Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Japan

Market Review Asia


Federal Reserve: 1913-2009

Federal Reserve: 1913-2009 (Photo credit: r0b0r0b)

Market Review Asia

Euro menguat ke tingginya 3 pekan terhadap dollar AS yang melemah hari Kamis setelah pimpinan Federal Reserve AS Ben Bernanke mempertahankan pendapatnya terkait hasil pertemuan kebijakan moneter. Indeks Nikkei Jepang ditutup nyaris flat setelah bergerak naik dan turun saat mulainya musim earnings yang mengecewakan menjelang pertemuan Bank of Japan. Indeks KOSPI ditutup menguat tipis setelah melepas penguatan, saat optimisme awal data korporasi dan kepastian dari Federal Reserve terpukul oleh perkiraan ekonomi yang lemah. Hang Seng menguat, terangkat oleh lonjakan harga saham China Unicom sebanyak 4% terkait kuatnya laporan laba per kuartal. IHSG ditutup menguat 16.663 poin berkat saham-saham utama sektor perbankan

Iklan

Market Review Asia


Market Review Asia :

Dollar New Zealand menguat hari Kamis setelah bank sentral memperingatkan kenaikan tingkat suku bunga akan terjadi secepatnya, sementara kekhawatiran penyebaran hutang zona Eropa dan ketidakpastian hutang AS menahan Aussie dekat tingginya 29 tahun. Indeks rata-rata Nikkei turun tajam seiring pasar yang semakin resah terkait buntunya pembahasan batas hutang AS dapat terselesaikan guna menghindari default sebelum tenggat waktu minggu depan. Bursa Seoul merosot 0.9% bersama ketakutan terhadap buntunya kesepakatan batas hutang AS dan krisis hutang Eropa membebani minat investor. Bursa Hong Kong bergerak naik, mengikis kejatuhan pasar regional seiring penguatan sektor energi yang bergantung pada earnings membantu memulihkan kejatuhan indeks sebelumnya. Aksi jual desak penutupan IHSG berakhir turun sebesar 28,285 poin.


Meski Tankan Buruk, Nikkei Kokoh


Meski Tankan Buruk, Nikkei Kokoh

Jumat, 01 Juli 2011 12:25 WIB
TODAY’S ANALYSIS STOCK INDEX
Di akhir pekan ini indeks bursa Nikkei Jepang masih terpantau kuat di kisaran positif.
Kondisi ini disokong oleh bursa Wall St. yang kembali ditutup menguat karena terbantu oleh upaya negara Yunani untuk menghindari kebangkrutan negara meskipun pogram stimulus Federal Reserve sudah berakhir.
Bahkan penguatan Nikkei mengabaikan paket data dalam negeri survei Tankan dimana angka tersebut muncul makin buruk.
Secara teknikal Nikkei saat ini bergerak di bawah level kunci 9900, yang mana ini merupakan level resisten untuk membuka pintu peluang menuju area psikologis 10000.

Sementara peluang koreksi akan membawa Nikkei kembali melemah menuju support 9840 dan 9800 hingga tahanan terakhir di 9740.

 


Energy Sector Stocks Wall Street boost


Produksi Industri Cina Legakan Asia
Bursa saham Asia menguat setelah data tunjukan berlanjutnya pertumbuhan produksi industri Cina, bukti negeri tirai bamboo ini dapat pertahankan
performa pertumbuhan ekonomi-nya yang cemeralang. Namun, inflasi naik 5,5%, level tertinggi 34 bulan; ini tentunya berikan alasan bagi bank sentral Cina untuk lanjutkan pengetatan kebijakan moneter. Setelah bursa Cina ditutup, People’s Bank of China umumkan kenaikan Giro Wajib Minimum Perbankan sebesar 50 bps; Hang Seng langsung terpukul setelah berita dirilis dan berakhir melemah 0,1%. Nikkei menguat 1,1%, ditopang aksi beli investor Asia, namun kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global dapat batasi reli lebih
lanjut. Tokyo Electric Power melejit 25,1% setelah kabinet Jepang setujui skema kompensasi bagi korban krisis nuklir Fukushima. Kospi berhasil ditutup naik 1,4% meski kecemasan atas keadaan ekonomi global membuat investor berhati-hati sehingga batasi penguatan indeks. Saham Woori Finance meningkat 0,4% setelah pemerintah utarakan ketidak-setujuan rencana partisipasi KDB Financial Group dalam lelang aset Woori senilai $6 miliar. Sektor kimia tunjukan
pemulihan setelah terperosok dalam bulan ini dengan LG Chemical dan Hanwha Chemical masing-masing menguat 1.9% dan 6.3%.

 

Saham Sektor Energi Lejitkan Wall Street
Saham AS terlepas dari level tinggi namun masih ditutup naik tajam pada hari Selasa, dipimpin kenaikan saham sektor energi, menyusul sejumlah data eknomi yang membantu mendorong optimisme pasar. “Rally berkaitan erat dengan faktor teknikal,” menurut Alan Valdes, direktur operasional floor pada DME Securities, mengingat pasar cenderung terkoreksi menjelang berakhirnya masa kontrak option. Bernanke memperingatkan bahwa kegagalam untuk menaikkan
batas hutang beresiko menghilangkan kredibilitas AS, mengatakan AS dapat kehilangan peringkat hutang AAA miliknya dan status dollar sebagai mata uang
reserve dapat rusak. “Bahkan sedikit penundaan pembayaran obligasi maupun bunganya dapat menimbulkan sejumlah gangguan pada pasar keuangan dan sistem pembayaran,” ucap Bernanke. Di awal sesi saham melejit menyusul berita
bank sentral Cina menaikkan rasio persyaratan modal perbankan untuk kesembilan kalinya sejak Oktober lalu pasca data menunjukkan kenaikan inflasi ke level tertinggi dalam hampir selama 3 tahun. Berita itu mendorong kenaikan harga logam, mengangkat naik saham sektor industri dan pertambangan. Analis
mengatakan berita tersebut menandakan perekonomian Cina melambat, sehingga mendorong investor untuk beralih ke aset beresiko. Namun Nouriel Roubini mengatakan Cina sedang menghadapi “kemungkinan besar” untuk sebuah perlambatan yang tajam.

***English Version***

 

Chinese Industrial Production bronchioles in Asia

Asian stock markets rose after the data show continuing growth in Chinese industrial production, evidence of this country can keep bamboo curtain
economic growth performance is brilliant. However, inflation rose 5.5%, its highest level 34 months; certainly give a reason for China’s central bank to continue tightening monetary policy. After the Chinese stock exchange closed, the People’s Bank of China announced the increase in minimum reserve requirement by 50 bps Banking, Hang Seng hit immediately after the news was released and ended down 0.1%. The Nikkei rose 1.1%, supported by Asian investors bought more, but fears of slowing global economy could limit the rally more information. Tokyo Electric Power soared 25.1% after the Japanese cabinet approves compensation scheme for victims of Fukushima nuclear crisis. Successful Kospi closed up 1.4% despite worries over the global economic situation made investors cautious, so limit the strengthening of the index. Woori Finance shares rose 0.4% after the government’s plan to express disapproval of participation in the auction KDB Financial Group Woori assets worth $ 6 billion. Chemical sector show recovery after a fall in this month by LG Chemical and Hanwha Chemical rose respectively 1.9% and 6.3%.

 

Energy Sector Stocks Wall Street boost

U.S. stocks despite high levels but still closed up sharply on Tuesday, led by energy sector stocks rise, following a number of Economy data that helped drive the market optimism. “Rally is closely related to technical factors,” said Alan Valdes, director of floor operations at the DME Securities, since markets tend corrected before the expiration of the option contract. Bernanke warned that failure to raise debt limit risk losing the credibility of the United States, said the U.S. could lose its AAA debt rating and the status of the dollar as currency
reserve can be damaged. “Even a modest delay in the payment of bonds or interest thereon may cause some disruption in financial markets and payment system,” Bernanke said. At the beginning of the session shares soared following the news China central bank to raise ratio of bank capital requirements for the ninth time since last October after data showed inflation rising to its highest level in nearly 3 years. The news pushed metal prices, lifting shares rise industrial and mining sectors. Analyst said the news marks the Chinese economy slows down, prompting investors to switch to riskier assets. But Nouriel Roubini said China is facing a “big possibility” for a sharp slowdown.


Asia Stocks Fall on Growth Outlook; Euro Reaches Month’s Low


EMAS
Dollar AS Mixed, Emas dan Perak Stabil

Spot emas stabil hari Senin, setelah merosot hamper 1% disesi sebelumnya, sementara dollar AS mixed – turun terhadap Euro, naik terhadap sekumpulan mata uang dan libur di Australia, diperkirakan membuat perdagangan berjalan tidak menentu. Spot emas bergerak naik 0.2% ke level $1,532.30. Dollar AS turun 0.1% terhadap dollar AS, naik 0,.05% terhadap sekumpulan mata uang rival. Emas berada dalam tekanan setelah Wall Street melanjutkan kembali kejatuhannya mengikuti lemahnya data perdagangan Cina minggu lalu. Harga perak naik 0.2% ke levekl $36.21 setelah merosot lebih dari 3% hari Jumat.

MINYAK
Minyak Minyak Kikis Kejatuhan, Raih $99.29

Kontrak minyak mentah AS kembali meraih level penutupan hari Jumat dilevel $99.29 per barel di perdagangan elektronik pada hari Senin pagi di Asia, setelah merosot dibawah $98.90. Harga untuk pengiriman bulan Juni berada di level $99.29, hanya 2 sen dibawah harga penutupan New York. Kontrak tersebut telah turun dibawah $100 hari Jumat sebagai pertanda bahwa Arab Saudi mungkin akan menaikkan produksi.

EUR/USD
Euro Diguncang Isu Perpecahan Petinggi Eropa

Euro bergerak tertekan di zona merah di sesi pagi hari Senin setelah merosot terhadap Dollar AS di akhir pekan lalu akibat merebaknya lagi kekhawatiran hutang Yunani serta akibat investor mempertimbangkan kembali ekspektasi terhadap kenaikkan suku bunga Bank Sentral Eropa. Mata uang tunggal ini masih berpotensi melanjutkan penurunan karena pasar kembali terfokus pada kecemasan hutang Yunani, serta simpang siurnya berita mengenai perkembangan proses bailout Yunani yang membingungkan, Pelaku pasar dibingungkan oleh keinginan Jerman agar investor swasta turut berkontribusi pada bailout kedua, namun pihak ECB mengutarakan keengganannya menambah bantuan bagi Yunani. Perpecahan pendapat, visi maupun misi di antara para petinggi zona Euro tersebut telah mengguncang pasar valuta sehingga akan menambah kekhawatiran bahwa krisis dapat berlangsung lebih lama dan akan terus menekan Euro.

NIKKEI
Nikkei Rebound, Abaikan Buruknya “Machinery”

Indeks Nikkei Jepang dibuka merosot dengan gap-down terutama akibat jatuhnya data machinery orders, sinyal perlambatan ekonomi global serta anjloknya saham Toyota Motor setelah buruknya perkiraan pendapatan (earnings).
Data core machinery orders Jepang bulan April diluar perkiraan anjlok ke angka -3.3% dari sbelmunya -2.9% dan jauh dbawah ekspektasi +2.2%. Angka yang buruk ini memberikan sinyal bahwa terganggunya pasokan energi tengah menggerus belanja modal (capital expenditure). Namun setelah merosot, Nikkei kembali rebound terkait investor melakukan short covering dan mengabaikan data karena mereka mulai merasakan mungkin sudah saatnya untuk kembali berinvestasi di Nikkei. Menurut sejumlah trader, rendahnya valuasi saham, digelontorkannya program rekonstruksi $300 miliar, optimisme Bank of Japan, dan munculnya tanda pemulihan aktivitas operasional perusahaan Jepang merupakan alasan untuk mengoleksi saham Jepang.

*****English version:

GOLD
U.S. Dollar Mixed, Gold and Silver Stable

Spot gold is stable on Monday, after slumping almost 1% disesi before, while the U.S. dollar mixed – fell against the euro, up against a set of currencies and holidays in Australia, is expected to make a trade run is uncertain. Spot gold moved up 0.2% to as low as $ 1,532.30. U.S. Dollar fell 0.1% against the U.S. dollar, up 0, .05% of a set of rival currencies. Gold came under pressure after Wall Street resumed its fall following the weakness of China’s trade data last week. Silver prices rose 0.2% to levekl $ 36.21 after slumping more than 3% on Friday.

OIL
Oils Fall $ 99.29

U.S. crude contract again reached its closing level Friday dilevel $ 99.29 per barrel in electronic trading on Monday morning in Asia, after slumping below $ 98.90. The price for delivery in June at the level $ 99.29, just 2 cents below the closing price in New York. The contract had fallen below $ 100 on Friday as a sign that Saudi Arabia likely will increase production.

EUR / USD
Euro hit by European Officials Split Issues

Euro moves depressed in the red zone in the morning session on Monday after slumping against the U.S. dollar at the end of last week due to another outbreak of the Greek debt concerns and caused investors to reconsider the increase in interest rate expectations for the European Central Bank. The single currency is still potential to continue the decline as the market re-focused on debt worries Greece, and the intersection siurnya news about the development process of confusing the Greek bailout, market actors confused by the German desire for private investors to contribute to the second bailout, but the ECB expressed reluctance to add assistance to Greece. The split opinions, visions and missions among the top brass has rocked the euro zone currency markets so that will add to fears that the crisis may last longer and will continue to push the Euro.

NIKKEI
Nikkei Rebound, Ignore Bad “Machinery”

Japan’s Nikkei index opened with a gap declined mainly due to the fall-down machinery orders data, signal a global economic slowdown and the slump in shares of Toyota Motor after a bad estimate of income (earnings).
Japan’s core machinery orders data in April fell to figure out the estimated -3.3% from -2.9% and far sbelmunya dbawah expectations of +2.2%. These bad figures signal that the disruption of energy supplies was eroded capital expenditure (capital expenditure). But after a slump, the Nikkei rebound related investors to short covering and ignore the data because they begin to feel it may be time to re-invest in the Nikkei. According to some traders, low stock valuations, digelontorkannya $ 300 billion reconstruction program, optimism Bank of Japan, and emerging signs of recovery of the operational activities of Japanese companies is the reason for collecting Japanese stocks.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa :

Harga minyak turun dengan minyak mentah AS turun $1.79 untuk ditutup pada level $98.78 per barel, emas naik untuk ditutup dekat $1,542 per ons, menuju kenaikan mingguan ketiga dan menuju level tertinggi sejak awal Mei. Sementara itu, Euro melemah setelah Jean-Claude Juncker, kepala grup menteri keuangan zona Eropa, mengatakan bahwa penguatan Euro berlebihan jika dibandingkan mata uang utama lainnya. Data ekonomi hari ini adalah keputusan suku bunga dan pernyataan dari RBA, leading indicators Jepang, Halifax HPI Inggris, CPI Swiss, retail sales zona Eropa, factory orders dari Jerman, IBD/TIPP economic optimism dan consumer credit dari AS serta pidato dari Ben Bernanke.

Nikkei diperkirakan dalam kisaran 9,280 – 9,440.
EUR/USD closing 1.4576, high 1.4658, low 1.4555, XAUUSD C:1,543.75, H:1,553.20, L:1,540.80 CO-LS C:98.78, H: 100.68, L: 98.55. Dow C: 12,087, H: 12,135, L:12,055.

Posted with WordPress for BlackBerry.

****

USA & Europe Market Review:

Oil prices fell to U.S. crude fell $ 1.79 to close at $ 98.78 per barrel level, gold rose to close at $ 1.542 per ounce, heading for third weekly rise and headed for the highest level since early May. Meanwhile, the euro fell after Jean-Claude Juncker, head of eurozone finance ministers group, said that the strengthening of the Euro excessive when compared to other major currencies. Economic data today is the interest rate decision and statement from the RBA, Japan‘s leading indicators, UK Halifax HPI, CPI Switzerland, the euro zone retail sales, factory orders from Germany, the IBD / TIPP economic optimism and consumer credit from the U.S. and a speech from Ben Bernanke.

Nikkei estimated in the range of 9.280 to 9.440.
EUR / USD closing 1.4576, 1.4658 high, low 1.4555, XAUUSD C: 1,543.75, H: 1,553.20 L: 1,540.80 CO-LS C: 98.78, H: 100.68, L: 98.55. Dow C: 12.087, H: 12.135, L: 12.055.


Nikkei Terpukul Oleh Kecemasan Tepco


Senin, 06 Juni 2011 16:43 WIB
TODAY’S ANALYSIS STOCK INDEX

Pertumbuhan tenaga kerja A.S yang terlemah dalam delapan bulan di Mei telah memukul dollar hingga merosot tajam serta menekan turun saham Jepang hingga ke level rendah dalam dua bulan, sehingga ini semua meneguhkan investor bahwa siklus bisnis global telah berubah kepada melambatnya pertumbuhan.
Bursa China, Hong Kong, Taiwan dan Korea Selatan tutup di hari Senin berkenaan liburan panjang akhir pekan, namun para trader terus memerhatikan langkah pengetatan selanjutnya dari bank sentral Cina.

Indeks Nikkei merosot hingga ke level penutupan rendah dalam 11-pekan di hari Senin akibat spekulasi bahwa Tokyo Electric Power Co (Tepco) akan mengalami masa rehabilitasi memicu sentimen bearish ditengah suasana lemahnya data A.S. Sejumlah analis menuturkan bahwa bilamana Nikkei melorot hingga dibawah level 9,405, maka level support berikutnya diperkirakan pada 9,317, yang merupakan titik rendah intraday pada 29 Maret.

Namun analis juga menyebutkan bahwa saham Tokyo diperkirakan lebih atraktif dibanding dengan sejumlah mitra global-nya, dimana sebanyak 60 persen saham yang tercatat di bursa utama Tokyo diperdagangkan pada atau dibawah nilai bukunya.

Indeks Nikkei merosot 1.2% atau -111.86 poin ke level 9,380.35, tembus dibawah range 9,400-10,000 dari dua bulan terakhir.

 

*****

 

Monday, June 6, 2011 16:43 pm
TODAY’S STOCK INDEX ANALYSIS

U.S. employment growth weakest in eight months in May has hit the dollar to drop sharply and push down Japanese stocks down to low levels within two months, so this is all confirmed investors that the global business cycle has changed to theslowing growth .
Stock China, Hong Kong, Taiwan and South Korea closed on Monday regarding the long holiday weekend, but traders continue to look further tightening measures from the Chinese central bank.

The Nikkei slumped down to its closing level in 11-week low on Monday on speculation that Tokyo Electric Power Co (Tepco) will experience a period of rehabilitation atmosphere amid bearish sentiment triggered weak U.S. data Some analysts said that if the Nikkei slumped to below the level of 9.405, then the next support level is estimated at 9.317, which is an intraday low point on March 29.

But analysts also noted that the Tokyo stock is estimated at more attractive compared with its global partners, where as many as 60 percent of shares listed on Tokyo’s main bourse is trading at or below their book value.

The Nikkei slumped 1.2% or -111.86 points to 9,380.35 level, penetrating below the range of 9.400 to 10.000 of the last two months.


Situasi Politik Jepang Makin Rumit


Situasi Politik Jepang Makin Rumit

Jumat, 03 Juni 2011 18:17 WIB
TODAY’S ANALYSIS STOCK INDEX

Janji Naoto Kan untuk mundur sebagai perdana menteri telah mulai kontes pemilihan pemimpin Jepang berikutnya; namun ini tentunya timbulkan risiko keterlambatan rekonstruksi yang dibutuhkan untuk pulihkan ekonomi paska gempa, tsunami, dan krisis nuklir. Kan kemarin selamat dari mosi tidak percaya setelah tawarkan pengunduran diri setelah krisis terkendali. Partai penguasan pemerintah, Demokrat, kini tengah terbagi dimana pendahulu Kan utarakan pengunduran diri dapat terjadi akhir Juni sedangkan Perdana Menteri utarakan tidak mungkin hengkang sampai awal tahun depan.

“Ini adalah tahap baru dari kekacauan politik Jepang; tidak ada skenario yang dapat buat kondisi lebih baik,” papar Koichi Nakano, profesor ilmu politik di Sophia University. “Jepang akan bayar harga yang sangat tinggi untuk ketidakstabilan politik, termasuk paket stimulus rekonstruksi ekonomi.” Lembaga pemeringkat kredit juga menunggu rencana fiskal pemerintah yang dapat jelaskan bagaimana Jepang dapat selesaikan masalah utangnya.


Market Review Asia


Market Review Asia

Euro melesat ke tingginya 1 minggu terhadap dollar AS hari Kamis seiring menguatnya harga komoditi dan laporan bahwa Cina tertarik untuk membeli “obligasi bantuan” Portugal yang memicu pembelian mata uang tersebut. Indeks rata-rata Nikkei naik 1.5% dari rendahnya penutupan 2 bulan kemarin, terdorong oleh short-covering terhadap saham-saham yang turun seperti Komatsu. Bursa Seoul berakhir naik setelah jatuh dalam di sesi sebelumnya, terangkat oleh kembalinya aksi beli asing setelah tertekan aksi jual selama 10 sesi, dengan kenaikan di sektor otomotif dan produsen minyak yang kembali memberikan dukungan. Bursa saham Hong Kong pertahankan penguatan tipis berkat sektor perbankan dan produsen minyak yang mendukung indeks. Sektor perbankan dan saham Astra International Tbk memberikan dukungan sebesar 22,824 poin untuk IHSG.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Kontrak Minyak Mentah Makin Turun


MINYAK

Minyak Makin Jauhi $100


Kontrak minyak mentah terus turun hari Jumat (06/05) setelah berakhir di bawah $100 per barel satu hari sebelumnya. Catatan tersebut adalah level <$100 untuk kali pertama sejak bulan Maret, seiring aksi jual komoditi.  Kekhawatiran pertumbuhan ekonomi dan pengetatan kebijakan moneter menjadi pemicu aksi jual. Minyak mentah NYMEX untuk pengiriman bulan Juni turun 24 sen ke level $99.56 per barel. Satu hari sebelumnya, oil turun $9.44 ke level $99.80. Kejatuhan harga terjadi setelah keluarnya data tunjangan pengangguran naik ke level tertinggi. Ditambah dengan gejala melambatnya pertumbuhan untuk kuartal I.

EMAS

Spot Emas Mulai Tebus Kerugian

Spot emas kembali pulih dari koreksi selama 4 hari, untuk menguat hampir sebanyak 1% ke level $1,4888.49 per ons hari Jumat (06/05). Tekanan aksi jual perak membawa emas turun 3% pada sesi sebelumnya. Adapun harga emas di COMEX menguat 0.5% ke level $1,488.50.