Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Chang’an

Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada penutupan perdagangan di akhir minggu Jumat kemarin ditutup menguat yang cukup signifikan, logam mulia ini menguat sebesar 3% dan selama bulan Juni mengalami peningkatan bulanan pertama dalam lima bulan belakangan. Harapan baru mulai menguak setelah pertemuan puncak Eropa menghasilkan beberapa keputusan yang memungkinkan bank – bank Spanyol memperoleh bantuan darurat. Petinggi Uni Eropa sudah menyetujui penggunaan dana darurat untuk langsung menyuntikkan dana ke perbankan yang membutuhkan efektif tahun 2013 mendatang, sementara itu penerbitan Eurobond diperkirakan akan segera terwujud.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa ditutup menguat pada penutupan perdagangan di akhir minggu lalu, sentimen positif terhadap mata uang Euro begitu menguat setelah tercapai kemajuan yang cukup berarti pada KTT Ekonomi Eropa dan pasar merespon sangat positif. Para pemimpin Uni Eropa akhirnya menyepakati untuk mempermudah persyaratan pinjaman bagi perbankan Spanyol dan pintu bantuan bagi Italia menjadi terbuka. Hal tersebut menunjukkan hasil yang jauh lebih baik dari harapan masyarakat global yang sebelumnya cenderung pesimis terhadap proses negosiasi di KTT Ekonomi Uni Eropa tersebut, dan optimisme pasar tersebut merupakan faktor positif yang cukup penting bagi pergerakan Euro dalam waktu dekat mendatang.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di awal bulan ini bergerak menguat yang cukup baik, mengawali perdagangan di bulan Juli bursa – bursa Asia memperoleh dorongan positif yang cukup signifikan. Menguatnya bursa AS pada akhir perdagangan minggu lalu memberikan sentimen positif di bursa Asia. Ada beberapa saham yang bergerak menguat diantaranya adalah Toyota, Canon, Sony, dan Nomura Holdings.


Market Outlook Today


MINYAK

Komoditi Minyak dunia kembali ditransaksikan merosot di New York dengan demikian penurunan harga minyak sudah terjadi selama 3 hari berturut-turut. Penurunan harga minyak terjadi setelah Standard & Poor’s memangkas peringkat utang Italia ke level A dengan outlook negatif. Jika terjadi kolaps pada perekonomian Eropa hal tersebut kemungkinan akan menyebabkan perlambatan pertumbuhan di AS. Hal itu bisa menyebabkan resesi global yang akan memangkas permintaan energi secara signifikan.

EMAS

Komoditi Emas merosot sebesar 1,8% terhadap dollar AS ke level $1778.55/troy ounce pada perdagangan kemarin seiring kalah pamornya sebagai aset safe haven dibanding obligasi dan dollar AS ditengah semakin berkembangnya kekhawatiran pada krisis Uni Eropa, investor cenderung mengalirkan investasinya pada aset yang lebih likuid dibanding aset alternatif seperti Emas. Pelemahan bursa saham global juga tak kunjung memberikan dukungan penguatan Emas secara signifikan, hal tersebut ditengarai karena maraknya aksi ambil untung terhadap Emas untuk menutupi kerugian investor pada instrumen investasi lain seperti saham dan mata uang. Kemungkinan sikap wait and see para pelaku pasar Emas menjelang rilis hasil sidang FOMC besok Kamis dini hari 22 September 01.15 WIB. Di perkirakan saat ini The Fed akan kembali melakukan upaya pelonggaran moneter meskipun disisi lain akan mempertahankan nilai tukar dollar yang kuat.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa merosot pada perdagangan kemarin setelah para pejabat Eropa mengakhiri pertemuan akhir minggu mereka tanpa menghasilkan persetujuan atau kesepakatan baru untuk mengatasi krisis utang kawasan zona Euro, sehingga menambah kekhawatiran mengenai kemungkinan default utang Yunani dapat menular ke negara‐negara zona Euro lainnya. Kekhawatiran terhadap krisis utang Eropa dan prospek suram perekonomian AS telah mendorong investor menjauhi aset‐aset beresiko dan mengalihkan investasi mereka kedalam Treasuries dan dolar, dimana dolar telah melonjak lebih dari 1% terhadap 6 mata uang rival utamanya.

NIKKEI

Bursa saham Jepang padap perdagangan di hari Selasa pagi indeks-indeks acuan di bursa saham mengalami penurunan sehingga mendorong indeks mengalami penurunan untuk pertama kalinya dalam tiga hari belakangan, bursa saham Jepang tertekan setelah saham Wall Street ditutup di teritori negatif seiring dengan makin tingginya kekhawatiran mengenai kemungkinan kebangkrutan Yunani. Anjloknya bursa saham Jepang juga turut dipicu oleh menguatnya mata uang Yen ke posisi tertinggi dalam 10 tahun terhadap Euro. Saham eksportir mengalami tekanan jual yang besar seiring dengan apresiasi mata uang Yen tersebut. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei pada perdagangan hari ini akan mengalami peningkatan tapi terbatas.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


Rabu, 07 September 2011

GBP/USD

Melemahnya Sterling akibat laporan yang menunjukkan turunnya penjualan ritel Inggris di bulan Agustus lalu pada perdagangan kemarin sehingga memicu spekulasi bahwa Bank of England mungkin akan memulai langkah-langkah pemberian stimulus tambahan lebih awal. Bank of England dijadwalkan akan melakukan pertemuan selama 2 hari sebelum mengumumkan kebijakannya. Sterling juga menghentikan kenaikan 4 hari beruntun terhadap Euro. Tingkat penjualan pada pertokoan yang telah dibuka 12 bulan turun sebesar -0,6%  dari tahun sebelumnya. Laporan ekonomi yang terus mensinyalkan rapuhnya pemulihan ekonomi telah memicu spekulasi bahwa Bank of England akan tetap mempertahankan suku bunga pada rekor rendah dan melanjutkan program pembelian aset atau pelonggaran kuantitatif guna mengangkat perekonomian.

EMAS

Komoditi Emas ditutup melemah sebesar 1,3% terhadap dollar AS pada perdagangan kemarin setelah sebelumnya berhasil membukukan rekor harga tertinggi sepanjang sejarah di $1920.90/troy ounce dtopang oleh langkah bank sentral Swiss SNB yang mematok kurs Swiss franc terhadap Euro minimun di level 1,2. Namun demikian hingga menjelang penutupan investor terus melakukan aksi ambil untung sehingga Emas akhirnya ditutup melemah pada kisaran $1873.10/troy ounce. Disamping aksi profit taking tersebut pelemahan Emas juga ditopang oleh menguatnya dollar AS terhadap mata uang utama dunia lainnya terutama terhadap Swiss franc, dimana mencatat lonjakan hingga 9,6%. Sebelumnya minat beli investor terhadap aset safe haven mulai tertekan setelah rilis data ISM Non Manufacturing PMI Amerika untuk Agustus yang diluar perkiraan meningkat menjadi 53.3 diatas perkiraan 51.

MINYAK

Komoditi Minyak rebound dari level terendah dalam seminggu di New York, reli Komoditi Minyak terjadi karena investor berspekulasi stok minyak mentah akan menyusut. Apalagi terjadi badai di Teluk Meksiko memicu indikasi permintaan akan melebihi pasokan di AS. Di prediksi hari Kamis besok Departemen Energi AS akan merilis adanya penurunan persediaan minyak sebesar 2,25 juta barel per minggu lalu. Selain itu gangguan yang terjadi di Teluk Meksiko berpotensi 30% berubah menjadi badai tropis. Padahal Bureau of Ocean Energy Management menyebutkan sekitar 60,5% produksi minyak dan 41,6% dari produksi gas alam di Teluk Meksiko telah ditutup setelah Badai Tropis Lee melewati kawasan ini.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan pagi ini mengalami rebound seiring dengan rebound yang dialami oleh sebagian besar bursa Asia yang dibuka lebih awal. Menguatnya bursa saham Hongkong pagi ini didorong oleh aksi bargain hunting yang mulai kembali dilakukan oleh para pelaku pasar. Saham-saham di bursa Hong Kong mengalami pergerakan menguat yang cukup solid. Adapun saham – saham yang mengalami peningkatan adalah saham Cheung Kong, HSBC, dan Hangseng Bank. Di perkirakan pada perdagangan hari ini Indeks Saham Hangseng akan cenderung mengalami penurunan namun terbatas.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Minyak Bakal Uji Level $90


Kamis, 04 Agustus 2011 09:29 WIB
TODAY’S ANALYSIS COMMODITY

Jika data perekonomian AS terus memburuk, minyak Nymex dapat anjlok ke level $90/barrel, kata kepala komoditi Mizuho

Securities, Takumi Otsuka. Minyak sedikit menguat di awal perdagangan.

“Sentimen masih sangat bearish terkait kondisi perekonomian di Eropa dan AS yang lemah,”  tambahnya. “Fokus pasar pada data perekonomian AS pekan ini.” Angka pengangguran dirilis hari ini dan nonfarm payrolls dirilis besok (05/08), kedua data sangat berpengaruh pada pasar. USD menguat setelah BoJ melakukan intervensi ke dalam pasar mata uang. Hal ini turut menekan minyak meski berdampak kecil dan hanya sesaat, kata Otsuka.

Minyak Nymex bulan September naik 21 sen menjadi $92.14/barrel, Minyak ICE bulan September naik 2 sen menjadi $113.25/barrel.


Investor Buru Safe Haven, Emas Meroket


Kamis, 04 Agustus 2011 10:53 WIB
TODAY’S ANALYSIS COMMODITY

Tindakan investor yang terus memarkir dana tunai ke dalam aset save-haven di tengah kegelisahan sentimen perekonomian makro membuat emas terus melesat. Spot emas di $1,665.70 per troy ons, naik $4.60 dari level penutupan.

Harga berada di bawah rekor tinggi hari Rabu (03/08) di $1,673.19/ons, namun sebagian besar partisipan pasar memperkirakan logam mulia akan terus melambung dalam jangka pendek dan menguji rekor tinggi baru dikarenakan pergolakan ekonomi makro. Deutsche Bank mencatat bahwa emas dapat menembus level $2,000/ons. Data non-farm payrolls AS menjadi data kunci bagi pergerakan emas untuk jangka pendek. Angka yang menurun, mengindikasikan lapangan kerja yang berkurang di negara dengan ekonomi terbesar di dnia. Hal ini akan mendorong emas terus meroket sementara jika angka perekrutan pekerja meningkat dapat menekan pasar.


New High of Gold


EMAS

Komoditi Emas naik mencapai rekor US$1.672.60/ troy ounce di tengah isyarat melemahnya perekonomian Amerika Serikat yang mendorong permintaan logam mulia sebagai alternatif investasi. Moody’s Investors Service menyebutkan peringkar kredit AS mungkin menurun dan kemarin menempatkan negara itu dalam outlook negatif setelah Presiden Barack Obama menandatangani UU untuk menaikkan batas utang utang negara dan memangkas anggaran. Harga emas di zona euro juga mencapai rekor dipicu kekhawatiran melemahnya pertumbuhan akan menghambat upaya Spanyol dan Italia untuk mengurangi utang.

MINYAK

Komoditi Minyak mentah naik dari posisi terendah dalam 5 minggu di New York sebagai spekulasi bahwa Federal Reserve akan memulai lagi program stimulus sehingga mementahkan tanda-tanda pelambatan ekonomi di negara terbesar di dunia itu. Kontrak minyak naik sebanyak 0,7% yang merupakan pertama kali dalam lima hari. Ekuitas AS rebound setelah Wall Street Journal melaporkan tiga mantan pejabat The Fed mengatakan bahwa bank sentral harus mempertimbangkan putaran baru pembelian efek untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Minyak tergelincir kemarin setelah laporan menunjukkan bahwa industri jasa AS diperluas pada bulan Juli  dan stok minyak mentah naik pada minggu kedua.

GBP/USD

Sterling menguat terhadap dollar AS dan mencapai level tertingginya dalam dua bulannya pada perdagangan di hari Rabu kemarin setelah data menunjukkan aktivitas yang tidak di ekspektasi pada pertumbuhan jasa Inggris yang tumbuh lebih cepat dalam empat bulannya. Tetapi kenaikan dapat tertekan dari permasalahan mengenai kerapuhan dari recovery ekonomi Inggris, khususnya setelah data pada awalnya minggu ini menunjukkan aktivitas manufaktur mengalami kontraksi.


Komoditi Emas Kembali Melonjak


EMAS

Komoditi Emas kembali melonjak seiring dengan spekulasi krisis utang yang menghantam AS dan kawasan Eropa akan semakin tereskalasi. Tak hanya emas, harga perak juga meningkat karena investor menilai logam mulia adalah tempat investasi yang aman. Lembaga pemeringkat Moody’s Investor Services mengumumkan sedang mengkaji opsi untuk menurunkan peringkat negara adidaya tersebut. Opsi penurunan peringkat ini disebabkan belum adanya kesepakatan di anggota parlemen AS mengenai kebijakan untuk menaikkan batas utang negara yang bisa dinyatakan default. Mathew Zaman Strategis dari Kingsview Financial di Chicago mengungkapkan harga emas terus menguat ketika terjadi krisis utang, pelemahan dolar sehingga tingkat kepercayaan investor menurun terhadap mata uang kertas dan pemerintah.

MINYAK

Komoditi Minyak diperdagangkan naik dari level terendah tiga hari di New York dan menghapus kerugian mingguannya. Harga minyak di pasar Asia bergeser tipis hari ini, setelah kemarin merosot 2,4%. Kemarin komoditi Minyak terkoreksi setelah Federal Reserve mengatakan tidak siap membeli lebih banyak obligasi negara untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. Ketua Federal Reserve Ben Bernanke menyebut kepada Kongres, bank sentral akan berhati-hati memulai putaran ketiga pelonggaran kuantitatif karena inflasi lebih tinggi. Pernyataan itu memicu spekulasi permintaan bahan bakar mungkin akan goyah.

HANGSENG

Pergerakan bursa saham Hong Kong pada pagi hari ini tampak menunjukkan pergerakan cenderung melemah, Bursa tergerus oleh penurunan di bursa saham AS pada perdagangan tadi malam. Kondisi di bursa tertekan setelah Fed menyatakan tidak akan melakukan stimulus moneter dalam waktu dekat. Sementara itu fase konsolidasi tampaknya akan menjadi fokus perdagangan hari ini sehingga pergerakan tidak akan terlalu besar.

EUR/USD

Sentimen secara keseluruhan di pasar finansial masih rapuh. Sebab perbankan Eropa masih bersikap defensif. Hal ini bisa di lihat dari meningkatnya dana deposit perbankan Eropa yang disimpan di European Central Bank (ECB). Kondisi ini mencerminkan bahwa perbankan Eropa masih enggan meminjamkan dana untuk kredit. Bahkan untuk pinjaman jangka pendek sekalipun. Padahal hasil stress test perbankan Uni Eropa baru akan dirilis. Pihak perbankan Eropa sudah mempersiapkan skenario terburuk. Hal ini terlihat dari  jumlah parkiran dana (deposit) perbankan di ECB naik menjadi 90,5 M Euro dari sehari sebelumnya 65,7 M Euro.

 


Weekly Market Outlook 20 – 25 Juni 2011


Market Outlook 20 – 25 Juni 2011

15 dari 23 pedagang, investor, dan analis yang disurvei oleh Bloomberg mengatakan Komoditi Emas akan naik minggu ini. Komoditi Emas naik sebesar 7,5% tahun ini, mencapai harga tertingginya di $1,577.60/troy ounce pada tanggal 2 Mei 2011, karena investor mencari logam mulia sebagai perlindungan kekayaan terhadap kenaikan inflasi dan penurunan nilai mata uang.
Monetary Policy Meeting Minutes, RBA (Reserve Bank of Australia) pada 21 Juni 2011 pukul 08:30 WIB akan membahas kondisi ekonomi yang mempengaruhi keputusan mereka dalam menentukan tingkat suku bunga kedepan. Hasil yang positif akan men-support Aussie.

German ZEW Economic Sentiment dan German Ifo Business Climate Level indeks gabungan berdasarkan survei investor dan analis institusi Jerman, dan Level indeks gabungan terhadap manufaktur, bangunan, grosir dan pengecer. Laporan keduanya bulan ini di prediksi mengalami penurunan.

Existing Home Sales Jumlah bangunan yang terjual per tahun kecuali konstruksi yang baru di Amerika Serikat diprediksi akan mengalami penurunan, sebesar 4.83M, dari 5.05M. Apabila pada 21 Juni 2011 di rilis di bawah 4.83M, maka akan berdampak negatif bagi Dollar.

Monetary Policy Committee (MPC) meeting minutes, Bank of England (BOE) Pada tgl 22 Juni 2011 akan mengadakan pertemuan mengenai kebijakan moneter, yang mempengaruhi keputusan mereka dalam menentukan tingkat suku bunga kedepan. Hasil yang positif akan menguntungkan Sterling.

FOMC (Federal Open Market Committee) Statement Bank sentral Amerika Serikat pada tgl 22 Juni 2011 akan menyampaikan pernyataannya mengenai ekonomi Amerika, di barengi dengan penetapan tingkat suku bunga  pada Federal Funds Rate. dilanjutkan dengan FOMC Press Conference. Diprediksi The Fed tetap mempertahankan tingkat suku bunga di bawah 0.25%.

Inflation Report Hearings, Gubernur BOE (Bank of England) dan beberapa anggota MPC (Monetary Policy Committee) Pada tanggal 23 Juni 2011 akan menyampaikan testimoni mengenai inflasi. Pernyataan yang optomistik akan berdampak positif bagi Poundsterling.

New Home Sales. 

Jumlah rumah baru yang terjual di Amerika Serikat yang akan di rilis pada tgl 23 Juni 2011, di prediksi mengalami penurunan tipis, sebesar 311.000, dari 323.000. Apabila di rilis di bawah 311.000 maka akan berdampak negatif bagi Dollar.

BOE (Bank of England) Gov King Speaks, Gubernur Bank of England – Mervyn King Akan menyampaikan pidatonya pada 24 Juni 2011 pukul 16:30 WIB mengenai kebijakan moneter Inggris. Pernyataan yang optimistik akan menguntungkan Poundsterling.

Untuk indikator ekonomi global pada minggu ini tidak banyak rilis data ekonomi global yang penting, namun pengumuman suku bunga the Fed pada Rabu malam nanti akan jadi perhatian besar pasar, walau kemungkinan masih akan bertahan rate-nya. Secara umum agenda rilis data ekonomi yang kiranya perlu diperhatikan investor minggu ini, adalah:

Dari kawasan Amerika: Berupa rilis data Existing Home Sales pada Selasa malam; kemudian pengumuman Federal Funds Rate yang keumungkinan besar bertahan di level 0.25% pada Rabu tengah malam; berlanjut dengan rilis New Home Sales serta rilis tenaga kerja Unemployment Claims mingguan yang biasa menjadi perhatian pasar pada Kamis malam; terakhir adalah Core Durable Goods Orders pada Jumat malam.

o Dari kawasan Inggris dan Eropa: berupa pengumuman German ZEW Economic Sentiment pada Selasa sore; serta German Ifo Business Climate di waktu Jumat petang.

Minggu lalu di Pasar Forex Nilai tukar mata uang dollar mengalami penguatan secara umum lebih di akibatkan melemahnya mata uang Euro di minggu yang kedua, di tengah menguatirkannya situasi menuju ‘default’ untuk Yunani.

Index dollar terpantau naik ke level 75.445 dari yang pernah di 73’an.
Minggu yang lalu Euro terus melemah di minggu yang kedua oleh situasi makin terkungkungnya perekonomian Yunani, yang kemudian rebound di akhir minggu dengan EUR/USD bertengger di level 1.4305. Untuk minggu ini market range-nya akan berada antara resistance pada 1.4690 dan 1.4940, sedangkan level support di 1.4253 dan kemudian pada 1.3970.

Poundsterling Pada minggu lalu juga terkoreksi terhadap dollar, walau tidak setajam Euro, dan berakhir di level 1.6177. Untuk minggu ini, level Resistance terdekat pada 1.6548 dan kemudian 1.6747, sedangkan Support kalau tembus 1.6059 akan berada pada 1.5932 dan kemudian 1.5752.
Untuk USD/JPY Secara umum minggu lalu melemah terbatas dan ditutup di 80.01, pasar di minggu ini berada di antara Resistance pada 82.27 dan 85.59, serta Support level pada 78.82.

Sementara itu Aussie dollar terpantau seminggu lewat menguat terbatas yang berakhir di 1.0617. Range minggu ini masih di antara resistance 1.0887 dan 1.10 sementara support level di 1.0440 dan 1.0288.

Untuk pasar di Stock Index Futures pada minggu lalu di regional Asia masih terus melorot di minggunya yang ketujuh secara umum, tertekan oleh kekuatiran akan sentiment situasi ekonomi di Yunani dan Eropa.

Indeks Nikkei sementara ini masih tetap konsolidasi, berakhir di 9375. Rentang pasar saat ini antara level resistance di 10300 dan kemudian ke level 10875, serta support pada level 9360 dan lalu 8370. Sementara itu,
Indeks Hangseng Berjangka di Hongkong minggu lalu ditutup melemah tajam ke level 21609. Minggu ini masih berada dalam range level resistance di 22617 dan berikutnya 23785, sementara support-nya di 21026 serta 20250.

Bursa saham Wall Street minggu lalu masih sempat melemah namun rebound di akhir pekannya untuk menahan lanjutan pelemahan terpanjang sejak 2008, diwarnai dengan concern global terhadap ancaman resesi baru dunia.

Dow Jones Industrial berakhir di level 12004.30; saat ini dalam range resistance terdekat level 12573 dan kemudian 12876, sementara support di level 11566 dan pada 10950.

Index S&P 500 minggu lalu naik sedikit naik ke level 1271.50. Berikutnya, maka market range-nya akan berada di antara resistance level 1296 dan 1345, sementara level support berada di 1250 dan 1170.

Untuk Pasar Emas Minggu lalu terpantau menanjak terbatas di tengah munculnya kekuatiran ancaman resesi atas perekonomian global, dan berakhir di $1538.45/troy ounce, sesuai presdiksi sebelumnya. Untuk minggu ini Emas di perkirakan dengan bertahap masih berpeluang menguat kembali oleh kenaikan demand dan safe haven, dengan rentang berada antara Resistance pada $1574 dan $1580, sementara Support ada di $1460 serta berikut $1410/troy ounce. Di Indonesia, harga emas terpantau sedikit menguat di tengah terkoreksinya rupiah, ditutup di akhir pekan pada Rp 424,600

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook Today


Senin, 20 Juni 2011

EMAS
Emas Masih Naik Setelah Raih Diatas $1541/troy ounce 

Emas bergerak naik hari Senin, setelah membukukan penguatan terbesar 1 hari dalam 3 minggu di sesi sebelumnya, saat dollar AS melemah dan bursa saham stabil terkait harapan keberlangsungan krisis hutang Yunani. Komoditi Emas bertambah ke level $1539.80/try ounce setelah naik diatas $1541.00/try ounce di hari Jumat. Emas masih dibawah level tingginya selama ini sekitar $1575.00/try ounce yang terjadi pada awal bulan Mei. Para Menteri Keuangan setuju pada hari Senin bahwa mereka akan mencari dana sukarela untuk hutang Yunani dari para pemegang obligasi swasta guna mendanai bagian penting untuk keperluan pendanaan di beberapa tahun kedepan. Tetapi para Menteri Keuangan masih menunda keputusan akhir untuk pemberian danan senilai 12 miliar Euro (setara dengan US$17 miliar) untuk bantuan darurat Yunani, mengatakan bahwa Yunani sebelumnya harus melakukan tindakan pemulihan yang sungguh-sungguh.

MINYAK
Minyak Mentah Stabil Setelah Sentuh Dibawah $92
Kontrak minyak mentah sedikit stabil hari Senin setelah turun ke rendahnya dibawah $92 per barel minggu lalu terkait redanya kekhawatiran permintaan tetapi kejelasan untuk perkiraan ekonomi AS masih rendah. Harga minyak mentah di NYMEX naik 2 sen di level $93.03 per barel. Hari Jumay, komoditi tersebut bertahan turun $1.94 di level $93.01, terendahnya sejak 18 Februari. Kontrak bulan Juli akan selesai pada hari Selasa. Untuk minggu ini, harga minyak mentah mungkin akan turun 6.1%, menandakan kejatuhan mingguan terbesar sejak 6 Mei 2011.
HANGSENG
Bursa Hong Kong Perlihatkan Penguatan Tipis

Bursa saham Hong Kong diperkirakan akan menguat, meninggalkan rendahnya selama 9 bulan yang terjadi minggu lalu, saat para investor melakukan aksi bargain-hunting untuk saham-saham yang anjlok terkait harapan baru di Eropa yang diajukan oleh Perancis dan Jerman akan membantu Yunani. Kejatuhan Hang Seng sebesar 1.2% hari Jumat ke level 21,695 poin membawa kejatuhannya untuk Juni sebesar 8%, menandakan kejatuhan terburuk sejak bulan November lalu. Para investor asing semakin kahwatir akan pasar Cina ditengah pembicaraan ledakan internet dan pertanyaan mengenai kontroversi yang melingkupi SinoForest dan Harbin Electric. Buruknya kinerja Wall Street, dimana S7P 500 melemah di penguatan awal minggunya sejak kejatuhan berturut-turut, cenderung membuat investor menahan posisi samapai ada kejelasan mengenai solusi untuk kekhawatiran hutang di wilayah Eropa.

EUR/USD
Pertempuran Bulls Vs Bears Untuk Euro
Menjelang pengumuman bahwa tidak ada keputusan yang terjadi pada pertemuan pagi ini, hari Senin untuk pertemuan para Menteri Keuangan Eropa guna membantu Yunani, membuat Euro anjlok lebih dari 25 pips ke rendahnya dibawah 1.4255. Akan tetapi adanya minat beli yang kuat telah membuat Euro terlihat memulihkan diri, saat mata uang tersebut kembali bergerak ke area 1.4280. “Euro telah merosot 20 pips ke level 1.4260 dan masih ada tahanan dibawah 1.4250”, dikatakan Sean Lee dari Forex Lice. “Beberapa pelaku pasar secara jelas masih memberikan minat beli untuk Euro”, ditambahkannya. Saat ini Euro telah terhenti dan kembali turun tipis, berada di level 1.4270.

 

***EnglishVersion***

 

Monday, June 20, 2011

GOLD
Gold Still Up After Win Over $ 1541/troy ounce

Gold moves up on Monday, after posting the biggest one-day gain in 3 weeks in the previous session, while the U.S. dollar weakened and unstable stock market related survival hopes Greece’s debt crisis. Gold Commodities increased to a level of $ 1539.80/try ounce after rising above $ 1541.00/try ounce on Friday. Gold is still below the high level during this approximately $ 1575.00/try ounce that occurred in early May. Finance Ministers agreed on Monday that they would seek a voluntary fund for Greece’s debt from the holders of corporate bonds to finance an important part for the purposes of funding in the next few years. But the Finance Minister is still delaying the final decision for granting Danan worth 12 billion euros (equivalent to U.S. $ 17 billion) for emergency aid Greece, says that Greece must take action before a real recovery.

OIL
Crude Oil Steady After Touch Below $ 92

Less stable crude oil contract on Monday after dropping to a low below $ 92 a barrel last week, but demand concerns related letup clarity to forecast the U.S. economy is still low. Crude oil prices on the NYMEX rose 2 cents at $ 93.03 per barrel level. Jumay day, commodities are down $ 1.94 at the last level of $ 93.01, its lowest since February 18. The contract will be completed in July on Tuesday. For the week, crude oil prices will probably fall 6.1%, marking the biggest weekly fall since May 6, 2011.

Hangseng
Strengthening Hong Kong’s Return Thin

Hong Kong shares are expected to strengthen, leaving low for 9 months that occurred last week, when investors take action bargain-hunting for stocks that plummeted in Europe related to the new expectations raised by France and Germany will help Greece. The fall of the Hang Seng 1.2% Friday to as low as 21.695 points, bringing its fall to 8% in June, marking its worst fall since last November. Foreign investors will increasingly kahwatir Chinese market amid the explosion of internet discussion and questions about the controversy surrounding the SinoForest and Harbin Electric. Poor performance of Wall Street, where S7P 500 fell in the week since the fall of reinforcement early in succession, tend to make investors hold positions samapai there is clarity about the solution to debt concerns in the European region.

EUR / USD
Battle For Euro Bulls vs. Bears

Ahead of the announcement that no decision had happened at the meeting this morning, Monday for a meeting of European finance minister to help Greece, making the euro dropped more than 25 pips to a low below 1.4255. But the presence of strong buying interest has made the Euro look to recover, when the currency is moving back to 1.4280 area. “The euro has dropped 20 pips to 1.4260 level and there is still a prisoner under 1.4250”, said Sean Lee of Forex lice. “Some market players clearly still provide buying interest for the Euro”, he added. Today Euro has stalled and fell back a thin, are at level 1.4270.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Wall Street Berhasil Pulih


Jumat, 10 Juni 2011 – 05:45 WIB
Wall Street Berhasil Pulih

Saham As rebound pada hari Kamis menyusul aksi jual selama 6 hari untuk ditutup naik pertama kalinya dalam bulan Juni, setelah sentimen investor membaik akibat data defisit perdagangan dan menyusul keputusan Kabinet Yunani untuk mendukung pengetatan kebijakan yang baru untuk negara yang terbebani hutang. “Rebound dikarenakan faktor teknikal dan banyak aksi bargain-hunting,” menurut Kenny Polcari, direktur manajer pada ICAP Equities. “Kita sedang berada pada tern turun selama musim panas.” Polcari mengatakan 1,290 adalah target bagi S&P, namun tanpa data makroekonomi yang bagus indeks dapat turun menuju 1,250, level rendha bulan Mei dan sekaligus MA200. Citigroup dan Wells Fargo naik hampir 3% masing-masing. Bahkan Morgan Stanley naik setelah Rochdale menurunkan target harga raksasa finansial tersebut menjadi $28 dari $37.50. Namun sektor perbankan masih menjadi sektor dengan performa terburuk tahun ini.

Di tempat lain, saham Eropa naik tajam, pulih dari penurunan beruntun selama 6 hari, seiring investor melakukan aksi beli saham di level rendah, terutama saham terkait komoditas. Sementara itu, Kabinet di Yunani mendukung kebijakan pengetatan baru yang penting bagi negara terbebani hutang untuk menerima bantuan internasional.

Posted with WordPress for BlackBerry.