Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Emas

Technical Outlook 28 Januari 2014


·     EUR/USD. Bias masih bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan break di bawah zona 1.3625-1.3600 guna memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area 1.3545. Sebaliknya, resisten terdekat dapat dijumpai di 1.3750. Penembusan yang konsisten terhadap level tersebut akan memicu momentum bullish lanjutan mengincar target area 1.3790 atau bahkan lebih tinggi.

·       GBP/USD. Bias tetap bearish dalam jangka pendek seiring pasangan mata uang ini menguji area 1.6475, yang berpotensi memicu tekanan bearish lebih lanjut menuju target 1.6420. Hanya break di atas area 1.6600 yang dapat mengubah bias intraday kembali bullish untuk menguji ulang resistensi kunci di 1.6745.

·        USD/JPY. Bias tetap bearish dalam jangka pendek untuk menguji area 101.80, yang apabila tertembus kembali akan memicu tekanan bearish lebih lanjut dengan target 101.40. Sebaliknya, resisten terdekat berada di sekitar 103.00. Penembusan jelas di atas level itu akan menghantarkan harga ke zona netral seiring ketidakjelasan arah dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji ulang area 103.35-103.50.

·       USD/CHF. Dalam jangka pendek bias masih bullish meskipun dibutuhkan clear break di atas 0.9000 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju setidaknya level 0.9050, sebelum menguji area 0.9095. Pada fase ini, hanya kejatuhan di bawah area 0.8920 yang akan mengubah bias intraday menjadi bearish untuk menguji ulang area 0.8875, sebelum kembali rebound.

·     AUD/USD. The bias is neutral in nearest term with potential trading range seen between 0.8700 – 0.8800 area, a clear break back below 0.8700 area would trigger further bearish pressure retesting 0.8645 key support area. On the upside, only a clear break above 0.8800 area would change the intraday bias back to bullish aiming at least 0.8850 area before retesting 0.8910 key resistance area.

·       XAU/USD. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 1275, break diatas area tersebut akan memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 1285. Pada pergerakan kebawah, support terdekat terlihat disekitar area 1250, break dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral, lebih jauh menguji area 1235.

·    Hang Seng Futures. Dalam jangka pendek, stochastic yang overbought mengindikasikan potensi koreksi bullish menuju area 22100. Penembusan jelas level itu akan memicu penguatan lebih lanjut mengincar target berikutnya di area 22250. Kegagalan dalam melewati hadangan area 22100 akan mengembalikan tekanan bearish untuk pengujian ulang area 21850.

·      Nikkei Futures. Penembusan area 14785 telah memicu momentum bearish lanjutan hingga mendekati area 14760, yang apabila tertembus akan membuka jalan menuju target berikutnya di area 14670. Sebaliknya, indikator sthocastic telah mensinyalkan potensi rebound. Yang bisa mendorong indeks kembali di atas 14785, untuk kemudian mendekati area 14985.

·   Kospi Futures. Bias masih bearish, meski stochastic dan RSI mengindikasikan sinyal koreksi bullish. Target bearish terdekat ada pada 248.00, break ke bawah area ini dapat memicu momentum bearish lanjutan untuk menuju area 244.00. Bagaimanapun, ada potensi koreksi bullish kembali ke area 252.20 dalam jangka pendek, break ke atas area ini akan melanjutkan koreksi bullish untuk menguji area 253.60.


Analisa Emas


Harapan tidak adanya tapering masih mendorong penguatan harga hingga 1360 pagi tadi. Level di kisaran 1360 ini memberikan tahanan atas atau resisten hari ini. Penguatan lanjutan membutuhkan konfirmasi penembusan level resisten 1360 dengan potensi target mendekati area resisten selanjutnya di 1375.

Potensi pelemahan masih terbuka jika harga tidak mampu kembali menembus 1360 dan berhasil menembus support di kisaran 1343 dengan potensi target ke area 1330.

Hari ini selain isu No tapering, data ekonomi AS mala mini bisa menjadi market mover yaitu data penjualan ritel dan tingkat keyakinan konsumen. Data yang lebih bagus dari prediksi bisa menekan turun harga emas.


Analisa Emas


Harga emas kembali melambung karena isu debt ceiling yang maih belum usai dan juga data tenaga kerja yang disurvei ADP lebih buruk dari ekspektasi pasar.

Namun pergerakan naik semalam tidak diteruskan pagi ini. Mengindikasikan tekanan turun masih belum pudar. Hingga siang ini harga emas berada di atas support 1303-1305. Potensi pelemahan lanjutan terbuka jika emas berhasil menembus ke bawah area support tersebut dengan potensi target kembali ke area 1277.

Sementara pergerakan naik lanjutan membutuhkan konfirmasi penembusan area resisten 1324 dengan potensi target ke area 1340.

Hari ini selain isu debt ceiling, market mover yang bisa menggerakan harga emas adalah data klaim tunjangan pengangguran dan data ISM non-manufaktur PMI AS. Dimana hasil yang lebih buruk dari ekspektasi dari kedua data ini bisa menguatkan kembali harga emas dan sebaliknya.


Analisa Emas


Harga emas berhasil tertekan turun mendekati level 1305 semalam dan menguat kembali ke level 1327 setelah itu. Pagi ini harga emas berkonsolidasi dalam kisaran sempit 1321-1327. Tekanan rebound ini berpeluang mengangkat harga naik mendekati area 1335. Pergerakan di atas 1335 baru membuka peluang penguatan hingga 1358.

Sementara peluang turun harga emas bisa terjadi selama harga masih di bawah resisten 1335 dan berhasil menembus ke bawah support terdekat 1320 dengan target kembali ke area 1305.

Malam ini data yang menjadi market mover adalah data durable goods orders dan new home sales AS. Kedua data ini bisa memberikan indikasi ke pelaku pasar mengenai kesehatan ekonomi AS di sektor manufaktur dan perumahan. Bagusnya data ini bisa menekan harga emas karena penguatan dollar AS. Selain itu, isu taperin


Analisa Emas


Harga emas beranjak naik setelah data tenaga kerja AS, Non-Farm Payrolls hari Jumat kemarin dirilis lebih rendah dari ekspektasi pasar sehingga membuka ekspektasi bahwa pengurangan stimulus belum akan dilakukan dalam waktu dekat.

Pagi ini harga emas sempat menguat ke area 1320 dan setelahnya seperti kehilangan momentum penguatan. Harga emas berpotensi menguji kembali level support 1310 dan bila level ini tembus ke bawah, harga berpotensi mengarah ke area 1300. Sementara tren kenaikan jangka pendek bisa menguat kembali jika harga emas bisa menembus ke atas level resisten di sekitar 1322 dengan potensi target ke area 1330.

Hari ini data ISM sektor jasa AS bisa menjadi market mover bagi harga emas. Bila data AS ini lebih bagus dari prediksi, harga emas bisa kembali melemah dan sebaliknya.

Posted from WordPress for Android


Analisa Emas


Harga emas masih mencoba rebound kemarin dan hingga siang ini membentuk support dan resisten di $1248 dan $1262. Selama harga tidak bisa menembus resisten 1262, potensi tekanan masih menekan ke level support 1248 dan support selanjutnya di 1233. Sementara bila 1262 ini tembus ke atas, maka potensi target berikutnya di kisaran 1272-78.

 

Emas masih berkonsolidasi menjelang data penting, data tenaga kerja AS- Non farm Payrolls dan tingkat pengangguran yang akan dirilis di akhir pekan. Bila data-data tenaga kerja AS yang dirilis lebih bagus dari perkiraan, tentunya akan kembali menekan harga emas karena terkait asumsi pengurangan stimulus dan sebaliknya.

Semalam data ISM manufaktur AS lebih bagus dari ekspektasi pasar tapi laporan perekrutan tenaga kerja dari sektor manufaktur tersebut selama bulan Juni adalah yang terendah dalam 4 tahun. Ini yang menimbulkan asumsi situasi tenaga kerja AS belum bagus sehingga emas bisa meneruskan reboundnya semalam.


Analisa Emas


Harga emas berhasil melakukan rebound kemarin setelah sempat tertekan ke level 1365. Hari ini emas berada di level 1377. Namun berada masih berada di level tertinggi kemarin 1387. Tekanan turun terlihat masih membayangi pergerakan emas pagi ini.

Support pagi ini terbentuk di kisaran 1374. Pergerakan di bawah support ini akan membuka peluang pelemahan kembali ke area 1365. Sementara resisten terbentuk di kisaran 1382. Pergerajan di atas resisten ini bisa membuka peluang penguatan ke area 1388-91.

Isu pengetatan kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat masih menjadi faktor penekan pergerakan harga emas. Bulan ini, The Fed dijadwalkan rapat kebijakan moneter tanggal 18-19.


Analisa Emas


Il Governatore della Banca d'Italia Mario Drag...

Il Governatore della Banca d’Italia Mario Draghi tiene una lectio magistralis all’Università La Sapienza – The Governor of the Bank of Italy Mario Draghi delivering a lesson at the University of Rome (Photo credit: Wikipedia)

Harga emas mendapatkan dorongan naik dari perubahan kebijakan moneter bank sentral Eropa (ECB) yang menurunkan suku bunga acuan 25 bps. Pada konferensi pers, kepala bank sentral Eropa, Mario Draghi, juga mengungkapkan rencana untuk menrapkan suku bunga negatif bagi simpanan bank-bank yang terparkir di bank sentral. Ini akan mendorong bank-bank untuk mengeluarkan dana dari bank sentral dan mendistribusikannya ke tempat lain yang lebih menghasilkan.

 

Untuk sementara ini, indikator MACD dan stochastics pada grafik 4 jam menunjukkan indikasi naik untuk harga emas ini. Namun penguatan lanjutan harus menunggu penembusan level resisten 1485 dengan potensi target 1520. Di bawah level resisten tersebut, harga masih akan cenderung turun dan bisa menguji kembali level support 1461 dan mungkin bisa tembus dan menuju level support berikutnya di 1440.

 

Hari ini data Non-Farm Payrolls dan tingkat pengangguran AS akan menjadi fokus. Data NFP bulan April diekspektasi kan bertambah 145 ribu dibandingkan data bulan sebelumnya yang mengalami penambahan 88 ribu. Sementara data tingkat pengangguran diekspektasikan sama dengan bulan sebelumnya 7,6%. Bila terjadi penurunan yang drastis pada data NFP dibandingkan dengan prediksi, harga emas berpotensi untuk kembali menguat dan sebaliknya. Demikian pula dengan tingkat pengangguran. Bank Sentral AS telah mengatakan bahwa stimulus masih akan dijalankan selama tingkat pengangguran belum mencapai mencapai 6,5%.


Analisa Emas


Harga emas turun dalam kemarin malam hingga pagi tadi. Disinyalir adanya peralihan portofolio dari emas ke saham. Dow Jones terlihat membentuk level tertinggi baru. Optimisme terhadap membaiknya perekonomian AS membuat investor lebih yakin untuk masuk ke pasar yang lebih beresiko.

 

Penurunan kemarin memberikan momentum penurunan yang besar dan harga berpeluang untuk turun kembali. Kemungkinan level resisten di sekitar 1578-1580 (fibonacci retracement 38,2% dari 1563-1603) dapat menahan rebound emas hari ini. Dan harga berpotensi menguji kembali level terendah 1563 dan level support berikutnya di 1554 (level terendah 21 Feb 2013).

 

Sementara bila harga berhasil rebound menembus resisten 1580, harga berpotensi melanjutkan reboundhingga 1589 (fibonacci retracement 61,8% dari 1563-1603).

 

Malam ini data ekonomi AS: ADP employment change dan ISM aktivitas sektor jasa bisa menjadi market mover karena pasar saat ini fokus pada data-data ekonomi AS. Buruknya data ini bisa kembali mengangkat harga emas dan sebaliknya.

 


Analisa Emas


Harga emas masih tertekan dengan kembali menembus area 1585 ke bawah. Kini terlihat level support penembusan level ini berpotensi membawa emas ke kisaran lebih rendah di 1568. Sementara resisten terdekat di 1584. Penembusan area resisten ini berpotensi mendorong penguatan ke area 1590 an (area MA 200 grafik 1 jam).

Dollar AS yang kuat menjadi pemicu kejatuhan harga emas. Indeks dollar AS kini berada di kisaran 81.88, menguat 3.33% dibandingkan indeks di awal bulan Feb 2013. Penguatan dollar AS ini dipicu oleh
outlook kekhawatiran ekonomi global ekonomi di kawasan Eropa dan masih belum pulihnya AS dan China. Selain itu, prospek stimulus Bank Sentral AS yang dipertanyakan juga menjadi pemicu penguatan dollar AS.

Posted from WordPress for Android