Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “bursa saham

Market Outlook Today


At Granville and West Hastings Street, Vancouv...

At Granville and West Hastings Street, Vancouver, Canada. Currently occupied by Birks Jewellers. Formerly the Canadian Imperial Bank of Commerce. A classic ‘temple bank’ style built in 1908. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas bergerak melemah pada perdagangan kemarin menjauh dari level tinggi seminggu, melemahnya komoditi ini seiring kecemasan tingkat permintaan global menurun seiring melambatnya pertumbuhan ekonomi. Afshin Nabavi Wakil Presiden senior pada MKS (Switzerland) SA di Jenewa mengatakan Pembeli komoditi ini sedang menahan diri dalam antisipasi adana penurunan harga, Bank Dunia juga memangkas perkiraan tingkat pertumbuahn untuk tahun ini dan memprediksikan kontraksi untuk tahun kedua bagi kawasan zona Eropa.

 

GBP/USD

 

Sterling merosot tajam pada perdagangan kemarin setelah lembaga pemeringkat Fitch Ratings memperingatkan tentang resiko downgrade rating kredit Inggris, dalam sebuah wawancara dengan Reuters Insider Fitch mengatakan bahwa resiko Inggris telah semakin besar, bahkan dapat memicu downgrade rating kredit jika laporan anggaran bulan Maret nanti menunjukkan tingkat hutang terus meningkat. Mata uang Sterling merosot hingga mendekati level terlemah 9 bulan vs Euro seiring PM David Cameron bersiap untuk menjelaskan rencana Inggris memisahkan diri dari Uni Eropa. Jeremy Stretch kepala strategi forex pada Canadian Imperial Bank of Commerce di London mengatakan “Sangat jelas terlihat jika perekonomian Inggris tengah dirundung ketidakpastian, mungkin juga ada beberapa kekhawatiran tersisa tentang kiprah Inggris di Eropa selanjutnya dan itu membuat prospek jangka pendek Sterling menjadi negatif.”

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong ditutup melemah pada perdagangan kemarin, negatifnya pergerakan bursa terus berlangsung hingga penutupan pergerakan bursa kemarin dimana investor melakukan aksi jual saham akibat jelang rilisnya data GDP China untuk kuartal keempat tahun lalu. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah saham Esprit Holdings turun sebesar 0,18%, saham China Resources melemah sebesar 0,92%, dan saham China Unicom ikut melemah sebesar 0,15%.

 

 


Market Outlook Today


English: Hongkong Bank, Singapore

English: Hongkong Bank, Singapore (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas bergerak menguat sehingga dapat menggapai kembali diatas level $1.650.00/troy ounce pada perdagangan kemarin mendekati 1%, menguatnya komoditi ini dibantu oleh penguatan permintaan fisik dan aksi ambil untung untuk setelah pada rangkaian tiga harinya turun yang mendorong kenaikan komoditi Emas. Berita BoJ akan mempertimbangkan kebijakan monetary easing pada bulan Januari dalam usaha menekan kekhawatiran deflasi yang imbasnya mendorong ketertarikan komoditi Emas sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi.

 

AUD/USD

Mata uang Aussie beregrak cukup berfluktuasi pada perdagangan di hari Rabu pagi, mata uang Aussie sempat bergerak menguat dan mencapai posisi tertinggi dalam enam hari belakangan, akan tetapi saat ini mata uang Aussie bergerak melemah seiring rilis data ekonomi dari Australia yang kurang memuaskan. Rilis data penjualan eceran untuk bulan November tercatat penjualan eceran melemah bulanan sebesar 0.1% sebelumnya diprediksi bahwa penjualan eceran bulanan di bulan November akan mengalami kenaikan sebesar 0.3%. Sementara itu data terpisah menunjukkan penjualan rumah baru yang dipantau oleh HIA menguat yang lebih baik dari sebelumnya pada bulan November lalu kenaikan bulanan di bulan November sebesar 4.7% lebih besar dari kenaikan 3.4% di bulan Oktober sebelumnya.

 

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak menguat seiring menjelang musim pelaporan keuangan pada perdagangan di hari Rabu pagi, para investor di bursa Hongkong mengalami peningkatan keyakinan sehingga bursa saham bergerak menguat. ada beberapa saham yang bergerak bervariasi diantaranya adalah Indeks spot hang seng pagi ini mengalami peningkatan sebesar 0.4%, Indeks China Enterprises menguat sebesar 0.9%, dan Sinopec mengalami kenaikan sebesar 1.3% setelah perusahaan ini mengumumkan rencananya untuk membangun terminal impor LNG di China timur, sedangkan Ping An Insurance melemah sebesar 1.9% setelah rencana HSBC menjual saham perusahaan asuransi yang dipegangnya senilai 9.4 miliar dolar ke CP Group asal Thailand kemungkinan besar akan gagal dilaksanakan akibat kurangnya pendanaan.

 


Market Outlook Today


English: Stephen Green, British banker, Chairm...

English: Stephen Green, British banker, Chairman of HSBC Holdings plc. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas ditutup sedikit menguat pada perdagangan di hari Jumat minggu lalu karena komoditi ini menjadi aset safe haven kembali, disaat pasar menanti pengumuman budget AS ternyata pengambilan suara dilakukan setelah Natal akibatnya harga saham turun ditambah pembelian Emas dari Brazil untuk menambah cadangan emasnya sampai dua kali lipat. Pada perdagangan di hari Senin pagi komoditi Emas sedikit terkoreksi akibat kecemasan atas jurang fiskal AS yang membuat beberapa investor terlihat untuk menahan diri masuk ke pasar. Austin Kiddle Direktur Dealer logam mulia di Sharps Pixley mengatakan “Dalam jangka pendek koreksi harga yang terjadi juga diakibatkan aksi jual yang dilakukan menjelang akhir tahun, likuidasi dana, dan kepercayaan pasar Eropa yang belum sepenuhnya pulih dan imbas dari negoisasi jurang fiskal AS”, rendahnya inflasi dan skenario pertumbuhan ekonomi yang rendah tidak cukup kuat untuk mendorong Emas dan ia juga melihat dari minimnya transaksi menjelang hari libur natal dan tahun baru dan negoisasi jurang fiskal AS yang belum terselesaikan.

 

AUD/USD

 

Mata uang Aussie bergerak melemah cukup signifikan terhadap dolar AS pada perdagangan di hari Senin pagi, mata uang  Aussie tergerus kembali melemah terhadap US Dolar seiring dengan masih khawatirnya para pelaku pasar mengenai negosiasi anggaran di AS yang mandek dan kondisi ini mengakibatkan minat para investor terhadap mata uang berimbal hasil dari risiko tinggi berkurang. Pada perdagangan minggu lalu mata uang ini bergerak melemah mingguan terhadap US Dolar terutama disebabkan oleh kegagalan John Boehner juru bicara Partai Republik di kongres AS untuk meraih dukungan dari partainya sendiri untuk rencana yang disusunnya yaitu Rencana B.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong diawal perdagangan di hari Senin pagi bergerak di kisaran sempit, saat saham-saham perbankan yang sempat terpukul jatuh sebelumnya kembali pulih di sesi perdagangan yang diperpendek hari ini menjelang libur hari Natal dan Indeks Berjangka Hangseng bergerak menguat sebesar 0.8%. Ada beberapa saham yang menguat  diantaranya adalah Indeks Shanghai yang menguat sebanyak 0.4%, sektor perbankan menguat bersama saham HSBC Holdings PLC naik sebesar 0.6%, Agricultural Bank of China Ltd yang menguat sebesar 1.3%, Industrial & Commercial Bank of China Ltd yang naik 1.1%, dan saham China Merchants Bank Co yang naik 1.7%.

 


Market Outlook Today


Cheung Kong Center

Cheung Kong Center (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas bergerak melemah pada perdagangan kemarin, komoditi Emas sempat sedikit menguat setelah merosot ke level terendah dalam 3 bulan terakhir. Komoditi Emas berada dalam tekanan setelah adanya progress negosiasi untuk menghindari jurang fiskal di AS serta upgrade rating kredit Yunani yang menjadi faktor utama yang mengurangi daya tarik safe haven komoditi ini.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa bergerak menguat pada perdagangan kemarin, sentimen positif terhadap mata uang Eropa ini menguat setelah Ifo Institute for Economic Research menyampaikan bahwa terdapat peningkatan kinerja pada iklim bisnis di Jerman mendekati akhir tahun ini. Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada rilis data German Ifo Business Climate yang bertambah 102.4 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 101.40, adanya informasi yang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom yang memperkirakan naik menjadi 101.9. Disisi lain menguatnya mata uang ini juga dipicu oleh The Fed mengumumkan rencana penambahan program stimulus moneternya, selain mempertahankan suku bunga di kisaran 0 – 0,25% selama 4 tahun The Fed juga mengutarakan komitmen baru untuk membeli $45 M Treasury/bulan setelah berakhirnya Operation Twist. Belanja ekstra tersebut akan membanjiri pasar keuangan dengan Greenback yang beresiko melemahkan daya tarik mata uang AS.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak melemah cukup signifikan pada perdagangan di hari Kamis pagi, para pelaku pasar mengambil kesempatan untuk melakukan aksi ambil untung setelah pada perdagangan kemarin melonjak tajam hingga mencapai posisi tertinggi dalam 17 bulan belakangan dan pasar juga menantikan kepastian stimulus tambahan dari BoJ. Ada beberapa saham unggulan yang bergerak bervariasi diantaranya adalah Cheung Kong dan Henderson Land bergerak melemah, sementara itu saham HSBC dan Saham Hong Kong and China Gas bergerak menguat.


Market Outlook Today


English: Stephen Green, British banker, Chairm...

English: Stephen Green, British banker, Chairman of HSBC Holdings plc. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas kembali bergerak melemah cukup dalam hampir 2% pada perdagangan kemarin ke level terendah sejak bulan Agustus, tertekannya komoditi ini seiring tumbuhnya harapan bahwa legislator AS mendekati untuk mencapai kesepakatan yang akan menghindari krisis fiskal bulan depan. Perbedaan bagaimana untuk menyelesaikan kembali apa yang disebut dengan jurang fiskal dipersempit secara signifikan dihari Senin malam lalu karena Presiden Barack Obama membuat tawaran pada partai Republik yang termasuk peluang utama dalam posisi dari kenaikan pajak untuk orang kaya.

 

GBP/USD

 

Mata uang Inggris Poundsterling kemabali bergerak menguat ke level tertinggi lebih dari 2,5 bulan terhadap US Dolar pada perdagangan kemarin, mata uang ini menguat setelah kondisi inflasi yang relatif stabil telah memperkuat spekulasi bahwa BoE akan menghindari langkah pelonggaran moneter lebih lanjut untuk saat ini. Data inflasi tahunan Inggris diluar dugaan stabil di level 2.7% di periode November setelah melonjak tajam di bulan sebelumnya, sedangkan para pelaku pasar sebelumnya telah memprediksi terjadi penurunan inflasi sebesar 2.6%. Namun para pelaku pasar tetap waspada dengan penguatan Sterling terbatas jika hasilrilis data MPC Meeting Minutes sore nanti dari sidang terakhir BoE menunjukkan indikasi ke arah pelonggaran moneter lebih lanjut.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong bergerak menguat tipis pada perdagangan dihari Rabu pagi, penguatan bursa saham ini mengikuti pergerakan naik bursa saham AS dan bursa saham Asia lainnya ditengah optimisme negosiasi fiscal cliff. Indeks Berjangka Hangseng menguat sebesar 0.4%, ada beberapa saham unggulan bursa yang bergerak bervariasi diantaranya adalah HSBC Holdings PLC dan saham China Shenhua Energy Co bergerak menguat, sementara itu Esprit Holdings Ltd, Indeks bursa saham Shanghai, dan saham China Construction Bank Corp bergerak melemah.

 


Market Outlook Today


Official portrait of United States House Speak...

Official portrait of United States House Speaker (R-Ohio). (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas merosot cukup dalam pada perdagangan kemarin, merosotnya komoditi ini setelah juru bicara DPR AS John Boehner pada proposal terakhir tentang fiscal cliff pada Presiden Barack Obama akan untuk pertama kalinya melihat kenaikan pajak pendapatan (untuk pendapatan kelas atas). Komoditi Emas diperdagangkan sedikit berubah perdagangan kemarin  dari tanda-tanda dari pergerakan nyata pertama minggu ini dalam negosiasi berkenaan dengan fiscal cliff yang mana menetralkan beberapa aksi beli padasafehaven komoditi Emas. Pada awalnya komoditi ini menguat dari harapan bahwa BoJ akan menggunakan stimulus moneter yang lebih setelah PM Jepang berikutnya Shinzo Abe menyebutkan langkah agresif untuk mendorong pertumbuhan.

 

GBP/USD

 

Sterling bergerak menguat pada perdagangan kemarin dipicu oleh menguatnya permintaan dari investor Timur Tengah dan perusahaan yang ingin melakukan hedge, beberapa analis memprediksi Sterling masih berpotensi melanjutkan penguatan jika politisi Amerika gagal mengatasi fiscal cliff.  Untuk selanjutnya fokus para pelaku pasar tertuju rilis data inflasi Inggris pada hari ini Selasa dan besok Rabu MPC Meeting Minutesyang mungkin akan memberikan sinyal tentang kemungkinan QE lebih lanjut. Sementara itu analis mata uang RBS Melinda Burgess memperkirakan jika rilis data penjualan ritel pada hari Kamis mendatang justru diperkirakan lebih berpotensi mendongkrak Sterling, secara keseluruhan BoE masih akan menunjukkan sikapdovish mereka dan Sterling kemungkinan akan lebih bereaksi terhadap data penjualan ritel minggu ini yang diperkirakan akan menunjukkan peningkatan dan memberi katalis positif.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong bergerak menguat tipis pada perdagangan dihari Selasa pagi, bursa saham Hongkong ikut menguat setelah bursa saham AS ditutup di teritori positif pada akhir perdagangannya kemarin. Harapan pasar mengenai segera tercapainya rancangan anggaran di AS telah memberikan dorongan menguat ke bursa-bursa saham global termasuk Asia, harapan ekonomi China juga mengalami pemulihan yang solid turut mendongkrak bursa saham Hongkong positif.

 


Market Outlook Today


Prime Minister Shinzō Abe of Japan, Saturday, ...

Prime Minister Shinzō Abe of Japan, Saturday, Sept. 8, 2007, in Sydney. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas pada awal perdagangan disesi Asia pada hari Senin pagi ini masih belum menunjukkan sinyal rebound dan komoditi Emas bergerak di kisaran ketat, komoditi ini masih bergerak rangebound meski sebagian analis mensinyalir akan adanya rally harga setelah pada minggu lalu The Fed menyatakan akan membeli surat hutang senilai $ 45M setiap bulan mulai tahun depan. Meningkatnya likuiditas biasanya turut mendorong permintaan logam mulia dikarenakan beberapa investor masih memilih komoditi Emas sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi.

 

USD/JPY

 

Mata uang tunggal Jepang begerak melemah tajam terhadap dolar AS pada perdagangan disesi Asia awal minggu pagi, mata uang Yen melemah tajam menyusul kemenangan partai Liberal Demokrat yang dipimpin oleh Shinzo Abe dalam pemilu hari Minggu kemarin. Kemenangan Abe ini dinilai akan memuluskan langkah kebijakan stimulus moneter yang diharapkan dari bank sentral Jepang. Partai Liberal Demokrat yang merupakan partai oposisi pada pemerintahan sebelumnya akhirnya berhasil menggusur Partai Demokrat yang merupakan partai penguasa di bawah PM Yoshihiko Noda, kemenangan Partai Liberal Demokrat ini berarti stimulus moneter akan ditingkatkan. Sebelumnya Shinzo Abe yang akan menjadi PM pada pemerintahan mendatang sudah menyatakan agar BOJ meningkatkan program stimulusnya.

 

NIKKEI
Bursa saham Jepang bergerak menguat cukup signifikan pada awal perdagangan dihari Senin pagi, bursa saham pada perdagangan disesi Asia masih bergerak mixed karena pergerakan bursa saham Wall Street yang ditutup minggu lalu bergerak melemah seiring dengan kekhawatiran fical cliff. Akan tetapi kemenangan Partai Liberal Demokrat dalam pemilu Jepang kemarin dan melemahnya yen mendorong kinerja sektor eksportir di bursa saham Jepang.

 


Market Outlook Today


Silvio Berlusconi

Silvio Berlusconi (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas bergerak menguat pada perdagangan disesi Amerika tadi malam dalam aksi short coveringsebelum laporan Jobless Claim AS dan setelah komentar dari Ketua ECB yang mendorong ekspektasi pada pemangkasan tingkat suku bunga. penguatan komoditi ini tertahan setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan perekonomian kawasan zona Eropa kemungkinan untuk anjlok tahun depan sebagaimana tahun 2012 ini resiko penurunan lebih kuat untuk wilayah ini dalam krisis utangnya yang panjang.

 

EUR/USD

 

Mata uang tunggal Eropa bergerak merosot cukup dalam pada perdagangan kemarin, dan mata uang Euro mencetak penurunan harian tertajam dalam 1 bulan terakhir seiring komentar Presiden ECB serta downgrade proyeksi pertumbuhan dan inflasi di kawasan itu memicu spekulasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Dalam sebuah konferensi pers yang digelar tadi malam paska ECB mempertahankan suku bunga dikisaran 0,75%, Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bahwa para pembuat kebijakan mulai mempertimbangkan perubahan suku bunga meskipun konsensus pertemuan kali ini masih mendukung suku bunga tidak berubah. Kisruh politik di Italia turut memicu yield obligasi Italia beranjak lebih tinggi yang turut menambah tekanan pada mata uang ini, kemarin partai People of Freedom pimpinan Silvio Berlusconi telah menarik dukungannya terhadap PM Mario Monti sehingga memperbesar resiko terjadinya konflik yang dapat memaksa diadakannya pemilu dini.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong begerak menguat tipis pada perdagangan dihari Jumat pagi akhir minggu ini, menguatnya bursa saham ini seiring menanti data NFP AS yang mungkin akan memberikan petunjuk pergerakan harga terkait kesehatan ekonomi AS. Bursa saham AS bergerak menguat tipis pada perdagangan tadi malam setelah data klaim tunjangan pengangguran mingguan turun ke level terendahnya di bulan ini, memberikan investor kesempatan untuk fokus kepada pemangkasan anggaran dan kenaikan pajak sebagai alasan untuk tetap optimis.

 


Market Outlook Today


The New York Stock Exchange, the world's large...

The New York Stock Exchange, the world’s largest stock exchange by market capitalization (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas kembali bergerak melemah lebih dari 1% seiring kekecewaan pasar terhadap lambatnya persetujuan budget AS pada perdagangan kemarin, padahal US dolar melemah dan  harga minyak mentah juga ikut melemah sehingga semua komoditas lain melemah. Ketidakpastian ekonomi yang berhubungan dengan pembicaraan budget AS dan mengenai heavy selling setelah penutupan option minggu lalu yang juga meyebabkan komoditi ini melemah.

 

AUD/USD

 

Mata uang Australia koreksi tipis pada perdagangan di sesi Asia pagi ini, mata uang Aussie sedikit melemah meskipun masih berada di kisaran tertinggi dalam lebih dari satu minggu belakangan. Melemahnya mata uang ini terjadi setelah rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal ke III di Australia menunjukkan hasil yang kurang dari harapan. Rilis data pagi ini mengenai pertumbuhan ekonomi kuartal ke III di Australia data menunjukkan bahwa di kuartal ke III terjadi pertumbuhan ekonomi sebesar 0.5% (q/q), meskipun tidak terlalu buruk namun hasil tersebut masih kurang dari ekspektasi yang sebesar 0.6%. Pertumbuhan di kuartal ke III ini juga melambat dari pertumbuhan yang terjadi di kuartal ke II yang sebesar 0.6%.

 

NIKKEI

 

Bursa saham Jepang awal pembukaan perdagangan disesi Asia cenderung bergerak sedikit melemah, bursa saham Jepang tergerus melemah melanjutkan pergerakan negatif pada sesi perdagangan sebelumnya. Para investor bersikap negatif setelah bursa saham Wall Street melemah akibat menguatnya kekhawatiran mengenai anggaran AS. Namun setelah sedikit melemah Indeks Berjangka Nikkei bergerak rebound seiring bursa saham AS menyingkirkan sentimen di Asia dalam penutupan lemahnya kemarin, saat para politikus di sana masih berselisih pendapat terkait solusi untuk masalah keuangan guna menghindari kenaikan pajak dan pemangkasan anggaran belanja yang mungkin akan mendorong AS ke jurang resesi.

 


Market Outlook Today


Signature of Angela Merkel.

Signature of Angela Merkel. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas ditutup menguat minggu lalu

 

Komoditi Emas bergerak menguat diatas level $1.750.00/troy once untuk pertama kalinya dalam lima minggu pada perdagangan diakhir minggu lalu sebesar 1,3%, menguatnya komoditi ini seiring dengan melemahnya dollar AS dan pembelian yang berhubungan dengan options yang memicu technical support. Komoditi Emas juga diuntungkan dari meluasnya pelemahan dollar khususnya mata uang Euro dari harapan untuk paket bantuan dan perbaikan yang mengejutkan pada sentimen bisnis Jerman.

 

EUR/USD

 

Euro mengakhiri penguatannya diminggu lalu

 

Mata uang tunggal Eropa melesat pada penutupan perdagangan diakhir minggu lalu seiring dengan harapan bahwa Yunani mungkin akan mengamankan dana bantuan lanjutan untuk memenuhi kewajiban hutang-hutangnya, kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa ia yakin bahwa kesepakatan akan bantuan untuk Yunani akan segera tercapai. Para menteri keuangan Eropa agendanya bertemu hari ini untuk ketiga kalinya guna memberikan keputusan bantuan untuk Yunani sebelum jatuh tempo pembayaran kembali hutang pada pertengahan bulan Desember.

 

HANGSENG

 

Hangseng bergerak dalam kisaran sempit

 

Bursa saham Hongkong pada pembukaan perdagangan diawal minggu ini cenderung mengalami fluktuasi pada kisaran sempit, bursa bergerak di teritori positif dan negatif, sementara Indeks Berjangka Hangseng mengalami pergerakan melemah setelah sempat dibuka dengan mengalami kenaikan hingga mencapai posisi tertinggi dalam nyaris tiga minggu belakangan. Kekhawatiran kemungkinan bangkrut di Yunani masih mendominasi sentimen negatif hari ini, para pelaku pasar kurang yakin bahwa para Menteri Keuangan zona Eropa dapat menghasilkan keputusan yang tepat waktu dalam mencegah kebangkrutan Yunani tersebut.

 


Market Outlook Today


Official portrait of Federal Reserve Chairman ...

Official portrait of Federal Reserve Chairman Ben Bernanke. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komditi Emas anjlok pada perdagangan kemarin seiring kombinasi dari anjloknya harga Minyak, harapan untuk gencatan senjata antara Hamas dan Israel, dan komentar Pimpinan The Fed Ben Bernanke pada jurang fiskal yang mengurangi ketertarikan pada komoditi ini sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Setelah membaik dari ekspektasinya data perumahan AS kemarin tetapi juga didukung oleh harapan AS akan menyelesaikan permasalahan fiskalnya dan dengan merespon pada konflik Timur Tengah.

 

USD/JPY

 

Mata uang Yen bergerak melemah ke posisi terendah 7 bulan pada perdagangan kemarin seiring di tengah spekulasi bahwa pemerintahan baru Jepang pasca pemilu 16 Desember mendatang akan memaksa BoJ untuk menggelontorkan lebih banyak stimulus moneter. BoJ menunda peluncuran langkah-langkah pelonggaran baru kemarin setelah mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari, meskipun berkembang desakan untuk stimulus lebih lanjut guna memacu ekonomi terbesar ke III di dunia itu. Keputusan itu muncul beberapa hari setelah calon terkuat untuk menjadi PM Jepang berikutnya menjanjikan pelonggaran moneter yang agresif untuk memperbaiki kesulitan ekonomi negara itu. Bank sentral juga mempertahankan suku bunga tidak berubah di antara nol hingga 0,1 %, namun BoJ mengatakan ekonomi Jepang “telah agak melemah” di tengah melambatnya ekspor dan produksi pabrik.

 

NIKKEI

 

Bursa saham Jepang bergerak menguat cukup signifikan pada perdagangan kemarin, kenaikan di bursa saham Jepang terjadi setelah pimpinan Partai Demokrasi Liberal Shinzo Abe menuntut langkah yang lebih ekstrem dari bank sentral Jepang termasuk jika diperlukan mendorong suku bunga ke bawah nol %. Mata uang Yen melemah tajam di tengah ekspektasi bahwa BoJ akan memberikan stimulus lanjutan.

 


Market Outlook Today


EMAS

 

Komoditi Emas bergerak melemah pada perdagangan di hari Jumat minggu lalu menyebabkan akumulasi tekanan mingguan akibat indikasi penurunan perekonomian global akibat kekhawatiran resesi AS menekan minat terhadap komoditi ini sebagai aset untuk hedging terhadap inflasi. Minggu lalu komditi ini melemah sebesar 1% dan sudah mengalami pelemahan dalam 5 dari 6 minggu perdagangan terakhir menyusul berkembangnya dinamika pasar setelah data yang mengindikasikan perekonomian Eropa juga sedang memasukii jurang resesi. Pada awal perdagangan minggu ini aksi beli mulai meningkat dengan gejolak Palestina dan Israel yang memberi peluang bagi penguatan harga, perundingan mengenai pembatalan fiscal cliff AS yang merupakan kombinasi kenaikan pajak dan pemangkasan pengeluaran yang diprediksi akan dilakukan mulai bulan Januari tengah digodok.

 

EUR/USD

 

Mata uang tunggal Eropa untuk pertama kalinya dalam 3 sesi terakhir bergerak melemah pada penutupan perdagangan minggu lalu, para investor kembali memburu aset-aset safe haven seiring kekhawatiran pertemuan antara Presiden Obama vs Parlemen AS tidak akan menghasilkan kesepakatan untuk menghindari jurang fiskal. Sementara itu berlanjutnya perselisihan di antara kreditur internasional Yunani dan melemahnya data ekonomi kawasan zona Eropa juga tidak banyak membantu sentimen pasar terhadap mata uang ini, bahkan setelah komentar anggota Dewan Gubernur ECB Jens Weidmann mengenai wacanahaircut hutang Yunani yang harusnya diberikan sebagai bentuk penghargaan atas keseriusan pihak Athena mengimplementasikan reformasi fiskal.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hangseng bergerak menguat  pada awal perdagangan minggu ini terutama terangkat oleh sentimen positif sejumlah ekuiti di Amerika sepanjang minggu lalu, bursa saham Hongkong ini juga ikut menguat oleh sejumlah saham bluechips yang rebound berkat aksi beli masif para investor seperti saham Sands China dan AIA Group. Namun tetap waspada tren tersebut masih rentan maka penguatan Indeks Berjangka Hangseng terbatas.


Market Outlook Today


EMAS

 

Merosotnya komoditi Emas dipicu oleh NFP yang positif

 

Komoditi Emas merosot tajam pada perdagangan diakhir minggu lalu hingga mencapai 2% dalam volume perdagangan yang besar mencapai level dibawah $1,690.00/troy ounce, komoditi ini melemah untuk pertama kalinya dalam dua bulan dipicu oleh rilis data Non Farm Payroll AS yang menurunkan ekspektasi pada stimulus ekonomi yang diberikan oleh bank sentral global. Komoditi Emas saat ini telah menghapus kenaikannya setelah The Fed AS mengumumkan pembelian kembali obligasi terakhirnya untuk mendorong pasar tenga kerja pada bulan September.

 

EUR/USD

 

Mata uang tunggal Eropa ditutup merosot diakhir minggu

 

Mata uang tunggal Eropa ditutup merosot tajam hingga ke posisi terendah 3minggu versus Dollar AS pada hari Jumat minggu lalu setelah sebuah data menunjukkan ekonomi AS menciptakan lebih banyak pekerjaan bulan lalu,. Euro juga terbebani oleh data yang mengkonfirmasi terjadinya kontraksi pada sektor manufaktur. Menurut laporan markit Economic yang berbasis di London Indeks manufaktur kawasan zona Eropa merosot ke 45,4 pada bulan Oktober dari 46,1 pada bulan sebelumnya, penurunan tersebut juga mematahkan upaya pemulihan sektor manufaktur yang diperlihatkan dalam 2 bulan sebelumnya. Dan mata uang ini juga masih terbebani oleh putusan pengadilan Yunani  yang menyatakan bahwa reformasi pensiun yang dipersyaratkan kreditur internasional mungkin tidak konstitusional, sehingga memicu kecemasan tentang penerapan lagkah-langkah penghematan yang diperlukan Athena untuk mengamankan pengucuran dana bailout berikutnya.

 

HANGSENG

 

Indeks Berjangka Hangseng over bought memicu pelemahan

 

Bursa saham Hongkong bergerak melemah yang moderat di awal perdagangan minggu ini, kondisi bursa saham melemah seiring para investor masih menantikan hasil pemilu presiden di AS dan pergantian pemimpin di China. Bursa saham yang sempat rally ke level tertinggi dalam 15 bulan pagi ini mengalami koreksi. Sektor jasa di China bergerak rebound di bulan Oktober lalu dari level terendah dalam dua tahun belakangan di bulan September, ekonomi China yang menunjukkan potensi pulih memberikan dorongan naik ke bursa saham sehingga penurunannya terbatas.

 


Market Outlook Today


English: The Hongkong and Shanghai Banking Cor...

English: The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited 『HSBC Premier Centre』Ikebukuro Branch 日本語: 香港上海銀行 『HSBCプレミアセンター』 池袋支店(店番:150) (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah lebih dari 1%, melemahnya komoditi ini dipicu oleh kekhawatiran para pelaku pasar mengenai kondisi ekonomi global dan beberapa komoditas lain termasuk minyak mentah juga turut melemah. Lesunya bursa saham yang didorong oleh laporan keuangan perusahaan-perusahaan yang mengecewakan berimbas melemahnya Logam Mulia. Beberapa komoditi lain ikut melemah seiring dengan kekhawatiran mengenai krisis ekonomi di kawasan Eropa, di hari Senin lalu Moody’s menurunkan rating lima wilayah di Spanyol.

 

AUD/USD

 

Mata uang Aussie bergerak menguat pada perdagangan di hari Rabu pagi seiring rilis data inflasi konsumen di Australia menunjukkan tingkat inflasi kuartalan yang lebih besar dari estimasi, dengan kondisi tersebut aussie rebound dari level terendah dalam lebih dari satu minggu belakangan. Kenaikan inflasi tersebut sedikit menutup ruang bagi RBA untuk menurunkan suku bunga. Aussie pada perdagangan kemarin sempat melemah tajam seiring dengan lesunya bursa saham, kemarin aussie sempat melemah hingga ke level 1.0236 terendah sejak tanggal 15 Oktober.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong bergerak melemah pada perdagangan tadi pagi, bursa saham melemah seiring dengan sentimen negatif yang menyambangi bursa saham Asia akibat lesunya laporan-laporan keuangan di bursa saham Wall Street yang melemah cukup signifikan. Ada beberapa saham yang bergerak bervariasi diantaranya adalah HSBC dan  Henderson Land bergerak melemah, sementara itu Hangseng Bank Limited dan SHK Properties bergerak menguat.


Market Outlook Today


HK Legislative Council Building

HK Legislative Council Building (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas kembali bergerak melemah pada perdagangan kemarin, komoditi ini melemah dipicu oleh turunnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah rilis data ekonomi AS yang cenderung membaik. Semalam rilis data penjualan eceran di AS untuk bulan September menguat yang lebih dari estimasi, beberapa data ekonomi yang dirilis sebelumnya juga menunjukkan peningkatan. Membaiknya kondisi ekonomi AS mengakibatkan penurunan terhadap aset safe haven termasuk Logam Mulia.

 

USD/JPY

Mata uang Yen bergerak melemah pada perdagangan kemarin untuk empat hari berturut-turut terhadap dolar, melemahnya mata uang ini  tersebut memberikan dorongan positif ke sektor eksportir di bursa saham Jepang. Yen lesu ditengah proyeksi bahwa data industrial production dan housing starts di AS bulan September lalu menguat, membaiknya kondisi ekonomi AS mengakibatkan turunnya permintaan terhadap aset safe haven termasuk Yen.

 

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak menguat pada perdagangan dihari Selasa pagi cukup signifikan dipicu oleh data penjualan eceran di AS naik lebih besar dari perkiraan, positifnya bursa saham AS juga ikut positif bagi pergerakan bursa saham di Asia. Ada beberapa saham yang bergerak menguat diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, Hangseng Bank, dan Hutchinson.


Market Outlook Today


Cheung Kong Center

Cheung Kong Center (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas ditutup melemah diakhir minggu.

 

Komoditi Emas ditutup melemah pada perdagangan diakhir minggu lalu seiring dengan kekhawatiran yang kembali muncul mengenai ketidakpastian rencana bailout Spanyol, ketidakpastian mengenai rencana bailout Spanyol menjadi faktor negatif yang dominan di pasar. Sementara itu rilis data ekonomi yang cukup baik dari AS mengakibatkan pasar kurang tertarik untuk mengoleksi emas yang merupakan aset safe haven tradisional.

 

USD/CHF

 

Franc Swiss melemah akibat antisipasi perlambatan sektor produksi

 

Mata uang Franc Swiss bergerak melemah terhadap Dollar AS setelah dibuka pada 0.9328 dipembukaan perdagangan, menjelang laporan dari Federal Statistical Office yang akan dirilis siang nanti data terkini mengenai perkembangan harga umum di tingkat produsen. Franc Swiss mulai bergerak melemah terkait dengan kemungkinan adanya perlambatan pada sektor tersebut. Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator PPI m/m dapat menunjukkan pertanda yang kurang menggembirakan dan diduga hanya akan tumbuh sebesar 0.3% dari nilai pada periode sebelumnya yang dapat tumbuh sebesar 0.5%.

 

HANGSENG

 

Indeks Hangseng menguat tipis

 

Bursa saham Hongkong bergerak sedikit menguat pada awal perdagangan minggu ini, menguatnya bursa saham ini terbatas di tengah rilis data inflasi China yang melambat. Inflasi bulan September China melambat ke level 1.9% dari 2% di bulan Agustus. Ada beberapa saham yang bergerak bervariasi diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC bergerak melemah, sedangkan Hangseng Bank Ltd bergerak menguat.


Market Outlook Today


kospi index

kospi index (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas ditutup sideways

Komoditi Emas bergerak sideways pada perdagangan kemarin, komoditi ini belum menemukan arahan untuk kembali bergerak positif. Kembali merebaknya kekhawatiran mengenai mburuknya kondisi kawasan zona Eropa masih mengakibatkan permintaan terhadap komoditas logam mulia ini menjadi mengalami penurunan. Dalam tiga hari berturut-turut Logam Mulia cenderung bergerak melemah, akan tetapi komoditi ini berhasil rebound dan berakhir hanya sedikit di bawah posisi penutupan sebelumnya.

AUD/USD

Aussie diperkirakan menguat terbatas terbatas dengan rilis data sektor tenaga kerja mixed

Aussie bergerak menguat setelah data perubahan jumlah pekerja di Australia untuk bulan September lalu mengalami kenaikan yang lebih besar dari estimasi pada perdagngan di hari Kamis pagi, meskipun demikian pergerakan menguat berpotensi tertahan karena data tingkat pengangguran justru naik lebih besar dari perkiraan. Peningkatan tenaga kerja di Australia untuk bulan September lalu mencapai 14.5K, angka ini nyaris tiga kali lebih besar dibandingkan dengan estimasi yang mengharapkan terjadi kenaikan hanya sebesar 5.1K. Untuk data tingkat pengangguran justru naik menjadi 5.4% dari 5.1% di bulan Agustus.

KOSPI

Indeks Berjangka Kopsi bergerak melemah seiring kekhawatiran melambatnya Ekonomi Global

Bursa saham Korea pada perdagangan di hari Kamis pagi hari bergerak melemah cukup signifikan, bursa saham Kospi melanjutkan pelemahannya setelah pada perdagangan kemarin melemah sebesar 1.6% di tengah makin merebaknya kekhawatiran bahwa rilis laporan keuangan di kuartal ke III cenderung lesu. Investor hari ini konsentrasi kepada rilis kebijakan moneter oleh Bank of Korea, dengan harapan luas menunjukkan bahwa BoK akan memotong suku bunga acuan sebesar 25 bps.


Market Outlook Today


English: Hongkong Bank, Singapore

English: Hongkong Bank, Singapore (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak menguat tipis, menguatnya komoditi ini seiring di tengah harapan bahwa bank-bank sentral global akan kembali mengambil langkah stimulus untuk menggenjot ekonomi. Kemelut ekonomi di kawasan zona Eropa bulan lalu makin menjadi dan ekonomi China juga semakin memburuk. Pasar berharap dalam pertemuan petinggi bank sentral Euro dalam minggu ini akan kembali ditunjukkan komitmen untuk melakukan stimulus.

AUD/USD

Rilis data ekonomi Australia yang mixed disesi perdagangan Asia pagi ini menyebabkan mata uang Aussie mengalami penurunan yang cukup signifikan, meskipun data building approvals di bulan Agustus menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan setelah bulan Juli merosot tajam, akan tetapi lesunya penjualan eceran masih memberikan dorongan negatif pada pergerakan mata uang Aussie.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Kamis pagi ini bergerak cenderung melemah, bursa saham Hongkong dibuka melemah setelah mengalami liburan selama tiga hari berturut-turut sejak hari Senin. Sentimen pasar Asia sebenarnya terangkat setelah data ekonomi yang lebih baik dari estimasi di AS membantu para investor untuk bertahan dalam sentimen positif, dan pada hari ini juga bursa saham Hongkong mulai kembali bertransaksi setelah libur sejak hari Senin lalu.


Market Outlook Today


Financial ratings of european States by Fitch ...

Financial ratings of european States by Fitch Ratings (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas ditutup merosot pada perdagangan diakhir minggu lalu, merosotnya komoditi ini selama dua hari berturut-turut di tengah menguatnya nilai tukar dolar AS dan permintaan terhadap komoditi Emas menurun. Indeks Dolar mengalami peningkatan cukup signifikan sebesar 0.6% terhadap enam rival mata uang utamanya di tengah kekhawatiran pertumbuhan ekonomi melambat. Komoditi Emas telah menguat sebesar 11% selama kuartal kedua dan ini merupakan kenaikan kuartalan terbesar sejak bulan Juni 2010.

GBP/USD

Poundsterling merosot tajam pada perdagangan diakhir minggu lalu, sterling merosot dipicu oleh meningkatnya resiko downgrade atas peringkat hutang Inggris paska peringkat kredit Fitch Ratings memperingatkan adanya potensi bahwa hutang pemerintah akan membengkak melebihi perkiraan sebelumnya. Fitch masih mempertahankan rating ‘AAA’ Inggris meskipun dengan outlook yang tetap negatif, namun lembaga pemeringkat tersebut tidak menjamin top rating itu akan dapat bertahan hingga 2014. Dalam minggu ini para investor sedang menantikan pada hasil survey PMI Inggris sore nanti guna untuk mengukur kemungkinan ekonomi Inggris keluar dari resesi, dan juga sedang menanti pada keputusan rating kredit Spanyol oleh lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service yang diperkirakan Spanyol akan tertekan downgrade rating menjelang laporan stress test perbankan Spanyol yang kemungkinan akan menunjukkan kekurangan modal sekitar 60 M Euro.

NIKKEI

Pada awal perdagangan minggu pagi ini bursa saham Jepang bergerak melemah, dan diawal semester keempat tahun 2012 ini sentimen umum di pasar Asia cenderung lesu. Rilis data indeks manufaktur Tankan di Jepang menunjukkan terjadi penurunan aktivitas di sektor manufaktur di kuartal ke III lalu. Indeks manufaktur Tankan berada di level -3 poin, turun dari -1 poin pada kuartal ke II.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak stabil pada perdagangan di hari Senin awal minggu pagi paska peluncuran QE III minggu lalu, menguatnya komoditi ini masih stabil di kisaran tertinggi dalam tujuh bulan belakangan. Dolar AS yang berada dalam tekanan mengakibatkan komoditi Emas menguat cukup signifikan. Dorongan positif pada komoditi ini masih diperoleh dari kebijakan QE III yang memang sudah diharapkan. Komoditi Emas pada perdagangan minggu lalu  menggenapi peningkatan mingguan untuk empat kali berturut-turut, para investor meningkatkan pembelian Emas yang merupakan sarana hedging tradisional di saat bank sentral melakukan ekspansi moneter.

GBP/USD

Sterling bergerak menguat pada perdagangan minggu lalu setelah peluncuran QE III, dan diawal minggu pagi tadi Sterling berbalik melemah terhadap Dollar AS. Sentimen negatif terhadap Sterling Inggris dipantau menguat setelah Rightmove menyampaikan bahwa sektor perumahan tersebut masih menunjukkan kinerja negatif di bulan Agustus meskipun sedikit membaik dari kinerja di bulan Juli. Dari perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya perbaikan pada indikator ekonomi Rightmove HPI m/m yang namun masih menunjukkan kontraksi -0.6% dari nilai periode lalu yaitu -2.4%.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong dibuka pada perdagangan di hari Senin pagi awal minggu ini bergerak menguat terbatas, bursa saham Hongkong masih dipengaruhi oleh sentimen positif dari bursa AS yang diakibatkan euphoria kebijakan QE III dari The Fed. Diperkirakan pada perdagangan hari ini bergerak terbatas seiring dengan bursa saham Jepang libur untuk merayakan hari penghormatan para tetua.


Market Outlook Today


Official portrait of Federal Reserve Chairman ...

Official portrait of Federal Reserve Chairman Ben Bernanke. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas bergerak sedikit melemah dan ditutup nyaris flat pada perdagangan kemarin, melemahnya komoditi ini setelah sempat kembali melonjak ke posisi 6.5 bulan tertingginya. Para investor mulai melakukan antisipasi apabila The Fed nantinya tidak memberikan sinyal jelas mengenai kelanjutan program QE III. Para pelaku pasar masih menantikan kepastian hasil pertemuan The Fed nanti malam, dalam pidatonya nanti malam Gubernur The Fed Ben Bernanke diperkirakan akan mengungkapkan kepastian jadi/tidaknya program QE III.

EUR/USD

Mata uang Eropa pada perdagangan kemarin bergerak sedikit menguat, dan pada perdagangan di hari Kamis pagi mata uang Euro masih sedikit melanjutkan penguatan. Euro menguat hingga mencapai posisi tertinggi dalam empat bulan belakangan pada perdagangan kemarin seiring di tengah harapan yang makin kuat setelah pengadilan Jerman memutuskan bahwa program bailout memiliki legalitas. Saat ini para pelaku pasar sedang menantikan keputusan The Fed untuk peluncuran QE III yang rencananya akan diluncurkan nanti malam.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Kamis pagi tadi cenderung flat dan menguat terbatas, bursa saham Hongkong hanya bergerak sedikit saja di tengah aksi menunggu para investor mengenai keputusan The Fed yang diharapkan akan kembali meluncurkan program QE III yang rencananya akan diluncurkan nanti malam.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah menarik kembali keposisi dari posisi tertingginya nyaris selama 6 bulan yang terjadi di sesi sebelumnya, dimana data AS yang lemah memperkuat spekulasi tindakan stimulus karena investor saat ini sedang menantikan pertemuan kunci dari Bank Sentral Eropa hari Kamis besok. Data Manufaktur AS melorot pada kejatuhan terdalamnya lebih dari 3 tahun bulan lalu, sebuah sinyal terbaru bahwa melambatnya ekonomi global sudah membebani pemulihan AS yang sudah lemah. Sementara itu data yang lemah terus menaikkan harapan untuk langkah – langkah pelonggaran lebih oleh The Fed, dimana saat ini ECB berada dibawah tekanan yang besar untuk memotong biaya pinjaman yang berlebihan menjelang pertemuan kebijakan di hari Kamis besok.

EUR/USD

Mata uang tunggal kembali melemah untuk dua hari berturut-turut terhadap dolar AS pada perdagangan di hari Rabu pagi tadi, Euro bergerak melemah menjelang pertemuan ECB dan rilis data aktivitas sektor jasa di kawasan zona Euro. Dimana saat ini ECB berada dibawah tekanan yang besar untuk memotong biaya pinjaman yang berlebihan menjelang pertemuan kebijakan di hari Kamis besok, rilis data aktivitas jasa di kawasan zona Euro ini diperkirakan akan kembali menunjukkan kontraksi yang membesar.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong merosot tajam pada perdagangan di hari Rabu pagi tadi, melemahnya bursa saham Hongkong ini dipicu oleh kehati-hatian menjelang data penting AS dan berita dari Eropa dan kinerja yang loyo di bursa saham Wall Street semalam yang menjauhkan aksi beli para pelaku pasar. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Indeks Hang Seng turun sebesar 0.9%, Hangseng China Enterprises Index turun sebesar 1.2, Citic Pacific turun sebesar 2.8%, Belle International Holdings Ltd melemah sebesar 2.5% dan perusahaan logistik Li & Fung Ltd turun sebesar 2.2%.


Market Outlook Today


Ben Bernanke (lower-right), Chairman of the Fe...

Ben Bernanke (lower-right), Chairman of the Federal Reserve Board of Governors, at a House Financial Services Committee hearing on February 10, 2009. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas ditutup melemah cukup signifikan pada perdagangan kemarin, komoditi ini sempat menguat dan kembali mencapai level tertinggi dalam 4.5 bulan. Pelemahan komoditi ini merupakan imbas dari aksi ambil untung yang dilakukan oleh para investor. Akhir-akhir ini komoditi Emas telah menerima sentimen positif yang sangat kuat dari harapan pasar mengenai kemungkinan QE tahap III di AS, dalam minggu lalu Pimpinan The Fed Ben Bernanke dalam suratnya ke kongres menyatakan bahwa bank sentral masih memiliki cukup ruang untuk melakukan kebijakan stimulus lanjutan.

EUR/USD

Mata uang Eropa bergerak melemah pada perdagangan kemarin, setelah penurunan yang lebih tajam dari perkiraan untuk sentimen bisnis Jerman telah meningkatkan harapan bahwa Jerman akan berbuat lebih banyak lagi untuk memacu pertumbuhan di kawasan zona Euro. Mata uang Euro diperkirakan menguat menjelang testimoni Ben Bernanke dalam pertemuannya di Jackson Hole Wyoming pada akhir minggu ini ditengah ekspektasi akan digulirkannya QE tahap III guna menstimulasi pertumbuhan ekonominya, harapan akan digulirkannya QE tahap III tersebut diperkuat oleh pernyataan Presiden Fed Chicago Charles Evans yang mengatakan bank sentral sebaiknya segera meluncurkan stimulus berikutnya dan membeli obligasi untuk menekan tingkat pengangguran.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak melemah pada perdagangan di hari Selasa pagi, bursa saham Hongkong tergerus melemah di tengah kekhawatiran mengenai data ekonomi China yang melemah. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, Hangseng Bank, Henderson Land, dan Hutchinson.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan diakhir minggu lalu ditutup menguat, menguatnya komoditi Emas dipicu oleh adanya sentimen positif terkait dengan adanya kenaikan pembelian Emas yang dilakukan oleh investor pada minggu lalu. Investor global tercatat membeli sebesar 2411,7 metrik ton dengan nilai nominal sebesar US$850 juta atau naik sebesar 0,1% dibandingkan minggu sebelumnya.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa ditutup melemah pada perdagangan diakhir minggu lalu terhadap US Dolar dan Yen seiring dengan rilis data perdagangan China yang mengecewakan, dalam pergerakan selama seminggu pada minggu lalu ekonomi Uni Eropa juga tertekan oleh serangkaian data suram yang terdiri dari order manufaktur, output industri serta impor dan ekspor. Secara umum laporan pertumbuhan ekonomi kuartal II diduga masih menunjukkan penurunan baik Uni Eropa secara keseluruhan maupun negara utama seperti Jerman dan Perancis. Pada perdagangan di Senin pagi Euro kembali bergerak melemah terhadap US dolar cukup signifikan meskipun saat ini berusaha untuk bergerak rebound, sinyal memburuknya krisis kawasan zona Euro mengakibatkan mata uang ini masih cenderung dihindari oleh para pelaku pasar. Saat ini para pelaku pasar sedang menantikan rilis data terkini mengenai pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua di kawasan zona Euro yang akan dirilis besok dan diperkirakan terjadi kontraksi sebesar 0.2% (q/q).

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak melemah dihari Senin pada awal minggu pagi seiring dengan lesunya bursa-bursa lain di Asia, harapan akan aksi gabungan bank sentral global dalam memberikan stimulus makin redup karena kurangnya arahan dari para pimpinan bank sentral tersebut. Ada beberapa saham yang bergerak bervariasi pagi ini diantaranya adalah Cheung Kong dan HSBC bergerak menguat, sedangkan Hutchinson dan Hang Seng Bank bergerak melemah.