Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Kali

Market Outlook Today


Cheung Kong Center

Cheung Kong Center (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas ditutup melemah diakhir minggu.

 

Komoditi Emas ditutup melemah pada perdagangan diakhir minggu lalu seiring dengan kekhawatiran yang kembali muncul mengenai ketidakpastian rencana bailout Spanyol, ketidakpastian mengenai rencana bailout Spanyol menjadi faktor negatif yang dominan di pasar. Sementara itu rilis data ekonomi yang cukup baik dari AS mengakibatkan pasar kurang tertarik untuk mengoleksi emas yang merupakan aset safe haven tradisional.

 

USD/CHF

 

Franc Swiss melemah akibat antisipasi perlambatan sektor produksi

 

Mata uang Franc Swiss bergerak melemah terhadap Dollar AS setelah dibuka pada 0.9328 dipembukaan perdagangan, menjelang laporan dari Federal Statistical Office yang akan dirilis siang nanti data terkini mengenai perkembangan harga umum di tingkat produsen. Franc Swiss mulai bergerak melemah terkait dengan kemungkinan adanya perlambatan pada sektor tersebut. Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator PPI m/m dapat menunjukkan pertanda yang kurang menggembirakan dan diduga hanya akan tumbuh sebesar 0.3% dari nilai pada periode sebelumnya yang dapat tumbuh sebesar 0.5%.

 

HANGSENG

 

Indeks Hangseng menguat tipis

 

Bursa saham Hongkong bergerak sedikit menguat pada awal perdagangan minggu ini, menguatnya bursa saham ini terbatas di tengah rilis data inflasi China yang melambat. Inflasi bulan September China melambat ke level 1.9% dari 2% di bulan Agustus. Ada beberapa saham yang bergerak bervariasi diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC bergerak melemah, sedangkan Hangseng Bank Ltd bergerak menguat.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah yang cukup signifikan dari 1%, melemahnya komoditi ini dipicu oleh kekhawatiran bahwa melambatnya ekonomi di AS dan Eropa akan mengakibatkan penurunan tajam pada permintaan minyak mentah. Para investor Emas menyepelekan hasil yang mampu dicapai oleh para petinggi Eropa pada KTT yang akan berakhir hari ini. Pembicaraan di antara para petinggi Eropa saat ini berkisar mengenai solusi jangka pendek untuk mengatasi kebangkrutan di Spanyol dan Italia yang terlalu besar untuk di bailout.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa secara mendadak menguat terhadap beberapa mata uang utama pada perdagangan di akhir minggu ini, menguatnya mata uang ini dipicu oleh bahwa para pelaku pasar merespon positif spekulatif terhadap perkembangan di KTT Ekonomi Uni Eropa. Laporan terkini mengabarkan bahwa Kanselir Jerman Angela Merkel membatalkan konferensi press malam ini (waktu Brussels) dan diduga menunjukkan sinyal adanya perkembangan positif pada KTT Ekonomi tersebut. Kemudian Presiden European Council Herman Van Rompuy mengatakan bahwa para pemimpin Eropa menyetujui untuk mengharapkan bantuan paket stimulus sebesar 120 M Euro dan 10 M Euro untuk rekapitalisasi perbankan. Sementara itu Destatis dijadwalkan akan merilis data terkini pada penjualan retail di Jerman, sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator German Retail Sales m/m dapat menunjukkan sinyalemen yang cukup baik dan diperkirakan mengalami pertumbuhan sebesar 0.1% kendati pertumbuhan pada periode sebelumnya dapat mencapai sebesar 0.6%.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak menguat yang lumayan pada perdagangan di hari Jumat pagi, bursa saham dibantu menguat oleh kenaikan saham-saham di China yang hari ini mulai kembali diburu di tengah aksi bargain hunting. Harga yang sempat terjatuh dimanfaatkan para pelaku pasar untuk membeli pada harga murah. Ada beberapa saham yang bergerak menguat dengan pengecualian HSBC yang bergerak melemah diantaranya adalah Hang Seng Bank dan Hutchinson.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak menguat ditengah kondisi perdagangan yang fluktuatif pada perdagangan kemarin menyusul koreksi tajam pada ekuitas dan komoditas lainnya telah mendorong permintaan terhadap aset aman, sementara technical buying juga turut memberi dukungan. Emas mengalami rebound setelah mendekati areal support $1531.45/troy ounce. Komoditi ini di awal sesi terkoreksi lebih dari 1% dipicu meningkatnya kekhawatiran seputar krisis utang Eropa yang telah menyebabkan tertekannya mata uang Euro, ekuitas, dan komoditas sedangkan aset aman lainnya seperti Treasury AS dan Bunds Jerman naik tajam.

EUR/USD

 Mata uang tunggal Eropa kembali bergerak melemah mendekati level terendah sejak 2 tahun terakhir terhadap dolar AS, seiring terdesak berlanjutnya pesimisme investor setelah naiknya tingkat borrowing cost Italia dan memuncaknya kewaspadaan terhadap sektor perbankan Spanyol. Biaya pendanaan di Italia meningkat tajam setelah pada lelang obligasi dengan tenor 10 tahun, imbal hasilnya meningkat ke level 6% untuk pertama kalinya sejak Januari. Ikut memicu melemahnya performa mata uang ini adalah hasil jajak pendapat terbaru yang memperlihatkan kemungkinan naiknya dukungan bagi partai radikal sayap kiri Syriza di Yunani yang meningkatkan kewaspadaan akan penolakan bail out dan pemangkasan anggaran oleh pemerintah baru Yunani. Sementara itu berdasarkan sumber terdekat dari pemerintah Spanyol menyatakan kemungkinan pemerintah akan melakukan rekapitalisasi senilai 19 M Euro dengan menerbitkan surat utang baru dan juga mengambil dana dari sumber dana restrukturisasi perbankan dan cadangan devisa tresuri.

HANGSENG

Pada perdagangan di hari Kamis pagi Indeks Berjangka Hangseng kembali bergerak melemah, bursa saham tertekan di tengah anjloknya bursa saham Wall Street pada penutupan perdagangannya kemarin. Kekhawatiran mengenai kemungkinan Spanyol membutuhkan bailout menyelimuti pasar. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Henderson Land.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan di hari Juamt akhir minggu lalu  ditutup menguat cukup signifikan, logam mulia menguat seiring kenaikan nilai tukar Euro terhadap dolar AS. Aksi beli kembali komoditi ini sebagian besar didorong oleh aksi bargain hunting di kalangan para investor., setelah merosot tajam dan mencapai posisi jenuh jual para pelaku pasar tertarik untuk kembali melakukan pembelian pada harga yang telah jatuh.

EUR/USD

Pada perdagangan di hari Senin awal minggu mata uang tunggal Eropa begerak menguat terhadap Dolar AS, mata uang Euro cenderung untuk menguji support di level 1,2641 posisi rendah pada tanggal 18 Mei dan resistance  di level 1,2869 level tingginya pada ptanggal 15 Mei. Euro beranjak menguat di hari Jumat minggu lalu seiring para investor melepas sebagian posisi mereka menyusul kejatuhan 4% mata uang tunggal sepanjang bulan ini, kendati demikian kekhawatiran tentang nasib Yunani dan Spanyol secara keseluruhan masih akan menempatkan Euro di bawah tekanan. Meskipun mampu menujukkan pemulihan para investor terlihat masih lebih nyaman untuk mengoleksi Dollar AS dan Yen Jepang, mereka enggan untuk meningkatkan eksposur resiko setelah Moody’s memangkas rating 16 bank Spanyol dan Yunani di downgrade oleh Fitch Ratings pada hari Kamis minggu lalu.

HANGSENG

Pada pembukaan perdagangan Indeks Berjangka Hangseng di hari Senin awal minggu pagi ini dibuka merosot tajam, merahnya bursa saham China membuat tekanan jual juga terjadi pada perdagangan di bursa saham Hongkong pagi hari ini, kondisi ini masih didasari oleh kekhawatiran mengenai kawasan zona Euro. Ada beberapa saham di bursa saham Hongkong bergerak bervariasi diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Hang Seng bergerak melemah, sementara itu Henderson Land bergerak menguat.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas menguat sebesar 1% pada perdagangan di hari Jumat akhir munggu lalu, mengakhiri koreksinya selama 4 sesi terakhir seiring pergerakan Emas yang searah dengan aset‐aset beresiko ditengah optimisme para pemimpin Eropa akan sanggup mengatasi krisis utang kawasan. Komoditi Emas mencatat kenaikan harian terbesarnya dalam 2 minggu menyusul rally pada bursa saham Wall Street dan komoditas setelah Jerman dan Prancis mengatakan pemimpin Eropa akan mengadakan pertemuan sebanyak 2 kali di hari Minggu dan Rabu untuk mencegah meluasnya krisis utang di 17 negara anggota zona Euro. Komoditi Emas tercatat telah melemah sebesar 2,5% dalam seminggu lalu merupakan pelemahan terbesarnya dalam 4 minggu, turun bersamaan dengan aset‐aset beresiko seperti ekuitas dan industri logam.

GBP/USD 

Sterling sempat menguat ke level tertinggi sepanjang 6 minggu terakhir terhadap dollar AS pada perdagangan akhir minggu lalu, ditunjang oleh laporan meningkatnya permintaan terhadap Sterling dari bank kliring asal Inggris British Clearer  yaitu bank kliring yang mendominasi pengambilan deposito dan pinjaman jangka pendek dalam pasar domestik dengan denominasi Sterling. Dukungan bagi performa sterling juga menguat seiring naiknya kinerja ekuitas ditunjang harapan bahwa pemimpin Uni Eropa akan segera menyepakati penanganan krisis hutang kawasan tersebut.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Senin pagi mengalami pergerakan menguat, pada awal minggu ini bursa saham Hongkong mengawali dengan membukukan peningkatan seiring dengan kenaikan yang terjadi pada akhir perdagangan di bursa saham Wall Street akhir minggu lalu. Adapun saham – saham yang mengalami pergerakan yang menguat diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, Hangseng Bank, dan Henderson Land. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng hari ini berpotensi menguat.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas kembali terperosok untuk kedua kalinya pada perdagangan kemarin dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap melambatnya pertumbuhan ekonomi Cina, peringatan terhadap peringkat kredit Prancis, dan masih suramnya prospek untuk pencapaian solusi penyelamatan krisis utang Eropa. Komoditi Emas sempat tertekan setelah lembaga pemeringkat Moody’s mengatakan pihaknya kemungkinan akan memberikan outlook negatif pada peringkat AAA Prancis. Peringatan tersebut muncul menjelang sidang puncak Uni Eropa pada 23 Oktober mendatang, dimana pemimpin Jerman sebelumnya mengatakan bahwa pertemuan tersebut tidak akan menghasilkan obat ajaib untuk mengatasi krisis utang kawasan. Sementara itu faktor lainnya yang menekan logam mulia adalah laporan data pertumbuhan ekonomi Cina yang melambat di kuartal ke III ke level terlemahnya selama lebih dari 2 tahun.

GBP/USD

Pada perdagangan kemarin Sterling melemah terhadap dolar AS, tertekan rilis data inflasi Inggris yang naik melebihi 5% kondisi dimana meningkatkan kekhawatiran akan kondisi stagflasi (kombinasi antara meningkatnya tekanan harga dalam ekonomi yang lemah) dalam jangka waktu dekat dan meningkatkan minat jual investor terhadap Sterling. Sterling sempat tertekan oleh rilis data consumer prices untuk September yang meningkat menjadi 0,6% dan dalam basis tahunan inflasi di tataran konsumen meningkat menjadi 5,2% itu merupakan level tertinggi sejak 3 tahun terakhir. Namun demikian tingginya angka inflasi tersebut tidak serta merta mengindikasikan meningkatnya aktifitas ekonomi, akan tetapi justru merupakan pertanda dari meningkatnya tagihan gas, air bersih, dan listrik dikalangan masyarakat. Justru meningkatnya tekanan inflasi merupakan ancaman bagi consumer spending ditengah pemangkasan anggaran pemerintah yang dampaknya mulai terasa.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan Rabu pagi mengalami penguatan, bursa saham Hongkong menguat seiring dengan positifnya pergerakan bursa – bursa saham di Asia yang lebih dulu dibuka. Kenaikan di bursa saham Hongkong ini turut dipicu oleh aksi bargain hunting yang dilakukan oleh para investor. Adapun saham

 – saham Indeks Berjangka Hangseng yang mengalami penguatan diantaranya adalah saham Cheung Kong , HSBC , Hangseng Bank , dan Henderson Land. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng hari ini berpotensi melemah setelah sempat dibuka menguat dengan cukup signifikan.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan di hari Rabu kemarin mengalami penguatan tipis, komodi Emas masih pada pergerakan sideways yang disebabkan oleh fase konsolidasi yang sedang terjadi saat ini. Kondisi ini berkaitan dengan belum pastinya rencana untuk mengatasi krisis keuangan di Eropa. Komoditi Emas saat ini sebagian besar masih dipengaruhi oleh kondisi eksternal berupa perkembangan situasi di kawasan Eropa. Di perkirakan pergerakan komoditi Emas hari ini masih berpotensi sideways yang telah terjadi selama kurang lebih 2 minggu belakangan ini.

GBP/USD

Pembuat kebijakan BoE Adam Posen mengatakan babak baru bank sentral dari stimulus adalah tempat yang tepat untuk memulai dan pejabat siap untuk melakukan lebih jika diperlukan. BoE telah menaikkan plafon untuk pembelian aset hingga 275 M Sterling ($429 M) dari 200 M Sterling, ekspansi terbesar sejak putaran pertama stimulus pada Maret 2009 lalu. Peningkatan harus cukup “untuk membuat material perbaikan prospek dibandingkan apa yang seharusnya didapati dan itu tempat yang tepat bagi kita untuk memulai. Di sisi lain Gubernur BoE Mervyn King mengatakan minggu lalu bahwa perluasan stimulus adalah respon terhadap apa yang mungkin krisis keuangan terburuk pernah terjadi.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan hari Kamis pagi mengalami pergerakan menguat yang cukup solid, bursa saham Jepang dibuka naik seiring dengan membaiknya sentimen para pelaku pasar terhadap bursa global. Kenaikan di bursa saham ini didukung oleh oleh keyakinan bahwa para petinggi Eropa akan berhasil menciptakan langkah kebijakan untuk sesegera mungkin menarik keluar ekonomi dari kondisi krisis. Adapun saham – saham yang mengalami pergerakan menguat diantaranya adalah Toshiba, Hitachi, Sony, dan Honda. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei hari ini berpotensi menguat tapi terbatas.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas terkoreksi sekitar 1% pada perdagangan di akhir minggu lalu, menyusul investor menaikkan dana cash untuk menutup margin calls ditengah melemahnya pasar ekuitas setelah lembaga pemeringkat Fitch memangkas peringkat utang Spanyol dan Italia. Logam mulia ini mencatat kenaikan mingguan pertamanya dalam sebulan bergerak naik bersamaan dengan aset-aset beresiko, di awal sesi New York komoditi Emas menguat bersama dengan Wall Street setelah data Non Farm Payrolls dirilis lebih baik dari perkiraan. Sejumlah investor masih meyakini bahwa The Fed bakal memperkenalkan kebijakan baru untuk merangsang pertumbuhan ekonomi AS, yang akan memberi dukungan positif bagi Emas sebagai aset yang aman resiko. Namun jika investor ternyata membutuhkan dana cash untuk menutup margin calls atas kerugian yang diderita di sektor lain, maka hal ini akan memicu tekanan jual pada Emas.

GBP/USD

Sterling berhasil rebound terhadap dollar AS pada perdagangan di hari Jumat lalu, seiring aksi ambil untung pelaku pasar dan juga didukung oleh membaiknya data ekonomi Amerika yang kemudian mendongkrak minat investor pada aset ber imbal hasil tinggi. Sterling tidak terlalu bereaksi terhadap pemangkasan peringkat 12 bank dan institusi keuangan Inggris oleh lembaga pemeringkat Moody’s. Minggu ini pelaku pasar fokus pada rilis data indeks produktifitas Inggris diantaranya pada data industrial production dan manufacturing production untuk Agustus yang diperkirakan masih akan menunjukkan pelemahan seiring krisis yang melanda partner dagang utama Inggris yaitu Uni Eropa, permintaan domestik juga diperkirakan masih terbatas ditengah harga impor yang tinggi.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong mengalami kenaikan tipis pada perdagangan di hari Senin pagi, bursa saham Hongkong mengabaikan sentimen melemah yang dialami oleh bursa saham Wall Street akhir minggu lalu dan menguat oleh aksi bargain hunting. Indeks Berjangka Hangseng mengalami pergerakan melemah setelah dibuka naik masih ditekan oleh beberapa kekhawatiran dari China daratan. Saham – saham di bursa saham Hongkong pagi ini mengalami pergerakan yang bervariasi, adapun saham – saham yang mengalami pergerakan bervariasi diantaranya adalah HSBC dan Hangseng Bank terpantau menguat, Henderson Land dan Wharf Holdings bergerak melemah. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng berpotensi melemah setelah dibuka sempat menguat.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa

Euro menguat terhadap dollar, dimana dollar tergelincir 3% terhadap sekeranjang mata uang asing. Spot gold mengalami penurunan tajam dan ditutup dekat dengan $ 1829.70 per ons setelah sebelumnya mencetak rekor baru pada $ 1912.05 per ons di Asia. Crude oil naik sebesar $ 1.02 untuk berakhir dekat dengan $ 85.69 per barel setelah mencapai harga tertingginya $ 86.39. Dow Jones Industrial Average ditutup di atas level psychologically-significant 11,000 untuk berakhir dekat dengan 11141. S&P 500 dan Nasdaq juga ditutup menguat. Data ekonomi hari ini adalah CSPI Jepang, CB Leading Index dan Construction Work Done dari Australia, Info Business Climate Jerman, Industrial New Order, Industrial New Order dari EURO, Core Durable Goods Orders, Durable Goods Orders, OFHEO HPI, Crude Oil Inventories AS dan NBB Business Climate Belgia. Nikkei diperkirakan akan berada dalam kisaran 8,660 – 8,840.

EUR/USD closing 1.4441, high 1.4499, low 1.4351, XAUUSD C:1,829.70, H:1,912.05, L:1,823.90 CO-LS C: 85.69, H: 86.39, L: 83.40. Dow C: 11,141, H: 11,150, L:10,849.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Pada akhir minggu lalu Emas tercatat melemah sebesar 1,5% ke level 1745.50/per troy ounce terhadap dollar AS menyusul naiknya minat investor pada aset bersiko yang kemudian memicu aksi ambil untung pada Emas yang telah menguat tajam dalam seminggu terakhir. Bursa saham global menguat antara lain ditunjang rilis data retail sales Amerika yang mengungguli perkiraan dan juga diberlakukannya penangguhan aktifitas short selling di bursa Eropa serta meningkatnya imbal hasil obligasi Amerika. Namun demikian dalam seminggu terakhir Emas masih mencatat penguatan tajam sebesar 5% yang merupakan kenaikan mingguan terbesar sejak awal November 2008 lalu. Dalam 2 minggu terakhir Emas mencatat penguatan sebesar 13%. Para ekonom memperkirakan bahwa ketidakpastian kondisi makro ekonomi global masih akan mempertahankan sinyal bullish untuk tren Emas kedepannya. Tapi pada sisi lain hal tersebut juga menyimpan potensi adanya koreksi tajam secara temporer.

MINYAK

Komoditi Minyak mentah sedikit berubah di New York seiring penurunan indeks keyakinan di Amerika Serikat yang mengisyaratkan berkurangnya permintaan komoditas hasil pertambangan itu. Harga melemah 15% dalam 3 minggu terakhir dan 6,5% tahun ini. Pertumbuhan di Prancis stagnan, sementara belanja konsumen merosot, ungkap kantor statistik Insee yang berbasis di Paris pada Jumat lalu. Produk domestik bruto (PDB) pada kuartal II tidak berubah dibandingkan kuartal I, ketika tercatat naik 0,9%, tertinggi dalam 4 tahun. produksi industri di zona euro turun pada Juni, menurut kantor statistik Uni Eropa.

EUR/USD

Dolar memperluas kerugiannya atas Euro setelah data menunjukkan retail sales AS pada periode Juli mencatat kenaikan terbesarnya sejak Maret. Rilis optimis data tersebut telah membangkitkan minat terhadap asset‐aset beresiko setelah meredanya kekhawatiran mengenai kemungkinan AS kembali jatuh kedalam resesi. Penguatan Euro sebelumnya juga berkat naiknya saham Eropa setelah larangan short‐selling saham‐saham keuangan oleh beberapa negara zona euro tampaknya telah meredakan ketegangan, meskipun kekhawatiran terus‐menerus tentang penularan utang telah menghambat rally Euro.

Posted with WordPress for BlackBerry.