Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “HangSeng

Market Outlook Today


English: Stephen Green, British banker, Chairm...

English: Stephen Green, British banker, Chairman of HSBC Holdings plc. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas ditutup sedikit menguat pada perdagangan di hari Jumat minggu lalu karena komoditi ini menjadi aset safe haven kembali, disaat pasar menanti pengumuman budget AS ternyata pengambilan suara dilakukan setelah Natal akibatnya harga saham turun ditambah pembelian Emas dari Brazil untuk menambah cadangan emasnya sampai dua kali lipat. Pada perdagangan di hari Senin pagi komoditi Emas sedikit terkoreksi akibat kecemasan atas jurang fiskal AS yang membuat beberapa investor terlihat untuk menahan diri masuk ke pasar. Austin Kiddle Direktur Dealer logam mulia di Sharps Pixley mengatakan “Dalam jangka pendek koreksi harga yang terjadi juga diakibatkan aksi jual yang dilakukan menjelang akhir tahun, likuidasi dana, dan kepercayaan pasar Eropa yang belum sepenuhnya pulih dan imbas dari negoisasi jurang fiskal AS”, rendahnya inflasi dan skenario pertumbuhan ekonomi yang rendah tidak cukup kuat untuk mendorong Emas dan ia juga melihat dari minimnya transaksi menjelang hari libur natal dan tahun baru dan negoisasi jurang fiskal AS yang belum terselesaikan.

 

AUD/USD

 

Mata uang Aussie bergerak melemah cukup signifikan terhadap dolar AS pada perdagangan di hari Senin pagi, mata uang  Aussie tergerus kembali melemah terhadap US Dolar seiring dengan masih khawatirnya para pelaku pasar mengenai negosiasi anggaran di AS yang mandek dan kondisi ini mengakibatkan minat para investor terhadap mata uang berimbal hasil dari risiko tinggi berkurang. Pada perdagangan minggu lalu mata uang ini bergerak melemah mingguan terhadap US Dolar terutama disebabkan oleh kegagalan John Boehner juru bicara Partai Republik di kongres AS untuk meraih dukungan dari partainya sendiri untuk rencana yang disusunnya yaitu Rencana B.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong diawal perdagangan di hari Senin pagi bergerak di kisaran sempit, saat saham-saham perbankan yang sempat terpukul jatuh sebelumnya kembali pulih di sesi perdagangan yang diperpendek hari ini menjelang libur hari Natal dan Indeks Berjangka Hangseng bergerak menguat sebesar 0.8%. Ada beberapa saham yang menguat  diantaranya adalah Indeks Shanghai yang menguat sebanyak 0.4%, sektor perbankan menguat bersama saham HSBC Holdings PLC naik sebesar 0.6%, Agricultural Bank of China Ltd yang menguat sebesar 1.3%, Industrial & Commercial Bank of China Ltd yang naik 1.1%, dan saham China Merchants Bank Co yang naik 1.7%.

 


Market Outlook Today


Cheung Kong Center

Cheung Kong Center (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas bergerak melemah pada perdagangan kemarin, komoditi Emas sempat sedikit menguat setelah merosot ke level terendah dalam 3 bulan terakhir. Komoditi Emas berada dalam tekanan setelah adanya progress negosiasi untuk menghindari jurang fiskal di AS serta upgrade rating kredit Yunani yang menjadi faktor utama yang mengurangi daya tarik safe haven komoditi ini.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa bergerak menguat pada perdagangan kemarin, sentimen positif terhadap mata uang Eropa ini menguat setelah Ifo Institute for Economic Research menyampaikan bahwa terdapat peningkatan kinerja pada iklim bisnis di Jerman mendekati akhir tahun ini. Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada rilis data German Ifo Business Climate yang bertambah 102.4 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 101.40, adanya informasi yang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom yang memperkirakan naik menjadi 101.9. Disisi lain menguatnya mata uang ini juga dipicu oleh The Fed mengumumkan rencana penambahan program stimulus moneternya, selain mempertahankan suku bunga di kisaran 0 – 0,25% selama 4 tahun The Fed juga mengutarakan komitmen baru untuk membeli $45 M Treasury/bulan setelah berakhirnya Operation Twist. Belanja ekstra tersebut akan membanjiri pasar keuangan dengan Greenback yang beresiko melemahkan daya tarik mata uang AS.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak melemah cukup signifikan pada perdagangan di hari Kamis pagi, para pelaku pasar mengambil kesempatan untuk melakukan aksi ambil untung setelah pada perdagangan kemarin melonjak tajam hingga mencapai posisi tertinggi dalam 17 bulan belakangan dan pasar juga menantikan kepastian stimulus tambahan dari BoJ. Ada beberapa saham unggulan yang bergerak bervariasi diantaranya adalah Cheung Kong dan Henderson Land bergerak melemah, sementara itu saham HSBC dan Saham Hong Kong and China Gas bergerak menguat.


Market Outlook Today


Silvio Berlusconi

Silvio Berlusconi (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas bergerak menguat pada perdagangan disesi Amerika tadi malam dalam aksi short coveringsebelum laporan Jobless Claim AS dan setelah komentar dari Ketua ECB yang mendorong ekspektasi pada pemangkasan tingkat suku bunga. penguatan komoditi ini tertahan setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan perekonomian kawasan zona Eropa kemungkinan untuk anjlok tahun depan sebagaimana tahun 2012 ini resiko penurunan lebih kuat untuk wilayah ini dalam krisis utangnya yang panjang.

 

EUR/USD

 

Mata uang tunggal Eropa bergerak merosot cukup dalam pada perdagangan kemarin, dan mata uang Euro mencetak penurunan harian tertajam dalam 1 bulan terakhir seiring komentar Presiden ECB serta downgrade proyeksi pertumbuhan dan inflasi di kawasan itu memicu spekulasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Dalam sebuah konferensi pers yang digelar tadi malam paska ECB mempertahankan suku bunga dikisaran 0,75%, Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bahwa para pembuat kebijakan mulai mempertimbangkan perubahan suku bunga meskipun konsensus pertemuan kali ini masih mendukung suku bunga tidak berubah. Kisruh politik di Italia turut memicu yield obligasi Italia beranjak lebih tinggi yang turut menambah tekanan pada mata uang ini, kemarin partai People of Freedom pimpinan Silvio Berlusconi telah menarik dukungannya terhadap PM Mario Monti sehingga memperbesar resiko terjadinya konflik yang dapat memaksa diadakannya pemilu dini.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong begerak menguat tipis pada perdagangan dihari Jumat pagi akhir minggu ini, menguatnya bursa saham ini seiring menanti data NFP AS yang mungkin akan memberikan petunjuk pergerakan harga terkait kesehatan ekonomi AS. Bursa saham AS bergerak menguat tipis pada perdagangan tadi malam setelah data klaim tunjangan pengangguran mingguan turun ke level terendahnya di bulan ini, memberikan investor kesempatan untuk fokus kepada pemangkasan anggaran dan kenaikan pajak sebagai alasan untuk tetap optimis.

 


Market Outlook Today


Signature of Angela Merkel.

Signature of Angela Merkel. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas ditutup menguat minggu lalu

 

Komoditi Emas bergerak menguat diatas level $1.750.00/troy once untuk pertama kalinya dalam lima minggu pada perdagangan diakhir minggu lalu sebesar 1,3%, menguatnya komoditi ini seiring dengan melemahnya dollar AS dan pembelian yang berhubungan dengan options yang memicu technical support. Komoditi Emas juga diuntungkan dari meluasnya pelemahan dollar khususnya mata uang Euro dari harapan untuk paket bantuan dan perbaikan yang mengejutkan pada sentimen bisnis Jerman.

 

EUR/USD

 

Euro mengakhiri penguatannya diminggu lalu

 

Mata uang tunggal Eropa melesat pada penutupan perdagangan diakhir minggu lalu seiring dengan harapan bahwa Yunani mungkin akan mengamankan dana bantuan lanjutan untuk memenuhi kewajiban hutang-hutangnya, kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa ia yakin bahwa kesepakatan akan bantuan untuk Yunani akan segera tercapai. Para menteri keuangan Eropa agendanya bertemu hari ini untuk ketiga kalinya guna memberikan keputusan bantuan untuk Yunani sebelum jatuh tempo pembayaran kembali hutang pada pertengahan bulan Desember.

 

HANGSENG

 

Hangseng bergerak dalam kisaran sempit

 

Bursa saham Hongkong pada pembukaan perdagangan diawal minggu ini cenderung mengalami fluktuasi pada kisaran sempit, bursa bergerak di teritori positif dan negatif, sementara Indeks Berjangka Hangseng mengalami pergerakan melemah setelah sempat dibuka dengan mengalami kenaikan hingga mencapai posisi tertinggi dalam nyaris tiga minggu belakangan. Kekhawatiran kemungkinan bangkrut di Yunani masih mendominasi sentimen negatif hari ini, para pelaku pasar kurang yakin bahwa para Menteri Keuangan zona Eropa dapat menghasilkan keputusan yang tepat waktu dalam mencegah kebangkrutan Yunani tersebut.

 


Market Outlook Today


EMAS

 

Komoditi Emas bergerak melemah pada perdagangan di hari Jumat minggu lalu menyebabkan akumulasi tekanan mingguan akibat indikasi penurunan perekonomian global akibat kekhawatiran resesi AS menekan minat terhadap komoditi ini sebagai aset untuk hedging terhadap inflasi. Minggu lalu komditi ini melemah sebesar 1% dan sudah mengalami pelemahan dalam 5 dari 6 minggu perdagangan terakhir menyusul berkembangnya dinamika pasar setelah data yang mengindikasikan perekonomian Eropa juga sedang memasukii jurang resesi. Pada awal perdagangan minggu ini aksi beli mulai meningkat dengan gejolak Palestina dan Israel yang memberi peluang bagi penguatan harga, perundingan mengenai pembatalan fiscal cliff AS yang merupakan kombinasi kenaikan pajak dan pemangkasan pengeluaran yang diprediksi akan dilakukan mulai bulan Januari tengah digodok.

 

EUR/USD

 

Mata uang tunggal Eropa untuk pertama kalinya dalam 3 sesi terakhir bergerak melemah pada penutupan perdagangan minggu lalu, para investor kembali memburu aset-aset safe haven seiring kekhawatiran pertemuan antara Presiden Obama vs Parlemen AS tidak akan menghasilkan kesepakatan untuk menghindari jurang fiskal. Sementara itu berlanjutnya perselisihan di antara kreditur internasional Yunani dan melemahnya data ekonomi kawasan zona Eropa juga tidak banyak membantu sentimen pasar terhadap mata uang ini, bahkan setelah komentar anggota Dewan Gubernur ECB Jens Weidmann mengenai wacanahaircut hutang Yunani yang harusnya diberikan sebagai bentuk penghargaan atas keseriusan pihak Athena mengimplementasikan reformasi fiskal.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hangseng bergerak menguat  pada awal perdagangan minggu ini terutama terangkat oleh sentimen positif sejumlah ekuiti di Amerika sepanjang minggu lalu, bursa saham Hongkong ini juga ikut menguat oleh sejumlah saham bluechips yang rebound berkat aksi beli masif para investor seperti saham Sands China dan AIA Group. Namun tetap waspada tren tersebut masih rentan maka penguatan Indeks Berjangka Hangseng terbatas.


Market Outlook Today


English: The Hongkong and Shanghai Banking Cor...

English: The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited 『HSBC Premier Centre』Ikebukuro Branch 日本語: 香港上海銀行 『HSBCプレミアセンター』 池袋支店(店番:150) (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah lebih dari 1%, melemahnya komoditi ini dipicu oleh kekhawatiran para pelaku pasar mengenai kondisi ekonomi global dan beberapa komoditas lain termasuk minyak mentah juga turut melemah. Lesunya bursa saham yang didorong oleh laporan keuangan perusahaan-perusahaan yang mengecewakan berimbas melemahnya Logam Mulia. Beberapa komoditi lain ikut melemah seiring dengan kekhawatiran mengenai krisis ekonomi di kawasan Eropa, di hari Senin lalu Moody’s menurunkan rating lima wilayah di Spanyol.

 

AUD/USD

 

Mata uang Aussie bergerak menguat pada perdagangan di hari Rabu pagi seiring rilis data inflasi konsumen di Australia menunjukkan tingkat inflasi kuartalan yang lebih besar dari estimasi, dengan kondisi tersebut aussie rebound dari level terendah dalam lebih dari satu minggu belakangan. Kenaikan inflasi tersebut sedikit menutup ruang bagi RBA untuk menurunkan suku bunga. Aussie pada perdagangan kemarin sempat melemah tajam seiring dengan lesunya bursa saham, kemarin aussie sempat melemah hingga ke level 1.0236 terendah sejak tanggal 15 Oktober.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong bergerak melemah pada perdagangan tadi pagi, bursa saham melemah seiring dengan sentimen negatif yang menyambangi bursa saham Asia akibat lesunya laporan-laporan keuangan di bursa saham Wall Street yang melemah cukup signifikan. Ada beberapa saham yang bergerak bervariasi diantaranya adalah HSBC dan  Henderson Land bergerak melemah, sementara itu Hangseng Bank Limited dan SHK Properties bergerak menguat.


Market Outlook Today


Official portrait of Federal Reserve Chairman ...

Official portrait of Federal Reserve Chairman Ben Bernanke. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas bergerak sedikit melemah dan ditutup nyaris flat pada perdagangan kemarin, melemahnya komoditi ini setelah sempat kembali melonjak ke posisi 6.5 bulan tertingginya. Para investor mulai melakukan antisipasi apabila The Fed nantinya tidak memberikan sinyal jelas mengenai kelanjutan program QE III. Para pelaku pasar masih menantikan kepastian hasil pertemuan The Fed nanti malam, dalam pidatonya nanti malam Gubernur The Fed Ben Bernanke diperkirakan akan mengungkapkan kepastian jadi/tidaknya program QE III.

EUR/USD

Mata uang Eropa pada perdagangan kemarin bergerak sedikit menguat, dan pada perdagangan di hari Kamis pagi mata uang Euro masih sedikit melanjutkan penguatan. Euro menguat hingga mencapai posisi tertinggi dalam empat bulan belakangan pada perdagangan kemarin seiring di tengah harapan yang makin kuat setelah pengadilan Jerman memutuskan bahwa program bailout memiliki legalitas. Saat ini para pelaku pasar sedang menantikan keputusan The Fed untuk peluncuran QE III yang rencananya akan diluncurkan nanti malam.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Kamis pagi tadi cenderung flat dan menguat terbatas, bursa saham Hongkong hanya bergerak sedikit saja di tengah aksi menunggu para investor mengenai keputusan The Fed yang diharapkan akan kembali meluncurkan program QE III yang rencananya akan diluncurkan nanti malam.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah menarik kembali keposisi dari posisi tertingginya nyaris selama 6 bulan yang terjadi di sesi sebelumnya, dimana data AS yang lemah memperkuat spekulasi tindakan stimulus karena investor saat ini sedang menantikan pertemuan kunci dari Bank Sentral Eropa hari Kamis besok. Data Manufaktur AS melorot pada kejatuhan terdalamnya lebih dari 3 tahun bulan lalu, sebuah sinyal terbaru bahwa melambatnya ekonomi global sudah membebani pemulihan AS yang sudah lemah. Sementara itu data yang lemah terus menaikkan harapan untuk langkah – langkah pelonggaran lebih oleh The Fed, dimana saat ini ECB berada dibawah tekanan yang besar untuk memotong biaya pinjaman yang berlebihan menjelang pertemuan kebijakan di hari Kamis besok.

EUR/USD

Mata uang tunggal kembali melemah untuk dua hari berturut-turut terhadap dolar AS pada perdagangan di hari Rabu pagi tadi, Euro bergerak melemah menjelang pertemuan ECB dan rilis data aktivitas sektor jasa di kawasan zona Euro. Dimana saat ini ECB berada dibawah tekanan yang besar untuk memotong biaya pinjaman yang berlebihan menjelang pertemuan kebijakan di hari Kamis besok, rilis data aktivitas jasa di kawasan zona Euro ini diperkirakan akan kembali menunjukkan kontraksi yang membesar.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong merosot tajam pada perdagangan di hari Rabu pagi tadi, melemahnya bursa saham Hongkong ini dipicu oleh kehati-hatian menjelang data penting AS dan berita dari Eropa dan kinerja yang loyo di bursa saham Wall Street semalam yang menjauhkan aksi beli para pelaku pasar. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Indeks Hang Seng turun sebesar 0.9%, Hangseng China Enterprises Index turun sebesar 1.2, Citic Pacific turun sebesar 2.8%, Belle International Holdings Ltd melemah sebesar 2.5% dan perusahaan logistik Li & Fung Ltd turun sebesar 2.2%.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan diakhir minggu lalu ditutup menguat, menguatnya komoditi Emas dipicu oleh adanya sentimen positif terkait dengan adanya kenaikan pembelian Emas yang dilakukan oleh investor pada minggu lalu. Investor global tercatat membeli sebesar 2411,7 metrik ton dengan nilai nominal sebesar US$850 juta atau naik sebesar 0,1% dibandingkan minggu sebelumnya.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa ditutup melemah pada perdagangan diakhir minggu lalu terhadap US Dolar dan Yen seiring dengan rilis data perdagangan China yang mengecewakan, dalam pergerakan selama seminggu pada minggu lalu ekonomi Uni Eropa juga tertekan oleh serangkaian data suram yang terdiri dari order manufaktur, output industri serta impor dan ekspor. Secara umum laporan pertumbuhan ekonomi kuartal II diduga masih menunjukkan penurunan baik Uni Eropa secara keseluruhan maupun negara utama seperti Jerman dan Perancis. Pada perdagangan di Senin pagi Euro kembali bergerak melemah terhadap US dolar cukup signifikan meskipun saat ini berusaha untuk bergerak rebound, sinyal memburuknya krisis kawasan zona Euro mengakibatkan mata uang ini masih cenderung dihindari oleh para pelaku pasar. Saat ini para pelaku pasar sedang menantikan rilis data terkini mengenai pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua di kawasan zona Euro yang akan dirilis besok dan diperkirakan terjadi kontraksi sebesar 0.2% (q/q).

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak melemah dihari Senin pada awal minggu pagi seiring dengan lesunya bursa-bursa lain di Asia, harapan akan aksi gabungan bank sentral global dalam memberikan stimulus makin redup karena kurangnya arahan dari para pimpinan bank sentral tersebut. Ada beberapa saham yang bergerak bervariasi pagi ini diantaranya adalah Cheung Kong dan HSBC bergerak menguat, sedangkan Hutchinson dan Hang Seng Bank bergerak melemah.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin ditutup menguat terbatas seiring dengan rilis data China yang memberikan harapan stimulus, aktivitas pabrik China secara tidak terduga mengalami pertumbuhan yang melambat hingga ke level terendah sejak tiga tahun belakangan di bulan Juli lalu. Sementara itu inflasi di negara tersebut juga mengalami perlambatan, kondisi tersebut membuka ruang bagi pemerintah dan bank sentral China untuk melakukan stimulus.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa terkoreksi tajam pada perdagangan kemarin, melemahnya mata uang ini dipicu oleh optimisme terhadap langkah kebijakan dalam menanggulangi krisis utang di kawasan zona Euro memudar. ECB melihat lemahnya pertumbuhan ekonomi seiring berlarutnya krisis utang yang turut menggerogoti kepercayaan dunia usaha dan konsumen, Bank sentral melihat jika gejolak krisis memburuk maka dapat meningkatkan resiko perlambatan ekonomi di kawasan zona Euro. Buletin bulanan ECB yang dirilis kemarin bank sentral menyebutkan prospek melemahnya ekonomi kawasan zona Euro, ECB melihat adanya resiko melemah pada prospek ekonomi dengan adanya tekanan pada pasar keuangan dan dampak potensial pada ekonomi riil menjadi perhatian utama.

NIKKEI

Bursa saham Jepang padasesi perdagangan di hari Jumat pagi bergerak melemah, dorongan menguat yang selama empat hari sebelumnya membuat bursa rally pagi ini terbatas. Laporan-laporan keuangan perusahaan-perusahaan Jepang yang kurang bagus membebani pergerakan bursa saham. Saham Olympus menjadi fokus pada perdagangan hari ini membukukan penurunan sebesar 5.2%, perusahaan ini mendapatkan tekanan untuk menyetujui perjanjian penambahan modal setelah keuntungan operasional di kuartal kedua mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Posted from WordPress for Android


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas merosot cukup tajam pada perdagangan kemarin, merosotnya komoditi ini dipicu oleh kembalinya kekhawatiran mengenai memburuknya krisis utang di kawasan zona Euro akan tetapi permintaan safe haven berhasil menahan pelemahan komoditi ini tetap moderat. Ikut memicu merosotnya komoditi ini seiring amblesnya bursa saham AS dan merosotya harga Minyak mentah, tetapi penurunan komoditi Emas sedikit tertahan setelah IMF menyatakan akan melakukan diskusi dengan otoritas Yunani mengenai cara untuk membuat program-program ekonomi di Yunani kembali berjalan sesuai dengan rencana.

EUR/USD

Terjadi kabar kurang bagus di kawasan Ekonomi Uni Eropa menambah deretan berita negatif mengenai kawasan ekonomi tersebut, outlook peringkat kredit Jerman, Belanda dan Luxembourg diturunkan oleh Moody’s Investors Service menjadi berstatus negatif dari status stabil meskipun masih memiliki peringkat Aaa. Moody’s menyampaikan bahwa kemungkinan keluarnya Yunani dari kawasan ekonomi Uni Eropa semakin besar dan sedikit banyak akan mempengaruhi resiko kredit negara – negara tersebut.

HANGSENG

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Selasa pagi bergerak melemah, melemahnya bursa saham Jepang ini dipicu oleh hasil akhir perdagangan di bursa saham Wall Street yang kurang menggembirakan memberikan dorongan negatif pada perdagangan di bursa saham Jepang pagi ini. Kekhawatiran mengenai memburuknya krisis utang Eropa masih menjadi perhatian para investor. Ada beberapa saham yang bergerak melemah terutama dari sektor teknologi diantaranya adalah Sony, Toshiba, Hitachi, dan Fujitsu.

Posted from WordPress for Android


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada penutupan perdagangan kemarin ditutup melemah, melemahnya komoditi ini di picu oleh di tengah kekhawatiran bahwa krisis utang di Eropa semakin memburuk, sementara itu spekulasi mengenai stimulus di AS mulai berkurang. Kanselir Jerman Angela Merkel kemarin mengatakan kembali dalam testimoninya menunjukkan kekhawatiran mengenai masa depan ekonomi di kawasan zona Eropa sedangkan IMF juga telah memaksa ECB untuk memainkan peranan yang lebih besar untuk memperbaiki krisis di kawasan tersebut.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa bergerak melemah pada perdagangan kemarin menyusul komentar dari Kanselir Jerman Angela Merkel telah memperbesar keprihatinan seputar masa depan kawasan zona Eropa dimana investor menjadi semakin ragu terhadap prospek dari mata uang tunggal Eropa tersebut. Di lain sisi seperti yang telah diduga sebelumnya testimoni keduanya Bernanke semalam kembali mengulang pernyataannya dengan mengatakan prospek ekonomi AS masih suram namun tidak memberikan indikasi akan melanjutkan pelonggaran moneter.

HANGSENG

Bursa saham Hong Kong pada perdagangan di hari Kamis pagi bergerak menguat, hal ini dipicu oleh menguatnya hasil positif yang dicapai oleh bursa saham Wall Street kemarin memberikan keyakinan pada para pelaku pasar saham untuk kembali melakukan aksi beli di bursa. Ada beberapa saham yang bergerak positif diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Hang Seng Bank.

Posted from WordPress for Android


Market Outlook Today


The Hang Seng Headquarters, located in Central...

The Hang Seng Headquarters, located in Central, Hong Kong. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah, melememahnya komoditi ini setelah harapan investor mengenai pemberian stimulus belum terjawab. Semalam pimpinan The Fed Ben Bernanke membuat testimoni di hadapan Senat AS tidak memberikan sinyal bahwa stimulus akan diberikan dalam waktu dekat ini, Bernanke hanya menyatakan bahwa The Fed akan tetap mengobservasi apabila timbul kebutuhan untuk meluncurkan stimulus.

EUR/USD

IMF memperingatkan kekacauan ekonomi di Eropa telah menyeret pertumbuhan ekonomi di emerging market, outlook pertumbuhan ekonomi global bisa makin meredup jika para pembuat kebijkan di zona Eropa tidak bertindak cepat dan tegas untuk mengatasi krisis utang mereka. Sementara itu Eropa tetap di bawah tekanan dengan yield obligasi pemerintah Spanyol dan Italia mendekati rekor tertinggi di kedua negara tersebut sampai mereka mendirikan ESM sendiri, itu hanya bisa terjadi setelah keputusan Mahkamah Konstitusi Federal Jerman pada 12 September mendatang. Mata uang tunggal Eropa terpaksa harus kembali melemah menuju level 1.2190 paska Pidato  The Fed Bernanke, meskipun The Fed Bernanke memberikan outlook pertumbuhan ekonomi yang suram akibat masalah utang Eropa dan jurang fiskal AS namun para pelaku pasar sepertinya lebih tertarik dengan seberapa cepat The Fed akan meluncurkan Quantitative Easing III, sepertinya  Bernanke yang enggan mengucapkan QE III maka pasar sepertinya harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan stimulus moneter tambahan dari bank sentral AS.

HANGSENG

Bursa saham Hong Kong bergerak melemah tergerus oleh kekecewaan yang dialami para investor terhadap testimoni Ben Bernanke ke Senat semalam, Bernanke tidak memberikan sinyal untuk meluncurkan stimulus dalam waktu dekat sehingga pasar kembali dilanda kekhawatiran. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, Hang Seng Bank, dan Hutchinson.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak menguat ditengah kondisi perdagangan yang fluktuatif pada perdagangan kemarin menyusul koreksi tajam pada ekuitas dan komoditas lainnya telah mendorong permintaan terhadap aset aman, sementara technical buying juga turut memberi dukungan. Emas mengalami rebound setelah mendekati areal support $1531.45/troy ounce. Komoditi ini di awal sesi terkoreksi lebih dari 1% dipicu meningkatnya kekhawatiran seputar krisis utang Eropa yang telah menyebabkan tertekannya mata uang Euro, ekuitas, dan komoditas sedangkan aset aman lainnya seperti Treasury AS dan Bunds Jerman naik tajam.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa kembali bergerak melemah mendekati level terendah sejak 2 tahun terakhir terhadap dolar AS, seiring terdesak berlanjutnya pesimisme investor setelah naiknya tingkat borrowing cost Italia dan memuncaknya kewaspadaan terhadap sektor perbankan Spanyol. Biaya pendanaan di Italia meningkat tajam setelah pada lelang obligasi dengan tenor 10 tahun, imbal hasilnya meningkat ke level 6% untuk pertama kalinya sejak Januari. Ikut memicu melemahnya performa mata uang ini adalah hasil jajak pendapat terbaru yang memperlihatkan kemungkinan naiknya dukungan bagi partai radikal sayap kiri Syriza di Yunani yang meningkatkan kewaspadaan akan penolakan bail out dan pemangkasan anggaran oleh pemerintah baru Yunani. Sementara itu berdasarkan sumber terdekat dari pemerintah Spanyol menyatakan kemungkinan pemerintah akan melakukan rekapitalisasi senilai 19 M Euro dengan menerbitkan surat utang baru dan juga mengambil dana dari sumber dana restrukturisasi perbankan dan cadangan devisa tresuri.

HANGSENG

Pada perdagangan di hari Kamis pagi Indeks Berjangka Hangseng kembali bergerak melemah, bursa saham tertekan di tengah anjloknya bursa saham Wall Street pada penutupan perdagangannya kemarin. Kekhawatiran mengenai kemungkinan Spanyol membutuhkan bailout menyelimuti pasar. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Henderson Land.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak menguat ditengah kondisi perdagangan yang fluktuatif pada perdagangan kemarin menyusul koreksi tajam pada ekuitas dan komoditas lainnya telah mendorong permintaan terhadap aset aman, sementara technical buying juga turut memberi dukungan. Emas mengalami rebound setelah mendekati areal support $1531.45/troy ounce. Komoditi ini di awal sesi terkoreksi lebih dari 1% dipicu meningkatnya kekhawatiran seputar krisis utang Eropa yang telah menyebabkan tertekannya mata uang Euro, ekuitas, dan komoditas sedangkan aset aman lainnya seperti Treasury AS dan Bunds Jerman naik tajam.

EUR/USD

 Mata uang tunggal Eropa kembali bergerak melemah mendekati level terendah sejak 2 tahun terakhir terhadap dolar AS, seiring terdesak berlanjutnya pesimisme investor setelah naiknya tingkat borrowing cost Italia dan memuncaknya kewaspadaan terhadap sektor perbankan Spanyol. Biaya pendanaan di Italia meningkat tajam setelah pada lelang obligasi dengan tenor 10 tahun, imbal hasilnya meningkat ke level 6% untuk pertama kalinya sejak Januari. Ikut memicu melemahnya performa mata uang ini adalah hasil jajak pendapat terbaru yang memperlihatkan kemungkinan naiknya dukungan bagi partai radikal sayap kiri Syriza di Yunani yang meningkatkan kewaspadaan akan penolakan bail out dan pemangkasan anggaran oleh pemerintah baru Yunani. Sementara itu berdasarkan sumber terdekat dari pemerintah Spanyol menyatakan kemungkinan pemerintah akan melakukan rekapitalisasi senilai 19 M Euro dengan menerbitkan surat utang baru dan juga mengambil dana dari sumber dana restrukturisasi perbankan dan cadangan devisa tresuri.

HANGSENG

Pada perdagangan di hari Kamis pagi Indeks Berjangka Hangseng kembali bergerak melemah, bursa saham tertekan di tengah anjloknya bursa saham Wall Street pada penutupan perdagangannya kemarin. Kekhawatiran mengenai kemungkinan Spanyol membutuhkan bailout menyelimuti pasar. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Henderson Land.


Market Outlook Today


JPMorgan Chase Tower in Houston, Texas

JPMorgan Chase Tower in Houston, Texas (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan di hari Jumat akhir minggu lalu bergerak melemah cukup signifikan, komoditi ini tergerus nyaris sebesar 1% setelah kekhawatiran mengenai kemungkinan memburuknya krisis utang Eropa mengakibatkan amblesnya bursa saham dan turunnya harga komoditas. Komoditi Emas mengalami penurunan mingguan terburuk sepanjang tahun 2012 ini akibat melempemnya harga komoditas, aksi jual parah terjadi di pasar Emas setelah JP Morgan Chase membukukan kerugian besar. JP Morgan yang merupakan hegde fund trader utama Emas mengalami kerugian sehingga menghancurkan sentimen pasar terhadap investasi Emas.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa pada perdagangan di awal minggu ini bergerak melemah hingga mencapai posisi terendah dalam lebih dari tiga bulan belakangan terhadap Dolar AS , Euro ambles setelah para petinggi Eropa mulai mempertimbangkan kemungkinan Yunani keluar dari kongsi kawasan zona Euro. Hingga saat ini pemerintahan koalisi masih gagal dibentuk di Yunani, Presiden Papoulias akan mengadakan pertemuan dengan para petinggi partai di Yunani hari ini dan Yunani harus melakukan pemilu ulang apabila pemerintahan koalisi terus gagal dibentuk.

HANGSENG

Pergerakan bursa – bursa saham di Asia pada perdagangan di awal minggu ini cenderung ragu-ragu dan terbatas, bursa saham Hongkong membukukan peningkatan tipis seiring dengan tarik – menarik sentimen di Asia. Kekhawatiran mengenai krisis utang Eropa memberikan sentimen negatif, sementara itu keputusan PBOC menurunkan rasio GWM China memberikan sentimen yang positif. Ada beberapa saham yang bergerak bervariasi diantaranya adalah Cheung Kong dan  Hutchinson bergerak melemah, sementara itu HSBC bergerak menguat.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melanjutkan penguatan, perlahan tapi pasti komoditi ini bergerak menguat dengan solid hingga mencapai posisi tertinggi dalam 2 bulan belakangan. Menguatnya komoditi Emas masih dipicu oleh harapan membaiknya kondisi ekonomi global. Pasar bereaksi positif terhadap rilis data klaim pengangguran yang cukup baik, klaim pengangguran mingguan hanya sebesar 367K lebih kecil dibandingkan dengan estimasi sebesar 373K. Sementara itu para investor menantikan rilis data tingkat pengangguran NFP dan ISM sektor non – manufaktur  AS nanti malam yang diperkirakan akan cukup baik.

GBP/USD

Dua  data yang terakhir menunjukkan penurunan inflasi sebesar -0,9%, Kebijakan pelonggaran kuantitatif / QE yang dijalankan BoE tidak memicu inflasi dan inflasi akan terus turun tahun ini sesuai perkiraan, menurut petinggi BoE Adam Posen Bank sentral telah memprediksi inflasi Inggris akan jatuh di bawah target sebesar 2% pada semester ke 2 tahun ini. Adam Posen mengatakan Keputusan BoE untuk menyuntikan stimulus £75 M pada pertemuan Oktober lalu telah membantu sisi permintaan, kondisinya akan jauh lebih buruk jika bank sentral tidak lakukan pelonggaran kuantitatif dan saya mendukung kebijakan tersebut. BoE akan kembali melakukan pertemuan kebijakan moneter minggu depan untuk memutuskan apakah Inggris masih membutuhkan tambahan stimulus moneter. Mayoritas ekonom prediksi BoE akan menambah program pembelian aset sebanyak £ 50 M seiring merebaknya kecemasan resesi.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Jumat pagi bergerak melemah, bursa saham Hongkong tergerus di tengah penurunan yang terjadi di bursa Jepang dan Korea Selatan. Pergerakan bursa saham Hongkong pagi ini mulai terhambat setelah pada perdagangan kemarin mencapai posisi tertinggi dalam 6 bulan belakangan. Ada beberapa saham yang bergerak cenderung bervariasi diantaranya adalah Cheung Kong dan Esprit Holdings bergerak menguat, sementara itu HSBC dan Petrochina bergerak melemah. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng pada perdagangan hari ini berpotensi menguat tipis.

 


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak melemah pada perdagangan kemarin, logam mulia ini bergerak dalam koreksi yang wajar setelah sempat mencapai posisi tertinggi dalam lebih dari 7 minggu pada perdagangan akhir minggu lalu. Komoditi Emas melemah menjelang pertemuan para petinggi Uni Eropa yang rencananya akan membahas penanganan krisis utang di kawasan tersebut. Yunani berusaha menolak campur tangan terhadap komisioner Uni Eropa dalam penyusunan anggaran dalam negerinya dengan alasan harga diri, kondisi ini dapat mengakibatkan penundaan atau pembatalan pemberikan bantuan tahap ke 2 bagi Negara ini, Yunani dan kreditor swastanya diharapkan akan segera melengkapi perjanjian pemotongan utang dalam minggu ini.

GBP/USD

Sterling menguat terhadap Euro pada perdagangan kemarin menyusul investor masih menunggu perkembangan dari kesepakatan swap utang Yunani dan menjelang KTT Uni Eropa yang diperkirakan tidak akan banyak membantu mendorong penguatan Euro, Yunani harus mencapai kesepakatan dengan kreditor swasta untuk memperoleh paket bailout ke 2 guna mengindari resiko default. Kondisi yang masih penuh ketidakpastian tersebut telah menekan Euro secara umum dan memicu mata uang tunggal Eropa terkoreksi sebesar 0,5% terhadap Sterling, Sterling berpotensi melemah minggu ini jika data purchasing managers’ surveys periode bulan Januari untuk sektor manufaktur, konstruksi, dan jasa menambah gambaran memburuknya kondisi ekonomi Inggris dan menambah prospek untuk berlanjutnya pelonggaran moneter oleh Bank Sentral Inggris. Pasar memprediksi BoE akan meningkatkan pembelian aset melalui program Quantitative Easing di bulan Februari dan hal ini berpotensi menekan sterling, meskipun komentar dari petinggi BoE David Miles Jumat lalu telah melemahkan prospek tersebut. Miles menegaskan bahwa merupakan pandangan yang terlalu berlebihan yang menganggap bahwa QE pasti akan berlanjut.

HANGSENG

Indeks Berjangka Hangseng bergerak menguat pada perdagangan di hari Selasa pagi ini, pada perdagangan terakhir bulan Januari 2012 ini bursa saham Asia diliputi oleh sentimen menguat, mengabaikan hasil akhir perdagangan di bursa saham Wall Street pada perdagangan kemarin yang cenderung tertekan. Bursa saham Hongkong membukukan kenaikan yang cukup signifikan ditopang oleh pergerakan saham – saham lapis biru yang cukup solid menguat diantaranya adalah Hangseng Bank, Henderson Land, SHK Property, dan Sino Land. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng hari ini berpotensi menguat, dan pergerakan masih terbatas karena saat ini masih cenderung berada dalam fase konsolidasi.


Market Oulook Today


EMAS

Komoditi Emas menguat sebesar 1% pada perdagangan kemarin ke level tertinggi 6 minggu dipicu oleh penguatan mata uang tunggal Eropa menjelang akhir dari pertemuan zona Euro yang membahas masalah restrukturisasi utang Yunani. Melemahnya US dolar telah memicu menguatnya Komoditi Emas dan juga Minyak setelah Jerman dan Perancis mendesak untuk segera dicapainya kesepakatan antara Yunani dan kreditor swasta untuk memangkas utang Yunani guna mencegah default. Rendahnya suku bunga akan menopang minat beli investor pada komoditi ini, sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan The Fed nampaknya akan memberikan indikasi bahwa suku bunga baru akan dinaikkan pada semester pertama 2014 mendatang.

GBP/USD

Sterling menguat hingga ke titik tertinggi 2 minggu terhadap US dollar pada perdagangan kemarin, terutama ditopang oleh pembelian lembaga kliring Inggris serta ekspektasi bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga di level rendah untuk periode yang lebih panjang. Sentimen di bursa juga dipengaruhi oleh negosiasi yang tengah berjalan antara pemerintah Yunani dengan kreditur swasta untuk merestrukturisasi utang Yunani. Para kreditur mengatakan di hari Senin bahwa mereka akan menyerahkan keputusan batas kerugian yang akan mereka tanggung atas obligasi Yunani pada pengadilan tinggi Uni Eropa serta IMF. Persepsi pasar menyikapi perkembangan ini masih positif meskipun masa depan Yunani sebenarnya masih belum pasti.

NIKKEI

Bursa saham Jepang menguat terbatas dipicu oleh kenaikan harga logam dan Emas, dan perdagangan di hari Selasa pagi ini cenderung positif meskipun beberapa bursa saham di Asia masih libur merayakan Imlek. Harapan para investor mengenai kelanjutan positif dari pembicaraan utang Yunani juga masih menjadi motor kenaikan di bursa saham Jepang ini. Ada beberapa saham bergerak cukup bervariasi pagi ini diantaranya adalah Toyota dan Olympus bergerak menguat, sementara itu Sony bergerak melemah.  Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei pada perdagangan hari ini berpotensi bergerak melemah tapi cenderung terbatas.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas merosot pada perdagangan di hari Kamis kemarin memisahkan diri dari Euro dan bursa saham seiring data inflasi AS yang jinak memicu investor Emas untuk melakukan profit taking pasca rally 3 hari yang mendorong harga Emas ke level tinggi sejak pertengahan Desember. Komoditi ini mulai turun pasca data AS menunjukkan CPI tidak berubah di bulan Desember dan core CPI hanya naik sebesar 0.1%. Meski Emas telah naik hampir sebanyak 6% dalam tahun ini trader masih cemas dengan Euro yang berada dalam area negatif sejauh ini pada tahun 2012 dan berkembangnya kecemasan bahwa bursa saham mungkin akan terpaksa turun.

GBP/USD

Sterling berhasil menguat terhadap US dolar mengikuti menguatnya Euro setelah lelang obligasi Spanyol mencapai kesuksesan, namun demikian bayang ‐ bayang data consumer confidence Inggris yang melemah kembali meningkatkan fokus pelaku pasar akan kondisi fundamental ekonomi Inggris yang kemudian membatasi rally Sterling. Consumer confidence untuk Desember mencapai level terendahnya sejak 7 tahun terakhir, di perkirakan kenaikan Sterling masih potensial akan terpengaruh oleh bergulirnya kekhawatiran pelaku pasar akan krisis hutang kawasan Uni Eropa. Lemahnya rilis data ekonomi Inggris akhir ‐ akhir ini termasuk inflasi yang melemah dan tingginya pengangguran semakin meningkatkan peluang bagi BoE untuk terus melakukan pelonggaran moneternya. Di perkirakan BoE akan menambah cakupan dana dalam program quantitative easing pada Februari sekitar 50 hingga 75 M Sterling guna menopang pemulihan ekonomi, kondisi ini akan memperberat kinerja Sterling karena akan memperbesar jumlah peredaran mata uang di pasaran.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Jumat pagi ini menguat signifikan, saham – saham di bursa Asia menguat di tengah positifnya sentimen yang dibawa dari perbankan di bursa saham Wall Street. Indeks Berjangka Hangseng berjangka melejit dan mencapai posisi paling tinggi dalam 2.5 bulan belakangan. Ada beberapa saham yang bergerak menguat terutama dipicu oleh sektor perbankan diantaranya adalah HSBC, Hangseng Bank, dan Bank of East Asia. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng pada perdagangan hari ini berpotensi melemah yang bersifat koreksi setelah dibuka naik tajam ke level tertinggi dalam 2.5 bulan.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan di hari Kamis bergerak menguat signifikan di tengah kenaikan bursa saham AS dan optimisme bahwa IMF akan meningkatkan dana talangan untuk mengatasi krisis keuangan Eropa, Komoditi Emas ini mengalami rally selama 3 hari berturut – turut setelah Goldman Sachs melaporkan penghasilan yang berada di atas estimasi. Logam mulia menguat signifikan di hari Selasa lalu setelah pertumbuhan ekonomi China yang melambat memberikan sinyal bahwa PBOC akan melakukan ekspansi moneter. Di perkirakan Komoditi Emas Berjangka pada perdagangan hari ini berpotensi menguat setelah pasar kembali dihinggapi sentiment positif.

EUR/USD

Lelang sukses di Portugal dan Jerman ditambah dengan kemungkinan IMF menambah sumber dayanya untuk mengatasi krisis utang Eropa memicu Euro menguat sebesar 1% terhadap US Dollar dan Yen, Lelang bills di Jerman dan Portugal juga mendorong indeks regional. Pemerintah Jerman menjual 3,44 M Euro tenor dua tahun dengan memberi yield terendah dalam sejarah yaitu sebesar 0,17%, sedangkan Portugal mengumpulkan 2,5 M Euro sesuai target dalam lelang T-bills dengan yield sesuai atau di bawah lelang sebelumnya. Hasil lelang ini menyusul lelang lain yang digelar beberapa negara bahkan yang terkena downgrade, serangkaian lelang sukses itu mengindikasikan bahwa bantuan likuiditas dari ECB melalui pinjaman murah 3 tahun mulai membuahkan hasil. Euro juga menguat berkat laporan IMF berencana menambah kapabilitas pinjamannya minimal $500 M untuk melindungi ekonomi global dari efek krisis utang Eropa, IMF mengatakan rencana itu muncul setelah mengidentifikasikan potensi pembiayaan hingga $1 triliun selama beberapa tahun ke depan. Pernyataan ini menimbulkan harapan IMF akan mampu meredam dampak krisis Eropa.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Kamis pagi ini menguat cukup signifikan di tengah positifnya hasil perdagangan di bursa saham Wall Street semalam, Indeks S&P 500 ditutup di atas level 1300 poin yang belum pernah terlihat sejak bulan Juli tahun lalu. Ada beberapa saham yang bergerak menguat diantaranya adalah Sony, Toshiba, Toyota, dan Canon. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei pada perdagangan hari ini berpotensi tapi cenderung terbatas.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas berakhir menguat pada perdagangan kemarin, harga membukukan kenaikan karena pergerakan bursa -bursa saham di Eropa semalam membukukan kenaikan yang cukup signifikan. Bursa saham Eropa mengalami kenaikan dan mencapai posisi tertinggi dalam 5 bulan belakangan mengakhiri penurunan selama 3 hari berturut – turut. Kenaikan bursa Eropa terjadi setelah pada lelang obligasi semalam yield obligasi Perancis mengalami penurunan meskipun S&P kembali melancarkan serangan dan menurunkan rating kredit EFSF. Sebelumnya akhir minggu lalu S&P telah menurunkan rating kredit Perancis sebesar 1 peringkat menjadi AA+. Di perkirakan Komoditi Emas Berjangka pada perdagangan hari ini berpotensi menguat setelah pasar kembali dihinggapi sentiment positif.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa setelah beberapa bulan menguat sebesar 3% indeks harga konsumen turun menjadi 2,8% dalam publikasi awal, inti CPI diperkirakan akan melemah 1,6 %. Jumlah pinjaman Bank Spanyol ke Bank Sentral Eropa (ECB) tercatat naik pada bulan Desember 2011, kini total pinjaman bank di negeri matador mencapai titik tertinggi sejak Juli 2010. Pinjaman bank Spanyol ke ECB menembus 134 M Euro ($173.4 miliar) di bulan terakhir tahun lalu, Bank Spanyol memang mengurangi pinjaman pada fasilitas operasi pendanaan utama ECB, dari 54,5 M euro menjadi 47,1 M Euro. Dari situ bisa disimpulkan bahwa perbankan Spanyol adalah penggemar fasilitas pinjaman 3 tahun yang ditawarkan oleh ECB bulan lalu. Martin van Vliet Ekonom ING Bank Brussel mengatakan Dana pinjaman kemungkinan dipakai untuk membayar hutang jangka pendek namun ada juga yang menggunakannya untuk pembelian obligasi Spanyol, asumsi van Vliet cukup beralasan jika mengacu pada rally nilai obligasi jangka pendek Spanyol beberapa minggu terakhir.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Selasa pagi ini bergeraka menguat, Bursa saham Hongkong terangkat oleh sentimen positif yang dibawa dari kawasan Eropa. Hasil perdagangan di bursa – bursa Eropa tadi malam bergerak positif setelah yield obligasi Perancis tadi malam mengalami penurunan. Ada beberapa saham yang bergerak menguat diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Wharf. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng pada perdagangan hari ini berpotensi menguat.


Market Outlook Today


Kamis, 23 Juni 2011

EMAS
USD Kuat, Emas Tertekan

Logam mulia tertekan oleh penguatan USD meski pelemahan tampaknya hanya bersifat terbatas terkait tindakan investor untuk  mencari aset yang lebih aman. Emas diperdagangkan di range sempit di kisaran $1,546.10/ons dan $1,548.69/ons. Terakhir di $1,546.40/ons, turun $1.60 dari level penutupan sebelumnya. EUR/USD melemah sampai 1.4285 dari sebelumnya di level 1.4354. Daya tarik emas sebagai safe-haven bagaimanapun masih ada karena logam mulia merupakan alat lindung nilai yang cenderung lebih aman saat kondisi ekonomi tidak menentu.

MINYAK
Kontrak Minyak Mentah Merosot Lebih Dari $1: Gempa, Feds

Kontrak minyak mentah turun lebih dari $1 per barel setelah penyelesaian kontrak hari Rabu seiring terjadinya gempa sebesar 6.8 SR di Jepang dan pasar bereaksi terhadap komentar oleh Ben Bernanke. Pengiriman bulan Agustus menyentuh angka $94, turun $1.41 per barel di NYMEX, trading platform Globex. Selama pertemuan konferensi pers, Bernanke mengatakan bahwa FOMC memilih untuk menahan tingkat suku bunga mendekati 0 (nol) karena pemulihan ekonomi belum akan pulih hingga 2012.

 

NIKKEI
Profit Taking Benamkan Nikkei

Nikkei turun 0.4%  menjadi 9590 sesi pagi, terkait serangkaian outlook bullish bagi sektor auto/truck yang menyebabkan profit-taking di saham skala besar diantanya Nikon dan Olympus, menurut Hisatsune Kobayashi, manajer umum SMBC Nikko Securities. Siang ini Nikkei diprediksi akan bergerak di range 9580-9680. Data jobless claims AS nanti malam sangat ditunggu pasar sebagai indikator kesehatan perekonomian AS. 24/33 Topix subindeks melemah, dengan Nippon Electric Glass turun 4.7% menjadi Y995 di tengah minimnya permintaan untuk LCD TV. Nikon turun 4.2% menjadi Y1,939 dan Olympus turun 2.6% menjadi Y2,710. CEO Nissan kemarin mengatakan bahwa penjualan tampaknya meningkat secara signifikan tahun ini, ditutup di sesi pagi naik 1.7% menajdi Y842. Suzuki Motor melonjak 4.0% menjadi Y1,773 setelah outlook pendapatannya lebih baik dari perkiraan. Toyota Motor and Honda Motor masing-masing naik 0.2% menjadi Y3,245, dan 1.0%  menjadi Y2,979.

AUD/USD
Aussie Uji Level Rendah Baru

Aksi hindar resiko membuat Aussie tertekan dan melemah terhadap greenback. Di pasar Asia,  AUD/USD di buka di 1.0561 dengan level resistance di 1.0575. Aussie mencoba level rendah barunya dan berpeluang untuk terus melemah ke area 1.0530.

“Grafik 4 jam menunjukkan bias bearish, mensinyalkan pergerakan terbatas di bawah level 1.0610,” menurut Valeria Bednarik, kepala analis FXstreet.com. “Penguatan emas membatasi pelemahan mata uang. Investor akan kembali tertarik untuk membeli emas saat berada di level 1.0500. Hal ini turut membatasi pelemahan,” katanya. Level suppot di 1.0510, 1.0470 dan 1.0450. Level resistance di 1.0575, 1.0610 dan 1.0650.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Today Market Outlook


EMAS

Minat Safe Haven Tinggi, Emas Rebound

Harga emas tampaknya akan rebound menjadi $1,550 per troy ons dalam dua hari ke depan terkait kekhawatiran atas kondisi ekonomi AS dan Eropa sehingga meningkatkan minat terhadap aset safe-haven diantaranya logam mulia, menurut laporan MF Global. Logam mulia mendapat dukungan dari beberapa faktor di antaranya data perekonomian yang lemah dan tingginya harga energi. Keputusan Bank Sentral Eropa untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan di hari Kamis “dapat merugikan dollar dan positif bagi logam,”. Disarankan untuk membeli emas saat berada di level 1,528/ons. Spot emas dipardagangkan di kisaran $1,536.90/ons, turun $1.20 dari level penutupan New York.

MINYAK

Keputusan OPEC Lambungkan Harga

Kontrak minyak mentah naik hari Kamis (09/06) setelah pertemuan OPEC gagal memutuskan penambahan suplai. Sementara persediaan Amerika Serikat (AS) turun tajam pekan lalu. Pembicaraan OPEC di Wina gagal ketika para menteri (energi) tidak dapat mencapai kesepakatan ihwal penambahan volume produksi guna memenuhi kenaikan permintaan global. Wacana tersebut juga dibutuhkan supaya inflasi akibat kenaikan BBM tidak meninggi. “Ini adalah salah satu pertemuan terburuk yang pernah Kami hadiri,” dikatakan menteri perminyakan Arab Saudi, Ali al-Naimi. Harga di New York, harga untuk pengiriman bulan Juli naik 71 sen ke level $101.45 setelah bertahan naik $1.65 ke level $100.74. Apabila Arab Saudi tidak dapat mengisi kekurangan untuk persediaan minyak, maka EIA akan melakukan koordinasi untuk melepas persediaan cadangan minyak mentah para anggota EIA, dikatakan pimpinan EIA.

USD/JPY

Sentimen Mendongkrak Performa Yen

Yen dibuka pada level 79.86 pada sesi perdagangan Asia (09/06). Saat ini, JPY/USD mencapai level tertinggi antar sesi di atas 80.15 karena adanya sentimen jangka pendek trader. Data GDP kuartal I Jepang yang lebih lemah dibanding perkiraan menjadi pendorong utama. Yen masih bergerak dalam area harga 80.10/15, sekitar 25 pips di atas harga pembukaan. Kenaikan terpicu setelah valuta Jepang menemukan resistance harian di level 80.19, rekor antar sesi. Untuk pergerakan turun, Valeria Bednarik, pimpinan analis dari FXstreet.com, memberi level support di 79.75, 79.50 dan 79.20. Adapun untuk pergerakan naik, level resistance berada di level 80.25, 80.42 (low 4 Mei) dan 80.50.

HANGSENG

Bursa China Lesu Jelang Rilis Data

Saham China terus turun di sesi pagi setelah di enam sesi sebelumnya juga melemah. Investor menunggu data ekonomi domestik. Indeks Shanghai Composite turun 0.6% menjadi 2732.73. “Level resistance kuat di 2800. Pasar akan melemah ke kisaran 2700,” menurut Jacky Zhang, analis Capital Securities. Ia menambahkan bahwa investor menunggu dirilisnya data inflasi bulan Mei pekan depan. Diantara saham yang aktif diperdagangkan, Agricultural Bank of China  turun 1.8% menjadi CNY2.73, GD Power Development turun 1.3% menjadi CNY3.05 dan China CNR Corp. turun 1.0% menjadi CNY6.69. Indeks Shenzhen turun 0.6% menjadi 1129.24.