Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “monex

Market Review Asia


Market Review Asia

Bursa saham Asia bergerak mixed akibat merebaknya resiko geo-politik setelah AS dan sekutunya negara Arab melakukan serangan udara terhadap militan ISIS di Syria. Nikkei turun setelah penguatan yen menggerogoti optimisme investor atas outlook pendapatan eksportir Jepang. Kospi rebound akibat aksi  bargain-hunting pasca kejatuhan belakangan. Hang Seng menguat seiring munculnya harapan bahwa Beijing akan memberikan stimulus untuk mencegah perlambatan ekonomi Cina. 

Posted from WordPress for Android


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.2850, High 1.2901, Low 1.2840; XAUUSD C: 1224.30, H: 1235.45, L: 1214.57; CO-LS C: 91.72, H: 92.09, L: 90.58; Dow C: 16963, H: 17111, L: 16952

Bursa saham AS melemah pada hari Selasa, S&P 500 dan Nasdaq mencatat penurunan  tiga hari beruntun, sentimen investor terbebani pelambatan ekonomi global dan konflik yang terjadi di Timur Tengah. Saham perusahaan farmasi AS dan Eropa yang sedang dalam proses merger anjlok setelah pemerintah AS mengungkapkan rencana untuk membatasi merger yang bertujuan untuk menghindari pajak. Emas menguat seiring pelemahan dollar pasca pernyataan pejabat Fed New York yang mengatakan kenaikan suku bunga harus dilakukan dengan hari-hati, sementara serangan udara AS memberikan ketegangan global membuat peningakatan permintaan aset safe haven. Minyak mentah WTI menguat setelah AS dan Arab meluncurkan serangkaian serangan udara terhadap Islamic State di Suriah. Minyak juga mendapat dukungan dari survei yang menunjukkan aktivitas manufaktur China naik di bulan September. Data ekonomi penting hari ini yaitu German Ifo Business Climate dari zona euro; New Home Sales dari AS.

Posted from WordPress for Android


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.2850, High 1.2867, Low 1.2814; XAUUSD C: 1215.70, H: 1220.32, L: 1208.57; CO-LS C: 91.46, H: 92.64, L: 91.20; Dow C: 17099, H: 17210, L: 17076

Bursa saham AS melemah pada hari Senin, mengikuti penurunan saham perusahaan kecil, setelah China memberikan sinyal tidak akan memberikan stimulus dan pasca penjualan rumah AS secara tak terduga menunjukkan penurunan. Emas sedikit menguat menyusul aksi short covering pasca penguatan dollar dan teknikal selling yang membuat emas menyentuh level terendah sejak Januari di awal perdagangan. Minyak mentah WTI melemah lebih dari $1, akibat berlebihnya persediaan minyak dan kekhawatiran akan rendahnya permintaan dari Eropa dan China. Data ekonomi penting hari ini yaitu HSBC Flash Manufacturing PMI dari China; French Flash Manufacturing PMI, dan German Flash Manufacturing PMI dari zona euro.

Posted from WordPress for Android


Market Review Eropa


Market Review Eropa
 
Mata uang Euro pulih dari titik rendah seiring koreksi Dollar dari level rekor tinggi 14-bulan seiring ketidakpastian outlook kebijakan moneter bank sentral AS. Sementara bursa saham Eropa anjlok di hari Senin, dibebani kecemasan pelambatan pertumbuhan ekonomi China paska komentar MenKeu China meredam harapan tambahan stimulus dengan menyatakan bahwa pemerintah tidak akan melakukan perubahan kebijakan secara dramatis hanya dikarenakan pelemahan indicator ekonomi.

Posted from WordPress for Android


Market Review Asia


Market Review Asia

Bursa saham Asia tergelincir seiring merebaknya kekhawatiran atas perlambatan ekonomi Cina. Nikkei turun, terbebani oleh aksi profit-taking seiring meredanya pelemahan yen terhadap Dollar AS. Kospi melemah, terbebani oleh kejatuhan saham blue chips perusahaan Korea Selatan. Hang Seng terpuruk akibat munculnya kewaspadaan menjelang publikasi data manufaktur Cina besok yang mungkin dapat memberikan bukti tambahan atas perlambatan ekonomi Cina. 

Posted from WordPress for Android


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.2831, High 1.2929, Low 1.2828; XAUUSD C: 1216.89, H: 1228.46, L: 1214.05; CO-LS C: 92.45, H: 93.22, L: 91.85; Dow C: 17212, H: 17279, L: 17170

Dollar menguat terhadap sejumlah mata uang utama pada hari Jumat, mencetak kenaikan mingguan ke-10 berturut-turut, seiring optimisme investor bahwa tingkat suku bugna AS dapat naik lebih cepat dari ekspektasi. Sterling melonjak ke level tinggi 2 pekan terhadap dollar dan level tinggi 2 tahun terhadap euro,s etelah voting Skotlandia memilih untuk bertahan pada United Kingdom. Bagaimanapum, pound terkoreksi akibat aksi profit taking pada sesi New York. Bursa saham global ditutup flat pada hari Jumat seiring gagal untuk mempertahankan gain sepanjang sesi, meski trend bullish pada bursa saham masih berlanjut dan saham Alibaba meljit pada debut perdagangannya di AS. Safe haven emas turun sebanyak 0.7% sementara perak turun sebanyak 3.4% dalam penurunan harian terbesar sejak Desember. Harga minyak mentah AS juga turun, menuju penurunan harian keempat dalam berlanjutnya kecemasan mengenai suplai yang berlimpah di tengah lemahnya data ekonomi global dan rapuhnya tingkat permintaan. Data ekonomi hari ini adalah Westpac consumer sentiment dari Selandia Baru, laporan bulanan Bundesbank, pidato oleh ECB Draghi, consumer confidence dari zona euro, existing home sales dari AS, pidato oleh Fed Dudley.

Posted from WordPress for Android


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.2940, High 1.2980, Low 1.2907; XAUUSD C: 1233.90, H: 1238.49, L: 1226.72; CO-LS C: 92.81, H: 93.03, L: 90.63; Dow C: 17028, H: 17053, L: 16925

Dollar diperdagangkan stabil terhadap sejumlah mata uang tama, ditopang oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve pekan ini akan mengakui kemajuan pada perekonomian AS dan memberikan rincian lebih lanjut mengenai pengetatan kebijakan oleh bank sentral. Sementara itu sterling masih tampil defensif menjelang referendum Skotlandi hari Kamis nanti dan dollar Australia anjlok ke level rendah 6 bulan terhadap greenback dalam kecemasan mengnai melambatnya tingkat pertumbuhan China. Emas ditutup naik seiring pelemahan bursa saham pasca data China yang mengecewakan, namun masih berada dekat level rendah 8 bulan menjelang pertemuan Federal Reserve yang mungkin akan mensinyalkan kenaikan suku bunga lebih awal. Harga minyak mentah rebound seiring dollar terkoreksi dari level tinggi 14 bulan menjelang pertemuan Federal Reserve. Data ekonomi hari ini adalah buletin kuartalan BOE, minutes pertemuan RBA, pidato oleh BOJ Kuroda, CPI, PPI dari Inggris, ZEW economic sentiment dari Jerman, ZEW economic sentiment dari Zona euro, manufacturing sales dari Kanada,  PPI, TIC long-term purchases dari AS, serta pidato oleh BOC Poloz. 

Posted from WordPress for Android


Market Review Eropa


Market Review Eropa  

Indeks Dollar AS stabil dekat level tertinggi 6-bulan, sementara Euro masih tertekan ke level terendah 8-bulan menjelang rapat kebijakan moneter The Fed selama 2 hari yang dimulai hari Selasa, selain itu para investor masih menanti sejumlah data kunci pekan ini seperti laju GDP & nonfarm payrolls AS. Sementara Poundsterling melemah setelah komentar IMF yang tidak mengekspektasikan kenaikan suku bunga BoE dalam waktu dekat. Secara terpisah bursa saham Eropa terkerek naik, ditopang laporan earnings korporat yang solid, namun penguatan masih terbatas karena para investor menanti kejelasan sanksi tambahan yang berpotensi diterapkan untuk Russia.

Posted from WordPress for Android




Technical Outlook 03 Februari 2014


·     EUR/USD. Mengacu Stochastic harian yang bearish, Euro masih akan tertekan. Sementara RSI-14 juga menurun ke angka 41.17 yang mengartikan EURUSD akan sulit bergerak ke atas 1.37. Bias tersebut dapat membawa Euro kembali turun ke area 1.3500 (terendah 20 Jan) untuk kemudian mengincar support di zona 1.3450-1.3400. Hanya tembus ke atas 1.36 yang dapat memicu rally Euro menuju 1.3660 atau bahkan ke resisten kuat 1.3700.

·      GBP/USD. Bias Sterling kembali lemah di jangka pendek seiring Stochastic & RSI-14 harian menunjukkan pola downtrend. Namun bearish akan terbatasi oleh MACD dan MA-50 serta MA-100 yang mengindikasi penguatan. Mengacu pada moving average yang uptrend, Sterling kemungkinan mampu menguat tipis dengan target resisten terdekat 1.6540 untuk retest ke 1.6620. Sementara support terdekat berada di kisaran 1.6445, 1.6400 dan 1.6340.

·        USD/JPY. Yen Jepang kemungkinan masih akan bergerak ranging di antara 102-103. Namun break ke bawah 102.25 (level penutupan 29 Jan) akan memicu tekanan bearish menuju support 102.00 bahkan 101.70, seiring MACD-harian mengindikasikan downtrend. Sebaliknya, penembusan ke atas level 102.70 akan membawa Yen melemah kembali ke resisten terdekat 103.00. Pecah ke atas area itu akan menggiring USDJPY untuk retest area 103.40, resisten kuat jangka menengah.

·       USD/CHF. Bias USDCHF sedikit berubah seiring Stochastic menunjukkan sinyal uptrend menuju angka 50. Saat ini, momentum bullish masih terjaga mengarah 0.9080. Pecah ke atas level itu akan berlanjut menguat menuju level 0.9120 & 0.9155, sebagai resisten kuat bagi USDCHF (tertinggi 21 Jan). Hanya penurunan ke bawah 0.9000 yang akan merubah bias intraday menjadi bearish kembali guna membidik 0.8940 & 0.8900.

·     AUD/USD. Potensi pelemahan Aussie mash terjaga untuk menguji support 0.8730 seiringmoving average harian mengindikasikan momentum bearish. Dengan indikator RSI-14 dan MACD yang turut terkonfirmasi downtrend, AUDUSD rentan untuk anjlok ke bawah 0.8660 dan 0.8600. Sementara bullish Stochastic diharapkan bisa memicu Aussie bergerak untuk menguat ke sejumlah resistennya. Sehingga Aussie akan coba menguat kembali ke 0.8800 dan 0.8840 atau bahkan ke 0.8880.

·     XAU/USD. Bias masih bearish dalam jangka pendek dengan target menguji support kunci 1235, yang apabila tertembus akan memacu momentum bearish lebih lanjut menuju area 1226. Hanya rebound ke atas area 1250 yang dapat meredakan tekanan negatif pada harga emas.

·      Hang Seng Futures. Dalam grafik 4 jam terlihat area 21650 kembali menyediakan support bagi Hang Seng, untuk kembali menguji area 22035. Clear break di atas area tersebut akan mendorong penguatan lebih lanjut menuju resistensi berikutnya di area 22150. Sebaliknya, penurunan di bawah area 21850 akan mengembalikan tekanan bearish untuk pengujian ulang area 21650.

·    Nikkei Futures. Bias semakin bearish dalam jangka pendek menyusul kejatuhan Nikkei di bawah area 14875, membuka peluang untuk pengujian support kunci sekaligus MA-200 hari di sekitar 14520. Hanya clear break di atas 14785 yang dapat mengurangi tekanan bearish untuk mengincar target berikutnya di area 15000.

 

·        Kospi Futures. Kospi bergerak naik seiring membaiknya performa pasar negara berkembang, namun performa Wall Street masih berpotensi mempengaruhi pergerakan Kospi. Break ke atas area 255.15 dapat menambah momentum bullish untuk menguji area 258.20. Sementara break ke bawah 252.20 dapat memicu tekanan bearish lanjutan untuk menguji support kunci pada area 248.25.

 


Technical Outlook 27 Januari 2014


  •  EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan break di bawah area 1.3645 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area 1.3600. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat di sekitar area 1.3795, break konsisten di atas area tersebut akan memicu momentum bullish lebih lanjut, membidik area 1.3830 atau lebih tinggi.
 
  • GBP/USD. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 1.6475 untuk memicu tekanan bearish lebih lanjut membidik area 1.6420. Pada pergerakan ke atas, hanya break di atas area 1.6600 akan mengubah bias intraday kembali ke bullish menguji kembali area resisten kunci 1.6745.
 
  • USD/JPY. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 101.80, break di bawah area tersebut akan memicu tekanan bearish lebih lanjut membidik area 101.40. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat di sekitar area 103.00, break di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, dalam jangka pendek kemungkinan menguji area 103.55 – 103.50.
 
  • USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan break di atas area 0.9000 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menguji setidaknya area 0.9050 sebelum menuju area 0.9095. Hanya breal di bawah area 0.8920 pada fase ini akan mengubah bias intraday kembali ke bearish menguji kembali area 0.8875 sebelum kembali pulih ke atas.
 
  • AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan break di bawah area 0.8645 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji setidaknya area 0.8550. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat di sekitar area 0.8760, break konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral menguji kembali area 0.8800 dalam jangka pendek.
 
  • XAU/USD. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 1275, break diatas area tersebut akan memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 1285. Pada pergerakan kebawah, support terdekat terlihat disekitar area 1250, break dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral, lebih jauh menguji area 1235.
 
  • Hang Seng Futures. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 22100. Break di bawah area tersebut akan memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 22000. Pada pergerakan keatas, resisten terdekat terlihat disekitar area 22350, break diatas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 22475.
 
  • Nikkei Futures. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 14875. Break di bawah area tersebut seharusnya memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 14760. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat di sekitar area 15080, break konsisten di atas area tersebut akan membawa harga naik menguji area 15250.
 
  • Kospi Futures. Bias bearish dalam jangka pendek, break ke bawah area support 252.25 dapat memicu momentum bearish lanjutan menuju area 250.00. Resisten terdekat ada pada area 254.00, break ke atas area ini dapat memicu koreksi bullish untuk menguji area 256.55. Secara keseluruhan kami masih lebih memilih outlook bearish selama harga bertahan di bawah area 258.10.

Technical Outlook 24 Januari 2014


  • EUR/USD. Bias bullish dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 1.3700. sementara support terdekat berada pada kisaran area 1.3630. Break diatas area 1.3700 seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 1.3750. Disisi lain, break konsisten dibawah area 1.3630 akan membawa harga ke zona netral, lebih jauh menguji area 1.3600.
 
  • GBP/USD. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 1.6635, yang perlu ditembus untuk ke atas untuk memicu momentum bullish mennuju area 1.6740. Kegagalan menembus diatas area 1.6635 akan mengkoreksi harga ke 1.6575 karena indikator stochastic dan RSI berada pada wilayah jenuh beli. Break dibawah area 1.6575 akan membawa harga turun menguji area 1.6525.
 
  •  USD/JPY. Outlook bullish utama masih valid dan kecenderungan masih pada skenario bullish namun bias netral dalam jangka pendek. Support terdekat terlihat pada kisaran area 103.35 diikuti oleh 103.35. Resisten terdekat terlihat disekitar area 103.90 yang perlu ditembus untuk pergerakan ke atas dan melanjutkan skenario bullish utama menuju setidaknya area 104.50.
 
  • USD/CHF. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 0.8965, break dibawah area tersebut akan memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 0.8920. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat disekitar area 0.9025, break konsisten diatas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 0.9060.
 
  • AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan break di bawah area 0.8730 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji setidaknya area 0.8670. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat disekitar area 0.8780, break konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral menguji area  0.8840.
 
  • XAU/USD. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 1275, break diatas area tersebut akan memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 1285. Pada pergerakan kebawah, support terdekat terlihat disekitar area 1250, break dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral, lebih jauh menguji area 1235.
 
  • Hang Seng Futures. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 22560.Break dibawah area tersebut akan memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 22420. Pada pergerakan keatas, resisten terdekat terlihat disekitar area 22765, break diatas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 22850
 
  • Nikkei Futures. Bias netral dalam jangka pendek. Resisten terdekat terlihat disekitar area 15775 sementara support terdekat berada pada area 15385. Break diatas area 15775 seharusnya memicu momentum bullish menguji area 15960. Disisi lain, break konsisten dibawah area 15385 akan membawa bias kembali ke bearish menguji area 15200.
 
  • Kospi Futures. Seperti terlihat pada grafik 4 jam, Kospi terkoreksi turun setelah gagal menembus ke atas area 258.00. Koreksi akan menuju support kunci pada area 252.25, break ke bawah area ini dapat mengubah bias menjadi bearish menuju area 250.00. Bagaimanapun juga, gagal untuk menembus ke bawah area 252.25 akan membawa harga menuju zona netral untuk bergerakan sideways pada range area 252.25 – 256.55.

Are your investment consistenly profitable?


DEAR FELLOW INVESTOR,

The 10% of successful educated traders take their profits from the 90% of uneducated traders. You need to get with the correct percentile group. There are only a very few who are successful at trading and have the skills and desire to want to teach it to others but don’t expect them to give this to you for free. Most of them have spent years learning how to trade successfully and will not just give it away for free.

Find someone or someplace that has the reputation and credentials that make sense to you but stop looking for the easy way out, you’re just fooling yourself and wasting your time. So face it, you are going to pay to learn how to trade successfully! You are either going to pay a trusted source or you are going to pay the market. The later is much more expensive and very painful. The real sad part of all this is that if you chose to learn from the market, you will probably lose your money and still not know how to trade.

Learn this Steps to Beating the Markets! If you’ve ever wondered how successful investor are able to profit consistenly – in these tumultuous market conditions – you need to attend this Free Trading Workshop. For the first time, the trading strategies and tools used by the most successful investors will be taught in a Free Trading Workshop. In this important class you will learn:

1. Forex, Gold, Index and CFD for Beginner
2. Psychology of Trading
3. How to beat the market – in any market condition

4. Strategies and trade adjustments to turn losing trades into winners
5. Where to find and how to use investing tools that can make you more profitable.

Place: Graha Pena Building The 19th Floor, Jl Ahmad Yani 88 Surabaya 60234 Tel: 0318271188

To select a convenient class time, just call :

+6281330330933 OR please invite this BB PIN: 315BBBAC

Register Demo Account on : http://www.mifx.com/open-demo-account/33e4q2


Outlook Emas


Indikator MACD (12, 26, 9) di grafik H4 memperlihatkan kecenderungan naik, demikian pula indikator RSI (14) dan Stochastics (14, 3, 3). Namun di grafik H1 terlihat kecenderungan turun pada indikator MACD, RSI, dan stochastics.

Ini dapat disimpulkan bahwa kemungkinan akan terjadi koreksi atau konsolidasi dalam jangka pendek sebelum harga kembali menguat. Potensi koreksi ke area 1662-1665 sementara potensi penguatan ke area 1690an dengan resisten terdekat di 1680.

Alternatif skenario, bila terjadi pergerakan di bawah 1662, maka harga berpotensi melanjutkan penurunan ke level support berikutnya di 1653.

Bagusnya data trade balance China kemarin dan naiknya angka klaim tunjangan pengangguran mingguan AS, menguatkan sentimen terhadap resiko dan mendongkrak harga emas.

Data ekonomi hari ini: http://www.monexnews.com/calendar/index.htm

Posted from WordPress for Android


Market Outlook Today


The New York Stock Exchange, the world's large...

The New York Stock Exchange, the world’s largest stock exchange by market capitalization (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas kembali bergerak melemah lebih dari 1% seiring kekecewaan pasar terhadap lambatnya persetujuan budget AS pada perdagangan kemarin, padahal US dolar melemah dan  harga minyak mentah juga ikut melemah sehingga semua komoditas lain melemah. Ketidakpastian ekonomi yang berhubungan dengan pembicaraan budget AS dan mengenai heavy selling setelah penutupan option minggu lalu yang juga meyebabkan komoditi ini melemah.

 

AUD/USD

 

Mata uang Australia koreksi tipis pada perdagangan di sesi Asia pagi ini, mata uang Aussie sedikit melemah meskipun masih berada di kisaran tertinggi dalam lebih dari satu minggu belakangan. Melemahnya mata uang ini terjadi setelah rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal ke III di Australia menunjukkan hasil yang kurang dari harapan. Rilis data pagi ini mengenai pertumbuhan ekonomi kuartal ke III di Australia data menunjukkan bahwa di kuartal ke III terjadi pertumbuhan ekonomi sebesar 0.5% (q/q), meskipun tidak terlalu buruk namun hasil tersebut masih kurang dari ekspektasi yang sebesar 0.6%. Pertumbuhan di kuartal ke III ini juga melambat dari pertumbuhan yang terjadi di kuartal ke II yang sebesar 0.6%.

 

NIKKEI

 

Bursa saham Jepang awal pembukaan perdagangan disesi Asia cenderung bergerak sedikit melemah, bursa saham Jepang tergerus melemah melanjutkan pergerakan negatif pada sesi perdagangan sebelumnya. Para investor bersikap negatif setelah bursa saham Wall Street melemah akibat menguatnya kekhawatiran mengenai anggaran AS. Namun setelah sedikit melemah Indeks Berjangka Nikkei bergerak rebound seiring bursa saham AS menyingkirkan sentimen di Asia dalam penutupan lemahnya kemarin, saat para politikus di sana masih berselisih pendapat terkait solusi untuk masalah keuangan guna menghindari kenaikan pajak dan pemangkasan anggaran belanja yang mungkin akan mendorong AS ke jurang resesi.

 


Market Outlook Today


Middle East Map עברית: מפה מדינית של המזרח התי...

Middle East Map עברית: מפה מדינית של המזרח התיכון Bahasa Indonesia: Peta yang menunjukkan Asia Barat Daya – Istilah “Timur Tengah” lebih sering digunakan untuk merujuk kepada Asia Barat Daya dan beberapa negara di Afrika Utara (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas bergerak menguat setelah sempat dalam kisaran yang sempit pada perdagangan kemarin, berada antara kekhawatiran resesi di Eropa dan AS dan aksi beli safehaven ditengah permasalahan mengenai kekerasan di Timur Tengah. Komoditi Emas diperdagangkan diatas $8 dalam kisaran harian karena Pemimpin Internasional gagal untuk minggu keduanya dalam mencapai kesepakatan untuk meluncurkan bantuan darurat pada Yunani yang mendorong ketertarikan pada emas sebagai lindung nilai dari inflasi. Komoditi Emas juga dibawah tekanan dari data AS yang menunjukkan consumer sentimentmenguat tetapi terlihat untuk melorot pada akhir November setelah beberapa bulan membaik, ketidakpastian juga tumbuh dari kombinasi kenaikan pajak dan pemangkasan pembelanjaan yang akan mempengaruhi awal tahun depan di AS.

 

EUR/USD

 

Mata uang tunggal Eropa bergerak menguat pada perdagangan kemarin, menguatnya mata uang setelah Kanselir Jerman Angela Markel menyatakan optimisme kesepakatan atas pendanaan Yunani akan dapat tercapai dalam pertemuan Mentri Keuangan kawasan zona Eropa yang diagendakan hari Senin minggu depan. Mata uang tunggal Eropa bergerak menguat pada perdagangan tadi pagi yang cukup signifikan terhadap 16 rival utamanya menjelang pertemuan 27 pemimpin negara Uni Eropa hari ini yang akan melakukan negosiasi anggaran, mata uang ini menguat setelah Menteri Keuangan dari 17 negara kawasan zona Eropa menyatakan kemarin bahwa pembicaraan mengenai bantuan untuk Yunani akan dilanjutkan pada tanggal 26 November mendatang. Penguatan mata uang ini dipicu juga oleh gencatan senjata antara pihak Israel an Palestina di Gaza, dimotori oleh AS dan Mesir akhirnya Israel setuju menghentikan serangan ke Gaza untuk sementara waktu.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong pagi bergerak menguat pada perdagangan di hari Kamis pagi, bursa saham menguat setelah rilis data HSBC Flash PMI Manufacturing menunjukkan pertumbuhan hingga mencapai level tertinggi dalam 13 bulan belakangan di bulan ini. Tercatat Flash HSBC manufaktur yang menggambarkan kinerja aktivitas manufaktur di China mengalami penguatan dibandingkan dengan bulan Oktober lalu.

 


Market Outlook Today


Official portrait of Federal Reserve Chairman ...

Official portrait of Federal Reserve Chairman Ben Bernanke. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komditi Emas anjlok pada perdagangan kemarin seiring kombinasi dari anjloknya harga Minyak, harapan untuk gencatan senjata antara Hamas dan Israel, dan komentar Pimpinan The Fed Ben Bernanke pada jurang fiskal yang mengurangi ketertarikan pada komoditi ini sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Setelah membaik dari ekspektasinya data perumahan AS kemarin tetapi juga didukung oleh harapan AS akan menyelesaikan permasalahan fiskalnya dan dengan merespon pada konflik Timur Tengah.

 

USD/JPY

 

Mata uang Yen bergerak melemah ke posisi terendah 7 bulan pada perdagangan kemarin seiring di tengah spekulasi bahwa pemerintahan baru Jepang pasca pemilu 16 Desember mendatang akan memaksa BoJ untuk menggelontorkan lebih banyak stimulus moneter. BoJ menunda peluncuran langkah-langkah pelonggaran baru kemarin setelah mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari, meskipun berkembang desakan untuk stimulus lebih lanjut guna memacu ekonomi terbesar ke III di dunia itu. Keputusan itu muncul beberapa hari setelah calon terkuat untuk menjadi PM Jepang berikutnya menjanjikan pelonggaran moneter yang agresif untuk memperbaiki kesulitan ekonomi negara itu. Bank sentral juga mempertahankan suku bunga tidak berubah di antara nol hingga 0,1 %, namun BoJ mengatakan ekonomi Jepang “telah agak melemah” di tengah melambatnya ekspor dan produksi pabrik.

 

NIKKEI

 

Bursa saham Jepang bergerak menguat cukup signifikan pada perdagangan kemarin, kenaikan di bursa saham Jepang terjadi setelah pimpinan Partai Demokrasi Liberal Shinzo Abe menuntut langkah yang lebih ekstrem dari bank sentral Jepang termasuk jika diperlukan mendorong suku bunga ke bawah nol %. Mata uang Yen melemah tajam di tengah ekspektasi bahwa BoJ akan memberikan stimulus lanjutan.

 


Market Outlook Today


EMAS

 

Komoditi Emas bergerak menguat pada perdagangan kemarin selama tiga hari dalam minggu ini seiring harapan stimulus global akan berlanjut, para investor kembali memburu komoditi ini untuk digunakan sebagai alat hedging terhadap inflasi.

Pihak ECB menyatakan kesiapannya untuk mengaktifkan program pembelian obligasi pemerintah jika situasi membutuhkan, demikian pernyataan dari Presiden Mario Draghi dalam jumpa pers ECB semalam. Sementara itu Presiden Obama yang masuk dalam termin keduanya sudah harus menghadapi persoalan fiscal cliff yang akan aktif secara otomatis pada bulan Januari mendatang kecuali jika kongres setuju untuk membatalkannya.

 

EUR/USD

 

Mata uang tunggal Eropa bergerak melemah pada perdagangan kemarin, mata uang Euro masih berada di kisaran terendah dalam dua bulan belakangan pada perdagangan diakhir minggu. Mata uang kawasan zona Euro ini terpukul mundur menjelang voting parlemen Yunani untuk anggaran tahun depan, untuk saat ini diperkirakan para Menteri keuangan kawasan zona Eropa tidak akan mengucurkan segera bantuan lanjutan untuk Yunani hingga setidaknya akhir bulan ini dan mereka masih menantikan laporan lengkap mengenai komitmen Yunani untuk memenuhi persyaratan bailout. Sejauh ini PM Yunani Antonis Samaras telah berhasil mengumpulkan cukup dukungan untuk mengamankan pemotongan upah dan pensiun, selanjutnya parlemen akan harus mengesahkan anggaran untuk tahun 2013 yang agendanya dilakukan tanggal 11 November lusa.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Jepang pada perdagangan diakhir minggu pagi bergerak melemah, bursa saham Jepang melemah untuk lima hari berturut-turut setelah berkembangnya kekhawatiran mengenai kemampuan Obama untuk menghindari fiscal cliff diragukan. Perusahaan-perusahaan eksportir seperti produsen elektronik dan otomotif menjadi pimpinan penurunan di bursa Jepang pagi ini. Yen kemarin melesat ke level tertinggi dalam empat minggu belakangan terhadap mata uang Eropa setelah ECB mempertahankan suku bunga di level rekor terendah.

Posted from WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas ditutup sedikit menguat pada akhir perdagangan minggu lalu setelah data menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS dalam kuartal ke III, akan tetapi komoditi ini menghadapi serangkaian penurunan tiga minggunya dalam setahun dari ketidakpastian berkenaan dengan masa depan stimulus moneter the Fed AS. Komodoiti Emas membalikkan pelemahan pada awalnya setelah Departemen Perdagangan mengatakan GDP AS mengalami ekspansi kebih baik dari ekspektasinya 2% dalam tahunan dipicu oleh ledakan akhir dari consumer spending. Ketidakpastian berkenaan dengan recovery perekonomian global dan menanyakan dari kedepannya monetary policy AS yang telah ultra longgar dibawah Ketua the Fed Ben Bernanke yang dapat mendorong ketertarikan pada logam mulia sebagai lindung nilai dari inflasi.

EUR/USD

Mata uang Aussie bergerak melemah diawal perdagangan minggu ini, Aussie melemah di tengah mengenai hasil pemilu Presiden si AS. Sementara itu pasar juga mengkhawatir tentang kemampuan Yunani untuk dapat menepati persyaratan-persyaratan bailout dan kondisi ini mengakibatkan pasar kembali menghindari aset berisiko. Pelemahan Aussie diperkirakan terbatas pasar masih mengharapkan nada yang lebih hawkish dari RBA mengenai kebijakan suku bunga dan moneter. Inflasi Australia yang meningkat lebih dari harapan pada kuartal ke III lalu mempersempit ruang bagi RBA untuk menurunkan suku bunga acuan di negara tersebut. Saat ini pasar sedang menantikan penerimaan terhadap proposal Yunani ke Uni Eropa, ECB, dan IMF mengenai restrukturisasi utang negara tersebut, dalam proposal tersebut kreditur dari sektor swasta akan mengalami kerugian yang besar.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak melemah pada perdagangan dihari Senin pagi, sentimen bursa saham Asia yang menguat setelah data pertumbuhan ekonomi kuartal ke III di AS meningkat gagal memberikan dorongan bagi bursa sahm Hongkong Senin pagi ini. Bursa saham HongkKong melanjutkan pelemahannya yang terjadi sejak Jumat lalu Indeks Berjangka Hangseng saat ini sudah berada dalam kondisi jenuh beli, kejatuhan yang terjadi minggu lalu merupakan pertanda pembalikan arahan trend.

Posted from WordPress for Android


Market Outlook Today


EMAS

 

Komoditi Emas ditutup melemah di perdagangan kemarin

 

Komoditi Emas kembali ditutup melemah 4 hari berturut-turut pada perdagangan kemarin, melemahnya komoditi ini untuk empat kali dalam lima sesi seiring di tengah kekhawatiran yang makin kental terhadap kondisi ekonomi global terutama kawasan zona Eropa. Dalam sesi perdagangan Asia kemarin komoditit Emas sempat menguat didorong oleh rilis data Flash PMI manufaktur HSBC di China yang menunjukkan bahwa kontraksi masih terjadi, akan tetapi dalam situasi pergerakan yang lambat. Meskipun begitu kekhawatiran ekonomi Eropa tetap negatif kembali menekan Logam Mulia. Rilis data akan diumumkan keyakinan bisnis di Jerman dan tingkat pengangguran Spanyol yang di agendakan dihari Jumat minggu ini, kedua data tersebut diperkirakan akan kembali mengecewakan sehingga keyakinan pasar terhadap investasi di sektor komoditas juga kembali terpukul.

 

EUR/USD

 

Euro terjebak dalam sentimen negatif ekonomi Eropa

 

Mata uang tunggal Eropa pada perdagangan di hari Kamis pagi cenderung bergerak dalam pola melemah terhadap dolar AS, melemahnya mata uang Eropa ini seiring di tengah sinyal krisis keuangan di kawasan tersebut mengakibatkan terganggunya pertumbuhan ekonomi di negara-negara terbesar di kawasan tersebut. Euro bergerak melemah tiga hari berturut-turut seiring pasar memperkirakan beberapa data yang akan diumumkan hari ini diperkirakan gagal mengangkat keyakinan pasar. Mata uang Euro yang melemah juga dipicu oleh prediksi data keyakinan konsumen di Jerman yang diagendakan Jumat sore minggu ini menunjukkan kondisi yang sama dengan bulan sebelumnya, sementara itu tingkat pengangguran di Spanyol yang juga akan dirilis dihari Jumat menunjukkan kenaikan signifikan.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong cenderung flat

 

Bursa saham Hong Kong pada perdagangan Kamis pagi cenderung flat, bursa saham ini memberikan vibra yang sideways di tengah keraguan pada investor. Indeks Berjangka Hangseng yang telah rally panjang mulai mencari arahan untuk bergerak tetap dalam pola bullish, akan tetapi diperkirakan alasan rally tersebut sudah mulai mereda. Ada beberapa saham yang bergerak bervariasi diantaranya adalah HSBC dan Cheung Kong bergerak melemah, sedangkan Power Assets bergerak menguat.

Posted from WordPress for BlackBerry.


Market Review


Market Review

EUR/USD closing 1.3119, high 1.3139, low 1.3051, XAUUSD C:1749.90, H:1753.40, L:1743.15, CO-LS C: 92.03, H: 92.85, L: 91.55. Dow C: 13489, H: 13498, L: 13432 

Data menggembirakan pada pasar perumahan AS mengirim trader untuk menjauhi dollar dan beralih ke mata uang beresiko. Wall Street kembali menguat, mengirim S&P 500 ke level tertinggi untuk hari ketiga berturut-turut, seiring melonjaknya data perumahan namun masih dibayangi hasil mengecewakan dari IBM corp dan Intel Corp. Minyak hampir tidak berubah karena baiknya data AS dan melonjaknya persediaan minyak. Emas ditutup menguat setelah meningkatnya permintaan karena meningkatnya optimisme pasar dengan adanya kemajuan dalam menyelesaikan masalah utang Eropa dan juga dibantu dengan melemahnya dollar. Data ekonomi hari ini adalah China: GDP q/y, Industrial Production, Swiss: Trade Balance, Inggris: Retail Sales m/m, AS: Unemployement Claims, Philly Fed Manufacturing Index.

Posted from WordPress for BlackBerry.


Market Review Asia


Market Review Asia

Bursa saham Asia menguat setelah naiknya produksi industri AS dan keputusan Moody yang pertahankan peringkat Spanyol berikan harapan akan keberlanjutan momentum pertumbuhan ekonomi dunia. Nikkei menguat seiring berkurangnya kekhawatiran atas laporan keuangan perusahaan Jepang. Kospi meningkat setelah naiknya produksi industri AS memberikan harapan akan keberlanjutan pemulihan ekonomi AS. Hang Seng naik seiring berkurangnya kekhawatiran atas masalah utang Eropa. IHSG kembali mencetak rekor tertinggi seiring merebaknya optimisme bahwa Indonesia dapat mempertahankan kinerja ekonominya yang cemerlang. Sterling menguat, ditopang oleh membaiknya sektor tenaga kerja Inggris.

Posted from WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan diakhir minggu lalu ditutup menguat dan melanjutkan penguatan sejak hari sebelumnya, menguatnya komoditi ini diakibatkan oleh adanya sentimen mengalami harapan positif mengenai kebijakan ECB dan Bundesbank jerman yang akan membeli surat hutang Jerman dan negara – negara yang sedang mengalami krisis ekonomi. Para pelaku pasar minggu ini sedang menantikan pertemuan The Fed pada hari Selasa dan Rabu untuk melihat adanya peluang diambilnya langkah stimulus berupa QE jilid 3.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa menguat ke level tertinggi 3 minggu terhadap US dolar di tengah kondisi perdagangan yang cukup fluktuatif pada perdagangan di akhir minggu lalu, menguatnya mata uang ini dipicu oleh munculmya spekulasi bank sentral Eropa kemungkinan akan mengambil langkah lanjutan untuk membendung meluasnya krisis utang, namun minimnya rincian mengenai langkah – langkah yang akan ditempuh telah membatasi penguatannya. Presiden ECB Mario Draghi akan bertemu dengan kepala Bundesbank Jerman Jens Weidmann untuk membahas sejumlah langkah termasuk pembelian obligasi guna meredam berkembangnya krisis utang kawasan zona Eropa. Weidmann adalah anggota dewan kehormatan ECB.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada awal pembukaan perdagangan minggu ini bergerak menguat, bursa saham Hongkong mengikuti rally bursa global setelah adanya kabar baik bahwa Italia dan Jerman akan bekerja sama dengan ECB untuk memastikan keutuhan kawasan mata uang Euro, dan diakhir perdagangan bursa saham AS minggu lalu juga menguat cukup signifikan. Ada beberapa saham yang bergerak menguat diantaranya adalah Saham Cheung Kong, HSBC, Hangseng Bankm, dan Hutchinson.

Posted from WordPress for Android