Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Malika Assaif

Market Outlook Today


Official portrait of United States House Speak...

Official portrait of United States House Speaker (R-Ohio). (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas merosot cukup dalam pada perdagangan kemarin, merosotnya komoditi ini setelah juru bicara DPR AS John Boehner pada proposal terakhir tentang fiscal cliff pada Presiden Barack Obama akan untuk pertama kalinya melihat kenaikan pajak pendapatan (untuk pendapatan kelas atas). Komoditi Emas diperdagangkan sedikit berubah perdagangan kemarin  dari tanda-tanda dari pergerakan nyata pertama minggu ini dalam negosiasi berkenaan dengan fiscal cliff yang mana menetralkan beberapa aksi beli padasafehaven komoditi Emas. Pada awalnya komoditi ini menguat dari harapan bahwa BoJ akan menggunakan stimulus moneter yang lebih setelah PM Jepang berikutnya Shinzo Abe menyebutkan langkah agresif untuk mendorong pertumbuhan.

 

GBP/USD

 

Sterling bergerak menguat pada perdagangan kemarin dipicu oleh menguatnya permintaan dari investor Timur Tengah dan perusahaan yang ingin melakukan hedge, beberapa analis memprediksi Sterling masih berpotensi melanjutkan penguatan jika politisi Amerika gagal mengatasi fiscal cliff.  Untuk selanjutnya fokus para pelaku pasar tertuju rilis data inflasi Inggris pada hari ini Selasa dan besok Rabu MPC Meeting Minutesyang mungkin akan memberikan sinyal tentang kemungkinan QE lebih lanjut. Sementara itu analis mata uang RBS Melinda Burgess memperkirakan jika rilis data penjualan ritel pada hari Kamis mendatang justru diperkirakan lebih berpotensi mendongkrak Sterling, secara keseluruhan BoE masih akan menunjukkan sikapdovish mereka dan Sterling kemungkinan akan lebih bereaksi terhadap data penjualan ritel minggu ini yang diperkirakan akan menunjukkan peningkatan dan memberi katalis positif.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong bergerak menguat tipis pada perdagangan dihari Selasa pagi, bursa saham Hongkong ikut menguat setelah bursa saham AS ditutup di teritori positif pada akhir perdagangannya kemarin. Harapan pasar mengenai segera tercapainya rancangan anggaran di AS telah memberikan dorongan menguat ke bursa-bursa saham global termasuk Asia, harapan ekonomi China juga mengalami pemulihan yang solid turut mendongkrak bursa saham Hongkong positif.

 


Market Outlook Today


The New York Stock Exchange, the world's large...

The New York Stock Exchange, the world’s largest stock exchange by market capitalization (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas kembali bergerak melemah lebih dari 1% seiring kekecewaan pasar terhadap lambatnya persetujuan budget AS pada perdagangan kemarin, padahal US dolar melemah dan  harga minyak mentah juga ikut melemah sehingga semua komoditas lain melemah. Ketidakpastian ekonomi yang berhubungan dengan pembicaraan budget AS dan mengenai heavy selling setelah penutupan option minggu lalu yang juga meyebabkan komoditi ini melemah.

 

AUD/USD

 

Mata uang Australia koreksi tipis pada perdagangan di sesi Asia pagi ini, mata uang Aussie sedikit melemah meskipun masih berada di kisaran tertinggi dalam lebih dari satu minggu belakangan. Melemahnya mata uang ini terjadi setelah rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal ke III di Australia menunjukkan hasil yang kurang dari harapan. Rilis data pagi ini mengenai pertumbuhan ekonomi kuartal ke III di Australia data menunjukkan bahwa di kuartal ke III terjadi pertumbuhan ekonomi sebesar 0.5% (q/q), meskipun tidak terlalu buruk namun hasil tersebut masih kurang dari ekspektasi yang sebesar 0.6%. Pertumbuhan di kuartal ke III ini juga melambat dari pertumbuhan yang terjadi di kuartal ke II yang sebesar 0.6%.

 

NIKKEI

 

Bursa saham Jepang awal pembukaan perdagangan disesi Asia cenderung bergerak sedikit melemah, bursa saham Jepang tergerus melemah melanjutkan pergerakan negatif pada sesi perdagangan sebelumnya. Para investor bersikap negatif setelah bursa saham Wall Street melemah akibat menguatnya kekhawatiran mengenai anggaran AS. Namun setelah sedikit melemah Indeks Berjangka Nikkei bergerak rebound seiring bursa saham AS menyingkirkan sentimen di Asia dalam penutupan lemahnya kemarin, saat para politikus di sana masih berselisih pendapat terkait solusi untuk masalah keuangan guna menghindari kenaikan pajak dan pemangkasan anggaran belanja yang mungkin akan mendorong AS ke jurang resesi.

 


Market Outlook Today


English: The Hongkong and Shanghai Banking Cor...

English: The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited 『HSBC Premier Centre』Ikebukuro Branch 日本語: 香港上海銀行 『HSBCプレミアセンター』 池袋支店(店番:150) (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah lebih dari 1%, melemahnya komoditi ini dipicu oleh kekhawatiran para pelaku pasar mengenai kondisi ekonomi global dan beberapa komoditas lain termasuk minyak mentah juga turut melemah. Lesunya bursa saham yang didorong oleh laporan keuangan perusahaan-perusahaan yang mengecewakan berimbas melemahnya Logam Mulia. Beberapa komoditi lain ikut melemah seiring dengan kekhawatiran mengenai krisis ekonomi di kawasan Eropa, di hari Senin lalu Moody’s menurunkan rating lima wilayah di Spanyol.

 

AUD/USD

 

Mata uang Aussie bergerak menguat pada perdagangan di hari Rabu pagi seiring rilis data inflasi konsumen di Australia menunjukkan tingkat inflasi kuartalan yang lebih besar dari estimasi, dengan kondisi tersebut aussie rebound dari level terendah dalam lebih dari satu minggu belakangan. Kenaikan inflasi tersebut sedikit menutup ruang bagi RBA untuk menurunkan suku bunga. Aussie pada perdagangan kemarin sempat melemah tajam seiring dengan lesunya bursa saham, kemarin aussie sempat melemah hingga ke level 1.0236 terendah sejak tanggal 15 Oktober.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong bergerak melemah pada perdagangan tadi pagi, bursa saham melemah seiring dengan sentimen negatif yang menyambangi bursa saham Asia akibat lesunya laporan-laporan keuangan di bursa saham Wall Street yang melemah cukup signifikan. Ada beberapa saham yang bergerak bervariasi diantaranya adalah HSBC dan  Henderson Land bergerak melemah, sementara itu Hangseng Bank Limited dan SHK Properties bergerak menguat.


Market Review


Market Review

EUR/USD closing 1.3082, high 1.3144, low 1.3052, XAUUSD C:1658.70, H:1662.90, L:1632.20, CO-LS C: 100.92, H: 102.96 L: 100.68. Dow C: 12680, H: 12899, L:12648.

Arus peralihan safe-haven investor mendorong yen ke level tinggi dalam beberapa pekan terhadap dollar dan euro pada hari Selasa seiring kenaikan pada yield obligasi Spanyol dan Italia menggarisbawahi kecemasan mengenai perekonomian global dan Bank of Japan mengatakan tidak sedang mempertimbangkan untuk menambah stimulus moneter. Emas naik 1% setelah penurunan pada bursa saham memicu aksi beli safe haven pada pasar emas. Sementara harga minyak mentah turun akibat data impor Cina yang buruk menambah kecemasan mengenai permintaan minyak yang sudah lebih dulu dipicu oleh data tenaga kerja AS yang buruk di bulan Maret. Bursa saham AS mencetak penurunan harian terbesar tahun ini, di tengah kecemasan mengenai kesehatan perekonomian global dan dimulainya musim earnings. Data ekonomi hari ini adalah core machinery orders dari Jepang, laporan bulanan BoJ, Westpac consumer sentiment, home loans dari Australia, WPI dari Jerman, crude oil inventories, federal budget dan Fed beige book dari AS.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


Official portrait of Federal Reserve Chairman ...

Image via Wikipedia

EMAS

Komoditi Emas terpuruk tajam dalam perdagangan pada hari Rabu malam, pemicu terpuruknya komoditi ini  adalah respons investor atas sikap Pimpinan The Fed Ben Bernanke yang ditunjukkannya semalam. Bernanke dalam satu testimoni sebelum pertemuan kongres semalam tidak memberi sinyal apapun mengenai langkah moneter yang akan dilakukan The Fed untuk menambah likuiditas di pasar, dan ada perkembangan positif pada pasar tenaga kerja meski kondisi pasar tenaga kerja AS masih jauh dari kata normal. Pasar berharap The Fed melonggarkan kebijakan moneter meski apabila perekonomian AS baik – baik saja, jadi sentimen berbalik ketika The Fed tak melakukan apa-apa.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa merosot tajam pada perdagangan di market US semalam, merosotnya mata uang Euro ini di picu setelah pimpinan The Fed Ben S Bernanke mengeluarkan pernyataan yang dapat memicu spekulasi bahwa bank sentral AS itu tak akan menggelontorkan stimulus moneter lagi. Bernanke mengungkapkan bahwa ada perkembangan positif di pasar tenaga kerja meski kondisi pasar tenaga kerja AS masih jauh dari kata normal. Bernanke memang terbilang hati – hati dalam mengungkapkan optimismenya, hal ini peringatan bagi trader mata uang Eropa bahwa perkembangan neraca perdagangan merupakan hal yang paling penting dalam menggerakkan pasar mata uang, fakta bahwa The Fed tidak dalam kondisi terdesak untuk meningkatkan neraca perdagangannya merupakan hal yang positif bagi pergerakan US dolar.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Kamis pagi bergerak menguat yang cukup signifikan, bursa saham Jepang melawan arus sentiment negative yang cenderung bergerak di Asia. Anjloknya nilai tukar Yen mendorong menguat saham – saham eksportir sehingga memberikan dukungan untuk bursa Jepang. Ada beberapa saham yang bergerak menguat terutama dari sektor eksportir diantaranya adalah Canon, Toyota, dan Sony. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei hari ini di perkirakan berpotensi bergerak menguat tapi cenderung terbatas.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak menguat, menguatnya komoditi ini terangkat setelah China berjanji untuk melanjutkan investasinya pada obligasi pemerintah di kawasan Euro. Komoditi Emas menguat signifikan setelah Gubernur bank sentral China menyatakan bahwa China dan negara berkembang lain seperti Brazil, Rusia, dan India sedang menunggu saat yang tepat untuk menyalurkan bantuan kepada negara – negara kawasan Euro. Meskipun tidak memberikan janji yang konkrit mengenai jenis dan besaran bantuan pernyataan tersebut cukup memberikan sentimen positif pada komoditi Emas. Di perkirakan komoditi Emas akan kembali masuk ke dalam trend yang positif, meskipun demikian untuk sementara ini Emas cenderung sedang berada dalam trend sideways karena ketidakpastian mengenai bantuan lanjutan bagi Yunani masih menahan laju harga Emas.

EUR/USD

Eropa kembali menekan Yunani untuk melaksanakan kebijakan penghematan anggaran demi mendapatkan dana bailout, menteri keuangan zona Euro batal melakukan pertemuan di Brussel dan mengganti format pertemuan menjadi telekonverensi untuk membahas apakah Yunani layak mendapatkan dana bailout. Athena perlu mengamankan pencairan dana bailout €130 M demi menghindari default di bulan Maret. Perdana Menteri Italia Mario Monti mengatakan Format pertemuan telekonverensi diputuskan oleh pimpinan menteri keuangan zona Euro Jean Claude Juncker akibat berkurangnya elemen demi memastikan kesuksesan pertemuan. Setelah Juncker membatalkan pertemuan tersebut pemimpin partai politik Yunani Antonis Samaras dan George Papandreou akan memberikan komitmen tertulis yang diminta Eropa, pemerintah Yunani juga setuju untuk tambah penghematan anggaran sebesar €325 juta. Pemerintah akan mengurangi anggaran untuk pertahanan, investasi publik, dan kesehatan.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Kamis pagi bergerak melemah, melemahnya bursa saham Hongkong ini setelah pada perdagangan sebelumnya sempat mencapai posisi tertinggi dalam 6 bulan belakangan. Para pelaku pasar mulai melakukan aksi ambil untung sementara kekhawatiran mengenai penundaan bailout Yunani juga menjadi pemberat pergerakan di bursa Asia hari ini. ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah HSBC, Hangseng Bank, dan Hutchonson. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng pada perdagangan hari ini berpotensi menguat tapi cenderung terbatas.


Market Review


Market Review :

EUR/USD closing 1.3150, high 1.3205, low 1.3065, XAUUSD C:1725.55, H:1763.00, L:1724.10, CO-LS C: 97.77, H: 98.03, L: 96.01. Dow C: 12793, H: 12833, L:12645.

Wall Street menikmati rally besar-besaran pada hari Jumat seiring 2 indeks utamanya naik ke level tertinggi sejak sebelum Great Recession, dipicu oleh data tenaga kerja yang dirilis lebih baik dari perkiraan.  Sementara dollar menguat terhadap yen dan euro pada hari Jumat, mendorong keduanya ke level rendah sesi psaca dirilisnya laporan non-farm payrolls AS, yang mana mengurangi kemungkinan stimulus tambahan dari Federal Reserve dalam waktu dekat. Harga emas menambah penurunan dan harga minyak bergerak naik menyusul dirilisnya laporan NFP AS. Data ekonomi hari ini adalah MI inflation gauge, retail sales, ANZ job advertisements dari Australia, foreign currency reserves dari Swiss, Halifax HPI dari Inggris, sentix investor confidence dari zona Eropa, serta Factory orders dari Jerman.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melanjutkan penguatan, perlahan tapi pasti komoditi ini bergerak menguat dengan solid hingga mencapai posisi tertinggi dalam 2 bulan belakangan. Menguatnya komoditi Emas masih dipicu oleh harapan membaiknya kondisi ekonomi global. Pasar bereaksi positif terhadap rilis data klaim pengangguran yang cukup baik, klaim pengangguran mingguan hanya sebesar 367K lebih kecil dibandingkan dengan estimasi sebesar 373K. Sementara itu para investor menantikan rilis data tingkat pengangguran NFP dan ISM sektor non – manufaktur  AS nanti malam yang diperkirakan akan cukup baik.

GBP/USD

Dua  data yang terakhir menunjukkan penurunan inflasi sebesar -0,9%, Kebijakan pelonggaran kuantitatif / QE yang dijalankan BoE tidak memicu inflasi dan inflasi akan terus turun tahun ini sesuai perkiraan, menurut petinggi BoE Adam Posen Bank sentral telah memprediksi inflasi Inggris akan jatuh di bawah target sebesar 2% pada semester ke 2 tahun ini. Adam Posen mengatakan Keputusan BoE untuk menyuntikan stimulus £75 M pada pertemuan Oktober lalu telah membantu sisi permintaan, kondisinya akan jauh lebih buruk jika bank sentral tidak lakukan pelonggaran kuantitatif dan saya mendukung kebijakan tersebut. BoE akan kembali melakukan pertemuan kebijakan moneter minggu depan untuk memutuskan apakah Inggris masih membutuhkan tambahan stimulus moneter. Mayoritas ekonom prediksi BoE akan menambah program pembelian aset sebanyak £ 50 M seiring merebaknya kecemasan resesi.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Jumat pagi bergerak melemah, bursa saham Hongkong tergerus di tengah penurunan yang terjadi di bursa Jepang dan Korea Selatan. Pergerakan bursa saham Hongkong pagi ini mulai terhambat setelah pada perdagangan kemarin mencapai posisi tertinggi dalam 6 bulan belakangan. Ada beberapa saham yang bergerak cenderung bervariasi diantaranya adalah Cheung Kong dan Esprit Holdings bergerak menguat, sementara itu HSBC dan Petrochina bergerak melemah. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng pada perdagangan hari ini berpotensi menguat tipis.

 


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak melemah pada perdagangan kemarin, logam mulia ini bergerak dalam koreksi yang wajar setelah sempat mencapai posisi tertinggi dalam lebih dari 7 minggu pada perdagangan akhir minggu lalu. Komoditi Emas melemah menjelang pertemuan para petinggi Uni Eropa yang rencananya akan membahas penanganan krisis utang di kawasan tersebut. Yunani berusaha menolak campur tangan terhadap komisioner Uni Eropa dalam penyusunan anggaran dalam negerinya dengan alasan harga diri, kondisi ini dapat mengakibatkan penundaan atau pembatalan pemberikan bantuan tahap ke 2 bagi Negara ini, Yunani dan kreditor swastanya diharapkan akan segera melengkapi perjanjian pemotongan utang dalam minggu ini.

GBP/USD

Sterling menguat terhadap Euro pada perdagangan kemarin menyusul investor masih menunggu perkembangan dari kesepakatan swap utang Yunani dan menjelang KTT Uni Eropa yang diperkirakan tidak akan banyak membantu mendorong penguatan Euro, Yunani harus mencapai kesepakatan dengan kreditor swasta untuk memperoleh paket bailout ke 2 guna mengindari resiko default. Kondisi yang masih penuh ketidakpastian tersebut telah menekan Euro secara umum dan memicu mata uang tunggal Eropa terkoreksi sebesar 0,5% terhadap Sterling, Sterling berpotensi melemah minggu ini jika data purchasing managers’ surveys periode bulan Januari untuk sektor manufaktur, konstruksi, dan jasa menambah gambaran memburuknya kondisi ekonomi Inggris dan menambah prospek untuk berlanjutnya pelonggaran moneter oleh Bank Sentral Inggris. Pasar memprediksi BoE akan meningkatkan pembelian aset melalui program Quantitative Easing di bulan Februari dan hal ini berpotensi menekan sterling, meskipun komentar dari petinggi BoE David Miles Jumat lalu telah melemahkan prospek tersebut. Miles menegaskan bahwa merupakan pandangan yang terlalu berlebihan yang menganggap bahwa QE pasti akan berlanjut.

HANGSENG

Indeks Berjangka Hangseng bergerak menguat pada perdagangan di hari Selasa pagi ini, pada perdagangan terakhir bulan Januari 2012 ini bursa saham Asia diliputi oleh sentimen menguat, mengabaikan hasil akhir perdagangan di bursa saham Wall Street pada perdagangan kemarin yang cenderung tertekan. Bursa saham Hongkong membukukan kenaikan yang cukup signifikan ditopang oleh pergerakan saham – saham lapis biru yang cukup solid menguat diantaranya adalah Hangseng Bank, Henderson Land, SHK Property, dan Sino Land. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng hari ini berpotensi menguat, dan pergerakan masih terbatas karena saat ini masih cenderung berada dalam fase konsolidasi.


Market Review


Market Review :

EUR/USD closing 1.3144, high 1.3230, low 1.3074, XAUUSD C:1729.70, H:1739.75, L:1716.60, CO-LS C: 98.95, H: 100.05, L: 98.43. Dow C: 12602, H: 12639, L:12476.

Euro menjadi sebanyak 1% dari level tinggi 6 pekan terhadap dollar, sementar bursa saham AS anjlok di awal sesi akibat kecemasan minimnya kemajuan dalam negosiasi tentang swap hutang Yunani, yang mana mendorong premi resiko obligasi pemerintah zona Eropa naik. Emas terkoreksi, tertekan seiring pelemahan euro, namun terlepas dari level rendah dan masih berada dekat level tinggi 7 pekan. Harga minyak tergelincir, sehari setelah Iran menunda voting Parlemen mengenai usulan untuk menghentikan penjualan minyak mentah ke Uni Eropa. Bursa saham AS berhasil memangkas sebagian besar penurunan mereka pada awalnya, namun masih ditutup di area negatif seiring kecemasan mengenai krisis hutang zona Eropa membuat investor enggan untuk memasuki pasar sepenuhnya. Data ekonomi hari ini adalah manufacturing PMI, household spending, jobless rate, industrial production, housing starts dari Jepang, Gfk consumer confidence dari Inggris, NAB business confidence, private sector credit dari Australia, UBS consumption indicator dari Swiss, retail sales, unemployment change dari Jerman, consumer spending dari Perancis, jobless rate dari zona Eropa, employment cost index, S&P case shiller home price index, Chicago PMI, consumer confidence dari AS, serta laporan earnings dari ExxonMobil, Pfizer, UPS, Amazon.com, dan Broadcom. 

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak menguat, dan sempat menguat hingga mencapai posisi tertinggi dalam nyaris 7 minggu belakangan setelah US dolar merosot akibat pernyataan The Fed yang akan mempertahankan suku bunga acuan pada tingkat rekor terendah saat ini hingga tahun 2014 mendatang atau setidaknya pertengahan tahun 2013. Penentu kebijakan bank FOMC pada hari Rabu lalu mengumumkan bahwa pihaknya akan mempertahankan kebijakan moneter sangat akomodatif untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional yang rapuh, FOMC mengatakan suku bunga acuan akan tetap mendekati nol setidaknya hingga 2014 memperpanjang jangka waktu sebelumnya pertengahan 2013.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa ditutup stagnan setelah sempat berhasil menguat ke level tertinggi sejak 5 minggu terakhir terhadap US dolar dan Yen, menyusul rilis data ekonomi Amerika yang membaik serta sinyal dipertahankannya suku bunga The Fed dalam beberapa tahun mendatang yang meningkatkan minat investor terhadap aset beresiko. Kinerja Euro juga terbantu oleh adanya pemberitaan bahwa para kreditur swasta diperkirakan akan mencapai kesepakatan dengan pemerintah Yunani untuk menurunkan tingkat bunga dari program bond swap untuk mempertahankan Yunani dari kondisi gagal bayar hutang. Sementara itu imbal hasil obligasi pemerintah Italia dengan tenor 10 tahun untuk pertama kalinya dalam 6 minggu terakhir berhasil melemah dibawah 6%. Para analis mengingatkan bahwa para investor saat ini memandang potensi gagal bayar Yunani mulai mereda, namun sebaliknya para analis juga mengingatkan resolusi penanganan krisis hutang kawasan ini belum tercapai secara komprehensif dan signifikan. Untuk itu tetap waspadai potensi gerak turun sebagai koreksi dari penguatan kinerja aset ‐ aset beresiko dalam beberapa sesi terakhir.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Jumat pagi ini bergerak nyaris flat, bursa saham Jepang dibuka naik sangat tipis di tengah mulai redupnya rally yang sempat berlangsung sejak minggu yang berakhir tanggal 6 Januari lalu. Ada beberapa saham bergerak yang variatif di antaranya adalah Toyota dan Sony bergeraka melemah, sementara itu Komatsu dan Nissan bergerak menguat. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei pada perdagangan hari ini berpotensi bergerak melemah.


Market Review


Market Review :

EUR/USD closing 1.3109, high 1.3184, low 1.3088, XAUUSD C:1721.40, H:1730.90, L:1703.35, CO-LS C: 99.88, H: 101.39, L: 99.23. Dow C: 12684, H: 12786, L:12639.

Euro menyentuh level tertinggi dalam 5 pekan terhadap dollar yang cenderung melemah pada hari Kamis dalam spekulasi kemajuan pada negosiasi hutang Yunani dan pasca Federal Reserve AS mengindikasikan tingkat suku buunga akan bertahan di level sangat rendah untuk setidaknya 2 tahun kedepan. Harga emas menyentuh level tinggi 6 1/2 pekan dan harga minyak naik seiring pelemahan dollar. Sementara itu bursa saham AS ditutup turun menyusul laporan penjualan rumah baru yang mengecewakan dan seiring memudarnya antusiasme mengenai keputusan Fed untuk menahan tingkat suku bunga dekat nol setidaknya hingga 2014. Data ekonomi hari ini adalah CPI, retail sales dari Jepang, minutes pertemuan BoJ, M3 money supply dari zona Eropa, KOF economic barometer dari Swiss, pidato dari ECB Draghi, GDP, University of Michigan consumer sentiment dari AS serta laporan earnings dari P&G dan Chevron.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review Eropa


Market Review Eropa

Euro sentuh titik tertinggi 5-pekan vs dollar AS dan mata uang komoditas reli di hari Kamis setelah pernyataan Federal Reserve AS yang lebih negatif mengindikasikan tingkat suku bunga masih bertahan dilevel rendah setidaknya 2 tahun lagi. Sterling juga menguat ke level tinggi 1-bulan terhadap dollar. Sementara bursa saham Eropa terkerek naik setelah pernyataan Federal Reserve untuk tetap pertahankan suku bunga sampai setidaknya akhir 2014.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Oulook Today


EMAS

Komoditi Emas menguat sebesar 1% pada perdagangan kemarin ke level tertinggi 6 minggu dipicu oleh penguatan mata uang tunggal Eropa menjelang akhir dari pertemuan zona Euro yang membahas masalah restrukturisasi utang Yunani. Melemahnya US dolar telah memicu menguatnya Komoditi Emas dan juga Minyak setelah Jerman dan Perancis mendesak untuk segera dicapainya kesepakatan antara Yunani dan kreditor swasta untuk memangkas utang Yunani guna mencegah default. Rendahnya suku bunga akan menopang minat beli investor pada komoditi ini, sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan The Fed nampaknya akan memberikan indikasi bahwa suku bunga baru akan dinaikkan pada semester pertama 2014 mendatang.

GBP/USD

Sterling menguat hingga ke titik tertinggi 2 minggu terhadap US dollar pada perdagangan kemarin, terutama ditopang oleh pembelian lembaga kliring Inggris serta ekspektasi bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga di level rendah untuk periode yang lebih panjang. Sentimen di bursa juga dipengaruhi oleh negosiasi yang tengah berjalan antara pemerintah Yunani dengan kreditur swasta untuk merestrukturisasi utang Yunani. Para kreditur mengatakan di hari Senin bahwa mereka akan menyerahkan keputusan batas kerugian yang akan mereka tanggung atas obligasi Yunani pada pengadilan tinggi Uni Eropa serta IMF. Persepsi pasar menyikapi perkembangan ini masih positif meskipun masa depan Yunani sebenarnya masih belum pasti.

NIKKEI

Bursa saham Jepang menguat terbatas dipicu oleh kenaikan harga logam dan Emas, dan perdagangan di hari Selasa pagi ini cenderung positif meskipun beberapa bursa saham di Asia masih libur merayakan Imlek. Harapan para investor mengenai kelanjutan positif dari pembicaraan utang Yunani juga masih menjadi motor kenaikan di bursa saham Jepang ini. Ada beberapa saham bergerak cukup bervariasi pagi ini diantaranya adalah Toyota dan Olympus bergerak menguat, sementara itu Sony bergerak melemah.  Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei pada perdagangan hari ini berpotensi bergerak melemah tapi cenderung terbatas.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas merosot pada perdagangan di hari Kamis kemarin memisahkan diri dari Euro dan bursa saham seiring data inflasi AS yang jinak memicu investor Emas untuk melakukan profit taking pasca rally 3 hari yang mendorong harga Emas ke level tinggi sejak pertengahan Desember. Komoditi ini mulai turun pasca data AS menunjukkan CPI tidak berubah di bulan Desember dan core CPI hanya naik sebesar 0.1%. Meski Emas telah naik hampir sebanyak 6% dalam tahun ini trader masih cemas dengan Euro yang berada dalam area negatif sejauh ini pada tahun 2012 dan berkembangnya kecemasan bahwa bursa saham mungkin akan terpaksa turun.

GBP/USD

Sterling berhasil menguat terhadap US dolar mengikuti menguatnya Euro setelah lelang obligasi Spanyol mencapai kesuksesan, namun demikian bayang ‐ bayang data consumer confidence Inggris yang melemah kembali meningkatkan fokus pelaku pasar akan kondisi fundamental ekonomi Inggris yang kemudian membatasi rally Sterling. Consumer confidence untuk Desember mencapai level terendahnya sejak 7 tahun terakhir, di perkirakan kenaikan Sterling masih potensial akan terpengaruh oleh bergulirnya kekhawatiran pelaku pasar akan krisis hutang kawasan Uni Eropa. Lemahnya rilis data ekonomi Inggris akhir ‐ akhir ini termasuk inflasi yang melemah dan tingginya pengangguran semakin meningkatkan peluang bagi BoE untuk terus melakukan pelonggaran moneternya. Di perkirakan BoE akan menambah cakupan dana dalam program quantitative easing pada Februari sekitar 50 hingga 75 M Sterling guna menopang pemulihan ekonomi, kondisi ini akan memperberat kinerja Sterling karena akan memperbesar jumlah peredaran mata uang di pasaran.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Jumat pagi ini menguat signifikan, saham – saham di bursa Asia menguat di tengah positifnya sentimen yang dibawa dari perbankan di bursa saham Wall Street. Indeks Berjangka Hangseng berjangka melejit dan mencapai posisi paling tinggi dalam 2.5 bulan belakangan. Ada beberapa saham yang bergerak menguat terutama dipicu oleh sektor perbankan diantaranya adalah HSBC, Hangseng Bank, dan Bank of East Asia. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng pada perdagangan hari ini berpotensi melemah yang bersifat koreksi setelah dibuka naik tajam ke level tertinggi dalam 2.5 bulan.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan di hari Kamis bergerak menguat signifikan di tengah kenaikan bursa saham AS dan optimisme bahwa IMF akan meningkatkan dana talangan untuk mengatasi krisis keuangan Eropa, Komoditi Emas ini mengalami rally selama 3 hari berturut – turut setelah Goldman Sachs melaporkan penghasilan yang berada di atas estimasi. Logam mulia menguat signifikan di hari Selasa lalu setelah pertumbuhan ekonomi China yang melambat memberikan sinyal bahwa PBOC akan melakukan ekspansi moneter. Di perkirakan Komoditi Emas Berjangka pada perdagangan hari ini berpotensi menguat setelah pasar kembali dihinggapi sentiment positif.

EUR/USD

Lelang sukses di Portugal dan Jerman ditambah dengan kemungkinan IMF menambah sumber dayanya untuk mengatasi krisis utang Eropa memicu Euro menguat sebesar 1% terhadap US Dollar dan Yen, Lelang bills di Jerman dan Portugal juga mendorong indeks regional. Pemerintah Jerman menjual 3,44 M Euro tenor dua tahun dengan memberi yield terendah dalam sejarah yaitu sebesar 0,17%, sedangkan Portugal mengumpulkan 2,5 M Euro sesuai target dalam lelang T-bills dengan yield sesuai atau di bawah lelang sebelumnya. Hasil lelang ini menyusul lelang lain yang digelar beberapa negara bahkan yang terkena downgrade, serangkaian lelang sukses itu mengindikasikan bahwa bantuan likuiditas dari ECB melalui pinjaman murah 3 tahun mulai membuahkan hasil. Euro juga menguat berkat laporan IMF berencana menambah kapabilitas pinjamannya minimal $500 M untuk melindungi ekonomi global dari efek krisis utang Eropa, IMF mengatakan rencana itu muncul setelah mengidentifikasikan potensi pembiayaan hingga $1 triliun selama beberapa tahun ke depan. Pernyataan ini menimbulkan harapan IMF akan mampu meredam dampak krisis Eropa.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Kamis pagi ini menguat cukup signifikan di tengah positifnya hasil perdagangan di bursa saham Wall Street semalam, Indeks S&P 500 ditutup di atas level 1300 poin yang belum pernah terlihat sejak bulan Juli tahun lalu. Ada beberapa saham yang bergerak menguat diantaranya adalah Sony, Toshiba, Toyota, dan Canon. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei pada perdagangan hari ini berpotensi tapi cenderung terbatas.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas berakhir menguat pada perdagangan kemarin, harga membukukan kenaikan karena pergerakan bursa -bursa saham di Eropa semalam membukukan kenaikan yang cukup signifikan. Bursa saham Eropa mengalami kenaikan dan mencapai posisi tertinggi dalam 5 bulan belakangan mengakhiri penurunan selama 3 hari berturut – turut. Kenaikan bursa Eropa terjadi setelah pada lelang obligasi semalam yield obligasi Perancis mengalami penurunan meskipun S&P kembali melancarkan serangan dan menurunkan rating kredit EFSF. Sebelumnya akhir minggu lalu S&P telah menurunkan rating kredit Perancis sebesar 1 peringkat menjadi AA+. Di perkirakan Komoditi Emas Berjangka pada perdagangan hari ini berpotensi menguat setelah pasar kembali dihinggapi sentiment positif.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa setelah beberapa bulan menguat sebesar 3% indeks harga konsumen turun menjadi 2,8% dalam publikasi awal, inti CPI diperkirakan akan melemah 1,6 %. Jumlah pinjaman Bank Spanyol ke Bank Sentral Eropa (ECB) tercatat naik pada bulan Desember 2011, kini total pinjaman bank di negeri matador mencapai titik tertinggi sejak Juli 2010. Pinjaman bank Spanyol ke ECB menembus 134 M Euro ($173.4 miliar) di bulan terakhir tahun lalu, Bank Spanyol memang mengurangi pinjaman pada fasilitas operasi pendanaan utama ECB, dari 54,5 M euro menjadi 47,1 M Euro. Dari situ bisa disimpulkan bahwa perbankan Spanyol adalah penggemar fasilitas pinjaman 3 tahun yang ditawarkan oleh ECB bulan lalu. Martin van Vliet Ekonom ING Bank Brussel mengatakan Dana pinjaman kemungkinan dipakai untuk membayar hutang jangka pendek namun ada juga yang menggunakannya untuk pembelian obligasi Spanyol, asumsi van Vliet cukup beralasan jika mengacu pada rally nilai obligasi jangka pendek Spanyol beberapa minggu terakhir.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Selasa pagi ini bergeraka menguat, Bursa saham Hongkong terangkat oleh sentimen positif yang dibawa dari kawasan Eropa. Hasil perdagangan di bursa – bursa Eropa tadi malam bergerak positif setelah yield obligasi Perancis tadi malam mengalami penurunan. Ada beberapa saham yang bergerak menguat diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Wharf. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng pada perdagangan hari ini berpotensi menguat.


Gold & Silver – Daily Outlook August 8


Guest Commentary: Gold & Silver Daily Outlook 08.08.2011

The level of volatility in the financial markets is very high over the weekend news of Standard and Poor’s downgrading the US credit rating ; ECB signaled yesterday it will purchase Italian and Spanish bonds in an attempt to cool down the markets. Today, the Chinese inflation rate for July will be published.

Let’s examine the precious metals market for today, August 8 th :

Gold fell again on Friday by 0.43% and reached $1,651. Silver sharply declined by 3.09% to $38.21.

During August, gold price increased by 1.3% and silver fell by 4.7%.

The chart below shows the normalized gold and silver (July 12 th 2011=100). As seen below, gold and silver rose very rapidly during the first few days in August, but then they have changed direction and declined in the last couple of days.

Guest_Commentary_Gold_Silver_Daily_Outlook_08.08.2011_body_Gold_prices_forecast__silver_price_outlook_2011_August_8.png, Guest Commentary: Gold & Silver - Daily Outlook 08.08.2011

S&P Downgrade Ramifications

The rumors of Standard and Poor’s downgrading the US credit rating from AAA to +AA eventually came true as S&P announced it over the weekend. The rumors that floated during last week are probably among the reasons for the sharp falls in Major Stock Markets during the second half of last week. This suggests that there will likely to be a negative reaction to the markets. Gold and silver will probably play the safe heaven card and the demand for them will rise resulting in price hikes during the day.

S&P also kept a “negative” outlook on US credit rating, and claimed it may further downgrade it again within the next couple of years.

The US Treasury Department already attacked the S&P decision to downgrade and pointed out to the mistake S&P made in its projected US government debt of $2 trillion over 10 years; this means the US public debt projection is more stabile than S&P had initially calculated.

Italian and Spanish Bond Problems

The debt crisis in Europe continues to spread and recently it came to Italy’s doorstep. Yesterday, the European Central Bank‘s President Jean- Claude Trichet signaled he is willing to purchase Italian and Spanish bonds in an attempt to curb the market instability, after they had failed to sell its bonds. In return, Berlusconi pledged to make drastic cuts to the Italian government budget. The Euro to US dollar already started the market trading on a rise . This news might have curbed some of the gains in gold and silver prices had it not reacted so dramatically to the news of the S&P downgrade.

USD/ Gold & Silver– August Update

The Euro/ USD exchange rate sharply inclined on Friday by 1.34%; the USD also depreciated against other currencies including the YEN. If the USD will continue to depreciate during the day, this might continue to affect the recent rally of gold and silver. During August there has been a strong correlation between bullion prices and Euro/ USD , USD/CAD and USD/YEN. These correlations however should be taken with a grain of salts as they are not significant (due to very few samples).

Guest_Commentary_Gold_Silver_Daily_Outlook_08.08.2011_body_Correlation_Gold__Silver_Prices__major_currencies_Euro_to_US_dollar_August_2011.png, Guest Commentary: Gold & Silver - Daily Outlook 08.08.2011

Gold and Silver Outlook:

Gold and silver started the week with very sharp gains after they had declined in the past couple of business days. The news of the US downgrade will probably push traders from US Treasury bills towards gold and silver; the Federal Reserve meeting tomorrow will also be among the factors that could raise the level of anxiety in the markets that will benefit gold and silver traders; this trend however is likely to dissipate very in the next few days and then gold and silver prices will stabilize and resume their slower upward trend.

For further reading: Gold and silver prices outlook for August 2011

Lior Cohen , M.A. commodities analyst and blogger at Trading NRG.

By: Lior Cohen, Energy Analyst for Trading NRG