Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Ben Bernanke

Market Outlook Today


Official portrait of Federal Reserve Chairman ...

Official portrait of Federal Reserve Chairman Ben Bernanke. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komditi Emas anjlok pada perdagangan kemarin seiring kombinasi dari anjloknya harga Minyak, harapan untuk gencatan senjata antara Hamas dan Israel, dan komentar Pimpinan The Fed Ben Bernanke pada jurang fiskal yang mengurangi ketertarikan pada komoditi ini sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Setelah membaik dari ekspektasinya data perumahan AS kemarin tetapi juga didukung oleh harapan AS akan menyelesaikan permasalahan fiskalnya dan dengan merespon pada konflik Timur Tengah.

 

USD/JPY

 

Mata uang Yen bergerak melemah ke posisi terendah 7 bulan pada perdagangan kemarin seiring di tengah spekulasi bahwa pemerintahan baru Jepang pasca pemilu 16 Desember mendatang akan memaksa BoJ untuk menggelontorkan lebih banyak stimulus moneter. BoJ menunda peluncuran langkah-langkah pelonggaran baru kemarin setelah mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari, meskipun berkembang desakan untuk stimulus lebih lanjut guna memacu ekonomi terbesar ke III di dunia itu. Keputusan itu muncul beberapa hari setelah calon terkuat untuk menjadi PM Jepang berikutnya menjanjikan pelonggaran moneter yang agresif untuk memperbaiki kesulitan ekonomi negara itu. Bank sentral juga mempertahankan suku bunga tidak berubah di antara nol hingga 0,1 %, namun BoJ mengatakan ekonomi Jepang “telah agak melemah” di tengah melambatnya ekspor dan produksi pabrik.

 

NIKKEI

 

Bursa saham Jepang bergerak menguat cukup signifikan pada perdagangan kemarin, kenaikan di bursa saham Jepang terjadi setelah pimpinan Partai Demokrasi Liberal Shinzo Abe menuntut langkah yang lebih ekstrem dari bank sentral Jepang termasuk jika diperlukan mendorong suku bunga ke bawah nol %. Mata uang Yen melemah tajam di tengah ekspektasi bahwa BoJ akan memberikan stimulus lanjutan.

 

Iklan

Market Outlook Today


Official portrait of Federal Reserve Chairman ...

Official portrait of Federal Reserve Chairman Ben Bernanke. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas bergerak sedikit melemah dan ditutup nyaris flat pada perdagangan kemarin, melemahnya komoditi ini setelah sempat kembali melonjak ke posisi 6.5 bulan tertingginya. Para investor mulai melakukan antisipasi apabila The Fed nantinya tidak memberikan sinyal jelas mengenai kelanjutan program QE III. Para pelaku pasar masih menantikan kepastian hasil pertemuan The Fed nanti malam, dalam pidatonya nanti malam Gubernur The Fed Ben Bernanke diperkirakan akan mengungkapkan kepastian jadi/tidaknya program QE III.

EUR/USD

Mata uang Eropa pada perdagangan kemarin bergerak sedikit menguat, dan pada perdagangan di hari Kamis pagi mata uang Euro masih sedikit melanjutkan penguatan. Euro menguat hingga mencapai posisi tertinggi dalam empat bulan belakangan pada perdagangan kemarin seiring di tengah harapan yang makin kuat setelah pengadilan Jerman memutuskan bahwa program bailout memiliki legalitas. Saat ini para pelaku pasar sedang menantikan keputusan The Fed untuk peluncuran QE III yang rencananya akan diluncurkan nanti malam.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Kamis pagi tadi cenderung flat dan menguat terbatas, bursa saham Hongkong hanya bergerak sedikit saja di tengah aksi menunggu para investor mengenai keputusan The Fed yang diharapkan akan kembali meluncurkan program QE III yang rencananya akan diluncurkan nanti malam.


Market outlook Today


mber 2012

EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan di akhir minggu lalu ditutup menguat sebesar 2% ke level tinggi 5 bulan, dan di perkirakan akan meneruskan rally tahunannya setelah pidato Gubernur The Fed Ben Bernanke meninggikan harapan QE 3 untuk perekonomian AS. Komoditi ini mencetak kenaikan harian terbesar dalam 2 bulan mengalahkan performa bursa saham AS yang menguat pada akhir perdagangan minggu lalu, Katalis utama kenaikan pada Logam Mulia adalah Bernanke yang menggunakan “kecemasan utama” dan interpretasi bahwa akan ada QE 3 jika Gubernur The Fed menggunakan proyeksi yang buruk seperti itu untuk perekonomian.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa bergerak melemah pada perdagangan di akhir minggu lalu menutup perdagangan di bulan Agustus, melemahnya mata uang ini dipicu oleh pasar kembali pesimis oleh pernyataan Gubernur The Fed Ben Bernanke yang tidak memberikan sinyal spesifik atas langkah stimulus dalam waktu dekat. Namun demikian dollar AS masih melemah hingga ke level terendah 8 minggu paska pidato Gubernur The Fed yang tetap membuka peluang terhadap pelonggaran kebijakan moneter, dengan mengatakan pasar tenaga kerja AS yang stagnan adalah kecemasan utama. Hal itu yang membuat mata uang ini masih tetap optimis sehingga dapat membatasi penurunan lebih lanjut.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan dihari Senin awal minggu ini dibuka melemah, bursa saham Jepang rupanya tidak terstimulasi oleh hasil dari pernyataan The Fed yang akan mendorong perekonomian AS melalui kebijakan-kebijakan yang pro terhadap pertumbuhan ekonomi. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah saham Sharp Corp yang turun sebesar 5,6%, saham Komatsu melemah sebesar 0,9% dan saham Uniden Corp melemah sebesar 1,2%.

Posted from WordPress for Android


Market Outlook Today


Ben Bernanke (lower-right), Chairman of the Fe...

Ben Bernanke (lower-right), Chairman of the Federal Reserve Board of Governors, at a House Financial Services Committee hearing on February 10, 2009. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas ditutup melemah cukup signifikan pada perdagangan kemarin, komoditi ini sempat menguat dan kembali mencapai level tertinggi dalam 4.5 bulan. Pelemahan komoditi ini merupakan imbas dari aksi ambil untung yang dilakukan oleh para investor. Akhir-akhir ini komoditi Emas telah menerima sentimen positif yang sangat kuat dari harapan pasar mengenai kemungkinan QE tahap III di AS, dalam minggu lalu Pimpinan The Fed Ben Bernanke dalam suratnya ke kongres menyatakan bahwa bank sentral masih memiliki cukup ruang untuk melakukan kebijakan stimulus lanjutan.

EUR/USD

Mata uang Eropa bergerak melemah pada perdagangan kemarin, setelah penurunan yang lebih tajam dari perkiraan untuk sentimen bisnis Jerman telah meningkatkan harapan bahwa Jerman akan berbuat lebih banyak lagi untuk memacu pertumbuhan di kawasan zona Euro. Mata uang Euro diperkirakan menguat menjelang testimoni Ben Bernanke dalam pertemuannya di Jackson Hole Wyoming pada akhir minggu ini ditengah ekspektasi akan digulirkannya QE tahap III guna menstimulasi pertumbuhan ekonominya, harapan akan digulirkannya QE tahap III tersebut diperkuat oleh pernyataan Presiden Fed Chicago Charles Evans yang mengatakan bank sentral sebaiknya segera meluncurkan stimulus berikutnya dan membeli obligasi untuk menekan tingkat pengangguran.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak melemah pada perdagangan di hari Selasa pagi, bursa saham Hongkong tergerus melemah di tengah kekhawatiran mengenai data ekonomi China yang melemah. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, Hangseng Bank, Henderson Land, dan Hutchinson.


Market Outlook Today


The Hang Seng Headquarters, located in Central...

The Hang Seng Headquarters, located in Central, Hong Kong. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah, melememahnya komoditi ini setelah harapan investor mengenai pemberian stimulus belum terjawab. Semalam pimpinan The Fed Ben Bernanke membuat testimoni di hadapan Senat AS tidak memberikan sinyal bahwa stimulus akan diberikan dalam waktu dekat ini, Bernanke hanya menyatakan bahwa The Fed akan tetap mengobservasi apabila timbul kebutuhan untuk meluncurkan stimulus.

EUR/USD

IMF memperingatkan kekacauan ekonomi di Eropa telah menyeret pertumbuhan ekonomi di emerging market, outlook pertumbuhan ekonomi global bisa makin meredup jika para pembuat kebijkan di zona Eropa tidak bertindak cepat dan tegas untuk mengatasi krisis utang mereka. Sementara itu Eropa tetap di bawah tekanan dengan yield obligasi pemerintah Spanyol dan Italia mendekati rekor tertinggi di kedua negara tersebut sampai mereka mendirikan ESM sendiri, itu hanya bisa terjadi setelah keputusan Mahkamah Konstitusi Federal Jerman pada 12 September mendatang. Mata uang tunggal Eropa terpaksa harus kembali melemah menuju level 1.2190 paska Pidato  The Fed Bernanke, meskipun The Fed Bernanke memberikan outlook pertumbuhan ekonomi yang suram akibat masalah utang Eropa dan jurang fiskal AS namun para pelaku pasar sepertinya lebih tertarik dengan seberapa cepat The Fed akan meluncurkan Quantitative Easing III, sepertinya  Bernanke yang enggan mengucapkan QE III maka pasar sepertinya harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan stimulus moneter tambahan dari bank sentral AS.

HANGSENG

Bursa saham Hong Kong bergerak melemah tergerus oleh kekecewaan yang dialami para investor terhadap testimoni Ben Bernanke ke Senat semalam, Bernanke tidak memberikan sinyal untuk meluncurkan stimulus dalam waktu dekat sehingga pasar kembali dilanda kekhawatiran. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, Hang Seng Bank, dan Hutchinson.


Market Outlook Today


EMAS

Pada perdagangan kemarin Komoditi Emas merosot sangat tajam sebesar 2% setelah Ben Bernanke tidak memberikan kepastian jelas mengenai rencana pemberian stimulus lanjutan di AS, komoditi ini merosot yang jauh lebih tajam dibandingkan dengan komoditas lain maupun bursa saham dan para investor berharap The Fed akan kembali meluncurkan program stimulus guna menggenjot ekonomi AS, akan tetapi The Fed yang tidak memberikan arahan jelas telah mengakibatkan tertekannya si Logam Kuning ini.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa yang sempat berhasil mencapai level tingginya kemudian beringsut melemah setelah Pimpinan The Fed  Ben Bernanke dalam pernyataan resminya di hadapan Konggres Amerika tidak mengisyaratkan bahwa Bank Sentral akan menempuh langkah pelonggaran moneter kuantitatif dalam waktu dekat, sikap Bernanke tersebut kemudian direspon negatif oleh para pelaku pasar yang kemudian mengalihkan pandangan pada aset berstatus safe haven seperti Dolar AS dan Yen. Sementara itu pemerintah Spanyol berhasil menjual obligasi dengan tenor 10 tahun senilai 2,1 M Euro dengan imbal hasil diatas 6%, hal ini sedikit meredam kekhawatiran pelaku pasar setelah pernyataan Menteri Keuangan Cristobal Montoro yang khawatir bahwa Spanyol akan sulit untuk mendapatkan pendanaan dari pasar keuangan global. Namun pemeringkat hutang Fitch memangkas peringkat kredit Spanyol sebanyak 3 derajat menjadi BBB dengan outlook negatif, dalam pernyataan resminya Fitch menyatakan bahwa Spanyol sangat rentan terhadap memburuknya krisis hutang Eropa menyusul tingginya rasio hutang terhadap PDB negara tersebut .

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada akhir minggu ini bergerak melemah tergerus di tekan kekhawatiran mengenai kondisi ekonomi Eropa yang sampai saat ini masih memburuk, sentimen pasar di Asia cenderung melemah meskipun penurunan suku bunga acuan di China seharusnya memberikan arahan positif. ada beberapa saham lapis biru yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, Hutchinson, dan Hangseng Bank.


Market Review Asia


Federal Reserve: 1913-2009

Federal Reserve: 1913-2009 (Photo credit: r0b0r0b)

Market Review Asia

Euro menguat ke tingginya 3 pekan terhadap dollar AS yang melemah hari Kamis setelah pimpinan Federal Reserve AS Ben Bernanke mempertahankan pendapatnya terkait hasil pertemuan kebijakan moneter. Indeks Nikkei Jepang ditutup nyaris flat setelah bergerak naik dan turun saat mulainya musim earnings yang mengecewakan menjelang pertemuan Bank of Japan. Indeks KOSPI ditutup menguat tipis setelah melepas penguatan, saat optimisme awal data korporasi dan kepastian dari Federal Reserve terpukul oleh perkiraan ekonomi yang lemah. Hang Seng menguat, terangkat oleh lonjakan harga saham China Unicom sebanyak 4% terkait kuatnya laporan laba per kuartal. IHSG ditutup menguat 16.663 poin berkat saham-saham utama sektor perbankan


Market Review


Market Review

EUR/USD closing 1.3217, high 1.3235, low 1.3173, XAUUSD C:1644.65, H:1646.55, L:1624.60, CO-LS C: 103.96, H: 104.57 L: 103.11. Dow C: 13040, H: 13056, L:12956.

Euro mengembalikan penurunan sebelumnya untuk diperdagangkan dekat level tinggi sesi setelah naik turun pasca keputusan Federal Reserve hari Rabu untuk tidak mengubah suku bunga dan mencerahkan prospek pertumbuhan ekonomi di tahun 2012. Dalam konferensi pers pasca keputusan tersebut, gubernur Federal Reserve Ben Bernanke mengatakan bank sentral siap mengambil stimulus tambahan untuk memastikan pemulihan ekonomi berlanjut. Minyak dan emas mengikuti rally pada Wall Street untuk ditutup dekat level tinggi sesi, dipicu oleh hasil earnings Apple yang bagus dan seiring Bernanke menegaskan bahwa bank sentral masih siap untuk mengambil langkah guna membantu perekonomian. Data ekonomi hari ini adalah CB leading index dari Australia, CPI dari Jerman, pidato dari ECB Draghi, BBA mortgage approvals, CBI realized sales dari Inggris, jobless claims, pending home sales dari AS serta laporan earnings dari AstraZeneca, Bristol-Meyers Squibb, Chrysler, ExxonMobil, PepsiCo, Royal Dutch Shell, Barclays, Pulte, Amazon.com, Starbucks, dan Zynga.


Market Outlook Today


Official portrait of Federal Reserve Chairman ...

Image via Wikipedia

EMAS

Komoditi Emas terpuruk tajam dalam perdagangan pada hari Rabu malam, pemicu terpuruknya komoditi ini  adalah respons investor atas sikap Pimpinan The Fed Ben Bernanke yang ditunjukkannya semalam. Bernanke dalam satu testimoni sebelum pertemuan kongres semalam tidak memberi sinyal apapun mengenai langkah moneter yang akan dilakukan The Fed untuk menambah likuiditas di pasar, dan ada perkembangan positif pada pasar tenaga kerja meski kondisi pasar tenaga kerja AS masih jauh dari kata normal. Pasar berharap The Fed melonggarkan kebijakan moneter meski apabila perekonomian AS baik – baik saja, jadi sentimen berbalik ketika The Fed tak melakukan apa-apa.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa merosot tajam pada perdagangan di market US semalam, merosotnya mata uang Euro ini di picu setelah pimpinan The Fed Ben S Bernanke mengeluarkan pernyataan yang dapat memicu spekulasi bahwa bank sentral AS itu tak akan menggelontorkan stimulus moneter lagi. Bernanke mengungkapkan bahwa ada perkembangan positif di pasar tenaga kerja meski kondisi pasar tenaga kerja AS masih jauh dari kata normal. Bernanke memang terbilang hati – hati dalam mengungkapkan optimismenya, hal ini peringatan bagi trader mata uang Eropa bahwa perkembangan neraca perdagangan merupakan hal yang paling penting dalam menggerakkan pasar mata uang, fakta bahwa The Fed tidak dalam kondisi terdesak untuk meningkatkan neraca perdagangannya merupakan hal yang positif bagi pergerakan US dolar.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Kamis pagi bergerak menguat yang cukup signifikan, bursa saham Jepang melawan arus sentiment negative yang cenderung bergerak di Asia. Anjloknya nilai tukar Yen mendorong menguat saham – saham eksportir sehingga memberikan dukungan untuk bursa Jepang. Ada beberapa saham yang bergerak menguat terutama dari sektor eksportir diantaranya adalah Canon, Toyota, dan Sony. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei hari ini di perkirakan berpotensi bergerak menguat tapi cenderung terbatas.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas mengalami pergerakan melemah di akhir minggu lalu seiring aksi profit taking sehari setelah tercapai kesepakatan mengenai langkah untuk mengatasi krisis utang zona Euro dan juga didukung oleh kenaikan ekuitas dan komoditas, meskipun melemah Emas masih mencatat kenaikan mingguan terbesarnya sejak Januari 2009. Sejumlah investor melakukan aksi profit taking sehari setelah terjadi rally tajam pada sejumlah pasar komoditas dan ekuitas dipicu oleh tercapainya kesepakatan para pemimpin Eropa dalam menyelesaikan krisis utang kawasan zona Eropa. Selama pergerakan seminggu lalu isu utang Eropa telah berhasil mengangkat Emas dan juga logam mulia lainnya, khususnya setelah dolar anjlok berkat isu tersebut.

USD/JPY

Mata uang Jepang Yen di awal minggu ini mengalami pergerakan melemah cukup signifikan terhadap dolar AS seiring para pelaku pasar berspekulasi bahwa otoritas Jepang tidak berusaha melakukan intervensi seperti yang telah digembar – gemborkan sebelumnya, Yen melampaui level tertinggi yang dicapai minggu lalu saat BoJ menjabarkan langkah kebijakan untuk memerangi penguatan Yen yang membabi buta. Menguatnya Yen terhadap dolar juga turut dipicu oleh sentimen terhadap dolar AS yang memang sedang lesu, kemungkinan the Fed akan meluncurkan program QE 3 memberikan sentimen melemah bagi pasar. Di perkirakan mata uang Yen hari ini berpotensi masih melanjutkan pelemahan, meskipun demikian tekanan dari otoritas mungkin akan mulai kelihatan sehingga pasar harus waspada adanya pergerakan yang berbalik arah.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Senin pagi mengalami pergerakan melemah, di akhir bulan Oktober ini bursa saham Jepang terpental melemah seiring dengan sentimen negatif yang di bawa oleh bursa saham Wall Street akhir minggu lalu. Penguatan mata uang Yen yang makin menjadi juga telah memperburuk sentimen di kalangan investor, saham eksportir tampak menerima kekalahan terparah. Adapun saham – saham yang mengalami pelemahan diantaranya adalah Honda, Fanuc, Sony,dan sementara itu saham Toyota bergerak naik tipis. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei hari ini berpotensi melemah tapi cenderung terbatas.