Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Nicolas Sarkozy

Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas diperkirakan melanjutkan penguatan untuk hari kedua ini karena optimisme bahwa pembuat kebijakan akan menyelesaikan krisis utang Eropa. Sentimen dari Eropa itu telah mendorong dolar ke level lebih rendah meningkatkan daya tarik harga komoditas yang dipatok dengan mata uang AS. Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy berjanji pada akhir minggu untuk memberikan rencana dalam tiga minggu ke depan guna membendung krisis utang Eropa.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Selasa pagi mengalami kenaikan, bursa saham Hongkong mengikuti arahan positif di bursa Asia pagi yang menguat seiring dengan menguatnya bursa saham Wall Street tadi malam. Keyakinan baru mengenai penyelesaian krisis Eropa membantu mengangkat sentimen di pasar saham Asia. Adapun saham – saham yang mengalami penguatan diantaranya adalah HSBC, Hangseng Bank, dan Henderson Land. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng hari ini berpotensi melemah tapi terbatas.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa melonjak ke level tertinggi dalam mingguannya terhadap yen dan dollar AS pada perdagangan kemarin, setelah Jerman dan Perancis berjanji untuk menyampaikan rencana segera untuk melindungi perbankan dan regional Euro dari krisis utang. Di sisi lain dari  daratan dilaporkan Aksi demonstrasi terus belanjut di pusat ibukota Yunani, fasilitas transportasi dan layanan publik kembali terhenti akibat aksi kaum pekerja di kota Athena dalam 24 jam terakhir. Demonstran kali ini tentang penolakan terhadap peraturan soal upah dan pensiun, skema pensiun dini dan kebijakan untuk merumahkan pekerja sektor publik mendapat perlawanan luar biasa, Yunani berada di bawah tekanan pihak kreditur internasional untuk segera memangkas defisit.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas mengalami pelemahan karena prospek dukungan finansial dari Cina dikhawatirkan mereda sebagai akibat dari krisis utang Eropa akan memburuk. Hal itu mengikis permintaan untuk logam sebagai ‘surga’. China bersedia untuk membeli obligasi negara-negara terkena krisis utang. Ekuitas di AS mengalami reli untuk hari ketiga dan dolar menguat terhadap sekeranjang mata uang utama mengurangi daya tarik Emas sebagai alternatif investasi.

MINYAK

Komoditi Minyak kembali mengalami pergerakan melemah di New York, penurunan harga minyak terjadi setelah investor bertaruh mengenai kenaikan cadangan minyak AS dan perlambatan pertumbuhan AS mengindikasikan permintaan minyak di AS itu akan terpangkas. Menurut data yang dirilis dari Departemen Energi AS menunjukkan cadangan suplai bensin AS naik 1,94 juta barel pada minggu lalu, ini merupakan kenaikan terbesar sejak Juni. Sementara itu data yang dirilis Departemen Perdagangan AS menunjukkan pertumbuhan stagnan penjualan ritel pada Agustus.

EUR/USD

Para pemimpin Perancis dan Jerman mengatakan kepada Perdana Menteri Yunani George Papandreou dalam conference call tadi malam bahwa penting untuk melaksanakan reformasi dan memenuhi tujuan fiskal yang telah ditetapkan dalam rencana bailout 21 Juli lalu. Dalam pernyataan bersama di Paris dan Berlin Presiden Perancis Nicolas Sarkozy dan Kanselir Jerman Angela Merkel juga mengatakan mereka yakin masa depan Yunani adalah di zona euro. Hal ini mengisyaratkan bahwa Yunani tidak akan dibiarkan mengalami default. Dolar langsung terkoreksi ke level terendahnya terhadap Yen sejak 2 September lalu, sementara Euro menguat ke level puncak 3 hari terhadap dolar menyusul optimisme Yunani masih akan dipertahankan sebagai anggota negara zona Euro dan akan memenuhi semua kewajibannya.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas menguat tajam sebesar 2% terhadap dollar AS ke level tertinggi sepanjang sejarah di level $1828.35/troy ounce, ditunjang oleh buruknya rilis data ekonomi Amerika yang berujung pada kemungkinan resesi ekonomi terbesar dunia tersebut dalam waktu dekat. Penguatan Emas juga semakin ditunjang oleh berkembangnya kekhawatiran investor akan kondisi pendanaan sejumlah perbankan asal zona eropa, sebuah kondisi yang kemudian menggiring investor kembali aktif melakukan aksi beli pada aset berstatus safe haven termasuk emas. Namun disisi lain sejumlah analis memprediksi Emas dapat terkoreksi setidaknya sebesar 30% dengan landasan bahwa dari sisi fundamental The World Gold Council menyatakan permintaan Emas turun sebesar 17% pada kuartal ke II seiring berkembangnya minat pada perhiasan, koin, dan Emas batangan tidak dapat menutupi rendahnya minat beli pada ETF Emas (Exchange Traded Fund).

MINYAK

Minyak Mentah turun di New York menuju penurunan mingguan ke 4 karena investor berspekulasi bahwa permintaan bahan bakar akan goyah di tengah tanda-tanda pertumbuhan yang lemah di Eropa, AS, dan Cina. Konsumsi ketiga negara itu mencapai sekitar setengah dari kebutuhan mentah dunia. Minyak jatuh sebanyak 1,3% setelah Morgan Stanley kemarin memangkas proyeksi pertumbuhan global pada tahun 2011. Deutsche Bank AG menurunkan proyeksi pertumbuhan pengangguran AS dan China meningkat minggu lalu. Morgan Stanley memperkirakan ekspansi ekonomi global sebesar 3,9% tahun ini turun dari perkiraan sebelumnya 4,2%. Bank tersebut memangkas proyeksi pertumbuhan China menjadi 8,7% dari 9%. Ekonomi China akan meningkat sebesar 8,9% tahun ini turun dari perkiraan awal 9,1%, Deutsche Bank mengatakan dalam sebuah laporan tanggal 17 Agustus, mengutip kejutan dari perlambatan AS dan Uni Eropa.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di pagi ini terjadi pergerakan yang melemah dengan signifikan, bursa kembali terjerat dalam aksi jual panik dan tergerus nyaris sebesar 3% setelah pada akhir perdagangan di Wall Street. Bursa mengalami penurunan akibat laporan Morgan Stanley yang memperingatkan bahwa pertumbuhan global melambat dan bahwa AS dan Eropa berada di ambang keterperosokan ke dalam resesi baru 2 tahun setelah resesi lalu berakhir. Adapun saham-saham di bursa Hong Kong yang mengalami penurunan adalah saham Cheung Kong, saham HSBC, dan Hangseng Bank. Di perkirakan pergerakan indeks berjangka pada hari ini akan cenderung mengalami penurunan terbatas.

EUR/USD

Beratnya masalah zona Eropa terletak pada beberapa negara yang jatuh bangun menghadapi krisis utang selama beberapa waktu terakhir. Misalnya Yunani dan Portugal yang kesulitan mengimplementasikan mandat Eropa dan IMF untuk mengurangi belanja negara serta menaikkan pajak. Persyarakat tersebut harus dijalankan jika ingin mendapatkan bantuan finansial. Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dan Kanselir Jerman Angela Merkel pun mengadakan pertemuan sebagai ujung tombak kekuatan Eropa dalam menghadapi krisis kredit. Untuk saat ini pasar modal Eropa menguat karena menantikan hasil pertemuan Sarkozy dan Merkel ini. Keduanya akan memberikan pernyataan pers bersama setelah pertemuan usai.


Market Outlook Today


EMAS

Awal minggu ini Emas mencatat penguatan sebesar 1% ke level $1765.00/troy ounce menyusul pelemahan dollar AS terhadap mata uang utama dunia lainnya. Penguatan Emas juga mendapat sokongan dari naiknya harga minyak mentah dunia sebesar US$ 3 menjelang pertemuan antara Jerman dan Perancis untuk mendiskusikan penanganan krisis hutang zona Euro. Secara fundamental bahwa kondisi terkini masih potensial mendukung penguatan Emas, dan setiap penurunan signifikan diperkirakan akan memberikan momentum beli bagi para pelaku pasar. Emas diperkirakan akan mendapat sokongan dari adanya prospek pemberlakuan program Quantitative Easing jilid ke 3 yang diprediksi akan diumumkan oleh Gubernur The Fed Ben Bernanke akhir bulan ini.

 

MINYAK

Harga minyak turun dari posisi tertinggi dalam hampir dua minggu di New York karena investor berspekulasi bahwa permintaan bahan bakar di negara terbesar di dunia akan goyah yang menunjukkan tanda-tanda pelambatan ekonomi global. Kontrak minyak tergelincir sebanyak 0,6% hari ini menjelang laporan  perumahan AS dan izin bangunan jatuh pada bulan Juli dan pertumbuhan Eropa kuartal terakhir mereda. Manufaktur di wilayah New York tiba-tiba dikontrak pada Agustus untuk bulan ketiga, laporan menunjukkan kemarin. Pertumbuhan ekonomi di zona euro turun menjadi 1,8% pada kuartal kedua dari tahun lalu ekspansi terendah dalam lebih dari setahun.

EUR/USD

Euro telah menguat mendekati level tertinggi 3 minggu terhadap dolar, didukung oleh sejumlah ekspektasi mengenai hasil positif yang mungkin didapat dari hasil pertemuan hari Selasa ini antara Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dan Kanselir Jerman Angela Merkel untuk membahas krisis utang.  Sikap lunak Jerman atas obligasi zona euro berpotensi mendukung penguatan Euro. Dan pasar juga menantikan pertemuan antara Sarkozy dan Merkel. Namun demikian  penguatan Euro nampaknya akan terbatas akibat kekhawatiran terhadap saham perbankan Eropa dan resiko untuk peringkat utang Prancis.


Dow, S&P Akhiri Penurunan Beruntun


Sabtu, 18 Juni 2011 04:32 WIB
TODAY’S ANALYSIS STOCK INDEX

Dow dan S&P ditutup naik ditengah sesi perdagangan yang sepi di hari Jumat, mengakhiri penurunan selama 6 pekan berturut-turut, terdorong oleh berita semakin dekatnya bailout untuk Yunani. Namun penurunan pada sektor teknologi menekan Nasdaq turun. “Menurutku penurunan sebesar 7% belum menjadi penentuan, ini adalah waktu yang sulit untuk melakukan trading,” ucap Randy Frederick direktur Trading dan Derivatives pada Charles Schwab. ““Di kuartal ketiga dan keempat, akan ada rebounf,” ucapnya. “Ketika QE2 berakhir, butuh beberapa minggu bagi investor untuk kembali optimis pada pasar dan bagis pasar untuk berbalik naik. Jika pasar dapat mempertahankan level saat ini, itu akan memberikan optimisme untuk berdiri sendiri.”

Merkel dan Sarkozy mengatakan mereka ebrsatu mendukung paket bantuan baru untuk Yunani yang akan mengikutsertakan sektor swasta dalam basis yang disebut “Vienna Initiative.” Berita data setelah Perdana Menteri Yunani menunjuk Evangelos Venizelos sebagai Menteri Keuangan menggantikan George Papaconstantinou. Sementara itu, Moody’s mengatakan sedang mengawasi Italia atas kemungkinan downgrade peringkat hutang, mengingat lemahnya struktural dan kemungkinan naiknya suku bunga.
***EnglishVersion***

Dow, S & P End losing streak

Saturday, June 18, 2011 4:32 pm

TODAY’S STOCK INDEX ANALYSIS
Dow and S & P closed up amid a quiet trading session on Friday, ending a decline for 6 weeks in a row, driven by news of the approach of a bailout for Greece. But the decline in the Nasdaq hit the tech sector down. “I think a decrease of 7% has not been a determination, this was a difficult time to make trades,” said Randy Frederick director of Trading and Derivatives at Charles Schwab. “” In the third and fourth quarters, there will be rebounf, “he said.” When the QE2 ends , it took several weeks for investors to re-optimistic on the market and the market to rebound Bagis. If the market can sustain current levels, it will give optimism to stand alone. ”
Merkel and Sarkozy said they ebrsatu supports new aid package for Greece that will engage the private sector in the base of the so-called “Vienna Initiative.” News of data after the Greek Prime Minister Evangelos Venizelos appointed as Minister of Finance to replace George Papaconstantinou. Meanwhile, Moody’s said it was watching the Italian for possible downgrade the debt ratings, given the structural weakness and the possibility of rising interest rates.


Market Outlook On Monday


MINYAK
Minyak Bertahan Diatas $100 Terkait Data AS, OPEC

Kontrak minyak mentah AS bertahan diatas 4100 setelah data AS menunjukkan kejatuhan data penjualan perumahan AS dibulan April, menambah sinyal pelemahan ekonomi dan menyingkirkan penguatan sebelumnya yang dipicu oleh melemah dollar AS. Data industri tersebut menunjukkan penjualan perumahan yang tertunda AS turun lebih besar dari perkiraan di bulan April hingga ke level rendahnya selama 7 bulan, menghapus harapan pemulihan kondisi penjualan rumah di AS. “Lemahnya data penjualan rumah di AS memperlihatkan bahwa ekonomi AS cenderung memburuk daripada membaik”, dikatakan Gener McGillian, seorang analis dari Tradition Energy, di Stamford, Connecticut. “Harga minyak mentah telah mencapai diatas $100, tetapi masih sulit untuk bergerak naik lebih jauh karena ketidakpastian ekonomi”, ditambahkannya. Harga minyak mentah untuk pengiriman bulan Juli naik $0.36 untuk bertahan di level $100.59 per barel, setelah menyentuh tinggi awalnya di $101.24. Menambah tekanan terhadap kontrak minyak mentah, output OPEC sendiri diperkirakan akan naik bulan ini karena tambahan persediaan dari Arab Saudi, Nigeria dan Irak, menurut sebuah survei dari Rueters.

EMAS
Emas Stabil Terkait Yunani, Data AS

Emas bertahan stabil hari Senin didukung oleh melemahnya dollar AS, bersama dengan kekhawatiran yang menghinggapi krisis hutang Yunani dan memburuknya data housing dan konsumen AS mendukung minat terhadap emas. Spot emas stabil di area $1,535.45 per ons. Emas menguat 1.8% minggu lalu. Kontrak emas AS sedikit bergerak di level $1,535.90. Di tengah kekhawatoran mengenai krisis hutang Yunani, para pejabar dari IMF dan Uni Eropa mengatakan bahwa mereka tidak mengantisipasi restrukrisasi hutang di Yunani. Memburuknya data consumer spending dan rendahnya penjualan rumah yang tertunda (Pending Home Sales) di bulan April menimbulkan kekhawatiran bahwa pemulihan ekonomi AS kehilangan momentum. menurunkan dollar AS ke dekat rendahnya 3 minggu hari Jumar terhadap sekumpulan mata uang. Pasar keuangan dan komoditi di AS dan Inggris saat ini diliburkan untuk hari libur nasional.

EUR/USD
Euro Dilegakan Komentar Positif Soal Yunani

Euro masih berkutat dikisaran tingginya terhadap Dollar AS di sesi pagi hari Senin pasca pernyataan dari pihak Eropa yang optimis negara Yunani akan mampu mengatasi beban hutang yang berat. Rally Euro terhadap Dollar AS mulai mendapatkan momentum kuat pada sesi New York hari Jumat lalu, setelah salah satu anggota dewan ECB, George Provopoulos, mengatakan bahwa Yunani akan mampu membayar hutangnya secara penuh tanpa memerlukan restrukturisasi jika konsisten menerapkan rencana penghematan. Komentar senada juga datang dari Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy, yang menyebutkan bahwa Perancis akan menjaga dan mendukung Euro. Perancis juga menentang setiap jenis restrukturisasi hutang untuk Yunani. “Komentar-komentar itu setidaknya telah mengurangi resiko default Yunani dalam waktu dekat dan meringankan tekanan pada Euro,” kata Joe Manimbo, analis mata uang pada Travelex Global Business Payments di Washington.

HANGSENG
Bursa Hong Kong Fluktuatif, Fokus Pada Shanghai

Bursa saham Hong Kong berfluktuasi pada awal hari Senin bersama sektor perbankan yang secara umum melaju setelah penguatan sebelum akhir pekan terkait pergerakan Wall Street, tetapi pasar masih berusaha bangkit seiring bursa saham Shanghai yang melanjutkan kejatuhan mereka ditengah kekhawatiran melambatnya ekonomi. Indeks Hang Seng sedikit bergerak di level 23,118.23 setelah bergerak naik-turun dan indeks Hang Seng Cina bertambah 0.1% ke level 12,979.29. Saham HSBC Holdings PLC menguat 0.1% dan Bank of China Ltd naik 0.5%, sementara PetroChina turun 0.7% setelah naik tajam hari Jumat. Indeks komposit Shanghai turun 0.7% setelah sebelumnya juga turun di 7 sesi sebelumnya.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review


Power Closing Jumat, 25 Maret 2011

EMAS
Emas diprediksi naik pekan depan

Emas diprediksi naik mencapai rekor menyusul sejumlah faktor seperti pertempuran di Libia, krisis utang Eropa, dan bencana di Jepang yang mendorong permintaan logam mulia sementara perak diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam 31 tahun. Pesawat tempur milik AS dan sekutu melanjutkan serangan terhadap tempat-tempat militer loyalis Muammar Khadafi menyusul makin meningkatnya serangan terhadap kelompok pemberontak. Sementara Portugal makin membutuhkan bailout setelah PM Jose Socrates berniat mundur di tengah upaya pemimpin Uni Eropa mengatasi krisis utang. “Situasi yang makin tak menentu di Timur Tengah dan Afrika Utara, ditambah pergerakan harga minyak, dan krisis utang Eropa menopang penguatan harga emas,” kata Gavin Wendt, direktur MineLife Pty Ltd. (By bisnis.com)

MINYAK
Minyak Mentah Stabil Terkait Libya

Kontrak minyak mentah AS nyaris tidak bergerak diawal perdagangan Asia hari Jumat bersama ketegangan di Libya dan tumbuhnya ketegangan di Timur tengah mendukung kekhawatiran persediaan minyak mentah. Harga minyak mentah di NYMEX untuk pengiriman bulan Mei turun 20 sen di level $105.40, setelah bertahan turun 15 sen di level $105.60 sehari sebelumnya. Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy mengatakan pada hari Jumat bahwa para pemimpin Libya harus memutuskan sendiri posisi Muammar Kadafi. Hari Kamis, negara-negara anggota NATO setuju untuk medesak zona larangan terbang di Libya guna melindungi warga sipil terhadap pasukan Kadafi, tetapi kehilangan kendali sementara untuk melakukan perintah atau komando operasi militer di Libya. (By monexnews.com)