Becoming Sophisticated About Risk

Posts tagged “Ada

Analisa Emas


Harapan tidak adanya tapering masih mendorong penguatan harga hingga 1360 pagi tadi. Level di kisaran 1360 ini memberikan tahanan atas atau resisten hari ini. Penguatan lanjutan membutuhkan konfirmasi penembusan level resisten 1360 dengan potensi target mendekati area resisten selanjutnya di 1375.

Potensi pelemahan masih terbuka jika harga tidak mampu kembali menembus 1360 dan berhasil menembus support di kisaran 1343 dengan potensi target ke area 1330.

Hari ini selain isu No tapering, data ekonomi AS mala mini bisa menjadi market mover yaitu data penjualan ritel dan tingkat keyakinan konsumen. Data yang lebih bagus dari prediksi bisa menekan turun harga emas.


Analisa Emas


Harga emas masih melakukan konsolidasi di kisaran 1564-1587. Tekanan jangka pendek terlihat naik. Namun tekanan jangka panjang masih ke arah bawah.

Secara umum, harga emas masih mengalami tekanan turun di bawah harga 1587 yang menjadi resisten pentingnya saat ini, meski ada potensi rebound saat ini ke area resisten tersebut. Kenaikan lanjutan ke area 1600 harus menunggu konfirmasi penembusan resisten 1587.

Sementara support terdekat di area 1574. Penembusan support akan membuka jalan ke area support selanjutnya di 1564.


Analisa Emas


Gold Buddha

Gold Buddha (Photo credit: @Doug88888)

Harga emas masih berkonsolidasi di area yang sama. Ketidakmampuan emas menembus 1683 dan kembali terkoreksi dalam menunjukkan hal tersebut. Pergerakan harga emas seperti kehilangan momentum. Perlu momentum dari berita-berita baru untuk menggerakan harga emas dari kisarannya yang ada saat ini.

Harga kini berada di sekitar 1670an. Tekanan turun bisa membawah emas ke area trend line di 1663 yang juga area MA 200 di grafik harian. Waspada area bawah 1663, penembusan level ini bisa membuka pelemahan yang lebih dalam ke area 1650an.

Sementara resisten terdekat di 1673. Penembusan level ini ke atas membuka lagi peluang ke area 1680 an.

 

Untuk grafik, silahkan lihat di sini:http://www.monexnews.com/today-analysis/4328/emas-masih-konsolidasi-1663-1683.htm


Market Outlook Today


English: The Hongkong and Shanghai Banking Cor...

English: The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited 『HSBC Premier Centre』Ikebukuro Branch 日本語: 香港上海銀行 『HSBCプレミアセンター』 池袋支店(店番:150) (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

 

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah lebih dari 1%, melemahnya komoditi ini dipicu oleh kekhawatiran para pelaku pasar mengenai kondisi ekonomi global dan beberapa komoditas lain termasuk minyak mentah juga turut melemah. Lesunya bursa saham yang didorong oleh laporan keuangan perusahaan-perusahaan yang mengecewakan berimbas melemahnya Logam Mulia. Beberapa komoditi lain ikut melemah seiring dengan kekhawatiran mengenai krisis ekonomi di kawasan Eropa, di hari Senin lalu Moody’s menurunkan rating lima wilayah di Spanyol.

 

AUD/USD

 

Mata uang Aussie bergerak menguat pada perdagangan di hari Rabu pagi seiring rilis data inflasi konsumen di Australia menunjukkan tingkat inflasi kuartalan yang lebih besar dari estimasi, dengan kondisi tersebut aussie rebound dari level terendah dalam lebih dari satu minggu belakangan. Kenaikan inflasi tersebut sedikit menutup ruang bagi RBA untuk menurunkan suku bunga. Aussie pada perdagangan kemarin sempat melemah tajam seiring dengan lesunya bursa saham, kemarin aussie sempat melemah hingga ke level 1.0236 terendah sejak tanggal 15 Oktober.

 

HANGSENG

 

Bursa saham Hongkong bergerak melemah pada perdagangan tadi pagi, bursa saham melemah seiring dengan sentimen negatif yang menyambangi bursa saham Asia akibat lesunya laporan-laporan keuangan di bursa saham Wall Street yang melemah cukup signifikan. Ada beberapa saham yang bergerak bervariasi diantaranya adalah HSBC dan  Henderson Land bergerak melemah, sementara itu Hangseng Bank Limited dan SHK Properties bergerak menguat.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan kemarin bergerak melemah menarik kembali keposisi dari posisi tertingginya nyaris selama 6 bulan yang terjadi di sesi sebelumnya, dimana data AS yang lemah memperkuat spekulasi tindakan stimulus karena investor saat ini sedang menantikan pertemuan kunci dari Bank Sentral Eropa hari Kamis besok. Data Manufaktur AS melorot pada kejatuhan terdalamnya lebih dari 3 tahun bulan lalu, sebuah sinyal terbaru bahwa melambatnya ekonomi global sudah membebani pemulihan AS yang sudah lemah. Sementara itu data yang lemah terus menaikkan harapan untuk langkah – langkah pelonggaran lebih oleh The Fed, dimana saat ini ECB berada dibawah tekanan yang besar untuk memotong biaya pinjaman yang berlebihan menjelang pertemuan kebijakan di hari Kamis besok.

EUR/USD

Mata uang tunggal kembali melemah untuk dua hari berturut-turut terhadap dolar AS pada perdagangan di hari Rabu pagi tadi, Euro bergerak melemah menjelang pertemuan ECB dan rilis data aktivitas sektor jasa di kawasan zona Euro. Dimana saat ini ECB berada dibawah tekanan yang besar untuk memotong biaya pinjaman yang berlebihan menjelang pertemuan kebijakan di hari Kamis besok, rilis data aktivitas jasa di kawasan zona Euro ini diperkirakan akan kembali menunjukkan kontraksi yang membesar.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong merosot tajam pada perdagangan di hari Rabu pagi tadi, melemahnya bursa saham Hongkong ini dipicu oleh kehati-hatian menjelang data penting AS dan berita dari Eropa dan kinerja yang loyo di bursa saham Wall Street semalam yang menjauhkan aksi beli para pelaku pasar. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Indeks Hang Seng turun sebesar 0.9%, Hangseng China Enterprises Index turun sebesar 1.2, Citic Pacific turun sebesar 2.8%, Belle International Holdings Ltd melemah sebesar 2.5% dan perusahaan logistik Li & Fung Ltd turun sebesar 2.2%.


Market Outlook Today


Ben Bernanke (lower-right), Chairman of the Fe...

Ben Bernanke (lower-right), Chairman of the Federal Reserve Board of Governors, at a House Financial Services Committee hearing on February 10, 2009. (Photo credit: Wikipedia)

EMAS

Komoditi Emas ditutup melemah cukup signifikan pada perdagangan kemarin, komoditi ini sempat menguat dan kembali mencapai level tertinggi dalam 4.5 bulan. Pelemahan komoditi ini merupakan imbas dari aksi ambil untung yang dilakukan oleh para investor. Akhir-akhir ini komoditi Emas telah menerima sentimen positif yang sangat kuat dari harapan pasar mengenai kemungkinan QE tahap III di AS, dalam minggu lalu Pimpinan The Fed Ben Bernanke dalam suratnya ke kongres menyatakan bahwa bank sentral masih memiliki cukup ruang untuk melakukan kebijakan stimulus lanjutan.

EUR/USD

Mata uang Eropa bergerak melemah pada perdagangan kemarin, setelah penurunan yang lebih tajam dari perkiraan untuk sentimen bisnis Jerman telah meningkatkan harapan bahwa Jerman akan berbuat lebih banyak lagi untuk memacu pertumbuhan di kawasan zona Euro. Mata uang Euro diperkirakan menguat menjelang testimoni Ben Bernanke dalam pertemuannya di Jackson Hole Wyoming pada akhir minggu ini ditengah ekspektasi akan digulirkannya QE tahap III guna menstimulasi pertumbuhan ekonominya, harapan akan digulirkannya QE tahap III tersebut diperkuat oleh pernyataan Presiden Fed Chicago Charles Evans yang mengatakan bank sentral sebaiknya segera meluncurkan stimulus berikutnya dan membeli obligasi untuk menekan tingkat pengangguran.

HANGSENG

Bursa saham Hongkong bergerak melemah pada perdagangan di hari Selasa pagi, bursa saham Hongkong tergerus melemah di tengah kekhawatiran mengenai data ekonomi China yang melemah. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, Hangseng Bank, Henderson Land, dan Hutchinson.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak menguat ditengah kondisi perdagangan yang fluktuatif pada perdagangan kemarin menyusul koreksi tajam pada ekuitas dan komoditas lainnya telah mendorong permintaan terhadap aset aman, sementara technical buying juga turut memberi dukungan. Emas mengalami rebound setelah mendekati areal support $1531.45/troy ounce. Komoditi ini di awal sesi terkoreksi lebih dari 1% dipicu meningkatnya kekhawatiran seputar krisis utang Eropa yang telah menyebabkan tertekannya mata uang Euro, ekuitas, dan komoditas sedangkan aset aman lainnya seperti Treasury AS dan Bunds Jerman naik tajam.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa kembali bergerak melemah mendekati level terendah sejak 2 tahun terakhir terhadap dolar AS, seiring terdesak berlanjutnya pesimisme investor setelah naiknya tingkat borrowing cost Italia dan memuncaknya kewaspadaan terhadap sektor perbankan Spanyol. Biaya pendanaan di Italia meningkat tajam setelah pada lelang obligasi dengan tenor 10 tahun, imbal hasilnya meningkat ke level 6% untuk pertama kalinya sejak Januari. Ikut memicu melemahnya performa mata uang ini adalah hasil jajak pendapat terbaru yang memperlihatkan kemungkinan naiknya dukungan bagi partai radikal sayap kiri Syriza di Yunani yang meningkatkan kewaspadaan akan penolakan bail out dan pemangkasan anggaran oleh pemerintah baru Yunani. Sementara itu berdasarkan sumber terdekat dari pemerintah Spanyol menyatakan kemungkinan pemerintah akan melakukan rekapitalisasi senilai 19 M Euro dengan menerbitkan surat utang baru dan juga mengambil dana dari sumber dana restrukturisasi perbankan dan cadangan devisa tresuri.

HANGSENG

Pada perdagangan di hari Kamis pagi Indeks Berjangka Hangseng kembali bergerak melemah, bursa saham tertekan di tengah anjloknya bursa saham Wall Street pada penutupan perdagangannya kemarin. Kekhawatiran mengenai kemungkinan Spanyol membutuhkan bailout menyelimuti pasar. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Henderson Land.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas bergerak menguat ditengah kondisi perdagangan yang fluktuatif pada perdagangan kemarin menyusul koreksi tajam pada ekuitas dan komoditas lainnya telah mendorong permintaan terhadap aset aman, sementara technical buying juga turut memberi dukungan. Emas mengalami rebound setelah mendekati areal support $1531.45/troy ounce. Komoditi ini di awal sesi terkoreksi lebih dari 1% dipicu meningkatnya kekhawatiran seputar krisis utang Eropa yang telah menyebabkan tertekannya mata uang Euro, ekuitas, dan komoditas sedangkan aset aman lainnya seperti Treasury AS dan Bunds Jerman naik tajam.

EUR/USD

 Mata uang tunggal Eropa kembali bergerak melemah mendekati level terendah sejak 2 tahun terakhir terhadap dolar AS, seiring terdesak berlanjutnya pesimisme investor setelah naiknya tingkat borrowing cost Italia dan memuncaknya kewaspadaan terhadap sektor perbankan Spanyol. Biaya pendanaan di Italia meningkat tajam setelah pada lelang obligasi dengan tenor 10 tahun, imbal hasilnya meningkat ke level 6% untuk pertama kalinya sejak Januari. Ikut memicu melemahnya performa mata uang ini adalah hasil jajak pendapat terbaru yang memperlihatkan kemungkinan naiknya dukungan bagi partai radikal sayap kiri Syriza di Yunani yang meningkatkan kewaspadaan akan penolakan bail out dan pemangkasan anggaran oleh pemerintah baru Yunani. Sementara itu berdasarkan sumber terdekat dari pemerintah Spanyol menyatakan kemungkinan pemerintah akan melakukan rekapitalisasi senilai 19 M Euro dengan menerbitkan surat utang baru dan juga mengambil dana dari sumber dana restrukturisasi perbankan dan cadangan devisa tresuri.

HANGSENG

Pada perdagangan di hari Kamis pagi Indeks Berjangka Hangseng kembali bergerak melemah, bursa saham tertekan di tengah anjloknya bursa saham Wall Street pada penutupan perdagangannya kemarin. Kekhawatiran mengenai kemungkinan Spanyol membutuhkan bailout menyelimuti pasar. Ada beberapa saham yang bergerak melemah diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Henderson Land.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada perdagangan di hari Juamt akhir minggu lalu  ditutup menguat cukup signifikan, logam mulia menguat seiring kenaikan nilai tukar Euro terhadap dolar AS. Aksi beli kembali komoditi ini sebagian besar didorong oleh aksi bargain hunting di kalangan para investor., setelah merosot tajam dan mencapai posisi jenuh jual para pelaku pasar tertarik untuk kembali melakukan pembelian pada harga yang telah jatuh.

EUR/USD

Pada perdagangan di hari Senin awal minggu mata uang tunggal Eropa begerak menguat terhadap Dolar AS, mata uang Euro cenderung untuk menguji support di level 1,2641 posisi rendah pada tanggal 18 Mei dan resistance  di level 1,2869 level tingginya pada ptanggal 15 Mei. Euro beranjak menguat di hari Jumat minggu lalu seiring para investor melepas sebagian posisi mereka menyusul kejatuhan 4% mata uang tunggal sepanjang bulan ini, kendati demikian kekhawatiran tentang nasib Yunani dan Spanyol secara keseluruhan masih akan menempatkan Euro di bawah tekanan. Meskipun mampu menujukkan pemulihan para investor terlihat masih lebih nyaman untuk mengoleksi Dollar AS dan Yen Jepang, mereka enggan untuk meningkatkan eksposur resiko setelah Moody’s memangkas rating 16 bank Spanyol dan Yunani di downgrade oleh Fitch Ratings pada hari Kamis minggu lalu.

HANGSENG

Pada pembukaan perdagangan Indeks Berjangka Hangseng di hari Senin awal minggu pagi ini dibuka merosot tajam, merahnya bursa saham China membuat tekanan jual juga terjadi pada perdagangan di bursa saham Hongkong pagi hari ini, kondisi ini masih didasari oleh kekhawatiran mengenai kawasan zona Euro. Ada beberapa saham di bursa saham Hongkong bergerak bervariasi diantaranya adalah Cheung Kong, HSBC, dan Hang Seng bergerak melemah, sementara itu Henderson Land bergerak menguat.


Market Outlook Today


EMAS

Komoditi Emas pada penutupan perdagangan di hari Rabu pagi tadi bergerak melemah cukup signifikan, komoditi ini terbentur dan sempat melemah ke bawah level $1600.00/troy ounce. Kekhawatiran akan mengenai makin buruknya krisis Eropa mengakibatkan aksi jual teknikal di pasar Emas. Setelah sempat anjlok tajam harga Emas merecovery penurunan dan bergerak rebound, seiring dengan rebound yang dialami oleh komoditas – komoditas lain ketidakpastian politik di Yunani mengakibatkan aksi jual besar – besaran di komoditas Emas.

EUR/USD

Mata uang tunggal Eropa pada pembukaan perdagangan di hari Rabu pagi masih bergerak melemah meneruskan penurunan terpanjangnya dalam tiga setengah tahun terakhir, seiring politisi Yunani yang masih berjuang untuk membentuk pemerintahan baru hal tersebut membuat kekhawatiran akan zona Eropa makin genting. Euro melemah sebesar 0,5% dari kisaran terendahnya selama hampir tiga bulan terakhir terhadap yen sebelum Alexis Tsipiras dari partai Syriza melakukan rapat dengan pemimpin partai New Democracy dan Pasok, kedua partai tersebut mendukung kebijakan dana talangan bagi Yunani. Permintaan akan Dolar dan Yen meningkat seiring bursa Asia yang meneruskan penurunannya sebelum sebuah data dari Jerman dirilis, data tersebut diprediksikan akan menunjukkan lemahnya sektor ekspor Jerman dan meningkatnya klaim pengangguran di AS.

NIKKEI

Bursa saham Jepang pada perdagangan di hari Rabu bergerak melemah, bursa saham kawasan Asia terpukul karena kekhawatiran mengenai memburuknya kondisi kawasan Euro kembali terjadi. Yunani diperkirakan akan menolak syarat pemberian baillout yang dapat berimbas kepada keluarnya Negara tersebut dari kongsi kawasan zona Euro. Ada beberapa saham di bursa saham Jepang yang menjadi fokus diantaranya adalah Toshiba dan Panasonic, keduanya menguat lawan sentimen umum di pasar. Toshiba membukukan kenaikan sebesar 1.3% setelah kemarin menyatakan akan mengalami kenaikan keuntungan operasional sebesar 50% dari tahun lalu, sementara itu Panasonic mengalami kenaikan tajam sebesar 4% setelah menyatakan proyeksi keuntungan bersih sebesar 50 M Yen.