Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Headline News

Today Market Outlook


Jumat, 24 Juni 2011

MINYAK
Minyak Rebound Setelah Merosot Terkait Rilis IEA

Harga minyak kembali pulih lebih dari 1 dollar setelah anjlok disesi sebelumnya terkait berita adanya pelepasan persediaan cadangan minyak mentah untuk ke 3 kalinya. Harga minyak mentah As menguat $1.17 menjadi $92.19/ barel. International Energy Agency atau IEA mengumumkan pada hari Kamis bahwa badan tersebut akan menambah persediaan minyak mentah dunia sebanyak 2.5% untuk bulan depan dan membawa harga turun, dengan harga minyak AS menghapus penguatan tahun ini.

EMAS
Harga Emas Masih Kuat

Spot emas naik $2.80 di Asia menjadi $1,523.50/ons, pulih dari pelemahan di hari Kamis (23/06) terkait penguatan USD. National Australia Bank telah merevisi perkiraan spot emas untuk kuartal dua tahun 2011 menjadi rata-rata $1,497 dari perkiraan di bulan Mei di $1,450, sementara untuk kuartal ketiga meningkat menjadi $1,467 dari $1,450 di bulan Mei. NAB meningkatkan fokus pada pasar komoditi akibat adanya kemungkinan kegagalan masalah hutang Yunani. Bank tidak merubah perkiraannya  dan masih memprediksi mengenai merosotnya harga dua tahun mendatang. “Diperkirakan harga akan sedikit menurun selama periode ini, permintaan diperkirakan akan terus meningkat bersamaan dengan stabilnya akumulasi oleh bank sentral dan melonjaknya permintaan untuk perhiasan terkait meningkatnya pendapatan di Cina dan India,” katanya.

EUR/USD
Euro Bersiap Turun 3 Kali Pekan Ini

Euro telah bersiap untuk mengalami kejatuhan sebanyak 3 kali dalam seminggu terhadap dollar AS, pelemahan terlamanya dalam 4 bulan, sebelum para pimpinan Uni Eropa akan mencapai kesepatakan di Brussels hari ini terkait pendanaan hutang untuk Yunani. “Dalam perkiraan selama 6 bulan saya melihat level-level penurunan pada Euro”, dikatakan Michael McCarthy, seorang pimpinan market strategist dari CMC Markets. “Untuk situasi Yunani, salah satu masalah untuk pasar bahwa pemecahan masalah akan berlangsung beberapa bulan dan tahun untuk dilakukan”. Euro diperdagangkan di level $1.4263 di Tokyo dari sebelumnya $1.4256 di New York kemarin, bersiap untuk menyambut kejatuhannya 0.3% dalam mingguannya. Mata uang tersebut sempat berada di 114.680 Yen dari sebelumnya 114.78 Yen. Dollar As berada di level 80.54 Yen dari sebelumnya 80.51 Yen, bersiap untuk kenaikan 0.6% minggu ini.

HANGSENG
Bursa Hong Kong Naik; Debut Prada Positif

Bursa saham Hong Kong naik pada awal perdagangan hari Jumat, dengan saham penerbangan yang naik tajam mengikuti aksi jual kontrak minyak mentah semalam, dan saham Prada spA mendapat penguatan dalam perdagangan perdananya. Indeks Hang Seng melaju 0.5% ke 21,876.99, sementara indeks Hang Seng Cina naik 1.1% ke level 12,196.00. Sentimen secara umum tertolong oleh berita kesepakatan bantuan untuk Yunani, tetapi saham penerbangan masih bertahan kuat, reli akibat dari anjloknya harga minyak mentah. China Eastern Airlines Corp menguat 4.4%, Air China Ltd naik 4.2% dan Cathay Pacific Airways Ltd bertambah 1.8%. Prada bergerak naik di perdagangan perdananya, naik 0.3% walau saham tersebut telah diperdagangkan melemah di luar bursa menjelang peluncurannya. Sementara indeks Shanghai sendiri naik 0.1% di awal perdagangan.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Iklan

Market Outlook Today


Senin, 20 Juni 2011

EMAS
Emas Masih Naik Setelah Raih Diatas $1541/troy ounce 

Emas bergerak naik hari Senin, setelah membukukan penguatan terbesar 1 hari dalam 3 minggu di sesi sebelumnya, saat dollar AS melemah dan bursa saham stabil terkait harapan keberlangsungan krisis hutang Yunani. Komoditi Emas bertambah ke level $1539.80/try ounce setelah naik diatas $1541.00/try ounce di hari Jumat. Emas masih dibawah level tingginya selama ini sekitar $1575.00/try ounce yang terjadi pada awal bulan Mei. Para Menteri Keuangan setuju pada hari Senin bahwa mereka akan mencari dana sukarela untuk hutang Yunani dari para pemegang obligasi swasta guna mendanai bagian penting untuk keperluan pendanaan di beberapa tahun kedepan. Tetapi para Menteri Keuangan masih menunda keputusan akhir untuk pemberian danan senilai 12 miliar Euro (setara dengan US$17 miliar) untuk bantuan darurat Yunani, mengatakan bahwa Yunani sebelumnya harus melakukan tindakan pemulihan yang sungguh-sungguh.

MINYAK
Minyak Mentah Stabil Setelah Sentuh Dibawah $92
Kontrak minyak mentah sedikit stabil hari Senin setelah turun ke rendahnya dibawah $92 per barel minggu lalu terkait redanya kekhawatiran permintaan tetapi kejelasan untuk perkiraan ekonomi AS masih rendah. Harga minyak mentah di NYMEX naik 2 sen di level $93.03 per barel. Hari Jumay, komoditi tersebut bertahan turun $1.94 di level $93.01, terendahnya sejak 18 Februari. Kontrak bulan Juli akan selesai pada hari Selasa. Untuk minggu ini, harga minyak mentah mungkin akan turun 6.1%, menandakan kejatuhan mingguan terbesar sejak 6 Mei 2011.
HANGSENG
Bursa Hong Kong Perlihatkan Penguatan Tipis

Bursa saham Hong Kong diperkirakan akan menguat, meninggalkan rendahnya selama 9 bulan yang terjadi minggu lalu, saat para investor melakukan aksi bargain-hunting untuk saham-saham yang anjlok terkait harapan baru di Eropa yang diajukan oleh Perancis dan Jerman akan membantu Yunani. Kejatuhan Hang Seng sebesar 1.2% hari Jumat ke level 21,695 poin membawa kejatuhannya untuk Juni sebesar 8%, menandakan kejatuhan terburuk sejak bulan November lalu. Para investor asing semakin kahwatir akan pasar Cina ditengah pembicaraan ledakan internet dan pertanyaan mengenai kontroversi yang melingkupi SinoForest dan Harbin Electric. Buruknya kinerja Wall Street, dimana S7P 500 melemah di penguatan awal minggunya sejak kejatuhan berturut-turut, cenderung membuat investor menahan posisi samapai ada kejelasan mengenai solusi untuk kekhawatiran hutang di wilayah Eropa.

EUR/USD
Pertempuran Bulls Vs Bears Untuk Euro
Menjelang pengumuman bahwa tidak ada keputusan yang terjadi pada pertemuan pagi ini, hari Senin untuk pertemuan para Menteri Keuangan Eropa guna membantu Yunani, membuat Euro anjlok lebih dari 25 pips ke rendahnya dibawah 1.4255. Akan tetapi adanya minat beli yang kuat telah membuat Euro terlihat memulihkan diri, saat mata uang tersebut kembali bergerak ke area 1.4280. “Euro telah merosot 20 pips ke level 1.4260 dan masih ada tahanan dibawah 1.4250”, dikatakan Sean Lee dari Forex Lice. “Beberapa pelaku pasar secara jelas masih memberikan minat beli untuk Euro”, ditambahkannya. Saat ini Euro telah terhenti dan kembali turun tipis, berada di level 1.4270.

 

***EnglishVersion***

 

Monday, June 20, 2011

GOLD
Gold Still Up After Win Over $ 1541/troy ounce

Gold moves up on Monday, after posting the biggest one-day gain in 3 weeks in the previous session, while the U.S. dollar weakened and unstable stock market related survival hopes Greece’s debt crisis. Gold Commodities increased to a level of $ 1539.80/try ounce after rising above $ 1541.00/try ounce on Friday. Gold is still below the high level during this approximately $ 1575.00/try ounce that occurred in early May. Finance Ministers agreed on Monday that they would seek a voluntary fund for Greece’s debt from the holders of corporate bonds to finance an important part for the purposes of funding in the next few years. But the Finance Minister is still delaying the final decision for granting Danan worth 12 billion euros (equivalent to U.S. $ 17 billion) for emergency aid Greece, says that Greece must take action before a real recovery.

OIL
Crude Oil Steady After Touch Below $ 92

Less stable crude oil contract on Monday after dropping to a low below $ 92 a barrel last week, but demand concerns related letup clarity to forecast the U.S. economy is still low. Crude oil prices on the NYMEX rose 2 cents at $ 93.03 per barrel level. Jumay day, commodities are down $ 1.94 at the last level of $ 93.01, its lowest since February 18. The contract will be completed in July on Tuesday. For the week, crude oil prices will probably fall 6.1%, marking the biggest weekly fall since May 6, 2011.

Hangseng
Strengthening Hong Kong’s Return Thin

Hong Kong shares are expected to strengthen, leaving low for 9 months that occurred last week, when investors take action bargain-hunting for stocks that plummeted in Europe related to the new expectations raised by France and Germany will help Greece. The fall of the Hang Seng 1.2% Friday to as low as 21.695 points, bringing its fall to 8% in June, marking its worst fall since last November. Foreign investors will increasingly kahwatir Chinese market amid the explosion of internet discussion and questions about the controversy surrounding the SinoForest and Harbin Electric. Poor performance of Wall Street, where S7P 500 fell in the week since the fall of reinforcement early in succession, tend to make investors hold positions samapai there is clarity about the solution to debt concerns in the European region.

EUR / USD
Battle For Euro Bulls vs. Bears

Ahead of the announcement that no decision had happened at the meeting this morning, Monday for a meeting of European finance minister to help Greece, making the euro dropped more than 25 pips to a low below 1.4255. But the presence of strong buying interest has made the Euro look to recover, when the currency is moving back to 1.4280 area. “The euro has dropped 20 pips to 1.4260 level and there is still a prisoner under 1.4250”, said Sean Lee of Forex lice. “Some market players clearly still provide buying interest for the Euro”, he added. Today Euro has stalled and fell back a thin, are at level 1.4270.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Today Market Outlook



MINYAK
AS dan OPEC, Dua Pemicu Koreksi Minyak

Kontrak minyak mentah Amerika Serikat (AS) bergerak turun di awal perdagangan hari Selasa (07/03). Minyak melanjutkan koreksi pada sesi sebelumnya terkait ekspektasi bahwa OPEC akan menaikkan target produksi minggu ini serta kekhawatiran perlambatan demand. Harga minyak mentah turun 24 sen ke level $98.88 per barel, setelah bertahan turun $1.21 ke level $99.02 per barel, penutupan terendahnya dalam 2 minggu. Tingginya harga bahan bakar dan pelemahan data ekonomi AS mungkin memaksa badan perkiraan energi pemerintah AS untuk memangkas perkiraan demand minyak global untuk bulan ke-dua. Hal ini rentan mengundang perdebatan di tengah isu kenaikan output OPEC.

EMAS
Ekonomi Melambat, Emas Kian Berkilau

Emas bergerak naik hari Selasa (07/03), melanjutkan kenaikan hingga ke level tertinggi dalam lebih dari 1 bulan pada sesi sebelumnya. Kekhawatiran stagnasi ekonomi Amerika Serikat (AS) membuat investor memilih emas sebagai investasi alternatif. Spot emas bertambah $1.11 ke level $1,544.16 per ons setelah naik ke $1,553.30 hari Senin (06/03). Emas masih bertahan di bawah level tertinggi sepanjang masa di sekitar $1,575 (awal Mei). Spot perak nyaris tidak bergerak pada level 436.82 per ons, di bawah rekor $49.51 per ons yang terjadi bulan April. Para pejabat Feds hari Senin mengatakan bahwa data ekonomi saat ini mengecewakan sehingga otoritas mungkin memperpanjang strategi pelonggaran moneter.

EUR/USD
“Tak Ada Alasan Simpan Dollar” EUR Bidik 1.4940
Meskipun sempat mengalami koreksi, Euro masih bertengger kokoh di kisaran tingginya dalam 1-bulan terhadap Greenback pada sesi hari Selasa setelah koreksi penurunan akhirnya dibatasi oleh sentimen positif terhadap prosek suku bunga zona Eropa. Menurut Boris Schlossberg, kepala riset GFT Forex, fokus pasar kini beralih kepada perbedaan suku bunga, karena the Fed kemungkinan akan tinggal diam tahun ini, kenaikan suku bunga oleh ECB akan menarik dana menuju euro dan mata uang lainnya. “Tidak ada alasan untuk menyimpan Dollar saat ini,” imbuhnya. Bahkan jika Trichet kembali menggunakan frase “waspada tinggi” dalam menanggapi tekanan inflasi, ini merupakan petunjuk adanya kenaikan suku bunga pada bulan Juli, dan Schlossberg menjelaskan Euro bisa kembali menguji level tinggi tahun 2011 di kisaran $1.4940.

NIKKEI
Dukungan Pemerintah Atas TEPCO Berlawanan Dengan Pasar

Komitmen dukungan pemerintah Jepang atas TEPCO berjalan kontras dengan aksi jual investor saat ini dan sekitar 59% cenderung memperkirakan bahwa perusahaan tersebut akan bangkrut akibat hutangnya dalam 5 tahun. Aksi likuidasi TEPCO sendiri akan menyebabkan masalah besar dan harus dihindari, dikatakan pimpinan secretariat cabinet, Yukio Edano kemarin. Saham perusahaan tersebut turun secara tak terduga 28% ke 207 Yen kemarin setelah pimpinan Tokyo Stock Exchange mengatakan bahwa bursa memerlukan restrukturisasi. Indeks bursa sempat menguat kemarin. “Spekulasi bahwa hanya masalah waktu TEPCO akan bangkrut telah mendominasi pasar saham, kontras dengan dukungan pemerintah untuk mempertahankan keberlangsungan perusahaan tersebut”, dikatakan Yasuhide Yajima, seorang ekonomi dari NLI Research Institute di Tokyo. “Pasar tidak mempercayai kemampuan pemerintah untuk melakukan tindakan menjelang rencana menjaga TEPCO tetap hidup”

****

OIL
U.S. and OPEC, Two Triggers Oil Correction

U.S. crude oil contract (U.S.) moves down in early trade on Tuesday (07/03). Oil continued correction in the previous sessions related to expectations that OPEC will raise production targets this week and concern slowing demand. Crude oil prices fell 24 cents to as low as $ 98.88 per barrel, after the last down $ 1.21 to as low as $ 99.02 per barrel, its lowest close in 2 weeks. The high fuel prices and weakening U.S. economic data may force the agency estimates the U.S. government energy to cut global oil demand forecast for the second month. It is vulnerable to invite debate in the issue of rising OPEC output.

GOLD
Economy Slows, Kian Gold Starred

Gold moves up on Tuesday (03/07), continuing to rise up to the highest level in more than 1 month in the previous session. Concerns economic stagnation United States (U.S.) make investors choose gold as an investment alternative. Spot gold added $ 1.11 to as low as $ 1,544.16 per ounce after rising to $ 1,553.30 on Monday (06/03). Gold still remained below the highest level of all time at around $ 1.575 (early May). Spot silver was almost not moving at the level of 436.82 per ounce, below the record $ 49.51 per ounce which occurred in April. Feds officials on Monday said that economic data is disappointing that the authority may extend the strategy of monetary easing.

EUR / USD
“There’s No Reason Save the Dollar” Shutter 1.4940 EUR

Although experienced a correction, the Euro was still perched firmly on the range in 1-month high against the greenback on Tuesday after correction session decline ultimately limited by the positive sentiment towards prosek eurozone interest rates. According to Boris Schlossberg, GFT Forex head of research, market focus is now switching to the difference in interest rates, because the Fed is likely to stay silent this year, rising interest rates by the ECB will attract funds into the euro and other currencies. “There is no reason to save a dollar today,” he added. Even if Trichet again using the phrase “high alert” in response to inflationary pressures, this is an indication of higher interest rates in July, and Schlossberg explains Euro could re-test the high level of 2011 in the range of $ 1.4940.

NIKKEI
Top Government Support TEPCO Contrary With Market

Commitment to the Japanese government’s support for TEPCO walk contrast with investors selling at the moment and about 59% more likely to estimate that the company will go bankrupt due to debt in 5 years. TEPCO own liquidation action will cause major problems and should be avoided, said cabinet secretariat leader, Yukio Edano yesterday. The company’s shares fell an unexpected 28% to 207 yen yesterday after the head of the Tokyo Stock Exchange said the exchange needs restructuring. Stock index had gained yesterday. “Speculation that the only matter of time TEPCO will go bankrupt already dominant market share, contrasted with government support to maintain the continuity of the company,” said Yasuhide Yajima, a economics from the NLI Research Institute in Tokyo. “Markets do not trust the government’s ability to take action ahead of TEPCO plans to keep stay alive”.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Payrolls Dirilis Mengecewakan!


Jumat, 03 Juni 2011 – 19:35 WIB

Payrolls Dirilis Mengecewakan!

Perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat (AS) menambah lebih sedikit pekerja pada bulan Mei, yang menandakan hilangnya kepercayaan sektor bisnis seiring melambatnya laju perekonomian terbesar di dunia tersebut.

Sektor swasta hanya menambah 54.000 pekerjaan pada bulan Mei, yang merupakan pertumbuhan terkecil dalam 8 bulan terakhir, setelah mencatat kenaikan 244.000 pada bulan sebelumnya, menurut laporan Departemen Tenaga Kerja pada hari Jumat. Angka tersebut jauh lebih kecil dibandingkan dengan rata-rata perkiraan para ekonom dalam sebuah survey yang menunjukkan pertumbuhan 150.000. Sementara tingkat pengangguran AS pada bulan Mei meningkat menjadi 9,1% dari sebelumnya 9%.

Tidak hanya itu, daya serap tenaga kerja AS bulan Mei hanya memenuhi sepertiga konsensus analis, yang mematok estimasi 160.000. Rerata pengangguran 9,1% juga berbanding terbalik dengan perkiraan pasar, 8,9%.

Perusahaan-perusahaan nampaknya tengah mencoba untuk meredam biaya tenaga kerja di tengah kekhawatiran terhadap melemahnya belanja konsumen, yang mencakup sekitar 70% dari perekonomian, seiring rumah tangga berjuang menghadapi kenaikan biaya pangan dan bahan bakar.

Terhambatnya pemulihan sektor tenaga kerja mungkin akan kian memperteguh pandangan para pembuat kebijakan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga mendekati ‘nol’ hingga tahun depan.

“Pemulihan sektor tenaga kerja melambat seiring terhambatnya laju perekonomian,” kata Michael Feroli, kepala ekonom JPMorgan Chase & Co. di New York. “Dan akan mempertegas keyakinan pembuat kebijakan dalam mempertahankan suku bunga yang ada untuk waktu yang sangat lama.”

Posted with WordPress for BlackBerry.


Kesuksesan Yunani Bantu Reli Euro


Jumat, 03 Juni 2011 – 22:07 WIB

Kesuksesan Yunani Bantu Reli Euro

Euro raih level tinggi 1 minggu terhadap dollar setelah Athena katakan inspeksi Uni Eropa/IMF terhadap Yunani berakhir positif. Meski, pasar nantikan bailout kedua untuk Yunani, tapi Kementrian Keuangan tidak sebutkan perjanjian apapun akan bantuan lebih lanjut.

“Diskusi pemerintah Yunani dengan perwakilan dari Komisi Eropa, ECB, dan IMF hasilkan kesimpulan yang positif,” ungkap Kementrian Keuangan. Uni Eropa, ECB, dan IMF akan publikasi hasil pemeriksaan  terhadap implementasi bailout €110 milyar tahun lalu. Perdana Menteri George Papandreou juga akan bertemu dengan Jean-Claude Juncker, ketua kelompok menteri keuangan zona-euro, untuk sampaikan rencana anggaran jangka menengah. Yunani mungkin ajukan pemotongan anggaran belanja lebih dalam, kebijakan yang dapat tingkatkan pendapatan, dan menjual aset negara demi bujuk Uni Eropa dan IMF untuk berikan pinjaman darurat tambahan untuk waktu yang lama.

Sementara itu, euro lanjutkan reli setelah data malam ini tunjukkan lambatnya pemulihan sektor tenaga kerja AS. Euro tengah uji resisten 1.4566, level Fibonacci 61.8% dari kejatuhan 4 Mei hingga 23 Mei; dimana penutupan harian di atas level tersebut dapat pacu kenaikan hingga 1.4647, harga tertinggi 21 April.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Wall Street Turun Untuk 5 Minggu Beruntun


Sabtu, 04 Juni 2011 – 04:02 WIB

Wall Street Turun Untuk 5 Minggu Beruntun

Saham As ditutup turun untuk lima minggu berturut-turut setelah data tenaga kerja pemerintah yang mengecewakan menambah serangkaian data yang lemah pekan ini mengindikasikan tanda-tanda melambatnya perekonomian. Fakta bahwa S&P 500 telah kembali ke atas 1,300 setelah sempat menembus pada awal sesi mungkin adalah tanda yang baik bahwa pasar belum siap untuk bergerak turun secara tajam, ucap Marc Pado, strategis pasar Cantor Fitzgerald. Namun fakta bahwa saham masih di level rendah menandakan kecemasan sebagian trader. “Dampak dari berita negatif di akhir ini akan direfeleksikan di banyak tempat,” ucap Pado. “Saya lebih memilih untuk sedikit berhati-hati menjelang akhir pekan dan tidak menjadi terlalu agresif.”

Saham terpukul pada pembukaan setelah nonfarm payrolls hanya naik sebanyak 54,000 di bulan Mei, kenaikan terkecil sejak September 2010, menurut Dep. Tenaga Kerja. “Data ini tidak menunjukkan adanya penguatan,” ucap John Canally, ekonom LPL Financial mengenai data tenaga kerja, menambahwa bahwa pelemahan tidak mengejutkan pada titik ini dalam pemulihan ekonomi. “Data ketika 2 tahun berjalan pemulihan cenderung choppy,” ucapnya. “Ini adalah saatnya dimana tidak semua data bagus.” Canally tidak beranggapan bahwa data tenaga kerja ini akan menjamin program pembelian obligasi tambahan atau QE3, namun rumor mengenai QE bermunculan segera setelah data dirilis.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Waspada! ‘Non-farm Payrolls’ Dirilis Besok!


Kamis, 02 Juni 2011 – 11:50 WIB

Waspada! ‘Non-farm Payrolls’ Dirilis Besok
Akhir pekan ini, Jumat (3/6) pelaku pasar dunia kembali akan disuguhi data Non-farm payrolls AS (tenaga kerja diluar sektor pertanian) dengan prediksi peningkatan hanya sebesar 150 ribu tenaga kerja dibanding periode sebelumnya sebesar 244 ribu.

Perkiraan tersebut merupakan angka prediksi terakhir setelah dipangkas oleh para ekonom dari prediksi sebelumnya sebesar 180 ribu. Pemangkasan pekiraan ini terpaksa dilakukan akibat data-data ekonomi A.S yang dirilis belakangan ini tidak memberikan performa terbaiknya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

Hari Rabu kemarin survei swasta (ADP National Employment) menunjukkan perusahaan-perusahaan di AS hanya menambah 38.000 pekerja di bulan lalu, kenaikan terkecil sejak bulan September. Sementara indeks manufaktur bulan Mei juga melorot melampaui perkiraan di angka 53.5 dari sebelumnya 60.4 (Ekspektasi analis 57.7).
Alhasil buruknya angka-angka ekonomi ini turut menambah kecemasan atas melambatnya pemulihan ekonomi di Amerika dan sudah pasti akan memperburuk pelemahan dollar selanjutnya.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Harapan Pemulihan Ekonomi Global Pudar?


Sabtu, 28 Mei 2011 – 02:16 WIB

Harapan Pemulihan Ekonomi Global Pudar?

Tahun yang seharusnya menjadi titik balik perekonomian AS dan global untuk dapat pulih malah tidak menunjukkan adanya tanda-tanda pemulihan. Pada saat ketika keadaan seharusnya dapat membaik, namun kenyataanya keadaan malah memburuk: harga komoditas mengikis tingkat belanja konsumen, rendahnya tingkat suku bunga belum dapat membantu sektor perumahan, dan pemulihan di sektor pasar tenaga kerja juga kehilangan lajunya.

 

Apakah kemudian terlalu dini untuk mengatakan adanya resesi kembali (double dip) ?

 

Ekonom sedang sibuk merevisi perkiraan mereka untuk GDP , tingkat pengangguran dan beberapa dari mereka masih berpikiran pertumbuhan akan berlanjut di tahun ini. Namun kenaikan pada GDP di AS dan seluruh dunia nampaknya akan lebih lambat dari antisipasi pasar. “Perekonomian nampaknya mulai tertekan seiring memasuki awal tahun ini,” menurut Capital Economics dalam analisis outlook tahun 2011. “Pertumbuhan GDP telah bertambah cepat dalam beberapa bulan terakhir tahun lalu, survei aktivitas menyentuh level tinggi dalam beberapa tahun, dan juga diambilnya stimulus fiskal dan moneter.”

Posted with WordPress for BlackBerry.


EU Berusaha Rampungkan Bailout Kedua Untuk Yunani


Selasa, 31 Mei 2011 – 04:47 WIB

EU Berusaha Rampungkan Bailout Kedua Untuk Yunani

Uni Eropa berlomba untuk merampungkan pake bailout kedua untuk Yunani yang pinjamannya akan dirilis bulan depan serta menghidnarkan resiko kebangkrutan negara zona Eropa, menurut pejabat Uni Eropa pada hari Senin. “Saya cukup optimis,” ucap kepala menteri keuangan zona Eropa, Jean-Claude Juncker, setelah berdiskusi dengan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy. Restrukturisasi total hutang Yunani bukanlah piliha, ucapnya, membuka peluang kemungkinan untuk melibatkan sektor swasta, seperti advokasi dari Sarkozy pekan lalu.

Sementara partai oposisi konservatif Yunani meminta pemangkasan pajak sebagai syarat konsensus dengan pemerintahan Sosialis untuk pengetatan kebijakan lanjutan, yang dikatakan oleh Brussels sangat penting untuk menjamin dikucurkannya bailout kedua.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Breaking News US ‎​


Breaking News US :

‎​Non-Farm Payrolls AS melonjak ke 192K pada bulan Februari dari 36K bulan Januari, lebih tinggi dari estimasi 185K. Sementara, Tingkat Pengangguran AS bulan Februari 8.9% vs 9.0% bulan Januari, perkiraan 9.1%. Data ini positif untuk Dollar AS.