Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Australia

Market Outlook Today


The New York Stock Exchange, the world's large...

The New York Stock Exchange, the world’s largest stock exchange by market capitalization (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas kembali bergerak melemah lebih dari 1% seiring kekecewaan pasar terhadap lambatnya persetujuan budget AS pada perdagangan kemarin, padahal US dolar melemah dan  harga minyak mentah juga ikut melemah sehingga semua komoditas lain melemah. Ketidakpastian ekonomi yang berhubungan dengan pembicaraan budget AS dan mengenai heavy selling setelah penutupan option minggu lalu yang juga meyebabkan komoditi ini melemah.

 

AUD/USD

 

Mata uang Australia koreksi tipis pada perdagangan di sesi Asia pagi ini, mata uang Aussie sedikit melemah meskipun masih berada di kisaran tertinggi dalam lebih dari satu minggu belakangan. Melemahnya mata uang ini terjadi setelah rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal ke III di Australia menunjukkan hasil yang kurang dari harapan. Rilis data pagi ini mengenai pertumbuhan ekonomi kuartal ke III di Australia data menunjukkan bahwa di kuartal ke III terjadi pertumbuhan ekonomi sebesar 0.5% (q/q), meskipun tidak terlalu buruk namun hasil tersebut masih kurang dari ekspektasi yang sebesar 0.6%. Pertumbuhan di kuartal ke III ini juga melambat dari pertumbuhan yang terjadi di kuartal ke II yang sebesar 0.6%.

 

NIKKEI

 

Bursa saham Jepang awal pembukaan perdagangan disesi Asia cenderung bergerak sedikit melemah, bursa saham Jepang tergerus melemah melanjutkan pergerakan negatif pada sesi perdagangan sebelumnya. Para investor bersikap negatif setelah bursa saham Wall Street melemah akibat menguatnya kekhawatiran mengenai anggaran AS. Namun setelah sedikit melemah Indeks Berjangka Nikkei bergerak rebound seiring bursa saham AS menyingkirkan sentimen di Asia dalam penutupan lemahnya kemarin, saat para politikus di sana masih berselisih pendapat terkait solusi untuk masalah keuangan guna menghindari kenaikan pajak dan pemangkasan anggaran belanja yang mungkin akan mendorong AS ke jurang resesi.

 


Market Review


Market Review

EUR/USD closing 1.2918, high 1.2957, low 1.2903, XAUUSD C:1579.95, H:1594.90, L:1573.25, CO-LS C: 95.57, H: 97.20 L: 95.56. Dow C: 12788, H: 12883, L:12723.

Euro diperdagangkan cenderung flat terhadap dollar pada hari Jumat namun terhampar dekat level rendah 3-1/2-bulan seiring ketidakpastian politik di Yunani dan kerugian besar oleh bank AS JPMorgan Chase membuat investor cemas mengambil posisi bullish pada euro. Harga emas turun seiring investor mencari peralihan pada dollar, sementara harga minyak memangkas penurunan dan berada dekat level flat setelah data sentimen konsumen AS yang kuat. Wall Street ditutup mix, dengan indeks utama mencetak penurunan mingguan kedua, tertekan oleh berita kerugian oleh JPMorgan dan di tengah kecemasan mengenai zona Eropa. Data ekonomi hari ini adalah home loans dari Australia, PPI dari Swiss, industrial production dari zona Eropa, pidato dari SNB Jordan.


Market Review


Market Review

EUR/USD closing 1.3052, high 1.3065, low 1.2955, XAUUSD C:1639.15, H:1642.40, L:1631.95, CO-LS C: 97.98, H: 98.24 L: 95.34. Dow C: 12959, H: 12992, L:12779.

Euro melemah pada hari Senin setelah hasil pemilu di Perancis dan Yunani menimbulkan keraguan terhadap keinginan politisi dan komitmen terhadap rencana pengetatan sebagai kunci dalam mengatasi krisis hutang zona Eropa. Sementara emas tergelincir dan minyak mentah turun ke level terendah tahun ini menyusul hasil pemilu di Perancis dan Yunani. Bursa saham AS ditutup mix, berhasil pulih dari level rendah sesi seiring investor mengabaikan kecemasan yang dipicu pemilu di zona Eropa. Data ekonomi hari ini adalah RICS house price balance dari Inggris, trade balance, annual budget release dari Australia, SECO consumer climate dari Swiss, industrial production dari Jerman, pidato dari ECB Draghi, IBD/TIPP economic optimism dari AS, serta laporan earnings dari DirecTV, Discovery Comm, HSBC, Wendy’s, dan Disney.


Market Review


Market Review

EUR/USD closing 1.3083, high 1.3178, low 1.3078, XAUUSD C:1642.45, H:1647.25, L:1626.95, CO-LS C: 98.59, H: 102.72 L: 97.51. Dow C: 12957, H: 13168, L:12952.

Dollar melemah terhadap yen dalam perdagangan volatile hari Jumat setelah data tenaga kerja AS bulan April memberikan gambaran yang mix mengenai kesehatan perekonomian. Laporan tenaga kerja AS yang mengecewakan memperburuk sentimen ekonomi, mendorong minyak mentah untuk ditutup di bawah $99 per barel dan bursa saham AS untuk ditutup turun tajam dalam area negatif. Sementara emas naik seiring investor menjual minyak mentah dan saham kemudian beralih pada emas pasca laporan NFP AS yang lemah mendorong daya tarik emas sebagai investasi mengingat melemahnya perekonomian mungkin akan memicu pelonggaran moneter lanjutan oleh Federal Reserve. Data ekonomi hari ini adalah minutes pertemuan BoJ, AIG construction index, building approvals, retail sales, ANZ job advertisements, NAB business confidence dari Australia, unemployment rate, foreign currency reserves, CPI dari Swiss, sentix investor confidence dari zona Eropa, factory orders dari Jerman, dan consumer credit dari AS.
Monex.www.mifx.com


Market Review


Market Review

EUR/USD closing 1.3157, high 1.3210, low 1.3103, XAUUSD C:1639.00, H:1643.15, L:1623.60, CO-LS C: 103.07, H: 103.90 L: 101.82. Dow C: 12871, H: 12978, L:12786.

Euro tergelincir terhadap dollar pada hari Senin setelah 2 hari kenaikan, dipicu oleh data zona Eropa yang buruk dan kecemasan bahwa krisis hutang kawasan dapat menyebar ke negara Eropa lainnya yang lebih sehat setelah pemerintah Belanda gagal untuk sepakat mengenai pemangkasan anggaran. Minyak dan Wall Street tertekan oleh munculnya kembali kecemasan mengenai terpuruknya perekonomian zona Eropa dan ketidakpastian politik di Perancis dan Belanda. Emas terjatuh mengikuti pelemahan pada bursa saham dan komoditas lainnya, sentimen pasar emas masih cemas menjelang hasil pertemuan kebijakan Federal Reserve pada hari Rabu. Data ekonomi hari ini adalah CPI dari Australia, trade balance dari Swiss, public sector net borrowing dari Inggris, industrial new orders dari zona Eropa, S&P/CS composite 20-HPI, consumer confidence, new home sales, HPI, Richmond manufacturing index dari AS serta laporan earnings dari AT&T, 3M, Unite Tech, US Steel, Amgen, Apple, Baide, dan Aflac.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa.

Emas naik kembali ke atas level $1,900 per ons hari Senin seiring berkembangnya ekspektasi bahwa AS dapat mengimplementasikan QE3 pasca laporan payrolls yang buruk hari Jumat lalu, sementara kecemasan mengenai krisis hutang zona Eropa kembali mencuat. Saham Eropa turun akibat kecemasan AS dapat menuju resesi pasca data payrolls yang buruk, sementara obligasi pemerintah Jerman menyentuh rekor tinggi menjelang event penting di Eropa pekan ini. Minyak mentah anjlok ke level terendah dalam lebih dari sepekan dalam spekulasi pertumbuhan ekonomi di AS dan Cina melambat akan mengikis tingkat konsumsi bahan bakar. Data ekonomi hari ini adalah home loans, current account dari Australia, keputusan suku bunga dan pernyataan dari RBA, CPI Swiss, GDP zona Eropa, factory orders dari Jerman, dan ISM non-manufacturing PMI dari AS.
EUR/USD closing 1.4098, high 1.4172, low 1.4059, XAUUSD C:1900.55, H:1902.55, L:1874.75, CO-LS C: 83.60, H: 86.50, L: 83.99.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review A.S & Eropa


Market Review A.S & Eropa

Dari angka pengangguran menunjukkan lapangan pekerjaan AS tidak bertambah di bulan Agustus. Sementara investor enggan untuk masuk pasar menjelang liburan akhir pekan, sehingga bursa saham AS anjlok 2% di hari Jumat. Minyak anjlok bersama dengan indeks saham, indeks S&P 500 turun 1.7%. Emas, merupakan investasi safe-haven, melonjak 3% ke level tinggi 1-1/2 pekan. Mata uang safe-haven seperti Franc Swiss dan Yen Jepang melejit vs dollar pasca data Non-farm Payrolls AS, sementara Euro melemah vs dollar, karena kecemasan terhadap krisis hutang zona Eropa dan outlook ekonomi. Data ekonomi hari ini: AIG services index, ANZ job advertisements dari Australia, Halifax HPI dan Services PMI dari Inggris, Services PMI, Retail Sales dan Sentix Investor Confidence dari Zona Eropa.

EUR/USD closing 1.4209, high 1.4288, low 1.4184, XAUUSD C:1881.90, H:1884.40, L:1824.65, CO-LS C: 86.72, H: 88.99, L: 85.42. Dow C: 11208, H: 11326, L:11194.

Posted with WordPress for BlackBerry.


More of the Same Panic and Fear; Gold Rallies to Yet Another Record High


By Joel Kruger, Technical Strategist

11 August 2011 02:54 GMT

Markets are once again back under pressure after Tuesday’s equity market gains were entirely wiped out (9th worst point drop on record for Dow). Fear and panic remain firmly in control, and gold prices continue to soar to record highs beyond $1800. The US Dollar has been a major beneficiary of the safe haven liquidation, while the Franc and Yen are also incredibly well bid. Meanwhile, the higher yielding commodity bloc has been decimated, and the Australian Dollar has led the declines. A weaker batch of employment data out of Australia has not helped the antipodean’s cause, with the unemployment rate rising to 5.1% and coming in well above the 4.9% expectation.

Elsewhere, contagion fears in Europe have picked up, with market participants seriously worrying about the ability for the Eurozone economy to recover from what appears to be a very deep and messy crisis. The attention has shifted to Italy, with the country’s banking sector falling apart, while France’s credit worthiness is also in the spotlight following the S&P downgrade of US ratings. Any additional deterioration in the Eurozone could seriously compromise the credibility of the EFSF. Looking ahead, the economic calendar for the remainder of the day is mostly second tier, and markets should continue to trade off of the broader global macro themes and developments.

ECONOMIC CALENDAR

Opening_Comment_body_Picture_5.png, More of the Same Panic and Fear; Gold Rallies to Yet Another Record High

TECHNICAL OUTLOOK

Opening_Comment_body_eur.png, More of the Same Panic and Fear; Gold Rallies to Yet Another Record High

EUR/USD: The market continues to adhere to a bearish sequence of lower tops since May, with a fresh lower top now in place by 1.4535 ahead of the next downside extension back towards and eventually below 1.4000. In the interim, look for any intraday rallies to be well capped ahead of 1.4400, while only back above 1.4500 delays.

Opening_Comment_body_yen.png, More of the Same Panic and Fear; Gold Rallies to Yet Another Record High

USD/JPY: Setbacks have stalled out just ahead of the 76.25 record lows from March, with the market dropping to 76.30 ahead of the latest reversal. Given that we are seeing the rate by record lows, we would not at all be surprised to see the formation of a material base in favor of significant upside back towards the 82.00 area over the coming sessions. However, the overall structure still remains bearish and it will take a break back above 80.00 to officially alleviate downside pressures and confirm reversal prospects. Below 76.25 negates.

Opening_Comment_body_gbp.png, More of the Same Panic and Fear; Gold Rallies to Yet Another Record High

GBP/USD: The market remains locked in a broader downtrend off of the April highs, and a fresh lower top is now sought out somewhere ahead of 1.6550 in favor of the next downside extension back towards the recent range lows at 1.5780. Ultimately, only a break back above 1.6550 would delay bearish outlook and give reason for pause, while back under the 200-Day SMA at 1.6085 should accelerate declines.

Opening_Comment_body_chf.png, More of the Same Panic and Fear; Gold Rallies to Yet Another Record High

USD/CHF: Despite the intense downtrend resulting in recently established fresh record lows by 0.7000, short/medium/longer-term technical studies are violently stretched, and we continue to like the idea of taking shots at buying in anticipation of a major base. Still, at this point, fading this trend will require some upside confirmation and we would look for a break and close back above 0.7350 at a minimum to open the door for these reversal prospects and alleviate immediate downside pressures.

Written by Joel Kruger, Technical Currency Strategist


Market Review AS Eropa


Market Review AS Eropa

Sterling menguat ke level tinggi 7 pekan terhadap dollar yang cenderung melemah hari Jumat dan franc Swiss melejit ke rekor tinggi terhadap Euro dan dollar AS setelah data AS menunjukkan pertumbuhan ekonomi di AS bertumbuh kurang dari perkiraan di kuartal kedua. Buruknya data GDP AS juga mengangkat harga emas dan menekan harga minyak mentah. Sementara Wall Street harus menghadapi 2 kecemasan yaitu perdebatan mengenai kebuntuan masalah hutang di Washington dan pertumbuhan ekonomi yang nyaris tidak ada. Data ekonomi hari ini adalah manufacturing PMI dari Cina, HIA new home sales dari Australia, manufacturing PMI dan jobless rate zona Eropa, manufacturing PMI Inggris, ISM manufacturing PMI dan construction spending dari AS. Nikkei diperkirakan akan bergerak dalam kisaran 9,910 – 10,120.

EUR/USD closing 1.4399, high 1.4413, low 1.4228, XAUUSD C:1,626.25, H:1,632.30, L:1,610.95 CO-LS C:95.86, H: 97.39, L: 94.95. Dow C: 12,088, H: 12,185, L:12,033


Gold – FOREX Correlations Weaken as Gold Regains Safe Haven Status


Gold – FOREX Correlations Weaken as Gold Regains Safe Haven Status

The following table includes the correlation between gold and the most popular currency pairs over various timeframes. A value close to +1 indicates a strong positive relationship between gold and the pair, while a value close to -1 indicates a strong negative relationship.

———————————————————————————————————————————

Gold USD/CAD AUD/USD NZD/USD EUR/USD GBP/USD USD/JPY USD/CHF
3 Day 15 Min -0.10 -0.17 0.03 0.20 0.27 0.44 -0.29
1 Week 60 Min 0.71 -0.58 0.44 -0.47 0.16 0.39 -0.39
2 Week 60 Min 0.41 -0.35 -0.21 -0.56 -0.44 -0.65 0.58
1 Month Daily -0.53 0.66 0.79 0.51 0.64 0.34 -0.57

Weekly Commentary: Correlations between major commodity currencies and gold fell further this week as developments in Europe and Greece prompted investors to sell currencies in favor of metals. Furthermore, mid-week US dollar strengthening on risks of more problems with Greek re-profiling was also met with buyers entering the metals market once more to take advantage of the recent dive.

Despite the weaker correlation between major commodity currencies and gold, the connection still remains largely intact as some signals of a US and Chinese industrial strengthening are prompting investors to enter the industrial and base metals market. Because of the tight connection between base metals and precious metals, as well as Australia’s position as a major iron and copper ore producer, the correlation between the AUDUSD as well as other currencies may improve.

Gold-Forex_Correlations_05272011_body_Picture_6.png, Gold - FOREX Correlations Weaken as Gold Regains Safe Haven StatusGold-Forex_Correlations_05272011_body_Picture_8.png, Gold - FOREX Correlations Weaken as Gold Regains Safe Haven Status

For real time news and analysis, please visit http://www.dailyfx.com/real_time_news


Kompromi Masalah Yunani Selamatkan Aussie


Sabtu, 18 Juni 2011 02:08 WIB
TODAY’S ANALYSIS FOREX

Dollar Australia menghentikan penurunan 2 hari berturut-turut pada hari Jumat setelah Kanselir Jerman Angela Merkel sepakat untuk berkompromi dan bekerja sama dengan European Central Bank dalam mengupayakan paket bailout baru untuk Yunani, yang memulihkan permintaan untuk aset beresiko.

Aussie juga berhasil mencatat kenaikan mingguan terbesar dalam satu bulan terhadap mata uang AS pasca produktivitas industri China dilaporkan meningkat.
“Jerman telah melunak dan mereka tidak akan secara resmi meminta kontribusi pihak swasta untuk Yunani, sehingga kita dapat melihat sentimen terhadap resiko mulai membaik,” kata Charles St-Arnaud, abalis forex pada Nomura Holdings Inc. di New York. “Apresiasi Dollar Australia minggu ini lebih disebabkan oleh faktor pertumbuhan di China yang nampaknya tidak melambat secepat yang telah diperkirakan.”
Produktivitas sektor industri China meningkat sebesar 13,3% pada bulan lalu, yang melampaui perkiraan para ekonom, disertai penjualan ritel yang naik 16,9%, menurut laporan biro statistik. Indeks harga konsumen juga mencatat kenaikan 5,5% persen, yang sesuai ekspektasi pasar.
Sementara perbankan telah diperintahkan untuk menyisihkan lebih banyak uang sebagai cadangan.
Namun penguatan mata uang negara Pasifik Selatan yang ber-yield lebih tinggi ini nampaknya masih akan terbatas seiring data AS yang lebih lemah dari perkiraan mendorong spekulasi bahwa pemulihan pada ekonomi terbesar di dunia itu tengah goyah.
Saat ini AUD/USD diperdagangkan pada kisaran $1.0615 atau sekitar 0,5% lebih tinggi dibandingkan harga pembukaan hari Jumat.
***EnglishVersion***

Saturday, June 18, 2011 2:08 pm
TODAY’S FOREX ANALYSIS

The Australian dollar stopped down 2 days in a row on Friday after German Chancellor Angela Merkel agreed to compromise and cooperate with the European Central Bank in seeking a new bailout package for Greece, which restore the demand for risky assets.
Aussie also has recorded the biggest weekly gain in a month against the U.S. currency after China was reported to increase industrial productivity.

“Germany has softened and they would not formally ask for a private party for Greece, so we can see the sentiment against the risk of getting better,” said Charles St-Arnaud, abalis forex at Nomura Holdings Inc. in New York. “The appreciation of the Australian dollar this week was driven more by growth factors in China that do not seem to slow down as quickly as anticipated.”

Productivity of China’s industrial sector increased by 13.3% in the last month, which exceeded expectations of economists, with retail sales rising 16.9%, according to the statistics bureau report. The consumer price index also recorded an increase of 5.5% percent, which according to market expectations.

While banks have been instructed to set aside more money as reserves.
However, strengthening the currency of South Pacific countries that had higher yield this still seems to be limited as U.S. data weaker than expected prompted speculation that the recovery of the world’s largest economy was being shaken.

Currently AUD / USD traded at $ 1.0615, or about 0.5% higher than the opening price on Friday.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa

Harga minyak naik seiring data AS dan Cina mengindikasikan kokohnya perekonomian global, meredakan kecemasan menurunnya tingkat permintaan minyak mentah. Sementara emas naik untuk ditutup di atas $1,524 an ounces. Saham AS rally dan S&P 500 naik terbanyak dalam hampir selama 2 bulan pasca data penjualan ritel AS dan industrial production dari Cina yang lebih bagus dari perkiraan. Euro memangkas gain-nya terhadap dollar pasca laporan bahwa persetujuan mengenai bailout kedua untuk Yunani mungkin akan ditunda. Data ekonomi hari ini adalah MI leading index, Westpac consumer sentiment, housing starts serta pidato RBA Stevens dari Australia, consumer confidence, claimant count change, unemployment rate dari Inggris, laporan bulanan BoJ, PPI Swiss, industrial production zona Eropa, CPI, Industrial production, empire state manufacturing index, capacity utilization rate, NAHB housing market index, dan crude oil inventories dari AS. Nikkei diperkirakan berada dalam kisaran 9,460 – 9,620.

EUR/USD closing 1.4442, high 1.4498, low 1.4376, XAUUSD C:1,524.85, H:1,525.90, L:1,512.70 CO-LS C:99.64, H: 99.64, L: 96.51. Dow C: 12,018, H: 12,050, L:11,960.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Asia Stocks Fall on Growth Outlook; Euro Reaches Month’s Low


EMAS
Dollar AS Mixed, Emas dan Perak Stabil

Spot emas stabil hari Senin, setelah merosot hamper 1% disesi sebelumnya, sementara dollar AS mixed – turun terhadap Euro, naik terhadap sekumpulan mata uang dan libur di Australia, diperkirakan membuat perdagangan berjalan tidak menentu. Spot emas bergerak naik 0.2% ke level $1,532.30. Dollar AS turun 0.1% terhadap dollar AS, naik 0,.05% terhadap sekumpulan mata uang rival. Emas berada dalam tekanan setelah Wall Street melanjutkan kembali kejatuhannya mengikuti lemahnya data perdagangan Cina minggu lalu. Harga perak naik 0.2% ke levekl $36.21 setelah merosot lebih dari 3% hari Jumat.

MINYAK
Minyak Minyak Kikis Kejatuhan, Raih $99.29

Kontrak minyak mentah AS kembali meraih level penutupan hari Jumat dilevel $99.29 per barel di perdagangan elektronik pada hari Senin pagi di Asia, setelah merosot dibawah $98.90. Harga untuk pengiriman bulan Juni berada di level $99.29, hanya 2 sen dibawah harga penutupan New York. Kontrak tersebut telah turun dibawah $100 hari Jumat sebagai pertanda bahwa Arab Saudi mungkin akan menaikkan produksi.

EUR/USD
Euro Diguncang Isu Perpecahan Petinggi Eropa

Euro bergerak tertekan di zona merah di sesi pagi hari Senin setelah merosot terhadap Dollar AS di akhir pekan lalu akibat merebaknya lagi kekhawatiran hutang Yunani serta akibat investor mempertimbangkan kembali ekspektasi terhadap kenaikkan suku bunga Bank Sentral Eropa. Mata uang tunggal ini masih berpotensi melanjutkan penurunan karena pasar kembali terfokus pada kecemasan hutang Yunani, serta simpang siurnya berita mengenai perkembangan proses bailout Yunani yang membingungkan, Pelaku pasar dibingungkan oleh keinginan Jerman agar investor swasta turut berkontribusi pada bailout kedua, namun pihak ECB mengutarakan keengganannya menambah bantuan bagi Yunani. Perpecahan pendapat, visi maupun misi di antara para petinggi zona Euro tersebut telah mengguncang pasar valuta sehingga akan menambah kekhawatiran bahwa krisis dapat berlangsung lebih lama dan akan terus menekan Euro.

NIKKEI
Nikkei Rebound, Abaikan Buruknya “Machinery”

Indeks Nikkei Jepang dibuka merosot dengan gap-down terutama akibat jatuhnya data machinery orders, sinyal perlambatan ekonomi global serta anjloknya saham Toyota Motor setelah buruknya perkiraan pendapatan (earnings).
Data core machinery orders Jepang bulan April diluar perkiraan anjlok ke angka -3.3% dari sbelmunya -2.9% dan jauh dbawah ekspektasi +2.2%. Angka yang buruk ini memberikan sinyal bahwa terganggunya pasokan energi tengah menggerus belanja modal (capital expenditure). Namun setelah merosot, Nikkei kembali rebound terkait investor melakukan short covering dan mengabaikan data karena mereka mulai merasakan mungkin sudah saatnya untuk kembali berinvestasi di Nikkei. Menurut sejumlah trader, rendahnya valuasi saham, digelontorkannya program rekonstruksi $300 miliar, optimisme Bank of Japan, dan munculnya tanda pemulihan aktivitas operasional perusahaan Jepang merupakan alasan untuk mengoleksi saham Jepang.

*****English version:

GOLD
U.S. Dollar Mixed, Gold and Silver Stable

Spot gold is stable on Monday, after slumping almost 1% disesi before, while the U.S. dollar mixed – fell against the euro, up against a set of currencies and holidays in Australia, is expected to make a trade run is uncertain. Spot gold moved up 0.2% to as low as $ 1,532.30. U.S. Dollar fell 0.1% against the U.S. dollar, up 0, .05% of a set of rival currencies. Gold came under pressure after Wall Street resumed its fall following the weakness of China’s trade data last week. Silver prices rose 0.2% to levekl $ 36.21 after slumping more than 3% on Friday.

OIL
Oils Fall $ 99.29

U.S. crude contract again reached its closing level Friday dilevel $ 99.29 per barrel in electronic trading on Monday morning in Asia, after slumping below $ 98.90. The price for delivery in June at the level $ 99.29, just 2 cents below the closing price in New York. The contract had fallen below $ 100 on Friday as a sign that Saudi Arabia likely will increase production.

EUR / USD
Euro hit by European Officials Split Issues

Euro moves depressed in the red zone in the morning session on Monday after slumping against the U.S. dollar at the end of last week due to another outbreak of the Greek debt concerns and caused investors to reconsider the increase in interest rate expectations for the European Central Bank. The single currency is still potential to continue the decline as the market re-focused on debt worries Greece, and the intersection siurnya news about the development process of confusing the Greek bailout, market actors confused by the German desire for private investors to contribute to the second bailout, but the ECB expressed reluctance to add assistance to Greece. The split opinions, visions and missions among the top brass has rocked the euro zone currency markets so that will add to fears that the crisis may last longer and will continue to push the Euro.

NIKKEI
Nikkei Rebound, Ignore Bad “Machinery”

Japan’s Nikkei index opened with a gap declined mainly due to the fall-down machinery orders data, signal a global economic slowdown and the slump in shares of Toyota Motor after a bad estimate of income (earnings).
Japan’s core machinery orders data in April fell to figure out the estimated -3.3% from -2.9% and far sbelmunya dbawah expectations of +2.2%. These bad figures signal that the disruption of energy supplies was eroded capital expenditure (capital expenditure). But after a slump, the Nikkei rebound related investors to short covering and ignore the data because they begin to feel it may be time to re-invest in the Nikkei. According to some traders, low stock valuations, digelontorkannya $ 300 billion reconstruction program, optimism Bank of Japan, and emerging signs of recovery of the operational activities of Japanese companies is the reason for collecting Japanese stocks.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa :

Harga minyak rally pasca OPEC diluar dugaan tidak menambah tingkat produksinya dan menyusul laporan mingguan pemerintah yang menunjukkan persediaan minyak mentah turun lebih dari perkiraan. Dollar menguat terhadap sejumlah mata uang utama, sementara emas turun $5.75, atau sekitar 0.3% untuk ditutup pada level $1,537.50 per ons. Wall Street ditutup turun untuk 6 sesi berturut-turut seiring kecemasan investor terhadap melambatnya pemulihan menyusul outlook suram dari Ben Bernanke dan pasca Beige Book dari Fed menunjukkan perlambatan di sejumlah wilayah. Data ekonomi hari ini adalah keputusan suku bunga dan pernyataan dari RBNZ, GDP dan household confidence dari Jepang, employment change dan unemployment rate dari Australia, trade balance Inggris dan keputusan suku bunga serta pernyataan dari BoE, keputusan suku bunga dan pernyataan dari ECB, trade balance dan jobless claims dari AS. Nikkei diperkirakan dalam kisaran 9,320 – 9,440.

EUR/USD closing 1.4584, high 1.4693, low 1.4562, XAUUSD C:1,537.50, H:1,546.10, L:1,531.45 CO-LS C:100.78, H: 101.89, L: 98.02. Dow C: 12,030, H: 12,085, L:12,015.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review As & Eropa


Market Review As & Eropa:

Dollar melemah terhadap sejumlah mata uang utama setelah salah satu pejabat mata uang senior Cina memperingatkan mengenai resiko kepemilikan dollar dalam jumlah banyak. Euro terdorong naik oleh data pabrik Jerman yang melebihi perkiraan.

Harga minyak mendapat dorongan naik dari pelemahan dollar dan konflik di Timur Tengah, sementar emas turun seiring stabilnya bursa saham memicu aksi profit-taking pada emas. Saham AS berubah negatif pasca komentar dari Bernanke. Data ekonomi hari ini adalah bank lending, current account, dan economic watchers sentiment dari Jepang, home loans dari Australia, unemployment rate dari Swiss, GDP zona Eropa, laporan inflasi BoE, industrial production Jerman, crude oil inventories dan Fed beige book dari AS serta pertemuan OPEC.

Nikkei diperkirakan dalam kisaran 9,380 – 9,480.
EUR/USD closing 1.4692, high 1.4696, low 1.4561, XAUUSD C:1543.25, H:1549.90, L:1536.70. CO-LS C:99.50, H: 99.75, L: 97.74. Dow C: 12072, H: 12162, L:12045.

****

Market Review As & Eropa:

Dollar weakened against a number of major currencies after a senior Chinese official currency warned about the risks of ownership of dollars in large quantities. The euro pushed up by a German manufacturer of data that exceeds expectations.

Oil prices got a boost from the weakening dollar and rising conflict in the Middle East, gold fell as the temporal stability of stock markets sparked profit-taking in gold. U.S. stocks turned negative after comments from Bernanke. Economic data today is bank lending, current account, and economic watchers from Japanese sentiment, home loans from Australia, the unemployment rate from Switzerland, the GDP of the euro zone, BoE inflation report, the German industrial production, crude oil inventories and the Fed‘s beige book from the U.S. and OPEC meeting.

Nikkei estimated in the range of 9.380 to 9.480.
EUR / USD closing 1.4692, 1.4696 high, low 1.4561, XAUUSD C: 1543.25 H: 1549.90, L: 1536.70. CO-LS C: 99.50, H: 99.75, L: 97.74. Dow C: 12,072, H: 12 162, L: 12 045.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa :

Dollar melemah terhadap sejumlah mata uang pasca dirilisnya data tenaga kerja, yang juga mendorong saham AS turun, dan seiring Euro yang melejit setelah Uni Eropa, IMF, dan ECB menyelesaikan inspeksi terhadap Yunani, dan akan membuat tahap selanjutnya bantuan internasional tersedia bagi negara yang bermasalah pada awal Juli. Harga minyak relatif flat sementara emas mencetak sedikit kenaikan akibat pelemahan dollar AS. Data ekonomi hari ini adalah ANZ job advertisements dari Australia, PPI dan sentix investor confidence dari zona Eropa, juda pidato dari anggota FOMC Charles Plosser.

Nikkei diperkirakan berada dalam kisaran 9,330 – 9,480.
EUR/USD closing 1.4636, high 1.4642, low 1.4451, XAUUSD C:1,542.65, H:1,546.30, L:1,524.40 CO-LS C:100.57, H: 100.87, L: 98.12. Dow C: 12,125, H: 12,200, L:12,090.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa:

Euro tertekan pada hari Senin, menjauh dari level resisten kunci seiring ketidakpastian mengenai bagaimana penanganan krisis hutang Yunani membuat investor menahan diri, sementara dollar stabil menyusul penurunan pekan lalu. Emas bertahan dekat level tinggi 3 minggu dan perak ditutup naik pada perdagangan sepi hari Senin. Data ekonomi hari ini adalah manufacturing PMI, household spending, unemployment rate, average cash earnings, housing starts, dan industrial production dari Jepang, building approvals, current account, dan private sector credit dari Australia, GDP Swiss, retail sales dan unemployment change dari Jerman, CPI dan jobless rate dari zona Eropa, serta S&P/CS composite HPI, Chicago PMI, dan consumer confidence dari AS. Nikkei diperkirakan akan bergerak dalam kisaran 9,490-9,640.

EUR/USD closing 1.4283, high 1.4312, low 1.4254, XAUUSD C:1538.35, H:1538.60, L:1534.55

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa:

Wall Street ditutup naik kendati ditengah berita bahwa pemimpin politik di Yunani gagal menemui kesepakatan mengenai bagaimana cara menangani krisis hutang negaranya, menurut sumber, dilaporkan Reuters. Emas menyentuh level tinggi 3 minggu, menembus diatas $1,535 per ons ditengah laporan potensi naiknya impor Cina dan ditengah kecemasan mengenai restrukturisasi hutang Yunani. Sementara itu, dollar melemah terhadap Euro dan mata uang utama lainnya meski kecemasan hutang di zona Eropa masih membebani mata uang tunggal tersebut. Harga minyak mix, dengan minyak mentah AS sedikit naik untuk ditutup diatas level $100 per barel. Data ekonomi hari ini adalah HIA new home sales dan company operating profits dari Australia. Nikkei diperkirakan berada dalam kisaran 9,390 – 9,480.
EUR/USD closing 1.4317, high 1.4303, low 1.4123, XAUUSD C:1,536.30, H:1,538.10, L:1,518.80 CO-LS C:100.75, H: 101.24, L: 100.04. Dow C: 12,428, H: 12,465, L:12,410.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa: Dollar menguat terhadap sejumlah mata uang setelah berita bahwa sentimen konsumen membaik, dan seiring Euro yang mulai tenggelam. Kenaikan pada dollar memberikan tekanan pada saham AS. Minyak ditutup naik setelah diperdagangkan turun hampir sepanjang sesi. Sementara itu, emas turun sebanyak 0.88% untuk ditutup di level $1,493.80 pada hari Jumat. Data ekonomi hari ini adalah Rightmove HPI dari Inggris, machinery orders dan household confidence dari Jepang, home loans dari Australia, CPI dan trade balance dari zona Eropa, empire state manufacturing index, NAHB housing market index dari AS dan pidato dari Ben Bernanke. Nikkei diperkirakan akan bergerak dalam kisaran 9,510 – 9,640. EUR/USD closing 1.4119, high 1.4339, low 1.4064, XAUUSD C:1,493.80, H: 1,516.25, L:1,483.35 CO-LS C: 99.34, H: 100.70, L: 97.09. Dow C: 12,556, H: 12,675, L:12,515. Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review Asia


Market Review Asia

Bursa Seoul ditutup turun setelah perdagangan berlangsung sempit hari Senin, seiring investor masih was-was menjelang keputusan BoK dan berakhirnya kontrak opsi minggu ini, tetapi kenaikan saham perkapalan dan kilang minyak menopang indeks. Indeks rata-rata Nikkei Jepang turun 0.7%, terbawa oleh kejatuhan saham Chubu Electric Power setelah perdana menteri Naoto Kan memerintahkan penutupan fasilitas nuklir karena gempa yang besar dapat memicu krisis nuklir lainnya.

Dollar Australia pulih terhadap dollar AS, dilatarbelakangi oleh prospek kenaikan suku bunga, sementara keduanya, bersama dollar New Zealand menekan Euro yang rapuh terbebani kekhawatiran hutang pemerintah. Bursa saham Hong Kong berakhir turun untuk pertama kalinya dalam 9 sesi, terangkat oleh pulihnya harga minyak mentah global, tetapi terbatasi oleh kekhawatiran data ekonomi penting dari Beijing hari Rabu. IHSG turun sebanyak 5,413 poin terkait memburuknya kinerja saham perbankan.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Review US & EUROPE


Market Review US & EUROPE :

Saham AS ditutup naik ditengah kenaikan harga minyak dan emas yang menyentuh rekor tinggi baru. Minyak mentah AS sedikit terkoreksi setelah sempat diperdagangkan diatas $109 per barel. Komoditas lainnya juga terus merangkak ke level tinggi baru. Harga emas menyentuh level tinggi sepanjang sejarah pada $1,461.90 per ons, sebelum akhirnya turun tipis dan ditutup pada $1,460.50, rekor level penutupan tertinggi. Sementara USD melemah terhadap major currencies. Data ekonomi hari ini: keputusan suku bunga dan pernyataan dari BoJ, ECB, dan BoE, unemployment rate dan unemployment change dari Australia, produksi industri dari Jerman, pertemuan ECOFIN, jobless claims dan consumer credit dari AS.

‎​EUR/USD closing 1.4332, high 1.4350, low 1.4208, XAUUSD C:1460.50, H: 1461.90, L:1451.75 CO-LS C: 108.63, H: 109.15, L: 107.72. Dow C: 12357, H: 12400, L:12345.

Posted with WordPress for BlackBerry.


Market Outlook


Power Closing Selasa, 05 April 2011


MINYAK

Minyak Turun Dari Tingginya 2.5 Tahun


Dollar Australia turun dari tingginya setelah data ekonomi menunjukkan kejatuhan trade balance, sebesar 205 juta yang diperkirakan lebih tinggi dari sebelumnya 1,15 miliar. Berita tersebut mengejutkan para trader, yang langsung menyesuaikan posisi berdasarkan data yang dirilis. Aussie melanjutkan kejatuhan dari 1.0415, tingginya kemarin, dan saat ini berada di level 1.0300. Harga saat ini turun 20-25 pips dari level sebelumnya. Data persediaan pemerintah dan industri minggu sebagai sebuah perkiraan menunjukkan adanya kenaikan sebesar 1.4 juta, penurunan persediaan bahan bakar bensin sebesar 1.9 juta barel dan kejatuhan persediaan produk distilasi sebesar 200,000 barel, menurut sebuah poll yang dilakukan Reuters. Di NYMEX, harga minyak mentah berada di level $108.25/barel, turun 22 sen hari ini. (By monexnews.com)

 

EMAS

Kecemasan Inflasi Kokohkan Emas


Emas ditutup dekat level $1,432.00/troy ounce di hari Senin, seiring investor kecemasan mengenai inflasi dan pelemahan dollar terhadap euro setelah pasar mengantisipasi kenaikan suku bunga oleh ECB. “Emas terangkat oleh naiknya ekspektasi inflasi ditengah kuatnya perekonomian dan tingginya harga minyak. Di lain pihak, kenaikan suku bunga ECB membantu menekan dollar,” ucap Bart Melek, kepala strategis komoditas pada TD Bank Financial Group. Emas juga mendapat dorongan naik dari kecemasan beberapa negara di zona Eropa seperti Portugal dan Irlandia yang terbelit masalah hutang pemerintah, dan juga keresahan di Timur Tengah dan Afrika Utara. Kenaikan harga minyak dan bahan pangan juga membantu menambah daya tarik emas sebagai alat lindung inflasi. (By monexnews.com)


Market Outlook, 7 – 12 March 2011


 

Naiknya data Non-Farm Payroll dan turunnya jumlah pengangguran di Amerika Serikat di respon negatif oleh pelaku pasar pada akhir pekan lalu. Hal ini di buktikan dengan tetap melemahnya Dollar terhadap rival utamanya. Kepala Bank sentral Eropa mengatakan bahwa tingkat suku bunga bisa dinaikkan secepatnya pada pertemuan mendatang, April 2011, untuk mengatasi inflasi di benua Eropa. Hal ini membuat Euro tetap melambung terhadap Dollar pada akhir pekan lalu.

 

Employment Change, Perubahan jumlah tenaga kerja di Asutralia di prediksi mengalami penurunan, sebesar 21.500, setelah bulan lalu mengalami kenaikan, sebesar 24.000. Apabila di rilis di atas 24.000, maka akan berdampak positif bagi Aussie. Jumlah pengangguran di Australia yang aktif mencari pekerjaan di prediksi kembali tidak ada perubahan dari 2 bulan sebelumnya ,tetap 5.0%. Apabila Unemployment Rate ini di rilis di bawah 5.0%, maka akan menambah penguatan bagi Aussie. RBA (Reserve Bank of Australia) Gov Stevens Speaks, Gubernur Bank of Australia akan menyampaikan pernyataannya mengenai kebijakan moneter Australia, dan kebijakan ekonomi yang di tempuh kedepannya pada 10 Maret 2011. Pernyataan yang optimistik akan menguntungkan Aussie.

 

Selisih nilai antara barang ekspor dan impor di China di prediksi kembali menurun sebesar 4.9B, dari 6.5B. Selama 2 bulan berturut-turut Trade Balance China mengalami penurunan. Apabila bulan ini kembali mengalami penurunan, maka akan berdampak negatif bagi indeks saham utama Asia.

 

Monetary Policy Committee (MPC) Rate Statement dan Official Bank Rate, BoE (Bank of England) akan menyampaikan pernyataannya mengenai kebijakan moneter dan perekonomian Inggris kedepannya, pada 10 Maret 2011. Di ikuti dengan dirilisnya suku bunga, di prediksi suku bunga tetap di 0.50%. BOE (Bank of England) Gov King Speaks, Gubernur Bank of England – Mervyn King, akan menyampaikan pidatonya pada 12 Maret 2011 mengenai kebijakan moneter Inggris. Pernyataan yang optimistik akan menguntungkan Pound sterling.

 

Trade Balance Amerika di prediksi sedikit menurun sebesar -41.3B, dan Retail Sales di prediksi mengalami kenaikan sebesar 0.6%, setelah 2 bulan berturut-turut menurun. Apabila pekan ini keduanya di rilis naik, maka akan berdampak positif bagi Dollar.

 

Untuk indikator ekonomi global, pada pekan mendatang akan diisi beberapa rilis berita ekonomi penting, di antaranya pengumuman suku bunga di New Zealand dan Inggris; keduanya diperkirakan bertahan tetap. Secara umum rilis data ekonomi yang kiranya perlu diperhatikan investor minggu ini, adalah:

 

Dari kawasan Amerika: berupa rilis data Neraca Perdagangan serta data tenaga kerja Unemployment Claims mingguan yang biasa menjadi perhatian pasar dirilis pada Kamis malam; kemudian data Retail Sales serta sentimen konsumen atau Prelim UoM Consumer Sentiment di Jumat malam.

o Dari kawasan Inggris dan Eropa: berupa pengumuman suku bunga dari MPC Inggris pada Kamis sore yang kemungkinan tetap di 0.5% yang akan jadi perhatian investor.

o Dari kawasan Australia: berupa pengumuman suku bunga New Zealand (RBNZ) pada Kamis dini hari yang kemungkinan bertahan di 3%, walau ada yang sebutkan akan turun ke 2.75%.

Minggu lalu di pasar Forex, nilai tukar mata uang dollar bergerak melemah kembali terhadap kelompok major currencies lainnya di antara signal kuat bahwa ECB akan segera menaikkan suku bunganya sementara the Fed masih bertahan menjaga kestabilan harga umum, dengan index dollar AS berakhir di level 76.400.

Sementara itu, pekan yang lalu Euro masih cenderung menguat setelah pimpinan ECB, Trichet sendiri menyinggung akan mungkin menaikkan suku bunga bulan depan, dengan euro berakhir di level 1.3982. Untuk minggu berjalan ini market range akan berada antara level resistance pada 1.4278 dan berikutnya di 1.4560, sedangkan level support di 1.3703 dan kemudian pada 1.3423.

Poundsterling minggu lalu umumnya menguat terhadap dollar ke level 1.6268. Untuk minggu ini, level resistance terdekat pada 1.6460 dan kemudian 1.6878, sedang support berada pada 1.6030 dan kemudian 1.5960.

 

Untuk USDJPY minggu lalu cenderung menguat walau masih dalam rentang pasar yang sama selama ini. Pasar di minggu ini berada di antara resistance pada 83.90 dan 84.50, serta support level pada 80.90 dan 80.22. Sementara itu, Aussie dollar terpantau seminggu lewat dalam konsolidasi pasar 1.0135. Range minggu ini tetap antara resistance 1.0230 dan 1.03 sementara support level di 0.9945 dan 0.9794.

Untuk pasar di Stock Index Futures, pada minggu lalu indeks Nikkei mengalami penguatan secara terbatas tertopang oleh melemahnya yen yang memberi dukungan ekspor negeri Jepang, berakhir di 10585. Minggu ini Nikkei berjangka akan dalam rentangan resistance terdekat pada 10900 dan level berikutnya di 11210. Adapun support pada level 10350 dan lalu 10150. Sementara itu, Indeks Hang Seng Berjangka di Hong Kong minggu lalu juga merangkak naik, ditutup di level 22321. Minggu ini akan berada dalam range level resistance di 24000 dan berikutnya 24945, sementara support-nya di 22373 selanjutnya 21520.

Bursa saham Wall Street minggu lalu mengalami konsolidasi, setelah pernah mencapai level 32 bulan tertingginya sejak Juni 2008 untuk S&P 500. Situasi harga minyak yang terus membumbung di tengah panasnya perang saudara Libya yang telah menjadi penyebabnya. Secara teknikal, Dow Jones Industrial minggu ini masih dalam situasi konsolidasi dengan rentang pasar antara level resistance di 12387 dan 12600, sementara support di level 11800 dan kemudian pada 11450. Index S&P 500 minggu lalu juga nyaris flat; di mana resistance sekarang di level 1345 dan 1440, sementara level support berada di 1295 dan 1252.

Untuk pasar Emas, minggu lalu masih menguat mencetak rekor tertinggi yang baru di $1440.00/troy ounce oleh memanasnya situasi geopolitik di khususnya Libya. Emas di LLG minggu lalu berakhir pada level $1429.10/troy ounce. Untuk sepekan ke depan emas akan diuji untuk menyentuh level rekor tertinggi barunya di $1440.00/troy ounce dengan rentang berada antara resistance terdekat pada $1440.00/troy ounce lalu level $1450.00/troy ounce Sementara itu, support ada di $1393 serta support berikut $1307.00. /troy ounce Di Indonesia, harganya terus menanjak ke level harga Rp403 ribu per gramnya, walaupun rupiah sedang terapresiasi.

Situasi geopolitik kawasan Arab dan Timur Tengah masih tetap panas. Barangkali ini masih akan berlangsung terus untuk waktu yang tidak sebentar. Apa yang akan terjadi nantinya di kawasan yang dikenal sejak dulu sebagai hot spot? Sejumlah prediksi sebelum ini tentang komoditas dan pergerakan bursa ternyata akurat di antara gejolak kawasan yang terjadi. Di tengah gejolak investor bisa tetap untung itulah baiknya investasi.


Market Review AS & Eropa


Market Review AS & Eropa

Pasar minyak terus dihujam berita dari Timur Tengah, setelah pasukan pendukung Muammar Gaddafi melakukan perlawanan yang kian intens, dan laporan bahwa pesawat perang Libya menjatuhkan bom dekat terminal ekspor minyak. Emas melejit untuk ditutup pada $1436.15 per ons, menyentuh rekor tinggi baru. Dollar melemah terhadap sejumlah mata uang utama, dan euro menguat ke level tinggi 4 bulan terhadap dollar AS. Data ekonomi hari ini adalah capital spending dari Jepang, building approvals dan trade balance dari Australia, retails sales Swiss, Retail sales Jerman, services PMI, GDP dari zona Eropa, serta keputusan suku bunga ECB, services PMI Inggris, jobless claims, non-manufacturing PMI dari AS, dan pidato dari Ben Bernanke. Nikkei sendiri mungkin akan beranjak menuju kisaran inti 10,520 – 10,580.
EUR/USD closing 1.3865, high 1.3889, low 1.3744,
XAUUSD C:1436.15, H: 1439.95, L:1428,15,
CO-LS C: 102.43, H: 102.50, L: 99.21.