Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Market Review

Market Review Asia


Market Review Asia 
Bursa saham Jepang memimpin penguatan bursa Asia di hari Senin meski data perdagangan Internasional China kurang bagus. Sentmen pasar terlihat masih tertopang data tenaga kerja AS yang lebih baik dari perkiraan Jumat lalu. Ekspor dan impor China yang berdenominasi dollar turun lebih besar dari perkiraan di bulan Juli, yang memunculkan kembali kecemasan akan outlook ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut. Emas melemah menyentuh level terendah sepekan akibat dollar yang melanjutkan penguatan dan reli bursa Asia. Sementara minyak kembali menguat setelah adanya laporan yang mengatakan beberapa anggota OPEC akan mengadakan pembicaraan pembatasan produksi.


Market Review


Market Review

Bursa saham melemah dan harga komoditas terkoreksi seiring berkurangnya antusiasme investor yang mendorong keduanya ke level tinggi tahun ini. Yen anjlok seetlah Bank of Japang dikabarkan sedang mempertimbagnkan untuk menerapkan suku bugna negatif untuk pinjaman untuk bank-bank. Saham produsen otomotif memimpin pelemahan bursa Eropa seiring penyelidikan kasus emisi pada Daimler AG dan PSA Group, sementara bursa saham Asia terkoreksi turun dari level tinggi 4-bulan. Harga emas turun seiring penguatan dolalr terhadap yen, namun masih menuju untuk mencetak penguatan mingguan. Harga minyak naik sekitar 0.7% di kisaran $43.46 per barel, setelah anjlok dari level tertinggi dalam hampir selama 5 bulan pada hari Kamis. 


Market Review


Market Review

Bursa saham Eropa menyentuh level tinggi 3-pekan pada hari Selasa menyusul penguatan bursa saham Asia seiring kenaikan harga minyak, sebagian disebabkan aksi mogok pekerja di Kuwait, menopang selera resiko investor. Harga minyak mengabaikan kegagalan kesepakatan pembekuan output pada pertemuan Doha akhir pekan lalu, namun kenaikan ahrga minyak di hari Selasa mendorong naik dollar Australia ke level tinggi 10-bulan terhadap dollar AS. Emas meraih kenaikan seiring dollar melemah, diperdagangkan di kisaran $1,248 per ons saat ini.


Market Review


Market Review

Bursa saham Eropa diperdagangkan melemah pada hari Jumat seiring investor mencerna data GDP terkini dari China dan menantikan pertemuan penting di Doha akhir pekan ini. Harga minyak mentah turun di tengah pasar bervolume tipis seetlah trader nampak enggan menambah posisi menjelan grencana pertemuan negara eksportir minyak beasr di hari Minggu untuk mencoba mengatasi kelebihan produksi minyak global. Sementara itu haga minyak menanjak naik menyusul penurunan selama 3 hari beruntun, namun menuju penurunan mingguan pertama dalam 3 pekan seiring penguatan dollar dan bursa saham membuat investor meninggalkan emas. Dollar Australia dan Selandia Baru menguat berkat data GDP China yang positif, sementara dollar dan euro tampil flat menjelang pertemuan G20 di Washington.


Market Review Eropa


European Market Review

Bursa saham global menguat pada hari Rabu pasca kejutan positif dari data niaga China memberikan harapan bahwa negara perekonomian terbesar di Asia tersebut mulai stabil, memicu risk appetite investor. Indeks utama Eropa menguat sebanyak 2% pada awal sesi, bursa saham Asia memperpanjang rally paling panjang dalam 6 bulan, dan bursa berjangka AS mensinyalkan pembukaan yang positif bagi Wall Street. Di sisi lain, harga emas terkoreksi turun dari level tinggi 3-pekan seiring penguatan saham dan rebound dollar. Harga minyak didera aksi profit-taking, namun masih bertahan di atas level $41 per barel, seiring fokus tertuju pada pertemuan negara produsen besar minyak di Doha hari Minggu nanti. Penguatan mata uang komoditas berkat kenaikan tajam harga miynak di hari Selasa memudar di awal sesi Eropa hari Rabu, sementara dollar menguat hampir 0.50% terhadap euro dan yen, menyentuh level tinggi dalam sepekan terhadap euro.


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.0934, High 1.1067, Low 1.0910; XAUUSD C: 1223.00, H: 1240.18, L: 1211.38; CO-LS C: 32.84, H: 34.69, L: 32.64, Dow C: 16601, H: 16820, L: 16592

Sempat menguat di awal perdagangan, bursa saham AS berakhir variatif pada hari Jumat akibat minyak yang berbalik melemah serta data inflasi AS yang meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga di tahun ini. Minyak berbalik melemah di akhir perdagangan, namun masih mampu mencatat penguatan mingguan. Harapan akan turunnya produksi minyak global menjadi pendongkrak kinerja minyak. Emas melemah lebih dari 1% pada hari Jumat akibat penguatan dollar dan bursa saham, namun kecilnya harapan akan adanya program stimulus dari pertemuan G-20 masih menjaga kinerja emas.


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.1013, High 1.1044, Low 1.0956; XAUUSD C: 1229.50, H: 1253.21, L: 1221.76; CO-LS C: 32.22, H:32.40, L: 30.56, Dow C:16473, H: 16480, L: 16131

Bursa Wall Street sempat terkoreksi namun berhasil berbalik ke teritori positif di hari Rabu setelah harga minyak mentah AS berjangka rebound sehingga menghapus kerugian sebelumnya, namun kejatuhan saham sektor finansial masih membatasi penguatan indeks utama.Wall Street merosot lebih dari 1,5% di awal perdagangan sebelum berbalik ke zona hijau, penguatan tersebut membuat emas memangkas penguatan setelah menyentuh level tertinggi dalam lebih dari sepekan terakhir. Sempat melemah di awal sesi, minyak mentah WTI menguat pada hari Rabu, naiknya permintaan akan bensin mampu mengimbangi persediaan minyak mentah AS yang berada di rekor tertinggi. Data ekonomi penting hari ini yaitu Second Estimate GDP q/q dari Inggris; Core Durable Goods Orders m/m, dan Unemployment Claims dari AS. 


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.1018, High 1.1051, Low 1.0989; XAUUSD C: 1225.85, H: 1228.20, L: 1207.11; CO-LS C: 31.37, H: 33.53, L: 31.22, Dow C: 16396, H: 16574, L: 16372

Bursa saham AS melemah pada hari Selasa, menghapus penguatan hari sebelumnya. Pelemehan minyak menekan saham sektor energi dan gas, serta bank yang memberikan kredit ke perusahaan tersebut. Emas menguat akibat bursa saham global dan berlanjutnya inflow di ETF. Minyak melemah setelah Menteri Perminyakan Arab Saudi, Ali Al-Naimi, mengesampingkan adanya penurunan produksi, meski harga minyak telah merosot dalam 20 bulan terakhir. Ia juga menegaskan niat Arab Saudi untuk mempertahankan jumlah produksi dan memperkirakan permintaan akan meningkat. 


Market Review 


Market Review 

EUR/USD Closing: 1.0886, High: 1.0955, Low: 1.0835; XAUUSD C: 1087.45 H: 1088.74, L: 1058.10; CO-LS C: 40.14 H: 42.00, L: 39.60; Dow C: 17819, H: 17855, L: 17455

Data tenaga kerja AS yang lebih baik dari perkiraan membuat dollar menguat di hari Jumat. Saham AS berjangka menguat ke level tertinggi harian di hari Jumat pekan lalu setelah Presiden ECB, Mario Draghi menyatakan bahwa bank sentral siap untuk menambah stimulus. Emas menguat tajam,dan mencatat penguatan mingguan pertama dalam tujuh pekan terakhir. Data non-farm payrolls AS kembali menunjukkan tangguhnya pasar tenaga kerja AS, namun data tersebut bukan lagi menjadi hal yang mengejutkan bagi pelaku pasar.Minyak mentah melemah dan masih berpotensi turun setelah OPEC mengumumkan tidak merubah kebijakan jumlah produksi untuk mempertahankan pangsa pasar.


Market Review 


Market Review 

EUR/USD Closing: 1.0942, High: 1.0980, Low: 1.0521; XAUUSD C: 1062.40 H: 1065.34, L: 1046.28; CO-LS C: 41.27 H: 41.78, L: 40.07; Dow C: 17486, H: 17870, L: 17409

Dollar terpukul oleh euro hingga turun ke level terendah satu bulan pada hari Kamis setelah tambahan stimulus oleh European Central Bank tidak sesuai dengan harapan pelaku pasar. Wall Street mengalami sell off, sementara emas menguat merespon pelemahan dollar, namun banyak analis memperingatkan penguatan emas kemungkinan hanya sesaat akibat potensi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve di bulan ini. Minyak mentah menguat terbantu kemungkinan pengurangan produksi dari OPEC. Data ekonomi penting hari ini yaitu Retail Sales m/m dari Australia; Employment Change, Trade Balance, dan Unemployment Rate dari Kanada; Average Hourly Earnings m/m, Non-Farm Payrolls, dan Unemployment Rate dari AS.


Market Review 


Market Review 

EUR/USD Closing: 1.0617, High: 1.0635, Low: 1.0549; XAUUSD C: 1053.55 H: 1071.41, L: 1050.50; CO-LS C: 40.10 H: 41.97, L: 39.84; Dow C: 17758, H: 17905, L: 17695

Chairwomen Federal Reserve, Janet Yellen, memberikan indikasi kemungkinan kenaikan suku bunga dalam rapat moneter dua pekan mendatang. Yellen mengatakan berlanjutnya pertumbuhan ekonomi akan meningkatkan pasar tenaga kerja, dan menaikkan inflasi. Emas anjlok mendekati level terendah enam tahun merespon pernyataan Yellen, sementara minyak menembus ke bawa $40 per barel setelah pejabat Iran mengatakan Arab Saudi dan negara-negara Teluk tidak ikut dalam kesepakatan menurunkan jumlah produksi, serta EIA yang melaporkan kenaikan persediaan minyak AS dalam 10 pekan beruntun. Data ekonomi dan faktor penting hari ini antara lain Trade Balance dari Australia; Services PMI dari Inggris; Minimum Bid Rate dan ECB Press Conference dari zona euro; Unemployment Claims, Fed Chair Yellen Testifies, dan ISM Non-Manufacturing PMI dari AS.


Market Review


Market Review 

EUR/USD Closing: 1.0632, High: 1.0636, Low: 1.0561; XAUUSD C: 1069.50, H: 1074.58, L: 1063.18; CO-LS C: 41.65 H: 42.23, L: 41.17; Dow C: 17862, H: 17879, L: 17752

Bursa saham AS berjangka berhasil rebound hari Selasa menantikan data ekonomi kunci dan prospek penambahan stimulus ECB. Emas menguat dua hari beruntun, rebound dari level terendah 5 1/2 tahun yang disentuh pada pekan lalu. Pelemahan dollar memicu aksi short covering jelang rapat moneter European Central Bank dan data non-farm payrolls AS di pekan ini. Minyak flat, ekspektasi penurunan persediaan minyak AS untuk sementara mengalihkan perhatian investor terhadap hasil pertemuan Organization of the Petroleum Exporting Countries pada Jumat nanti.Data ekonomi penting dan faktor yang perlu diamati hari ini antara lain Pidato Gubernur RBA, dan  GDP q/q dari Australia; Construction PMI dari Inggris; CPI Flash Estimate y/y dari zona euro; ADP Non-Farm Employment Change, dan Pidato Chairwmomen The Fed dari AS; Overnight Rate, dan BOC Rate Statement dari Kanada.


Market Review 


Market Review 

EUR/USD Closing: 1.0565, High: 1.0594, Low: 1.0556; XAUUSD C: 1064.35, H: 1069.67, L: 1053.09; CO-LS C: 41.68 H: 42.61, L: 41.50; Dow C: 17714, H: 17847, L: 17700

Bursa saham AS berjangka merosot di hari Senin seiring kejatuhan saham sektor konsumen dan sikap wait & see para investor pada hasil trend belanja selama musim liburan.Selain itu bursa Wall Street juga masih bergerak dalam range trading yang sempit sepanjang beberapa minggu terakhir, karena para investor menunggu arah kenaikan suku bunga The Fed. Emas berjangka menguat, namun tetap menderita persentase penurunan bulanan terbesar dalam lebih dari dua tahun terakhir. Minyak berbalik melemah dan berpotensi melanjutkan penurunan setelah Survei Reuters menunjukkan output minyak OPEC naik di bulan November dari bulan sebelumnya. Data ekonomi dan faktor penting yang perlu diperhatikan hari ini antara lain  Manufacturing PMI dan Caixin Manufacturing PMI dari China; Cash Rate dan RBA Rate Statement dari Australia; Bank Stress Test Result, Pidato Gubernur BoE, dan Manufacturing PMI dari Inggris; GDP m/m dari Kanada; ISM Manufacturing PMI dari AS.


Market Review


Market Review 

EUR/USD Closing: 1.0594, High: 1.0637, Low: 1.0567; XAUUSD C: 1058.00, H: 1073.72, L: 1052.62; CO-LS C: 41.77 H: 43.30, L: 41.67; Dow C: 17805, H: 17875, L: 17722

Bursa Wall Street bergerak stabil di hari Jumat dalam sesi setengah hari ditengah liburan Thanksgiving. Pelemahan emiten sebagian tampak pada saham sektor energi dan konsumen sehingga membatasi penguatan dari sektor lainnya.Penguatan dollar membuat aksi jual emas berlanjut  hingga melemah ke level terendah enam tahun dan membukukan penurunan enam pekan beruntun. Minyak anjlok, tertekan oleh penguatan dollar dan oversupplly global yang terus membayangi pergerakan minyak.


Market Review 


Market Review 

EUR/USD Closing: 1.0608, High: 1.0626, Low: 1.0598; XAUUSD C: 1072.25, H: 1074.83, L: 1069.56; CO-LS C: 42.51 H: 43.30, L: 42.29; Dow C: 17849, H: 17875, L: 17801

Indeks dollar tidak banyak berubah dan bertahan di level tertinggi delapan bulan pada hari Kamis, perdagangan cenderung sepi akibat liburnya pasar AS menyambut Thanksgiving. Ekspektasi kenaikan suku bunga di AS semakin meningkat pasca rilis data ekonomi AS pekan ini, dollar pun kokoh, sebagai dampaknya emas tertahan dekat level terendah enam tahun.Minyak melemah akibat memudarnya kecemasan akan terganggunya supply dari Timur Tengah, dan fokus kembali tertuju pada belimpahnya persediaan minyak global. Data ekonomi penting hari ini yaitu Second Estimate GDP q/q dari Inggris.


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing: 1.0624, High: 1.0688, Low: 1.0564; XAUUSD C: 1071.35, H: 1080.75, L: 1067.79; CO-LS C: 43.20 H: 43.25, L: 41.72; Dow C: 17805, H: 17833, L: 17743

Jelang libur Thanksgiving, dan pasca rilis serangkaian data ekonomi AS pada hari Rabu, bursa saham AS diperdagangkan dengan volume yang kecil dan berakhir mixed.  Dollar menguat dan emas melemah setelah rilis data AS yang apik, semakin menguatkan keyakinan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada bulan depan. Minyak mentah berakhir menguat, membalikkan penurunan di awal perdagangan setelah data menunjukkan kembali berkurangnya jumlah rig  yang beroperasi di AS.


Market Review 


Market Review 

EUR/USD Closing: 1.0645, High: 1.0672, Low: 1.0618; XAUUSD C: 1075.60, H: 1081.00, L: 1068.67; CO-LS C: 42.65 H: 43.46, L: 41.86; Dow C: 17765, H: 17830, L: 17632

Meningkatnya tensi ketegangan di Timur Tengah setelah Turki menembak jatuh pesawat tempur Rusia memberi dampak ke pasar. Emas, secara tradisional dianggap sebagai safe haven berhasil menguat, begitu juga dengan minyak mentah akibat adanya potensi gangguan supply dari Timur Tengah, serta mengikuti rally harga bensin di AS. Wall Street menguat tipis terbantu penguatan harga minyak dan saham sektor energi mampu membalikkan penurunan di awal perdagangan akibat ketegangan Turki-Rusia. Data ekonomi penting hari in yaitu Core Durable Goods Orders m/m, Unemployment Claims, Core PCE Price Index m/m dan Crude Oil Inventories dari AS.


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing: 1.0637, High: 1.0655, Low: 1.0591; XAUUSD C: 1069.45, H: 1077.04, L: 1066.68; CO-LS C: 41.99 H: 42.75, L: 40.41; Dow C: 17762, H: 17842, L: 17716

Komentar hawkish pejabat Federal Reseve di akhir pekan lalu membawa dollar naik ke level tertinggi delapan bulan pada hari Senin, sementara emas turun mendekati level terendah enam tahun. Bursa saham AS melemah tipis pada hari Senin, para investor mengamati pergerakan fluktuatif minyak dan menanti rilis beberapa data ekonomi pekan ini. Minyak mengalami perdagangan yang fluktuatif setelah para trader bereaksi terhadap Arab Saudi yang mengatakan akan bekerja sama dengan dengan produsen minyak global untuk menstabilkan harga. Data ekonomi dan event penting hari ini yaitu German Ifo Business Climate dari zona euro; Inflation Report Hearings daro Inggris; Gubernur RBA, Glenn Stevens, berbicara di Sydney; Prelim GDP q/q dan CB Consumer Confidencedari AS.


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.1018, High 1.1138, Low 1.0995; XAUUSD C: 1164.55, H: 1179.30, L: 1158.85; CO-LS C: 44.73, H: 45.75, L: 44.20; Dow C: 17546 H: 17597, L: 17402

Bursa saham AS menguat tajam di hari Jumat setelah bank sentral China kembali menurunkan suku bunga dan tiga raksasa teknologi melaporkan laba yang apik. Emas kembali tertekan akibat penguatan dollar, penurunan suku bunga China sebanyak enam kali dalam setahun menghidupkan kembali ekspektasi kenaikan suku bunga di AS.  Minyak turun ke level terendah satu bulan terakhir setelah Baker Hughes melaporkan jumlah rig yang aktiv mengeksplorasi minyak dan gas di AS berkurang hanya satu unit menjadi 594.


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.1110, High 1.1350, Low 1.1099; XAUUSD C: 1165.95, H: 1171.66, L: 1162.53; CO-LS C: 45.49, H: 46.10, L: 44.90; Dow C: 17408 H: 17423, L: 17042

Usaha emas untuk bangkit dari penurunan belakangan ini gagal akibat dollar yang menguat tajam di hari Kamis. Dollar seketika menguat setelah European Central Bank bersikap dovish yang memukul nilai tukar euro, ditambah dengan data klaim tunjangan penganguran mingguan AS yang apik, menghidupkan kembali ekspektasi kenaikan suku bunga di tahun ini. Minyak naik tipis di hari Kamis terdorong aksi bargain hunting para pelaku pasar, setelah harga minyak merosot ke level terendah tiga pekan. Bursa saham AS menguat tajam pada hari Kamis, dengan Dow Jones menguat lebih dari 300 poin, para investor merespon hasil rapat moneter European Central Bank, data ekonomi AS, dan laporan earning perusahaan. Data ekonomi penting hari ini yaitu French Flash Manufacturing PMI, dan German Flash Manufacturing PMI dari zona euro; Core CPI dari Kanada. 


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.1340, High 1.1376, Low 1.1333; XAUUSD C: 1166.95, H: 1179.10, L: 1163.66; CO-LS C: 45.26, H: 46.08, L: 44.86; Dow C: 17056 H: 17223, L: 17049

Bursa saham AS melemah pada hari Rabu, dengan pergerakan fluktuatif antara penguatan dan pelemahan. Aksi jual pada sektor energi, material, dan kesehatan, membawa bursa turun dua hari beruntun. Emas melemah setelah konferensi logam mulia yang diadakan oleh London Bullion Market Association menghasilkan outlook bearish. Minyak melemah dan berakhir dekat level terendah tiga pekan setelah pemerintah AS melaporkan lonjakan persediaan minyak. Disaat yang sama produsen besar minyak dunia mengadakan pertemuan di Wina.Data ekonomi dan event penting hari ini yaitu  Retail Sales dari Inggris; Minimum Bid Rate dan ECB Press Conference dari Zona Euro; Core Retail Salesdari Kanada; Unemployment Rate dari AS. 


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.1346, High 1.1386, Low 1.1322; XAUUSD C: 1177.05, H: 1180.76, L: 1167.27; CO-LS C: 45.84, H: 46.52, L: 45.23; Dow C: 17107 H: 17168, L: 17046

Euro berhasil rebound dan menguat terhadap dollar pada hari Selasa jelang keputusan moneter European Central Bank di pekan ini. Penguatan euro tersebut cukup menekan index dollar yang membantu emas menguat .Bursa saham AS bergerak datar seiring kebingungan para investor pada serangkaian data ekonomi dan laporan earning korporat yang mixed. Minyak turun di hari Selasa, penurunan produksi minyak AS dan momentum “rebalancing” di pasar, mampu diimbangi dengan potensi penambahan suplai minyak global oleh Iran.


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.1332, High 1.1378, Low 1.1304; XAUUSD C: 1170.55, H: 1178.06, L: 1168.45; CO-LS C: 46.19, H: 47.49, L: 45.85; Dow C: 17117 H: 17148, L: 17032

Bursa sham AS menguat tipis di hari Senin, investor bersiap menyambut serangkaian laporan earning pekan ini, serta melihat data ekonomi China dan penurunan harga energi. Dollar yang mulai mengumpulkan momentum penguatan membebani pergerakan emas, semakin menjauhkan logam mulia ini dari level tertinggi  3½ yang dicapai pada pekan lalu. Minyak melemah sekitar 3% akibat kemerosotan harga bensin semakin memperburuk sentimen yang telah terpukul akibat pelambatan ekonomi China.Data ekonomi dan event penting hari ini antara lain Monetary Policy Meeting Minutes dari Reserve Bank of Australia; Gubernur Bank of England akan berbicara di hadapan Treasury Select Committee; Building Permits dari U.S; GDT Price Index dari New Zealand. 


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.1352, High 1.1394, Low 1.1333; XAUUSD C: 1175.95, H: 1184.46, L: 1174.15; CO-LS C: 47.26, H: 47.50, L: 46.16; Dow C: 17115 H: 17126, L: 17012

Bursa saham AS membukukan penguatan untuk 3 minggu berturut-turut seiring serangkaian laporan laba Q3 direspon positif oleh para Investor. Pulihanya nilai tukar dollar membuat emas melemah pada hari Jumat, namun keraguan akan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve di tahun ini membatasi penurunan dan membuat emas mencetak penguatan dua pekan beruntun. Minyak menguat pada hari Jumat setelah perusahaan Baker Hughes melaporkan jumlah rig yang beroperasi di AS turun dalam tujuh pekan beruntun. Namun dalam sepekan, minyak melemah sekitar 4,8% akibat kenaikan jumlah persediaan minyak mentah AS dalam jumlah besar. Data ekonomi penting hari ini yaitu GDP q/y dan Industrial Production y/y dari China.