Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “bank sentral

Analisa Emas


Il Governatore della Banca d'Italia Mario Drag...

Il Governatore della Banca d’Italia Mario Draghi tiene una lectio magistralis all’Università La Sapienza – The Governor of the Bank of Italy Mario Draghi delivering a lesson at the University of Rome (Photo credit: Wikipedia)

Harga emas mendapatkan dorongan naik dari perubahan kebijakan moneter bank sentral Eropa (ECB) yang menurunkan suku bunga acuan 25 bps. Pada konferensi pers, kepala bank sentral Eropa, Mario Draghi, juga mengungkapkan rencana untuk menrapkan suku bunga negatif bagi simpanan bank-bank yang terparkir di bank sentral. Ini akan mendorong bank-bank untuk mengeluarkan dana dari bank sentral dan mendistribusikannya ke tempat lain yang lebih menghasilkan.

 

Untuk sementara ini, indikator MACD dan stochastics pada grafik 4 jam menunjukkan indikasi naik untuk harga emas ini. Namun penguatan lanjutan harus menunggu penembusan level resisten 1485 dengan potensi target 1520. Di bawah level resisten tersebut, harga masih akan cenderung turun dan bisa menguji kembali level support 1461 dan mungkin bisa tembus dan menuju level support berikutnya di 1440.

 

Hari ini data Non-Farm Payrolls dan tingkat pengangguran AS akan menjadi fokus. Data NFP bulan April diekspektasi kan bertambah 145 ribu dibandingkan data bulan sebelumnya yang mengalami penambahan 88 ribu. Sementara data tingkat pengangguran diekspektasikan sama dengan bulan sebelumnya 7,6%. Bila terjadi penurunan yang drastis pada data NFP dibandingkan dengan prediksi, harga emas berpotensi untuk kembali menguat dan sebaliknya. Demikian pula dengan tingkat pengangguran. Bank Sentral AS telah mengatakan bahwa stimulus masih akan dijalankan selama tingkat pengangguran belum mencapai mencapai 6,5%.


Analisa Emas


Harga emas terlihat masih belum kuat bertahan di atas level $1600 per tory ons yang menandakan bahwa pergerakan harga emas masih tertekan turun. Pagi ini harga emas membentuk resisten di kisaran 1601 dan melemah kembali ke bawah area 1600. Bila kembali menembus ke bawah area support di 1597, harga bisa kembali melemah ke area 1593. Sementara penembusan ke atas resisten, akan membuka peluang penguatan ke area 1606 (MA 200 grafik 1 jam). Pekan ini ada 4 bank sentral yang akan mengumumkan kebijakan moneternya. Bank Sentral Jepang yang paling ditunggu hasilnya mengingat gubernur baru telah terpilih (Kamis, 4 April 2013). Dan bila hasilnya akan ada kebijakan pelonggaran moneter yang lebih agresif, tentunya akan men-support harga emas dari tekanan penurunan.


Analisa Emas


Harga emas terdorong naik pada pembukaan pagi ini terdorong oleh kekhawatiran pasar mengenai rencanabailout Siprus yang akan memajaki deposito yang terdapat pada perbankannya untuk mendapatkan dana segar. Harga emas sempat menembus level 1600 ke 1608. Namun di sisi lain, kekhawatiran pasar juga membuat dollar AS menguat dan mengakibatkan emas kembali tertekan di bawah 1600.

Indikator teknikal masih mengindikasikan tekanan naik pada grafik 4 jam. Namun trader harus mewaspadai level support terdekat di kisaran 1594 yang terbentuk pagi ini. Penembusan ke bawah support itu berpotensi melanjutkan pelemahan ke area 1587 (area fibonacci retracement 61,8% dari 1576.5-1608.55). Sementara penembusan area resisten 1600, akan kembali membuka jalan penguatan ke area 1609.

Pekan ini, selain gonjang-ganjing mengenai Siprus, rapat kebijakan moneter Bank Sentral AS (the Fed)pada hari Kamis dinihari juga akan menjadi penggerak harga emas. Meskipun Fed diperkirakan akan tetap mempertahankan stimulusnya, namun para pelaku pasar akan mewaspadai perubahan kebijakan atau rencana penghentian stimulus lebih cepat dari seharusnya. Penarikan stimulus akan berimbas pada penurunan harga emas.


Analisa Emas


Harga emas akhirnya menembus barrier/tahanan 1587 nya dan kini bertengger di kisaran 1596. Pergerakan naik bisa menguji level 1600 hari ini menjelang testimoni Gubernur Bank Sentral AS Bernanke jam 10 malam nanti (WIB). Para pelaku pasar akan menyimak pernyataan Bernanke dan mencari sinyal mengenai stimulus. Apakah ada sinyal akan dihentikan lebih cepat atau tetap akan diteruskan sesuai dengan rencana semula? Jika opsi pertama yang keluar, maka dollar AS akan menguat dan harga emas akan kembali terpuruk ke area 1583. Dan sebaliknya.

Sementara level support terlihat di sekitar 1591 pagi ini. Penembusan level ini ke bawah akan membuka pelemahan ke bawah area 1587.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak stabil pada perdagangan di hari Senin awal minggu pagi paska peluncuran QE III minggu lalu, menguatnya komoditi ini masih stabil di kisaran tertinggi dalam tujuh bulan belakangan. Dolar AS yang berada dalam tekanan mengakibatkan komoditi Emas menguat cukup signifikan. Dorongan positif pada komoditi ini masih diperoleh dari kebijakan QE III yang memang sudah diharapkan. Komoditi Emas pada perdagangan minggu lalu  menggenapi peningkatan mingguan untuk empat kali berturut-turut, para investor meningkatkan pembelian Emas yang merupakan sarana hedging tradisional di saat bank sentral melakukan ekspansi moneter.

GBP/USD

Sterling bergerak menguat pada perdagangan minggu lalu setelah peluncuran QE III, dan diawal minggu pagi tadi Sterling berbalik melemah terhadap Dollar AS. Sentimen negatif terhadap Sterling Inggris dipantau menguat setelah Rightmove menyampaikan bahwa sektor perumahan tersebut masih menunjukkan kinerja negatif di bulan Agustus meskipun sedikit membaik dari kinerja di bulan Juli. Dari perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya perbaikan pada indikator ekonomi Rightmove HPI m/m yang namun masih menunjukkan kontraksi -0.6% dari nilai periode lalu yaitu -2.4%.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong dibuka pada perdagangan di hari Senin pagi awal minggu ini bergerak menguat terbatas, bursa saham Hongkong masih dipengaruhi oleh sentimen positif dari bursa AS yang diakibatkan euphoria kebijakan QE III dari The Fed. Diperkirakan pada perdagangan hari ini bergerak terbatas seiring dengan bursa saham Jepang libur untuk merayakan hari penghormatan para tetua.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah menarik kembali keposisi dari posisi tertingginya nyaris selama 6 bulan yang terjadi di sesi sebelumnya, dimana data AS yang lemah memperkuat spekulasi tindakan stimulus karena investor saat ini sedang menantikan pertemuan kunci dari Bank Sentral Eropa hari Kamis besok. Data Manufaktur AS melorot pada kejatuhan terdalamnya lebih dari 3 tahun bulan lalu, sebuah sinyal terbaru bahwa melambatnya ekonomi global sudah membebani pemulihan AS yang sudah lemah. Sementara itu data yang lemah terus menaikkan harapan untuk langkah – langkah pelonggaran lebih oleh The Fed, dimana saat ini ECB berada dibawah tekanan yang besar untuk memotong biaya pinjaman yang berlebihan menjelang pertemuan kebijakan di hari Kamis besok.

EUR/USD

Mata uang tunggal kembali melemah untuk dua hari berturut-turut terhadap dolar AS pada perdagangan di hari Rabu pagi tadi, Euro bergerak melemah menjelang pertemuan ECB dan rilis data aktivitas sektor jasa di kawasan zona Euro. Dimana saat ini ECB berada dibawah tekanan yang besar untuk memotong biaya pinjaman yang berlebihan menjelang pertemuan kebijakan di hari Kamis besok, rilis data aktivitas jasa di kawasan zona Euro ini diperkirakan akan kembali menunjukkan kontraksi yang membesar.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong merosot tajam pada perdagangan di hari Rabu pagi tadi, melemahnya bursa saham Hongkong ini dipicu oleh kehati-hatian menjelang data penting AS dan berita dari Eropa dan kinerja yang loyo di bursa saham Wall Street semalam yang menjauhkan aksi beli para pelaku pasar. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Indeks Hang Seng turun sebesar 0.9%, Hangseng China Enterprises Index turun sebesar 1.2, Citic Pacific turun sebesar 2.8%, Belle International Holdings Ltd melemah sebesar 2.5% dan perusahaan logistik Li & Fung Ltd turun sebesar 2.2%.


Market Outlook Today


The Hang Seng Headquarters, located in Central...

The Hang Seng Headquarters, located in Central, Hong Kong. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah, melememahnya komoditi ini setelah harapan investor mengenai pemberian stimulus belum terjawab. Semalam pimpinan The Fed Ben Bernanke membuat testimoni di hadapan Senat AS tidak memberikan sinyal bahwa stimulus akan diberikan dalam waktu dekat ini, Bernanke hanya menyatakan bahwa The Fed akan tetap mengobservasi apabila timbul kebutuhan untuk meluncurkan stimulus.

EUR/USD

IMF memperingatkan kekacauan ekonomi di Eropa telah menyeret pertumbuhan ekonomi di emerging market, outlook pertumbuhan ekonomi global bisa makin meredup jika para pembuat kebijkan di zona Eropa tidak bertindak cepat dan tegas untuk mengatasi krisis utang mereka. Sementara itu Eropa tetap di bawah tekanan dengan yield obligasi pemerintah Spanyol dan Italia mendekati rekor tertinggi di kedua negara tersebut sampai mereka mendirikan ESM sendiri, itu hanya bisa terjadi setelah keputusan Mahkamah Konstitusi Federal Jerman pada 12 September mendatang. Mata uang tunggal Eropa terpaksa harus kembali melemah menuju level 1.2190 paska Pidato  The Fed Bernanke, meskipun The Fed Bernanke memberikan outlook pertumbuhan ekonomi yang suram akibat masalah utang Eropa dan jurang fiskal AS namun para pelaku pasar sepertinya lebih tertarik dengan seberapa cepat The Fed akan meluncurkan Quantitative Easing III, sepertinya  Bernanke yang enggan mengucapkan QE III maka pasar sepertinya harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan stimulus moneter tambahan dari bank sentral AS.

HANGSENG

Bursa saham Hong Kong bergerak melemah tergerus oleh kekecewaan yang dialami para investor terhadap testimoni Ben Bernanke ke Senat semalam, Bernanke tidak memberikan sinyal untuk meluncurkan stimulus dalam waktu dekat sehingga pasar kembali dilanda kekhawatiran. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, Hang Seng Bank, dan Hutchinson.


Market Outlook Today


EMAS

Pada perdagangan kemarin Komoditi Emas merosot sangat tajam sebesar 2% setelah Ben Bernanke tidak memberikan kepastian jelas mengenai rencana pemberian stimulus lanjutan di AS, komoditi ini merosot yang jauh lebih tajam dibandingkan dengan komoditas lain maupun bursa saham dan para investor berharap The Fed akan kembali meluncurkan program stimulus guna menggenjot ekonomi AS, akan tetapi The Fed yang tidak memberikan arahan jelas telah mengakibatkan tertekannya si Logam Kuning ini.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa yang sempat berhasil mencapai level tingginya kemudian beringsut melemah setelah Pimpinan The Fed  Ben Bernanke dalam pernyataan resminya di hadapan Konggres Amerika tidak mengisyaratkan bahwa Bank Sentral akan menempuh langkah pelonggaran moneter kuantitatif dalam waktu dekat, sikap Bernanke tersebut kemudian direspon negatif oleh para pelaku pasar yang kemudian mengalihkan pandangan pada aset berstatus safe haven seperti Dolar AS dan Yen. Sementara itu pemerintah Spanyol berhasil menjual obligasi dengan tenor 10 tahun senilai 2,1 M Euro dengan imbal hasil diatas 6%, hal ini sedikit meredam kekhawatiran pelaku pasar setelah pernyataan Menteri Keuangan Cristobal Montoro yang khawatir bahwa Spanyol akan sulit untuk mendapatkan pendanaan dari pasar keuangan global. Namun pemeringkat hutang Fitch memangkas peringkat kredit Spanyol sebanyak 3 derajat menjadi BBB dengan outlook negatif, dalam pernyataan resminya Fitch menyatakan bahwa Spanyol sangat rentan terhadap memburuknya krisis hutang Eropa menyusul tingginya rasio hutang terhadap PDB negara tersebut .

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada akhir minggu ini bergerak melemah tergerus di tekan kekhawatiran mengenai kondisi ekonomi Eropa yang sampai saat ini masih memburuk, sentimen pasar di Asia cenderung melemah meskipun penurunan suku bunga acuan di China seharusnya memberikan arahan positif. ada beberapa saham lapis biru yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, Hutchinson, dan Hangseng Bank.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak menguat cukup signifikan tapi pada akhir perdagangannya di tutup melemah, komoditas ini menguat dan mencapai level tertinggi dalam satu bulan belakangan di tengah melambungnya harapan bahwa program penyelamatan Eropa akan berjalan dengan semestinya, dan dipicu oleh bahwa Jerman mulai melunak dan menerima rencana untuk membantu penyelamatan perbankan Spanyol.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa bergerak menguat tajam pada perdagangan kemarin dipicu oleh langkah Bank Sentral Eropa yang mempertahankan suku bunga pada level 1 % dan mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi. Presiden ECB Mario Draghi menampik ekspektasi para pelaku pasar sebelumnya yang mengharapkan bank sentral akan melakukan pelonggaran moneter, diantaranya dengan meningkatkan operasi penggantian struktur keuangan untuk meningkatkan likuiditas di pasar keuangan Eropa. Namun demikian para ekonom tetap mengingatkan bahwa penguatan Euro belum menyurutkan minat jual para investor, dimana  para investor memperkirakan Euro akan anjlok hingga dikisaran 1.800 sebelum expire pada 06 Juli mendatang. Diantara pertimbangan pada pandangan tersebut adalah problem sektor perbankan Spanyol yang semakin meruncing dan kemungkinan keluarnya Yunani dari keanggotaan Uni Eropa.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Kamis pagi ini bergerak menguat cukup solid, melejitnya bursa saham AS menjadi pemicu dari peningkatan di bursa saham Hongkong. Kondisi yang terjadi hari ini didorong oleh harapan membaiknya ekonomi global. Ada beberapa saham lapis biru yang bergerak menguat diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Hang Seng Bank.


Market Outlook Today


Official portrait of Federal Reserve Chairman ...

Image via Wikipedia

EMAS

Komoditi Emas terpuruk tajam dalam perdagangan pada hari Rabu malam, pemicu terpuruknya komoditi ini  adalah respons investor atas sikap Pimpinan The Fed Ben Bernanke yang ditunjukkannya semalam. Bernanke dalam satu testimoni sebelum pertemuan kongres semalam tidak memberi sinyal apapun mengenai langkah moneter yang akan dilakukan The Fed untuk menambah likuiditas di pasar, dan ada perkembangan positif pada pasar tenaga kerja meski kondisi pasar tenaga kerja AS masih jauh dari kata normal. Pasar berharap The Fed melonggarkan kebijakan moneter meski apabila perekonomian AS baik – baik saja, jadi sentimen berbalik ketika The Fed tak melakukan apa-apa.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa merosot tajam pada perdagangan di market US semalam, merosotnya mata uang Euro ini di picu setelah pimpinan The Fed Ben S Bernanke mengeluarkan pernyataan yang dapat memicu spekulasi bahwa bank sentral AS itu tak akan menggelontorkan stimulus moneter lagi. Bernanke mengungkapkan bahwa ada perkembangan positif di pasar tenaga kerja meski kondisi pasar tenaga kerja AS masih jauh dari kata normal. Bernanke memang terbilang hati – hati dalam mengungkapkan optimismenya, hal ini peringatan bagi trader mata uang Eropa bahwa perkembangan neraca perdagangan merupakan hal yang paling penting dalam menggerakkan pasar mata uang, fakta bahwa The Fed tidak dalam kondisi terdesak untuk meningkatkan neraca perdagangannya merupakan hal yang positif bagi pergerakan US dolar.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Kamis pagi bergerak menguat yang cukup signifikan, bursa saham Jepang melawan arus sentiment negative yang cenderung bergerak di Asia. Anjloknya nilai tukar Yen mendorong menguat saham – saham eksportir sehingga memberikan dukungan untuk bursa Jepang. Ada beberapa saham yang bergerak menguat terutama dari sektor eksportir diantaranya adalah Canon, Toyota, dan Sony. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei hari ini di perkirakan berpotensi bergerak menguat tapi cenderung terbatas.