Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Credit Suisse


Market Review EUR/USD closing 1.3197, high 1.3218, low 1.3143, XAUUSD C:1641.80, H:1649.15, L:1634.35, CO-LS C: 103.79, H: 104.10 L: 102.79. Dow C: 12959, H: 12995, L:12870. Dollar melemah terhadap euro pada hari Selasa setelah data menunjukkan bahwa harga rumah di AS mulai stabil memicu investor untuk mencari yield yang lebih tinggi di luar AS. Emas juga ikut naik seiring terjadi pelemahan dollar, namun traders masih enggan memasuki pasar menjelang pertemuan kebijakan dari Federal Reserve. Bursa saham AS ditutup mix, terlepas dari level tinggi sesi, seiring euforia dari laporan earnings pada awal sesi memudar dan seiring anjloknya saham Apple, yang turut menekan indeks Nasdaq. Harga minyak naik pada sesi New York setelah harga rumah di 20 kota di AS turun dengan laju lebih lambat di bulan Februari, menguatkan optimisme bahwa ekspansi ekonomi AS akan bertambah cepat. Data ekonomi hari ini adalah pidato dari ECB Draghi, GDP, CBI industrial orders expectations dari Inggris, durable goods orders, crude oil inventories dari AS, keputusan suku bunga, pernyataan, proyeksi ekonomi, dan konferensi pers FOMC, serta laporan earnings dari Boeing, Caterpillar, Credit Suisse, Motorola Solution, Sprint dan Akamai.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa

Dollar melaju dari level rendah sejak bulan Mei terhadap 6 mata uang utama seiring persetujuan untuk menaikkan batas hutang masih belum dicapai, memicu peralihan menuju dollar AS. Emas terkoreksi setelah melesat ke rekor tinggi barunya di atas $1,625 per ons, mencetak 6 kali rally menuju rekor dalam 2 pekan. Harga minyak turun ke level rendah sesi setelah laporan pemerintah menunjukkan suplai minyak mentah melonjak untuk pertama kalinya dalam 9 pekan. Sementara saham AS ditutup turun tajam dengan Dow anjlok hampir sebanyak 200 poin. Data ekonomi hari ini adalah keputusan suku bunga dan pernyataan dari RBNZ, retail sales Jepang, unemployment change Jerman, jobless claims dan pending home sales dari AS, juga earnings dari Credit Suisse, DuPont, Exxon Mobil, Royal Dutch Shell, dan Starbucks. Nikkei diperkirakan bergerak dalam kisaran 9,860 – 10,060.

EUR/USD closing 1.4367, high 1.4536, low 1.4338, XAUUSD C:1,614.25, H:1,628.15, L:1,609.20 CO-LS C:97.24, H: 99.50, L: 97.14. Dow C: 12,244, H: 12,400, L:12,235.


Breaking News


EMAS
Fitch pangkas peringkat Yunani, pamor safe haven emas terangkat
Pemangkasan peringkat utang Yunani memicu kenaikan harga emas. Hingga pukul
10.35 WIB, emas untuk kontrak pengiriman Februari 2011 di Divisi COMEX-AS naik 0,33% ke level US$ 1.365/tory ounce, dari posisi akhir pekan di US$ 1.360,50/tory ounce. Pada 14 Januari, Fitch Ratings memangkas peringkat utang Yunani. Sebelumnya, Moody’s Investors Services dan Standard & Poor’s sudah lebih dahulu menurunkan peringkat utang negara ini. Penurunan rating ini memicu kecemasan krisis di kawasan Eropa masih berlangsung. Alhasil, pamor emas sebagai safe haven kian bersinar. Pedagang senior dari Korea Exchange Bank Futures Co, Hwang Il Doo menyebut, ketidapastian di sekitar wilayah tersebut mengangkat harga emas, dan menopangnya dari kecenderungan pelemahan sejak awal tahun ini. Sementara, ekonom Credit Suisse Group AG, Dong Tao memperkirakan emas kemungkinan akan mencapai US$ 1.500/tory ounce pada kuartal pertama, lalu bisa turun jika pasar mengekspektasi bank sentral bakal mengakhiri program stimulus Quantitative Easing. “Emas mungkin menguat ke level di atas US$ 2.000/tory ounce dalam lima sampai 10 tahun mendatang seiring inflasi memasuki era baru,” prediksinya. (By Kontan)

Pembelian Fisik Topang Emas
Emas sedikit menguat di hari Senin setelah sebelumnya sempat anjlok 1% dikarenakan langkah pengetatan yang dilakukan Cina di hari Jumat. Bank Sentral Cina menaikkan persyaratan modal di hari Jumat untuk ke empat kalinya dalam dua bulan, sebagai langkah untuk memerangi inflasi yang menjadi prioritas utama tahun ini. Perhatian tertuju pada data dari Beijing di hari Kamis, diantaranya angka inflasi bulan Desember dan pertumbuhan ekonomi kuartal empat, yang memberi petunjuk sejauh mana langkah pengetatan diperlukan dalam beberapa bulan ke depan. Namun kondisi perekonomian di AS dan Eropa akan menjadi faktor yang lebih menentukan di balik harga emas, menurut beberapa analis. “Kita akan melihat bagaimana harga emas tertekan oleh data dari Cina, namun hal ini hanya akan terjadi dalam satu atau dua sesi. Faktor lain yang lebih penting masih AS,” menurut Hou Xinqiang, analis di Jinrui Futures. Ekonomi AS masih membutuhkan dorongan dari bank sentral meskipun propsek pertumbuhan meningkat, menurut pejabat teras pada Bank Sentral. Spot emas menguat 0.3% menjadi $1,365.29/tory ounce, setelah sempat menyentuh level rendah satu pekan di hari Jumat di $1,354.99/tory ounce. (Bymonexnews.com