Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Bukan

Market Outlook Today


Official portrait of Federal Reserve Chairman ...

Official portrait of Federal Reserve Chairman Ben Bernanke. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas bergerak sedikit melemah dan ditutup nyaris flat pada perdagangan kemarin, melemahnya komoditi ini setelah sempat kembali melonjak ke posisi 6.5 bulan tertingginya. Para investor mulai melakukan antisipasi apabila The Fed nantinya tidak memberikan sinyal jelas mengenai kelanjutan program QE III. Para pelaku pasar masih menantikan kepastian hasil pertemuan The Fed nanti malam, dalam pidatonya nanti malam Gubernur The Fed Ben Bernanke diperkirakan akan mengungkapkan kepastian jadi/tidaknya program QE III.

EUR/USD

Mata uang Eropa pada perdagangan kemarin bergerak sedikit menguat, dan pada perdagangan di hari Kamis pagi mata uang Euro masih sedikit melanjutkan penguatan. Euro menguat hingga mencapai posisi tertinggi dalam empat bulan belakangan pada perdagangan kemarin seiring di tengah harapan yang makin kuat setelah pengadilan Jerman memutuskan bahwa program bailout memiliki legalitas. Saat ini para pelaku pasar sedang menantikan keputusan The Fed untuk peluncuran QE III yang rencananya akan diluncurkan nanti malam.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Kamis pagi tadi cenderung flat dan menguat terbatas, bursa saham Hongkong hanya bergerak sedikit saja di tengah aksi menunggu para investor mengenai keputusan The Fed yang diharapkan akan kembali meluncurkan program QE III yang rencananya akan diluncurkan nanti malam.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada penutupan perdagangan di akhir minggu Jumat kemarin ditutup menguat yang cukup signifikan, logam mulia ini menguat sebesar 3% dan selama bulan Juni mengalami peningkatan bulanan pertama dalam lima bulan belakangan. Harapan baru mulai menguak setelah pertemuan puncak Eropa menghasilkan beberapa keputusan yang memungkinkan bank – bank Spanyol memperoleh bantuan darurat. Petinggi Uni Eropa sudah menyetujui penggunaan dana darurat untuk langsung menyuntikkan dana ke perbankan yang membutuhkan efektif tahun 2013 mendatang, sementara itu penerbitan Eurobond diperkirakan akan segera terwujud.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa ditutup menguat pada penutupan perdagangan di akhir minggu lalu, sentimen positif terhadap mata uang Euro begitu menguat setelah tercapai kemajuan yang cukup berarti pada KTT Ekonomi Eropa dan pasar merespon sangat positif. Para pemimpin Uni Eropa akhirnya menyepakati untuk mempermudah persyaratan pinjaman bagi perbankan Spanyol dan pintu bantuan bagi Italia menjadi terbuka. Hal tersebut menunjukkan hasil yang jauh lebih baik dari harapan masyarakat global yang sebelumnya cenderung pesimis terhadap proses negosiasi di KTT Ekonomi Uni Eropa tersebut, dan optimisme pasar tersebut merupakan faktor positif yang cukup penting bagi pergerakan Euro dalam waktu dekat mendatang.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di awal bulan ini bergerak menguat yang cukup baik, mengawali perdagangan di bulan Juli bursa – bursa Asia memperoleh dorongan positif yang cukup signifikan. Menguatnya bursa AS pada akhir perdagangan minggu lalu memberikan sentimen positif di bursa Asia. Ada beberapa saham yang bergerak menguat diantaranya adalah Toyota, Canon, Sony, dan Nomura Holdings.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas menguat tipis cenderung stabil pada perdagangan kemarin, penguatan Logam Mulia tersebut melanjutkan peningkatan untuk lima hari berturut – turut setelah data kunci ekonomi AS lemah. Sedangkan prospek pemilu di Yunani dipandang masih memberikan outlook suram untuk negara tersebut. Komoditi Emas justru melompat setelah klaim pengangguran mengalami kenaikan yang lebih dari ekspektasi, dengan beberapa rilis data yang kurang baik dari AS diperkirakan The Fed makin dekat untuk meluncurkan stimulus tahap ketiga.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa menguat terhadap dolar AS pada perdagangan kemarin, dipicu oleh langkah investor yang kembali memangkas posisi jual terhadap Euro menjelang pemilu Yunani akhir minggu ini. Namun demikian tingkat biaya pinjaman obligasi Italia dan Spanyol masih berada di level yang tinggi, sebuah kondisi yang potensial memberikan tekanan bagi Euro kedepannya. Sementara itu tingkat pengangguran di Yunani mencapai level tertingginya pada triwulan pertama 2012 dimana sebanyak 22,6 % dari total angkatan kerja yang menganggur, kondisi tersebut merefleksikan semakin dalamnya krisis yang mengguncang negara tersebut dan diperkirakan akan meningkatkan penolakan terhadap paket pemangkasan anggaran yang menjadi syarat bailout keuangan dari Uni Eropa. Kanselir Jerman Angela Merkel menolak dengan tegas apa yang disebutnya dengan “solusi ajaib” penanganan krisis hutang Uni Eropa yaitu diantaranya dengan pembentukan obligasi bersama Eropa dan pembentukan skema garansi deposit, kedua langkah tersebut didukung oleh Presiden Perancis Francois Hollande, Perdana Menter Italia Mario Monti dan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Jumat pagi menguat cukup signifikan, bursa saham Hongkong ini menguat mengimbangi positifnya hasil akhir perdagangan di bursa saham Wall Street dini hari tadi. Ada beberapa saham yang bergerak menguat diantaranya adalah HSBC, Cheung Kong, Hangseng Bank, dan Henderson Land.


Market Outlook Today


JPMorgan Chase Tower in Houston, Texas

JPMorgan Chase Tower in Houston, Texas (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan di hari Jumat akhir minggu lalu bergerak melemah cukup signifikan, komoditi ini tergerus nyaris sebesar 1% setelah kekhawatiran mengenai kemungkinan memburuknya krisis utang Eropa mengakibatkan amblesnya bursa saham dan turunnya harga komoditas. Komoditi Emas mengalami penurunan mingguan terburuk sepanjang tahun 2012 ini akibat melempemnya harga komoditas, aksi jual parah terjadi di pasar Emas setelah JP Morgan Chase membukukan kerugian besar. JP Morgan yang merupakan hegde fund trader utama Emas mengalami kerugian sehingga menghancurkan sentimen pasar terhadap investasi Emas.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa pada perdagangan di awal minggu ini bergerak melemah hingga mencapai posisi terendah dalam lebih dari tiga bulan belakangan terhadap Dolar AS , Euro ambles setelah para petinggi Eropa mulai mempertimbangkan kemungkinan Yunani keluar dari kongsi kawasan zona Euro. Hingga saat ini pemerintahan koalisi masih gagal dibentuk di Yunani, Presiden Papoulias akan mengadakan pertemuan dengan para petinggi partai di Yunani hari ini dan Yunani harus melakukan pemilu ulang apabila pemerintahan koalisi terus gagal dibentuk.

HANGSENG

Pergerakan bursa – bursa saham di Asia pada perdagangan di awal minggu ini cenderung ragu-ragu dan terbatas, bursa saham Hongkong membukukan peningkatan tipis seiring dengan tarik – menarik sentimen di Asia. Kekhawatiran mengenai krisis utang Eropa memberikan sentimen negatif, sementara itu keputusan PBOC menurunkan rasio GWM China memberikan sentimen yang positif. Ada beberapa saham yang bergerak bervariasi diantaranya adalah Cheung Kong dan  Hutchinson bergerak melemah, sementara itu HSBC bergerak menguat.


Market Overview Today


MINYAK

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga minyak mentah tampak mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Harga minyak mentah menguat karena investor menyerbu aset-aset berisiko seperti saham dan menawar harga tinggi atas Euro di tengah optimisme bahwa Eropa akan bertindak mengatasi krisis utang. Minyak mentah reli hari kedua di New York karena terpicu spekulasi penyusutan cadangan dan sinyal pemulihan ekonomi di AS. Hal ini mengindikasikan permintaan bahan bakar di negara pengonsumsi minyak mentah terbesar di dunia itu akan meningkat. Harga minyak lanjut reli setelah American Petroleum Institute (API) menyebut pasokan minyak mentah AS jatuh paling besar dalam enam pekan terakhir. API merilis pasokan turun 5,2 juta barel menjadi 354,2 juta barel. Ini merupakan penurunan terbesarnya sejak pekan yang berakhir 3 Juni. Sementara Departemen Energi AS baru akan merilis laporannya hari ini. Survei Bloomberg memprediksi Departemen Energi akan melaporkan stok turun 2 juta barel minggu lalu. Ini adalah penurunan cadangan untuk pekan yang ketujuh. Selain itu sentimen positif ekonomi AS muncul setelah kemarin Departemen Perdagangan menyebutkan pembangunan rumah di AS pada Juni naik 15% dibanding bulan sebelumnya. Ini merupakan laju tercepatnya dalam lima bulan terakhir.

EMAS

Harga emas ditutup melemah meskipun sempat membukukan rekor tertinggi di $1609.50/troy ounce. Hal ini menjadikan Emas gagal melanjutkan penguatan beruntunnya setelah sebelumnya berhasil mencatat rekor penguatan beruntun terpanjang dalam 11‐sesi terakhir yang menyamai rekor pada 1975 silam. Sejauh ini Emas telah mencatat kenaikan sebesar 13% sepanjang 2011 dan potensial menjadikannya rekor kenaikan beruntun tahunan dalam 11 tahun terakhir, yang akan merupakan rekor kenaikan beruntun terpanjang sejak 1920. Emas ditutup melemah sebesar 1% tertekan progres positif penanganan krisis hutang Amerika yang meredam minat investor pada aset safe haven. Demikian juga harga perak yang turun sebesar 4% setelah sempat membukukan kenaikan tertinggi sejak awal Mei silam di $40.85/troy ounce. Namun demikian diperkirakan kekhawatiran pada kondisi hutang Uni Eropa masih belum berakhir dan saat ini pelaku pasar masih menantikan data Euro zone summit dimana diharapkan akan ada solusi permanen guna menangani krisis hutang kawasan tersebut. Kondisi ini masih berpotensi menyokong laju kinerja Emas untuk menembus level tertinggi berikutnya.

EUR/USD

Uni Eropa juga masih belum menemukan kata sepakat dalam pemberian dana talangan (bailout) kedua untuk Yunani. Perhatian investor dalam beberapa pekan terakhir memang sedang tertuju pada potensi default utang Yunani dan negara-negara Uni Eropa lain seperti Spanyol dan Italia. Kendati demikian kepercayaan investor di Spanyol mendapat sentimen positif dari pasar keuangan pada Selasa kemarin. Hal ini diperlihatkan dari imbal hasil obligasi Italia untuk jangka waktu 10 tahun yang turun menjadi 5,7% dibanding sehari sebelumnya 7%. Sedangkan di Spanyol yield obligasi pemerintahnya melemah sebesar 0,15% menjadi 6,12%. Para pemimpin politik masih menemui jalan buntu dalam memutuskan batas utang yang akan jatuh tempo pada 2 Agustus mendatang. Kekhawatiran investor juga masih dirasakan investor Eropa menjelang konferensi tingkat tinggi (KTT) Uni Eropa di mulai hari Kamis besok.


Payrolls Dirilis Mengecewakan!


Jumat, 03 Juni 2011 – 19:35 WIB

Payrolls Dirilis Mengecewakan!

Perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat (AS) menambah lebih sedikit pekerja pada bulan Mei, yang menandakan hilangnya kepercayaan sektor bisnis seiring melambatnya laju perekonomian terbesar di dunia tersebut.

Sektor swasta hanya menambah 54.000 pekerjaan pada bulan Mei, yang merupakan pertumbuhan terkecil dalam 8 bulan terakhir, setelah mencatat kenaikan 244.000 pada bulan sebelumnya, menurut laporan Departemen Tenaga Kerja pada hari Jumat. Angka tersebut jauh lebih kecil dibandingkan dengan rata-rata perkiraan para ekonom dalam sebuah survey yang menunjukkan pertumbuhan 150.000. Sementara tingkat pengangguran AS pada bulan Mei meningkat menjadi 9,1% dari sebelumnya 9%.

Tidak hanya itu, daya serap tenaga kerja AS bulan Mei hanya memenuhi sepertiga konsensus analis, yang mematok estimasi 160.000. Rerata pengangguran 9,1% juga berbanding terbalik dengan perkiraan pasar, 8,9%.

Perusahaan-perusahaan nampaknya tengah mencoba untuk meredam biaya tenaga kerja di tengah kekhawatiran terhadap melemahnya belanja konsumen, yang mencakup sekitar 70% dari perekonomian, seiring rumah tangga berjuang menghadapi kenaikan biaya pangan dan bahan bakar.

Terhambatnya pemulihan sektor tenaga kerja mungkin akan kian memperteguh pandangan para pembuat kebijakan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga mendekati ‘nol’ hingga tahun depan.

“Pemulihan sektor tenaga kerja melambat seiring terhambatnya laju perekonomian,” kata Michael Feroli, kepala ekonom JPMorgan Chase & Co. di New York. “Dan akan mempertegas keyakinan pembuat kebijakan dalam mempertahankan suku bunga yang ada untuk waktu yang sangat lama.”

Posted with WordPress for BlackBerry.


Teknikal Emas: Titik Koreksi Terendah di $1511


Teknikal Emas: Titik Koreksi Terendah di $1511

Jumat, 03 Juni 2011 11:41 WIB
TODAY’S ANALISIS
Secara teknikal harga spot emas telah mengakhiri rebound gelombang “B”, dan diperkirakan akan terkoreksi jatuh ke level $1,511 per ons untuk jangka panjang.
Logam mulia ini telah gagal melewati resisten $1,549, yang merupakan level 76.4% dari Fibonacci retracement yang dihitung kejatuhan dari $1,575.71 s/d $1,461.57, sehingga terlihat mengakhiri sebuah rebound yang dimulai dari 5 Mei.
Sebuah bearish divergence pada indikator MACD akan diantisipasi dengan berlanjutnya kemerosotan harga. Sementara berdasarkan analisa Fibonacci retracement yang dihitung penguatan dari $1,471.50 s/d $1,550.14, harga emas diprediksi akan mencapai $1,511 (level 50% Fibonacci).
(Analisa teknikal oleh Wang Tao, analis pasar komoditi dan energi pada Thomson Reuters)
Grafik harga spot emas (XAU), sumber Thomson Reuters

Commodity Update: Oil Bearish Trend


MINYAK
Minyak Konsolidasi, Trend Bearish

Minyak Nymex pengiriman bulan Juli konsolidasi setelah naik $1.17 menjadi $100.10/barrel, menurut analisa teknikal Dow Jones. Grafik harian dengan menggunakan indikator MACD menunjukkan trend bearish, namun indikator stochastic menunjukkan bullish dan berada di level oversold. Resistance di $100.42 (level tinggi hari Jumat); jika berhasil menembus level ini, minyak berpeluang untuk naik ke $100.99 (level tinggi hari Rabu), lalu ke $104.60 (level tinggi 11 Mei) dan $105.31 (kisaran MA 55-day). Support di $96.35 (level rendah hari Jumat); lalu $95.02 (level rendah hari Selasa), kemudian $94.63 (level rendah 6 Mei) dan $92.84 (level pada 31 Januari).
Minyak kontrak Juli turun $1.00 menjadi $99.10/barrel di Globex.

EMAS
Krisis Eropa untungkan prospek harga emas

Nilai kontrak emas diperkirakan terus menguat guna melanjutkan peningkatan mingguan pertamanya dalam 3 pekan terakhir. Kekhawatiran terhadap utang sejumlah negara di Eropa menaikkan permintaan logam mulia itu sebagai pengaman aset. Harga emas pengiriman dalam waktu dekat naik 0,5% menjadi US$1.519,35/troy ounce. Kontrak emas diperdangkan naik 1,2% sepanjang pekan lalu. Kontrak emas pengiriman Juni di bursa New York juga menguat 0,7% menjadi US$1.519/troy ounce. “Inevstor membeli aset pengaman nilai setelah Fitch Ratings menurunkan peringkat utang Yunani dan Standard & Poor’s menempatkan Italia ke outlook yang negatif. Hal ini memperkuat kurs dolar AS,” kata Head of Commodity Research ANZ Banking Group Ltd Mark Pervan dalam laporannya hari ini. S&P pekan lalu menurunkan prospek kredit Italia ke negatif dari posisi stabil dengan pertimbangan risiko pelambatan laju ekonomi dan kesulitan pemangkasan utang pemerintah. Fitch juga memangkas peringkat utang Yunani. Perkembangan itu menyebabkan euro melemah 0,5% terhadap dolar AS.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Commodity Update: Minyak Diprediksi Jatuh


MINYAK
Minyak Masih Berada Di Rangenya

Harga minyak masih dipengaruhi oleh mata uang sementara data perekonomian AS yang lemah membuat minyak sulit untuk terus berada di atas level  $100/barrel, menurut Jim Ritterbusch, pimpinan perusahaan penasehat perdagangan minyak Ritterbusch & Associates. Harga minyak masih bergerak di range $10 selama beberapa pekan terakhir. “Diperkirakan pelemahan  akan menuju ke level $92,” kata Ritterbusch. Minyak Nymex turun $1.66 menjadi $98.44/barrel di hari Kamis, Minyak Brent turun 88 sen menjadi $111.42/barrel setelah dirilisnya indikator perekonomian AS dan aktivitas manufaktur yang mengecewakan. Minyak crude bulan Juni naik 42 sen menjadi $98.86/barrel, sementara kontrak Juli naik 45 sen menjadi $99.38/barrel di Globex.
EMAS
Emas Masih Tertekan
Emas melemah akibat ekspektasi berkurangnya tekanan inflasi yang kurangi permintaan terhadap logam mulia sebagai hedging atas kenaikan inflasi. Presiden Fed of St Louis, James Bullard, katakan bank sentral belum akan mengubah kebijakan moneternya sampai akhir tahun, dan turunnya ekspektasi inflasi kurangi kebutuhan untuk mulai menarik stimulus. “Ekspektasi inflasi sedikit mereda belakangan ini,” ungkap Dan Smith, analis Standard Chartered. “Emas kini tengah cari alasan lain untuk bisa pecahkan rekor tertingginya. Saat ini, emas kekurangan pemicu untuk reli.”

Harga minyak, salah satu faktor inflasi, turun hingga di bawah $100 per barel di sesi New York akibat suramnya outlook permintaan energi dunia. Turunnya harga minyak dapat kurangi tekanan inflasi lebih lanjut. “Emas bergerak searah dengan minyak dan penurunan harga minyak sulitkan pergerakan emas,” papar Frank Lesh, trader FuturePath Trading.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Commodity Update: Dollar Jatuh, Minyak Naik


EMAS 
Emas Stabil, Dukungan Kekhawatiran Hutang Eropa
Emas bertahan stabil hari Rabu seiring kekhawatiran terhadap krisis hutang Eropa memberikan dukungan kepada emas, setelah memburuknya data industri dan perumahan AS memicu penurunan di harga minyak dan logam di sesi sebelumnya. Spot emas sedikit bergerak di level $1,485.59 per ons, setelah turun 3 sesi berturut-turut. Emas AS bergerak naik 0.4% ke level $1,485.60. Spot perak beranjak naik 0.4% ke level $35.05. Kontrak perak AS naik sebanyak 1.7% ke level $34.06. Buruknya data industri dan perumahan AS memperlihatkan adanya kejatuhan di ekonomi AS, yang berujung pada lemahnya harga saham dan komoditi.
MINYAK
Kontrak Minyak Mentah Naik Terkait Kejatuhan Dollar AS
Kontrak minyak mentah AS pulih dari rendahnya 12 minggu di perdagangan elektronik diawal hari Rabu, seiring dollar AS yang turun dan memicu aksi beli komoditi yang berdenominasi dollar AS. Minyak mentah AS untuk pengiriman bulan Juni melaju 86 sen, atau 0.9% ke level $97.77 per barel di NYMEX selama sesi perdagangan Asia. Harga minyak mentah sebelumnya ditutup pada sesi AS pada level terendahnya sejak 22 Februari. Data housing yang buruk, yang membantu mengangkat kekhawatiran inflasi mengenai permintaan AS, berkontribusi menekan harga hari Selasa, sementara sebuah laporan grup industri memberikan perkiraan kenaikan persediaan mingguan. Laporan persediaan dari API (American Petroleum Institute) menunjukkan adanya kenaikan persediaan sebesar 2.7 juta barel di akhir minggu 13 Mei. Persediaan bahan bakar bensin turun 676.000 barel dan persediaan produk distilasi turun 2.8 juta, dilaporkan kelompok industri tersebut. Data API tersebut akan dirilis dekat dengan waktu laporan dari Departemen Energi AS, yang keluar hari Rabu, minggu ini.

Posted with WordPress for BlackBerry.