Becoming Sophisticated About Risk

Derivatif / Trading Instrumen Berjangka


World Finacial Center

Image by mikemac29 via Flickr

Derivatif atau trading instrument berjangka merupakan produk-produk dan keungggulan instrumen yang diperdagangkan di Monex. Setelah mengulas berbagai perbedaan antara investasi dan trading, mungkin timbul rasa ingin tahu Anda mengenai produk-produk derivatif atau berjangka tersebut. Kami akan memberikan penjelasan lebih lanjut untuk menjawab kebutuhan Anda.

Instrumen yang Kami kelola merupakan produk berjangka atau derivatif. Berbeda dengan instrumen yang ditawarkan oleh perusahaan sekuritas lainnya, yang memasarkan instrumen berupa aset underlying.

Pengertian dasar dari derivatif adalah “A financial instrument whose characteristics and value depend upon the characteristics and value of an underlier,” yaitu sebuah instrumen turunan dimana karakteristik dan nilainya berdasarkan nilai and karakteristik instrumen underlying.

Perbedaan mendasar dari produk underlying dan derivative atau berjangka terletak pada pasar transaksi masing-masing. Instrumen underlying diperdagangkan pada bursa tertentu, sedangkan instrumen derivatif diperdagangkan secara Over The Counter (OTC) yaitu antara pihak pertama dan kedua.

Keunggulan dari instrumen derivatif atau berjangka dibandingkan produk investasi lain adalah sebagai berikut:

Instrumen derivatif atau berjangka memungkinkan Anda mereguk keuntungan dari pergerakan naik dan turun harga. Pada transaksi instrumen underlying biasanya akan menemui kendala utama, yakni hanya bisa melakukan aksi beli, sehingga hanya bisa profit jika harga mengalami kenaikan. Kecenderungan ini bisa dilihat pada instrumen konvensional seperti tanah, saham Indonesia dan  aset lainnya.

Pada saat terjadi krisis subprime mortgage, saham BUMI terpuruk dari high 8,000 menuju ke low 400. kebanyakan investor yang membeli saham BUMI ketika harga turun, terpaksa menutup posisi di tengah atau memiliki posisi pada level lebih tinggi dibandingkan harga sekarang.

Tidak adanya fungsi short selling pada saham Indonesia membuat investor tidak bisa menerima keuntungan dari penurunan drastis saham tersebut.Instrumen derivatif / berjangka tidak menerapkan pemotongan pajak sehingga profit yang diterima oleh investor merupakan keuntungan bersih dari hasil transaksi dan tanpa dikenakan biaya pajak.

Kemudahan penarikan imbal hasil investasi menjadi salah satu daya tarik derivatif / berjangka. Investor dapat mengambil keuntungan kapanpun dengan proses withdrawal pada hari yang sama (berbeda dengan sistem investasi lain).

Manajemen risiko derivatif atau berjangka yang profesional memungkinkan investor derivatif untuk meminimalisir tingkat kerugian, namun memberikan potensi keuntungan tidak terbatas. Likuiditas produk berjangka sangat tinggi. Posisi dapat dibuka/ditutup kapan saja Anda inginkan dalam pasar perdagangan yang umumnya bergerak 24 jam. Nilai tambah ini membedakan produk derivatif dengan saham, dimana setiap pembukaan dan penutupan transaksi harus masuk ke antrian dulu dalam pasar yang tidak terbuka 24 jam. Kondisi ini memungkinkan gap harga dapat up atau down.

Legalitas produk berjangka sudah diakui oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s