Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Euro

Technical Outlook 28 Januari 2014


·     EUR/USD. Bias masih bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan break di bawah zona 1.3625-1.3600 guna memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area 1.3545. Sebaliknya, resisten terdekat dapat dijumpai di 1.3750. Penembusan yang konsisten terhadap level tersebut akan memicu momentum bullish lanjutan mengincar target area 1.3790 atau bahkan lebih tinggi.

·       GBP/USD. Bias tetap bearish dalam jangka pendek seiring pasangan mata uang ini menguji area 1.6475, yang berpotensi memicu tekanan bearish lebih lanjut menuju target 1.6420. Hanya break di atas area 1.6600 yang dapat mengubah bias intraday kembali bullish untuk menguji ulang resistensi kunci di 1.6745.

·        USD/JPY. Bias tetap bearish dalam jangka pendek untuk menguji area 101.80, yang apabila tertembus kembali akan memicu tekanan bearish lebih lanjut dengan target 101.40. Sebaliknya, resisten terdekat berada di sekitar 103.00. Penembusan jelas di atas level itu akan menghantarkan harga ke zona netral seiring ketidakjelasan arah dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji ulang area 103.35-103.50.

·       USD/CHF. Dalam jangka pendek bias masih bullish meskipun dibutuhkan clear break di atas 0.9000 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju setidaknya level 0.9050, sebelum menguji area 0.9095. Pada fase ini, hanya kejatuhan di bawah area 0.8920 yang akan mengubah bias intraday menjadi bearish untuk menguji ulang area 0.8875, sebelum kembali rebound.

·     AUD/USD. The bias is neutral in nearest term with potential trading range seen between 0.8700 – 0.8800 area, a clear break back below 0.8700 area would trigger further bearish pressure retesting 0.8645 key support area. On the upside, only a clear break above 0.8800 area would change the intraday bias back to bullish aiming at least 0.8850 area before retesting 0.8910 key resistance area.

·       XAU/USD. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 1275, break diatas area tersebut akan memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 1285. Pada pergerakan kebawah, support terdekat terlihat disekitar area 1250, break dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral, lebih jauh menguji area 1235.

·    Hang Seng Futures. Dalam jangka pendek, stochastic yang overbought mengindikasikan potensi koreksi bullish menuju area 22100. Penembusan jelas level itu akan memicu penguatan lebih lanjut mengincar target berikutnya di area 22250. Kegagalan dalam melewati hadangan area 22100 akan mengembalikan tekanan bearish untuk pengujian ulang area 21850.

·      Nikkei Futures. Penembusan area 14785 telah memicu momentum bearish lanjutan hingga mendekati area 14760, yang apabila tertembus akan membuka jalan menuju target berikutnya di area 14670. Sebaliknya, indikator sthocastic telah mensinyalkan potensi rebound. Yang bisa mendorong indeks kembali di atas 14785, untuk kemudian mendekati area 14985.

·   Kospi Futures. Bias masih bearish, meski stochastic dan RSI mengindikasikan sinyal koreksi bullish. Target bearish terdekat ada pada 248.00, break ke bawah area ini dapat memicu momentum bearish lanjutan untuk menuju area 244.00. Bagaimanapun, ada potensi koreksi bullish kembali ke area 252.20 dalam jangka pendek, break ke atas area ini akan melanjutkan koreksi bullish untuk menguji area 253.60.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak dikisaran sempit pada perdagangan kemarin, pada perdagangan di hari Rabu pagi tadi komoditi ini bergerak stabil dekat level tingginya seiring dengan para investor sedang menantikan hasil putusan Mahkamah Konstitusi Jerman terhadap dana bantuan Eropa dan hasil pertemuan kebijakan dari The Fed. Sementara itu Lembaga Pemeringkat hutang Moodys memperingatkan AS mungkin akan kehilangan rating hutangnya di pembahasan anggaran tahun depan yang belum menghasilkan kebijakan apapun yang secara bertahap mengurangi hutang negara tersebut, dan diperkirakan nantinya The Fed akan meluncurkan QE III.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa kembali bergerak menguat ke posisi tertinggi 4 bulan pada perdagangan kemarin, menguatnya mata uang ini seiring dengan di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Mahkamah Konstitusi Jerman akan mendukung fasilitas bailout permanen pada kawasan zona Euro. Namun sebaliknya mata uang USD harus melemah akibat maraknya spekulasi QE III menjelang pertemuan kebijakan The Fed, namun perlu diwaspadai apresiasi Euro diperkirakan terbatas mengingat masih tersisanya resiko penolakan oleh Mahkamah Konstitusi Jerman. Penolakan terhadap ratifikasi European Stability Mechanism (ESM) tentu akan mengancam upaya ECB untuk menurunkan biaya pinjaman Spanyol dan Italia di bawah program pembelian obligasi yang diumumkan akhir minggu lalu.

NIKKEI

Bursa Jepang pada perdagangan di hari Rabu pagi bergerak cukup signifikan, bursa Asia bergerak menguat dipicu oleh hasil perdagangan yang positif di bursa AS semalam. Namun saat ini para investor masih berada di pinggiran untuk sementara sambil menantikan keputusan mahkamah konstitusi Jerman mengenai legalitas program bantuan pendanaan bagi kawasan zona Euro.

Posted from WordPress for Android


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin ditutup melemah selama tiga hari berturut-turut, komoditi ini kembali tertekan dipicu oleh memudarnya harapan QE III di AS, ditambah juga Spanyol menyatakan akan menunda keputusan untuk mencari bantuan penyelamatan. Rencananya Presiden Fed Ben Bernanke akan berbicara pada pertemuan tahunan di Jackson Hole nanti malam, pasar sebelumnya mengharapkan bahwa dalam pertemuan tersebut Bernanke akan mengisyaratkan QE III akan tetapi saat ini ekspektasi tersebut makin pudar.

EUR/USD

Mata uang Eropa kembali bergerak melemah pada perdagangan kemarin, Euro bergerak melemah untuk kedua kalinya terhadap dolar kemarin setelah sebagian investor meragukan langkah QE III di AS yang kemungkinan akan diumumkan dalam testimoni Bernanke nanti malam. Pergerakan mata uang bergerak terbatas karena para pelaku pasar sedang menantikan hasil testimoni Pimpinan The Fed Ben Bernanke yang akan diumumkan melalui simposium tahunan The Fed di Jackson Hole Wyoming. Jika terindikasi adanya upaya untuk melanjutkan kebijakan QE III oleh The Fed maka diperkirakan berpotensi  menekan dolar lebih lanjut, selain itu investor juga menunggu hasil sidang ECB hari Kamis minggu depan dan sidang The Fed tanggal 12-13 September mendatang.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Jumat akhir minggu ini bergerak cenderung melemah, di penghujung minggu yang sekaligus hari terakhir di bulan Agustus ini bursa saham Asia tergerus karena para investor mulai menurunkan harapannya akan QE III The Fed dan di tengah kekhawatiran bahwa perekonomian China mengalami perlambatan. Saham Sharp kembali menjadi fokus perhatian perusahaan ini dan Hon Hai Precision Industry akan mengucurkan dana sebesar $1 M untuk meningkatkan kapasitas produksi panel LCD, meskipun dengan beredarnya kabar tersebut harga saham Sharp tetap anjlok sebesar 11%.

Posted from WordPress for Android


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin melorot cukup dalam, melorotnya komoditi ini seiring dengan hasil pertemuan ECB yang tidak memberikan sinyal akan melakukan langkah yang berarti untuk memastikan keutuhan kawasan zona Euro. Presiden ECB Mario Draghi minggu lalu telah menyatakan bahwa ECB siap melakukan segala yang dibutuhkan untuk memastikan keutuhan kawasan zona Euro, tetapi pada pidatonya yang ditunggu-tunggu semalam Draghi seperti menarik kembali komitmen tersebut. Draghi justru menyatakan bahwa tidak ada program drastis dari ECB sampai setidaknya bulan September.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa kembali bergerak melemah cukup dalam pada perdagangan kemarin, Euro bergerak melemah setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam nyaris satu bulan belakangan, swing pergerakan mata uang ini terjadi setelah ECB dianggap gagal memenuhi janjinya untuk melakukan segala cara demi mempertahankan keutuhan mata uang Euro. Presiden ECB Mario Draghi minggu lalu telah menyatakan bahwa ECB siap melakukan segala yang dibutuhkan untuk memastikan keutuhan kawasan zona Euro, tetapi pada pidatonya yang ditunggu-tunggu semalam Draghi seperti menarik kembali komitmen tersebut. Draghi justru menyatakan bahwa tidak ada program drastis dari ECB sampai setidaknya bulan September.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak pada perdagangan di akhir minggu, sesuai prediksi ECB semalam tidak memberikan sinyal yang jelas mengenai rencananya untuk menyelamatkan kawasan zona Euro. Bank sentral ini dianggap gagal untuk memberikan keyakinan kepada para investor. Ada beberapa saham di bursa saham Hongkong yang bergerak melemah diantaranya adalah HSBC, Henderson, Hutchinson, dan SHK Properties

Posted from WordPress for Android


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas merosot cukup tajam pada perdagangan kemarin, merosotnya komoditi ini dipicu oleh kembalinya kekhawatiran mengenai memburuknya krisis utang di kawasan zona Euro akan tetapi permintaan safe haven berhasil menahan pelemahan komoditi ini tetap moderat. Ikut memicu merosotnya komoditi ini seiring amblesnya bursa saham AS dan merosotya harga Minyak mentah, tetapi penurunan komoditi Emas sedikit tertahan setelah IMF menyatakan akan melakukan diskusi dengan otoritas Yunani mengenai cara untuk membuat program-program ekonomi di Yunani kembali berjalan sesuai dengan rencana.

EUR/USD

Terjadi kabar kurang bagus di kawasan Ekonomi Uni Eropa menambah deretan berita negatif mengenai kawasan ekonomi tersebut, outlook peringkat kredit Jerman, Belanda dan Luxembourg diturunkan oleh Moody’s Investors Service menjadi berstatus negatif dari status stabil meskipun masih memiliki peringkat Aaa. Moody’s menyampaikan bahwa kemungkinan keluarnya Yunani dari kawasan ekonomi Uni Eropa semakin besar dan sedikit banyak akan mempengaruhi resiko kredit negara – negara tersebut.

HANGSENG

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Selasa pagi bergerak melemah, melemahnya bursa saham Jepang ini dipicu oleh hasil akhir perdagangan di bursa saham Wall Street yang kurang menggembirakan memberikan dorongan negatif pada perdagangan di bursa saham Jepang pagi ini. Kekhawatiran mengenai memburuknya krisis utang Eropa masih menjadi perhatian para investor. Ada beberapa saham yang bergerak melemah terutama dari sektor teknologi diantaranya adalah Sony, Toshiba, Hitachi, dan Fujitsu.

Posted from WordPress for Android


Market Review Eropa


Market Review Eropa :

Euro tertekan akibat ketidak-pastian politik di Yunani yang membuat investor khawatir akan kemampuan Athena untuk hindari default dan bertahan di zona-euro. Sterling melemah seiring berlanjutnya penurunan harga rumah di Inggris. Aussie turun akibat memburuknya defisit neraca perdagangan Australia. Emas dan minyak tergelincir, tertekan oleh penguatan dollar yang gerogoti daya tarik komoditas. Indeks Dow futures melemah akibat ketidak-pastian politik di Yunani dan ancaman perbedaan kebijakan antara Jerman dengan Perancis untuk selesaikan masalah utang zona-euro. Investor kini nantikan pernyataan ECB’s Draghi, pidato Fed’s Lacker, dan data optimisme ekonomi AS untuk mencari petunjuk lebih lanjut akan outlook pemulihan ekonomi dunia.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan di hari Kamis bergerak menguat signifikan di tengah kenaikan bursa saham AS dan optimisme bahwa IMF akan meningkatkan dana talangan untuk mengatasi krisis keuangan Eropa, Komoditi Emas ini mengalami rally selama 3 hari berturut – turut setelah Goldman Sachs melaporkan penghasilan yang berada di atas estimasi. Logam mulia menguat signifikan di hari Selasa lalu setelah pertumbuhan ekonomi China yang melambat memberikan sinyal bahwa PBOC akan melakukan ekspansi moneter. Di perkirakan Komoditi Emas Berjangka pada perdagangan hari ini berpotensi menguat setelah pasar kembali dihinggapi sentiment positif.

EUR/USD

Lelang sukses di Portugal dan Jerman ditambah dengan kemungkinan IMF menambah sumber dayanya untuk mengatasi krisis utang Eropa memicu Euro menguat sebesar 1% terhadap US Dollar dan Yen, Lelang bills di Jerman dan Portugal juga mendorong indeks regional. Pemerintah Jerman menjual 3,44 M Euro tenor dua tahun dengan memberi yield terendah dalam sejarah yaitu sebesar 0,17%, sedangkan Portugal mengumpulkan 2,5 M Euro sesuai target dalam lelang T-bills dengan yield sesuai atau di bawah lelang sebelumnya. Hasil lelang ini menyusul lelang lain yang digelar beberapa negara bahkan yang terkena downgrade, serangkaian lelang sukses itu mengindikasikan bahwa bantuan likuiditas dari ECB melalui pinjaman murah 3 tahun mulai membuahkan hasil. Euro juga menguat berkat laporan IMF berencana menambah kapabilitas pinjamannya minimal $500 M untuk melindungi ekonomi global dari efek krisis utang Eropa, IMF mengatakan rencana itu muncul setelah mengidentifikasikan potensi pembiayaan hingga $1 triliun selama beberapa tahun ke depan. Pernyataan ini menimbulkan harapan IMF akan mampu meredam dampak krisis Eropa.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Kamis pagi ini menguat cukup signifikan di tengah positifnya hasil perdagangan di bursa saham Wall Street semalam, Indeks S&P 500 ditutup di atas level 1300 poin yang belum pernah terlihat sejak bulan Juli tahun lalu. Ada beberapa saham yang bergerak menguat diantaranya adalah Sony, Toshiba, Toyota, dan Canon. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei pada perdagangan hari ini berpotensi tapi cenderung terbatas.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas berakhir menguat pada perdagangan kemarin, harga membukukan kenaikan karena pergerakan bursa -bursa saham di Eropa semalam membukukan kenaikan yang cukup signifikan. Bursa saham Eropa mengalami kenaikan dan mencapai posisi tertinggi dalam 5 bulan belakangan mengakhiri penurunan selama 3 hari berturut – turut. Kenaikan bursa Eropa terjadi setelah pada lelang obligasi semalam yield obligasi Perancis mengalami penurunan meskipun S&P kembali melancarkan serangan dan menurunkan rating kredit EFSF. Sebelumnya akhir minggu lalu S&P telah menurunkan rating kredit Perancis sebesar 1 peringkat menjadi AA+. Di perkirakan Komoditi Emas Berjangka pada perdagangan hari ini berpotensi menguat setelah pasar kembali dihinggapi sentiment positif.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa setelah beberapa bulan menguat sebesar 3% indeks harga konsumen turun menjadi 2,8% dalam publikasi awal, inti CPI diperkirakan akan melemah 1,6 %. Jumlah pinjaman Bank Spanyol ke Bank Sentral Eropa (ECB) tercatat naik pada bulan Desember 2011, kini total pinjaman bank di negeri matador mencapai titik tertinggi sejak Juli 2010. Pinjaman bank Spanyol ke ECB menembus 134 M Euro ($173.4 miliar) di bulan terakhir tahun lalu, Bank Spanyol memang mengurangi pinjaman pada fasilitas operasi pendanaan utama ECB, dari 54,5 M euro menjadi 47,1 M Euro. Dari situ bisa disimpulkan bahwa perbankan Spanyol adalah penggemar fasilitas pinjaman 3 tahun yang ditawarkan oleh ECB bulan lalu. Martin van Vliet Ekonom ING Bank Brussel mengatakan Dana pinjaman kemungkinan dipakai untuk membayar hutang jangka pendek namun ada juga yang menggunakannya untuk pembelian obligasi Spanyol, asumsi van Vliet cukup beralasan jika mengacu pada rally nilai obligasi jangka pendek Spanyol beberapa minggu terakhir.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Selasa pagi ini bergeraka menguat, Bursa saham Hongkong terangkat oleh sentimen positif yang dibawa dari kawasan Eropa. Hasil perdagangan di bursa – bursa Eropa tadi malam bergerak positif setelah yield obligasi Perancis tadi malam mengalami penurunan. Ada beberapa saham yang bergerak menguat diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Wharf. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng pada perdagangan hari ini berpotensi menguat.


US Dollar Traders Have to Monitor Debt Talks, Euro Market, Risk Trends


US Dollar Traders Have to Monitor Debt Talks, Euro Market, Risk Trends

By John Kicklighter, Currency Strategist

22 July 2011 21:54 GMT

The US Dollar $USD IndexNY Spot Close 9457.56
US_Dollar_Traders_Have_to_Monitor_Debt_Talks_Euro_Market_Risk_Trends_body_USDOLLAR_risk.png, US Dollar Traders Have to Monitor Debt Talks, Euro Market, Risk Trends

US Dollar Traders Have to Monitor Debt Talks, Euro Market, Risk Trends

Fundamental Forecast for the US Dollar: Neutral

The countdown for the US is getting serious. We have concluded another weak where the US government has failed to come to a compromise on its deficit troubles. Further creating troubles for the greenback, we have seen the European funding market (a source of liquidity costs that plays to the dollar’s safe haven status) come into at least a temporary period of relief with a massive bailout effort by the EU; while risk appetite trends have taken a considerable jump to defer that long-threatened collapse. That said, all of these headwinds will do more to anchor the currency than necessarily generate a meaningful trend over the next week.

Heading into the new trading week, the deficit debate carries the greatest potential sway over the dollar. Depending on how this situation evolves; it could have a sweeping effect over the single currency and even the broader financial markets. Yet, it is prudent to work within reasonable probabilities to interpret how this matter will influence the dollar. If our outlook were for two weeks, it would be a virtual guarantee that the greenback is in for significant volatility and even a significant trend. However, our outlook is just for the upcoming week. That being the case, the outlook is far more fluid. Considering the deficit ceiling will be officially breached on August 2nd, there is time for political maneuvering as Democrats and Republicans gain points for sticking to their guns. It is a severely low probability that this situation ends in a technical default and the likelihood of a solution before next weekend is high.

How the deficit solution impacts the dollar and capital markets is a function of what is agreed to. If the limit is simply lifted to avoid the pain of a default event, it could offer temporary relief to capital markets and the greenback in equal parts. That said, the follow through would likely be limited as ratings agencies have warned the reasoning for a downgrade runs beyond just the quick fix and to the lack of long-term fiscal plan. Alternatively, should there be proposal that targets significant deficit reduction over a reasonable timeframe through a revenue (taxes) focus, an expenditure (spending) focus or a mix of both; it could be seen as an effort to pump the break on the economy and withdraw the very stimulus that has driven confidence and capital markets since the Great Recession – which would weigh on risk appetite which adds a safe haven appeal to the dollar as it garners attention for improved outlook for stability. If we end the week without a clear solution; expect volatility to grow increasingly unstable as rumors and headlines spur fear and speculation.

Another major driver for the dollar that fits within the ‘theme’ category is the blowback the greenback bears from the perception of the Euro Zone’s credit health. This past week, officials announced sweeping policy agendas to smother the sense of crisis contagion in the sovereign and private lending markets. There were major efforts adopted; but there are also significant shortfalls. Ultimately it comes down to market sentiment. If the steps taken don’t boost confidence or if risk aversion is an engrained and global driver, the euro will continue its slide and thereby boost its most liquid counterpart: the dollar.

When it comes down to it, these more pervasive and vague problems will determine the dollar’s activity level and general direction. However, there are a few scheduled events that can stir short-term volatility and perhaps even contribute or detract from existing trends. We have consumer confidence and housing sector data; but the real market-mover is the first reading of 2Q GDP. Depending on how risk trends are behaving, the outcome for the dollar can follow risk trends or speculation for additional stimulus. – JK


Dollar Ignores Budget Headway, Earnings and Suffers for Risk Rally


Dollar Ignores Budget Headway, Earnings and Suffers for Risk Rally

Dollar Ignores Budget Headway, Earnings and Suffers for Risk Rally

By John Kicklighter, Currency Strategist

20 July 2011 05:07 GMT
  • Dollar Ignores Budget Headway, Earnings and Suffers for Risk Rally
  • Euro Surprisingly Steady Despite Portugal Surprise Gap, Rising Greece Uncertainty
  • British Pound: Will the BoE Minutes Stir Volatility Like the Last Statement?
  • Canadian Dollar Rallies after BoC Rouses Interest Rate Hikes
  • Australian Dollar Torn Between a Rally in Capital Markets, Dovish Turn from RBA
  • Swiss Franc Marks a Sharp Correction but was it Risk or the Euro’s Doing?
  • Gold Rally Ends with Record Highs but Not Record Consistency

Dollar Ignores Budget Headway, Earnings and Suffers for Risk Rally

Looking at the mix of performance against its most prominent counterparts, it was clear that the currency was following its traditional risk appetite lines. This in itself is rather remarkable because we have seen this particular driver drop off as an immediate catalyst in recent days because of the uncertainties surrounding the countdown for the US to surpass its legal budget ceiling. Gauging the convictions behind investor sentiment Tuesday, we can defer to the benchmark S&P 500 Index which rallied a remarkable 1.7 percent – the biggest single-day rally since March 3rd and a sound rejection of a major boundary to bearish progression (the 1,300 level). We can assess this particular catalysts’ influence over the greenback by the severity of the Australian, New Zealand and Canadian dollar’s rallies against the common benchmark. Offering further confirmation of just how pervasive risk trends were, we would further see the greenback actually gain traction against the Japanese yen and Swiss franc – a more convincing funding currency and safe haven respectively.

This rally in risk appetite is somewhat suspicious given the fundamentals that were on tap through Tuesday; but it makes more sense when we reflect on the underlying market conditions we are dealing with. Volatility is a stubborn hold over from the previous two weeks when headlines were stirring capital turnover; but the masses are still refusing to generate a consistent direction (bullish or bearish) due to the big-ticket threats that are loom just over the horizon. The investor sentiment influence is certainly showing through in the Dow Jones FXCM Dollar Index’s (ticker = USDollar) bearings; but EURUSD is a better guide for the currency’s views beyond the volatility of risk appetite. The benchmark pair gained on the day; but ultimately it is deeply mired in congestion. For this cross specifically we isolate two major, conflicting fundamental drivers. On the euro’s side, the uncertainty surrounding the sovereign debt crisis is providing consistent pressure (more on that below). That is directly contrasted by the fear that we will reach August 2nd without a fix for the US debt ceiling. Through this past session, President Obama voiced support for the ‘Gang of Six’ proposal that would reduce the deficit by $3.7 billion. And, though Speaker of the House Boehner remarked that it didn’t go far enough, it seems that the government is working towards an agreeable compromise.

The other important driver for the day (the housing data offered little in the way of lasting influence over the dollar) was the round of 2Q earnings. At the top of our watch list were the bank reports: Bank of America, Goldman Sachs, Wells Fargo and Bank of New York Mellon. The health of these financial sector giants represents a strong driver for investor optimism, offer a valuable reflection to the health of the financial sector and presents its own reflection of underlying growth. The BoA $9.1 billion loss is a good reflection of the troubles with the mortgage market as well as the increased regulation; while the $0.33 earnings-per-share speaks to the leveraged use of accounting to maintain fragile market confidence.

Euro Surprisingly Steady Despite Portugal Surprise Gap, Rising Greece Uncertainty

While we haven’t seen another critical step towards the total spread of the Euro Zone sovereign debt crisis; the headlines continue to undermine any positive arguments that are made in support for the euro. The heavy headline flows from the region Tuesday were topped by Portugal Prime Minister Coelho’s announcement that a previously unreported 2 billion euro budget gap was uncovered. Perhaps just as notable though, Spain and Greece auctioned off debt to dubious yields and bidders; ECB member Nowotny seemed to open the door to allowing a temporary default for Greece; and German Chancellor Angela Merkel attempted to curb expectations of a solution for the crisis by the close of Thursday’s summit.

British Pound: Will the BoE Minutes Stir Volatility Like the Last Statement?

The Bank of England rate decision has been a non-event for the sterling for a number of months now. On the other hand, the minutes that reflect the policy authority’s discussions, reasoning for their hold and forecast for the future can certainly catch the markets off guard. Considering inflation and economic activity futures have eased while European financial stability is under pressure, a bearish shift is possible.

Canadian Dollar Rallies after BoC Rouses Interest Rate Hikes

No change was expected from the Bank of Canada’s rate decision this past trading session; and indeed, the central bank wouldn’t disappoint. That said, the statement that followed the decision offered a little more illumination than was expected. The market focused on the missing word ‘eventually’ in reference to when rates would rise. With a forecast for the economy to hit full potential by mid-2012, this is a good hawkish mix.

Australian Dollar Torn Between a Rally in Capital Markets, Dovish Turn from RBA

Like its monetary policy regime, the Australian dollar is not untouchable. After the RBA minutes reported that it could hold on rates for an extended period of time to assess the financial market feedback from Europe’s troubles and inflation pressures, the currency started to pullback. It is difficult to see exactly how much influence this has on a pair like AUDUSD; but AUDCAD offers a better contrast to policy expectations.

Swiss Franc Marks a Sharp Correction but was it Risk or the Euro’s Doing?

Monday’s pullback could have been written off as volatility; but the stumble from the franc Tuesday cannot be brushed off so quickly. The tumble against high-yielding currencies like the Aussie and kiwi dollar’s can be attributed to the risk appetite run; but USDCHF and EURCHF reversals are more intrinsic to the franc’s fundamentals. The currency comes under the magnifying glass when the market doesn’t blindly sell euros.

Gold Rally Ends with Record Highs but Not Record Consistency

We were so close to hitting that unprecedented 12-day run; but ultimately, gold wouldn’t make it. After 11 consecutive days of advance; the precious metal would finally fall back on suggestions that the US president and Congress were coming closer to a palatable compromise on the ever-problematic debt fears. That said, issues in the US and Europe are far from resolved; so don’t build a large short just yet.

ECONOMIC DATA

Next 24 Hours

GMT Currency Release Survey Previous Comments
0:30 AUD Westpac Leading Index (MoM) (MAY) 0.2% Leading index growth declined since April
1:00 AUD Consumer Inflation Expectation (JUL) 3.3% Expectations may point to actual CPI
5:00 JPY Coincident Index (MAY F) 106 Japanese economic measures have recovered after March, though still not at pre-quake levels
5:00 JPY Leading Index (MAY F) 99.8
6:00 EUR German Producer Prices (MoM) (JUN) 0.0% 0.0% An expected fall in long term price change may result in dovish ECB decisions
6:00 EUR German Producer Prices (YoY) (JUN) 5.5% 6.1%
7:00 JPY Convenience Store Sales (YoY) (JUN) 5.7% Broader tracking of Japanese retail
8:00 EUR Italian Industrial Orders s.a. (MoM) (MAY) 2.3% -6.4% Italian orders expected to increase, led by exports though not likely to have major effects on country’s own debt problems
8:00 EUR Italian Industrial Orders n.s.a. (YoY) (MAY) 10.2% 5.8%
8:00 EUR Italian Industrial Sales s.a. (MoM) (MAY) 1.5%
8:00 EUR Italian Industrial Sales n.s.a. (YoY) (MAY) 14.2%
9:00 EUR Italian Current Account (euros) (MAY) -5604M Payments balance recovered last month
11:00 USD MBA Mortgage Applications (JUL 15) -5.1% Could improve on housing starts
12:30 CAD Wholesale Sales (MoM) (MAY) 0.1% -0.1% Same level sales could have some push behind future rate hikes
14:00 EUR Euro-Zone Consumer Confidence (JUL A) -10.2 -9.8 Advance data shows softer confidence
14:00 USD Existing Home Sales (MoM) (JUN) 1.9% -3.8% Sales expected to recover following today’s better home starts
14:00 USD Existing Home Sales (JUN) 4.90M 4.81M
14:30 USD DOE U.S. Crude Oil Inventories (JUL 15) -1500K -3124K Reduction in crude inventories again could mean pickup in demand, though moderately weaker than previous
14:30 USD DOE U.S. Distillate Inventory (JUL 15) 1500K 2967K
14:30 USD DOE Cushing OK Crude Inventory (JUL 15) 615K
14:30 USD DOE U.S. Gasoline Inventories (JUL 15) -100K -840K
14:30 USD DOE U.S. Refinery Utilization (JUL 15) 0.0% -0.4%
22:45 NZD Net Migration s.a. (JUN) -360 Further outmigration could point to weaker domestic economy
23:01 GBP UK Nationwide Consumer Confidence (JUN) 49 55 EU troubles expected to drag
23:50 JPY Adjusted Merchandise Trade Balance (Yen) (JUN) -¥250.4B -¥474.6B Trade balance expected to moderately recover as large manufacturing industries and companies recover after earthquake
23:50 JPY Merchandise Trade Exports (YoY) (JUN) -4.1 -10.3
23:50 JPY Merchandise Trade Imports (YoY) (JUN) 11 12.3
23:50 JPY Merchandise Trade Balance Total (Yen) (JUN) -¥149.0B -¥855.8B
GMT Currency Upcoming Events & Speeches
1:30 JPY BOJ Deputy Governor Yamaguchi to Speak in Matsumoto City
2:00 CNY Conference Board China July Leading Economic Index
8:30 GBP Bank of England Minutes
14:30 CAD Monetary Policy Report
22:15 USD Fed’s Sack to Speak to Money Marketeers in New York

SUPPORT AND RESISTANCE LEVELS

CLASSIC SUPPORT AND RESISTANCE – 18:00 GMT

Currency EUR/USD GBP/USD USD/JPY USD/CHF USD/CAD AUD/USD NZD/USD EUR/JPY GBP/JPY
Resist 2 1.5160 1.6600 86.00 0.8900 1.0275 1.1800 0.8620 118.00 146.05
Resist 1 1.5000 1.6300 81.50 0.8550 1.0000 1.1000 0.8520 113.50 140.00
Spot 1.4133 1.6121 79.19 0.8248 0.9500 1.0731 0.8557 111.92 127.67
Support 1 1.4000 1.5935 78.50 0.8075 0.9500 1.0400 0.7745 109.00 125.00
Support 2 1.3700 1.5750 76.25 0.7900 0.9055 1.0200 0.6850 106.00 119.00

CLASSIC SUPPORT AND RESISTANCE –EMERGING MARKETS 18:00 GMTSCANDIES CURRENCIES 18:00 GMT

Currency USD/MXN USD/TRY USD/ZAR USD/HKD USD/SGD Currency USD/SEK USD/DKK USD/NOK
Resist 2 13.8500 1.7425 7.4025 7.8165 1.3650 Resist 2 7.5800 5.6625 6.1150
Resist 1 12.5000 1.6730 7.3500 7.8075 1.3250 Resist 1 6.5175 5.3100 5.7075
Spot 11.6639 1.6586 6.9301 7.7950 1.2154 Spot 6.5124 5.2758 5.5280
Support 1 11.5200 1.5725 6.5575 7.7490 1.2145 Support 1 6.0800 5.1050 5.3040
Support 2 11.4400 1.5040 6.4295 7.7450 1.2000 Support 2 5.8085 4.9115 4.9410

INTRA-DAY PIVOT POINTS 18:00 GMT

Currency EUR/USD GBP/USD USD/JPY USD/CHF USD/CAD AUD/USD NZD/USD EUR/JPY GBP/JPY
Resist 2 1.4288 1.6250 79.50 0.8315 0.9647 1.0833 0.8660 112.95 128.28
Resist 1 1.4210 1.6186 79.35 0.8281 0.9574 1.0782 0.8609 112.43 127.98
Pivot 1.4140 1.6113 79.08 0.8217 0.9528 1.0690 0.8521 111.81 127.40
Support 1 1.4062 1.6049 78.93 0.8183 0.9455 1.0639 0.8470 111.29 127.09
Support 2 1.3992 1.5976 78.66 0.8119 0.9409 1.0547 0.8382 110.67 126.51

INTRA-DAY PROBABILITY BANDS 18:00 GMT

\Currency EUR/USD GBP/USD USD/JPY USD/CHF USD/CAD AUD/USD NZD/USD EUR/JPY GBP/JPY
Resist. 3 1.4334 1.6280 80.02 0.8356 0.9591 1.0873 0.8676 113.65 129.34
Resist. 2 1.4284 1.6240 79.81 0.8329 0.9568 1.0838 0.8646 113.22 128.92
Resist. 1 1.4234 1.6200 79.60 0.8302 0.9546 1.0802 0.8616 112.78 128.50
Spot 1.4133 1.6121 79.19 0.8248 0.9500 1.0731 0.8557 111.92 127.67
Support 1 1.4032 1.6042 78.78 0.8194 0.9454 1.0660 0.8498 111.06 126.84
Support 2 1.3982 1.6002 78.57 0.8167 0.9432 1.0624 0.8468 110.62 126.42
Support 3 1.3932 1.5962 78.36 0.8140 0.9409 1.0589 0.8438 110.19 126.00

v

Written by: John Kicklighter, Senior Currency Strategist for DailyFX.com


USD, EUR dan JPY Rawan Koreksi Mendadak


USD, EUR dan JPY Rawan Koreksi Mendadak

Jumat, 01 Juli 2011 13:12 WIB
TODAY’S ANALYSIS FOREX
Tiga mata uang utama berada dalam posisi rentan koreksi. Masing-masing mata uang memiliki ‘beban’ yang bisa memicu penurunan kurs.
Demikian pandangan seorang dealer di sebuah lembaga keuangan Jepang. “Hanya soal waktu, (valuta) mana yang anjlok terlebih dahulu,” ujar dealer tersebut. ‘Beban’ yang dimiliki oleh yen tidak lain adalah downgrade rating JGB. Sementara USD masih terbebani oleh plafon hutang dan anggaran Amerika Serikat (AS). Adapun faktor yang bisa menggerus euro tentu berasal dari perkembangan isu hutang Yunani.

Saat ini, dollar masih jadi valuta terkuat dibanding kedua rivalnya tersebut karena pesimisme pertumbuhan ekonomi mulai berkurang. Kemudian diikuti oleh EUR, terutama setelah titik terang penyelesaian hutang tampak di Athena. JPY sedang terbebani oleh hasil survei Tankan kuartal II yang dirilis mengecewakan. Sebagai catatan, permintaan eksportir terhadap yen sedang melemah pasca pembelian rutin di akhir bulan.


Today Market Outlook


Jumat, 24 Juni 2011

MINYAK
Minyak Rebound Setelah Merosot Terkait Rilis IEA

Harga minyak kembali pulih lebih dari 1 dollar setelah anjlok disesi sebelumnya terkait berita adanya pelepasan persediaan cadangan minyak mentah untuk ke 3 kalinya. Harga minyak mentah As menguat $1.17 menjadi $92.19/ barel. International Energy Agency atau IEA mengumumkan pada hari Kamis bahwa badan tersebut akan menambah persediaan minyak mentah dunia sebanyak 2.5% untuk bulan depan dan membawa harga turun, dengan harga minyak AS menghapus penguatan tahun ini.

EMAS
Harga Emas Masih Kuat

Spot emas naik $2.80 di Asia menjadi $1,523.50/ons, pulih dari pelemahan di hari Kamis (23/06) terkait penguatan USD. National Australia Bank telah merevisi perkiraan spot emas untuk kuartal dua tahun 2011 menjadi rata-rata $1,497 dari perkiraan di bulan Mei di $1,450, sementara untuk kuartal ketiga meningkat menjadi $1,467 dari $1,450 di bulan Mei. NAB meningkatkan fokus pada pasar komoditi akibat adanya kemungkinan kegagalan masalah hutang Yunani. Bank tidak merubah perkiraannya  dan masih memprediksi mengenai merosotnya harga dua tahun mendatang. “Diperkirakan harga akan sedikit menurun selama periode ini, permintaan diperkirakan akan terus meningkat bersamaan dengan stabilnya akumulasi oleh bank sentral dan melonjaknya permintaan untuk perhiasan terkait meningkatnya pendapatan di Cina dan India,” katanya.

EUR/USD
Euro Bersiap Turun 3 Kali Pekan Ini

Euro telah bersiap untuk mengalami kejatuhan sebanyak 3 kali dalam seminggu terhadap dollar AS, pelemahan terlamanya dalam 4 bulan, sebelum para pimpinan Uni Eropa akan mencapai kesepatakan di Brussels hari ini terkait pendanaan hutang untuk Yunani. “Dalam perkiraan selama 6 bulan saya melihat level-level penurunan pada Euro”, dikatakan Michael McCarthy, seorang pimpinan market strategist dari CMC Markets. “Untuk situasi Yunani, salah satu masalah untuk pasar bahwa pemecahan masalah akan berlangsung beberapa bulan dan tahun untuk dilakukan”. Euro diperdagangkan di level $1.4263 di Tokyo dari sebelumnya $1.4256 di New York kemarin, bersiap untuk menyambut kejatuhannya 0.3% dalam mingguannya. Mata uang tersebut sempat berada di 114.680 Yen dari sebelumnya 114.78 Yen. Dollar As berada di level 80.54 Yen dari sebelumnya 80.51 Yen, bersiap untuk kenaikan 0.6% minggu ini.

HANGSENG
Bursa Hong Kong Naik; Debut Prada Positif

Bursa saham Hong Kong naik pada awal perdagangan hari Jumat, dengan saham penerbangan yang naik tajam mengikuti aksi jual kontrak minyak mentah semalam, dan saham Prada spA mendapat penguatan dalam perdagangan perdananya. Indeks Hang Seng melaju 0.5% ke 21,876.99, sementara indeks Hang Seng Cina naik 1.1% ke level 12,196.00. Sentimen secara umum tertolong oleh berita kesepakatan bantuan untuk Yunani, tetapi saham penerbangan masih bertahan kuat, reli akibat dari anjloknya harga minyak mentah. China Eastern Airlines Corp menguat 4.4%, Air China Ltd naik 4.2% dan Cathay Pacific Airways Ltd bertambah 1.8%. Prada bergerak naik di perdagangan perdananya, naik 0.3% walau saham tersebut telah diperdagangkan melemah di luar bursa menjelang peluncurannya. Sementara indeks Shanghai sendiri naik 0.1% di awal perdagangan.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


Kamis, 23 Juni 2011

EMAS
USD Kuat, Emas Tertekan

Logam mulia tertekan oleh penguatan USD meski pelemahan tampaknya hanya bersifat terbatas terkait tindakan investor untuk  mencari aset yang lebih aman. Emas diperdagangkan di range sempit di kisaran $1,546.10/ons dan $1,548.69/ons. Terakhir di $1,546.40/ons, turun $1.60 dari level penutupan sebelumnya. EUR/USD melemah sampai 1.4285 dari sebelumnya di level 1.4354. Daya tarik emas sebagai safe-haven bagaimanapun masih ada karena logam mulia merupakan alat lindung nilai yang cenderung lebih aman saat kondisi ekonomi tidak menentu.

MINYAK
Kontrak Minyak Mentah Merosot Lebih Dari $1: Gempa, Feds

Kontrak minyak mentah turun lebih dari $1 per barel setelah penyelesaian kontrak hari Rabu seiring terjadinya gempa sebesar 6.8 SR di Jepang dan pasar bereaksi terhadap komentar oleh Ben Bernanke. Pengiriman bulan Agustus menyentuh angka $94, turun $1.41 per barel di NYMEX, trading platform Globex. Selama pertemuan konferensi pers, Bernanke mengatakan bahwa FOMC memilih untuk menahan tingkat suku bunga mendekati 0 (nol) karena pemulihan ekonomi belum akan pulih hingga 2012.

 

NIKKEI
Profit Taking Benamkan Nikkei

Nikkei turun 0.4%  menjadi 9590 sesi pagi, terkait serangkaian outlook bullish bagi sektor auto/truck yang menyebabkan profit-taking di saham skala besar diantanya Nikon dan Olympus, menurut Hisatsune Kobayashi, manajer umum SMBC Nikko Securities. Siang ini Nikkei diprediksi akan bergerak di range 9580-9680. Data jobless claims AS nanti malam sangat ditunggu pasar sebagai indikator kesehatan perekonomian AS. 24/33 Topix subindeks melemah, dengan Nippon Electric Glass turun 4.7% menjadi Y995 di tengah minimnya permintaan untuk LCD TV. Nikon turun 4.2% menjadi Y1,939 dan Olympus turun 2.6% menjadi Y2,710. CEO Nissan kemarin mengatakan bahwa penjualan tampaknya meningkat secara signifikan tahun ini, ditutup di sesi pagi naik 1.7% menajdi Y842. Suzuki Motor melonjak 4.0% menjadi Y1,773 setelah outlook pendapatannya lebih baik dari perkiraan. Toyota Motor and Honda Motor masing-masing naik 0.2% menjadi Y3,245, dan 1.0%  menjadi Y2,979.

AUD/USD
Aussie Uji Level Rendah Baru

Aksi hindar resiko membuat Aussie tertekan dan melemah terhadap greenback. Di pasar Asia,  AUD/USD di buka di 1.0561 dengan level resistance di 1.0575. Aussie mencoba level rendah barunya dan berpeluang untuk terus melemah ke area 1.0530.

“Grafik 4 jam menunjukkan bias bearish, mensinyalkan pergerakan terbatas di bawah level 1.0610,” menurut Valeria Bednarik, kepala analis FXstreet.com. “Penguatan emas membatasi pelemahan mata uang. Investor akan kembali tertarik untuk membeli emas saat berada di level 1.0500. Hal ini turut membatasi pelemahan,” katanya. Level suppot di 1.0510, 1.0470 dan 1.0450. Level resistance di 1.0575, 1.0610 dan 1.0650.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review Eropa


Market Review Eropa :

Euro anjlok 1% terhadap dollar setelah menteri keuangan Eropa gagal
sepakat pada solusi krisis utang Yunani ditambah ancaman Moody’s terhadap bank-papan atas Prancis untuk potensi downgrade, sementara Sterling tertekan paska data pengangguran Inggris menunjukkan laju kenaikan tunjangan pengangguran dalam laju tertinggi 2 tahun terakhir.
Pasar saham Eropa melemah dimotori oleh sektor perbankan yang terluka
oleh ketidakpastian regulasi pemerintah yang lebih ketat serta krisis utang Eropa.


Market Review Asia


Market Review Asia :

Sterling merosot terhadap dollar AS hari Rabu, tertekan oleh laporan bahwa Menteri Keuangan Inggris, George Osborne akan mendukung pemisahan divisi retail bank Inggris dan turunnya sentimen resiko secara umum, yang dikombinasikan dengan naiknya klaim pengangguran. Indeks Nikkei beranjak naik, tertolong oleh data retail sales AS yang turun tidak seburuk yang ditakutkan. Bursa Seoul berakhir flat setelah ramainya perdagangan, tertolong oleh aksi beli investor asing dan reli saham maskapai dan perkapalan, tetapi kenaikan terbatas seiring berlanjutnya isu hutang di Yunani membuat investor waspada. Bursa Hong Kong bergerak turun, dengan perbankan yang masih dalam tekanan setelah kenaikan GWM ke 6 tahun ini terus memperketat tingkat pasar uang jangka pendek dan menaikkan beban pembiayaan. IHSG ditutup positif 20,978 poin terkait aksi beli investor asing dan penguatan hampir di semua sektor, kecuali perkebunan.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa

Harga minyak naik seiring data AS dan Cina mengindikasikan kokohnya perekonomian global, meredakan kecemasan menurunnya tingkat permintaan minyak mentah. Sementara emas naik untuk ditutup di atas $1,524 an ounces. Saham AS rally dan S&P 500 naik terbanyak dalam hampir selama 2 bulan pasca data penjualan ritel AS dan industrial production dari Cina yang lebih bagus dari perkiraan. Euro memangkas gain-nya terhadap dollar pasca laporan bahwa persetujuan mengenai bailout kedua untuk Yunani mungkin akan ditunda. Data ekonomi hari ini adalah MI leading index, Westpac consumer sentiment, housing starts serta pidato RBA Stevens dari Australia, consumer confidence, claimant count change, unemployment rate dari Inggris, laporan bulanan BoJ, PPI Swiss, industrial production zona Eropa, CPI, Industrial production, empire state manufacturing index, capacity utilization rate, NAHB housing market index, dan crude oil inventories dari AS. Nikkei diperkirakan berada dalam kisaran 9,460 – 9,620.

EUR/USD closing 1.4442, high 1.4498, low 1.4376, XAUUSD C:1,524.85, H:1,525.90, L:1,512.70 CO-LS C:99.64, H: 99.64, L: 96.51. Dow C: 12,018, H: 12,050, L:11,960.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review Eropa


Market Review Eropa :

Mata uang tunggal Euro menguat seiring dengan fokus para investor beralih pada potensi deal pejabat Zona Eropa terhadap problem utang Yunani dibandingkan keputusan lembaga pemeringkat S&P yang memotong rating kredit Yunani ke level terendahnya. Sementara pasar saham Eropa terkerek naik dimotori oleh saham sektor sumber daya setelah data China dirilis sesuai estimasi sehingga mengembalikan keyakinan investor bahwa China dapat terhindar dari pelambatan serta pengetatan
moneter yang terlalu agresif.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review Eropa


Market Review Eropa :

Euro anjlok ke titik terendah sepanjang masa vs Swiss Franc pada hari Senin, dipicu oleh penggerusan stop loss order karena para investor membuang Euro terkait kekhawatiran utang Yunani dan pertumbuhan global. Sementara Sterling tertahan di atas support teknikal, dengan tekanan bearish akibat kontraksi tajam ekonomi Inggris. Saham Eropa diperdagangkan menguat tipis karena pelemahan terakhir memicu rebound teknikal dimotori oleh aktivitas merger disektor pertambangan.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review Eropa


Market Review Eropa

Euro melorot seiring dengan kekhawatiran default utang Yunani mendominasi sentimen dibandingkan sinyal kenaikan suku bunga ECB dalam waktu dekat. Sementara pasar saham Eropa pulih setelah berita persetujuan parlemen Jerman untuk kontribusi dalam paket bantuan Yunani jika memang diperlukan berhasil meredakan ketegangan kawasan Eropa

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review Eropa


Market Review Eropa

Euro melorot ke 1.4630 setelah aksi jual Bank Sentral Asia dihantui oleh imbas problem hutang Yunani, sementara Sterling ambruk ke titik terendah 1-bulan terhadap Euro & dollar paska peringatan lembaga pemeringkat kredit Moody’s terhadap resiko rating hutang Inggris jika pertumbuhan menganggu program reduksi defisit. Saham Eropa melemah di hari Rabu seiring dengan kekhawatiran pertumbuhan global menyebabkan investor mengalihkan resiko setelah pidato Bernanke gagal mengembalikan keyakinan pasar terhadap pemulihan ekonomi.

 

Posted with WordPress for BlackBerry.


Today Market Outlook



MINYAK
AS dan OPEC, Dua Pemicu Koreksi Minyak

Kontrak minyak mentah Amerika Serikat (AS) bergerak turun di awal perdagangan hari Selasa (07/03). Minyak melanjutkan koreksi pada sesi sebelumnya terkait ekspektasi bahwa OPEC akan menaikkan target produksi minggu ini serta kekhawatiran perlambatan demand. Harga minyak mentah turun 24 sen ke level $98.88 per barel, setelah bertahan turun $1.21 ke level $99.02 per barel, penutupan terendahnya dalam 2 minggu. Tingginya harga bahan bakar dan pelemahan data ekonomi AS mungkin memaksa badan perkiraan energi pemerintah AS untuk memangkas perkiraan demand minyak global untuk bulan ke-dua. Hal ini rentan mengundang perdebatan di tengah isu kenaikan output OPEC.

EMAS
Ekonomi Melambat, Emas Kian Berkilau

Emas bergerak naik hari Selasa (07/03), melanjutkan kenaikan hingga ke level tertinggi dalam lebih dari 1 bulan pada sesi sebelumnya. Kekhawatiran stagnasi ekonomi Amerika Serikat (AS) membuat investor memilih emas sebagai investasi alternatif. Spot emas bertambah $1.11 ke level $1,544.16 per ons setelah naik ke $1,553.30 hari Senin (06/03). Emas masih bertahan di bawah level tertinggi sepanjang masa di sekitar $1,575 (awal Mei). Spot perak nyaris tidak bergerak pada level 436.82 per ons, di bawah rekor $49.51 per ons yang terjadi bulan April. Para pejabat Feds hari Senin mengatakan bahwa data ekonomi saat ini mengecewakan sehingga otoritas mungkin memperpanjang strategi pelonggaran moneter.

EUR/USD
“Tak Ada Alasan Simpan Dollar” EUR Bidik 1.4940
Meskipun sempat mengalami koreksi, Euro masih bertengger kokoh di kisaran tingginya dalam 1-bulan terhadap Greenback pada sesi hari Selasa setelah koreksi penurunan akhirnya dibatasi oleh sentimen positif terhadap prosek suku bunga zona Eropa. Menurut Boris Schlossberg, kepala riset GFT Forex, fokus pasar kini beralih kepada perbedaan suku bunga, karena the Fed kemungkinan akan tinggal diam tahun ini, kenaikan suku bunga oleh ECB akan menarik dana menuju euro dan mata uang lainnya. “Tidak ada alasan untuk menyimpan Dollar saat ini,” imbuhnya. Bahkan jika Trichet kembali menggunakan frase “waspada tinggi” dalam menanggapi tekanan inflasi, ini merupakan petunjuk adanya kenaikan suku bunga pada bulan Juli, dan Schlossberg menjelaskan Euro bisa kembali menguji level tinggi tahun 2011 di kisaran $1.4940.

NIKKEI
Dukungan Pemerintah Atas TEPCO Berlawanan Dengan Pasar

Komitmen dukungan pemerintah Jepang atas TEPCO berjalan kontras dengan aksi jual investor saat ini dan sekitar 59% cenderung memperkirakan bahwa perusahaan tersebut akan bangkrut akibat hutangnya dalam 5 tahun. Aksi likuidasi TEPCO sendiri akan menyebabkan masalah besar dan harus dihindari, dikatakan pimpinan secretariat cabinet, Yukio Edano kemarin. Saham perusahaan tersebut turun secara tak terduga 28% ke 207 Yen kemarin setelah pimpinan Tokyo Stock Exchange mengatakan bahwa bursa memerlukan restrukturisasi. Indeks bursa sempat menguat kemarin. “Spekulasi bahwa hanya masalah waktu TEPCO akan bangkrut telah mendominasi pasar saham, kontras dengan dukungan pemerintah untuk mempertahankan keberlangsungan perusahaan tersebut”, dikatakan Yasuhide Yajima, seorang ekonomi dari NLI Research Institute di Tokyo. “Pasar tidak mempercayai kemampuan pemerintah untuk melakukan tindakan menjelang rencana menjaga TEPCO tetap hidup”

****

OIL
U.S. and OPEC, Two Triggers Oil Correction

U.S. crude oil contract (U.S.) moves down in early trade on Tuesday (07/03). Oil continued correction in the previous sessions related to expectations that OPEC will raise production targets this week and concern slowing demand. Crude oil prices fell 24 cents to as low as $ 98.88 per barrel, after the last down $ 1.21 to as low as $ 99.02 per barrel, its lowest close in 2 weeks. The high fuel prices and weakening U.S. economic data may force the agency estimates the U.S. government energy to cut global oil demand forecast for the second month. It is vulnerable to invite debate in the issue of rising OPEC output.

GOLD
Economy Slows, Kian Gold Starred

Gold moves up on Tuesday (03/07), continuing to rise up to the highest level in more than 1 month in the previous session. Concerns economic stagnation United States (U.S.) make investors choose gold as an investment alternative. Spot gold added $ 1.11 to as low as $ 1,544.16 per ounce after rising to $ 1,553.30 on Monday (06/03). Gold still remained below the highest level of all time at around $ 1.575 (early May). Spot silver was almost not moving at the level of 436.82 per ounce, below the record $ 49.51 per ounce which occurred in April. Feds officials on Monday said that economic data is disappointing that the authority may extend the strategy of monetary easing.

EUR / USD
“There’s No Reason Save the Dollar” Shutter 1.4940 EUR

Although experienced a correction, the Euro was still perched firmly on the range in 1-month high against the greenback on Tuesday after correction session decline ultimately limited by the positive sentiment towards prosek eurozone interest rates. According to Boris Schlossberg, GFT Forex head of research, market focus is now switching to the difference in interest rates, because the Fed is likely to stay silent this year, rising interest rates by the ECB will attract funds into the euro and other currencies. “There is no reason to save a dollar today,” he added. Even if Trichet again using the phrase “high alert” in response to inflationary pressures, this is an indication of higher interest rates in July, and Schlossberg explains Euro could re-test the high level of 2011 in the range of $ 1.4940.

NIKKEI
Top Government Support TEPCO Contrary With Market

Commitment to the Japanese government’s support for TEPCO walk contrast with investors selling at the moment and about 59% more likely to estimate that the company will go bankrupt due to debt in 5 years. TEPCO own liquidation action will cause major problems and should be avoided, said cabinet secretariat leader, Yukio Edano yesterday. The company’s shares fell an unexpected 28% to 207 yen yesterday after the head of the Tokyo Stock Exchange said the exchange needs restructuring. Stock index had gained yesterday. “Speculation that the only matter of time TEPCO will go bankrupt already dominant market share, contrasted with government support to maintain the continuity of the company,” said Yasuhide Yajima, a economics from the NLI Research Institute in Tokyo. “Markets do not trust the government’s ability to take action ahead of TEPCO plans to keep stay alive”.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Koreksi Euro Terbatasi Prospek Suku Bunga


Selasa, 07 Juni 2011 – 09:36 WIB
Koreksi Euro Terbatasi Prospek Suku Bunga

Euro sempat mengalami koreksi lemah setelah salah satu pejabat Jerman menyebutkan bailout kedua Yunani masih belum pasti, namun koreksi penurunan akhirnya dibatasi oleh sentimen positif terhadap prosek suku bunga zona Eropa.

Pada hari Jumat silam petinggi zona Eropa dikabarkan selangkah lebih maju menuju bailout baru untuk Yunani yang menurut media Jerman bisa mencapai lebih dari €100 milyar dan mendorong euro ke level tinggi 1 bulan di $1.4657.
Meskipun demikian, pasar tetap berasumsi Yunani akan memperoleh waktu lebih panjang dalam membayar hutangnya sembari menantikan Presiden ECB Jean-Claude Trichet yang akan mensinyalkan kenaikan suku bunga di bulan Juli pada hari Kamis lusa.
Jika Trichet kembali menggunakan frase “waspada tinggi” dalam menanggapi tekanan inflasi, ini merupakan petunjuk adanya kenaikan suku bunga pada bulan Juli.

****

Tuesday, June 7, 2011 – 9:36 pm
Corrections constrained Euro Interest Rate Outlook

The euro had experienced weak correction after German officials said one of the two Greek bailout still not sure, but ultimately limited by correction decreased the positive sentiment towards prosek eurozone interest rates.

On Friday the euro zone officials reportedly set a step forward towards a new bailout for Greece which, according to German media could reach more than € 100 billion and pushed the euro to as low as 1-month high at $ 1.4657.

Nevertheless, the market still assumes Greece will have a longer time in paying its debts while waiting for ECB President Jean-Claude Trichet to be signaling higher interest rates in July on Thursday after tomorrow.

If Trichet re-using the phrase “high alert” in response to inflationary pressures, this is an indication of higher interest rates in July.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa :

Harga minyak turun dengan minyak mentah AS turun $1.79 untuk ditutup pada level $98.78 per barel, emas naik untuk ditutup dekat $1,542 per ons, menuju kenaikan mingguan ketiga dan menuju level tertinggi sejak awal Mei. Sementara itu, Euro melemah setelah Jean-Claude Juncker, kepala grup menteri keuangan zona Eropa, mengatakan bahwa penguatan Euro berlebihan jika dibandingkan mata uang utama lainnya. Data ekonomi hari ini adalah keputusan suku bunga dan pernyataan dari RBA, leading indicators Jepang, Halifax HPI Inggris, CPI Swiss, retail sales zona Eropa, factory orders dari Jerman, IBD/TIPP economic optimism dan consumer credit dari AS serta pidato dari Ben Bernanke.

Nikkei diperkirakan dalam kisaran 9,280 – 9,440.
EUR/USD closing 1.4576, high 1.4658, low 1.4555, XAUUSD C:1,543.75, H:1,553.20, L:1,540.80 CO-LS C:98.78, H: 100.68, L: 98.55. Dow C: 12,087, H: 12,135, L:12,055.

Posted with WordPress for BlackBerry.

****

USA & Europe Market Review:

Oil prices fell to U.S. crude fell $ 1.79 to close at $ 98.78 per barrel level, gold rose to close at $ 1.542 per ounce, heading for third weekly rise and headed for the highest level since early May. Meanwhile, the euro fell after Jean-Claude Juncker, head of eurozone finance ministers group, said that the strengthening of the Euro excessive when compared to other major currencies. Economic data today is the interest rate decision and statement from the RBA, Japan‘s leading indicators, UK Halifax HPI, CPI Switzerland, the euro zone retail sales, factory orders from Germany, the IBD / TIPP economic optimism and consumer credit from the U.S. and a speech from Ben Bernanke.

Nikkei estimated in the range of 9.280 to 9.440.
EUR / USD closing 1.4576, 1.4658 high, low 1.4555, XAUUSD C: 1,543.75, H: 1,553.20 L: 1,540.80 CO-LS C: 98.78, H: 100.68, L: 98.55. Dow C: 12.087, H: 12.135, L: 12.055.


Euro Incar Target Lebih Tinggi


Senin, 06 Juni 2011 17:04 WIB
TODAY’S ANALYSIS FOREX

Euro masih diperdagangkan dekat level tinggi 1 bulan terhadap dollar, ditopang oleh ekspektasi redanya krisis utang Yunani dan perbedaan suku bunga. Uni Eropa/IMF telah utarakan paket bailout baru, yang akan gantikan kesepakatan €110 miliar tahun lalu jika Athena jalankan kebijakan penghematan lebih lanjut dan percepat privatisasi. Der Spiegel laporkan bail-out baru mungkin lebih dari €100 miliar. “Harapan segera selesainya krisis Yunani berikan alasan untuk beli euro,” ungkap Kurt Magnus, petinggi Nomura Holdings.

Meski belum ada solusi jangka panjang untuk krisis utang zona-euro, tapi optimisme jelang pertemuan ECB pada hari Kamis berdampak positif terhadap mata uang tunggal Eropa. Aksi beli hedge-fund berhasil bantu euro raih $1.4657 di sesi Asia. Trader melihat stop-loss order di area $1.4670/80 dengan $1.4710 sebagai resisten berikutnya. Sebagian analis bahkan targetkan euro capai $1.50 dalam beberapa minggu mendatang di tengah berlanjutnya sentimen pelemahan dollar.

Bursa saham AS gagal catatkan koreksi dalam paska jeleknya data non-farm payrolls dan partai oposisi Yunani enggan menentang kebijakan penghematan,” ungkap startegis BNP Paribas. “Euro dapat raih target $1.5000 jika ECB isyaratkan perlunya kenaikan suku bunga pada pertemuan Juli.” Analis cukup optimis ECB akan berikan pernyataan hawkish pada pertemuan Kamis nanti dan isyaratkan berlanjutnya pengetatan moneter.

*****

Euro Target Aims Higher
Monday, June 6, 2011 17:04 pm
TODAY’S FOREX ANALYSIS

The euro was still trading close to levels of 1-month high against the dollar, bolstered by expectations letup Greece’s debt crisis and interest rate differentials. EU / IMF has pointed out the new bailout package, which will replace the € 110 billion deal last year when Athens run further policy savings and speed up privatization. Der Spiegel reported new bail-out may be more than € 100 billion. “Hope the completion of the Greek crisis immediately give a reason to buy euros,” said Kurt Magnus, senior Nomura Holdings.

Although there is no long-term solution to the debt crisis, euro zone, but optimism ahead of ECB meeting on Thursday a positive impact on the European single currency. Action successful hedge-fund buying helped the euro reach $ 1.4657 in Asian session. Traders saw stop-loss order at $ 1.4670/80 area with $ 1.4710 as the next resistance. Some analysts even sees the euro reached $ 1.50 in the coming weeks amid continued weakening dollar sentiment.

“U.S. stock markets failed to Put a correction in the post-ugly non-farm payrolls data and Greek opposition parties reluctant to oppose the policy of saving,” said BNP Paribas strategic. “The euro may reach $ 1.5000 if the ECB’s target suggests the need for higher interest rates at the meeting of July.” Analysts are optimistic the ECB will give hawkish statement on Thursday meeting and suggests the continued tightening of monetary.