Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “bank sentral

Analisa Emas


Il Governatore della Banca d'Italia Mario Drag...

Il Governatore della Banca d’Italia Mario Draghi tiene una lectio magistralis all’Università La Sapienza – The Governor of the Bank of Italy Mario Draghi delivering a lesson at the University of Rome (Photo credit: Wikipedia)

Harga emas mendapatkan dorongan naik dari perubahan kebijakan moneter bank sentral Eropa (ECB) yang menurunkan suku bunga acuan 25 bps. Pada konferensi pers, kepala bank sentral Eropa, Mario Draghi, juga mengungkapkan rencana untuk menrapkan suku bunga negatif bagi simpanan bank-bank yang terparkir di bank sentral. Ini akan mendorong bank-bank untuk mengeluarkan dana dari bank sentral dan mendistribusikannya ke tempat lain yang lebih menghasilkan.

 

Untuk sementara ini, indikator MACD dan stochastics pada grafik 4 jam menunjukkan indikasi naik untuk harga emas ini. Namun penguatan lanjutan harus menunggu penembusan level resisten 1485 dengan potensi target 1520. Di bawah level resisten tersebut, harga masih akan cenderung turun dan bisa menguji kembali level support 1461 dan mungkin bisa tembus dan menuju level support berikutnya di 1440.

 

Hari ini data Non-Farm Payrolls dan tingkat pengangguran AS akan menjadi fokus. Data NFP bulan April diekspektasi kan bertambah 145 ribu dibandingkan data bulan sebelumnya yang mengalami penambahan 88 ribu. Sementara data tingkat pengangguran diekspektasikan sama dengan bulan sebelumnya 7,6%. Bila terjadi penurunan yang drastis pada data NFP dibandingkan dengan prediksi, harga emas berpotensi untuk kembali menguat dan sebaliknya. Demikian pula dengan tingkat pengangguran. Bank Sentral AS telah mengatakan bahwa stimulus masih akan dijalankan selama tingkat pengangguran belum mencapai mencapai 6,5%.


Analisa Emas


Harga emas terlihat masih belum kuat bertahan di atas level $1600 per tory ons yang menandakan bahwa pergerakan harga emas masih tertekan turun. Pagi ini harga emas membentuk resisten di kisaran 1601 dan melemah kembali ke bawah area 1600. Bila kembali menembus ke bawah area support di 1597, harga bisa kembali melemah ke area 1593. Sementara penembusan ke atas resisten, akan membuka peluang penguatan ke area 1606 (MA 200 grafik 1 jam). Pekan ini ada 4 bank sentral yang akan mengumumkan kebijakan moneternya. Bank Sentral Jepang yang paling ditunggu hasilnya mengingat gubernur baru telah terpilih (Kamis, 4 April 2013). Dan bila hasilnya akan ada kebijakan pelonggaran moneter yang lebih agresif, tentunya akan men-support harga emas dari tekanan penurunan.


Analisa Emas


Harga emas terdorong naik pada pembukaan pagi ini terdorong oleh kekhawatiran pasar mengenai rencanabailout Siprus yang akan memajaki deposito yang terdapat pada perbankannya untuk mendapatkan dana segar. Harga emas sempat menembus level 1600 ke 1608. Namun di sisi lain, kekhawatiran pasar juga membuat dollar AS menguat dan mengakibatkan emas kembali tertekan di bawah 1600.

Indikator teknikal masih mengindikasikan tekanan naik pada grafik 4 jam. Namun trader harus mewaspadai level support terdekat di kisaran 1594 yang terbentuk pagi ini. Penembusan ke bawah support itu berpotensi melanjutkan pelemahan ke area 1587 (area fibonacci retracement 61,8% dari 1576.5-1608.55). Sementara penembusan area resisten 1600, akan kembali membuka jalan penguatan ke area 1609.

Pekan ini, selain gonjang-ganjing mengenai Siprus, rapat kebijakan moneter Bank Sentral AS (the Fed)pada hari Kamis dinihari juga akan menjadi penggerak harga emas. Meskipun Fed diperkirakan akan tetap mempertahankan stimulusnya, namun para pelaku pasar akan mewaspadai perubahan kebijakan atau rencana penghentian stimulus lebih cepat dari seharusnya. Penarikan stimulus akan berimbas pada penurunan harga emas.


Analisa Emas


Harga emas akhirnya menembus barrier/tahanan 1587 nya dan kini bertengger di kisaran 1596. Pergerakan naik bisa menguji level 1600 hari ini menjelang testimoni Gubernur Bank Sentral AS Bernanke jam 10 malam nanti (WIB). Para pelaku pasar akan menyimak pernyataan Bernanke dan mencari sinyal mengenai stimulus. Apakah ada sinyal akan dihentikan lebih cepat atau tetap akan diteruskan sesuai dengan rencana semula? Jika opsi pertama yang keluar, maka dollar AS akan menguat dan harga emas akan kembali terpuruk ke area 1583. Dan sebaliknya.

Sementara level support terlihat di sekitar 1591 pagi ini. Penembusan level ini ke bawah akan membuka pelemahan ke bawah area 1587.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak stabil pada perdagangan di hari Senin awal minggu pagi paska peluncuran QE III minggu lalu, menguatnya komoditi ini masih stabil di kisaran tertinggi dalam tujuh bulan belakangan. Dolar AS yang berada dalam tekanan mengakibatkan komoditi Emas menguat cukup signifikan. Dorongan positif pada komoditi ini masih diperoleh dari kebijakan QE III yang memang sudah diharapkan. Komoditi Emas pada perdagangan minggu lalu  menggenapi peningkatan mingguan untuk empat kali berturut-turut, para investor meningkatkan pembelian Emas yang merupakan sarana hedging tradisional di saat bank sentral melakukan ekspansi moneter.

GBP/USD

Sterling bergerak menguat pada perdagangan minggu lalu setelah peluncuran QE III, dan diawal minggu pagi tadi Sterling berbalik melemah terhadap Dollar AS. Sentimen negatif terhadap Sterling Inggris dipantau menguat setelah Rightmove menyampaikan bahwa sektor perumahan tersebut masih menunjukkan kinerja negatif di bulan Agustus meskipun sedikit membaik dari kinerja di bulan Juli. Dari perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya perbaikan pada indikator ekonomi Rightmove HPI m/m yang namun masih menunjukkan kontraksi -0.6% dari nilai periode lalu yaitu -2.4%.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong dibuka pada perdagangan di hari Senin pagi awal minggu ini bergerak menguat terbatas, bursa saham Hongkong masih dipengaruhi oleh sentimen positif dari bursa AS yang diakibatkan euphoria kebijakan QE III dari The Fed. Diperkirakan pada perdagangan hari ini bergerak terbatas seiring dengan bursa saham Jepang libur untuk merayakan hari penghormatan para tetua.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah menarik kembali keposisi dari posisi tertingginya nyaris selama 6 bulan yang terjadi di sesi sebelumnya, dimana data AS yang lemah memperkuat spekulasi tindakan stimulus karena investor saat ini sedang menantikan pertemuan kunci dari Bank Sentral Eropa hari Kamis besok. Data Manufaktur AS melorot pada kejatuhan terdalamnya lebih dari 3 tahun bulan lalu, sebuah sinyal terbaru bahwa melambatnya ekonomi global sudah membebani pemulihan AS yang sudah lemah. Sementara itu data yang lemah terus menaikkan harapan untuk langkah – langkah pelonggaran lebih oleh The Fed, dimana saat ini ECB berada dibawah tekanan yang besar untuk memotong biaya pinjaman yang berlebihan menjelang pertemuan kebijakan di hari Kamis besok.

EUR/USD

Mata uang tunggal kembali melemah untuk dua hari berturut-turut terhadap dolar AS pada perdagangan di hari Rabu pagi tadi, Euro bergerak melemah menjelang pertemuan ECB dan rilis data aktivitas sektor jasa di kawasan zona Euro. Dimana saat ini ECB berada dibawah tekanan yang besar untuk memotong biaya pinjaman yang berlebihan menjelang pertemuan kebijakan di hari Kamis besok, rilis data aktivitas jasa di kawasan zona Euro ini diperkirakan akan kembali menunjukkan kontraksi yang membesar.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong merosot tajam pada perdagangan di hari Rabu pagi tadi, melemahnya bursa saham Hongkong ini dipicu oleh kehati-hatian menjelang data penting AS dan berita dari Eropa dan kinerja yang loyo di bursa saham Wall Street semalam yang menjauhkan aksi beli para pelaku pasar. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Indeks Hang Seng turun sebesar 0.9%, Hangseng China Enterprises Index turun sebesar 1.2, Citic Pacific turun sebesar 2.8%, Belle International Holdings Ltd melemah sebesar 2.5% dan perusahaan logistik Li & Fung Ltd turun sebesar 2.2%.


Market Outlook Today


The Hang Seng Headquarters, located in Central...

The Hang Seng Headquarters, located in Central, Hong Kong. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah, melememahnya komoditi ini setelah harapan investor mengenai pemberian stimulus belum terjawab. Semalam pimpinan The Fed Ben Bernanke membuat testimoni di hadapan Senat AS tidak memberikan sinyal bahwa stimulus akan diberikan dalam waktu dekat ini, Bernanke hanya menyatakan bahwa The Fed akan tetap mengobservasi apabila timbul kebutuhan untuk meluncurkan stimulus.

EUR/USD

IMF memperingatkan kekacauan ekonomi di Eropa telah menyeret pertumbuhan ekonomi di emerging market, outlook pertumbuhan ekonomi global bisa makin meredup jika para pembuat kebijkan di zona Eropa tidak bertindak cepat dan tegas untuk mengatasi krisis utang mereka. Sementara itu Eropa tetap di bawah tekanan dengan yield obligasi pemerintah Spanyol dan Italia mendekati rekor tertinggi di kedua negara tersebut sampai mereka mendirikan ESM sendiri, itu hanya bisa terjadi setelah keputusan Mahkamah Konstitusi Federal Jerman pada 12 September mendatang. Mata uang tunggal Eropa terpaksa harus kembali melemah menuju level 1.2190 paska Pidato  The Fed Bernanke, meskipun The Fed Bernanke memberikan outlook pertumbuhan ekonomi yang suram akibat masalah utang Eropa dan jurang fiskal AS namun para pelaku pasar sepertinya lebih tertarik dengan seberapa cepat The Fed akan meluncurkan Quantitative Easing III, sepertinya  Bernanke yang enggan mengucapkan QE III maka pasar sepertinya harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan stimulus moneter tambahan dari bank sentral AS.

HANGSENG

Bursa saham Hong Kong bergerak melemah tergerus oleh kekecewaan yang dialami para investor terhadap testimoni Ben Bernanke ke Senat semalam, Bernanke tidak memberikan sinyal untuk meluncurkan stimulus dalam waktu dekat sehingga pasar kembali dilanda kekhawatiran. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, Hang Seng Bank, dan Hutchinson.


Market Outlook Today


EMAS

Pada perdagangan kemarin Komoditi Emas merosot sangat tajam sebesar 2% setelah Ben Bernanke tidak memberikan kepastian jelas mengenai rencana pemberian stimulus lanjutan di AS, komoditi ini merosot yang jauh lebih tajam dibandingkan dengan komoditas lain maupun bursa saham dan para investor berharap The Fed akan kembali meluncurkan program stimulus guna menggenjot ekonomi AS, akan tetapi The Fed yang tidak memberikan arahan jelas telah mengakibatkan tertekannya si Logam Kuning ini.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa yang sempat berhasil mencapai level tingginya kemudian beringsut melemah setelah Pimpinan The Fed  Ben Bernanke dalam pernyataan resminya di hadapan Konggres Amerika tidak mengisyaratkan bahwa Bank Sentral akan menempuh langkah pelonggaran moneter kuantitatif dalam waktu dekat, sikap Bernanke tersebut kemudian direspon negatif oleh para pelaku pasar yang kemudian mengalihkan pandangan pada aset berstatus safe haven seperti Dolar AS dan Yen. Sementara itu pemerintah Spanyol berhasil menjual obligasi dengan tenor 10 tahun senilai 2,1 M Euro dengan imbal hasil diatas 6%, hal ini sedikit meredam kekhawatiran pelaku pasar setelah pernyataan Menteri Keuangan Cristobal Montoro yang khawatir bahwa Spanyol akan sulit untuk mendapatkan pendanaan dari pasar keuangan global. Namun pemeringkat hutang Fitch memangkas peringkat kredit Spanyol sebanyak 3 derajat menjadi BBB dengan outlook negatif, dalam pernyataan resminya Fitch menyatakan bahwa Spanyol sangat rentan terhadap memburuknya krisis hutang Eropa menyusul tingginya rasio hutang terhadap PDB negara tersebut .

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada akhir minggu ini bergerak melemah tergerus di tekan kekhawatiran mengenai kondisi ekonomi Eropa yang sampai saat ini masih memburuk, sentimen pasar di Asia cenderung melemah meskipun penurunan suku bunga acuan di China seharusnya memberikan arahan positif. ada beberapa saham lapis biru yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, Hutchinson, dan Hangseng Bank.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak menguat cukup signifikan tapi pada akhir perdagangannya di tutup melemah, komoditas ini menguat dan mencapai level tertinggi dalam satu bulan belakangan di tengah melambungnya harapan bahwa program penyelamatan Eropa akan berjalan dengan semestinya, dan dipicu oleh bahwa Jerman mulai melunak dan menerima rencana untuk membantu penyelamatan perbankan Spanyol.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa bergerak menguat tajam pada perdagangan kemarin dipicu oleh langkah Bank Sentral Eropa yang mempertahankan suku bunga pada level 1 % dan mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi. Presiden ECB Mario Draghi menampik ekspektasi para pelaku pasar sebelumnya yang mengharapkan bank sentral akan melakukan pelonggaran moneter, diantaranya dengan meningkatkan operasi penggantian struktur keuangan untuk meningkatkan likuiditas di pasar keuangan Eropa. Namun demikian para ekonom tetap mengingatkan bahwa penguatan Euro belum menyurutkan minat jual para investor, dimana  para investor memperkirakan Euro akan anjlok hingga dikisaran 1.800 sebelum expire pada 06 Juli mendatang. Diantara pertimbangan pada pandangan tersebut adalah problem sektor perbankan Spanyol yang semakin meruncing dan kemungkinan keluarnya Yunani dari keanggotaan Uni Eropa.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Kamis pagi ini bergerak menguat cukup solid, melejitnya bursa saham AS menjadi pemicu dari peningkatan di bursa saham Hongkong. Kondisi yang terjadi hari ini didorong oleh harapan membaiknya ekonomi global. Ada beberapa saham lapis biru yang bergerak menguat diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Hang Seng Bank.


Market Outlook Today


Official portrait of Federal Reserve Chairman ...

Image via Wikipedia

EMAS

Komoditi Emas terpuruk tajam dalam perdagangan pada hari Rabu malam, pemicu terpuruknya komoditi ini  adalah respons investor atas sikap Pimpinan The Fed Ben Bernanke yang ditunjukkannya semalam. Bernanke dalam satu testimoni sebelum pertemuan kongres semalam tidak memberi sinyal apapun mengenai langkah moneter yang akan dilakukan The Fed untuk menambah likuiditas di pasar, dan ada perkembangan positif pada pasar tenaga kerja meski kondisi pasar tenaga kerja AS masih jauh dari kata normal. Pasar berharap The Fed melonggarkan kebijakan moneter meski apabila perekonomian AS baik – baik saja, jadi sentimen berbalik ketika The Fed tak melakukan apa-apa.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa merosot tajam pada perdagangan di market US semalam, merosotnya mata uang Euro ini di picu setelah pimpinan The Fed Ben S Bernanke mengeluarkan pernyataan yang dapat memicu spekulasi bahwa bank sentral AS itu tak akan menggelontorkan stimulus moneter lagi. Bernanke mengungkapkan bahwa ada perkembangan positif di pasar tenaga kerja meski kondisi pasar tenaga kerja AS masih jauh dari kata normal. Bernanke memang terbilang hati – hati dalam mengungkapkan optimismenya, hal ini peringatan bagi trader mata uang Eropa bahwa perkembangan neraca perdagangan merupakan hal yang paling penting dalam menggerakkan pasar mata uang, fakta bahwa The Fed tidak dalam kondisi terdesak untuk meningkatkan neraca perdagangannya merupakan hal yang positif bagi pergerakan US dolar.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Kamis pagi bergerak menguat yang cukup signifikan, bursa saham Jepang melawan arus sentiment negative yang cenderung bergerak di Asia. Anjloknya nilai tukar Yen mendorong menguat saham – saham eksportir sehingga memberikan dukungan untuk bursa Jepang. Ada beberapa saham yang bergerak menguat terutama dari sektor eksportir diantaranya adalah Canon, Toyota, dan Sony. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei hari ini di perkirakan berpotensi bergerak menguat tapi cenderung terbatas.


Market Outloook Today


EMAS

Komoditi Emas berakhir stagnan pada perdagangan kemarin berhasil membalikkan pelemahan pada sepanjang sesi ditunjang oleh pelemahan dolar AS, dan meningkatnya optimisme bahwa Yunani pada akhirnya akan memperoleh dana talangan yang dibutuhkan untuk menghindari kebangkrutan. Positifnya komoditi ini mengiringi kenaikan bursa ekuitas dan Euro yang sebelumnya ditunjang oleh rilis data ekonomi Amerika data sektor ketenagakerjaan, manufaktur, dan sektor perumahan yang mengungguli ekspektasi para analis. Sementara itu permintaan terhadap Emas sepanjang 2011 dilaporkan mencapai level tertinggi dalam 14 tahun terakhir, meningkatnya permintaan ini ditunjang oleh kenaikan pembelian oleh bank sentral terutama dari Cina yang mencapai level tertinggi sejak kurang lebih 40 tahun terakhir. Impor Emas dari India yang merupakan konsumen ritel terbesar dunia sepanjang 2011 dilaporkan mengalami penurunan 44%, penurunan tersebut dipengaruhi lonjakan harga Emas menjelang akhir tahun 2011 yang meredam permintaan, dan Cina dalam waktu tidak lama lagi akan menggeser India sebagai konsumen ritel Emas terbesar dunia.

EUR/USD

Yunani diharapkan dalam beberapa hari menyelesaikan kepastian bailout senilai 130 M Euro pada Uni Eropa dan IMF untuk menenangkan krisis utang tetapi pasar bereaksi skeptis kemarin karena terjadinya kesengitan antara Yunani dan mitra zona Euro yang dipimpin oleh Jerman. Frustrasi meledak karena Presiden Yunani Karolos Papoulias mengecam menteri keuangan Jerman yang menyarankan Yunani kemungkinan menjadi bangkrut, pihak Moody’s kemarin memperingkatkan kemungkinan memangkas peringkat kredit dari 17 global dan 114 institusi keuangan Eropa yang merupakan pertanda lainnya pengaruh dari krisis utang pemerintah yang menyebar ke seantero sistem keuangan global. Spanyol kemarin menunjukkan permintaan yang kuat pada obligasinya dengan mudah mendapatkan apa yang diinginkannya untuk menjual pada lelang obligasi, meskipun permasalahan mengenai bailout kedua Yunani dan kerapuhan dari beberapa perekonomian zona Euro yang beresiko mendorong biaya financing menjadi meningkat.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Jumat pagi bergerak signifikan, sentimen positif berkembang di Asia di tengah data ekonomi AS yang menunjukkan kondisi yang mengesankan. Sementara itu perkembangan positif dari Yunani juga turut menjadi pendorong kenaikan di bursa saham pagi ini. Indeks Berjangka Hangseng sempat kembali mencapai posisi tertinggi dalam lebih dari 6 bulan belakangan. Ada beberapa saham yang bergerak positif diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Hangseng Bank. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng hari ini berpotensi akan sedikit tertahan, kemungkinan indeks untuk mengalami koreksi yang patut diwaspadai oleh para pelaku pasar.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak menguat, menguatnya komoditi ini terangkat setelah China berjanji untuk melanjutkan investasinya pada obligasi pemerintah di kawasan Euro. Komoditi Emas menguat signifikan setelah Gubernur bank sentral China menyatakan bahwa China dan negara berkembang lain seperti Brazil, Rusia, dan India sedang menunggu saat yang tepat untuk menyalurkan bantuan kepada negara – negara kawasan Euro. Meskipun tidak memberikan janji yang konkrit mengenai jenis dan besaran bantuan pernyataan tersebut cukup memberikan sentimen positif pada komoditi Emas. Di perkirakan komoditi Emas akan kembali masuk ke dalam trend yang positif, meskipun demikian untuk sementara ini Emas cenderung sedang berada dalam trend sideways karena ketidakpastian mengenai bantuan lanjutan bagi Yunani masih menahan laju harga Emas.

EUR/USD

Eropa kembali menekan Yunani untuk melaksanakan kebijakan penghematan anggaran demi mendapatkan dana bailout, menteri keuangan zona Euro batal melakukan pertemuan di Brussel dan mengganti format pertemuan menjadi telekonverensi untuk membahas apakah Yunani layak mendapatkan dana bailout. Athena perlu mengamankan pencairan dana bailout €130 M demi menghindari default di bulan Maret. Perdana Menteri Italia Mario Monti mengatakan Format pertemuan telekonverensi diputuskan oleh pimpinan menteri keuangan zona Euro Jean Claude Juncker akibat berkurangnya elemen demi memastikan kesuksesan pertemuan. Setelah Juncker membatalkan pertemuan tersebut pemimpin partai politik Yunani Antonis Samaras dan George Papandreou akan memberikan komitmen tertulis yang diminta Eropa, pemerintah Yunani juga setuju untuk tambah penghematan anggaran sebesar €325 juta. Pemerintah akan mengurangi anggaran untuk pertahanan, investasi publik, dan kesehatan.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Kamis pagi bergerak melemah, melemahnya bursa saham Hongkong ini setelah pada perdagangan sebelumnya sempat mencapai posisi tertinggi dalam 6 bulan belakangan. Para pelaku pasar mulai melakukan aksi ambil untung sementara kekhawatiran mengenai penundaan bailout Yunani juga menjadi pemberat pergerakan di bursa Asia hari ini. ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah HSBC, Hangseng Bank, dan Hutchonson. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng pada perdagangan hari ini berpotensi menguat tapi cenderung terbatas.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melanjutkan penguatan, perlahan tapi pasti komoditi ini bergerak menguat dengan solid hingga mencapai posisi tertinggi dalam 2 bulan belakangan. Menguatnya komoditi Emas masih dipicu oleh harapan membaiknya kondisi ekonomi global. Pasar bereaksi positif terhadap rilis data klaim pengangguran yang cukup baik, klaim pengangguran mingguan hanya sebesar 367K lebih kecil dibandingkan dengan estimasi sebesar 373K. Sementara itu para investor menantikan rilis data tingkat pengangguran NFP dan ISM sektor non – manufaktur  AS nanti malam yang diperkirakan akan cukup baik.

GBP/USD

Dua  data yang terakhir menunjukkan penurunan inflasi sebesar -0,9%, Kebijakan pelonggaran kuantitatif / QE yang dijalankan BoE tidak memicu inflasi dan inflasi akan terus turun tahun ini sesuai perkiraan, menurut petinggi BoE Adam Posen Bank sentral telah memprediksi inflasi Inggris akan jatuh di bawah target sebesar 2% pada semester ke 2 tahun ini. Adam Posen mengatakan Keputusan BoE untuk menyuntikan stimulus £75 M pada pertemuan Oktober lalu telah membantu sisi permintaan, kondisinya akan jauh lebih buruk jika bank sentral tidak lakukan pelonggaran kuantitatif dan saya mendukung kebijakan tersebut. BoE akan kembali melakukan pertemuan kebijakan moneter minggu depan untuk memutuskan apakah Inggris masih membutuhkan tambahan stimulus moneter. Mayoritas ekonom prediksi BoE akan menambah program pembelian aset sebanyak £ 50 M seiring merebaknya kecemasan resesi.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Jumat pagi bergerak melemah, bursa saham Hongkong tergerus di tengah penurunan yang terjadi di bursa Jepang dan Korea Selatan. Pergerakan bursa saham Hongkong pagi ini mulai terhambat setelah pada perdagangan kemarin mencapai posisi tertinggi dalam 6 bulan belakangan. Ada beberapa saham yang bergerak cenderung bervariasi diantaranya adalah Cheung Kong dan Esprit Holdings bergerak menguat, sementara itu HSBC dan Petrochina bergerak melemah. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng pada perdagangan hari ini berpotensi menguat tipis.

 


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak melemah pada perdagangan kemarin, logam mulia ini bergerak dalam koreksi yang wajar setelah sempat mencapai posisi tertinggi dalam lebih dari 7 minggu pada perdagangan akhir minggu lalu. Komoditi Emas melemah menjelang pertemuan para petinggi Uni Eropa yang rencananya akan membahas penanganan krisis utang di kawasan tersebut. Yunani berusaha menolak campur tangan terhadap komisioner Uni Eropa dalam penyusunan anggaran dalam negerinya dengan alasan harga diri, kondisi ini dapat mengakibatkan penundaan atau pembatalan pemberikan bantuan tahap ke 2 bagi Negara ini, Yunani dan kreditor swastanya diharapkan akan segera melengkapi perjanjian pemotongan utang dalam minggu ini.

GBP/USD

Sterling menguat terhadap Euro pada perdagangan kemarin menyusul investor masih menunggu perkembangan dari kesepakatan swap utang Yunani dan menjelang KTT Uni Eropa yang diperkirakan tidak akan banyak membantu mendorong penguatan Euro, Yunani harus mencapai kesepakatan dengan kreditor swasta untuk memperoleh paket bailout ke 2 guna mengindari resiko default. Kondisi yang masih penuh ketidakpastian tersebut telah menekan Euro secara umum dan memicu mata uang tunggal Eropa terkoreksi sebesar 0,5% terhadap Sterling, Sterling berpotensi melemah minggu ini jika data purchasing managers’ surveys periode bulan Januari untuk sektor manufaktur, konstruksi, dan jasa menambah gambaran memburuknya kondisi ekonomi Inggris dan menambah prospek untuk berlanjutnya pelonggaran moneter oleh Bank Sentral Inggris. Pasar memprediksi BoE akan meningkatkan pembelian aset melalui program Quantitative Easing di bulan Februari dan hal ini berpotensi menekan sterling, meskipun komentar dari petinggi BoE David Miles Jumat lalu telah melemahkan prospek tersebut. Miles menegaskan bahwa merupakan pandangan yang terlalu berlebihan yang menganggap bahwa QE pasti akan berlanjut.

HANGSENG

Indeks Berjangka Hangseng bergerak menguat pada perdagangan di hari Selasa pagi ini, pada perdagangan terakhir bulan Januari 2012 ini bursa saham Asia diliputi oleh sentimen menguat, mengabaikan hasil akhir perdagangan di bursa saham Wall Street pada perdagangan kemarin yang cenderung tertekan. Bursa saham Hongkong membukukan kenaikan yang cukup signifikan ditopang oleh pergerakan saham – saham lapis biru yang cukup solid menguat diantaranya adalah Hangseng Bank, Henderson Land, SHK Property, dan Sino Land. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng hari ini berpotensi menguat, dan pergerakan masih terbatas karena saat ini masih cenderung berada dalam fase konsolidasi.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah, melemahnya komoditi ini disebabkan oleh para pelaku pasar yang masih menantikan keputusan menteri keuangan Uni Eropa mengenai syarat restrukturisasi hutang Yunani untuk mendapatkan paket bailout ke 2. Melemahnya komoditi Emas ini juga dipicu oleh penurunan Minyak mentah dan lesunya bursa saham, belum jelasnya hasil pertemuan pemerintah Yunani terhadap kreditur membuat investor pasar uang cemas sehingga mendorong pelaku pasar untuk kembali melepaskan Emas. Di perkirakan Komoditi Emas Berjangka berpotensi menguat  setelah pasar kembali dihinggapi sentiment positif.

 

GBP/USD

Poundterling memangkas kerugiannya terhadap Euro pasca menembus level yang mendekati level terendah 4 minggu, meskipun Sterling masih berpotensi mengalami tekanan akibat kekhawatiran terhadap prospek kondisi ekonomi Inggris yang masih rapuh dimana akan mendorong dilanjutkannya pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral Inggris. Data GDP Q4 Inggris yang akan dirilis hari ini bakal menjadi sorotan pasar dimana diperkirakan ekonomi Inggris mengalami kontraksi, sebuah faktor yang berpotensi menekan Sterling, sementara minutes BoE besok diperkirakan memperkuat dugaan untuk berlanjutnya program pembelian aset yang kemungkinan akan dilakukan paling cepat awal bulan depan, banyak investor ragu untuk mendorong penguatan sterling lebih jauh, karena mereka khawatir BoE akan kembali menyuntikkan dana cash kedalam sistem perekonomian Inggris yang sampai saat ini masih rapuh.

 

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Rabu pagi ini bergerak menguat, bursa saham Jepang menerima sentilan sentimen positif setelah pada penutupan perdagangan di Wall Street Apple mengumumkan kenaikan penjualan dan keuntungan di kuartal ke 4 lalu, kondisi ini mengangkat sentimen di bursa Asia meskipun cenderung tipis saja. Ada beberapa saham yang bergerak cenderung menguat terutama dari sektor lapis biru diantaranya adalah Saham Toyota, Sony, Komatsu, dan Honda. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei pada perdagangan hari ini berpotensi bergerak menguat tapi cenderung terbatas.


Market Oulook Today


EMAS

Komoditi Emas menguat sebesar 1% pada perdagangan kemarin ke level tertinggi 6 minggu dipicu oleh penguatan mata uang tunggal Eropa menjelang akhir dari pertemuan zona Euro yang membahas masalah restrukturisasi utang Yunani. Melemahnya US dolar telah memicu menguatnya Komoditi Emas dan juga Minyak setelah Jerman dan Perancis mendesak untuk segera dicapainya kesepakatan antara Yunani dan kreditor swasta untuk memangkas utang Yunani guna mencegah default. Rendahnya suku bunga akan menopang minat beli investor pada komoditi ini, sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan The Fed nampaknya akan memberikan indikasi bahwa suku bunga baru akan dinaikkan pada semester pertama 2014 mendatang.

GBP/USD

Sterling menguat hingga ke titik tertinggi 2 minggu terhadap US dollar pada perdagangan kemarin, terutama ditopang oleh pembelian lembaga kliring Inggris serta ekspektasi bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga di level rendah untuk periode yang lebih panjang. Sentimen di bursa juga dipengaruhi oleh negosiasi yang tengah berjalan antara pemerintah Yunani dengan kreditur swasta untuk merestrukturisasi utang Yunani. Para kreditur mengatakan di hari Senin bahwa mereka akan menyerahkan keputusan batas kerugian yang akan mereka tanggung atas obligasi Yunani pada pengadilan tinggi Uni Eropa serta IMF. Persepsi pasar menyikapi perkembangan ini masih positif meskipun masa depan Yunani sebenarnya masih belum pasti.

NIKKEI

Bursa saham Jepang menguat terbatas dipicu oleh kenaikan harga logam dan Emas, dan perdagangan di hari Selasa pagi ini cenderung positif meskipun beberapa bursa saham di Asia masih libur merayakan Imlek. Harapan para investor mengenai kelanjutan positif dari pembicaraan utang Yunani juga masih menjadi motor kenaikan di bursa saham Jepang ini. Ada beberapa saham bergerak cukup bervariasi pagi ini diantaranya adalah Toyota dan Olympus bergerak menguat, sementara itu Sony bergerak melemah.  Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei pada perdagangan hari ini berpotensi bergerak melemah tapi cenderung terbatas.