Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Asia

Market Review Asia


Market Review Asia

Bursa saham Asia bergerak mixed akibat merebaknya resiko geo-politik setelah AS dan sekutunya negara Arab melakukan serangan udara terhadap militan ISIS di Syria. Nikkei turun setelah penguatan yen menggerogoti optimisme investor atas outlook pendapatan eksportir Jepang. Kospi rebound akibat aksi  bargain-hunting pasca kejatuhan belakangan. Hang Seng menguat seiring munculnya harapan bahwa Beijing akan memberikan stimulus untuk mencegah perlambatan ekonomi Cina. 

Posted from WordPress for Android


Market Review Asia


Market Review Asia  

Kekhawatiran Federal Reserve dapat kurangi program pembelian obligasinya lebih cepat dari seharusnya membebani kinerja bursa saham Asia. Nikkei rally, didukung oleh membaiknya surplus current account Jepang. Kospi mengurangi penguatan akibat munculnya kecemasan Fed akan mengurangi jumlah pemberian stimulus dalam beberapa bulan mendatang. Hang Seng naik akibat merebaknya harapan bahwa Cina akan umumkan kebijakan reformasi lebih lanjut untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi terbesar No.2 di dunia tersebut.


Market Review Asia


Market Review Asia  

Kekhawatiran Federal Reserve dapat kurangi program pembelian obligasinya lebih cepat dari seharusnya membebani kinerja bursa saham Asia. Nikkei rally, didukung oleh membaiknya surplus current account Jepang. Kospi mengurangi penguatan akibat munculnya kecemasan Fed akan mengurangi jumlah pemberian stimulus dalam beberapa bulan mendatang. Hang Seng naik akibat merebaknya harapan bahwa Cina akan umumkan kebijakan reformasi lebih lanjut untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi terbesar No.2 di dunia tersebut.


Market Review Asia


Market Review Asia  

Kekhawatiran Federal Reserve dapat kurangi program pembelian obligasinya lebih cepat dari seharusnya membebani kinerja bursa saham Asia. Nikkei rally, didukung oleh membaiknya surplus current account Jepang. Kospi mengurangi penguatan akibat munculnya kecemasan Fed akan mengurangi jumlah pemberian stimulus dalam beberapa bulan mendatang. Hang Seng naik akibat merebaknya harapan bahwa Cina akan umumkan kebijakan reformasi lebih lanjut untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi terbesar No.2 di dunia tersebut.


Market Outlook Today


English: Hongkong Bank, Singapore

English: Hongkong Bank, Singapore (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas bergerak menguat sehingga dapat menggapai kembali diatas level $1.650.00/troy ounce pada perdagangan kemarin mendekati 1%, menguatnya komoditi ini dibantu oleh penguatan permintaan fisik dan aksi ambil untung untuk setelah pada rangkaian tiga harinya turun yang mendorong kenaikan komoditi Emas. Berita BoJ akan mempertimbangkan kebijakan monetary easing pada bulan Januari dalam usaha menekan kekhawatiran deflasi yang imbasnya mendorong ketertarikan komoditi Emas sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi.

 

AUD/USD

Mata uang Aussie beregrak cukup berfluktuasi pada perdagangan di hari Rabu pagi, mata uang Aussie sempat bergerak menguat dan mencapai posisi tertinggi dalam enam hari belakangan, akan tetapi saat ini mata uang Aussie bergerak melemah seiring rilis data ekonomi dari Australia yang kurang memuaskan. Rilis data penjualan eceran untuk bulan November tercatat penjualan eceran melemah bulanan sebesar 0.1% sebelumnya diprediksi bahwa penjualan eceran bulanan di bulan November akan mengalami kenaikan sebesar 0.3%. Sementara itu data terpisah menunjukkan penjualan rumah baru yang dipantau oleh HIA menguat yang lebih baik dari sebelumnya pada bulan November lalu kenaikan bulanan di bulan November sebesar 4.7% lebih besar dari kenaikan 3.4% di bulan Oktober sebelumnya.

 

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak menguat seiring menjelang musim pelaporan keuangan pada perdagangan di hari Rabu pagi, para investor di bursa Hongkong mengalami peningkatan keyakinan sehingga bursa saham bergerak menguat. ada beberapa saham yang bergerak bervariasi diantaranya adalah Indeks spot hang seng pagi ini mengalami peningkatan sebesar 0.4%, Indeks China Enterprises menguat sebesar 0.9%, dan Sinopec mengalami kenaikan sebesar 1.3% setelah perusahaan ini mengumumkan rencananya untuk membangun terminal impor LNG di China timur, sedangkan Ping An Insurance melemah sebesar 1.9% setelah rencana HSBC menjual saham perusahaan asuransi yang dipegangnya senilai 9.4 miliar dolar ke CP Group asal Thailand kemungkinan besar akan gagal dilaksanakan akibat kurangnya pendanaan.

 


Market Outlook Today


Cheung Kong Center

Cheung Kong Center (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas bergerak melemah pada perdagangan kemarin, komoditi Emas sempat sedikit menguat setelah merosot ke level terendah dalam 3 bulan terakhir. Komoditi Emas berada dalam tekanan setelah adanya progress negosiasi untuk menghindari jurang fiskal di AS serta upgrade rating kredit Yunani yang menjadi faktor utama yang mengurangi daya tarik safe haven komoditi ini.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa bergerak menguat pada perdagangan kemarin, sentimen positif terhadap mata uang Eropa ini menguat setelah Ifo Institute for Economic Research menyampaikan bahwa terdapat peningkatan kinerja pada iklim bisnis di Jerman mendekati akhir tahun ini. Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada rilis data German Ifo Business Climate yang bertambah 102.4 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 101.40, adanya informasi yang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom yang memperkirakan naik menjadi 101.9. Disisi lain menguatnya mata uang ini juga dipicu oleh The Fed mengumumkan rencana penambahan program stimulus moneternya, selain mempertahankan suku bunga di kisaran 0 – 0,25% selama 4 tahun The Fed juga mengutarakan komitmen baru untuk membeli $45 M Treasury/bulan setelah berakhirnya Operation Twist. Belanja ekstra tersebut akan membanjiri pasar keuangan dengan Greenback yang beresiko melemahkan daya tarik mata uang AS.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak melemah cukup signifikan pada perdagangan di hari Kamis pagi, para pelaku pasar mengambil kesempatan untuk melakukan aksi ambil untung setelah pada perdagangan kemarin melonjak tajam hingga mencapai posisi tertinggi dalam 17 bulan belakangan dan pasar juga menantikan kepastian stimulus tambahan dari BoJ. Ada beberapa saham unggulan yang bergerak bervariasi diantaranya adalah Cheung Kong dan Henderson Land bergerak melemah, sementara itu saham HSBC dan Saham Hong Kong and China Gas bergerak menguat.


Market Outlook Today


English: Stephen Green, British banker, Chairm...

English: Stephen Green, British banker, Chairman of HSBC Holdings plc. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas kembali bergerak melemah cukup dalam hampir 2% pada perdagangan kemarin ke level terendah sejak bulan Agustus, tertekannya komoditi ini seiring tumbuhnya harapan bahwa legislator AS mendekati untuk mencapai kesepakatan yang akan menghindari krisis fiskal bulan depan. Perbedaan bagaimana untuk menyelesaikan kembali apa yang disebut dengan jurang fiskal dipersempit secara signifikan dihari Senin malam lalu karena Presiden Barack Obama membuat tawaran pada partai Republik yang termasuk peluang utama dalam posisi dari kenaikan pajak untuk orang kaya.

 

GBP/USD

 

Mata uang Inggris Poundsterling kemabali bergerak menguat ke level tertinggi lebih dari 2,5 bulan terhadap US Dolar pada perdagangan kemarin, mata uang ini menguat setelah kondisi inflasi yang relatif stabil telah memperkuat spekulasi bahwa BoE akan menghindari langkah pelonggaran moneter lebih lanjut untuk saat ini. Data inflasi tahunan Inggris diluar dugaan stabil di level 2.7% di periode November setelah melonjak tajam di bulan sebelumnya, sedangkan para pelaku pasar sebelumnya telah memprediksi terjadi penurunan inflasi sebesar 2.6%. Namun para pelaku pasar tetap waspada dengan penguatan Sterling terbatas jika hasilrilis data MPC Meeting Minutes sore nanti dari sidang terakhir BoE menunjukkan indikasi ke arah pelonggaran moneter lebih lanjut.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong bergerak menguat tipis pada perdagangan dihari Rabu pagi, penguatan bursa saham ini mengikuti pergerakan naik bursa saham AS dan bursa saham Asia lainnya ditengah optimisme negosiasi fiscal cliff. Indeks Berjangka Hangseng menguat sebesar 0.4%, ada beberapa saham unggulan bursa yang bergerak bervariasi diantaranya adalah HSBC Holdings PLC dan saham China Shenhua Energy Co bergerak menguat, sementara itu Esprit Holdings Ltd, Indeks bursa saham Shanghai, dan saham China Construction Bank Corp bergerak melemah.

 


Market Outlook Today


Official portrait of United States House Speak...

Official portrait of United States House Speaker (R-Ohio). (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas merosot cukup dalam pada perdagangan kemarin, merosotnya komoditi ini setelah juru bicara DPR AS John Boehner pada proposal terakhir tentang fiscal cliff pada Presiden Barack Obama akan untuk pertama kalinya melihat kenaikan pajak pendapatan (untuk pendapatan kelas atas). Komoditi Emas diperdagangkan sedikit berubah perdagangan kemarin  dari tanda-tanda dari pergerakan nyata pertama minggu ini dalam negosiasi berkenaan dengan fiscal cliff yang mana menetralkan beberapa aksi beli padasafehaven komoditi Emas. Pada awalnya komoditi ini menguat dari harapan bahwa BoJ akan menggunakan stimulus moneter yang lebih setelah PM Jepang berikutnya Shinzo Abe menyebutkan langkah agresif untuk mendorong pertumbuhan.

 

GBP/USD

 

Sterling bergerak menguat pada perdagangan kemarin dipicu oleh menguatnya permintaan dari investor Timur Tengah dan perusahaan yang ingin melakukan hedge, beberapa analis memprediksi Sterling masih berpotensi melanjutkan penguatan jika politisi Amerika gagal mengatasi fiscal cliff.  Untuk selanjutnya fokus para pelaku pasar tertuju rilis data inflasi Inggris pada hari ini Selasa dan besok Rabu MPC Meeting Minutesyang mungkin akan memberikan sinyal tentang kemungkinan QE lebih lanjut. Sementara itu analis mata uang RBS Melinda Burgess memperkirakan jika rilis data penjualan ritel pada hari Kamis mendatang justru diperkirakan lebih berpotensi mendongkrak Sterling, secara keseluruhan BoE masih akan menunjukkan sikapdovish mereka dan Sterling kemungkinan akan lebih bereaksi terhadap data penjualan ritel minggu ini yang diperkirakan akan menunjukkan peningkatan dan memberi katalis positif.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong bergerak menguat tipis pada perdagangan dihari Selasa pagi, bursa saham Hongkong ikut menguat setelah bursa saham AS ditutup di teritori positif pada akhir perdagangannya kemarin. Harapan pasar mengenai segera tercapainya rancangan anggaran di AS telah memberikan dorongan menguat ke bursa-bursa saham global termasuk Asia, harapan ekonomi China juga mengalami pemulihan yang solid turut mendongkrak bursa saham Hongkong positif.

 


Market Outlook Today


Prime Minister Shinzō Abe of Japan, Saturday, ...

Prime Minister Shinzō Abe of Japan, Saturday, Sept. 8, 2007, in Sydney. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas pada awal perdagangan disesi Asia pada hari Senin pagi ini masih belum menunjukkan sinyal rebound dan komoditi Emas bergerak di kisaran ketat, komoditi ini masih bergerak rangebound meski sebagian analis mensinyalir akan adanya rally harga setelah pada minggu lalu The Fed menyatakan akan membeli surat hutang senilai $ 45M setiap bulan mulai tahun depan. Meningkatnya likuiditas biasanya turut mendorong permintaan logam mulia dikarenakan beberapa investor masih memilih komoditi Emas sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi.

 

USD/JPY

 

Mata uang tunggal Jepang begerak melemah tajam terhadap dolar AS pada perdagangan disesi Asia awal minggu pagi, mata uang Yen melemah tajam menyusul kemenangan partai Liberal Demokrat yang dipimpin oleh Shinzo Abe dalam pemilu hari Minggu kemarin. Kemenangan Abe ini dinilai akan memuluskan langkah kebijakan stimulus moneter yang diharapkan dari bank sentral Jepang. Partai Liberal Demokrat yang merupakan partai oposisi pada pemerintahan sebelumnya akhirnya berhasil menggusur Partai Demokrat yang merupakan partai penguasa di bawah PM Yoshihiko Noda, kemenangan Partai Liberal Demokrat ini berarti stimulus moneter akan ditingkatkan. Sebelumnya Shinzo Abe yang akan menjadi PM pada pemerintahan mendatang sudah menyatakan agar BOJ meningkatkan program stimulusnya.

 

NIKKEI
Bursa saham Jepang bergerak menguat cukup signifikan pada awal perdagangan dihari Senin pagi, bursa saham pada perdagangan disesi Asia masih bergerak mixed karena pergerakan bursa saham Wall Street yang ditutup minggu lalu bergerak melemah seiring dengan kekhawatiran fical cliff. Akan tetapi kemenangan Partai Liberal Demokrat dalam pemilu Jepang kemarin dan melemahnya yen mendorong kinerja sektor eksportir di bursa saham Jepang.

 


Market Outlook Today


The New York Stock Exchange, the world's large...

The New York Stock Exchange, the world’s largest stock exchange by market capitalization (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas kembali bergerak melemah lebih dari 1% seiring kekecewaan pasar terhadap lambatnya persetujuan budget AS pada perdagangan kemarin, padahal US dolar melemah dan  harga minyak mentah juga ikut melemah sehingga semua komoditas lain melemah. Ketidakpastian ekonomi yang berhubungan dengan pembicaraan budget AS dan mengenai heavy selling setelah penutupan option minggu lalu yang juga meyebabkan komoditi ini melemah.

 

AUD/USD

 

Mata uang Australia koreksi tipis pada perdagangan di sesi Asia pagi ini, mata uang Aussie sedikit melemah meskipun masih berada di kisaran tertinggi dalam lebih dari satu minggu belakangan. Melemahnya mata uang ini terjadi setelah rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal ke III di Australia menunjukkan hasil yang kurang dari harapan. Rilis data pagi ini mengenai pertumbuhan ekonomi kuartal ke III di Australia data menunjukkan bahwa di kuartal ke III terjadi pertumbuhan ekonomi sebesar 0.5% (q/q), meskipun tidak terlalu buruk namun hasil tersebut masih kurang dari ekspektasi yang sebesar 0.6%. Pertumbuhan di kuartal ke III ini juga melambat dari pertumbuhan yang terjadi di kuartal ke II yang sebesar 0.6%.

 

NIKKEI

 

Bursa saham Jepang awal pembukaan perdagangan disesi Asia cenderung bergerak sedikit melemah, bursa saham Jepang tergerus melemah melanjutkan pergerakan negatif pada sesi perdagangan sebelumnya. Para investor bersikap negatif setelah bursa saham Wall Street melemah akibat menguatnya kekhawatiran mengenai anggaran AS. Namun setelah sedikit melemah Indeks Berjangka Nikkei bergerak rebound seiring bursa saham AS menyingkirkan sentimen di Asia dalam penutupan lemahnya kemarin, saat para politikus di sana masih berselisih pendapat terkait solusi untuk masalah keuangan guna menghindari kenaikan pajak dan pemangkasan anggaran belanja yang mungkin akan mendorong AS ke jurang resesi.