Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “business climate

Analisa Emas


Harga emas sempat terpuruk ke area 1404 sebelum kembali rebound pagi ini ke area 1422. Pagi ini harga emas terlihat membentuk resisten di kisaran 1425-1428. Bila harga tidak berhasil menembus resisten ini, harga bisa kembali mengalami koreksi dengan potensi koreki ke area 1412.

Sementara penembusan di atas level resisten, membuka peluang harga menguji kembali level 1440.

Setelah penurunan pekan lalu, emas melakukan rebound dan kelihatannya akan bergerak di kisaran 1400-an untuk sementara waktu. Harga mendapatkan sentimen positif dari pembelian fisik yang terlihat meningkat karena harga yang terlihat murah. Namun harga emas juga mendapatkan sentimen negatif dari penurunan kepemilikan emas untuk investasi. ETFs terbesar dunia, SPDR Gold Trust, tercatat menurunakan kepemilikan emasnya sebesar 1,63% atau sebesar 589.958 ons dari tanggal 19 April ke tanggal 22 April.

Hari ini beberapa data yang akan menjadi penggerak harga emas adalah data IFO business climate Jerman, data CBI realised sales Inggris dan data durable goods orders AS. Bila data-data ini di bawah ekspektasi pasar, maka semakin mengkonfirmasi isu pelambatan ekonomi yang marak di pasar dan bisa berimbas pada penurunan harga emas.

 


Market Outlook Today


Cheung Kong Center

Cheung Kong Center (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas bergerak melemah pada perdagangan kemarin, komoditi Emas sempat sedikit menguat setelah merosot ke level terendah dalam 3 bulan terakhir. Komoditi Emas berada dalam tekanan setelah adanya progress negosiasi untuk menghindari jurang fiskal di AS serta upgrade rating kredit Yunani yang menjadi faktor utama yang mengurangi daya tarik safe haven komoditi ini.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa bergerak menguat pada perdagangan kemarin, sentimen positif terhadap mata uang Eropa ini menguat setelah Ifo Institute for Economic Research menyampaikan bahwa terdapat peningkatan kinerja pada iklim bisnis di Jerman mendekati akhir tahun ini. Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada rilis data German Ifo Business Climate yang bertambah 102.4 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 101.40, adanya informasi yang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom yang memperkirakan naik menjadi 101.9. Disisi lain menguatnya mata uang ini juga dipicu oleh The Fed mengumumkan rencana penambahan program stimulus moneternya, selain mempertahankan suku bunga di kisaran 0 – 0,25% selama 4 tahun The Fed juga mengutarakan komitmen baru untuk membeli $45 M Treasury/bulan setelah berakhirnya Operation Twist. Belanja ekstra tersebut akan membanjiri pasar keuangan dengan Greenback yang beresiko melemahkan daya tarik mata uang AS.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak melemah cukup signifikan pada perdagangan di hari Kamis pagi, para pelaku pasar mengambil kesempatan untuk melakukan aksi ambil untung setelah pada perdagangan kemarin melonjak tajam hingga mencapai posisi tertinggi dalam 17 bulan belakangan dan pasar juga menantikan kepastian stimulus tambahan dari BoJ. Ada beberapa saham unggulan yang bergerak bervariasi diantaranya adalah Cheung Kong dan Henderson Land bergerak melemah, sementara itu saham HSBC dan Saham Hong Kong and China Gas bergerak menguat.