Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Kyuhyun

Analisa Emas


Keputusan Fed yang tetap mempertahankan program pembelian aset $85 miliar dan situasi Siprus yang dianggap tidak terlalu membahayakan zona euro, mendorong pelaku pasar masuk lagi ke investasi yang lebih beresiko sehingga harga emas kembali tertekan.

 

Harga emas tertekan sedikit di bawah level 1600 sebelum akhirnya rebound kembali ke area 1607 pagi ini. Meski memberikan momentum positif pagi ini namun penguatan lanjutan harus menunggu konfirmasi penembusan level resisten di 1610 dengan potensi target ke area 1615.

 

Dan sebaliknya, kesulitan untuk menembus 1610 dan malah bergerak di bawah 1606 akan mendorong pelemahan kembali ke area 1600.

 


Analisa Emas


Harga emas masih melakukan konsolidasi di kisaran 1564-1587. Tekanan jangka pendek terlihat naik. Namun tekanan jangka panjang masih ke arah bawah.

Secara umum, harga emas masih mengalami tekanan turun di bawah harga 1587 yang menjadi resisten pentingnya saat ini, meski ada potensi rebound saat ini ke area resisten tersebut. Kenaikan lanjutan ke area 1600 harus menunggu konfirmasi penembusan resisten 1587.

Sementara support terdekat di area 1574. Penembusan support akan membuka jalan ke area support selanjutnya di 1564.


Analisa Emas


Harga emas akhirnya menembus barrier/tahanan 1587 nya dan kini bertengger di kisaran 1596. Pergerakan naik bisa menguji level 1600 hari ini menjelang testimoni Gubernur Bank Sentral AS Bernanke jam 10 malam nanti (WIB). Para pelaku pasar akan menyimak pernyataan Bernanke dan mencari sinyal mengenai stimulus. Apakah ada sinyal akan dihentikan lebih cepat atau tetap akan diteruskan sesuai dengan rencana semula? Jika opsi pertama yang keluar, maka dollar AS akan menguat dan harga emas akan kembali terpuruk ke area 1583. Dan sebaliknya.

Sementara level support terlihat di sekitar 1591 pagi ini. Penembusan level ini ke bawah akan membuka pelemahan ke bawah area 1587.


Analisa Emas


Gold Buddha

Gold Buddha (Photo credit: @Doug88888)

Harga emas masih berkonsolidasi di area yang sama. Ketidakmampuan emas menembus 1683 dan kembali terkoreksi dalam menunjukkan hal tersebut. Pergerakan harga emas seperti kehilangan momentum. Perlu momentum dari berita-berita baru untuk menggerakan harga emas dari kisarannya yang ada saat ini.

Harga kini berada di sekitar 1670an. Tekanan turun bisa membawah emas ke area trend line di 1663 yang juga area MA 200 di grafik harian. Waspada area bawah 1663, penembusan level ini bisa membuka pelemahan yang lebih dalam ke area 1650an.

Sementara resisten terdekat di 1673. Penembusan level ini ke atas membuka lagi peluang ke area 1680 an.

 

Untuk grafik, silahkan lihat di sini:http://www.monexnews.com/today-analysis/4328/emas-masih-konsolidasi-1663-1683.htm


Market Review


International Monetary Fund's Managing Directo...

International Monetary Fund’s Managing Director Dominique Strauss-Kahn (L) talks with , European Central Bank President Jean-Claude Trichet (C) and Italy’s Governor Mario Draghi (R) prior to the start of their G-7 meeting at the Istanbul Congress Center (Photo credit: Wikipedia)

Market Review

EUR/USD closing 1.3397, high 1.3577, low 1.3369, XAUUSD C:1671.10, H:1683.03, L:1663.65, CO-LS C: 95.91, H: 97.21, L: 95.54. Dow C: 13898 H: 13958, L: 13802.

Euro turun ke level trendah sejak bulan Juli terhadap dollar setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan bahwa penguatan mata uang akhir-akhir ini menciptakan kekhawatiran bahwa inflasi akan melambat. Bursa saham AS berakhir melemah setelah mencapai level terendah dalam perdagangan volatile pada hari Kamis, seiring saham sektor teknologi pulih, namun kekhawatiran yang terjadi di Eropa terus memperkecil penguatan di bursa. Emas berjangka berakhir rendah pada hari Kamis, ditekan oleh kenaikan tajam pada dollar seiring investor mempertimbangkan komentar dari pejabat-pejabat bank sentral di Eropa dan AS. Minyak turun menuju level terendah dalam dua minggu di New York seiring Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan bahwa penguatan euro dapat menghambat pemulihan ekonomi, membatasi permintaan bahan bakar. Data ekonomi hari ini adalah Current Account dari Jepang, RBA Monetary Policy Statement dari Australia, Trade Balance, CPI y/y dari China, Trade Balance dari AS.


Market Review


US Retail Sales 1992–2010

US Retail Sales 1992–2010 (Photo credit: Wikipedia)

Market Review

EUR/USD closing 1.2662, high 1.2692, low 1.2432, XAUUSD C:1597.95, H:1606.85, L:1551.35, CO-LS C: 84.87, H: 85.34 L: 78.28. Dow C: 12808, H: 12834, L: 12479.

Minyak melonjak lebih dari 6% pada hari Jumat, menuju kenaikan harian terbesar dalam lebih dari setahun, pasca pemimpin di Eropa mengambil langkah untuk membantu perbankan zona Eropa yang bermasalah dan menjaga nilai tukar euro. Euro melonjak hampir 2%, dan bursa saham dunia serta emas juga ikut rally pasca pemimpin zona Eropa setuju untuk membiarkan dana bantuan mereka mengalirkan bantuan langsung menuju bank yang bermasalah dan mengintervensi pasar obligasi guna membantu negara anggota yang bermasalah. Bursa saham AS menutup hari perdagangan terkhir di kuartal kedua dengan kenaikan tajam seiring Wall Street merayakan kesepakatan oleh pemimpin Uni Eropa untuk membantu bank kawasan Eropa yang bermasalah. Data ekonomi hari ini adalah Tankan manufacturing dan non-manufacturing index dari Jepan, HSBC manufacturing PMI dari Cina, retail sales, SVME PMI dari Swiss, manufacturing PMI dari Inggris, jobless rate dari zona Eropa, ISM manufacturing PMI dari AS.


Wall Street Turun Untuk 5 Minggu Beruntun


Sabtu, 04 Juni 2011 – 04:02 WIB

Wall Street Turun Untuk 5 Minggu Beruntun

Saham As ditutup turun untuk lima minggu berturut-turut setelah data tenaga kerja pemerintah yang mengecewakan menambah serangkaian data yang lemah pekan ini mengindikasikan tanda-tanda melambatnya perekonomian. Fakta bahwa S&P 500 telah kembali ke atas 1,300 setelah sempat menembus pada awal sesi mungkin adalah tanda yang baik bahwa pasar belum siap untuk bergerak turun secara tajam, ucap Marc Pado, strategis pasar Cantor Fitzgerald. Namun fakta bahwa saham masih di level rendah menandakan kecemasan sebagian trader. “Dampak dari berita negatif di akhir ini akan direfeleksikan di banyak tempat,” ucap Pado. “Saya lebih memilih untuk sedikit berhati-hati menjelang akhir pekan dan tidak menjadi terlalu agresif.”

Saham terpukul pada pembukaan setelah nonfarm payrolls hanya naik sebanyak 54,000 di bulan Mei, kenaikan terkecil sejak September 2010, menurut Dep. Tenaga Kerja. “Data ini tidak menunjukkan adanya penguatan,” ucap John Canally, ekonom LPL Financial mengenai data tenaga kerja, menambahwa bahwa pelemahan tidak mengejutkan pada titik ini dalam pemulihan ekonomi. “Data ketika 2 tahun berjalan pemulihan cenderung choppy,” ucapnya. “Ini adalah saatnya dimana tidak semua data bagus.” Canally tidak beranggapan bahwa data tenaga kerja ini akan menjamin program pembelian obligasi tambahan atau QE3, namun rumor mengenai QE bermunculan segera setelah data dirilis.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Commodity Update


Harga minyak terus tertekan

Minyak diperdagangkan mendekati harga rendah dalam tiga hari di New York setelah China, pengguna minyak terbesar kedua di dunia, meningkatkan persyaratan cadangan bank untuk menekan inflasi, yang dianggap sebagai sinyal melambatnya pertumbuhan permintaan bahan bakar. Kontrak minyak tergelincir 2,3% kemarin setelah Gubernur Bank Sentral China Zhou Xiaochuan mengatakan pengetatan moneter akan dilanjutkan untuk “beberapa waktu.” Rasio cadangan akan naik setengah poin dari 21 April. “Fakta bahwa Cina mengambil langkah-langkah karena ekonomi mereka begitu kuat tampaknya akan membuat keluar dari pasar, “kata Gene Mc Gillian, analis dan broker di Tradition Energy di Stamford, Connecticut. Harga juga mengalami penurunan kemarin setelah Menteri Minyak Arab Saudi Ali Al – Naimi mengatakan bahwa pasar telah “kelebihan pasokan.” Negara itu merupakan eksportir minyak mentah terbesar di dunia. (By
bisnis.com)

Emas Stabil Dibawah Rekor  S & P
Spot emas bergerak stabil hari Selasa dibawah rekor tertingginya, seiring kekhawatiran terhadap masalah hutang di AS dan Eropa kembali menjatuhkan minat investor untuk emas, sementara perak masih mengalami jeda dari reli saat ini. Spot emas menguat 0.8% ke level $1,493.29/troy ounce, turun dari rekor tingginya di $1,497.20/troy ounce yang terjadi di sesi sebelumnya. Kontrak emas AS hanya bergerak sedikit, di $1,494.10/troy ounce. Spot emas mencapai rekor tingginya dalam 2 sesi berturut-turut, bersama momentum yang terangkat hari Senin setelah S & P mengancam downgrade rating hutang AS ditengah kekhawatiran krisis hutang Eropa. (By monexnews.com)

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook 11 – 16 April 2011


Market Outlook 11 – 16 April 2011


Pertempuran di Libya yang telah merusak kawasan ladang Minyak, menyebabkan produksi minyak terus menurun dan harga minyak mentah terus melambung hingga di atas $113/barrel.

Emas juga mengalami kenaikkan hingga kembali mencetak rekor tertinggi dalam sejarah, di atas $1,474.00. /troy ounce Pelaku pasar menargetkan Emas naik ke $1,500/troy ounce.

German ZEW economic sentiment, level indeks gabungan berdasarkan pada survei investor dan analis di institusi Jerman di prediksi kembali mengalami penurunan, sebesar 12.2, dari 14.1. Apabila di rilis kembali turun, maka akan menyebabkan koreksi bagi penguatan Euro.

Trade balance, selisih nilai antara barang ekspor dan impor di Amerika Serikat di prediksi mengalami sedikit kenaikkan, sebesar -44.1B, dari -46.3B. Apabila di rilis di atas -44.1B, maka Dollar akan mengalami koreksi dari pelemehannya.

Retail sales, Perubahan nilai total inflasi pada level retail di Amerika Serikat di prediksi mengalami penurunan, sebesar 0.6%, dari 1.0%. Apabila di rilis di bawah  0.6%, maka akan menambah pelemahan Dollar terhadap mata uang utama.

G7 (Group of Seven) meeting, pertemuan yang dihadiri oleh menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari 7 negara-negara industri (Kanada, Italia, Prancis, Jerman, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat), pertemuan ini membahas mengenai  kebijakan finansial global. Baik komentar ataupun pernyataan akan membuat volatilitas pasar yang signifikan.

Prelim UoM consumer sentiment, level indeks gabungan berdasarkan survei konsumen di Amerika Serikat di prediksi mengalami sedikit kenaikan, sebesar 68.8, dari 67.5. Apabila di rilis di atas 68.8, maka akan sedikit mengangkat Dollar dari rival utamanya.

Untuk indikator ekonomi global, pada pekan mendatang tidak banyak rilis berita ekonomi global yang penting. Ada event pertemuan G7, G20 dan IMF pada minggu ini. Secara umum, rilis data ekonomi yang kiranya perlu diperhatikan investor minggu ini, adalah:

• Dari kawasan Amerika: berupa rilis data Core Retail Sales pada Rabu malam; lalu data inflasi sisi produsen PPI (Producer Price Index) dan data tenaga kerja Unemployment Claims mingguan yang biasa menjadi perhatian pasar dirilis pada Kamis malam; kemudian data inflasi sisi konsumen CPI (Consumer Price Index), kepemilikan asing atas surat berharga jangka panjang Amerika atau TIC Long-Term Purchases, serta Prelim UoM Consumer Sentiment semuanya pada Jumat malam.

o Dari kawasan Inggris dan Eropa: berupa data German ZEW Economic Sentiment pada Selasa sore; lalu data tenaga kerja Inggris Claimant Count Change pada Rabu sore.

o Dari China: data inflasi dan GDP kuartalan pada Jumat pagi nanti.

Minggu lalu di Pasar Forex, nilai tukar mata uang dollar kembali melemah terutama terhadap euro yang ECB-nya mengambil keputusan menaikkan suku bunga acuannya, sehingga berakhir untuk index dollar di level 74.860. Pekan yang lalu euro kembali menanjak sehubungan dengan direalisasikannya kenaikan suku bunga Eropa sebesar 25 bp pada Kamis lalu, dengan euro berakhir di level 1.4453, merupakan level 15 bulan tertingginya. Untuk minggu ini market range-nya akan berada antara resistance berikut pada 1.4560 dan mengarah ke 1.5, sedangkan level support di 1.4240 dan kemudian pada 1.4014.

Poundsterling minggu lalu umumnya juga menguat terhadap dollar, sekitar 300 poin, ke level 1.6361, setelah menyentuh resistance 1.64 yang diprediksi minggu sebelumnya. Untuk minggu ini, level resistance terdekat menjadi pada 1.6878 dan kemudian 1.7064, sedang support berada pada 1.6092 dan kemudian 1.5930. Untuk USDJPY minggu lalu terus bergerak menguat ditutup di 84.83 di tengah risiko termasuk gempa bumi susulan yangb ikut melemahkan yen. Pasar di minggu ini berada di antara resistance pada 86.00, serta support level pada 83.77 dan 81.55. Sementara itu, Aussie dollar terpantau seminggu lewat terus menguat mencetak posisi rekor tertingginya sepanjang sejarah oleh kenaikan harga komoditas serta berakhir di 1.0531. Range minggu ini antara resistance 1.07 dan 1.10 sementara support level di 1.0300 dan 1.0203.

Untuk pasar di Stock Index Futures, pada minggu lalu sehubungan dengan positifnya data ekonomi di Amerika dan berkurangnya kekuatiran investor terhadap situasi di Jepang telah memberikan nuansa positif bagi bursa regional. Indeks Nikkei minggu lalu yang sempat terguncang getaran gampa bumi yang baru, berfluktuasi yang berakhir flat pada 9740. Minggu ini, dari level resistance saat ini pasar akan berpeluang untuk mulai menembus level 10,000 dalam rentangan resistance terdekat pada 10325 dan level berikutnya di 10650. Adapun support pada level 9305 dan lalu 8370. Sementara itu, Indeks Hang Seng berjangka di Hong Kong minggu lalu juga menanjak, ditutup di level 24249. Minggu ini akan masih positif berada dalam range level resistance di 24480 dan berikutnya 24945, sementara support-nya di 22966 selanjutnya 22098.

Bursa saham Wall Street minggu lalu agak tertahan laju kenaikkannya di tengah kekuatiran investor terhadap harga tinggi minyak dunia yang dapat menekan pertumbuhan ekonomi secara global. Dow Jones Industrial minggu ini akan berusaha menjumpai level resistance 13135 serta 14200, sementara support di level 11950 dan kemudian pada 11555. Index S&P 500 minggu lalu mengalami tekanan konsolidasi; sehingga market range saat ini antara resistance di level 1404, sementara level support berada di 1250 dan 1218.

Untuk Pasar Emas, minggu lalu secara tak terbendung terus mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarahnya di beberapa level baru sehingga berakhir kinclong di $1473.25/troy ounce akibat pilihan safe haven investment. Untuk sepekan ke depan emas akan berpeluang mulai menanjak lagi, dengan rentang berada antara resistance terdekat pada $1480 lalu level $1500. Sementara itu, support ada di $1418.00/troy ounce serta berikut $1410.00/troy ounce. Di Indonesia, harganya menanjak di sekitar Rp409 ribu/gram nya, di mana kenaikan emas global ditahan dengan rupiah yang sedang mengalami apresiasi.

Di antara peningkatan risiko secara global, ada saja asset investasi yang malah mencetak rekor tertinggi barunya, misalnya emas. Itu sebabnya kalau ingin sukses di dunia investasi, jangan takut risiko. Risiko sudah jadi bagian inherent dari transaksi investasi, seperti dua sisi mata uang antara risk dan gain. Risiko tinggal dikelola.