Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Market Analisis

Analisa Emas


Harga emas berhasil tertekan turun mendekati level 1305 semalam dan menguat kembali ke level 1327 setelah itu. Pagi ini harga emas berkonsolidasi dalam kisaran sempit 1321-1327. Tekanan rebound ini berpeluang mengangkat harga naik mendekati area 1335. Pergerakan di atas 1335 baru membuka peluang penguatan hingga 1358.

Sementara peluang turun harga emas bisa terjadi selama harga masih di bawah resisten 1335 dan berhasil menembus ke bawah support terdekat 1320 dengan target kembali ke area 1305.

Malam ini data yang menjadi market mover adalah data durable goods orders dan new home sales AS. Kedua data ini bisa memberikan indikasi ke pelaku pasar mengenai kesehatan ekonomi AS di sektor manufaktur dan perumahan. Bagusnya data ini bisa menekan harga emas karena penguatan dollar AS. Selain itu, isu taperin


Market Analisis


Harga emas tertahan sedikit di atas level MA 200 grafik harian dan terlihat masih berada dalam tekanan turun. Terbukti dari harga yang tidak bisa ditutup di atas 1673 (level resisten) pada penutupan minggu kemarin.
Dalam jangka pendek, pada grafik 4 jam, indikasi tekanan turun terlihat pada indikator MACD (12, 26, 9) yang terbuka dan memotong ke bawah level 0. Dan stochastics (14, 3, 3) dan RSI membentuk pola penurunan ke bawah.
Level 1663 menjadi level support penting pekan ini. Penembusan area support ini bisa mendorong pelemahan ke area 1650 dan bahkan ke area 1630 an pekan ini. Level resisten terdekat masih di sekitar 1673. Penembusan ke atas level ini mendorong emas ke area 1683 lagi.

Pekan ini, Eropa akan menjadi fokus pasar dengan adanya pertemuan-pertemuan para pejabat tinggi zona euro yang akan membahas isu ekonomi Eropa. Pernyataan dari Kepala ECB Selasa pekan ini juga ditunggu pasar. Politik Eropa juga sedang menghangat karena isu korupsi di pemerintahan Spanyol dan kompetisi pemilu di Italia yang bisa mengubah sentimen pasar mengenai Eropa. Kedua negara ini merupakan negara yang rentan dengan krisis hutang yang masih berlangsung di Eropa.


Market Outlook On Monday


MINYAK
Minyak Bertahan Diatas $100 Terkait Data AS, OPEC

Kontrak minyak mentah AS bertahan diatas 4100 setelah data AS menunjukkan kejatuhan data penjualan perumahan AS dibulan April, menambah sinyal pelemahan ekonomi dan menyingkirkan penguatan sebelumnya yang dipicu oleh melemah dollar AS. Data industri tersebut menunjukkan penjualan perumahan yang tertunda AS turun lebih besar dari perkiraan di bulan April hingga ke level rendahnya selama 7 bulan, menghapus harapan pemulihan kondisi penjualan rumah di AS. “Lemahnya data penjualan rumah di AS memperlihatkan bahwa ekonomi AS cenderung memburuk daripada membaik”, dikatakan Gener McGillian, seorang analis dari Tradition Energy, di Stamford, Connecticut. “Harga minyak mentah telah mencapai diatas $100, tetapi masih sulit untuk bergerak naik lebih jauh karena ketidakpastian ekonomi”, ditambahkannya. Harga minyak mentah untuk pengiriman bulan Juli naik $0.36 untuk bertahan di level $100.59 per barel, setelah menyentuh tinggi awalnya di $101.24. Menambah tekanan terhadap kontrak minyak mentah, output OPEC sendiri diperkirakan akan naik bulan ini karena tambahan persediaan dari Arab Saudi, Nigeria dan Irak, menurut sebuah survei dari Rueters.

EMAS
Emas Stabil Terkait Yunani, Data AS

Emas bertahan stabil hari Senin didukung oleh melemahnya dollar AS, bersama dengan kekhawatiran yang menghinggapi krisis hutang Yunani dan memburuknya data housing dan konsumen AS mendukung minat terhadap emas. Spot emas stabil di area $1,535.45 per ons. Emas menguat 1.8% minggu lalu. Kontrak emas AS sedikit bergerak di level $1,535.90. Di tengah kekhawatoran mengenai krisis hutang Yunani, para pejabar dari IMF dan Uni Eropa mengatakan bahwa mereka tidak mengantisipasi restrukrisasi hutang di Yunani. Memburuknya data consumer spending dan rendahnya penjualan rumah yang tertunda (Pending Home Sales) di bulan April menimbulkan kekhawatiran bahwa pemulihan ekonomi AS kehilangan momentum. menurunkan dollar AS ke dekat rendahnya 3 minggu hari Jumar terhadap sekumpulan mata uang. Pasar keuangan dan komoditi di AS dan Inggris saat ini diliburkan untuk hari libur nasional.

EUR/USD
Euro Dilegakan Komentar Positif Soal Yunani

Euro masih berkutat dikisaran tingginya terhadap Dollar AS di sesi pagi hari Senin pasca pernyataan dari pihak Eropa yang optimis negara Yunani akan mampu mengatasi beban hutang yang berat. Rally Euro terhadap Dollar AS mulai mendapatkan momentum kuat pada sesi New York hari Jumat lalu, setelah salah satu anggota dewan ECB, George Provopoulos, mengatakan bahwa Yunani akan mampu membayar hutangnya secara penuh tanpa memerlukan restrukturisasi jika konsisten menerapkan rencana penghematan. Komentar senada juga datang dari Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy, yang menyebutkan bahwa Perancis akan menjaga dan mendukung Euro. Perancis juga menentang setiap jenis restrukturisasi hutang untuk Yunani. “Komentar-komentar itu setidaknya telah mengurangi resiko default Yunani dalam waktu dekat dan meringankan tekanan pada Euro,” kata Joe Manimbo, analis mata uang pada Travelex Global Business Payments di Washington.

HANGSENG
Bursa Hong Kong Fluktuatif, Fokus Pada Shanghai

Bursa saham Hong Kong berfluktuasi pada awal hari Senin bersama sektor perbankan yang secara umum melaju setelah penguatan sebelum akhir pekan terkait pergerakan Wall Street, tetapi pasar masih berusaha bangkit seiring bursa saham Shanghai yang melanjutkan kejatuhan mereka ditengah kekhawatiran melambatnya ekonomi. Indeks Hang Seng sedikit bergerak di level 23,118.23 setelah bergerak naik-turun dan indeks Hang Seng Cina bertambah 0.1% ke level 12,979.29. Saham HSBC Holdings PLC menguat 0.1% dan Bank of China Ltd naik 0.5%, sementara PetroChina turun 0.7% setelah naik tajam hari Jumat. Indeks komposit Shanghai turun 0.7% setelah sebelumnya juga turun di 7 sesi sebelumnya.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Overview


MINYAK
Minyak AS Terus Naik Terkait Lemahnya Dollar

Kontrak harga minyak mentah AS naik diawal sesi Asia hari Kamis, kembali ke penguatan disesi sebelumnya, didukung oleh melemahnya dollar AS dan laporan pemerintah AS yang menunjukkan adanya kejatuhan besar persediaan produk distilasi minggu lalu. Kontrak harga minyak mentah untuk bulan Juli naik 38 sen ke $101.70, bertambah $1.73 hari Rabu. Data persediaan dari EIA AS menunjukkan bahwa persediaan produk distilasi, termasuk minyak pemanas dan solar, anjlok 2.04 juta barel ke level 142 juta barel minggu lalu, level terendahnya sejak April 2009. Data tersebut melampaui perkiraan sebesar 2.79 juta barel untuk persediaan bahan bakar bensin dan penguatan untuk persediaan minyak mentah sebesar 616.000 barel.

EMAS
Emas Kian Berkilau Berkat Kisruh Hutang Eropa
Harga emas terus mengalami penguatan dalam 3 pekan terakhir dan kembali mencatat harga tertinggi 1528.16 di hari Kamis terutama terkait kecemasan yang terus berlanjut terhadap menyebarnya krisis hutang di Eropa sehingga memicu berlanjutnya aksi beli safe-haven. Ada begitu banyak ketidakpastian di pasar sehingga resiko penurunan emas menjadi minimal dalam jangka pendek. Selain itu investor masih cemas dengan kondisi negara Portugal dan kemungkinan restrukturisasi hutang Yunani. Jadi aksi beli terhadap safe-have akan berlanjut. Negara Portugal dan Irlandia terancam terkena downgrade beberapa peringkat menuju kategori “junk”, apabila terjadi kebangkrutan di negara Yunani, menurut pimpinan Moody’s EMEA.

 

EUR/USD

Masalah Hutang Eropa Hadang Penguatan Euro

Euro mengalami pemulihan dari level rendahnya terhadap dollar AS di hari Kamis terkait tajamnya lonjakan di harga minyak membuat investor melakukan short covering (aksi tutup jual).  Namun ketidakpastian makin meluas terhadap masalah hutang di Yunani dan negara-negara zona euro lainnya sehingga kondisi ini diperkirakan bisa membatasi kuatnya aksi beli investor. Bahkan potensi koreksi lebih dalam nampak masih akan berlanjut pada mata uang tunggal ini seiring pasar masih khawatir dengan kian meluasnya masalah hutang zona Euro. “Peluang untuk kembali turun masih terbuka,” kata Fabian Eliasson, wakil presiden penjualan valas pada Mizuho Corporate Bank di New York. “Ancaman downgrade seanjutnya dari lembaga keuangan Eropa juga masih ada, yang akan mengubah fokus pasar pada kondisi hutang secara keseluruhan.”

HANGSENG
Hang Seng Bergerak Di Zona Hijau
Indeks Hang Seng mencatat penguatan ke-enam dari tujuh sesi terakhir hari ini (26/05). Koreksi sempat mewarnai pada hari Senin (23/05) sebesar 0.4% karena pasar global terpantau anjlok. Bargain Hunting kemudian mendorong Hang Seng naik 0.5% menjadi 22,860 di hari Kamis. “Hang Seng telah melemah 7.0% dalam dua bulan terakhir. Pelemahan indeks dapat memberi kesempatan bagi investor untuk mengeruk saham berkualitas yang turut melemah,” menurut SHK Financial. Sebagian besar saham blue chips menguat namun tidak satu pun yang menguat lebih dari 2.0%. Hal ini menegaskan bahwa sentimen investor belum sepenuhnya pulih. Ini juga berimbas pada volume perdagangan yang masih modest sekitar HK$5.69 milyar. Level psikologis indeks berada di kisaran 23,000. Esprit rebound 0.7% menjadi HK$28.35 setelah sebelumnya turun 5.2% di hari Rabu. Cnooc dan PetroChina masing-masing naik lebih dari 1.0% terdorong oleh harga minyak yang rebound.

Posted with WordPress for BlackBerry.


BREAKING NEWS


BREAKING NEWS

 JUMAT, 04 MARET 2011

EUR/USD
Teknikal: Trichet Optimiskan Euro Bidik $1.4

Euro saat ini bertengger kokoh di kisaran puncaknya, setelah melesat ke area level tertinggi dalam 4-bulan terhadap USD, bahkan mata uang tunggal ini begitu optimis untuk dapat menembus level $1.4. Euro yang terlihat semangat ini terkait pernyataan Presiden ECB Jean-Claude Trichet yang menyebutkan bahwa para pembuat kebijakan saat ini berada dalam “kewaspadaan tinggi” terhadap inflasi dan kenaikan suku bunga “mungkin” saja terjadi pada awal bulan depan.Secara teknikal bias Euro masih bullish dalam jangka pendek dan setidaknya berpeluang besar menuju area 1.4000. Namun demikian seperti terlihat pada grafik Euro berikut, harga mengindikasikan peluang terjadinya koreksi yang dikhawatirkan menuju area 1.3860. Sehingga kendati bias teknikal masih bullish kuat, patut diwaspadai untuk sedikit bersabar hingga ada penurunan dekat 1.3860 baru melanjutkan membeli. Untuk pergerakan naik, break ke atas 1.4000 akan memicu momentum bullish lanjutan menuju area 1.4040 – 1.4100. 

Euro melaju ke level tertinggi dalam hampir empat bulan terakhir karena pernyataan

Presiden ECB Jean-Claude Trichet. Sedangkan performa dollar akan dipengaruhi oleh data ketenagakerjaan AS.

  Euro melesat ke kisaran $1,39 setelah Trichet memperkuat ekspektasi akan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Pasca rapat regulernya, dimana ECB mempertahankan rate di 1%, Trichet memberi sinyal akan kenaikan suku bunga di bulan depan. “Kenaikan suku bunga di rapat berikutnya mungkin,” katanya.

  Pasar terkejut dengan pernyataan itu, yang ternyata lebih cepat dari perkiraan. Pasar memang berharap Trichet menyampaikan pernyataan hawkish, namun tidak menyangka ia akan setegas itu.

  Ia menegaskan kewaspadaan tinggi diperlukan untuk menghadapi inflasi, kalimat yang pernah digunakan ECB untuk memberi sinyal kenaikan rate. Meski Trichet menekankan kenaikan rate bulan depan belum pasti, terakhir kali ECB mengatakan “mungkin” adalah pada Juni 2008, dan di bulan berikutnya, ECB menaikkan rate.

Para analis mengatakan Euro tetap disupport menjelang rapat reguler ECB di awal April, namun mereka menambahkan mata uang itu akan menghadapi resistance kuat di $1,40 dan kenaikan di atas itu mendorong minat jual.

  Selain itu, meski di-support, ada kecemasan negara lemah di zona Euro akan semakin menderita dengan kenaikan suku bunga. Kenaikan rate dapat menambah beban bunga negara pengutang besar. Isu krisis utang dan perbankan Eropa, bila sewaktu-waktu mencuat lagi, akan dijadikan alasan untuk menjual Euro.

  Dollar, meski melemah terhadap euro, mampu menguat terhadap rival lainnya. Data initial jobless claims memperlihatkan penuruan yang besar, mengindikasikan kondisi lapangan kerja membaik. Pasar kini menantikan data ketenagakerjaan AS, yang diperkirakan akan mencatat kenaikan besar.

  Non-farm payroll diperkirakan bertambah sebanyak 183.000 bulan lalu. Namun data

ADP yang memperlihatkan kenaikan lapangan kerja sektor swasta sebesar 217.000, menambah kepercayaan angkat payroll bisa tembus 200 ribu. Angka yang lebih baik dari prediksi bisa mengangkat dollar.

Resistance Level : 1.4000, 1.4040, 1.4100Support Level       : 1.3900, 1.3860, 1.3800Trading Range       : 1.3860– 1.4040Trend                       : Bullish