Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Fianna Fáil

Market Outlook Today


EMAS

 

Komoditi Emas bergerak menguat pada perdagangan kemarin seiring optimisme akan adanya kesepakatan untuk menyelesaikan krisis fiskal di AS memicu selera investor, implikasi dari Fiscal Cliff untuk komoditi ini masih belum jelas diskusi yang berkepanjangan dapat meninggikan selera hinda resiko namun dalam jangka pendek harapan untuk resolusi dalam waktu dekat menguntungkan Emas bersamaan dengan bursa saham.

 

EUR/USD

 

Mata uang tunggal Eropa bertahan di level tertinggi pada perdagangan di hari Jumat dalam sebulan terakhir atas US dollar di saat pasar menantikan perkembangan terkait upaya mencegah kurang fiskal, masih ada optimisme di pasar bahwa pejabat AS tidak akan membiarkan fisckal Cliff atau kenaikan pajak dan pemotongan anggaran otomatis terjadi. Optimisme ini masih menjadi faktor yang mendorong aset berisiko akan tetapi proses negosiasi terlihat masih alot ini yang dapat membuat pasar bergejolak kemungkinan sampai akhir tahun.

 

NIKKEI

 

Bursa saham Jepang bergerak menguat cukup signifikan pada perdagangan dihari Jumat, dorongan positif datang dari bursa AS di mana indeks S&P 500 menguat untuk dua hari berturut-turut. Positifnya kinerja bursa saham disebabkan oleh keyakinan baru bahwa kondisi jurang fiskal di AS akan dapat dihindari.

 

Iklan

Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah yang cukup signifikan dari 1%, melemahnya komoditi ini dipicu oleh kekhawatiran bahwa melambatnya ekonomi di AS dan Eropa akan mengakibatkan penurunan tajam pada permintaan minyak mentah. Para investor Emas menyepelekan hasil yang mampu dicapai oleh para petinggi Eropa pada KTT yang akan berakhir hari ini. Pembicaraan di antara para petinggi Eropa saat ini berkisar mengenai solusi jangka pendek untuk mengatasi kebangkrutan di Spanyol dan Italia yang terlalu besar untuk di bailout.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa secara mendadak menguat terhadap beberapa mata uang utama pada perdagangan di akhir minggu ini, menguatnya mata uang ini dipicu oleh bahwa para pelaku pasar merespon positif spekulatif terhadap perkembangan di KTT Ekonomi Uni Eropa. Laporan terkini mengabarkan bahwa Kanselir Jerman Angela Merkel membatalkan konferensi press malam ini (waktu Brussels) dan diduga menunjukkan sinyal adanya perkembangan positif pada KTT Ekonomi tersebut. Kemudian Presiden European Council Herman Van Rompuy mengatakan bahwa para pemimpin Eropa menyetujui untuk mengharapkan bantuan paket stimulus sebesar 120 M Euro dan 10 M Euro untuk rekapitalisasi perbankan. Sementara itu Destatis dijadwalkan akan merilis data terkini pada penjualan retail di Jerman, sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator German Retail Sales m/m dapat menunjukkan sinyalemen yang cukup baik dan diperkirakan mengalami pertumbuhan sebesar 0.1% kendati pertumbuhan pada periode sebelumnya dapat mencapai sebesar 0.6%.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak menguat yang lumayan pada perdagangan di hari Jumat pagi, bursa saham dibantu menguat oleh kenaikan saham-saham di China yang hari ini mulai kembali diburu di tengah aksi bargain hunting. Harga yang sempat terjatuh dimanfaatkan para pelaku pasar untuk membeli pada harga murah. Ada beberapa saham yang bergerak menguat dengan pengecualian HSBC yang bergerak melemah diantaranya adalah Hang Seng Bank dan Hutchinson.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak menguat ditengah kondisi perdagangan yang fluktuatif pada perdagangan kemarin menyusul koreksi tajam pada ekuitas dan komoditas lainnya telah mendorong permintaan terhadap aset aman, sementara technical buying juga turut memberi dukungan. Emas mengalami rebound setelah mendekati areal support $1531.45/troy ounce. Komoditi ini di awal sesi terkoreksi lebih dari 1% dipicu meningkatnya kekhawatiran seputar krisis utang Eropa yang telah menyebabkan tertekannya mata uang Euro, ekuitas, dan komoditas sedangkan aset aman lainnya seperti Treasury AS dan Bunds Jerman naik tajam.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa kembali bergerak melemah mendekati level terendah sejak 2 tahun terakhir terhadap dolar AS, seiring terdesak berlanjutnya pesimisme investor setelah naiknya tingkat borrowing cost Italia dan memuncaknya kewaspadaan terhadap sektor perbankan Spanyol. Biaya pendanaan di Italia meningkat tajam setelah pada lelang obligasi dengan tenor 10 tahun, imbal hasilnya meningkat ke level 6% untuk pertama kalinya sejak Januari. Ikut memicu melemahnya performa mata uang ini adalah hasil jajak pendapat terbaru yang memperlihatkan kemungkinan naiknya dukungan bagi partai radikal sayap kiri Syriza di Yunani yang meningkatkan kewaspadaan akan penolakan bail out dan pemangkasan anggaran oleh pemerintah baru Yunani. Sementara itu berdasarkan sumber terdekat dari pemerintah Spanyol menyatakan kemungkinan pemerintah akan melakukan rekapitalisasi senilai 19 M Euro dengan menerbitkan surat utang baru dan juga mengambil dana dari sumber dana restrukturisasi perbankan dan cadangan devisa tresuri.

HANGSENG

Pada perdagangan di hari Kamis pagi Indeks Berjangka Hangseng kembali bergerak melemah, bursa saham tertekan di tengah anjloknya bursa saham Wall Street pada penutupan perdagangannya kemarin. Kekhawatiran mengenai kemungkinan Spanyol membutuhkan bailout menyelimuti pasar. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Henderson Land.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak menguat ditengah kondisi perdagangan yang fluktuatif pada perdagangan kemarin menyusul koreksi tajam pada ekuitas dan komoditas lainnya telah mendorong permintaan terhadap aset aman, sementara technical buying juga turut memberi dukungan. Emas mengalami rebound setelah mendekati areal support $1531.45/troy ounce. Komoditi ini di awal sesi terkoreksi lebih dari 1% dipicu meningkatnya kekhawatiran seputar krisis utang Eropa yang telah menyebabkan tertekannya mata uang Euro, ekuitas, dan komoditas sedangkan aset aman lainnya seperti Treasury AS dan Bunds Jerman naik tajam.

EUR/USD

 Mata uang tunggal Eropa kembali bergerak melemah mendekati level terendah sejak 2 tahun terakhir terhadap dolar AS, seiring terdesak berlanjutnya pesimisme investor setelah naiknya tingkat borrowing cost Italia dan memuncaknya kewaspadaan terhadap sektor perbankan Spanyol. Biaya pendanaan di Italia meningkat tajam setelah pada lelang obligasi dengan tenor 10 tahun, imbal hasilnya meningkat ke level 6% untuk pertama kalinya sejak Januari. Ikut memicu melemahnya performa mata uang ini adalah hasil jajak pendapat terbaru yang memperlihatkan kemungkinan naiknya dukungan bagi partai radikal sayap kiri Syriza di Yunani yang meningkatkan kewaspadaan akan penolakan bail out dan pemangkasan anggaran oleh pemerintah baru Yunani. Sementara itu berdasarkan sumber terdekat dari pemerintah Spanyol menyatakan kemungkinan pemerintah akan melakukan rekapitalisasi senilai 19 M Euro dengan menerbitkan surat utang baru dan juga mengambil dana dari sumber dana restrukturisasi perbankan dan cadangan devisa tresuri.

HANGSENG

Pada perdagangan di hari Kamis pagi Indeks Berjangka Hangseng kembali bergerak melemah, bursa saham tertekan di tengah anjloknya bursa saham Wall Street pada penutupan perdagangannya kemarin. Kekhawatiran mengenai kemungkinan Spanyol membutuhkan bailout menyelimuti pasar. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Henderson Land.


Market Review Eropa


Market Review Eropa :

Euro tertekan akibat ketidak-pastian politik di Yunani yang membuat investor khawatir akan kemampuan Athena untuk hindari default dan bertahan di zona-euro. Sterling melemah seiring berlanjutnya penurunan harga rumah di Inggris. Aussie turun akibat memburuknya defisit neraca perdagangan Australia. Emas dan minyak tergelincir, tertekan oleh penguatan dollar yang gerogoti daya tarik komoditas. Indeks Dow futures melemah akibat ketidak-pastian politik di Yunani dan ancaman perbedaan kebijakan antara Jerman dengan Perancis untuk selesaikan masalah utang zona-euro. Investor kini nantikan pernyataan ECB’s Draghi, pidato Fed’s Lacker, dan data optimisme ekonomi AS untuk mencari petunjuk lebih lanjut akan outlook pemulihan ekonomi dunia.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas menguat sebesar 1% pada perdagangan di hari Jumat akhir munggu lalu, mengakhiri koreksinya selama 4 sesi terakhir seiring pergerakan Emas yang searah dengan aset‐aset beresiko ditengah optimisme para pemimpin Eropa akan sanggup mengatasi krisis utang kawasan. Komoditi Emas mencatat kenaikan harian terbesarnya dalam 2 minggu menyusul rally pada bursa saham Wall Street dan komoditas setelah Jerman dan Prancis mengatakan pemimpin Eropa akan mengadakan pertemuan sebanyak 2 kali di hari Minggu dan Rabu untuk mencegah meluasnya krisis utang di 17 negara anggota zona Euro. Komoditi Emas tercatat telah melemah sebesar 2,5% dalam seminggu lalu merupakan pelemahan terbesarnya dalam 4 minggu, turun bersamaan dengan aset‐aset beresiko seperti ekuitas dan industri logam.

GBP/USD 

Sterling sempat menguat ke level tertinggi sepanjang 6 minggu terakhir terhadap dollar AS pada perdagangan akhir minggu lalu, ditunjang oleh laporan meningkatnya permintaan terhadap Sterling dari bank kliring asal Inggris British Clearer  yaitu bank kliring yang mendominasi pengambilan deposito dan pinjaman jangka pendek dalam pasar domestik dengan denominasi Sterling. Dukungan bagi performa sterling juga menguat seiring naiknya kinerja ekuitas ditunjang harapan bahwa pemimpin Uni Eropa akan segera menyepakati penanganan krisis hutang kawasan tersebut.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Senin pagi mengalami pergerakan menguat, pada awal minggu ini bursa saham Hongkong mengawali dengan membukukan peningkatan seiring dengan kenaikan yang terjadi pada akhir perdagangan di bursa saham Wall Street akhir minggu lalu. Adapun saham – saham yang mengalami pergerakan yang menguat diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, Hangseng Bank, dan Henderson Land. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng hari ini berpotensi menguat.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas kembali terperosok untuk kedua kalinya pada perdagangan kemarin dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap melambatnya pertumbuhan ekonomi Cina, peringatan terhadap peringkat kredit Prancis, dan masih suramnya prospek untuk pencapaian solusi penyelamatan krisis utang Eropa. Komoditi Emas sempat tertekan setelah lembaga pemeringkat Moody’s mengatakan pihaknya kemungkinan akan memberikan outlook negatif pada peringkat AAA Prancis. Peringatan tersebut muncul menjelang sidang puncak Uni Eropa pada 23 Oktober mendatang, dimana pemimpin Jerman sebelumnya mengatakan bahwa pertemuan tersebut tidak akan menghasilkan obat ajaib untuk mengatasi krisis utang kawasan. Sementara itu faktor lainnya yang menekan logam mulia adalah laporan data pertumbuhan ekonomi Cina yang melambat di kuartal ke III ke level terlemahnya selama lebih dari 2 tahun.

GBP/USD

Pada perdagangan kemarin Sterling melemah terhadap dolar AS, tertekan rilis data inflasi Inggris yang naik melebihi 5% kondisi dimana meningkatkan kekhawatiran akan kondisi stagflasi (kombinasi antara meningkatnya tekanan harga dalam ekonomi yang lemah) dalam jangka waktu dekat dan meningkatkan minat jual investor terhadap Sterling. Sterling sempat tertekan oleh rilis data consumer prices untuk September yang meningkat menjadi 0,6% dan dalam basis tahunan inflasi di tataran konsumen meningkat menjadi 5,2% itu merupakan level tertinggi sejak 3 tahun terakhir. Namun demikian tingginya angka inflasi tersebut tidak serta merta mengindikasikan meningkatnya aktifitas ekonomi, akan tetapi justru merupakan pertanda dari meningkatnya tagihan gas, air bersih, dan listrik dikalangan masyarakat. Justru meningkatnya tekanan inflasi merupakan ancaman bagi consumer spending ditengah pemangkasan anggaran pemerintah yang dampaknya mulai terasa.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan Rabu pagi mengalami penguatan, bursa saham Hongkong menguat seiring dengan positifnya pergerakan bursa – bursa saham di Asia yang lebih dulu dibuka. Kenaikan di bursa saham Hongkong ini turut dipicu oleh aksi bargain hunting yang dilakukan oleh para investor. Adapun saham

 – saham Indeks Berjangka Hangseng yang mengalami penguatan diantaranya adalah saham Cheung Kong , HSBC , Hangseng Bank , dan Henderson Land. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng hari ini berpotensi melemah setelah sempat dibuka menguat dengan cukup signifikan.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas terkoreksi sekitar 1% pada perdagangan di akhir minggu lalu, menyusul investor menaikkan dana cash untuk menutup margin calls ditengah melemahnya pasar ekuitas setelah lembaga pemeringkat Fitch memangkas peringkat utang Spanyol dan Italia. Logam mulia ini mencatat kenaikan mingguan pertamanya dalam sebulan bergerak naik bersamaan dengan aset-aset beresiko, di awal sesi New York komoditi Emas menguat bersama dengan Wall Street setelah data Non Farm Payrolls dirilis lebih baik dari perkiraan. Sejumlah investor masih meyakini bahwa The Fed bakal memperkenalkan kebijakan baru untuk merangsang pertumbuhan ekonomi AS, yang akan memberi dukungan positif bagi Emas sebagai aset yang aman resiko. Namun jika investor ternyata membutuhkan dana cash untuk menutup margin calls atas kerugian yang diderita di sektor lain, maka hal ini akan memicu tekanan jual pada Emas.

GBP/USD

Sterling berhasil rebound terhadap dollar AS pada perdagangan di hari Jumat lalu, seiring aksi ambil untung pelaku pasar dan juga didukung oleh membaiknya data ekonomi Amerika yang kemudian mendongkrak minat investor pada aset ber imbal hasil tinggi. Sterling tidak terlalu bereaksi terhadap pemangkasan peringkat 12 bank dan institusi keuangan Inggris oleh lembaga pemeringkat Moody’s. Minggu ini pelaku pasar fokus pada rilis data indeks produktifitas Inggris diantaranya pada data industrial production dan manufacturing production untuk Agustus yang diperkirakan masih akan menunjukkan pelemahan seiring krisis yang melanda partner dagang utama Inggris yaitu Uni Eropa, permintaan domestik juga diperkirakan masih terbatas ditengah harga impor yang tinggi.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong mengalami kenaikan tipis pada perdagangan di hari Senin pagi, bursa saham Hongkong mengabaikan sentimen melemah yang dialami oleh bursa saham Wall Street akhir minggu lalu dan menguat oleh aksi bargain hunting. Indeks Berjangka Hangseng mengalami pergerakan melemah setelah dibuka naik masih ditekan oleh beberapa kekhawatiran dari China daratan. Saham – saham di bursa saham Hongkong pagi ini mengalami pergerakan yang bervariasi, adapun saham – saham yang mengalami pergerakan bervariasi diantaranya adalah HSBC dan Hangseng Bank terpantau menguat, Henderson Land dan Wharf Holdings bergerak melemah. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng berpotensi melemah setelah dibuka sempat menguat.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa

Peringatan dari Federal Reserve bahwa perekonomian AS sedang menghadapi outlook ekonomi yang suram mengejutkan investor pada hari Rabu, membuat bursa saham AS turun lebih dari 2%. Dollar rally terhadap euro dan yen, didukung oleh prospek tingginya tingkat suku bunga jangka pendek dan akibat tujuan Fed untuk menekan tingkat suku bunga jangka panjang dengan menjual obligasi jangka pendek dan menggunakan dana hasil penjualannya untuk membeli obligasi bertenor lebih panjang. Sementara itu emas memperpanjang penurunan dan minyak anjlok pasca pengumuman Fed mengenai rencana pembelian obligasi dalam langkah stimulus. Data ekonomi hari ini adalah manufacturing PMI dari Cina, industrial new orders, consumer confidence, manufacturing dan services PMI dari zona Eropa, ZEW economic expectations dari Swiss, CBI industrial orders Inggris,
dan juga jobless claims dari AS. Nikkei diperkirakan akan berada dalam kisaran harga 8,420 – 8,655.

EUR/USD closing 1.3572, high 1.3788, low 1.3561, XAUUSD C:1,783.80, H:1,816.45, L:1,778.95, CO-LS C: 84.80, H: 87.99, L: 84.65. Dow C: 11,007, H: 11,365, L:11,020.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas mengalami pelemahan karena prospek dukungan finansial dari Cina dikhawatirkan mereda sebagai akibat dari krisis utang Eropa akan memburuk. Hal itu mengikis permintaan untuk logam sebagai ‘surga’. China bersedia untuk membeli obligasi negara-negara terkena krisis utang. Ekuitas di AS mengalami reli untuk hari ketiga dan dolar menguat terhadap sekeranjang mata uang utama mengurangi daya tarik Emas sebagai alternatif investasi.

MINYAK

Komoditi Minyak kembali mengalami pergerakan melemah di New York, penurunan harga minyak terjadi setelah investor bertaruh mengenai kenaikan cadangan minyak AS dan perlambatan pertumbuhan AS mengindikasikan permintaan minyak di AS itu akan terpangkas. Menurut data yang dirilis dari Departemen Energi AS menunjukkan cadangan suplai bensin AS naik 1,94 juta barel pada minggu lalu, ini merupakan kenaikan terbesar sejak Juni. Sementara itu data yang dirilis Departemen Perdagangan AS menunjukkan pertumbuhan stagnan penjualan ritel pada Agustus.

EUR/USD

Para pemimpin Perancis dan Jerman mengatakan kepada Perdana Menteri Yunani George Papandreou dalam conference call tadi malam bahwa penting untuk melaksanakan reformasi dan memenuhi tujuan fiskal yang telah ditetapkan dalam rencana bailout 21 Juli lalu. Dalam pernyataan bersama di Paris dan Berlin Presiden Perancis Nicolas Sarkozy dan Kanselir Jerman Angela Merkel juga mengatakan mereka yakin masa depan Yunani adalah di zona euro. Hal ini mengisyaratkan bahwa Yunani tidak akan dibiarkan mengalami default. Dolar langsung terkoreksi ke level terendahnya terhadap Yen sejak 2 September lalu, sementara Euro menguat ke level puncak 3 hari terhadap dolar menyusul optimisme Yunani masih akan dipertahankan sebagai anggota negara zona Euro dan akan memenuhi semua kewajibannya.