Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Mifx

Technical Outlook 10 Februari 2014


·         EUR/USD. Bias arah menjadi netral di jangka pendek dengan potensi range trading di kisaran 1.3500 – 1.3680. Tembus lagi diatas area 1.3680 potensial memicu momentum bullish mengincar area 1.3720 – 1.3760. Support terdekat tampak di area 1.3550, anjlok secara konsisten dibawah area tersebut kemungkinan memicu tekanan koreksi bearish menguji area support 1.3485.

·         GBP/USD. Bias cenderung netral di jangka pendek, dengan potensi pelemahan menguji area support 1.6300, anjlok lagi secara konsisten dibawah area tersebut berpeluang menambah momentum bearish mengincar area 1.6250. Resisten terdekat tampak di area 1.6425, hanya penembusan diatas area tersebut dapat memicu skenario koreksi keatas lebih lanjut mengincar area 1.6475.

·        USD/JPY. Bias bullish di jangka pendek, khususnya jika berhasil tembus diatas 102.35 untuk mengkonfirmasi skenario koreksi bullish mengincar area 102.60 sebelum akhirnya menguji area resisten kunci 103.25. Di sisi bawahnya, hanya penembusan dibawah area 101.25 baru bisa merubah bias intraday menjadi bearish mengincar area 100.60 atau bahkan lebih rendah.

·       USD/CHF. Bias arah menjadi bearish di jangka pendek, khususnya jika berhasil anjlok dibawah area 0.8945 untuk menambah momentum bearish mengincar area 0.8900. Resisten terdekat tampak di area 0.9040, berbalik lagi secara konsisten diatas area tersebut berpotensi merubah bias intraday menjadi bullish mengincar area 0.9085.

·       AUD/USD. Bias cenderung bullish, namun masih dibutuhkan konfirmasi penembusan diatas area 0.9045 untuk memicu skenario bullish mengincar area resisten kunci 0.9155. Di sisi bawahnya, support terdekat tampak di area 0.8910, penembusan konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek

·         XAU/USD. Bias masih netral seiring emas terperangkap di antara MA 50-harian ($1235) dengan MA 100-harian ($1272). Meskipun emas telah menguji MA 100 untuk ketiga kalinya dalam 2 pekan terakhir; namun emas masih perlu mencatatkan level penutupan harian di atas $1273 untuk memicu kenaikan lebih lanjut. Kegagalan mengatasi MA 100 dapat menegaskan pergerakan sideways dan berpotensi memicu aksi profit-taking. Posisi short masih sesuai dengan stop-loss $1275 dan target penurunan $1235. Namun, jika harga stabil di atas $1275 maka ini dapat mendorong kenaikan untuk menguji $1279.

·         Hang Seng Futures. Pada grafik harian, indikator Stochastic dan RSI yang berada di area oversold dapat menyediakan kesempatan naik untuk jangka pendek. Posisi long lebih sesuai dengan stop-loss 21460 dan target kenaikan 21960. Namun, jika harga stabil di bawah 21460 maka dapat memicu tekanan penurunan menguji 21140.

·         Nikkei Futures. Indikator Stochastic yang oversold pada grafik harian dan kemampuan Nikkei berada di atas MA 200 harian dapat isyaratkan masih adanya potensi kenaikan lebih lanjut. Posisi long lebih sesuai dengan stop-loss 14500 dan target kenaikan 14800. Namun, jika harga stabil di bawah 14500 maka dapat memicu tekanan penurunan menguji 14410.

·   Kospi FuturesBias bearish untuk Kospi dalam jangka pendek seiring harga masih terperangkap antara MA 50 & 100 pada grafik 1 jam di area 249.45 (50) & 251.90 (100). Harga harus break salah satu area untuk temukan petunjuk lanjutan. Break ke atas area 251.90 seharusnya memicu bullish lanjutan menuju area 252.90 sebelum menargetkan ke area kunci resisten di 254.00. Sementara untuk sisi bawahnya, break kebawah area 249.45 dapat memicu bearish lanjutan menuju area 248.25 sebagai level support selanjutnya.

Iklan

Technical Outlook 03 Februari 2014


·     EUR/USD. Mengacu Stochastic harian yang bearish, Euro masih akan tertekan. Sementara RSI-14 juga menurun ke angka 41.17 yang mengartikan EURUSD akan sulit bergerak ke atas 1.37. Bias tersebut dapat membawa Euro kembali turun ke area 1.3500 (terendah 20 Jan) untuk kemudian mengincar support di zona 1.3450-1.3400. Hanya tembus ke atas 1.36 yang dapat memicu rally Euro menuju 1.3660 atau bahkan ke resisten kuat 1.3700.

·      GBP/USD. Bias Sterling kembali lemah di jangka pendek seiring Stochastic & RSI-14 harian menunjukkan pola downtrend. Namun bearish akan terbatasi oleh MACD dan MA-50 serta MA-100 yang mengindikasi penguatan. Mengacu pada moving average yang uptrend, Sterling kemungkinan mampu menguat tipis dengan target resisten terdekat 1.6540 untuk retest ke 1.6620. Sementara support terdekat berada di kisaran 1.6445, 1.6400 dan 1.6340.

·        USD/JPY. Yen Jepang kemungkinan masih akan bergerak ranging di antara 102-103. Namun break ke bawah 102.25 (level penutupan 29 Jan) akan memicu tekanan bearish menuju support 102.00 bahkan 101.70, seiring MACD-harian mengindikasikan downtrend. Sebaliknya, penembusan ke atas level 102.70 akan membawa Yen melemah kembali ke resisten terdekat 103.00. Pecah ke atas area itu akan menggiring USDJPY untuk retest area 103.40, resisten kuat jangka menengah.

·       USD/CHF. Bias USDCHF sedikit berubah seiring Stochastic menunjukkan sinyal uptrend menuju angka 50. Saat ini, momentum bullish masih terjaga mengarah 0.9080. Pecah ke atas level itu akan berlanjut menguat menuju level 0.9120 & 0.9155, sebagai resisten kuat bagi USDCHF (tertinggi 21 Jan). Hanya penurunan ke bawah 0.9000 yang akan merubah bias intraday menjadi bearish kembali guna membidik 0.8940 & 0.8900.

·     AUD/USD. Potensi pelemahan Aussie mash terjaga untuk menguji support 0.8730 seiringmoving average harian mengindikasikan momentum bearish. Dengan indikator RSI-14 dan MACD yang turut terkonfirmasi downtrend, AUDUSD rentan untuk anjlok ke bawah 0.8660 dan 0.8600. Sementara bullish Stochastic diharapkan bisa memicu Aussie bergerak untuk menguat ke sejumlah resistennya. Sehingga Aussie akan coba menguat kembali ke 0.8800 dan 0.8840 atau bahkan ke 0.8880.

·     XAU/USD. Bias masih bearish dalam jangka pendek dengan target menguji support kunci 1235, yang apabila tertembus akan memacu momentum bearish lebih lanjut menuju area 1226. Hanya rebound ke atas area 1250 yang dapat meredakan tekanan negatif pada harga emas.

·      Hang Seng Futures. Dalam grafik 4 jam terlihat area 21650 kembali menyediakan support bagi Hang Seng, untuk kembali menguji area 22035. Clear break di atas area tersebut akan mendorong penguatan lebih lanjut menuju resistensi berikutnya di area 22150. Sebaliknya, penurunan di bawah area 21850 akan mengembalikan tekanan bearish untuk pengujian ulang area 21650.

·    Nikkei Futures. Bias semakin bearish dalam jangka pendek menyusul kejatuhan Nikkei di bawah area 14875, membuka peluang untuk pengujian support kunci sekaligus MA-200 hari di sekitar 14520. Hanya clear break di atas 14785 yang dapat mengurangi tekanan bearish untuk mengincar target berikutnya di area 15000.

 

·        Kospi Futures. Kospi bergerak naik seiring membaiknya performa pasar negara berkembang, namun performa Wall Street masih berpotensi mempengaruhi pergerakan Kospi. Break ke atas area 255.15 dapat menambah momentum bullish untuk menguji area 258.20. Sementara break ke bawah 252.20 dapat memicu tekanan bearish lanjutan untuk menguji support kunci pada area 248.25.

 


Technical Outlook 27 Januari 2014


  •  EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan break di bawah area 1.3645 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area 1.3600. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat di sekitar area 1.3795, break konsisten di atas area tersebut akan memicu momentum bullish lebih lanjut, membidik area 1.3830 atau lebih tinggi.
 
  • GBP/USD. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 1.6475 untuk memicu tekanan bearish lebih lanjut membidik area 1.6420. Pada pergerakan ke atas, hanya break di atas area 1.6600 akan mengubah bias intraday kembali ke bullish menguji kembali area resisten kunci 1.6745.
 
  • USD/JPY. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 101.80, break di bawah area tersebut akan memicu tekanan bearish lebih lanjut membidik area 101.40. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat di sekitar area 103.00, break di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, dalam jangka pendek kemungkinan menguji area 103.55 – 103.50.
 
  • USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan break di atas area 0.9000 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menguji setidaknya area 0.9050 sebelum menuju area 0.9095. Hanya breal di bawah area 0.8920 pada fase ini akan mengubah bias intraday kembali ke bearish menguji kembali area 0.8875 sebelum kembali pulih ke atas.
 
  • AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan break di bawah area 0.8645 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji setidaknya area 0.8550. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat di sekitar area 0.8760, break konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral menguji kembali area 0.8800 dalam jangka pendek.
 
  • XAU/USD. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 1275, break diatas area tersebut akan memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 1285. Pada pergerakan kebawah, support terdekat terlihat disekitar area 1250, break dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral, lebih jauh menguji area 1235.
 
  • Hang Seng Futures. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 22100. Break di bawah area tersebut akan memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 22000. Pada pergerakan keatas, resisten terdekat terlihat disekitar area 22350, break diatas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 22475.
 
  • Nikkei Futures. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 14875. Break di bawah area tersebut seharusnya memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 14760. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat di sekitar area 15080, break konsisten di atas area tersebut akan membawa harga naik menguji area 15250.
 
  • Kospi Futures. Bias bearish dalam jangka pendek, break ke bawah area support 252.25 dapat memicu momentum bearish lanjutan menuju area 250.00. Resisten terdekat ada pada area 254.00, break ke atas area ini dapat memicu koreksi bullish untuk menguji area 256.55. Secara keseluruhan kami masih lebih memilih outlook bearish selama harga bertahan di bawah area 258.10.

Technical Outlook 24 Januari 2014


  • EUR/USD. Bias bullish dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 1.3700. sementara support terdekat berada pada kisaran area 1.3630. Break diatas area 1.3700 seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 1.3750. Disisi lain, break konsisten dibawah area 1.3630 akan membawa harga ke zona netral, lebih jauh menguji area 1.3600.
 
  • GBP/USD. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 1.6635, yang perlu ditembus untuk ke atas untuk memicu momentum bullish mennuju area 1.6740. Kegagalan menembus diatas area 1.6635 akan mengkoreksi harga ke 1.6575 karena indikator stochastic dan RSI berada pada wilayah jenuh beli. Break dibawah area 1.6575 akan membawa harga turun menguji area 1.6525.
 
  •  USD/JPY. Outlook bullish utama masih valid dan kecenderungan masih pada skenario bullish namun bias netral dalam jangka pendek. Support terdekat terlihat pada kisaran area 103.35 diikuti oleh 103.35. Resisten terdekat terlihat disekitar area 103.90 yang perlu ditembus untuk pergerakan ke atas dan melanjutkan skenario bullish utama menuju setidaknya area 104.50.
 
  • USD/CHF. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 0.8965, break dibawah area tersebut akan memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 0.8920. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat disekitar area 0.9025, break konsisten diatas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 0.9060.
 
  • AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan break di bawah area 0.8730 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji setidaknya area 0.8670. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat disekitar area 0.8780, break konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral menguji area  0.8840.
 
  • XAU/USD. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 1275, break diatas area tersebut akan memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 1285. Pada pergerakan kebawah, support terdekat terlihat disekitar area 1250, break dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral, lebih jauh menguji area 1235.
 
  • Hang Seng Futures. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 22560.Break dibawah area tersebut akan memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 22420. Pada pergerakan keatas, resisten terdekat terlihat disekitar area 22765, break diatas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 22850
 
  • Nikkei Futures. Bias netral dalam jangka pendek. Resisten terdekat terlihat disekitar area 15775 sementara support terdekat berada pada area 15385. Break diatas area 15775 seharusnya memicu momentum bullish menguji area 15960. Disisi lain, break konsisten dibawah area 15385 akan membawa bias kembali ke bearish menguji area 15200.
 
  • Kospi Futures. Seperti terlihat pada grafik 4 jam, Kospi terkoreksi turun setelah gagal menembus ke atas area 258.00. Koreksi akan menuju support kunci pada area 252.25, break ke bawah area ini dapat mengubah bias menjadi bearish menuju area 250.00. Bagaimanapun juga, gagal untuk menembus ke bawah area 252.25 akan membawa harga menuju zona netral untuk bergerakan sideways pada range area 252.25 – 256.55.

Are your investment consistenly profitable?


DEAR FELLOW INVESTOR,

The 10% of successful educated traders take their profits from the 90% of uneducated traders. You need to get with the correct percentile group. There are only a very few who are successful at trading and have the skills and desire to want to teach it to others but don’t expect them to give this to you for free. Most of them have spent years learning how to trade successfully and will not just give it away for free.

Find someone or someplace that has the reputation and credentials that make sense to you but stop looking for the easy way out, you’re just fooling yourself and wasting your time. So face it, you are going to pay to learn how to trade successfully! You are either going to pay a trusted source or you are going to pay the market. The later is much more expensive and very painful. The real sad part of all this is that if you chose to learn from the market, you will probably lose your money and still not know how to trade.

Learn this Steps to Beating the Markets! If you’ve ever wondered how successful investor are able to profit consistenly – in these tumultuous market conditions – you need to attend this Free Trading Workshop. For the first time, the trading strategies and tools used by the most successful investors will be taught in a Free Trading Workshop. In this important class you will learn:

1. Forex, Gold, Index and CFD for Beginner
2. Psychology of Trading
3. How to beat the market – in any market condition

4. Strategies and trade adjustments to turn losing trades into winners
5. Where to find and how to use investing tools that can make you more profitable.

Place: Graha Pena Building The 19th Floor, Jl Ahmad Yani 88 Surabaya 60234 Tel: 0318271188

To select a convenient class time, just call :

+6281330330933 OR please invite this BB PIN: 315BBBAC

Register Demo Account on : http://www.mifx.com/open-demo-account/33e4q2


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak rebound pada perdagangan kemarin seiring investor menimbang daya tarik safe haven tersebut dengan latar belakang klaim pengangguran AS yang lebih rendah, lonjakan perumahan baru, dan data mengecewakan pada aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia. Logam Mulia ini telah mencatat penurunan setelah Departemen Tenaga Kerja melaporkan bahwa jumlah pengajuan pertama kali tunjangan pengangguran turun di minggu lalu ke level terendah sejak Januari 2008, dari laporan terpisah dari Departemen Perdagangan menunjukkan pembangunan rumah baru AS melonjak pada bulan Desember ke tingkat tertinggi dalam lebih dari empat tahun namun komoditi ini sedikit menguat setelah indeks aktifitas manufaktur Federal Reserve Bank Philadelphia jauh lebih lemah dari perkiraan untuk bulan Januari, jatuh menjadi negatif 5,8.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa ditutup menguat pada perdagangan kemarin, menguatnya mata uang ini seiring positifnya hasil lelang obligasi Pemerintah Spanyol mengisyaratkan meredanya kekhawatiran atas masalah hutang kawasan zona Eropa. madrid berhasil mendapatkan dana sebanyak 4,5M Euro ketika menjual obligasi yang jatuh tempo pada tahun 2015, 2018, dan 2041, dengan jumlah tersebut mencapai batas maximum dari target yang telah ditetapkan dan ini berarti Spanyol telah mendapatkan 9% dari kebutuhan pendanaan jangka menengah dan hanya perlu melakukan dua kali lelang obligasi bertenor jangka panjang.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada pembukaan perdagangan di hari Jumat pagi Indeks Nikkei bergerak menguat tajam, bursa saham Jepang bergerak melesat setelah pasar dilanda euphoria ditopang harapan stimulus moneter oleh bank sentral Jepang minggu depan. Sementara itu pada sesi perdagangan hari ini sebagian besar bursa saham Asia juga diperkirakan menguat didorong oleh hasil positif di bursa saham AS. Hari ini pasar fokus kepada pengumuman data ekonomi dari China yang termasuk pertumbuhan ekonomi kuartal keempat, fixed asset investment, industrial output, dan penjualan eceran, diharapkan data tersebut masih menunjukkan hasil yang positif menyusul data neraca perdagangan dan ekspor minggu lalu yang mengesankan dan data dalam negeri yang akan dirilis adalah data industrial output untuk bulan November.

Posted from WordPress for Android


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas kembali merosot cukup dalam pada perdagangan kemarin hingga ke bawah level $1650.00/troy ounce lebih dari 1% dan mencapai posisi paling rendah sejak bulan Agustus lalu, aksi likuidasi posisi yang dilakukan oleh para investor terjadi seiring sinyal membaiknya ekonomi di AS. Minat para investor terhadap komoditi ini sebagai sara hedging investasi berkurang setelah pemerintah AS melaporkan pertumbuhan ekonomi di kuartal ke III lalu lebih baik dibandingkan dengan estimasi. GDP Final dari Departemen Perdagangan AS menguat yang lebih baik dari prediksi pada kuartal ke III lalu, tercatat pertumbuhan ekonomi sebesar 3.1% (y/y) dibandingkan dengan estimasi sebesar 2.8%.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa bergerak melemah cukup signifikan, meskipun demikian dalam minggu ini mata uang Euro masih terlihat menguat terhadap dolar AS, mata uang Euro bergerak dalam trend menguat selama beberapa dua minggu berturut-turut seiring prospek jurang fiskal yang dihadapi oleh AS. Pada perdagangan di hari Jumat pagi mata uang ini melemah cukup tajam terhadap US Dolar setelah kongres AS membatalkan pengambilan suara untuk rencana ‘B’, kongres tadinya akan melakukan pengambilan suara untuk menentukan setuju atau tidaknya terhadap rencana B kenaikan pajak untuk masyarakat yang memiliki penghasilan tahunan di atas $1 juta dan pemotongan anggaran terpisah. Gedung Putih sudah menyatakan akan melakukan veto terhadap rencana tersebut, sementara senat AS juga sudah menyatakan akan menolak mempertimbangkan rencana tersebut.

NIKKEI

Indeks Berjangka Nikkei bergerak melemah telah memupus penguatannya pada perdagangan di hari Jumat pagi setelah kongres AS menghentikan pertemuan setelah gagal mendapatkan suara yang cukup untuk meloloskan proposal, memukul sentiman dan menyeret turun saham-saham sektor eksportir. Kongres AS akan menunda pembahasan anggaran setelah hari Natal dikatakan juru bicara dari partai Republik Peter Roskam, setelah para pemimpin partai Republik mengatakan bahwa mereka tidak memiliki cukup suara untuk meloloskan proposal pajak guna menghindari kejatuhan keuangan.

Posted from WordPress for Android


Market Outlook Today


Official portrait of United States House Speak...

Official portrait of United States House Speaker (R-Ohio). (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas merosot cukup dalam pada perdagangan kemarin, merosotnya komoditi ini setelah juru bicara DPR AS John Boehner pada proposal terakhir tentang fiscal cliff pada Presiden Barack Obama akan untuk pertama kalinya melihat kenaikan pajak pendapatan (untuk pendapatan kelas atas). Komoditi Emas diperdagangkan sedikit berubah perdagangan kemarin  dari tanda-tanda dari pergerakan nyata pertama minggu ini dalam negosiasi berkenaan dengan fiscal cliff yang mana menetralkan beberapa aksi beli padasafehaven komoditi Emas. Pada awalnya komoditi ini menguat dari harapan bahwa BoJ akan menggunakan stimulus moneter yang lebih setelah PM Jepang berikutnya Shinzo Abe menyebutkan langkah agresif untuk mendorong pertumbuhan.

 

GBP/USD

 

Sterling bergerak menguat pada perdagangan kemarin dipicu oleh menguatnya permintaan dari investor Timur Tengah dan perusahaan yang ingin melakukan hedge, beberapa analis memprediksi Sterling masih berpotensi melanjutkan penguatan jika politisi Amerika gagal mengatasi fiscal cliff.  Untuk selanjutnya fokus para pelaku pasar tertuju rilis data inflasi Inggris pada hari ini Selasa dan besok Rabu MPC Meeting Minutesyang mungkin akan memberikan sinyal tentang kemungkinan QE lebih lanjut. Sementara itu analis mata uang RBS Melinda Burgess memperkirakan jika rilis data penjualan ritel pada hari Kamis mendatang justru diperkirakan lebih berpotensi mendongkrak Sterling, secara keseluruhan BoE masih akan menunjukkan sikapdovish mereka dan Sterling kemungkinan akan lebih bereaksi terhadap data penjualan ritel minggu ini yang diperkirakan akan menunjukkan peningkatan dan memberi katalis positif.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong bergerak menguat tipis pada perdagangan dihari Selasa pagi, bursa saham Hongkong ikut menguat setelah bursa saham AS ditutup di teritori positif pada akhir perdagangannya kemarin. Harapan pasar mengenai segera tercapainya rancangan anggaran di AS telah memberikan dorongan menguat ke bursa-bursa saham global termasuk Asia, harapan ekonomi China juga mengalami pemulihan yang solid turut mendongkrak bursa saham Hongkong positif.

 


Market Outlook Today


EMAS

 

Komoditi Emas ditutup melemah di perdagangan kemarin

 

Komoditi Emas kembali ditutup melemah 4 hari berturut-turut pada perdagangan kemarin, melemahnya komoditi ini untuk empat kali dalam lima sesi seiring di tengah kekhawatiran yang makin kental terhadap kondisi ekonomi global terutama kawasan zona Eropa. Dalam sesi perdagangan Asia kemarin komoditit Emas sempat menguat didorong oleh rilis data Flash PMI manufaktur HSBC di China yang menunjukkan bahwa kontraksi masih terjadi, akan tetapi dalam situasi pergerakan yang lambat. Meskipun begitu kekhawatiran ekonomi Eropa tetap negatif kembali menekan Logam Mulia. Rilis data akan diumumkan keyakinan bisnis di Jerman dan tingkat pengangguran Spanyol yang di agendakan dihari Jumat minggu ini, kedua data tersebut diperkirakan akan kembali mengecewakan sehingga keyakinan pasar terhadap investasi di sektor komoditas juga kembali terpukul.

 

EUR/USD

 

Euro terjebak dalam sentimen negatif ekonomi Eropa

 

Mata uang tunggal Eropa pada perdagangan di hari Kamis pagi cenderung bergerak dalam pola melemah terhadap dolar AS, melemahnya mata uang Eropa ini seiring di tengah sinyal krisis keuangan di kawasan tersebut mengakibatkan terganggunya pertumbuhan ekonomi di negara-negara terbesar di kawasan tersebut. Euro bergerak melemah tiga hari berturut-turut seiring pasar memperkirakan beberapa data yang akan diumumkan hari ini diperkirakan gagal mengangkat keyakinan pasar. Mata uang Euro yang melemah juga dipicu oleh prediksi data keyakinan konsumen di Jerman yang diagendakan Jumat sore minggu ini menunjukkan kondisi yang sama dengan bulan sebelumnya, sementara itu tingkat pengangguran di Spanyol yang juga akan dirilis dihari Jumat menunjukkan kenaikan signifikan.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong cenderung flat

 

Bursa saham Hong Kong pada perdagangan Kamis pagi cenderung flat, bursa saham ini memberikan vibra yang sideways di tengah keraguan pada investor. Indeks Berjangka Hangseng yang telah rally panjang mulai mencari arahan untuk bergerak tetap dalam pola bullish, akan tetapi diperkirakan alasan rally tersebut sudah mulai mereda. Ada beberapa saham yang bergerak bervariasi diantaranya adalah HSBC dan Cheung Kong bergerak melemah, sedangkan Power Assets bergerak menguat.

Posted from WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


English: The Hongkong and Shanghai Banking Cor...

English: The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited 『HSBC Premier Centre』Ikebukuro Branch 日本語: 香港上海銀行 『HSBCプレミアセンター』 池袋支店(店番:150) (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah lebih dari 1%, melemahnya komoditi ini dipicu oleh kekhawatiran para pelaku pasar mengenai kondisi ekonomi global dan beberapa komoditas lain termasuk minyak mentah juga turut melemah. Lesunya bursa saham yang didorong oleh laporan keuangan perusahaan-perusahaan yang mengecewakan berimbas melemahnya Logam Mulia. Beberapa komoditi lain ikut melemah seiring dengan kekhawatiran mengenai krisis ekonomi di kawasan Eropa, di hari Senin lalu Moody’s menurunkan rating lima wilayah di Spanyol.

 

AUD/USD

 

Mata uang Aussie bergerak menguat pada perdagangan di hari Rabu pagi seiring rilis data inflasi konsumen di Australia menunjukkan tingkat inflasi kuartalan yang lebih besar dari estimasi, dengan kondisi tersebut aussie rebound dari level terendah dalam lebih dari satu minggu belakangan. Kenaikan inflasi tersebut sedikit menutup ruang bagi RBA untuk menurunkan suku bunga. Aussie pada perdagangan kemarin sempat melemah tajam seiring dengan lesunya bursa saham, kemarin aussie sempat melemah hingga ke level 1.0236 terendah sejak tanggal 15 Oktober.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong bergerak melemah pada perdagangan tadi pagi, bursa saham melemah seiring dengan sentimen negatif yang menyambangi bursa saham Asia akibat lesunya laporan-laporan keuangan di bursa saham Wall Street yang melemah cukup signifikan. Ada beberapa saham yang bergerak bervariasi diantaranya adalah HSBC dan  Henderson Land bergerak melemah, sementara itu Hangseng Bank Limited dan SHK Properties bergerak menguat.