Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “kisaran

Analisa Emas


Gold Buddha

Gold Buddha (Photo credit: @Doug88888)

Kenaikan Harga emas tertahan di kisaran Ma 200 grafik 1 jam kemarin di $1267 dan meleha kembali hingga ke area $1239. Harga kini berada di kisaran 1245.  Tekanan turun emas kemungkinan karena dollar yang menguat jelang libur pasar AS, Independence Day, besok dan jelang data tenaga kerja Jumat pekan ini.  Dalam jangka pendek, tekanan turun emas berpeluang membawa emas hingga level 1233 (MA 100 grafik 1 jam). Support selanjutnya di kisaran 1224. Sementara bila harga menembus level 1250 (MA 50 grafik 1 jam), emas berpeluang menyentuh level MA 200 nya di kisaran 1256-62.  Hari ini cukup banyak data ekonomi AS yang akan dirilis seperti data Non Farm Employment Change yang disurvei oleh ADP, data klaim tunjangan pengangguran mingguan, data neraca perdagangan dan data aktivitas sektor non manufaktur yang disurvei ISM.  Fokus perhatian pasar tentunya lebih ke data-data yang berkaitan dengan situasi tenaga kerja AS. Bila data-data ini membaik, dollar bisa kembali menguat dan melemahkan harga emas. Demikian pula sebaliknya.


Analisa Emas


Harga emas masih mencoba rebound kemarin dan hingga siang ini membentuk support dan resisten di $1248 dan $1262. Selama harga tidak bisa menembus resisten 1262, potensi tekanan masih menekan ke level support 1248 dan support selanjutnya di 1233. Sementara bila 1262 ini tembus ke atas, maka potensi target berikutnya di kisaran 1272-78.

 

Emas masih berkonsolidasi menjelang data penting, data tenaga kerja AS- Non farm Payrolls dan tingkat pengangguran yang akan dirilis di akhir pekan. Bila data-data tenaga kerja AS yang dirilis lebih bagus dari perkiraan, tentunya akan kembali menekan harga emas karena terkait asumsi pengurangan stimulus dan sebaliknya.

Semalam data ISM manufaktur AS lebih bagus dari ekspektasi pasar tapi laporan perekrutan tenaga kerja dari sektor manufaktur tersebut selama bulan Juni adalah yang terendah dalam 4 tahun. Ini yang menimbulkan asumsi situasi tenaga kerja AS belum bagus sehingga emas bisa meneruskan reboundnya semalam.


Analisa Emas


Harga emas sempat terpuruk ke area 1404 sebelum kembali rebound pagi ini ke area 1422. Pagi ini harga emas terlihat membentuk resisten di kisaran 1425-1428. Bila harga tidak berhasil menembus resisten ini, harga bisa kembali mengalami koreksi dengan potensi koreki ke area 1412.

Sementara penembusan di atas level resisten, membuka peluang harga menguji kembali level 1440.

Setelah penurunan pekan lalu, emas melakukan rebound dan kelihatannya akan bergerak di kisaran 1400-an untuk sementara waktu. Harga mendapatkan sentimen positif dari pembelian fisik yang terlihat meningkat karena harga yang terlihat murah. Namun harga emas juga mendapatkan sentimen negatif dari penurunan kepemilikan emas untuk investasi. ETFs terbesar dunia, SPDR Gold Trust, tercatat menurunakan kepemilikan emasnya sebesar 1,63% atau sebesar 589.958 ons dari tanggal 19 April ke tanggal 22 April.

Hari ini beberapa data yang akan menjadi penggerak harga emas adalah data IFO business climate Jerman, data CBI realised sales Inggris dan data durable goods orders AS. Bila data-data ini di bawah ekspektasi pasar, maka semakin mengkonfirmasi isu pelambatan ekonomi yang marak di pasar dan bisa berimbas pada penurunan harga emas.

 


Analisa Emas


Harga emas terlihat masih belum kuat bertahan di atas level $1600 per tory ons yang menandakan bahwa pergerakan harga emas masih tertekan turun. Pagi ini harga emas membentuk resisten di kisaran 1601 dan melemah kembali ke bawah area 1600. Bila kembali menembus ke bawah area support di 1597, harga bisa kembali melemah ke area 1593. Sementara penembusan ke atas resisten, akan membuka peluang penguatan ke area 1606 (MA 200 grafik 1 jam). Pekan ini ada 4 bank sentral yang akan mengumumkan kebijakan moneternya. Bank Sentral Jepang yang paling ditunggu hasilnya mengingat gubernur baru telah terpilih (Kamis, 4 April 2013). Dan bila hasilnya akan ada kebijakan pelonggaran moneter yang lebih agresif, tentunya akan men-support harga emas dari tekanan penurunan.


Analisa Emas


Harga emas terdorong naik pada pembukaan pagi ini terdorong oleh kekhawatiran pasar mengenai rencanabailout Siprus yang akan memajaki deposito yang terdapat pada perbankannya untuk mendapatkan dana segar. Harga emas sempat menembus level 1600 ke 1608. Namun di sisi lain, kekhawatiran pasar juga membuat dollar AS menguat dan mengakibatkan emas kembali tertekan di bawah 1600.

Indikator teknikal masih mengindikasikan tekanan naik pada grafik 4 jam. Namun trader harus mewaspadai level support terdekat di kisaran 1594 yang terbentuk pagi ini. Penembusan ke bawah support itu berpotensi melanjutkan pelemahan ke area 1587 (area fibonacci retracement 61,8% dari 1576.5-1608.55). Sementara penembusan area resisten 1600, akan kembali membuka jalan penguatan ke area 1609.

Pekan ini, selain gonjang-ganjing mengenai Siprus, rapat kebijakan moneter Bank Sentral AS (the Fed)pada hari Kamis dinihari juga akan menjadi penggerak harga emas. Meskipun Fed diperkirakan akan tetap mempertahankan stimulusnya, namun para pelaku pasar akan mewaspadai perubahan kebijakan atau rencana penghentian stimulus lebih cepat dari seharusnya. Penarikan stimulus akan berimbas pada penurunan harga emas.


Analisa Emas


Harga emas masih melakukan konsolidasi di kisaran 1564-1587. Tekanan jangka pendek terlihat naik. Namun tekanan jangka panjang masih ke arah bawah.

Secara umum, harga emas masih mengalami tekanan turun di bawah harga 1587 yang menjadi resisten pentingnya saat ini, meski ada potensi rebound saat ini ke area resisten tersebut. Kenaikan lanjutan ke area 1600 harus menunggu konfirmasi penembusan resisten 1587.

Sementara support terdekat di area 1574. Penembusan support akan membuka jalan ke area support selanjutnya di 1564.


Market Outlook Today


Cheung Kong Center

Cheung Kong Center (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas bergerak melemah pada perdagangan kemarin, komoditi Emas sempat sedikit menguat setelah merosot ke level terendah dalam 3 bulan terakhir. Komoditi Emas berada dalam tekanan setelah adanya progress negosiasi untuk menghindari jurang fiskal di AS serta upgrade rating kredit Yunani yang menjadi faktor utama yang mengurangi daya tarik safe haven komoditi ini.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa bergerak menguat pada perdagangan kemarin, sentimen positif terhadap mata uang Eropa ini menguat setelah Ifo Institute for Economic Research menyampaikan bahwa terdapat peningkatan kinerja pada iklim bisnis di Jerman mendekati akhir tahun ini. Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada rilis data German Ifo Business Climate yang bertambah 102.4 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 101.40, adanya informasi yang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom yang memperkirakan naik menjadi 101.9. Disisi lain menguatnya mata uang ini juga dipicu oleh The Fed mengumumkan rencana penambahan program stimulus moneternya, selain mempertahankan suku bunga di kisaran 0 – 0,25% selama 4 tahun The Fed juga mengutarakan komitmen baru untuk membeli $45 M Treasury/bulan setelah berakhirnya Operation Twist. Belanja ekstra tersebut akan membanjiri pasar keuangan dengan Greenback yang beresiko melemahkan daya tarik mata uang AS.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak melemah cukup signifikan pada perdagangan di hari Kamis pagi, para pelaku pasar mengambil kesempatan untuk melakukan aksi ambil untung setelah pada perdagangan kemarin melonjak tajam hingga mencapai posisi tertinggi dalam 17 bulan belakangan dan pasar juga menantikan kepastian stimulus tambahan dari BoJ. Ada beberapa saham unggulan yang bergerak bervariasi diantaranya adalah Cheung Kong dan Henderson Land bergerak melemah, sementara itu saham HSBC dan Saham Hong Kong and China Gas bergerak menguat.


Market Outlook Today


Middle East Map עברית: מפה מדינית של המזרח התי...

Middle East Map עברית: מפה מדינית של המזרח התיכון Bahasa Indonesia: Peta yang menunjukkan Asia Barat Daya – Istilah “Timur Tengah” lebih sering digunakan untuk merujuk kepada Asia Barat Daya dan beberapa negara di Afrika Utara (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas bergerak menguat setelah sempat dalam kisaran yang sempit pada perdagangan kemarin, berada antara kekhawatiran resesi di Eropa dan AS dan aksi beli safehaven ditengah permasalahan mengenai kekerasan di Timur Tengah. Komoditi Emas diperdagangkan diatas $8 dalam kisaran harian karena Pemimpin Internasional gagal untuk minggu keduanya dalam mencapai kesepakatan untuk meluncurkan bantuan darurat pada Yunani yang mendorong ketertarikan pada emas sebagai lindung nilai dari inflasi. Komoditi Emas juga dibawah tekanan dari data AS yang menunjukkan consumer sentimentmenguat tetapi terlihat untuk melorot pada akhir November setelah beberapa bulan membaik, ketidakpastian juga tumbuh dari kombinasi kenaikan pajak dan pemangkasan pembelanjaan yang akan mempengaruhi awal tahun depan di AS.

 

EUR/USD

 

Mata uang tunggal Eropa bergerak menguat pada perdagangan kemarin, menguatnya mata uang setelah Kanselir Jerman Angela Markel menyatakan optimisme kesepakatan atas pendanaan Yunani akan dapat tercapai dalam pertemuan Mentri Keuangan kawasan zona Eropa yang diagendakan hari Senin minggu depan. Mata uang tunggal Eropa bergerak menguat pada perdagangan tadi pagi yang cukup signifikan terhadap 16 rival utamanya menjelang pertemuan 27 pemimpin negara Uni Eropa hari ini yang akan melakukan negosiasi anggaran, mata uang ini menguat setelah Menteri Keuangan dari 17 negara kawasan zona Eropa menyatakan kemarin bahwa pembicaraan mengenai bantuan untuk Yunani akan dilanjutkan pada tanggal 26 November mendatang. Penguatan mata uang ini dipicu juga oleh gencatan senjata antara pihak Israel an Palestina di Gaza, dimotori oleh AS dan Mesir akhirnya Israel setuju menghentikan serangan ke Gaza untuk sementara waktu.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong pagi bergerak menguat pada perdagangan di hari Kamis pagi, bursa saham menguat setelah rilis data HSBC Flash PMI Manufacturing menunjukkan pertumbuhan hingga mencapai level tertinggi dalam 13 bulan belakangan di bulan ini. Tercatat Flash HSBC manufaktur yang menggambarkan kinerja aktivitas manufaktur di China mengalami penguatan dibandingkan dengan bulan Oktober lalu.

 


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak stabil pada perdagangan di hari Senin awal minggu pagi paska peluncuran QE III minggu lalu, menguatnya komoditi ini masih stabil di kisaran tertinggi dalam tujuh bulan belakangan. Dolar AS yang berada dalam tekanan mengakibatkan komoditi Emas menguat cukup signifikan. Dorongan positif pada komoditi ini masih diperoleh dari kebijakan QE III yang memang sudah diharapkan. Komoditi Emas pada perdagangan minggu lalu  menggenapi peningkatan mingguan untuk empat kali berturut-turut, para investor meningkatkan pembelian Emas yang merupakan sarana hedging tradisional di saat bank sentral melakukan ekspansi moneter.

GBP/USD

Sterling bergerak menguat pada perdagangan minggu lalu setelah peluncuran QE III, dan diawal minggu pagi tadi Sterling berbalik melemah terhadap Dollar AS. Sentimen negatif terhadap Sterling Inggris dipantau menguat setelah Rightmove menyampaikan bahwa sektor perumahan tersebut masih menunjukkan kinerja negatif di bulan Agustus meskipun sedikit membaik dari kinerja di bulan Juli. Dari perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya perbaikan pada indikator ekonomi Rightmove HPI m/m yang namun masih menunjukkan kontraksi -0.6% dari nilai periode lalu yaitu -2.4%.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong dibuka pada perdagangan di hari Senin pagi awal minggu ini bergerak menguat terbatas, bursa saham Hongkong masih dipengaruhi oleh sentimen positif dari bursa AS yang diakibatkan euphoria kebijakan QE III dari The Fed. Diperkirakan pada perdagangan hari ini bergerak terbatas seiring dengan bursa saham Jepang libur untuk merayakan hari penghormatan para tetua.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak menguat pada perdagangan kemarin dan harga kembali ditutup di teritori positif, semalam Emas juga sempat mencapai posisi tertinggi dalam 3.5 bulan belakangan didorong oleh rilis data ekonomi AS yang mengesankan. Logam mulia ini mengalami rally selama 4 hari berturut-turut setelah Departemen Tenaga Kerja AS merilis klaim pengangguran tidak berubah dibandingkan minggu lalu di posisi 351.000 orang, angka klaim pengangguran ini merupakan yang paling rendah sejak bulan Maret 2008 lalu. Di perkirakan Komoditi Emas hari ini berpotensi kembali masuk ke dalam trend yang positif, meskipun untuk sementara ini Emas cenderung sedang berada dalam trend sideways.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa bergerak cenderung terbatas pada perdagangan hari ini setelah semalam menguat tajam, Euro masih berada pada kisaran tertinggi dalam lebih dari 10 minggu belakangan terhadap dolar AS. Pasar mengharapkan data ekonomi Jerman yang akan dirilis nanti malam akan menunjukkan bahwa negara ekonomi terbesar di Eropa ini akan mengalami pertumbuhan untuk 8 kuartal berturut – turut. Pasar sedang mulai kembali berminat kepada mata uang yang berisiko sehingga pergerakan US dolar mengalami tahanan. Semalam data ekonomi AS memberikan sinyal menguat dengan cukup solid di mana klaim pengangguran berada di titik terendah dalam 4 tahun belakangan. Harapan akan membaiknya ekonomi membuat para pelaku pasar meninggalkan mata uang safe haven. Di perkirakan mata uang tunggal Eropa hari ini cenderung berpotensi melanjutkan kenaikan, sentimen positif terhadap mata uang berisiko akan memberikan dorongan menguat bagi Euro.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Jumat pagi bergerak cenderung flat, pergerakan gesit bursa saham Wall Street kurang memberikan pengaruh pada perdagangan di Asia karena bursa saham Asia, terutama Jepang telah mengalami rally panjang bulan ini. Nikkei sendiri telah rally sebesar 9% sepanjang bulan ini dan diperkirakan akan mengalami peningkatan bulanan di Februari yang terbesar dalam 20 tahun belakangan. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei hari ini berpotensi bergerak melemah.