Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “BOE (Bank of England)

Weekly Market Outlook 20 – 25 Juni 2011


Market Outlook 20 – 25 Juni 2011

15 dari 23 pedagang, investor, dan analis yang disurvei oleh Bloomberg mengatakan Komoditi Emas akan naik minggu ini. Komoditi Emas naik sebesar 7,5% tahun ini, mencapai harga tertingginya di $1,577.60/troy ounce pada tanggal 2 Mei 2011, karena investor mencari logam mulia sebagai perlindungan kekayaan terhadap kenaikan inflasi dan penurunan nilai mata uang.
Monetary Policy Meeting Minutes, RBA (Reserve Bank of Australia) pada 21 Juni 2011 pukul 08:30 WIB akan membahas kondisi ekonomi yang mempengaruhi keputusan mereka dalam menentukan tingkat suku bunga kedepan. Hasil yang positif akan men-support Aussie.

German ZEW Economic Sentiment dan German Ifo Business Climate Level indeks gabungan berdasarkan survei investor dan analis institusi Jerman, dan Level indeks gabungan terhadap manufaktur, bangunan, grosir dan pengecer. Laporan keduanya bulan ini di prediksi mengalami penurunan.

Existing Home Sales Jumlah bangunan yang terjual per tahun kecuali konstruksi yang baru di Amerika Serikat diprediksi akan mengalami penurunan, sebesar 4.83M, dari 5.05M. Apabila pada 21 Juni 2011 di rilis di bawah 4.83M, maka akan berdampak negatif bagi Dollar.

Monetary Policy Committee (MPC) meeting minutes, Bank of England (BOE) Pada tgl 22 Juni 2011 akan mengadakan pertemuan mengenai kebijakan moneter, yang mempengaruhi keputusan mereka dalam menentukan tingkat suku bunga kedepan. Hasil yang positif akan menguntungkan Sterling.

FOMC (Federal Open Market Committee) Statement Bank sentral Amerika Serikat pada tgl 22 Juni 2011 akan menyampaikan pernyataannya mengenai ekonomi Amerika, di barengi dengan penetapan tingkat suku bunga  pada Federal Funds Rate. dilanjutkan dengan FOMC Press Conference. Diprediksi The Fed tetap mempertahankan tingkat suku bunga di bawah 0.25%.

Inflation Report Hearings, Gubernur BOE (Bank of England) dan beberapa anggota MPC (Monetary Policy Committee) Pada tanggal 23 Juni 2011 akan menyampaikan testimoni mengenai inflasi. Pernyataan yang optomistik akan berdampak positif bagi Poundsterling.

New Home Sales. 

Jumlah rumah baru yang terjual di Amerika Serikat yang akan di rilis pada tgl 23 Juni 2011, di prediksi mengalami penurunan tipis, sebesar 311.000, dari 323.000. Apabila di rilis di bawah 311.000 maka akan berdampak negatif bagi Dollar.

BOE (Bank of England) Gov King Speaks, Gubernur Bank of England – Mervyn King Akan menyampaikan pidatonya pada 24 Juni 2011 pukul 16:30 WIB mengenai kebijakan moneter Inggris. Pernyataan yang optimistik akan menguntungkan Poundsterling.

Untuk indikator ekonomi global pada minggu ini tidak banyak rilis data ekonomi global yang penting, namun pengumuman suku bunga the Fed pada Rabu malam nanti akan jadi perhatian besar pasar, walau kemungkinan masih akan bertahan rate-nya. Secara umum agenda rilis data ekonomi yang kiranya perlu diperhatikan investor minggu ini, adalah:

Dari kawasan Amerika: Berupa rilis data Existing Home Sales pada Selasa malam; kemudian pengumuman Federal Funds Rate yang keumungkinan besar bertahan di level 0.25% pada Rabu tengah malam; berlanjut dengan rilis New Home Sales serta rilis tenaga kerja Unemployment Claims mingguan yang biasa menjadi perhatian pasar pada Kamis malam; terakhir adalah Core Durable Goods Orders pada Jumat malam.

o Dari kawasan Inggris dan Eropa: berupa pengumuman German ZEW Economic Sentiment pada Selasa sore; serta German Ifo Business Climate di waktu Jumat petang.

Minggu lalu di Pasar Forex Nilai tukar mata uang dollar mengalami penguatan secara umum lebih di akibatkan melemahnya mata uang Euro di minggu yang kedua, di tengah menguatirkannya situasi menuju ‘default’ untuk Yunani.

Index dollar terpantau naik ke level 75.445 dari yang pernah di 73’an.
Minggu yang lalu Euro terus melemah di minggu yang kedua oleh situasi makin terkungkungnya perekonomian Yunani, yang kemudian rebound di akhir minggu dengan EUR/USD bertengger di level 1.4305. Untuk minggu ini market range-nya akan berada antara resistance pada 1.4690 dan 1.4940, sedangkan level support di 1.4253 dan kemudian pada 1.3970.

Poundsterling Pada minggu lalu juga terkoreksi terhadap dollar, walau tidak setajam Euro, dan berakhir di level 1.6177. Untuk minggu ini, level Resistance terdekat pada 1.6548 dan kemudian 1.6747, sedangkan Support kalau tembus 1.6059 akan berada pada 1.5932 dan kemudian 1.5752.
Untuk USD/JPY Secara umum minggu lalu melemah terbatas dan ditutup di 80.01, pasar di minggu ini berada di antara Resistance pada 82.27 dan 85.59, serta Support level pada 78.82.

Sementara itu Aussie dollar terpantau seminggu lewat menguat terbatas yang berakhir di 1.0617. Range minggu ini masih di antara resistance 1.0887 dan 1.10 sementara support level di 1.0440 dan 1.0288.

Untuk pasar di Stock Index Futures pada minggu lalu di regional Asia masih terus melorot di minggunya yang ketujuh secara umum, tertekan oleh kekuatiran akan sentiment situasi ekonomi di Yunani dan Eropa.

Indeks Nikkei sementara ini masih tetap konsolidasi, berakhir di 9375. Rentang pasar saat ini antara level resistance di 10300 dan kemudian ke level 10875, serta support pada level 9360 dan lalu 8370. Sementara itu,
Indeks Hangseng Berjangka di Hongkong minggu lalu ditutup melemah tajam ke level 21609. Minggu ini masih berada dalam range level resistance di 22617 dan berikutnya 23785, sementara support-nya di 21026 serta 20250.

Bursa saham Wall Street minggu lalu masih sempat melemah namun rebound di akhir pekannya untuk menahan lanjutan pelemahan terpanjang sejak 2008, diwarnai dengan concern global terhadap ancaman resesi baru dunia.

Dow Jones Industrial berakhir di level 12004.30; saat ini dalam range resistance terdekat level 12573 dan kemudian 12876, sementara support di level 11566 dan pada 10950.

Index S&P 500 minggu lalu naik sedikit naik ke level 1271.50. Berikutnya, maka market range-nya akan berada di antara resistance level 1296 dan 1345, sementara level support berada di 1250 dan 1170.

Untuk Pasar Emas Minggu lalu terpantau menanjak terbatas di tengah munculnya kekuatiran ancaman resesi atas perekonomian global, dan berakhir di $1538.45/troy ounce, sesuai presdiksi sebelumnya. Untuk minggu ini Emas di perkirakan dengan bertahap masih berpeluang menguat kembali oleh kenaikan demand dan safe haven, dengan rentang berada antara Resistance pada $1574 dan $1580, sementara Support ada di $1460 serta berikut $1410/troy ounce. Di Indonesia, harga emas terpantau sedikit menguat di tengah terkoreksinya rupiah, ditutup di akhir pekan pada Rp 424,600

Posted with WordPress for BlackBerry.