dibutuhkan supaya inflasi akibat kenaikan BBM tidak meninggi. “Ini adalah salah satu pertemuan terburuk yang pernah Kami hadiri,” dikatakan menteri perminyakan Arab Saudi, Ali al-Naimi. Harga di New York, harga untuk pengiriman bulan Juli naik 71 sen ke level $101.45 setelah bertahan naik $1.65 ke level $100.74. Apabila Arab Saudi tidak dapat mengisi kekurangan untuk persediaan minyak, maka EIA akan melakukan koordinasi untuk melepas persediaan cadangan minyak mentah para anggota EIA, dikatakan pimpinan EIA.

USD/JPY

Sentimen Mendongkrak Performa Yen

Yen dibuka pada level 79.86 pada sesi perdagangan Asia (09/06). Saat ini, JPY/USD mencapai level tertinggi antar sesi di atas 80.15 karena adanya sentimen jangka pendek trader. Data GDP kuartal I Jepang yang lebih lemah dibanding perkiraan menjadi pendorong utama. Yen masih bergerak dalam area harga 80.10/15, sekitar 25 pips di atas harga pembukaan. Kenaikan terpicu setelah valuta Jepang menemukan resistance harian di level 80.19, rekor antar sesi. Untuk pergerakan turun, Valeria Bednarik, pimpinan analis dari FXstreet.com, memberi level support di 79.75, 79.50 dan 79.20. Adapun untuk pergerakan naik, level resistance berada di level 80.25, 80.42 (low 4 Mei) dan 80.50.

HANGSENG

Bursa China Lesu Jelang Rilis Data

Saham China terus turun di sesi pagi setelah di enam sesi sebelumnya juga melemah. Investor menunggu data ekonomi domestik. Indeks Shanghai Composite turun 0.6% menjadi 2732.73. “Level resistance kuat di 2800. Pasar akan melemah ke kisaran 2700,” menurut Jacky Zhang, analis Capital Securities. Ia menambahkan bahwa investor menunggu dirilisnya data inflasi bulan Mei pekan depan. Diantara saham yang aktif diperdagangkan, Agricultural Bank of China  turun 1.8% menjadi CNY2.73, GD Power Development turun 1.3% menjadi CNY3.05 dan China CNR Corp. turun 1.0% menjadi CNY6.69. Indeks Shenzhen turun 0.6% menjadi 1129.24.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa :

Harga minyak rally pasca OPEC diluar dugaan tidak menambah tingkat produksinya dan menyusul laporan mingguan pemerintah yang menunjukkan persediaan minyak mentah turun lebih dari perkiraan. Dollar menguat terhadap sejumlah mata uang utama, sementara emas turun $5.75, atau sekitar 0.3% untuk ditutup pada level $1,537.50 per ons. Wall Street ditutup turun untuk 6 sesi berturut-turut seiring kecemasan investor terhadap melambatnya pemulihan menyusul outlook suram dari Ben Bernanke dan pasca Beige Book dari Fed menunjukkan perlambatan di sejumlah wilayah. Data ekonomi hari ini adalah keputusan suku bunga dan pernyataan dari RBNZ, GDP dan household confidence dari Jepang, employment change dan unemployment rate dari Australia, trade balance Inggris dan keputusan suku bunga serta pernyataan dari BoE, keputusan suku bunga dan pernyataan dari ECB, trade balance dan jobless claims dari AS. Nikkei diperkirakan dalam kisaran 9,320 – 9,440.

EUR/USD closing 1.4584, high 1.4693, low 1.4562, XAUUSD C:1,537.50, H:1,546.10, L:1,531.45 CO-LS C:100.78, H: 101.89, L: 98.02. Dow C: 12,030, H: 12,085, L:12,015.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review As & Eropa


Market Review As & Eropa:

Dollar melemah terhadap sejumlah mata uang utama setelah salah satu pejabat mata uang senior Cina memperingatkan mengenai resiko kepemilikan dollar dalam jumlah banyak. Euro terdorong naik oleh data pabrik Jerman yang melebihi perkiraan.

Harga minyak mendapat dorongan naik dari pelemahan dollar dan konflik di Timur Tengah, sementar emas turun seiring stabilnya bursa saham memicu aksi profit-taking pada emas. Saham AS berubah negatif pasca komentar dari Bernanke. Data ekonomi hari ini adalah bank lending, current account, dan economic watchers sentiment dari Jepang, home loans dari Australia, unemployment rate dari Swiss, GDP zona Eropa, laporan inflasi BoE, industrial production Jerman, crude oil inventories dan Fed beige book dari AS serta pertemuan OPEC.

Nikkei diperkirakan dalam kisaran 9,380 – 9,480.
EUR/USD closing 1.4692, high 1.4696, low 1.4561, XAUUSD C:1543.25, H:1549.90, L:1536.70. CO-LS C:99.50, H: 99.75, L: 97.74. Dow C: 12072, H: 12162, L:12045.

****

Market Review As & Eropa:

Dollar weakened against a number of major currencies after a senior Chinese official currency warned about the risks of ownership of dollars in large quantities. The euro pushed up by a German manufacturer of data that exceeds expectations.

Oil prices got a boost from the weakening dollar and rising conflict in the Middle East, gold fell as the temporal stability of stock markets sparked profit-taking in gold. U.S. stocks turned negative after comments from Bernanke. Economic data today is bank lending, current account, and economic watchers from Japanese sentiment, home loans from Australia, the unemployment rate from Switzerland, the GDP of the euro zone, BoE inflation report, the German industrial production, crude oil inventories and the Fed‘s beige book from the U.S. and OPEC meeting.

Nikkei estimated in the range of 9.380 to 9.480.
EUR / USD closing 1.4692, 1.4696 high, low 1.4561, XAUUSD C: 1543.25 H: 1549.90, L: 1536.70. CO-LS C: 99.50, H: 99.75, L: 97.74. Dow C: 12,072, H: 12 162, L: 12 045.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Today Market Outlook



MINYAK
AS dan OPEC, Dua Pemicu Koreksi Minyak

Kontrak minyak mentah Amerika Serikat (AS) bergerak turun di awal perdagangan hari Selasa (07/03). Minyak melanjutkan koreksi pada sesi sebelumnya terkait ekspektasi bahwa OPEC akan menaikkan target produksi minggu ini serta kekhawatiran perlambatan demand. Harga minyak mentah turun 24 sen ke level $98.88 per barel, setelah bertahan turun $1.21 ke level $99.02 per barel, penutupan terendahnya dalam 2 minggu. Tingginya harga bahan bakar dan pelemahan data ekonomi AS mungkin memaksa badan perkiraan energi pemerintah AS untuk memangkas perkiraan demand minyak global untuk bulan ke-dua. Hal ini rentan mengundang perdebatan di tengah isu kenaikan output OPEC.

EMAS
Ekonomi Melambat, Emas Kian Berkilau

Emas bergerak naik hari Selasa (07/03), melanjutkan kenaikan hingga ke level tertinggi dalam lebih dari 1 bulan pada sesi sebelumnya. Kekhawatiran stagnasi ekonomi Amerika Serikat (AS) membuat investor memilih emas sebagai investasi alternatif. Spot emas bertambah $1.11 ke level $1,544.16 per ons setelah naik ke $1,553.30 hari Senin (06/03). Emas masih bertahan di bawah level tertinggi sepanjang masa di sekitar $1,575 (awal Mei). Spot perak nyaris tidak bergerak pada level 436.82 per ons, di bawah rekor $49.51 per ons yang terjadi bulan April. Para pejabat Feds hari Senin mengatakan bahwa data ekonomi saat ini mengecewakan sehingga otoritas mungkin memperpanjang strategi pelonggaran moneter.

EUR/USD
“Tak Ada Alasan Simpan Dollar” EUR Bidik 1.4940
Meskipun sempat mengalami koreksi, Euro masih bertengger kokoh di kisaran tingginya dalam 1-bulan terhadap Greenback pada sesi hari Selasa setelah koreksi penurunan akhirnya dibatasi oleh sentimen positif terhadap prosek suku bunga zona Eropa. Menurut Boris Schlossberg, kepala riset GFT Forex, fokus pasar kini beralih kepada perbedaan suku bunga, karena the Fed kemungkinan akan tinggal diam tahun ini, kenaikan suku bunga oleh ECB akan menarik dana menuju euro dan mata uang lainnya. “Tidak ada alasan untuk menyimpan Dollar saat ini,” imbuhnya. Bahkan jika Trichet kembali menggunakan frase “waspada tinggi” dalam menanggapi tekanan inflasi, ini merupakan petunjuk adanya kenaikan suku bunga pada bulan Juli, dan Schlossberg menjelaskan Euro bisa kembali menguji level tinggi tahun 2011 di kisaran $1.4940.

NIKKEI
Dukungan Pemerintah Atas TEPCO Berlawanan Dengan Pasar

Komitmen dukungan pemerintah Jepang atas TEPCO berjalan kontras dengan aksi jual investor saat ini dan sekitar 59% cenderung memperkirakan bahwa perusahaan tersebut akan bangkrut akibat hutangnya dalam 5 tahun. Aksi likuidasi TEPCO sendiri akan menyebabkan masalah besar dan harus dihindari, dikatakan pimpinan secretariat cabinet, Yukio Edano kemarin. Saham perusahaan tersebut turun secara tak terduga 28% ke 207 Yen kemarin setelah pimpinan Tokyo Stock Exchange mengatakan bahwa bursa memerlukan restrukturisasi. Indeks bursa sempat menguat kemarin. “Spekulasi bahwa hanya masalah waktu TEPCO akan bangkrut telah mendominasi pasar saham, kontras dengan dukungan pemerintah untuk mempertahankan keberlangsungan perusahaan tersebut”, dikatakan Yasuhide Yajima, seorang ekonomi dari NLI Research Institute di Tokyo. “Pasar tidak mempercayai kemampuan pemerintah untuk melakukan tindakan menjelang rencana menjaga TEPCO tetap hidup”

****

OIL
U.S. and OPEC, Two Triggers Oil Correction

U.S. crude oil contract (U.S.) moves down in early trade on Tuesday (07/03). Oil continued correction in the previous sessions related to expectations that OPEC will raise production targets this week and concern slowing demand. Crude oil prices fell 24 cents to as low as $ 98.88 per barrel, after the last down $ 1.21 to as low as $ 99.02 per barrel, its lowest close in 2 weeks. The high fuel prices and weakening U.S. economic data may force the agency estimates the U.S. government energy to cut global oil demand forecast for the second month. It is vulnerable to invite debate in the issue of rising OPEC output.

GOLD
Economy Slows, Kian Gold Starred

Gold moves up on Tuesday (03/07), continuing to rise up to the highest level in more than 1 month in the previous session. Concerns economic stagnation United States (U.S.) make investors choose gold as an investment alternative. Spot gold added $ 1.11 to as low as $ 1,544.16 per ounce after rising to $ 1,553.30 on Monday (06/03). Gold still remained below the highest level of all time at around $ 1.575 (early May). Spot silver was almost not moving at the level of 436.82 per ounce, below the record $ 49.51 per ounce which occurred in April. Feds officials on Monday said that economic data is disappointing that the authority may extend the strategy of monetary easing.

EUR / USD
“There’s No Reason Save the Dollar” Shutter 1.4940 EUR

Although experienced a correction, the Euro was still perched firmly on the range in 1-month high against the greenback on Tuesday after correction session decline ultimately limited by the positive sentiment towards prosek eurozone interest rates. According to Boris Schlossberg, GFT Forex head of research, market focus is now switching to the difference in interest rates, because the Fed is likely to stay silent this year, rising interest rates by the ECB will attract funds into the euro and other currencies. “There is no reason to save a dollar today,” he added. Even if Trichet again using the phrase “high alert” in response to inflationary pressures, this is an indication of higher interest rates in July, and Schlossberg explains Euro could re-test the high level of 2011 in the range of $ 1.4940.

NIKKEI
Top Government Support TEPCO Contrary With Market

Commitment to the Japanese government’s support for TEPCO walk contrast with investors selling at the moment and about 59% more likely to estimate that the company will go bankrupt due to debt in 5 years. TEPCO own liquidation action will cause major problems and should be avoided, said cabinet secretariat leader, Yukio Edano yesterday. The company’s shares fell an unexpected 28% to 207 yen yesterday after the head of the Tokyo Stock Exchange said the exchange needs restructuring. Stock index had gained yesterday. “Speculation that the only matter of time TEPCO will go bankrupt already dominant market share, contrasted with government support to maintain the continuity of the company,” said Yasuhide Yajima, a economics from the NLI Research Institute in Tokyo. “Markets do not trust the government’s ability to take action ahead of TEPCO plans to keep stay alive”.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Today Outlook


EMAS
Emas Terus Bergerak Naik

Spot emas di $1,545.50/ons, naik $3.10 di awal perdagangan Asia, emas berpeluang untuk gain. Menurut Barclays Capital emas masih “bullish”  dan dapat terus menuju level resistance $1,552. Triland Metals juga yakin emas masih berpeluang untuk naik, permintaan dipengaruhi oleh kekhawatiran atas masalah hutang Eropa. Resistance emas di area $1,545-$1,550 range. Emas dapat mencetak rekor baru jika berhasil menembus level resistance di $1,550 per troy ons akibat kekhawatiran atas kondisi kesehatan ekonomi AS, menurut analis investasi Ong Yi Ling di Phillip Futures. “Jika emas menyentuh rekor tinggi, akan menguntungkan perak,” kata Ong. Spot perak di kisaran $36.70/ons, naik 38 sen dari penutupan New York.

MINYAK
Minyak Mentah Beranjak Naik Terkait Lemahnya Dollar

Kontrak minyak mentah AS bergerak naik hari Senin seiring dollar AS yang masih lemah tetapi penguatan sepertinya terbatas setelah data jobs AS yang lemah memberikan bukti bahwa ekonomi masih akan melambat. Para negara-negara anggota OPEC yang dipimpin oleh Arab Saudi sepertinya akan mendorong kenaikan persediaan hari Rabu guna mendukung pertumbuhan ekonomi dunia dengan membawa harga kembali dibawah $100 per barel. Ekspektasi ini, tetap saja, tidak memiliki dampak besar terhadap harga minyak mentah. Harga minyak mentah di NYMEX naik 23 sen ke level $100.45 per barel, setelah bertahan turun 18 sen dilevel $100.22 hari Jumat. Irak mendukung kenaikan output OPEC apabila kenaikan tersebut diperlukan guna memenuhi kenaikan permintaan global, dikatakan Wakil Perdana Menteri Hussain al-Shahristani kepada Reuters hari Sabtu. (By monexnews.com)

AUD/USD

AUD Segera Menguat Terkait Harapan Untuk RBA

Dollar Australia kembali mengikis penguatan awal hari, walau terakhir diperdagangkan naik 0.2% di level $1.0740 setelah gagal menembus resistance di level tingginya selama 3-1/2 minggu di level $1.0775 yang terjadi pada hari Jumat. Para pelaku pasar fokus pada pertemuan RBA pada hari Selasa, besok, untuk kemungkinan adanya kenaikan suku bunga, meskipun kebanyakan ekonom dalam poll Reuters memperkirakan bank sentral tersebut akan menahan tingkat suku bunga di level 4.75% dalam 7 bulan berturut-turut. “Saya belum melihat Aussie mendapat dorongan, sepertinya masih bergerak dalam pergerakan kejatuhan dollar AS”, dikatakan seorang trader dari sebuah bank Jepang. Ia mengatakan bahwa apabila RBA akan mengejutkan pasar saat menaikkan suku bunga, puncak selama 29 tahun di level $1.1012 yang terjadi pada 2 Mei akan kembali terlihat. (By monexnews.com)

NIKKEI
Kejatuhan Tepco Seret Nikkei

Nikkei turun 0.9% di 9403.06 sesi pagi. Perdagangan relatif kuat (sekitar 951 juta saham di perdagangan sesi pertama) akibat tingginya penjualan saham utilitas dipimpin oleh Tokyo Electric Power. Tepco anjlok 24% menjadi Y218 setelah menyentuh level tinggi sepanjang masa di Y206, setelah munculnya wawancara pimpinan TSE, Atsushi Saito dengan Asahi Shimbun yang menyebutkan bahwa perusahaan seharusnya mengajukan perlindungan kepailitan. “Sementara masih ada harapan untuk perlindungan bagi pemegang saham. Hal ini menegaskan bahwa pemegang saham akan sangat terbebani, sehingga memicu penjualan indeks Nikkei” kata Toshikazu Horiuchi, analis Cosmo Securities. Support Nikkei di 9390. 29/33 Topix subindeks melemah dengan Chubu Electric Power turun 7.4% menjadi Y1,148 dan Kansai Electric Power turun 8.0% menjadi Y1,215. Sony turun 2.2% menjadi Y2,082.


Market Outlook On Monday


MINYAK
Minyak Bertahan Diatas $100 Terkait Data AS, OPEC

Kontrak minyak mentah AS bertahan diatas 4100 setelah data AS menunjukkan kejatuhan data penjualan perumahan AS dibulan April, menambah sinyal pelemahan ekonomi dan menyingkirkan penguatan sebelumnya yang dipicu oleh melemah dollar AS. Data industri tersebut menunjukkan penjualan perumahan yang tertunda AS turun lebih besar dari perkiraan di bulan April hingga ke level rendahnya selama 7 bulan, menghapus harapan pemulihan kondisi penjualan rumah di AS. “Lemahnya data penjualan rumah di AS memperlihatkan bahwa ekonomi AS cenderung memburuk daripada membaik”, dikatakan Gener McGillian, seorang analis dari Tradition Energy, di Stamford, Connecticut. “Harga minyak mentah telah mencapai diatas $100, tetapi masih sulit untuk bergerak naik lebih jauh karena ketidakpastian ekonomi”, ditambahkannya. Harga minyak mentah untuk pengiriman bulan Juli naik $0.36 untuk bertahan di level $100.59 per barel, setelah menyentuh tinggi awalnya di $101.24. Menambah tekanan terhadap kontrak minyak mentah, output OPEC sendiri diperkirakan akan naik bulan ini karena tambahan persediaan dari Arab Saudi, Nigeria dan Irak, menurut sebuah survei dari Rueters.

EMAS
Emas Stabil Terkait Yunani, Data AS

Emas bertahan stabil hari Senin didukung oleh melemahnya dollar AS, bersama dengan kekhawatiran yang menghinggapi krisis hutang Yunani dan memburuknya data housing dan konsumen AS mendukung minat terhadap emas. Spot emas stabil di area $1,535.45 per ons. Emas menguat 1.8% minggu lalu. Kontrak emas AS sedikit bergerak di level $1,535.90. Di tengah kekhawatoran mengenai krisis hutang Yunani, para pejabar dari IMF dan Uni Eropa mengatakan bahwa mereka tidak mengantisipasi restrukrisasi hutang di Yunani. Memburuknya data consumer spending dan rendahnya penjualan rumah yang tertunda (Pending Home Sales) di bulan April menimbulkan kekhawatiran bahwa pemulihan ekonomi AS kehilangan momentum. menurunkan dollar AS ke dekat rendahnya 3 minggu hari Jumar terhadap sekumpulan mata uang. Pasar keuangan dan komoditi di AS dan Inggris saat ini diliburkan untuk hari libur nasional.

EUR/USD
Euro Dilegakan Komentar Positif Soal Yunani

Euro masih berkutat dikisaran tingginya terhadap Dollar AS di sesi pagi hari Senin pasca pernyataan dari pihak Eropa yang optimis negara Yunani akan mampu mengatasi beban hutang yang berat. Rally Euro terhadap Dollar AS mulai mendapatkan momentum kuat pada sesi New York hari Jumat lalu, setelah salah satu anggota dewan ECB, George Provopoulos, mengatakan bahwa Yunani akan mampu membayar hutangnya secara penuh tanpa memerlukan restrukturisasi jika konsisten menerapkan rencana penghematan. Komentar senada juga datang dari Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy, yang menyebutkan bahwa Perancis akan menjaga dan mendukung Euro. Perancis juga menentang setiap jenis restrukturisasi hutang untuk Yunani. “Komentar-komentar itu setidaknya telah mengurangi resiko default Yunani dalam waktu dekat dan meringankan tekanan pada Euro,” kata Joe Manimbo, analis mata uang pada Travelex Global Business Payments di Washington.

HANGSENG
Bursa Hong Kong Fluktuatif, Fokus Pada Shanghai

Bursa saham Hong Kong berfluktuasi pada awal hari Senin bersama sektor perbankan yang secara umum melaju setelah penguatan sebelum akhir pekan terkait pergerakan Wall Street, tetapi pasar masih berusaha bangkit seiring bursa saham Shanghai yang melanjutkan kejatuhan mereka ditengah kekhawatiran melambatnya ekonomi. Indeks Hang Seng sedikit bergerak di level 23,118.23 setelah bergerak naik-turun dan indeks Hang Seng Cina bertambah 0.1% ke level 12,979.29. Saham HSBC Holdings PLC menguat 0.1% dan Bank of China Ltd naik 0.5%, sementara PetroChina turun 0.7% setelah naik tajam hari Jumat. Indeks komposit Shanghai turun 0.7% setelah sebelumnya juga turun di 7 sesi sebelumnya.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review


Kamis, 10 Maret 2011


Minyak

Cadangan AS naik, minyak melorot ke level US$ 104,39

Kenaikan stok minyak Amerika Serikat (AS) melemahkan harga minyak di pasar New York. Semalam, minyak WTI untuk pengiriman April di New York Mercantile Exchange (NYMEX) diperdagangkan di bawah US$ 105/barel, yaitu turun 0,6% ke level US$ 104/barel. Sementara, di pasar elektronik Asia, harganya naik ke level US$ 104,39/barel, pukul 10.44 waktu Sydney. Harga minyak melorot setelah Energy Information Administration (EIA), semalam melaporkan stok minyak AS naik ke level tertinggi sejak 2004. Persediaan meningkat 1,69 juta barel menjadi 40,3 juta barel per pekan lalu.  Mark Pervan, kepala riset komoditas Australia & New Zealand Banking Group Ltd. menyebut, persepsi bakal berkepanjangannya kekerasan di Libya mengangkat harga minyak jenis brent. “Namun, minyak jenis WTI di AS turun setelah EIA menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik melebihi ekspektasi pasar,” ujarnya.Minyak juga berhasil turun kemarin di New York, kemarin, karena spekulasi OPEC akan mempertimbangkan kenaikan produksinya sebagai kompensasi gangguan di Libya. Arab Saudi bersedia menambah produksi jika diperlukan untuk mengatasi gangguan pasokan. Negara ini telah meningkatkan produksi minyak sebesar 1 juta barel per hari. Sebelumnya, International Energy Agency menyebut, kekerasan di Libya telah memangkas produksi minyaknya sebesar 1 juta barel per hari. Negara Afrika Utara hanya memproduksi 1,390 juta barel per hari per Februari, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai 1,59 juta barel. (By kontan.co.id)

 

EMAS

Sentimen positif dorong emas & perak

Emas dan perak naik untuk pertama kali dalam empat sesi menyusul makin memuncaknya situasi di Libia dan tingginya biaya energi mendongkrak permintaan logam mulia sebagai investasi yang aman.  Muammar Qaddafi menyerang kota-kota di sebelah barat Libia yang masih memberikan perlawanan. Minyak mentah di New York naik 0,9% sebelum berakhir turun. Emas melonjak mencapai rekor pada 7 Maret US$1.445,70/troy ounce.
“Sentimen positif mendorong emas dan perak,” kata Adam Klopfenstein, analis senior Lind-Waldock di Chicago. Klopfenstein mengatakan investor membeli logam mulia sebelum terjadinya protes di Arab Saudi pada 11 Maret. Rencana yang dinamakan Day of Rage itu, ditayangkan di website secara nasional.
Reli emas kemungkinan dibatasi oleh spekulasi bank-bank sentral akan menaikkan suku bunga untuk memperlambat inflasi. Federal Reserve menahan suku bunga acuan antara nol sampai 0,25% sejak Desember 2008.
Tahun lalu, akselerasi inflasi dan kenaikan utang mendorong emas sampai 30%, kenaikan tahun ke-10. Sejumlah segara di Asia, dari China sampai Indonesia, menaikkan suku bunga tahun ini untuk menahan naikknya inflasi. (By bisnis.com)

 

USD/YEN

GDP Jepang turun 1,3% Pada Triwulan Terakhir

Dari Tokyo dilaporkan, Kantor Kabinet Jepang melaporkan Produk domestik bruto menyusut pada tingkat tahunan 1,3%  dalam tiga bulan yang berakhir 31 Desember, lebih dari kontraksi 1,1% yang dilaporkan bulan lalu, berbeda 0.1% dari Perkiraan median dari 26 ekonom yang disurvei Bloomberg News yang memperkirakan adalah 1,2% untuk kontraksi. Laporan menunjukan, negara ekonomi terbesar didunia ini mungkin sudah mengantisipasi resiko terburuk ini dengan indicator belanja modal.
Kepala ekonom di BNP Paribas di Tokyo, mengatakan, sebelum laporan tersebut, ” Ke depan, ekonomi harus berkembang lagi pada kuartal pertama, karena ekspor bangkit kembali mengimbangi drag belanja konsumen yang dihasilkan dari skala bagian akhr stimulus  dari langkah-langkah pemerintah “.
Pada GDP, Konsumsi swasta melaju lebih rendah pada kuartal keempat setelah pemerintah mengakhiri program subsidi untuk membeli mobil hemat bahan bakar pada bulan September dan insentif dikurangi untuk membeli peralatan rumah elektronik pada bulan Desember, yang mana merupakan sebuah  program yang akan berakhir pada bulan Maret. (By seputarforex.com)


Market Review


Rabu, 09 Maret 2011

MINYAK
Minyak Merosot Dibawah $105

Harga minyak mentah AS turun di hari ke 2, tenggelam dibawah $105/barel hari Rabu, setelah kepastian dari para anggota OPEC yang menyuarakan kelebihan kapasitas (cadangan) akan meredam ketidakpastian kejatuhan ekspor dari Libya, negara penghasil minyak terbesar ke 3 Afrika. Minyak mentah untuk pengiriman bulan April turun 39 sen ke $104.63/barel, setelah bertahan ditingginya selama 2,5 tahun diatas $105/barel hari Senin. (Bymonexnews.com)

EMAS
Emas Stabil Setelah Choppy Trade

Emas bertahan stabil hari Rabu setelah perdagangan yang penuh gejolak disesi sebelumnya, dengan aksi bargain-hunting dari para pedagang dan kekerasan di Libya yang menempatkan tekanan terhadap harga minyak dan pulihnya bursa saham. Spot emas nyaris tidak berubah di level $1,427.80/troy ounce, keluar dari rekor tingginya di $1,444.40/troy ounce yang terjadi hari Senin. Kontrak emas AS untuk bulan April naik $1.3/troy ounce ke $1,428.50/troy ounce. Emas mencapai rekor tingginya di level $1,445.70/troy ounce hari Senin. (By monexnews.com)


Monday Market Review


28 Februari 2011


Euro Minim Momentum Gain, Resisten-1 $1.3765

Mata uang tunggal Euro terlihat bergerak lemah dan kekurangan momentum di hari Senin terkait Dollar AS masih cenderung kokoh, berkat pelemahan harga minyak setelah pihak Arab Saudi mengatakan niatnya untuk meningkatkan pasokan guna menutupi kekurangan akibat ketegangan di Libya. Namun Euro juga sempat menguat di hari Jumat lalu yang dipicu oleh pernyataan pejabat Bank Sentral Eropa yang akan melawan inflasi, sehingga menaikkan harapan bahwa suku bunga zona Euro akan naik lebih cepat dibanding Amerika Serikat. “Fakta bahwa harga minyak menjauh dari level tertingginya berhasil dimanfaatkan oleh Dollar,” kata John McCarthy, direktur forex pada ING Capital Markets di New York. “Korelasi antara minyak dengan USD nampak kuat untuk saat ini, namun kami tidak tahu untuk berapa lama.” Bila momentum penguatan EUR cukup besar, maka EUR akan mampu sambangi level 1.3765 dengan resisten terkuatnya berada di 1.3800. (By monexnews.com)
MINYAK

Minyak Mentah Melonjak $2, Bidik $100

Kontrak minyak mentah AS melonjak mendekati $20 menuju $100/barel hari Senin seiring situasi yang memburuk di Libya bahwa ketegangan mungkin menyebar di Timur Tengah dan distribusi di negara tersebut mungkin terganggu. Minyak mentah NYMEX untuk pengiriman April naik $1.74 di $99.62/barel, setelah bertahan kuat naik 60 sen hari Jumat. (By monexnews.com)
EMAS

Emas Beranjak Naik Terkait Libya

Spot emas beranjak naik hari Senin, meneruskan penguatan di sesi sebelumnya, bersama ketakutan kekerasan yang terjadi di Libya berlanjut untuk mendorong permintaan. Spot emas naik 0.3% di $1,413.49/troy ounce. Emas bergerak selaras dengan penguatannya sebesar 6.2% dalam 1 bulan, terbesar sejak November 2009. Kontrak emas yang paling aktif di AS tersebut merangkak naik 0.4% di $1,414.50/troy ounce. (Bymonexnews.com)

 

GBP/USD

PMI inggris diharapkan jadi tolak ukur pertumbuhan ekonomi

Dari inggris dilaporkan bahwa, serangkaian indikator ekonomi bulan februari diharapakan menjadi  kunci  dan fondasi akan kebangkitan ekonomi setelah pertumbuhan yang mengecewakan di tahun 2010. Diharapkan Putaran terakhir indeks manajer pembelian ‘(PMI) yang mengukur perubahan bulanan, harus memberikan  gambaran jelas untuk  mendorong kearah mana ekonomi sedang menuju. Saat berita ini diturunkan rally GBP/USD ada pada tertinggi 1.6110 dan terendah di 1.6072 (By seputarforex.com)