Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “neraca perdagangan

Analisa Emas


Gold Buddha

Gold Buddha (Photo credit: @Doug88888)

Kenaikan Harga emas tertahan di kisaran Ma 200 grafik 1 jam kemarin di $1267 dan meleha kembali hingga ke area $1239. Harga kini berada di kisaran 1245.  Tekanan turun emas kemungkinan karena dollar yang menguat jelang libur pasar AS, Independence Day, besok dan jelang data tenaga kerja Jumat pekan ini.  Dalam jangka pendek, tekanan turun emas berpeluang membawa emas hingga level 1233 (MA 100 grafik 1 jam). Support selanjutnya di kisaran 1224. Sementara bila harga menembus level 1250 (MA 50 grafik 1 jam), emas berpeluang menyentuh level MA 200 nya di kisaran 1256-62.  Hari ini cukup banyak data ekonomi AS yang akan dirilis seperti data Non Farm Employment Change yang disurvei oleh ADP, data klaim tunjangan pengangguran mingguan, data neraca perdagangan dan data aktivitas sektor non manufaktur yang disurvei ISM.  Fokus perhatian pasar tentunya lebih ke data-data yang berkaitan dengan situasi tenaga kerja AS. Bila data-data ini membaik, dollar bisa kembali menguat dan melemahkan harga emas. Demikian pula sebaliknya.


Market Review Eropa


Market Review Eropa :

Euro tertekan akibat ketidak-pastian politik di Yunani yang membuat investor khawatir akan kemampuan Athena untuk hindari default dan bertahan di zona-euro. Sterling melemah seiring berlanjutnya penurunan harga rumah di Inggris. Aussie turun akibat memburuknya defisit neraca perdagangan Australia. Emas dan minyak tergelincir, tertekan oleh penguatan dollar yang gerogoti daya tarik komoditas. Indeks Dow futures melemah akibat ketidak-pastian politik di Yunani dan ancaman perbedaan kebijakan antara Jerman dengan Perancis untuk selesaikan masalah utang zona-euro. Investor kini nantikan pernyataan ECB’s Draghi, pidato Fed’s Lacker, dan data optimisme ekonomi AS untuk mencari petunjuk lebih lanjut akan outlook pemulihan ekonomi dunia.


Market Outlook Today


Official portrait of Federal Reserve Chairman ...

Image via Wikipedia

EMAS

Komoditi Emas terpuruk tajam dalam perdagangan pada hari Rabu malam, pemicu terpuruknya komoditi ini  adalah respons investor atas sikap Pimpinan The Fed Ben Bernanke yang ditunjukkannya semalam. Bernanke dalam satu testimoni sebelum pertemuan kongres semalam tidak memberi sinyal apapun mengenai langkah moneter yang akan dilakukan The Fed untuk menambah likuiditas di pasar, dan ada perkembangan positif pada pasar tenaga kerja meski kondisi pasar tenaga kerja AS masih jauh dari kata normal. Pasar berharap The Fed melonggarkan kebijakan moneter meski apabila perekonomian AS baik – baik saja, jadi sentimen berbalik ketika The Fed tak melakukan apa-apa.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa merosot tajam pada perdagangan di market US semalam, merosotnya mata uang Euro ini di picu setelah pimpinan The Fed Ben S Bernanke mengeluarkan pernyataan yang dapat memicu spekulasi bahwa bank sentral AS itu tak akan menggelontorkan stimulus moneter lagi. Bernanke mengungkapkan bahwa ada perkembangan positif di pasar tenaga kerja meski kondisi pasar tenaga kerja AS masih jauh dari kata normal. Bernanke memang terbilang hati – hati dalam mengungkapkan optimismenya, hal ini peringatan bagi trader mata uang Eropa bahwa perkembangan neraca perdagangan merupakan hal yang paling penting dalam menggerakkan pasar mata uang, fakta bahwa The Fed tidak dalam kondisi terdesak untuk meningkatkan neraca perdagangannya merupakan hal yang positif bagi pergerakan US dolar.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Kamis pagi bergerak menguat yang cukup signifikan, bursa saham Jepang melawan arus sentiment negative yang cenderung bergerak di Asia. Anjloknya nilai tukar Yen mendorong menguat saham – saham eksportir sehingga memberikan dukungan untuk bursa Jepang. Ada beberapa saham yang bergerak menguat terutama dari sektor eksportir diantaranya adalah Canon, Toyota, dan Sony. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei hari ini di perkirakan berpotensi bergerak menguat tapi cenderung terbatas.