Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Market Review Asia

Market Review Asia 


Market Review Asia 

Bursa saham Asia melemah pada hari Rabu, indeks Nikkei mengalami aksi jual menyusul penguatan yen akibat kekecewaan pasar terhadap stimulus di Jepang. Pemerintah Jepang merilis stimulus berupa pengeluaran fiskal senilai ¥13,5 triliun dan belanja pemerintah baik nasional maupun lokal senilai ¥7,5 triliun, sebagai bagian dari paket stimulus senilai ¥28 triliun PM Shinzo Abe untuk memacu perekonomian Jepang yang lesu. Emas mempertahankan penguatan sesi sebelumnya akibat penurunan bursa saham, sementara minyak tertahan di bawah $40 per barel masalah oversupply dan pertumbuhan ekonomi global yang melambat membebani sentimen minyak.

Posted from WordPress for BlackBerry.


Market Review Asia


Market Review Asia 

Reserve Bank of Australia (RBA) menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,50% untuk mendorong kenaikan inflasi dan membantu pasar tenaga kerja. AUDUSD sempat merosot pasca keputusan tersebut sebelum berbalik menguat. Dari Jepang, indeks Nikkei melemah 1,5% para invertor menanti detail paket stimulus yang diperkirakan senilai 28 triliun yen, yang akan menjadi anggaran terbesar sejak krisis finansial 2008. Indeks Kospi Korea Selatan (KS200) melemah 0,74% sementara perdagangan bursa Hong Kong tidak dibuka akibat adanya peringatan angin topan yang melanda.

Posted from WordPress for BlackBerry.


Market Review Asia


Market Review Asia

Bursa saham Asia kembali turun pasca menyentuh dekat level tinggi 1-tahun pada hari Jumat dan yen menguat setelah kebijakan stimulus baru dari Bank of Japan mengecewakan pasar, meski bursa saham Jepang berhasil pulih berkat kenaikan jumlah pembelian exchange-traded funds BOJ. Indeks Nikkei Jepang sempat berfluktuasi pasca pengumuman, sebelum kemudian pulih untuk menguat sekitar 0.6%. Pada penutupan, Nikkei ditutup naik 92.43 poin, atau sebesar 0.56%, pada level 16,569.27. Bursa Asia lainnya relatif atau melemah. Indeks Kospi di Korea Selatan ditutup turun 0.38 poin, atau sebesar 0.15%, pada level 251.48. Indeks Hang Seng melemah 1.34% pada sesi perdagangan tengah hari. Bursa saham China juga melemah, dengan indeks saham gabungan Shanghai ditutup turun 0.5%.

Posted from WordPress for BlackBerry.


Market Review Asia


Market Review Asia

Sebagian besar bursa saham Asia melemah pada hari Kamis seiring koreksi pada bursa saham China, mengikis selera risiko investor yang sebelumnya membaik setelah Federal Reserve memberikan penilaian positif terhadap perekonomian AS. Investor juga mencerna laporan earnings terkini dan menantikan hasil pertemuan dua harian Bank of Japan (BOJ) pada hari Jumat.  Bursa saham Jepang melemah, dengan indeks Nikkei 225 ditutup turun 187.98 poin, atau sebesar 1.13%, pada level 16,476.84. Di Korea Selatan, indeks Kospi ditutup turun 0.87 poin, atau sebesar 0.34%, di kisaran 251.86. Indeks Hang Seng di HongKong melemah sekitar 0.39% pada sesi tengah hari. Bursa saham China, yang terkena aksi ual menyusul laporan bahwa pihak Beijing sedang mempetrimbangkan untuk menindak produk wealth management yang berisiko, melepas gain pada awal sesi untuk diperdagangkan flat. Indeks saham gabungan Shanghai China diitutp menguat 0.1%, setelah sempat menguat 0.3%.

Posted from WordPress for BlackBerry.


Market Review Asia


Market Review Asia

Saham Nintendo anjlok hampir 18% dalam sesi perdagangan Asia yang cukup sepi di ahri Senin, seiring trader menantikan pertemuan bank sentral AS dan Jepang pekan ini. Indeks Nikkei Jepang ditutup flat. Bank of Japan diperkirakan akan melonggarkan kebijakan pada rapat kebijakan yang berakhir hari Jumat sementara Perdana Menteri Shinzo Abe telah memerintahkan stimulus fiskal. Bursa Asia lainnya juga diperdagangkan sideways, dengan hanya pergerakan tipis pada indeks saham utama kawasan Asia. Bursa saham Jepang juga nyaris tidak ebreaksi terhadap data ekspor Jepang yang positif pada awal sesi. Di Korea Selatan, indeks Kospi ditutup naik 0.61 poin, atau sebesar 0.24%, pada level 250.65. Indeks Hang Seng Hong Kong naik sebanyak 0.13%. Sementara bursa China ditutup menguat, indeks saham gabungan Shanghai menguat 3.98 poin,a tau sebesar 0.13%, pada level 3,016.80

Posted from WordPress for BlackBerry.


Market Review Asia


Market Review Asia

Bursa saham Asia ditutup di area negatif pada hari Jumat pasca hasil laporan earnings korporat yang mengecewakan menghalangi rally Wall Street semalam, dengan saham Nintendo dan McDonald’s Holdings terkoreksi turun pasca sempat melejit berkat berita diluncurkannya aplikasi “Pokemon Go” di Jepang. Sementara yen mempertahankan penguatan pasca gubernur Bank of Japan mengecilkan menutup peluang stimulus “helicopter money”. Indeks Nikkei 225 ditutup turun 182.97 poin, atau sebesar 1.09%, pada level 16,627.25, dengan saham tertekan oleh yen yang relatif menguat. Indeks saham Jepang ditutup naik 0.78% untuk tingkat mingguan. Indeks Kospi Korea Selatan ditutup turun 0.4 poin atau sebesar 0.16% pada level 250.04. Indeks Hang Seng diperdagangkan melemah sekitar 0.31% pada sesi tengah hari. Bursa saham China juga ikut melemah, dengan indeks gabungan Shanghai ditutpu turun 26.58 poin, atau sebesar 0.87%, pada level 3,012.43

Posted from WordPress for BlackBerry.


Market Review Asia


Market Review Asia

Sebagian besar bursa Asia menguat pada hari Kamis, dengan bursa saham Jepang melejit naik pasca laporan media setempat mensinyalkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan sebuah paket stimulus yang besar. Indeks Nikkei 225 Jepang ditutup menguat 128.33 poin, atau sebesar 0.77%, pada level 16,810.22, turut mendapatkan dorongan naik dair pelemahan yen. Kyodo News melaporkan bahwa pemerintah Jepang sedang mempersiapkan paket stimulus setidanya senilai 20 trilyun yen (188 milyar dollar) untuk membantu perekonomian domestik bangkit dari deflasi dan mencegah dampak negatif dari Brexit, dibandingkan dengan 10 trilyun sebelumnya. Di Korea Selatan, indeks Kospi tertinggal diantara bursa lainnya, ditutup turun sebanyak 0.22 poin atau sebesar 0.09% pada level 250.44. Indeks Hang Seng di Hong Kong Menguat sebanyak 0.54%. Bursa saham China juga menguat, indeks saham gabungan Shanghai ditutup menguat 11.28 poin atau sebesar 0.37%, pada level 3,039.18. 

Posted from WordPress for BlackBerry.


Market Review Asia


Market Review Asia

Dollar menguat terhadap yen pada hari Senin setelah investor melepas aset safe-haven menyusul gagalnya kudeta di Turki, sementara akuisisi perusahaan besar sekto teknologi dan janji stimulus bank sentral menopang bursa saham. Salah satu mata uang yang bergejolak adalah dollar Selandia Baru yang anjlok pasca data inflasi domestik menunjukkan perlambatan mejadi 0.4% dalam tahun ini hingga bulan Juni. Di pasar komoditas, harga emas spot gold terkoreksi ke level $1,328 per ons, sementara harga minyak mentah diperdagangkan flat. Indeks Kospi Korea Selatan menguat sebesar 0.2%, seetlah sempat naik turun di area positif dan negatif.  Indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 0.5%. Bursa saham China tertinggal rally saham kawasan, dengan bursa gabungan Shanghai melemah 0.47%

Posted from WordPress for BlackBerry.


Market Review Asia


Market Review Asia

Saham Asia mencatat rally pada hari Senin seiring meredanya keprihatinan tentang kesehatan ekonomi terbesar di dunia pasca data pekerjaan AS yang positif. Yen anjlok lebih dari 1% versus dollar di tengah lonjakan saham Jepang menyusul kemenangan telak partai koalisi berkuasa dalam pemilu, sehingga menjaga harapan tentang penambahan stimulus. Emas tergelincir seiring penguatan greenback dan pasar ekuitas pasca data pekerjaan AS pekan lalu, yang menambah bukti tentang percepatan ekonomi setelah melambat di kuartal pertama. Minyak mentah diperdagangkan melemah pada sesi Asia seiring sentimen investor terbebani oleh laporan kenaikan jumlah rig pengeboran aktif di AS.


Market Review Asia


Market Review Asia

Dollar Australia melemah setelah Standard and Poor mengurangi outlook untuk peringkat kredit Australia menjadi negatif pada hari Kamis, sementara itu safe haven yen menguat karena masih dipengaruhi sentimen Brexit. Pasar ekuitas Asia bergerak mixed pada hari Kamis, meskipun pasar AS berakhir kuat karena kenaikan harga minyak dan perilisan notulen Federal Reserve AS yang bernada dovish. Harga emas naik untuk tujuh sesi beruntun pada hari Kamis setelah menyentuh level tertinggi dalam lebih dari dua tahun karena investor memburu safe haven walaupun pasar ekuitas menguat di sesi Asia. Harga minyak naik pada hari Kamis, didukung oleh laporan penurunan cadangan minyak mentah AS serta pelemahan dollar, meskipun penguatan harga minyak masih berpotensi terbatas mengingat masih tingginya pasokan global serta buruknya outlook pertumbuhan.


Market Review Asia


Market Review Asia

Poundsterling cetak level terendah baru dalam 31 tahun terakhir pada hari Rabu sementara itu mata uang safe haven yen menguat karena meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak luas dari voting Inggris pada bulan lalu untuk keluar dari Uni Eropa. Pasar ekuitas Asia terkena aksi jual pada hari Rabu, karena investor yang beralih ke aset safe haven karena mencemaskan pertumbuhan ekonomi global, mengirim yield obligasi ke rekor terendah. Harga emas naik sekitar 1% pada hari Rabu, mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua tahun, karena investor yang beralih ke aset haven seperti emas di tengah kegelisahan pasar karena keputusan Inggris meninggalkan Uni Eropa. Harga minyak melemah di sesi perdagangan Asia karena gejolak di pasar yang mencemaskan dampak Brexit disaat masih tingginya cadangan minyak global.


Market Review Asia


Market Review Asia

Saham Asia diperdagangkan menguat pada hari Senin seiring kenaikan harga komoditas dan pelemahan Yen, di tengah optimisme bahwa beberapa bank sentral utama dunia akan meningkatkan stimulus moneter. Dollar Australia melonjak setelah Moody’s menilai jika ketidakpastian politik tidak akan mengancam rating kredit negara, menyusul pemilu akhir pekan lalu. Harga emas bertengger dekat level terkuat dalam lebih dari 2-tahun, di tengah memudarnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve dalam beberapa bulan ke depan. Sementara harga minyak bergerak stabil pasca Menteri Energi Arab Saudi mengatakan bahwa pasar tengah menuju  ke level keseimbangan.


Market Review Asia


Market Review Asia

Indeks saham Nikkei Jepang menghapus setengah dari pelemahannya akibat shock voting Inggris meninggalkan EU sepekan lalu, pemulihan terpicu oleh optimisme bahwa voting Brexit tidak akan membawa krisis keuangan global baru. Sementara indeks saham China terkerek naik dekati level tertinggi 2-bulan dan dalam jalur penguatan 2.5% seiring selera resiko investor global kembali pulih minggu ini. Sentimen juga tertopang oleh data pertumbuhan sektor jasa China yang terakselerasi bulan Juni, dan komentar pelonggaran moneter pemerintah yang berpotensi menambah laju depresiasi Yuan. Secara terpisah saham Kospi Korsel rebound paska sinyal pelonggaran moneter BoE untuk menopang perekonomian akibat Brexit, selain itu Seoil untuk memberikan paket stimulus ekstra juga turut menopang sentimen market.


Market Review Asia


Market Review Asia
 
Bursa saham Asia kehilangan momentum pada hari Kamis, meski bursa saham AS dan Eropa melanjutkan pemulihan pasca Brexit di hari Rabu. Emas melemah di perdagangan sesi Asia setelah menguat sekitar 1% di hari Rabu. Minyak turun tipis akibat potensi peningkatan suplai, sementara outlook ekonomi masih suram, namun analis memperkirakan minyak keemungkinan akan menguat di semester kedua tahun ini. 


Market Review Asia


Market Review Asia

Bursa saham Asia berakhir variatif pada hari Kamis, investor bersiap menanti referendum Inggris untuk menentukan keanggotaan di Uni Eropa (UE). GBPUSD menguat ke level tertinggi enam bulan  setelah hasil jajak pendapat terbaru beberapa jam sebelum referendum dimulai menunjukkan responden yang memilih bertahan di UE unggul dari yang memilih keluar. Emas bergerak dekat level terendah dua pekan akibat optimisme Inggris akan bertahan di Uni Eropa.


Market Review Asia


Market Review Asia

Bursa saham Asia menguat pada hari Jumat, namun masih menuju pelemahan mingguan seiring investor memilih aset safe-haven di tengah kecemasna bahwa Inggris akan memilih untuk keluar dari Uni Eropa, meski terbunuhnya salah satu politisi pro-EU diperkirakan akan memperkuat sentimen terhadap kubu yang memilih untuk “tetap” berada dalam Uni Eropa. Sentimen investor Asia membaik setelah Wall Street berhasil mengakhiri penurunan beruntun selama 5-hari semalam. Indeks Hang Seng menguat sebesar 0.5%, namun menuju penurunan mingguan sebeasr 4.3%. Nikkei ditutup menguat 1.1% pada level 15,599.66 namun masih melemah sekitar 6% untuk pekan ini. Di Korea Selatan, Kospi ditutup flat.


Market Review Asia


Market Review Asia

Bursa saham China menguat pada hari Rabu, mengabaikan keputusan MSCI untuk menunda dalam memasukkan saham A di China ke dalam indeks negara berkembang miliknya. Sebagian besar bursa Asia lainnya juga pulih dari penurunan pada awal sesi, kendati berlanjtunya kecemasan mengenai potensi keluarnya Inggris dari Uni Eropa, hasil pertemuan the Fed nanti malam, serta pertemuan Bank of Japan yang berakhir hari Kamis. Indeks saham Jepang menguat, mengakhiri penurunan beruntun selama 4-hari, berkat aksi short-covering, sementara pertemuan bank sentral dan kecemasan Brexit membuat investor terus waspada. Nikkei ditutup menguat 0.4% pada 15,919.58 setelah sempat anjlok ke area negatif pada awal sesi. Di Korea Selatan, Kospi ditutup melemah 0.05%, sementara indeks Hang Seng Hong Kong menguat 0.7% pada sesi tengah hari. 


Market Review Asia


Market Review Asia

Bursa saham Asia anjlok paling tajam dalam lebih dari 4 bulan dan yen Jepang menguat pada hari Senin seiring aksi jual aset berisiko menjelang pertemuan penting bank sentral pekan ini dan investor menantikan referendum keanggotaan Inggris dalam Uni Eropa. Indeks Nikkei 225 Jepang anjlok 582.18 poin, atau sebesar 3.51%, pada level 16,019.18, seiring penguatan yen menekan saham eksportir. Yen menguat terhadap greenback menjelang pertemuan kebijakan Bank of Japan (BOJ) yang dimulai tanggal 15 Juni. Di Korea Selatan, Kospi ditutup turun sebanyak 38.57 poin, atau sebesar 1.91%, pada level 1,979.06. Di Hong Kong, indeks Hang Seng diperdagangkan melemah 2.8% pada sesi tengah hari. Harga minyak mentah WTI turuns ebanyak 1.1% pada level $48.51 sementara harga emas naik, berada dekat level tinggi 3-pekan.


Market Review Asia


Market Review Asia

Bursa saham Asia ditutup mix pada hari Rabu, di tengah reaksi beragan terhadap data niaga China bulan Mei, namun saham sektor energi mendapatkan dorongan naik pasca harga minyak ditutup di atas level $50 untuk pertama kalinya dalam 11 bulan pada hari Selasa. Pemerintah Jepang nampak enggan menambah stimulus, dengan Perdana Menteri Shinzo Abe hanya berencana untuk merilis paket stimulus ekonomi di musim gugur, pasca pemilu bulan Juli. Nikkei 225 berbalik menguat untuk ditutup naik sebanyak 0.93%, seiring pelemahan yen terhadap dollar. Di Hong Kong, indeks Hang Seng diperdagangkan flat, sementara indeks Kospi Korea Selatan menguat 0.88%.


Market Review Asia


Market Review Asia

Bursa saham Asia ditutup mix pada hari Senin, dengan pelemahan pada bursa saham Jepang, seiring data tenaga kerja bulan Mei AS yang mengecewakan pada hari Juamt melemahkan dollar dan memicu penguatan mata uang kawasan, termasuk yen. Dollar sendiri mencoba rebound dari level terendah dalam hampir selama sebulan. Indeks Nikkei Jepang memangkas pelemahan namun masih ditutup melemah 0.4%, pada level 16,580.03, setelah sempat anjlok sebanyak 1.81% dan yen terkoreksi dari pengautan pada awal sesi. Bursa saham China diperdagangkan melemah, dengan indeks gabungan Shanghai melemah sekitar 0.17%. Di Hong Kong, indeks Hang Seng diperdagangkan flat setelah sempat berfluktuasi naik turun.  Indeks bursa saham Korea Selatan ditutup untuk memperingati memorial day.


Market Review Asia


Market Review Asia

Mayoritas saham Asia ditutup menguat pada hari Jumat seiring investor menantikan rilis data kunci ketenagakerjaan AS, yang mungkin akan memberikan indikasi tentang potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve di bulan Juni. Indeks Nikkei 225 Jepang ditutup 0,48% lebih tinggi di 16642.23, memangkas penurunan mingguan menjadi 1,1%, didukung oleh kinerja positif Wall Street dan lonjakan tajam saham berkapitalisasi besar Fast Retailing. Di Hong Kong, indeks Hang Seng mengikuti sentimen positif di pasar daratan dengan naik 0,36% ke 20934.30. Namun kenaikan masih terbatasi oleh kehati-hatian investor terkait kemungkinan kenaikan suku bunga AS pada bulan ini atau berikutnya. Sementara KOSPI Korea Selatan ditutup hampir flat, naik hanya 0,04% ke 1.985,84, seiring investor melakukan beberapa profit taking atas penguatan baru-baru ini menjelang libur panjang akhir pekan.


Market Review Asia


Market Review Asia

Saham Asia bergerak variatif pada hari Kamis pasca survey dalam 24 jam terakhir menunjukkan aktivitas manufaktur dan permintaan global tetap lemah, sementara indeks saham Jepang terpukul oleh lonjakan Yen. Indeks Nikkei 225 Jepang mencatat persentase penurunan harian terbesar dalam sebulan, anjlok 2,32% ke 16562.55, seiring Yen melanjutkan penguatan. Kekhawatiran global terhadap referendum ‘Brexit’ dan prospek kebijakan fiskal Jepang juga turut meredam risk appetite. Di Hong Kong, indeks Hang Seng menguat 0,49% ke 20863.28 seiring optimisme bahwa masuknya saham China ke dalam indeks MSCI akan menghidupkan kembali pasar saham. Sementara indeks KOSPI Korea Selatan berakhir 0,12% lebih tinggi di 1985.11 seiring investor asing melakukan pembelian bersih senilai ₩232,4 milyar ($195,95 juta) saham.


Market Review Asia


Market Review Asia

Survey manufaktur China yang mixed dan data GDP Australia yang lebih baik dari ekspektasi gagal mendorong kinerja pasar saham Asia pada hari Rabu. Indeks Nikkei 225 Jepang menghentikan kenaikan 5 sesi beruntun dan anjlok 1,62% ke 16955.73 seiring apresiasi Yen memicu profit taking dan meredupkan prospek pendapatan eksportir. Di Hong Kong, indeks Hang Seng turun 0,29% ke 20755.35 seiring optimisme akan dimasukannya saham China daratan ke dalam indeks pasar negara berkembang MSCI teredam oleh kekhawatiran tentang perekonomian Tiongkok dan kenaikan suku bunga AS. Sementara KOSPI Korea Selatan memupus penguatan menjelang akhir sesi untuk ditutup 0,03% lebih rendah di 1,982.72 seiring penjualan saham institusi domestik dan individual mengimbangi pembelian asing.


Market Review Asia


Market Review Asia

Mayoritas saham Asia ditutup lebih tinggi pada hari Selasa, dengan sentimen investor terdorong oleh lonjakan lebih dari 3% saham China dan kenaikan saham Jepang pasca data ekonomi yang mengejutkan. Indeks Shanghai Composite melonjak 3,32%, dipicu optimisme bahwa MSCI untuk pertama kalinya akan menambahkan saham China daratan ke dalam indeksnya pada bulan depan. Mood positif itu turut mendorong indeks Hang Seng di Hong Kong naik 1,25% ke 20887.55. Indeks Nikkei 225 Jepang ditutup 0,98% lebih tinggi di 17234.98 seiring harapan kenaikan suku bunga AS terus menopang penguatan dollar terhadap yen, sehingga membantu saham eksportir. Sementara KOSPI Korea Selatan mencatat harga penutupan tertinggi dalam 4-minggu, menguat 0,83% ke 1,983.40, menyusul lonjakan 7,55% saham produsen kapal Samsung Heavy Industries.