Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “analisa emas

Technical Outlook 28 Januari 2014


·     EUR/USD. Bias masih bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan break di bawah zona 1.3625-1.3600 guna memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area 1.3545. Sebaliknya, resisten terdekat dapat dijumpai di 1.3750. Penembusan yang konsisten terhadap level tersebut akan memicu momentum bullish lanjutan mengincar target area 1.3790 atau bahkan lebih tinggi.

·       GBP/USD. Bias tetap bearish dalam jangka pendek seiring pasangan mata uang ini menguji area 1.6475, yang berpotensi memicu tekanan bearish lebih lanjut menuju target 1.6420. Hanya break di atas area 1.6600 yang dapat mengubah bias intraday kembali bullish untuk menguji ulang resistensi kunci di 1.6745.

·        USD/JPY. Bias tetap bearish dalam jangka pendek untuk menguji area 101.80, yang apabila tertembus kembali akan memicu tekanan bearish lebih lanjut dengan target 101.40. Sebaliknya, resisten terdekat berada di sekitar 103.00. Penembusan jelas di atas level itu akan menghantarkan harga ke zona netral seiring ketidakjelasan arah dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji ulang area 103.35-103.50.

·       USD/CHF. Dalam jangka pendek bias masih bullish meskipun dibutuhkan clear break di atas 0.9000 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju setidaknya level 0.9050, sebelum menguji area 0.9095. Pada fase ini, hanya kejatuhan di bawah area 0.8920 yang akan mengubah bias intraday menjadi bearish untuk menguji ulang area 0.8875, sebelum kembali rebound.

·     AUD/USD. The bias is neutral in nearest term with potential trading range seen between 0.8700 – 0.8800 area, a clear break back below 0.8700 area would trigger further bearish pressure retesting 0.8645 key support area. On the upside, only a clear break above 0.8800 area would change the intraday bias back to bullish aiming at least 0.8850 area before retesting 0.8910 key resistance area.

·       XAU/USD. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 1275, break diatas area tersebut akan memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 1285. Pada pergerakan kebawah, support terdekat terlihat disekitar area 1250, break dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral, lebih jauh menguji area 1235.

·    Hang Seng Futures. Dalam jangka pendek, stochastic yang overbought mengindikasikan potensi koreksi bullish menuju area 22100. Penembusan jelas level itu akan memicu penguatan lebih lanjut mengincar target berikutnya di area 22250. Kegagalan dalam melewati hadangan area 22100 akan mengembalikan tekanan bearish untuk pengujian ulang area 21850.

·      Nikkei Futures. Penembusan area 14785 telah memicu momentum bearish lanjutan hingga mendekati area 14760, yang apabila tertembus akan membuka jalan menuju target berikutnya di area 14670. Sebaliknya, indikator sthocastic telah mensinyalkan potensi rebound. Yang bisa mendorong indeks kembali di atas 14785, untuk kemudian mendekati area 14985.

·   Kospi Futures. Bias masih bearish, meski stochastic dan RSI mengindikasikan sinyal koreksi bullish. Target bearish terdekat ada pada 248.00, break ke bawah area ini dapat memicu momentum bearish lanjutan untuk menuju area 244.00. Bagaimanapun, ada potensi koreksi bullish kembali ke area 252.20 dalam jangka pendek, break ke atas area ini akan melanjutkan koreksi bullish untuk menguji area 253.60.


Technical Outlook 27 Januari 2014


  •  EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan break di bawah area 1.3645 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area 1.3600. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat di sekitar area 1.3795, break konsisten di atas area tersebut akan memicu momentum bullish lebih lanjut, membidik area 1.3830 atau lebih tinggi.
 
  • GBP/USD. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 1.6475 untuk memicu tekanan bearish lebih lanjut membidik area 1.6420. Pada pergerakan ke atas, hanya break di atas area 1.6600 akan mengubah bias intraday kembali ke bullish menguji kembali area resisten kunci 1.6745.
 
  • USD/JPY. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 101.80, break di bawah area tersebut akan memicu tekanan bearish lebih lanjut membidik area 101.40. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat di sekitar area 103.00, break di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, dalam jangka pendek kemungkinan menguji area 103.55 – 103.50.
 
  • USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan break di atas area 0.9000 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menguji setidaknya area 0.9050 sebelum menuju area 0.9095. Hanya breal di bawah area 0.8920 pada fase ini akan mengubah bias intraday kembali ke bearish menguji kembali area 0.8875 sebelum kembali pulih ke atas.
 
  • AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan break di bawah area 0.8645 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji setidaknya area 0.8550. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat di sekitar area 0.8760, break konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral menguji kembali area 0.8800 dalam jangka pendek.
 
  • XAU/USD. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 1275, break diatas area tersebut akan memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 1285. Pada pergerakan kebawah, support terdekat terlihat disekitar area 1250, break dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral, lebih jauh menguji area 1235.
 
  • Hang Seng Futures. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 22100. Break di bawah area tersebut akan memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 22000. Pada pergerakan keatas, resisten terdekat terlihat disekitar area 22350, break diatas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 22475.
 
  • Nikkei Futures. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 14875. Break di bawah area tersebut seharusnya memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 14760. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat di sekitar area 15080, break konsisten di atas area tersebut akan membawa harga naik menguji area 15250.
 
  • Kospi Futures. Bias bearish dalam jangka pendek, break ke bawah area support 252.25 dapat memicu momentum bearish lanjutan menuju area 250.00. Resisten terdekat ada pada area 254.00, break ke atas area ini dapat memicu koreksi bullish untuk menguji area 256.55. Secara keseluruhan kami masih lebih memilih outlook bearish selama harga bertahan di bawah area 258.10.

Technical Outlook 23 Januari 2014


  • EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek namun memerlukan break ke bawah area 1.3530 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju area 1.3485. Untuk pergerakan naik, resisten terdekat ada di sekitar area 1.3615, break konsisten ke atas area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral setelah arah menjadi tidak jelas dalam jangka pendek.
 
  • GBP/USD. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 1.6600, yang perlu ditembus untuk ke atas untuk memicu momentum bullish mennuju area 1.6740. Pada pergerakan ke bawah, support terdekat terlihat disekitar area 1.6535, break konsisten di bawah area tersebut akan memicu koreksi bearish lebih lanjut menguji kembali area support kunci 1.6490.
 
  • USD/JPY. Outlook bullish utama masih valid dan kecenderungan masih pada skenario bullish namun bias netral dalam jangka pendek. Support terdekat terlihat pada kisaran area 103.60 diikuti oleh 103.35. Resisten terdekat terlihat disekitar area 104.90 yang perlu ditembus untuk pergerakan ke atas dan melanjutkan skenario bullish utama menuju setidaknya area 105.45.
 
  • USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek khusunya jika harga mampu break di atas area 0.9115 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 0.9150. Pada pergerakan kebawah, support terdekat terlihat disekitar area 0.9050, break konsisten dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek menguji kembali area 0.9000.
 
  • AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan break di bawah area 0.8800 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji setidaknya area 0.8770. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat disekitar area 0.8885, break konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral menguji kembali resisten kunci 0.8920 – 0.8935 dalam jangka pendek.
 
  • XAU/USD. Bias netral dalam jangka pendek, dengan rentang potensi perdagangan antara area 1235 – 1250. Break dibawah area 1235 akan membawa harga turun menguji area 1215. Di sisi lain, break konsisten di atas area 1250 seharusnya memicu momentum bullish menguji area 1265.
 
  • Hang Seng Futures. Bias bulish dalam jangka pendek menguji area 23120. Break di atas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 23250. Pada pergerakan kebawah, support terdekat terlihat disketar area 23000, break konsisten dibawah area tersebut akan membawa bias kembali ke netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 22880.
 
  • Nikkei Futures. Bias netral dalam jangka pendek. Resisten terdekat terlihat disekitar area 15900 sementara support terdekat berada pada area 15650. Break diatas area 15900 akan memicu momentum bullish menguji area 16000. Disisi lain, break konsisten dibawah area 15650 akan membawa bias kembali ke bearish menguji area 15520.
 
  • Kospi Futures. Bias masih bullish dalam jangka pendek, menuju area 259.20 sebelum menguji 260.00 sebagai resisten psikologis. Support terdekat masih ada di sekitar area 256.50, hanya break ke bawah area ini yang dapat menghambat outlook bullish dan dapat memicu koreksi bearish menuju support di sekitar area 255.65 sebelum menguji area 252.25.

Technical Outlook


Technical Outlook

 

·         EUR/USD. Bias netral dalam jangka pendek dengan kisaran penting harian yang di pantau dengan ketat terlihat di antara area 1.3575 – 1.3655. Break ke atas area 1.3655 akan berikan kesempatan lainnya untuk skenario bullish menguji kembali ke wilayah 1.3700. Di sisi lain, break ke bawah area 1.3575 dapat menjadi sinyal awal dari skenario reversal bearish.

·         GBP/USD. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break ke bawah area 1.6415 untuk memicu tekanan bearish lanjutan menguji ulang ke wilayah 1.6370. Pada sisi atas, resisten terdekat terlihat di kisaran area 1.6500, break konsisten ke atas dari area tersebut akan membawa harga menuju zona netral menguji ulang ke wilayah 1.6560.

·         USD/JPY. Outlook utama bullish seharusnya masih berlaku dan kami masih cenderung pilih skenario bullish namun bias adalah netral dalam jangka pendek. Support terdekat terlihat di kisaran area 104.00 di ikuti ke wilayah 103.80. Resisten terdekat terlihat di kisaran area 104.50 yang mana di perlukan untuk menembus ke atas wilayah tersebut untuk lanjutkan skenario utama pada bullish setidaknya ke wilayah 105.00.

·         USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break ke atas area 0.9055, untuk memicu momentum bullish lanjutan menguji ulang ke wilayah 0.9090. Pada sisi bawah, support terdekat terlihat di kisaran area 0.8985, break konsisten lainnya ke bawah dari area tersebut akan membawa harga menuju zona netral seiring petunjuk akan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek menguji ulang ke wilayah 0.8925.

·         AUD/USD. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break ke atas area 0.8975, untuk memicu tekanan bullish lanjutan menargetkan ke wilayah 0.9025. Pada sisi bawah, support terdekat terlihat di kisaran area 0.8920, break konsisten ke bawah dari wilayah tersebut akan membawa harga menunju zona netral dalam jangka pendek mungkin menguji ulang ke area support selanjutnya di 0.8880 – 0.8860.

·         XAU/USD. Bias bullish dalam jangka pendek, namun kami pikir itu akan terbatas seiring harga berada di wilayah jenuh beli pada grafik 4 jam. Resisten terdekat terlihat di kisaran 1.255 sebelum mencoba menguji ke area 1.268 dalam jangka menengah. Untuk sisi bawah, support terdekat terlihat di kisaran 1.238, break ke bawah dari area tersebut berpotensi memicu bearish lanjutan menuju area 1.230 atau bahkan 1.220 dalam jangka menengah. Secara keseluruhan, selama harga tidak mampu menembus ke atas 1.255 bias dapat berubah menjadi bearish untuk hari ini.

·         Hang Seng Futures. Bias netral dalam jangka pendek. Resisten terdekat terlihat disekitar area 23020, sementara support terdekat terlihat disekitar area 22850. Break di atas area 23020 seharusnya memicu momentum bullish menguji area 23165. Disisi lain, break konsisten dibawah area 22850 akan menambah tekanan bearish menguji kembali area 22700.

Register Demo Account please clickhttp://www.mifx.com/open-demo-account/33e4q2, you will get 30 days free virtual account at Monex Investindo Futures.


Technical Outlook


Technical Outlook

 

·         EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek menguji ke area 1.3550. Resisten terdekat terlihat di kisaran 1.3625, break ke atas dari area tersebut dapat membawa harga menunju zona netral dalam jangka pendek menguji ke area 1.3670. Skenario utama untuk bullish seharusnya masih berlaku namun break di bawah channel bullish dapat menjadi sinyal awal dari skenario koreksi bearish.

 

·         GBP/USD. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break ke bawah area 1.6400 untuk memicu tekanan bearish lanjutan menguji ulang ke wilayah 1.6360. Pada sisi atas, resisten terdekat terlihat di kisaran area 1.6530, break konsisten ke atas dari area tersebut akan membawa harga menuju zona netral menguji ulang ke wilayah 1.6560.

 

·         USD/JPY. Outlook utama bullish seharusnya masih berlaku dan kami masih cenderung pilih skenario bullish namun bias adalah netral dalam jangka pendek. Support terdekat terlihat di kisaran area 104.45 di ikuti ke wilayah 104.00. Resisten terdekat terlihat di kisaran area 105.30 yang mana di perlukan untuk menembus ke atas wilayah tersebut untuk lanjutkan skenario utama pada bullish.

 

·         USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break ke atas area 0.9130, untuk memicu momentum bullish lanjutan menguji ulang ke wilayah 0.9200. Pada sisi bawah, support terdekat terlihat di kisaran area 0.9055, break konsisten lainnya ke bawah dari area tersebut akan membawa harga menuju zona netral seiring petunjuk akan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek menguji ulang ke wilayah 0.9000. 

 

·         AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break ke bawah area 0.8860, untuk memicu tekanan bearish lanjutan menargetkan ke wilayah 0.8840. Pada sisi atas, resisten terdekat terlihat di kisaran area 0.8920, break konsisten ke atas wilayah tersebut akan membawa harga menunju zona netral dalam jangka pendek mungkin menguji ulang ke area resisten selanjutnya di 0.8980 – 0.9000.

 

·         XAU/USD. Bias netral dalam jangka pendek. Kisaran perdagangan yang terlihat untuk hari ini adalah di antara area 1.220 – 1.230, di perlukan break salah satu sisi untuk dapatkan petunjuk lanjutan. Break ke atas area 1.230 seharusnya memicu bullish lanjutan menguji ke area kunci resisten di 1.240 dan untuk sisi bawahnya, break kebawah area 1.220 dapat memacu harga bergerak lebih rendah menunju wilayah 1.210.

 

·         Hang Seng Futures. Bias bearish dalam jangka pendek. dibutuhkan break di bawah area 22700 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 22580. Disisi lain, resisten terdekat terlihat disekitar area 22850, break konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral, lebih jauh menguji kembali area 23020.

 

·         Nikkei Futures. Bias masih netral dalam jangka pendek. Support terdekat terlihat disekitar area 15735, break dibawah area tersebut seharusnya memicu momentum bearish menguji area 15640. Disisi lain, resisten terdekat terlihat disekitar area 15950, break konsisten diatas area tersebut akan membawa harga naik menguji area 16050.

 

·         Kospi Futures. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 254.60. Break konsisten dibawah area tersebut seharusnya memicu momentum bearish lebih lanjut menguji kembali area 254.00. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat terlihat disekitar area 256.00, break di atas area tersebut akan membawa bias kembali ke netral, lebih jauh menguji area 257.15.


Analisa Emas


Aksi short-covering (menutup posisi jual) kemarin membuat harga emas spot menguat ke area $1251 per troy ons. Pasar yang khawatir mengenai keputusan rapat FOMC menunda tapering hari Kamis nanti, melepaskan posisi nya sementara.

Harga emas kini turun kembali ke area 1241. Ini menunjukkan arah pergerakan harga masih
sideways dan rebound masih belum cukup kuat. Level 1238 merupakan area support penting. Penembusan ke bawah area ini bisa membuka pelemahan kembali ke area 1220-1227.
Sementara pergerakan di atas 1245 bisa memicu penguatan sementara ke area 1252.
Hari ini data inflasi (CPI) AS bisa menjadi market movers. Data yang lebih tinggi dari prediksi bisa menekan kembali harga emas karena membuka peluang pemberlakuan kebijakan
tapering. 


Analisa Emas


Harga emas mengalami rebound di akhir pekan lalu akibat aksi bargain hunting (membeli karena harga dirasakan sudah murah). Harga kembali ke kisaran level $1235 per troy ons pagi ini.

Meski sempat mengalami rebound, penguatan harga emas bisa terbatas mengingat pekan ini ada isu penting yang akan menjadi fokus pasar yakni keputusan rapat bank sentral AS berkaitan dengan
tapering.

Harga masih bisa tertekan selama berada di bawah kisaran 1239 dan pergerakan di bawah 1231 bisa mendorong harga emas turun kembali ke area 1223-1220. Sementara penguatan lanjutan harus menunggu konfirmasi penembusan level resisten 1239 dengan potensi target ke area 1245-1251.

Hari ini data yang bisa menjadi market mover adalah data manufaktur dari AS dan pidato Mario Draghi nanti malam mengenai kebijakan moneter zona euro.


Analisa Emas


Harga emas mendapatkan tekanan turun yang hebat kemarin. Penurunan sebesar 2,2% ini menjatuhkan harga emas ke level $1224 per tory ons. Sentimen tapering yang kembali mengemuka dan bagusnya data penjualan ritel AS menjadi faktor penekan harga emas.Sentimen tapering ini juga masih akan membayangi pergerakan harga hari ini dan mungkin pekan depan sebelum rapat kebijakan moneter bank sentral berlangsung. Hari ini data PPI (indeks harga produsen) AS akan menjadi fokus pasar dimana data ini bisa menggambarkan kenaikan besaran tingkat inflasi AS. Data yang lebih bagus dari prediksi bisa kembali menekan harga emas.Harga kini berkutat di kisaran 1228. Momentum penurunan masih membayangi pasar, namun tekanan turun lanjutan harus menunggu pasar menembus support di kisaran 1223 dengan potensi target 1211.Tekanan turun baru bisa dikatakan memudar bila harga berhasil menembus ke atas resisten di kisaran 1238 dengan potensi target ke area 1245.


Analisa Emas


Harga emas tidak berhasil mempertahankan penguatannya dan kini kembali melemah ke area 1254. Harga terlihat masih melemah sepanjang berada di bawah kisaran resisten 1260 dengan potensi target ke area 1242.

Sementara pergerakan ke atas 1260, membuka lagi potensi penguatan ke atas area 1267.
Potensi tapering di Desember kemungkinan menjadi isu yang menekan harga emas setelah kesepakatan anggaran AS antara dua partai besar tercapai kemarin. Hari ini data klaim tunjangan pengangguran dan penjualan ritel AS yang akan dirilis nanti malam, bisa memperbesar peluang
tapering jika data lebih besar dari prediksi dan harga emas bisa tertekan lagi.


Analisa Emas


Pagi ini tercapai kesepakatan anggaran AS bipartisan antara dua partai besar parlemen AS. Kesepakatan ini bisa menghindarkan AS dari konflik negosiasi anggaran yang berkepanjangan di Januari 2014 yang bisa memicu shutdown sebagian pemerintahan AS. Kesepakatan yang tercapai sebelum rapat kebijakan Federal Reserve tanggal 18-19 Desember (WIB), bisa memunculkan kembali peluang tapering di Desember.

Harga emas semalam melesat ke area 1267. Namun pagi ini terkoreksi ke area 1257. Koreksi bisa berlanjut bila harga berhasil menembus level support di kisaran 1255 dengan potensi target ke area 1242.
Sementara pergerakan di atas 1262 bisa memicu kembali penguatan ke area 1267.


Analisa Emas


Harga emas bergerak rebound ke area 1243 dan kini masih bergerak di dekat kisaran tersebut. Persepsi pasar tentang kemungkinan

tapering tidak dilakukan di Desember membuat dollar AS melemah dan mengangkat harga emas. Hal ini yang akan membayangi pergerakan harga emas.

Peluang untuk harga melanjutkan penguatannya menunggu pergerakan di atas level resisten 1246 dengan potensi target ke area 1255. Sementara pergerakan di bawah area 1236 bisa mendorong harga melemah lagi ke area 1224.


Analisa Emas


Tekanan turun masih membayangi harga emas pagi ini. Harga masih terlihat tertekan di bawah $1231 per troy ons dengan potensi ke area 1211-1216. Sementara pergerakan ke atas area 1231, kemungkinan terbatas di sekitar area 1237 menjelang rilisan data Non Farm Payrolls (NFP) malam ini.
Bila data NFP yang dirilis lebih bagus dari prediksi, harga mungkin bisa menyentuh area rendah di bawah 1207. Sementara bila yang terjadi sebaliknya, harga bisa melenggang ke area 1255.
Data NFP dan tingkat pengangguran AS akan menjadimarke mover penting harga emas hari ini.


Analisa Emas


Kemarin harga emas sempat tertekan dan membuat level terendah baru dalam hampir 5 bulan di kisaran 1211. Tapi harga mengalami

rebound kuat malam harinya ke level 1251. Reuters menyebutkan ada aksi short-covering (membuang posisi jual) di emas. Data ISM sektor jasa AS yang lebih buruk dari prediksi juga menambah kekuatan

rebound emas tersebut.

Tapi pagi hari ini harga emas kembali terkoreksi lagi ke kisaran 1238. Ini menunjukkan tren harga emas belum berbalik menguat, masih ada tekanan turun. Hari ini support penting berada di kisaran 1233. Pergerakan di bawah support ini baru membuka potensi pelemahan kembali ke area 1226 dan mungkin ke area 1215 kembali.
Sementara pergerakan ke atas area 1245, bisa membuka potensi penguatan kembali ke area 1255.
Malam ini yang bisa menjadi market mover adalah keputusan rapat bank sentral Inggris dan Eropa, konferensi pers Presiden ECB Mario Draghi, data klaim tunjangan pengangguran mingguan AS dan data GDP AS kuartal ke-3 pengukuran yang ke-2. Data ekonomi AS yang bagus bisa mendorong pelemahan harga emas kembali.


Analisa Emas


Harga emas masih mendapatkan tekanan semalam hingga membentuk level rendah baru dalam hampir 6 bulan di $1215 per troy ons. Pagi ini harga
rebound kembali ke area 1221.
Momentum turun hari ini masih terlihat, yang bisa mendorong harga emas melemah kembali ke kisaran 1215 dan bahkan mendekati area 1200.
Namun para pelaku pasar harus mewaspadai potensi kenaikan harga emas hari ini bila harga bisa bergerak di atas resisten 1226 dengan potensi penguatan mendekati area 1234.
Malam ini beberapa market mover penting dari AS bisa membalikan tren turun pergerakan harga yang sekarang bila data-data tersebut sangat buruk. Data yang perlu diperhatikan adalah data ADP Non-farm Payrolls, data ISM sektor jasa, dan data penjualan rumah baru.


Analisa Emas


Harga emas tertekan dalam kemarin ke area $1217 per troy ons setelah rilisan data PMI manufaktur AS menunjukkan hasil yang lebih bagus dari prediksi, 57,3 vs 55,2. Data ini menunjukkan aktivitas manufaktur di AS masih berekspansi dan mengindikasikan ekonomi AS yang makin sehat sehingga memperbesar peluang pemberlakuan kebijakan tapering dalam waktu dekat.

Harga saat ini berada di kisaran 1220. Momentum pelemahan kemarin masih membayangi pergerakan harga saat ini. Harga masih tertekan selama resisten 1226 bertahan dengan potensi target ke area 1207. Sementara pergerakan di atas 1226 membuka peluang penguatan ke area 1234.


Analisa Emas


Harga emas masih terlihat mendapatkan tekanan turun. Hari ini harga sempat membuat level terendah di kisaran 1234 dan kini bertengger di 1239. Harga masih mendapatkan tekanan turun selama resisten di 1246 masih bertahan. Di atas 1246, harga masih berpotensi kembali ke area 1258. Pergerakan di bawah 1234, membuka potensi pelemahan ke area 1220.

 

Hari ini libur panjang Thanksgiving di AS. Hari libur ini menjadikan tidak adanya market mover penting dari AS. Berhati-hati terhadap volatilitas yang bisa meninggi di saat pasar libur karena tipisnya likuiditas perdagangan.


Analisa Emas


Harga emas terpuruk kembali ke bawah area 1248. Eurforia di bursa saham AS mengurangi daya tarik emas di kalangan pelaku pasar. Data survei tingkat keyakinan konsumen yang di bawah prediksi pasar juga menambah tekanan bagi harga emas.

Harga emas masih berpotensi tertekan turun selama berada di bawah resisten 1250 dengan potensi target ke area 1235. Sementara penembusan ke atas 1250, membuka potensi penguatan ke area 1258.

Hari ini data yang bisa menjadi market mover adalah data klaim tunjangan pengangguran mingguan AS dan durable goods orders. Data AS yang lebih buruk dari prediksi pasar bisa menekan kembali harga emas karena pasar masih lebih memilih indeks saham AS dibandingkan membeli emas saat ini.

 Selain itu, para pelaku pasar juga harus mewaspadai volume rendah menjelang libur besar Thanksgiving AS dimana volume rendah biasanya menaikan volatilitas harga.


Analisa Emas


Harga emas kembali rebound ke atas area 1253 setelah sehari sebelumnya sempat tertekan ke area 1224. Buruknya data pending home sales AS semalam membantu penguatan harga emas.

Siang ini harga berada di kisaran 1253 setelah sempat membentuk level tinggi 1258 pagi ini. Penguatan lanjutan masih diragukan karena indikasi masih kuatnya seller yang menekan balik harga dari 1258 ke area 1253. Oleh karena itu, harga berpotensi menguji kembali level support 1248. Penembusan level support ini bisa membuka peluang pelemahan lanjutan ke arah 1235.
Namun bila level support 1248 mampu bertahan harga masih bisa menguat ke 1258.


Analisa Emas


Harga emas masih dalam tekanan kemarin hingga mencapai area 1236. Ketidakjelasan kapan
tapering akan dilakukan menyebabkan para investor keluar dari emas alias memegang posisi jual. Bagusnya data klaim tunjangan pengangguran AS semalam juga mendorong pelemahan harga emas.
Pelemahan lanjutan harga emas harus menunggu penembusan ke bawah level support 1235 dengan potensi ke area 1220. Waspada
rebound yang mungkin terjadi. Bila harga kembali ke atas 1253, harga berpotensi menguat ke area 1265.


Analisa Emas


Harga emas mengalami tekanan ke bawah level 1278 kemarin dan kini berada di kisaran 1374. Momentum turun ini masih bisa membawa harga mendekati area 1260 selama resisten 1280 tidak tertembus ke atas.
Pergerakan di atas 1280, berpotensi membuka penguatan kembali mendekati area 1297.
Wacana
tapering masih akan membayangi pergerakan harga emas. Hari ini dua pejabat Fed William Dudley dan Charles Evans akan berbicara di depan publik. Para pelaku pasar akan mencari sinyal mengenai
tapering dari kedua pejabat ini.
Harga emas juga terpengaruh oleh kenaikan indeks saham yang memberikan sinyalemen bahwa para pelaku pasar lebih memilih saham dibandingkan emas.


Analisa Emas


Harga emas masih belum beranjak dari kisaran 1278-1297 sejak Jumat pekan lalu. Ketiadaan market moverbaru menyebabkan harga emas bergerak dalam kisaran yang sama.Sikap Yellen yang dovish memang membantu menahan pelemahan harga emas lebih lanjut. Tapi emas membutuhkan fundamental yang lebih kuat untuk mengangkat harga ke atas 1300.Hari ini tidak banyak market mover penting penggerak harga emas. Data nilai kepemilikan surat berharga jangka panjang AS oleh pihak asing mungkin bisa menjadi penggerak harga emas malam nanti. Data diprediksi +21,3 milyar dollar.Level 1278 dan level 1297 memberikan tahanan bawah dan atas bagi pergerakan harga emas hari ini. Pergerakan lanjutan ke bawah dan ke atas harus menunggu konfirmasi penembusan kedua level tersebut. Level support selanjutnya berada di kisaran 1268 sementara level resisten selanjutnya di kisaran 1310.


Analisa Emas


Yellen terindikasi masih mendukung kebijakan stimulus saat ini dengan mengatakan tidak akan terburu-buru untuk menarik stimulus karena keterbatasan opsi kebijakan Fed. Sikap dovish Yellen ini mendukung penguatan indeks saham dow Jones, S&P 500, Nikkei, Hangseng, Kospi dan harga emas.

Harga kini berada di kisaran 1288. Selama berada di atas support 1278, harga masih mungkin untuk menguat ke area 1297. Sementar pergerakan di bawah 1278 bisa membuka peluang pelemahan kembali ke area 1268.
Hari ini data yang mungkin bisa menjadi market mover harga emas adalah data indeks manufaktur kawasan New York dan data produksi industri AS.


Analisa Emas


Harga emas masih mendapatkan tekanan turun. Dan kini sudah mendekati area support yang cukup kuat di kisaran $1252 per troy ons. Rebound bisa terjadi namun tekanan turun masih bisa berlanjut ke area support tersebut selama harga masih berada di bawah area resisten terdekat di $1280

Penembusan ke atas area $1280 bisa membuka peluang penguatan ke area $1290.

Hari ini tidak ada data ekonomi penting AS yang akan dirilis. Sentimen

tapering di Desember masih membayangi pergerakan harga. Kamis besok, pasar menantikan data klaim tunjangan pengangguran mingguan dan sesi tanya jawab antara parlemen AS dengan Janet Yellen dalam rangka pencalonan gubernur bank sentral AS yang baru.


Analisa Emas


Harga emas masih mendapatkan tekanan turun. Dan kini sudah mendekati area support yang cukup kuat di kisaran $1252 per troy ons. Rebound bisa terjadi namun tekanan turun masih bisa berlanjut ke area support tersebut selama harga masih berada di bawah area resisten terdekat di $1280

Penembusan ke atas area $1280 bisa membuka peluang penguatan ke area $1290.

Hari ini tidak ada data ekonomi penting AS yang akan dirilis. Sentimen

tapering di Desember masih membayangi pergerakan harga. Kamis besok, pasar menantikan data klaim tunjangan pengangguran mingguan dan sesi tanya jawab antara parlemen AS dengan Janet Yellen dalam rangka pencalonan gubernur bank sentral AS yang baru.