Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Libya

Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas mencatat penguatan tajam sebesar 2,4% pada perdagangan pagi ini dan perdagangan kemarin ditutup menguat di level 189.60/troy ounce setelah berhasil membukukan rekor tertinggi sepanjang sejarah di 1912.15/troy ounce pada pagi ini. Kinerja Emas juga meningkat seiring berkurangnya kepercayaan investor pada obligasi pemerintah Amerika pasca pemangkasan peringkatnya oleh S&P beberapa minggu lalu. Namun demikian tidak sedikit ekonom yang memperingatkan adanya potensi koreksi tajam Emas setelah lonjakan sebesar 6% hanya dalam 3 sesi terakhir dan telah menguat sebesar US$400 sejak bulan Juli lalu. Salah satu pemicunya adalah apabila The Fed ternyata tidak memberikan sinyal pemberlakuan program quantitative easing jilid ke‐3.

MINYAK

Pada perdagangan di bursa Nymex harga Minyak mentah jenis WTI mengalami peningkatan, kondisi tersebut berkebalikan dengan harga patokan Minyak mentah di London yang justru turun pada Senin waktu setempat. Pergerakan yang mixed harga minyak terjadi karena pedagang bergerak cepat mencerna peristiwa di Libya dan kejatuhan penguasa lama Muamar Kaddafi.

Sebelum konflik kekerasan meletus pada Februari negara-negara Afrika Utara memproduksi sekitar 1,6 juta barel/hari, tetapi sejak itu melambat cukup tajam sehingga mengakibatkan pengetatan pasokan Minyak global. Harga Minyak mentah sangat dipengaruhi oleh pergeseran produksi Minyak Libya yang sebagian besar diekspor ke Eropa sementara di New York lebih terkait ke pasar AS dan persediaan yang turun. Harga Minyak WTI naik di New York kemarin ditengah harapan bahwa The Fed mungkin mengungkap langkah-langkah stimulus baru yang bertujuan meningkatkan ekonomi AS. Di perkirakan pergerakan Minyak mentah masih akan dipengaruhi oleh kondisi fundamental dan ekonomi global secara umum.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di pagi hari ini mengalami penguatan tipis saja, pasar mengharapkan data sektor manufaktur di China mengalami kenaikan sehingga mengembalikan keyakinan di pasar saham. Para investor juga mulai melakukan bargain hunting setelah bursa saham mengalami penurunan tajam. Pada penutupan perdagangan di bursa saham Wall Street semalam mengalami penurunan. Saham – saham di bursa Hongkong mengalami pergerakan yang bervariasi diantaranya adalah saham Cheung Kong dan HSBC mengalami penurunan, kemudian Hangseng Bank dan Wharf Holdings mengalami peningkatan. Di perkirakan pergerakan pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami kenaikan meskipun berpotensi terbatas.

EUR/USD

Dolar

  AS secara umum mengalami tekanan terhadap mata uang komoditias setelah investor berspekulasi bahwa The Fed berpeluang mengambil langkah baru untuk mendorong pemulihan ekonomi. Namun demikian mata uang tunggal Eropa Euro masih tertekan oleh dolar karena kekhawatiran ECB berpotensi bergerak terlalu lambat untuk mengatasi utang dan krisis perbankan, sementara otoritas moneter Swiss mencoba untuk melemahkan nilai tukar franc Swiss. The Fed akan mengadakan pertemuan tahunan di Wyoming pada akhir minggu ini, dan gejolak pasar yang terjadi belakangan ini serta indikasi melambatnya pertumbuhan ekonomi AS berpeluang meningkatkan spekulasi Ketua The Fed Ben Bernanke mungkin mengisyaratkan penambahan stimulus darurat bagi perekonomian.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today; Everyday is High Record of Gold


EMAS

Komoditi Emas diperkirakan akan naik dalam minggu ini di tengah kekhawatiran tentang krisis utang dan pertumbuhan global yang melambat serta prediksi lonjakan impor logam mulia oleh India. Logam kuning telah naik menyentuh level historis US$1877.00/troy ounce seiring memburuknya perkiraan data ekonomi AS dan krisis utang Eropa telah meningkatkan spekulasi bahwa pertumbuhan global akan goyah. Dalam seminggu terakhir harga Emas dunia menguat hingga 6% terhadap dollar AS pada kisaran 1851.95/troy ounce  setelah sempat membukukan rekor tertinggi sepanjang sejarah di level 1877.00/troy ounce. Fokus pasar pada minggu ini akan terfokus pada konferensi pejabat bank sentral di Jackson Hole Wyoming yang akan diselenggarakan pada Jumat 26 Agustus 2011. Muncul spekulasi oleh sementara ekonom bahwa Pimpinan The Fed Ben Bernanke akan memberikan sinyal pemberlakuan program quantitative easing 3 untuk menunjang pertumbuhan ekonomi Amerika.

 

MINYAK

Spekulasi runtuhnya rezim pemerintahan Muamar Gaddafi di Libya kembali mendorong pelemahan harga minyak mentah pada perdagangan di Asia hari ini, Harga minyak mentah mengalami penurunan untuk 3 hari berturut-turut setelah para pemberontak Libya berhasil masuk ke ibu kota Tripoli. Spekulasi tersebut mendorong harapan bahwa produksi minyak mentah di Libya akan kembali stabil. Sementara itu kekhawatiran mengenai perlambatan pertumbuhan ekonomi yang berpotensi untuk mendorong turun permintaan terhadap minyak mentah juga turut memberikan tekanan pada harga minyak mentah. Di perkirakan pergerakan harga minyak mentah ini masih dipengaruhi oleh kondisi fundamental dan ekonomi global secara umum.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Senin pagi mengalami pergerakan yang melemah meskipun tidak terlalu besar, bursa Jepang kembali terpukul dengan penutupan yang buruk yang telah dialami oleh Wall Street di akhir minggu lalu. Bursa-bursa Asia pagi juga masih mengalami pelemahan karena para pelaku pasar belum menemukan arahan untuk kembali maju. Adapun saaham-saham yang mengalami pergerakan yang cenderung melemah di antaranya adalah Sony, Honda, Toshiba, dan Toyota. Di perkirakan bahwa pergerakan Indeks Berjangka Nikkei hari ini akan cenderung mengalami peningkatan tapi terbatas.

GBP/USD

Sterling pada perdagangan di akhir minggu lalu mengalami pergerakan menguat terhadap dolar AS dan Sterling sempat menyentuh level tertinggi 3,5 bulan vs Dolar AS, seiring meningkatnya kewaspadaan terhadap masalah pendanaan perbankan di zona Euro dan resiko resesi di AS mendorong para investor untuk mengoleksi mata uang Inggris. Namun momentum tersebut tidak mampu bertahan seiring dolar yang mulai sedikit pulih menjelang penutupan sesi perdagangan AS. Di hari Jumat lalu Sterling juga menuai dukungan dari rilis sebuah data yang menunjukkan penurunan signifikan pada pinjaman sektor publik Inggris di bulan Juli, yang menekan pinjaman secara keseluruhan dalam tahun fiskal 2011 dan membantu pemerintah untuk lebih mendekati target fiskal.


Commodity Update


Kegagalan Menaikkan Batas Hutang AS Beresiko Buruk Bagi Pasar
Gubernur Federal Reserve Ben Bernanke pada hari Selasa memperingatkan bahwa kegagalan untuk menaikkan batas limit hutang pemerintah yang saat ini ada pada 14.3 triliun dollar dapat berpotensi mengakibatkan AS kehilangan kredibilitas. Bernanke mengatakan dengan tidak adanya resolusi cepat untuk mengatasi batas hutang, AS dapat kehilangan peringkat hutang AAA miliknya, sementara status dollar sebagai reserve mungkin akan terancam. “Bahkan penundaan sementara dalam pembayaran obligasi pemerintah atau bunganya
dapat mengakibatkan gangguan pada pasar keuangan dan sistem pembayaran,” ucap Bernanke dalamm persiapan event yang disponsori Committee untuk Responsible Federal Budget. Tidak adanya tindakan yang diambil juga dapat “menciptakankeraguan fundamental mengenai kredibilitas AS serta merusak peran dollar dan oblgasi di pasar global untuk jangka panjang,” tambah Bernanke.

Kecemasan Inflasi Angkat Emas
Emas naik untuk ditutup di atas $1,524 pada hari Selasa, mengakhiri penurunan selama 2 hari berturut-turut, terdorong oleh meningkatnya tekanan inflasi di Cina dan kenaikan tajam pada komoditas industri terutama minyak mentah dan tembaga. Data Cina menunjukkan laju inflasi berada dalam level tercepat dalam hampir selama 3 tahun, sementara penjualan ritel AS turun kurang dari perkiraan. “Kecemasan yang lebih buruk terhadap data ekonomi telah diantisipasi. Selera resiko menguat dipasar, dan sebagian mengalir menuju emas,” ucap Bill O’Neill, partner pada LOGIC Advisors. Emas menguat seiring inflasi di Cina dan India bertambah cepat di bulan Mei, memicu Beijing untuk menaikkan persyaratan modal perbankan dan mendesak India untuk menaikkan tingkat suku bunga pekan ini setelah pertumbuhan di dua negara besar di Asia ini
menunjukkan tanda perlambatan.

Data Ekonomi AS dan Cina Lambungkan Minyak Ke Atas $98
Harga minyak naik pada hari Selasa dan minyak brent menyentuh level tertinggi dalam lebih dari 5 pekan setelah data Cina dan AS mengindikasikan kokohnya perekonomian global, meredakan kecemasan atas berkurangnya tingkat permintaan minyak mentah. Kenaikan minyak brent melebihi minyak mentah di awal sesi dan mendorong selisih antara brent dan minyak mentah ke rekor tinggi diatas $22 per barel, sebelum kembali turun. Gangguan suplai minyak mentah di Libya dan Nigeria dan ketatnya pengiriman di North Sea menjaga penguatan minyak brent. “Ada indikasi data ekonomi AS akan mulai membaik bulan depan, dan jika kita melihat data penjualan ritel, terkecuali sektor otomotif yang
terpukul akibat gempa bumi Jepang, sebetulnya naik 0.3%,” ucap Amrita Sen, analis minyak pada Barclays Capital. Wall Street yang ikut pulih akibat data Cina
dan AS juga menambah sentimen positif minyak.

***English Version***

Failure to Raise the U.S. Debt Limit Bad For Market Risk

Federal Reserve Governor Ben Bernanke on Tuesday warned that failure to raise the limit on government debt that currently exist at 3.14 trillion U.S. dollars may potentially result in loss of credibility. Bernanke said that with no quick resolution to address the debt limit, the U.S. could lose its AAA debt rating, while the dollar as a reserve status may be threatened. “Even the temporary delays in the payment of government bonds or interest thereon may cause disruption in financial markets and payment system,” Bernanke said dalamm preparatory event sponsored Committee for Responsible Federal Budget. The lack of action taken can also be “fundamental menciptakankeraguan about U.S. credibility and damage to the dollar and oblgasi role in the global market for the long term,” Bernanke added.

Inflation Fears Lift Gold

Gold rose to close above $ 1.524 on Tuesday, ending a decline for 2 days in a row, driven by rising inflationary pressures in China and a sharp rise in industrial commodities, especially crude oil and copper. Chinese data show the rate of inflation is the fastest level in almost 3 years, while U.S. retail sales fell less than expected. “Anxiety is worse on the economic data have been anticipated. Tastes stronger market risk, and some flowed into gold,” said Bill O’Neill, partner at LOGIC Advisors. Gold rose as inflation in China and India grow rapidly in May, sparked by Beijing to raise capital requirements for banks and urged India to raise interest rates this week after growth in two major countries in Asia is showing signs of slowing.

U.S. Economic Data and catapulted China to top $ 98 Oil

Oil prices rose on Tuesday and Brent oil touched its highest level in more than 5 weeks after China and U.S. data indicate kokohnya global economy, relieve the anxiety of the reduced level of demand for crude oil. The increase exceeded Brent crude oil at the beginning of the session and encourage the difference between the Brent and crude oil to a record high above $ 22 per barrel, before heading back down. Crude oil supply disruptions in Nigeria and Libya and the tight delivery in North Sea Brent oil to maintain reinforcement. “There are indications that U.S. economic data is beginning to occur next month, and if we look at retail sales data, including the automotive sector is hit by the earthquake Japan, actually rose 0.3%,” said Amrita Sen, oil analyst at Barclays Capital. Wall Street is part of China recover from data and U.S. oil also adds a positive sentiment.


Market Outlook On Monday


MINYAK
Minyak Bertahan Diatas $100 Terkait Data AS, OPEC

Kontrak minyak mentah AS bertahan diatas 4100 setelah data AS menunjukkan kejatuhan data penjualan perumahan AS dibulan April, menambah sinyal pelemahan ekonomi dan menyingkirkan penguatan sebelumnya yang dipicu oleh melemah dollar AS. Data industri tersebut menunjukkan penjualan perumahan yang tertunda AS turun lebih besar dari perkiraan di bulan April hingga ke level rendahnya selama 7 bulan, menghapus harapan pemulihan kondisi penjualan rumah di AS. “Lemahnya data penjualan rumah di AS memperlihatkan bahwa ekonomi AS cenderung memburuk daripada membaik”, dikatakan Gener McGillian, seorang analis dari Tradition Energy, di Stamford, Connecticut. “Harga minyak mentah telah mencapai diatas $100, tetapi masih sulit untuk bergerak naik lebih jauh karena ketidakpastian ekonomi”, ditambahkannya. Harga minyak mentah untuk pengiriman bulan Juli naik $0.36 untuk bertahan di level $100.59 per barel, setelah menyentuh tinggi awalnya di $101.24. Menambah tekanan terhadap kontrak minyak mentah, output OPEC sendiri diperkirakan akan naik bulan ini karena tambahan persediaan dari Arab Saudi, Nigeria dan Irak, menurut sebuah survei dari Rueters.

EMAS
Emas Stabil Terkait Yunani, Data AS

Emas bertahan stabil hari Senin didukung oleh melemahnya dollar AS, bersama dengan kekhawatiran yang menghinggapi krisis hutang Yunani dan memburuknya data housing dan konsumen AS mendukung minat terhadap emas. Spot emas stabil di area $1,535.45 per ons. Emas menguat 1.8% minggu lalu. Kontrak emas AS sedikit bergerak di level $1,535.90. Di tengah kekhawatoran mengenai krisis hutang Yunani, para pejabar dari IMF dan Uni Eropa mengatakan bahwa mereka tidak mengantisipasi restrukrisasi hutang di Yunani. Memburuknya data consumer spending dan rendahnya penjualan rumah yang tertunda (Pending Home Sales) di bulan April menimbulkan kekhawatiran bahwa pemulihan ekonomi AS kehilangan momentum. menurunkan dollar AS ke dekat rendahnya 3 minggu hari Jumar terhadap sekumpulan mata uang. Pasar keuangan dan komoditi di AS dan Inggris saat ini diliburkan untuk hari libur nasional.

EUR/USD
Euro Dilegakan Komentar Positif Soal Yunani

Euro masih berkutat dikisaran tingginya terhadap Dollar AS di sesi pagi hari Senin pasca pernyataan dari pihak Eropa yang optimis negara Yunani akan mampu mengatasi beban hutang yang berat. Rally Euro terhadap Dollar AS mulai mendapatkan momentum kuat pada sesi New York hari Jumat lalu, setelah salah satu anggota dewan ECB, George Provopoulos, mengatakan bahwa Yunani akan mampu membayar hutangnya secara penuh tanpa memerlukan restrukturisasi jika konsisten menerapkan rencana penghematan. Komentar senada juga datang dari Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy, yang menyebutkan bahwa Perancis akan menjaga dan mendukung Euro. Perancis juga menentang setiap jenis restrukturisasi hutang untuk Yunani. “Komentar-komentar itu setidaknya telah mengurangi resiko default Yunani dalam waktu dekat dan meringankan tekanan pada Euro,” kata Joe Manimbo, analis mata uang pada Travelex Global Business Payments di Washington.

HANGSENG
Bursa Hong Kong Fluktuatif, Fokus Pada Shanghai

Bursa saham Hong Kong berfluktuasi pada awal hari Senin bersama sektor perbankan yang secara umum melaju setelah penguatan sebelum akhir pekan terkait pergerakan Wall Street, tetapi pasar masih berusaha bangkit seiring bursa saham Shanghai yang melanjutkan kejatuhan mereka ditengah kekhawatiran melambatnya ekonomi. Indeks Hang Seng sedikit bergerak di level 23,118.23 setelah bergerak naik-turun dan indeks Hang Seng Cina bertambah 0.1% ke level 12,979.29. Saham HSBC Holdings PLC menguat 0.1% dan Bank of China Ltd naik 0.5%, sementara PetroChina turun 0.7% setelah naik tajam hari Jumat. Indeks komposit Shanghai turun 0.7% setelah sebelumnya juga turun di 7 sesi sebelumnya.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Commodity Mulai Koreksi


MINYAK
Harga Minyak Terkoreksi

Kontrak minyak sesi Asia merosot. Pelemahan bersifat terbatas sebelum minyak kembali bertengger di level tingginya, menurut trader. “Pelemahan hanya bersifat koreksi setelah kontrak minyak mencetak level tinggi baru di hari Jumat. Pelemahan dolar menjadi faktor kunci utama, sementara ketatnya pasar bahan bakar AS dan berlanjutnya konflik di wilayah MENA terus membebani minyak,” menurut trader Hyundai Oilbank. Minyak kontrak Juni turun 60 sen menjadi $113.33/barrel setelah sebelumnya minyak naik $1.07 ke level tinggi baru 2 1/2 tahun di $113.93/barrel hari Jumat di NY. Pelemahan dollar terus berlanjut sementara EUR/USD menguat ke 1.4860 vs 1.4810 hari Jumat sore, AUD/USD menembus level 1.1000, mencetak level tinggi baru 29 tahun. Gempuran NATO ke komplek perumahan Moammar Gadhafi di hari Sabtu gagal mencapai target namun berhasil membunuh anak bungsu dan tiga orang cucu Gadhafi, menurut juru bicara pemerintah. Menurut Cameron Hanover target minyak selanjutnya di kisaran $115.05.

EMAS
Perak dan Emas Tinggalkan Tingginya

Harga perak merosot sebanyak 10% diawal hari Senin, dengan harga spot yang turun ke rendahnya $42.58 per ons dan kontraknya tenggelam ke level $42.20, diperdagangan yang sempit di hari libur ini. Spot perak bertahan di level $43.32 per ons, turun 9.4% hari ini, sementara harga di COMEX untuk pengiriman bulan Juli diperdagangkan di level $44.075 per ons dibandingkan hari Jumat di level $48.599. “Turunnya pergerakan harga di COMEX sebelum akhir pekan, naiknya marjin dan libur di beberapa bagian Asia dan Eropa mempersiapkan diri untuk pergerakan seperti sekarang ini”, dikatakan Natalie Robertson, seorang analis dari ANZ di Melbourne. Para pelaku spekulasi menarik perkiraan mereka akan kontrak perak di COMEX dan opsi ke level terendahnya sejak bulan Februari, dikatakan para regulator hari Jumat. Spot emas sendiri turun 0.7% ke level $1.552.30 per ons, setelah sebelumnya menyentuh level tingginya selama ini di level $1,575.79.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Commodity Update


Minyak Naik Jelang Data


Pelemahan dollar AS membuat minyak Nymex kontrak Mei naik $1.03 atau 1% menjadi $108.15/barrel hari Selasa sementara minyak bulan Juni naik 59 sen menjadi $108.28. ICE Brent turun 28 sen atau 0.2% di $121.33.  “Kami yakin level tinggi baru minyak akan tercapai, terutama dikarenakan harga bahan bakar,” menurut Ritterbusch. Data persediaan minyak minguan AS dakan dirilis pukul 21.30 WIB, diperkirakan persediaan meningkat 800,000 barrel, persediaan bahan bakar turun 1.3 juta barrel, menurut perkiraan 14 analis. Minyak Nymex kontrak Juni diprediksi akan mencapai level support di $106/barrel, menurut Jim Ritterbusch, pimpinan Ritterbusch & Associates.  Minyak kontrak Juni naik 7 sen menjadi $108.35/barrel di Globex.

EMAS

Rekor baru Emas hampir menembus di level US$ 1.500!

Prediksi sejumlah analis benar-benar menjadi kenyataan. Kontrak harga emas kemarin hampir menembus rekor baru di atas US$ 1.500/troy ounce. Sepertinya, kecemasan akan utang AS membuat langkah dollar berat sehingga meningkatkan permintaan atas emas sebagai investasi alternatif.  “Tak dapat dipungkiri, kredit rating AS akan diturunkan dalam beberapa tahun ke depan. Ini artinya, ongkos peminjaman akan naik dan nilai dollar akan melemah. Investor global memilih untuk menggunakan emas dan perak sebagai mata uang alternatif. Kondisi ini akan terus mendongkrak harga emas,” papar Michael Pento, senior economist Euro Pacific Capital di New York.


Market Outlook


Power Closing Kamis, 14 April 2011


MINYAK

Cadangan minyak AS merosot naikkan harga minyak


Minyak mentah diperdagangkan mendekati harga dua hari tertinggi di New York setelah sebuah laporan pemerintah AS menunjukkan pasokan bensin merosot tajam dalam 12 tahun di negara pengkonsumsi minyak mentah terbesar itu pada saat permintaan naik dan unit penyulingan menganggur. Kontrak berjangka minyak naik 0,8% kemarin setelah Departemen Energi AS mengatakan cadangan turun 7 juta barel pekan lalu menjadi 209,7 juta, terbesar sejak 9 Oktober 1998. Cadangan diperkirakan turun 1 juta barel konsumsi BBM naik tinggi dalam lebih dari 5 bulan. “Harga tinggi tidak cukup menghentikan permintaan untuk mengakhiri tren kenaikan,” kata Sean Brodrick, analis sumber daya alam Weiss Research, Jupiter, Florida. “Pengurangan cadangan bensin tujuh kali lebih besar dari apa yang diperkirakan orang-orang.” (By bisnis.com)

EMAS

Investor berlindung dari percepatan inflasi, emas lanjut reli

Harga emas lanjut reli untuk hari kedua di New York. Emas menguat ditengah spekulasi lonjakan harga komoditas dan rendahnya suku bunga akan mendorong permintaan aset lindung nilai terhadap inflasi. Riset GFMS Ltd. menyebutkan emas akan mencetak rekor di US$ 1.600 pada tahun ini. Pemicunya, karena investor memburu emas sebagai perlindungan atas percepatan kenaikan harga konsumen atau inflasi. Si kuning ini sudah menguat 26% di tahun lalu, dan mencapai rekor harga tertingginya di US$ 1.478/troy ounce, pada 11 April lalu. Frank Lesh dari FuturePath Trading LLC di Chicago menyebut, kita tidak bisa mengukur risiko yang ada di luar sana saat ini. Inflasi masih menjadi mata kunci di tahun ini. “Konflik di Libya dan Timur Tengah masih berlanjut, sementara AS belum terlihat untuk mengubah kebijakan suku bunganya di level rendah,” kata Frank. Presiden Federal Reserve Bank of Dallas Richard Fisher mengatakan, ada risiko inflasi AS di luar kontrol. Sementara, International Monetary Fund (IMF) telah memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi AS dan Jepang pada minggu ini. (By kontan.com)


Market Outlook 11 – 16 April 2011


Market Outlook 11 – 16 April 2011


Pertempuran di Libya yang telah merusak kawasan ladang Minyak, menyebabkan produksi minyak terus menurun dan harga minyak mentah terus melambung hingga di atas $113/barrel.

Emas juga mengalami kenaikkan hingga kembali mencetak rekor tertinggi dalam sejarah, di atas $1,474.00. /troy ounce Pelaku pasar menargetkan Emas naik ke $1,500/troy ounce.

German ZEW economic sentiment, level indeks gabungan berdasarkan pada survei investor dan analis di institusi Jerman di prediksi kembali mengalami penurunan, sebesar 12.2, dari 14.1. Apabila di rilis kembali turun, maka akan menyebabkan koreksi bagi penguatan Euro.

Trade balance, selisih nilai antara barang ekspor dan impor di Amerika Serikat di prediksi mengalami sedikit kenaikkan, sebesar -44.1B, dari -46.3B. Apabila di rilis di atas -44.1B, maka Dollar akan mengalami koreksi dari pelemehannya.

Retail sales, Perubahan nilai total inflasi pada level retail di Amerika Serikat di prediksi mengalami penurunan, sebesar 0.6%, dari 1.0%. Apabila di rilis di bawah  0.6%, maka akan menambah pelemahan Dollar terhadap mata uang utama.

G7 (Group of Seven) meeting, pertemuan yang dihadiri oleh menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari 7 negara-negara industri (Kanada, Italia, Prancis, Jerman, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat), pertemuan ini membahas mengenai  kebijakan finansial global. Baik komentar ataupun pernyataan akan membuat volatilitas pasar yang signifikan.

Prelim UoM consumer sentiment, level indeks gabungan berdasarkan survei konsumen di Amerika Serikat di prediksi mengalami sedikit kenaikan, sebesar 68.8, dari 67.5. Apabila di rilis di atas 68.8, maka akan sedikit mengangkat Dollar dari rival utamanya.

Untuk indikator ekonomi global, pada pekan mendatang tidak banyak rilis berita ekonomi global yang penting. Ada event pertemuan G7, G20 dan IMF pada minggu ini. Secara umum, rilis data ekonomi yang kiranya perlu diperhatikan investor minggu ini, adalah:

• Dari kawasan Amerika: berupa rilis data Core Retail Sales pada Rabu malam; lalu data inflasi sisi produsen PPI (Producer Price Index) dan data tenaga kerja Unemployment Claims mingguan yang biasa menjadi perhatian pasar dirilis pada Kamis malam; kemudian data inflasi sisi konsumen CPI (Consumer Price Index), kepemilikan asing atas surat berharga jangka panjang Amerika atau TIC Long-Term Purchases, serta Prelim UoM Consumer Sentiment semuanya pada Jumat malam.

o Dari kawasan Inggris dan Eropa: berupa data German ZEW Economic Sentiment pada Selasa sore; lalu data tenaga kerja Inggris Claimant Count Change pada Rabu sore.

o Dari China: data inflasi dan GDP kuartalan pada Jumat pagi nanti.

Minggu lalu di Pasar Forex, nilai tukar mata uang dollar kembali melemah terutama terhadap euro yang ECB-nya mengambil keputusan menaikkan suku bunga acuannya, sehingga berakhir untuk index dollar di level 74.860. Pekan yang lalu euro kembali menanjak sehubungan dengan direalisasikannya kenaikan suku bunga Eropa sebesar 25 bp pada Kamis lalu, dengan euro berakhir di level 1.4453, merupakan level 15 bulan tertingginya. Untuk minggu ini market range-nya akan berada antara resistance berikut pada 1.4560 dan mengarah ke 1.5, sedangkan level support di 1.4240 dan kemudian pada 1.4014.

Poundsterling minggu lalu umumnya juga menguat terhadap dollar, sekitar 300 poin, ke level 1.6361, setelah menyentuh resistance 1.64 yang diprediksi minggu sebelumnya. Untuk minggu ini, level resistance terdekat menjadi pada 1.6878 dan kemudian 1.7064, sedang support berada pada 1.6092 dan kemudian 1.5930. Untuk USDJPY minggu lalu terus bergerak menguat ditutup di 84.83 di tengah risiko termasuk gempa bumi susulan yangb ikut melemahkan yen. Pasar di minggu ini berada di antara resistance pada 86.00, serta support level pada 83.77 dan 81.55. Sementara itu, Aussie dollar terpantau seminggu lewat terus menguat mencetak posisi rekor tertingginya sepanjang sejarah oleh kenaikan harga komoditas serta berakhir di 1.0531. Range minggu ini antara resistance 1.07 dan 1.10 sementara support level di 1.0300 dan 1.0203.

Untuk pasar di Stock Index Futures, pada minggu lalu sehubungan dengan positifnya data ekonomi di Amerika dan berkurangnya kekuatiran investor terhadap situasi di Jepang telah memberikan nuansa positif bagi bursa regional. Indeks Nikkei minggu lalu yang sempat terguncang getaran gampa bumi yang baru, berfluktuasi yang berakhir flat pada 9740. Minggu ini, dari level resistance saat ini pasar akan berpeluang untuk mulai menembus level 10,000 dalam rentangan resistance terdekat pada 10325 dan level berikutnya di 10650. Adapun support pada level 9305 dan lalu 8370. Sementara itu, Indeks Hang Seng berjangka di Hong Kong minggu lalu juga menanjak, ditutup di level 24249. Minggu ini akan masih positif berada dalam range level resistance di 24480 dan berikutnya 24945, sementara support-nya di 22966 selanjutnya 22098.

Bursa saham Wall Street minggu lalu agak tertahan laju kenaikkannya di tengah kekuatiran investor terhadap harga tinggi minyak dunia yang dapat menekan pertumbuhan ekonomi secara global. Dow Jones Industrial minggu ini akan berusaha menjumpai level resistance 13135 serta 14200, sementara support di level 11950 dan kemudian pada 11555. Index S&P 500 minggu lalu mengalami tekanan konsolidasi; sehingga market range saat ini antara resistance di level 1404, sementara level support berada di 1250 dan 1218.

Untuk Pasar Emas, minggu lalu secara tak terbendung terus mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarahnya di beberapa level baru sehingga berakhir kinclong di $1473.25/troy ounce akibat pilihan safe haven investment. Untuk sepekan ke depan emas akan berpeluang mulai menanjak lagi, dengan rentang berada antara resistance terdekat pada $1480 lalu level $1500. Sementara itu, support ada di $1418.00/troy ounce serta berikut $1410.00/troy ounce. Di Indonesia, harganya menanjak di sekitar Rp409 ribu/gram nya, di mana kenaikan emas global ditahan dengan rupiah yang sedang mengalami apresiasi.

Di antara peningkatan risiko secara global, ada saja asset investasi yang malah mencetak rekor tertinggi barunya, misalnya emas. Itu sebabnya kalau ingin sukses di dunia investasi, jangan takut risiko. Risiko sudah jadi bagian inherent dari transaksi investasi, seperti dua sisi mata uang antara risk dan gain. Risiko tinggal dikelola.


Market Outlook


Power Closing Kamis, 07 April 2011


MINYAK

Geopolitik Bayangi Minyak

Minyak merosot di perdagangan Asia namun kontrak minyak masih membidik level tingginya terkait kekhawatiran mengenai ketegangan di wilayah konflik untuk waktu yang lebih lama. Minyak Nymex untuk pengiriman bulan Mei turun 36 sen di $108.47/barrel di Globex. Hari Rabu kantor berita AFP melaporkan sebuak tanker telah dikirimkan dari Tobruk untuk membawa kiriman minyak yang pertama sejak terjadinya pemberontakan melawan pemerintah. Menurut trader sulit untuk menghindari konflik Libya dan masalah geopolitik lain. “Pertumbuhan ekonomi mendorong harga minyak dan komoditi,” kata Cameron Hanover. (By monexnews.)

EMAS

Komoditi di Puncak Kejayaan


Pergerakan harga fenomenal dicatat oleh beberapa komponen komoditi penting di awal tahun ini. Kombinasi antara volatilitas dollar, ketegangan politik dan ancaman inflasi menggiring harga emas, perak serta minyak ke puncak kejayaan. Tidak hanya sampai disitu, pakar investasi melihat bahwa momentum belum sampai pada titik jenuh. Harga emas sudah memecahkan rekor dalam dua hari berturut-turut pada hari Rabu (06/04), hingga akhirnya berakhir pada level $1,458.50/trou ounce. Para analis yang mengidamkan harga $1,500.00/trou ounce tampaknya mulai senang, karena level tersebut berpotensi tercapai dalam waktu dekat. Kebijakan bank sentral China dan Amerika Serikat (AS) dalam menyikapi inflasi dan kenaikan harga menjadi stimulan ampuh bagi pergerakan harga logam mulia.  “Masih banyak isu yang bisa mendukung harga emas, baik krisis hutang, inflasi, masalah fiskal dan kurs USD,” tutur Carlos Sanchez, Analis logam mulia dari CPM Group. Ia memprediksi emas mampu menyentuh $1,550.00/trou ounce dalam beberapa bulan ke depan. Sementara seorang analis dari Deutsche Bank melihat $2,150.00/trou ounce akan tertembus di akhir 2012.

 

Bukan hanya emas, silver bahkan melaju dua kali lebih kencang dibanding emas. Pekan ini, perak terpantau di puncak yang tidak terlihat dalam 31 tahun terakhir. Berbeda dengan emas, logam putih terlihat mulai jenuh karena cenderung ‘overbought’. “Seandainya minat beli surut, koreksi tajam rentan menerjang perak,” tulis Barclays Capital.  Sedangkan harga minyak sangat dipengaruhi oleh situasi politik kawasan produsen. Emas hitam masih kokoh di kisaran tertinggi dalam 2,5 tahun terakhir. Gabungan antara kisruh kawasan dan permintaan jelang musim panas membuat prospek minyak kian cerah.  “Saat Libya berhenti produksi, pasar tidak kaget. Namun kini investor mulai cemas dengan kondisi ini,” ujar Andrew Lebow, seorang broker MF Global. Memang tidak ada masalah dengan suplai, karena LIbya hanya berkontribusi sebesar 30 juta barel per hari. Tetapi kualitas minyak di negara Khadafi merupakan yang terbaik dibanding wilayah lain. Volume minyak light sweet dengan kualitas bagus banyak ditemukan di Libya. Berbeda dengan kualitas minyak pada umumnya, light sweet bermutu lebih mudah diolah menjadi produk akhir. Oleh karena itu, bila tidak ada pemangkasan demand besar, maka harga minyak tampaknya tetap kokoh di atas $100 dalam beberapa bulan ke depan. (By monexnews.)


Market Review


Power Closing Selasa, 29 Maret 2011

MINYAK
Minyak Turun Bersama Melajunya Mobilitas Pemberontak

Harga minyak AS merosot hari Selasa untuk hari ke-4 setelah pemberontak Libya, dengan bantuan angkatan udara barat, terdorong maju melawan pemimpin Libya, Muammar Kadafi. Kontrak minyak NYMEX untuk pengiriman bulan Mei merosot 24 sen ke $103.74/barel, menambah kejatuhan lebih dari $1 di sesi sebelumnya. Harga pasar minyak telah turun sekitar $2 sejak hari Rabu kemarin. (By monexnews.com)

EMAS

Harga emas turun dalam tiga sesi berturut-turut saat sinyal mengenai ekonomi AS membaik, membawa harga saham ke level yang lebih tinggi, mengurangi permintaan terhadap emas sebagai alternatif investasi. Konsumen AS menaikkan belanja lebih banyak dari yang diperkirakan pada Februari saat pendapatan mereka naik, seperti ditunjukkan oleh data pemerintah, dan indeks penjualan kembali rumah yang tertunda di luar perkiraan naik. Ekonomi AS meningkat 3,1% per 1 tahun pada kuartal keempat, lebih tinggi dari 2,8% seperti perkiraan pada bulan lalu, seperti ditunjukkan oleh data pekan lalu.
Pada 24 Maret lalu kontrak berjangka emas naik mencapai catatan baru senilai US$1.448,60/troy ounce saat terjadi gempa Jepang dan gejolak di Timur Tengah. “AS tidak terkena gejolak itu,” kata Afshin Nabavi, senior vice president MKS Finance SA, perusahaan pemurni emas batangan di Jenewa. “Pasar sudah bergerak terlalu tinggi. Semakin tinggi melangkah maka kemungkinan terjadi koreksi lebih besar.” (By bisnis.com)

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review


Power Closing Jumat, 25 Maret 2011

EMAS
Emas diprediksi naik pekan depan

Emas diprediksi naik mencapai rekor menyusul sejumlah faktor seperti pertempuran di Libia, krisis utang Eropa, dan bencana di Jepang yang mendorong permintaan logam mulia sementara perak diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam 31 tahun. Pesawat tempur milik AS dan sekutu melanjutkan serangan terhadap tempat-tempat militer loyalis Muammar Khadafi menyusul makin meningkatnya serangan terhadap kelompok pemberontak. Sementara Portugal makin membutuhkan bailout setelah PM Jose Socrates berniat mundur di tengah upaya pemimpin Uni Eropa mengatasi krisis utang. “Situasi yang makin tak menentu di Timur Tengah dan Afrika Utara, ditambah pergerakan harga minyak, dan krisis utang Eropa menopang penguatan harga emas,” kata Gavin Wendt, direktur MineLife Pty Ltd. (By bisnis.com)

MINYAK
Minyak Mentah Stabil Terkait Libya

Kontrak minyak mentah AS nyaris tidak bergerak diawal perdagangan Asia hari Jumat bersama ketegangan di Libya dan tumbuhnya ketegangan di Timur tengah mendukung kekhawatiran persediaan minyak mentah. Harga minyak mentah di NYMEX untuk pengiriman bulan Mei turun 20 sen di level $105.40, setelah bertahan turun 15 sen di level $105.60 sehari sebelumnya. Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy mengatakan pada hari Jumat bahwa para pemimpin Libya harus memutuskan sendiri posisi Muammar Kadafi. Hari Kamis, negara-negara anggota NATO setuju untuk medesak zona larangan terbang di Libya guna melindungi warga sipil terhadap pasukan Kadafi, tetapi kehilangan kendali sementara untuk melakukan perintah atau komando operasi militer di Libya. (By monexnews.com)


Market Review


Power Closing Rabu, 23 Maret 2011

 

EMAS

Emas Mainkan Peran di Pasar

Perdagangan spot emas berlangsung cepat dan singkat, dengan komoditi emas yang bergerak menuju tingginya di $1,432.15/troy ounce di jam pertama pada perdagangan Eropa sebelum turun ke $1,419.30/troy ounce di awal siang, tetapi emas kembali menguat secara konsisten dan terakhir terlihat di level $1,428.20/troy ounce, naik 56 sen dari harga pembukaan resminya. Ketegangan geopolitik di Libya dan ketidakpastian pergerakan harga akibat gempa dan krisis nuklir yang terjadi di Jepang menunjukkan peran safe haven, sementara dollar AS turun mendekati level terendahnya dalam 14 bulan mendasari nilai komoditi logam dalam nilai dollar AS; kejatuhan harga spot emas terjadi Euro yang melemah 0.4% di beberapa jam sekitar pertengahan hari.

Barclays Capital melihat adanya pergerakan emas yang naik, mendekati tingginya hari Senin di level $1,435/troy ounce guna memberikan konfirmasi pengujian kembali ke rekor tingginya: “Target kami berada di $1,465/troy ounce kemudian ke area $1,500”. Sebuah kelompok riset dari GFMS memberikan argumentasi bahwa harga rata-rata akan berada di $1,470/troy ounce selama 1 tahun ini berkat ketidakpastian dan rendahnya tingkat suku bunga, tetapi Standard Bank melihat prospek kejatuhan dalam pemberitaan yang lebih baik dari Jepang: “Adanya indikasi kuat bahwa krisis nuklir Jepang mungkin akan berakhir, permintaan safe haven mungkin akan sedikit melemah, yang mungkin membatasi penguatan”. (By monexnews.com)

 

MINYAK

Kekerasan di Libia membuat harga minyak merangkak ke level tertinggi dua minggu

Kontrak harga minyak kembali di transaksikan mendekati level tertinggi dalam dua minggu terakhir. Investor cemas kekerasan di Libia akan terus berlangsung sehingga mengancam suplai minyak. Selain itu, tingginya kekerasan juga dikhawatirkan dapat mengganggu pengiriman dari Timur Tengah.  Kemarin, kontrak harga minyak naik 1,8% seiring berlangsungnya kekerasan di Libia. Apalagi, makin banyak serangan oleh pasukan koalisi ke Libia untuk menghancurkan tentara pimpinan Libia Muamar Kaddafi dalam beberapa hari ke depan. Sepanjang tahun ini, harga minyak sudah melonjak 15% setelah aksi demonstrasi di beberapa negara seperti Tunisia dan Mesir berhasil menumbangkan pimpinan mereka.  “Timur Tengah dan Afrika Utara akan tetap mempengaruhi harga minyak bergolak jika kekerasan masih terus berlangsung di sana,” jelas James Cordier, Portfolio Manager OptionSeller,com di Florida. (By kontan.com)


Market Review


Power Closing Selasa, 22 Maret 2011

EMAS
Emas Stabil; Lemahnya Dollar & Timur Tengah

Harga emas stabil hari Selasa, didukung oleh lemahnya dollar dan bertahannya harga minyak mentah, seiring ketegangan di Timur Tengah dan Afrika Utara meningkat dan Jepang yang terus berusaha mengendalikan krisis nuklir. Spot emas beranjak naik 0.2% di level $1,428.40/troy ounce. Kontrak emas AS juga naik 0.2% di level $1,428.70. Senjata anti pesawat tempur dan ledakan yang menggema diseluruh bagian Tripoli untuk malam ke 3 hari Senin dan televisi nasional mengatakan beberapa situs juga diserang di ibukota tersebut. Kekuatan militer negara barat tidak memberikan konfirmasi yang cukup cepat bahwa mereka meluncurkan serangan baru di Tripoli dalam sebuah kampanye untuk membidik angkatan udara Libya dan memaksa zona larangan terbang. (By monexnews.com)

MINYAK
Minyak Mentah Stabil, Dukungan Timur Tengah

Kontrak minyak mentah AS stabil hari Selasa seiring kekhawatiran persediaan yang terpicu oleh penyebaran ketegangan di Timur Tengah mendukung harga, tetapi ketidakpastian mengenai permintaan dari Jepang menahan penguatan. Harga minyak mentah naik 1% hari Senin. Volume perdagangan minyak mentah total masih dibawah rata-rata, terus berangsung dalam tren minggu lalu dan melatarbelakangi ketidakpastian di pasar dan mengurangi pembukaan minat, dikatakan para pialang dan analis. Kontrak minyak mentah AS untujk pengiriman bulan April menguat 8 sen ke $102.41/barel setelah naik $1.26 atau 1.25% untuk bertahan di $102.33/barel, turun dari tingginya $103.35. Kontrak bulan April berakhir hari Selasa. (By monexnews.com)


Market Review


Senin, 21 Maret 2011

Analis mengkhawatirkan akan Pertumbuhan Ekonomi AS yang Lambat

Beberapa hari terakhir ini, Analis semakin khawatir dengan pertumbuhan ekonomi AS yang melambat pada kuartal tahun pertama dari tingkat pertumbuhan di tiga bulan terakhir tahun 2010. Hal ini  dicontohkan oleh tim ekonomi di Penasihat Makroekonomi yang telah menurunkan estimasi untuk produk domestik bruto pada kuartal pertama di tingkat 2,5%. Ini adalah perubahan dari ekspektasi pada pergantian tahun, ketika ekonom hampir pusing di sekitar proyeksi mereka untuk pertumbuhan yang solid dalam enam bulan pertama tahun ini. Dimana banyak perkiraan awal untuk kuartal pertama datang di lebih dari 4%.  ” Secara keseluruhan ekonomi sedang berjuang bersama,dan hal ini merupakan teka teki mengapa PDB jauh dari data survey  ” kata Nigel Gault, ekonom di IHS Global Insight.

MINYAK

Libia memanas, harga minyak naik 2,1%

Harga kontrak minyak naik di New York setelah Amerika Serikat, Inggris dan Prancis meluncurkan peluru kendali jelajah dan serangan udara di sejumlah target di Libya dan adanya kekhawatiran gejolak terus menyebar dan mengganggu pasokan.  Kontrak minyak terus naik 2,1% setelah pemimpin Libya Muammar Khadafi berjanji untuk mengusir tentara sekutu yang terus mengincar instalasi militernya. Sekitar 90% karyawan Petroleum Co Bahrain menyatakan mogok sebagai respons terhadap tindakan keras polisi terhadap demonstrasi anti-pemerintah, sementara Yaman menyatakan keadaan darurat pada 18 Maret. “Bahrain lebih terlihat sebagai titik panas daripada Libya. Fokus akan berada di Arab Saudi dan Iran, dan itu berdasarkan Bahrain,”  kata Jonathan Barrat, managing director Commodity Broking Services Pty di Sydney. (By bisnis.com)

EMAS

Emas Naik Setelah Barat Serang Libya

Spot emas bertahan hari Senin mengikuti meningkatnya ketegangan di Libya setelah pasukan negara-negara barat meluncurkan kampanye militer, sementara investor terus mengawasi krisis nuklir di Jepang. Spot emas bertambah nyaris 0.5% di level $1,426.00/troy ounce. Kontrak emas AS naik sebanyak 0.7% di level $1,426.40. /troy ounce Spot perak naik 2.1% di $35.79/troy ounce. Ketegangan di Timur Tengah dan Afrika Utara memanas setelah negara-negara barat kembali menekan Libya, menyokong sentimen di pasar logam mulia. (By monexnews.com)


BREAKING NEWS JUMAT, 11 MARET 2011


Euro rentan jelang pertemuan Eropa

Euro berhasil sedikit rebound hari ini setelah mencatat kejatuhan harian terbesar dalam sebulan terakhir. Namun, penguatan itu masihlah rentan menjelang pertemuan pejabat zona Euro. Para pemimpin zona Euro akan mengadakan pertemuan hari ini membahas krisis utang. Acara ini merupakan awal sebelum pertemuan Uni Eropa para 24-25 Maret nanti. Hari ini merupakan awal negosiasi untuk mencapai konsensus akhir atau keputusan final mengenai masa depan  Uni Eropa, yang diharapkan tercapai pada pertemuan dua minggu berikutnya.  Salah satu agenda pertemuan hari ini adalah penurunan bunga bailout untuk Yunani dan Irlandia. Jerman dan Perancis menuntut Yunani menjual aset negaranya dan Irlandia menaikkan pajak korporatnya. Masalahnya, tidak ada yang menyukai usulan ini, termasuk negara terdekat seperti Belanda dan Austria.

Kegagalan mencapai terobosan atau indikasi masih terkatung-katungnya penyelesaian, dapat membuat euro melanjutkan koreksinya. Euro kini bergerak di kisaran $1,38, setelah sempat anjlok ke kisaran $1,37 semalam.  Kejatuhan tajam euro terjadi setelah Moody’s Investor Service menurunkan peringkat kredit Spanyol dengan kemungkinan penurunan lanjutan. Moody menurunkan peringkat utang Spanyol menjadi AA2 dari AA1 dengan outlook negatif. Penurunan peringkat Spanyol ini terjadi tidak lama setelah Moody menurunkan peringkat Yunani.  Seperti yang pernah disebutkan, bila isu krisis utang mencuat ke permukaan, dan membenamkan prospek kenaikan suku bunga ECB, Euro terkoreksi. Kini, pasar mempertanyakan, bila isu krisis utang belum dituntaskan, dan ECB benar-benar menaikkan rate-nya, bagaimana dampaknya ke negara kwartet pengutang (Spanyol, Yunani, Irlandia dan Portugal).
Oleh karena itu, penting bagi para pemimpin Eropa untuk mendapatkan solusi komprehensif atasi krisis utang, atau paling tidak mencapai terobosan.

Dollar juga terbantu oleh gejolak di Timur Tengah. Faktor lain yang mendorong risk aversion di pasar adalah berita meningkatnya kekerasan di Arab Saudi, dimana polisi menembakkan peluru karet ke demonstran. Pasar cemas aksi ini bisa memburuk dan mengganggu produksi minyak di negara itu. Apalagi konflik di Libya, yang mengurangi output hingga 70%, semakin memanas. Isu Timur Tengah mendorong mata uang safe haven seperti  dollar, franc dan yen.  Mata uang yang bernasib seperti Euro adalah Sterling dan Aussie. Selain karena faktor risk aversion, sterling tumbang setelah BOE mempertahankan suku bunganya semalam dan tidak memberi sinyal kemungkinan kenaikan. Hal ini mengurangi ekspektasi BOE akan menaikkan rate dalam waktu dekat.
Aussie tumbang setelah data menunjukkan China mencatat defisit perdagangan bulan lalu. Data inflasi China yang lebih buruk dari prediksi.  Pasar akan mencermati data ekonomi AS seperti penjualan ritel dan sentimen konsumen. Dollar tidak akan tumbang selama isu Timur Tengah dan krisis utang masih membebani pasar, Kecuali datanya lebih buruk dari prediksi, yang membuat pasar beralih ke safe haven lain seperti franc dan yen.

GBP/USD

Pound Masih di Zona Merah Setelah Kemarin Tumbang

Pada perdagangan menjelang siang di hari Jumat, Poundsterling masih belum beranjak dari zona merahnya setelah kemarin terperosok hingga ke level rendah 10-hari terhadap USD. Kemarin GBP anjlok setelah Bank of England menahan lagi tingkat suku bunga pada rekor rendah 0,5% sehingga mendorong investor melepas posisi long yang mereka miliki meskipun masih ada ekspektasi kenaikan suku bunga di kalangan pelaku pasar. Pasar berharap BoE akan segera melakukan tindakan dalam beberapa bulan mendatang guna memerangi inflasi yang semakin jauh di atas target. (By monexnews.com)


BREAKING NEWS KAMIS, 10 MARET 2011


GBP/USD

Sterling rally jelang BOE

Sterling menguat terhadap dollar, euro dan yen berkat data perdagangan Inggris yang membaik dan menjelang hasil rapat reguler BOE. Sterling berhasil rebound terhadap greenback setelah laporan yang memperlihatkan defisit Inggris menyusut jadi 7,06 miliar pound di Januari dari 9,69 miliar pound di Desember.  Defisit Januari itu lebih rendah dari prediksi 8,5 miliar pound dan terendah dalam 11 bulan terakhir. Data perdagangan itu, mengindikasikan ekspor cukup tinggi pada periode tersebut, memberi dorongan ke sterling. Perhatian pasar kini tertuju ke hasil rapat reguler BOE, yang menentukan suku bunga. Pasar memperkirakan BOE akan mempertahankan rate-nya di 0,5%, di tengah pemulihan ekonomi yang rentan tapi inflasi tinggi.

 

Namun pasar ingin melihat seberapa besar kemungkinan BOE akan menaikkan suku bunganya lebih cepat. Sterling telah menguat 3,7% terhadap dollar tahun ini karena spekulasi BOE akan menaikkan suku bunganya untuk meredam inflasi. Kenaikan harga pangan dan energi mendorong inflasi ke 4%, tertinggi sejak Nopember 2008. Ada prediksi di pasar uang, BOE akan menaikkan suku bunganya sebesar 25 bps secepatnya pada Juni. BOE sepertinya berada dalam dilema, inflasi tinggi di saat pertumbuhan masih lesu. Selain BOE, pasar juga menantikan data produksi industrial Inggris. Data yang bagus bisa sedikit mengangkat sterling.

EUR/USD

Mengenai mata uang lain, Euro stagnan di kisaran $1,39, tertahan oleh kecemasan mengenai kondisi fiskal beberapa negara Eropa yang terlilit utang besar. Isu krisis utang sepertinya masih menghambat laju Euro.  Euro berhasil mengurangi kejatuhannya terhadap dollar namun gagal  melaju lebih lanjut. Dalam lelang kemarin, yield obligasi Portugal naik ke level tertinggi sejak peluncuran euro pada 1999. Kenaikan yiled ini mencerminkan kecemasan negara itu diambang bailout, seperti Yunani dan Irlandia.

 

Euro tertahan karena pasar sedang mengimbangi isu krisis utang dengan prospek kenaikan suku bunga ECB. Kenaikan suku bunga dapat mempersulit ketiga negara di atas dan Spanyol dalam mendorong pertumbuhan. Pasar akan mencermati pertemuan Uni Eropa besok yang akan membahas penyelesaian krisis utang.  Untuk hari ini, data Eropa terjadwal adalah data perdagangan Jerman, yang akan dicermati untuk menilai seberapa jauh dampak penguatan euro terhadap kinerja ekspor.

 

USD/CHF

Franc Swiss menguat terhadap dollar karena kenaikan inflasi meningkatkan ekspektasi Bank Sentral (SNB) akan semakin hawkish. Franc juga diburu karena permintaan safe haven di tengah konflik Libya. Laporan militer Libya membombardir kota minyak Ras Lanuf mendorong investor memburu franc.

MINYAK

Libya Bergejolak, Harga Minyak Meroket

Kontrak minyak melambung di perdagangan Asia terkait meningkatnya kekisruhan di Libya, yang menyebabkan hancurnya fasilitas minyak. Pasukan yang loyal pada Kol. mengintensifkan serangan pada para pemberontak. Pertikaian terjadi di sebelah barat Tripoli dan menghentikan serangan oposisi di sebelah selatan. Sementara itu, stasiun minyak utama Es Sider terbakar setelah pasukan udara Gadhafi membombardir komplek. Stasiun televisi Libya menyalahkan pasukan pemberontak atas peristiwa itu. Kilang minyak  Ras Lanuf masih utuh namun tetap ditutup terkait adanya usaha untuk mengambil alih Ras Lanuf. Stasiun minyak Zawia dan Es Sider telah ditutup. Minyak Nymex April menguat 47 sen di $104.85/barrel di Globex. Minyak ICE Brent crude 53 sen lebih tinggi di $116.47/barrel. (By monexnews.com)


Breaking News


GBP/USD

Sterling rally jelang BOE

Sterling menguat terhadap dollar, euro dan yen berkat data perdagangan Inggris yang membaik dan menjelang hasil rapat reguler BOE. Sterling berhasil rebound terhadap greenback setelah laporan yang memperlihatkan defisit Inggris menyusut jadi 7,06 miliar pound di Januari dari 9,69 miliar pound di Desember.  Defisit Januari itu lebih rendah dari prediksi 8,5 miliar pound dan terendah dalam 11 bulan terakhir. Data perdagangan itu, mengindikasikan ekspor cukup tinggi pada periode tersebut, memberi dorongan ke sterling. Perhatian pasar kini tertuju ke hasil rapat reguler BOE, yang menentukan suku bunga. Pasar memperkirakan BOE akan mempertahankan rate-nya di 0,5%, di tengah pemulihan ekonomi yang rentan tapi inflasi tinggi.

Namun pasar ingin melihat seberapa besar kemungkinan BOE akan menaikkan suku bunganya lebih cepat. Sterling telah menguat 3,7% terhadap dollar tahun ini karena spekulasi BOE akan menaikkan suku bunganya untuk meredam inflasi. Kenaikan harga pangan dan energi mendorong inflasi ke 4%, tertinggi sejak Nopember 2008. Ada prediksi di pasar uang, BOE akan menaikkan suku bunganya sebesar 25 bps secepatnya pada Juni. BOE sepertinya berada dalam dilema, inflasi tinggi di saat pertumbuhan masih lesu. Selain BOE, pasar juga menantikan data produksi industrial Inggris. Data yang bagus bisa sedikit mengangkat sterling.

EUR/USD

Mengenai mata uang lain, Euro stagnan di kisaran $1,39, tertahan oleh kecemasan mengenai kondisi fiskal beberapa negara Eropa yang terlilit utang besar. Isu krisis utang sepertinya masih menghambat laju Euro.  Euro berhasil mengurangi kejatuhannya terhadap dollar namun gagal  melaju lebih lanjut. Dalam lelang kemarin, yield obligasi Portugal naik ke level tertinggi sejak peluncuran euro pada 1999. Kenaikan yiled ini mencerminkan kecemasan negara itu diambang bailout, seperti Yunani dan Irlandia.

Euro tertahan karena pasar sedang mengimbangi isu krisis utang dengan prospek kenaikan suku bunga ECB. Kenaikan suku bunga dapat mempersulit ketiga negara di atas dan Spanyol dalam mendorong pertumbuhan. Pasar akan mencermati pertemuan Uni Eropa besok yang akan membahas penyelesaian krisis utang.  Untuk hari ini, data Eropa terjadwal adalah data perdagangan Jerman, yang akan dicermati untuk menilai seberapa jauh dampak penguatan euro terhadap kinerja ekspor.

USD/CHF

Franc Swiss menguat terhadap dollar karena kenaikan inflasi meningkatkan ekspektasi Bank Sentral (SNB) akan semakin hawkish. Franc juga diburu karena permintaan safe haven di tengah konflik Libya. Laporan militer Libya membombardir kota minyak Ras Lanuf mendorong investor memburu franc.

 

MINYAK

Libya Bergejolak, Harga Minyak Meroket

Kontrak minyak melambung di perdagangan Asia terkait meningkatnya kekisruhan di Libya, yang menyebabkan hancurnya fasilitas minyak. Pasukan yang loyal pada Kol. Moammar Gadhafi mengintensifkan serangan pada para pemberontak. Pertikaian terjadi di sebelah barat Tripoli dan menghentikan serangan oposisi di sebelah selatan. Sementara itu, stasiun minyak utama Es Sider terbakar setelah pasukan udara Gadhafi membombardir komplek. Stasiun televisi Libya menyalahkan pasukan pemberontak atas peristiwa itu. Kilang minyak  Ras Lanuf masih utuh namun tetap ditutup terkait adanya usaha untuk mengambil alih Ras Lanuf. Stasiun minyak Zawia dan Es Sider telah ditutup. Minyak Nymex April menguat 47 sen di $104.85/barrel di Globex. Minyak ICE Brent crude 53 sen lebih tinggi di $116.47/barrel. (By monexnews.com)

Related Articles

Market Review


Kamis, 10 Maret 2011


Minyak

Cadangan AS naik, minyak melorot ke level US$ 104,39

Kenaikan stok minyak Amerika Serikat (AS) melemahkan harga minyak di pasar New York. Semalam, minyak WTI untuk pengiriman April di New York Mercantile Exchange (NYMEX) diperdagangkan di bawah US$ 105/barel, yaitu turun 0,6% ke level US$ 104/barel. Sementara, di pasar elektronik Asia, harganya naik ke level US$ 104,39/barel, pukul 10.44 waktu Sydney. Harga minyak melorot setelah Energy Information Administration (EIA), semalam melaporkan stok minyak AS naik ke level tertinggi sejak 2004. Persediaan meningkat 1,69 juta barel menjadi 40,3 juta barel per pekan lalu.  Mark Pervan, kepala riset komoditas Australia & New Zealand Banking Group Ltd. menyebut, persepsi bakal berkepanjangannya kekerasan di Libya mengangkat harga minyak jenis brent. “Namun, minyak jenis WTI di AS turun setelah EIA menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik melebihi ekspektasi pasar,” ujarnya.Minyak juga berhasil turun kemarin di New York, kemarin, karena spekulasi OPEC akan mempertimbangkan kenaikan produksinya sebagai kompensasi gangguan di Libya. Arab Saudi bersedia menambah produksi jika diperlukan untuk mengatasi gangguan pasokan. Negara ini telah meningkatkan produksi minyak sebesar 1 juta barel per hari. Sebelumnya, International Energy Agency menyebut, kekerasan di Libya telah memangkas produksi minyaknya sebesar 1 juta barel per hari. Negara Afrika Utara hanya memproduksi 1,390 juta barel per hari per Februari, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai 1,59 juta barel. (By kontan.co.id)

 

EMAS

Sentimen positif dorong emas & perak

Emas dan perak naik untuk pertama kali dalam empat sesi menyusul makin memuncaknya situasi di Libia dan tingginya biaya energi mendongkrak permintaan logam mulia sebagai investasi yang aman.  Muammar Qaddafi menyerang kota-kota di sebelah barat Libia yang masih memberikan perlawanan. Minyak mentah di New York naik 0,9% sebelum berakhir turun. Emas melonjak mencapai rekor pada 7 Maret US$1.445,70/troy ounce.
“Sentimen positif mendorong emas dan perak,” kata Adam Klopfenstein, analis senior Lind-Waldock di Chicago. Klopfenstein mengatakan investor membeli logam mulia sebelum terjadinya protes di Arab Saudi pada 11 Maret. Rencana yang dinamakan Day of Rage itu, ditayangkan di website secara nasional.
Reli emas kemungkinan dibatasi oleh spekulasi bank-bank sentral akan menaikkan suku bunga untuk memperlambat inflasi. Federal Reserve menahan suku bunga acuan antara nol sampai 0,25% sejak Desember 2008.
Tahun lalu, akselerasi inflasi dan kenaikan utang mendorong emas sampai 30%, kenaikan tahun ke-10. Sejumlah segara di Asia, dari China sampai Indonesia, menaikkan suku bunga tahun ini untuk menahan naikknya inflasi. (By bisnis.com)

 

USD/YEN

GDP Jepang turun 1,3% Pada Triwulan Terakhir

Dari Tokyo dilaporkan, Kantor Kabinet Jepang melaporkan Produk domestik bruto menyusut pada tingkat tahunan 1,3%  dalam tiga bulan yang berakhir 31 Desember, lebih dari kontraksi 1,1% yang dilaporkan bulan lalu, berbeda 0.1% dari Perkiraan median dari 26 ekonom yang disurvei Bloomberg News yang memperkirakan adalah 1,2% untuk kontraksi. Laporan menunjukan, negara ekonomi terbesar didunia ini mungkin sudah mengantisipasi resiko terburuk ini dengan indicator belanja modal.
Kepala ekonom di BNP Paribas di Tokyo, mengatakan, sebelum laporan tersebut, ” Ke depan, ekonomi harus berkembang lagi pada kuartal pertama, karena ekspor bangkit kembali mengimbangi drag belanja konsumen yang dihasilkan dari skala bagian akhr stimulus  dari langkah-langkah pemerintah “.
Pada GDP, Konsumsi swasta melaju lebih rendah pada kuartal keempat setelah pemerintah mengakhiri program subsidi untuk membeli mobil hemat bahan bakar pada bulan September dan insentif dikurangi untuk membeli peralatan rumah elektronik pada bulan Desember, yang mana merupakan sebuah  program yang akan berakhir pada bulan Maret. (By seputarforex.com)


Market Review


Rabu, 09 Maret 2011

MINYAK
Minyak Merosot Dibawah $105

Harga minyak mentah AS turun di hari ke 2, tenggelam dibawah $105/barel hari Rabu, setelah kepastian dari para anggota OPEC yang menyuarakan kelebihan kapasitas (cadangan) akan meredam ketidakpastian kejatuhan ekspor dari Libya, negara penghasil minyak terbesar ke 3 Afrika. Minyak mentah untuk pengiriman bulan April turun 39 sen ke $104.63/barel, setelah bertahan ditingginya selama 2,5 tahun diatas $105/barel hari Senin. (Bymonexnews.com)

EMAS
Emas Stabil Setelah Choppy Trade

Emas bertahan stabil hari Rabu setelah perdagangan yang penuh gejolak disesi sebelumnya, dengan aksi bargain-hunting dari para pedagang dan kekerasan di Libya yang menempatkan tekanan terhadap harga minyak dan pulihnya bursa saham. Spot emas nyaris tidak berubah di level $1,427.80/troy ounce, keluar dari rekor tingginya di $1,444.40/troy ounce yang terjadi hari Senin. Kontrak emas AS untuk bulan April naik $1.3/troy ounce ke $1,428.50/troy ounce. Emas mencapai rekor tingginya di level $1,445.70/troy ounce hari Senin. (By monexnews.com)


Dar Wong Analysis: Fundamental Dukung EUR, Minyak Sulit Terkoreksi


Dar Wong Analysis
Fundamental Dukung EUR, Minyak Sulit Terkoreksi

7 Maret 2011
EURO menembus 1.3850 pekan lalu setelah tingginya harga minyak menghantam USD. Pekan ini kami melihat resisten kuat di level 1.4050, tekanan jual akan terjadi ketika EUR menyentuh area 1.4200. Rangkaian faktor fundamental diperkirakan akan mengangkat EURO lebih tinggi.
Harga minyak mentah WTI melonjak ke kisaran 105.00 dan ditutup dekat kisaran atas pekan lalu. Apabila ketegangan Libya meluas ke Aljazair, minyak akan dengan mudah mendekati 120.00 dalam beberapa pekan ke depan. Jika jatuh ke bawah 100.00, minyak akan bergerak sampai 96.00. Namun kemungkinan terjadinya koreksi ini sangat kecil.

 

 

 

Bagaimana Dar Wong menganalisa USD/JPY, GBP/USD dan Emas minggu ini?

Simak selengkapnya di http://www.monexnews.com


Market Review


Senin, 07 Maret 2011

Emas

Emas Dekati Rekor, Perak Di Puncaknya

Harga emas naik mendekati tingginya selama ini dan perak melonjak ke level tertingginya lebih dari 3 dekade hari Senin terkait kekhawatiran inflasi yang dipicu tingginya harga minyak seiring meluasnya tragedi Libya meruncingkan kekhawatiran di negara yang sedang dilanda peperangan. Spot emas bertambah $1.80/ounce ke $1,433.75/troy ounce, dengan pandangan akan naiknya komoditi tersebut ke rekor tingginya disekitar $1,440.00/troy ounce yang terjadi minggu lalu, Kontrak emas AS untuk bulan April naik $5.7 /ounce ke $1,434.30/troy ounce. (By monexnews.com)

MINYAK

Minyak Capai Tingginya 2.5 Tahun Terkait Libya

Harga minyak mentah AS melampaui $105 guna mencapai harga tertingginya dalam 2.5 tahun hari Senin seiring perlawanan oleh Kadafi terhadap pemberontak yang mempertajam kekhawatiran bahwa perang saudara tersebut mengganggu pemilik persediaan minyak terbesar di Afrika. Harga minyak mentah AS untuk April naik sebanyak $1.02 ke $105.44 per barel dan naik 93 sen di $105.  Para prajurit yang setia pada Kadafi meluncurkan perlawanan terhadap pemberontak di kota-kota Libya hari Senin, menaikkan ketakutan bahwa Libya akan menghadapi perang saudara daripada peralihan revolusi yang terjadi di Tunisa dan Mesir. (By monexnews.com)

USD/CHF

Franc Swiss Terus perpanjang Up trend

Naiknya Franc Swiss dpicu oleh kerusuhan Timur tengah dan Afrka Utara. Naiknya Harga minyak dan keinginan investor mencari Aset aman membuat Mata uang ini memperpanjang Uptrendnya. Dennis Cajigas, ahli strategi pasar senior di pialang MF Global Holdings Ltd , berkomentar tentang tentang Franc ini,  “ Kita melihat sejumlah kenaikan  karena masalah di Timur Tengah, dan Swissie membuat langkah besar karena ini “ (By seputarforex.com)


Market Outlook


Kamis, 03 Maret 2011

MINYAK

Harga minyak diprediksi menuju level support di area $95-$96 sepanjang musim semi terkait kekisruhan Timur Tengah dikhawatirkan dapat meluas ke luar Libya, menurut Jim Ritterbusch, pimpinan penasehat perdagangan minyak di Ritterbusch&Associates. “Melambungnya harga minyak dikhwatirkan akan berimbas pada tingginya biaya energi pada pertumbuhan ekonomi global.” Berkembangnya aksi protes di Oman yang meluas hingga Algeria, Saudi Arabia menambah kecemasan investor. Ini menyebabkan bursa Saudi anjlok lebih dari 20% dalam dua pekan meskipun melambungnya harga minyak juga menguntungkan bagi perekonomian Saudi. Menurut Ritterbusch harga minyak Nymex untuk pengiriman bulan April naik 55 sen di $102.78/barrel di Globex. (By monexnews.com)

EMAS

Di New York, harga emas kembali toreh rekor baru

Harga emas kembali mencetak rekor baru. Kenaikan harga emas disebabkan tingginya permintaan akan si kuning kinclong di tengah melonjaknya harga komoditas dan konflik di Libya. Di New York, kontrak harga emas sudah mencapai US$ 1.441/troy ounce, yang merupakan level tertinggi sepanjang sejarah. “Investor ramai-ramai membeli emas karena mereka percata inflasi yang disebabkan komoditas akan segera terjadi,” jelas Leonard Kaplan, president of Prospector Asset Management di Evanston, Illinois. Dia menambahkan ketegangan politik Timur Tengah mendongkrak harga minyak. “Hal itu akan mengguncang perekonomian,” jelasnya. Pada pukul 13.42 waktu New York, kontrak harga emas untuk pengantaran April naik US$ 6,50 atau 0,5% menjadi US$ 1.437,70/barel di Comex New York. Sementara itu, kontrak harga emas untuk pengantaran cepat naik 0,1%. Harga emas berada di posisi US$ 1.435,45/troy ounce pada pukul 10.02 waktu Melbourne. Rekor tertinggi emas sebelumnya berada pada level US$ 1.440,32/troy ounce. (By kontan.co.id)

EUR/USD

Euro naik mendekati 4 bulan tinggi terhadap dolar AS

Euro naik hingga mendekati empat-bulan tinggi versus dolar dan sepertinya akan terus memperpanjang Rallynya seiring dengan menngkatnya ekspektasi suku bunga di zona euro yang akan naik lebih awal di berlakukan dari pada Amerika Serikat. Bank Sentral Eropa mengadakan pertemuan kebijakan pada hari Kamis ini. Investor berharap ECB mempertajam retorika anti-inflasi nya. (By seputarforex.com)


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa

Pasar minyak terus dihujam berita dari Timur Tengah, setelah pasukan pendukung Muammar Gaddafi melakukan perlawanan yang kian intens, dan laporan bahwa pesawat perang Libya menjatuhkan bom dekat terminal ekspor minyak. Emas melejit untuk ditutup pada $1436.15 per ons, menyentuh rekor tinggi baru. Dollar melemah terhadap sejumlah mata uang utama, dan euro menguat ke level tinggi 4 bulan terhadap dollar AS. Data ekonomi hari ini adalah capital spending dari Jepang, building approvals dan trade balance dari Australia, retails sales Swiss, Retail sales Jerman, services PMI, GDP dari zona Eropa, serta keputusan suku bunga ECB, services PMI Inggris, jobless claims, non-manufacturing PMI dari AS, dan pidato dari Ben Bernanke. Nikkei sendiri mungkin akan beranjak menuju kisaran inti 10,520 – 10,580.
EUR/USD closing 1.3865, high 1.3889, low 1.3744,
XAUUSD C:1436.15, H: 1439.95, L:1428,15,
CO-LS C: 102.43, H: 102.50, L: 99.21.


Breaking News


Breaking News :

Petinggi resmi Libya mengatakan harga minyak dunia bisa meroket diatas $130 bulan depan, jika krisis di Libya masih berlanjut.