Becoming Sophisticated About Risk

Market Analysis

Market Review AS


Market Review AS

EURUSD Closing: 1.0924, High: 1.1020, Low: 1.0915; XAUUSD C: 1226.30, H: 1236.42, L: 1220.85; CO-LS C: 46.50, H: 46.98, L: 45.73; Dow C: 20941, H: 21010, L: 20902

Euro melemah pada hari Senin dari level tertingginya setelah Emmanuel Marcon memenangkan pemilu Presiden Perancis, dengan investor mengambil keuntungan usai kenaikan hampir 3% sejak dia memenangkan pemilu putaran pertama. Indeks Nasdaq komposit dan S&P 500 mencetak level tertinggi baru dan ditutup di level tinggi pada hari Senin meskipun rentang perdagangan sempit karena investor mencerna kemenangan Macron di pemilu Perancis. Harga emas naik pada hari Senin karena aksi bargain huntung setelah sempat turun ke level rendah tujuh pekan karena meredanya permintaan safe haven setelah kemenangan Macron di Perancis. Harga emas naik pada hari Senin, namun memangkas penguatan sebelumnya meskipun menteri minyak Arab Saudi mengatakan bahwa dia perkirakan OPEC dan rekan akan mempertimbangkan untuk perpanjangan waktu pengurangan produksi sampai tahun depan. Data ekonomi hari ini adalah Retail Sales. Anual Budget Release dari Australia, Building Permits dari Kanada, dan JOLTS Job Openings dari AS.


Market Review Asia


Market Review Asia

Saham Nintendo anjlok hampir 18% dalam sesi perdagangan Asia yang cukup sepi di ahri Senin, seiring trader menantikan pertemuan bank sentral AS dan Jepang pekan ini. Indeks Nikkei Jepang ditutup flat. Bank of Japan diperkirakan akan melonggarkan kebijakan pada rapat kebijakan yang berakhir hari Jumat sementara Perdana Menteri Shinzo Abe telah memerintahkan stimulus fiskal. Bursa Asia lainnya juga diperdagangkan sideways, dengan hanya pergerakan tipis pada indeks saham utama kawasan Asia. Bursa saham Jepang juga nyaris tidak ebreaksi terhadap data ekspor Jepang yang positif pada awal sesi. Di Korea Selatan, indeks Kospi ditutup naik 0.61 poin, atau sebesar 0.24%, pada level 250.65. Indeks Hang Seng Hong Kong naik sebanyak 0.13%. Sementara bursa China ditutup menguat, indeks saham gabungan Shanghai menguat 3.98 poin,a tau sebesar 0.13%, pada level 3,016.80

Posted from WordPress for BlackBerry.


Market Review Asia


Market Review Asia

Bursa Asia Melompat Bersama Kembalinya Sentimen Risk Appetite

Bursa Asia melonjak untuk mengikuti pemulihan pasar saham global seiring kembalinya sentimen risk appetite. Permintaan untuk aset-aset safe haven berkurang dari perdagangan hari pertama sejak serangan di Paris pada hari Jumat. Berdasarkan analisis sepanjang 15-tahun terakhir terkait insiden teror menunjukkan reaksi pasar cenderung signifikan tapi juga berumur-pendek. Indeks Hang Seng meleonjak, memimpin penguatan bursa Asia berkat dorongan dari saham-saham energi dan teknologi. Indeks Nikkei Jepang menguat berkat Yen yang memperpanjang pelemahannya terhadap Dollar AS untuk 2-sesi beruntun. Komentar optimis Gubernur Bank of Korea (BoK) menyebarkan sentimen positif dalam perdagangan Kospi yang sudah terdongkrak aksi beli saham-saham blue chips. Dollar AS menguat terhadap mata uang utama sehingga membebani perdagangan komoditas seperti emas dan minyak mentah. Perhatian investor kini tertuju pada data inflasi AS yang diprediksi optimis oleh para ekonom.


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.0700, High 1.0855, Low 1.0691; XAUUSD C: 1162.50, H: 1170.41, L: 1155.38; CO-LS C: 48.75, H: 50.36, L: 48.20; Dow C: 17666, H: 17975, L: 17656

Wall Street ditutup anjlok lebih dari 1,5% pada hari Selasa, dengan Dow Jones Industrial Average merosot lebih dari 300 poin, seiring penguatan tajam Dollar dan penurunan harga minyak meredam sentimen investor. Dollar AS melonjak mendekati level puncak 12-tahun versus Euro dan menyentuh level tertinggi hampir 8-tahun terhadap Yen, didorong oleh program pembelian obligasi European Central Bank serta harapan kenaikan suku bunga Federal Reserve di pertengahan tahun. Merebaknya spekulasi tentang kenaikan suku bunga AS turut memaksa emas ditutup pada level terendah dalam hampir 4-bulan. Lonjakan Greenback juga mendatangkan tekanan kuat pada minyak mentah, yang harus membukukan harga penutupan terendah sepanjang bulan Maret menjelang data persediaan AS yang diprediksi akan menunjukkan kenaikan mingguan ke-9 beruntun.


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.1341, High 1.1361, Low 1.1291 XAUUSD C: 1275.15, H: 1283.24, L: 1266.20; CO-LS C: 49.83, H: 50.56, L: 46.67; Dow C: 17299, H: 17315, L: 16962

Indeks saham AS berjangka berbalik ke teritori positif meski sempat tertekan sebelumnya akibat data manufaktur PMI menunjukkan pelambatan aktivitas manufaktur yang mengindikasikan kejatuhan inflasi turut berimbas pada kejatuhan permintaan. Emas melemah pada perdagangan Senin setelah mencatat penguatan bulanan terbesar dalam tiga tahun terakhir, namun menurunnya outlook ekonomi global masih menopang daya tarik emas sebagai aset safe haven. Minyak mentah menguat pada hari Senin dan menyentuh level tertinggi dalam tiga pekan terakhir, namun penguatan masih terbatas setelah persediaan minyak mentah AS kembali diperkirakan meningkat.


Market Review Eropa


Market Review Eropa
 

Nilai tukar Euro anjlok tajam akibat Gubernur bank sentral Jerman, Jens Weidmann memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Jerman untuk 2015 ke 1.0% hanya setengah nya dari estimasi semula di 2.0%. Sedangkan Dollar AS terkerek naik ditengah pelemahan Yen terkait ekspetasi kemenangan PM Shinzo Abe pada pemilu Jepang pekan depan. Secara terpisah bursa saham Eropa terpantul menguat di perdagangan hari Jumat, dipimpin reli saham sector financial, akibat spekulasi para investor bahwa data tenaga kerja AS dapat menunjukkan pemulihan diatas 200,000 tenaga kerja untuk 10 bulan berturut-turut.


Market Review Eropa


Market Review Eropa

Saham-saham Eropa diperdagangkan lebih rendah pada hari Jumat, dengan sektor perminyakan terpukul oleh keputusan OPEC untuk tidak memangkas output minyak mentah mereka. Sentimen negatif di pasar kian diperburuk oleh data yang menunjukkan kian melambatnya inflasi zona Euro. Sementara Dollar AS menguat di tengah spekulasi bahwa penurunan harga minyak pasca keputusan OPEC akan membantu merangsang ekonomi AS, yang mendatangkan tekanan pada Euro serta mata uang komoditas seperti Aussie dan Looine.


Market Review Eropa


Market Review Eropa

Nilai tukar Euro melemah setelah data tenaga kerja Prancis menunjukkan kontraksi yang mengecewakan ke -0.2%, sekaligus mengkonfirmasi lemahnya tingkat permintaan di zona Euro akibat kawasan tersebut masih kesulitan mencapai pertumbuhan. Sementara bursa saham Eropa melorot dibebani saham sector energy seperti BP dan Shell akibat kejatuhan tajam harga minyak mentah dunia ke titik rendah 4-tahun.


Market Review Eropa


Market Review Eropa

Aksi short covering secara massive di bursa saham Eropa berhasil membantu penguatan mata uang Euro dan poundsterling disertai penguatan cross rate Yen lebih dari 100 poin dari level terendah sesi nya seiring kembalinya minat para pelaku pasar terhadap asset berisiko. Sementara bursa saham Eropa berhasil rebound paska Presiden Fed St.Louis James Bullard memberikan komentar bahwa bank sentral perlu mempertimbangkan penundaan berakhirnya QE dan berhasil meredakan tekanan jual di indeks saham.


Market Review Asia


Market Review Asia

Bursa saham Asia melemah seiring investor masih cemas dengan kondisi perekonomian global. Nikkei terpuruk setelah turunnya penjulan ritel AS dan berkurangnya aktivitas sektor manufaktur New York menggerogoti optimisme atas kesehatan perekonomian terbesar di dunia tersebut. Kospi turun setelah menteri keuangan Korea Selatan utarakan adanya ancaman perlambatan yang dapat menyulitkan pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi 3,7% tahun ini. Hang Seng tergelincir akibat kekhawatiran atas stabilitas politik di Hong Kong pasca bentrokan antara polisi dengan demonstran.


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.2660, High 1.2768, Low 1.2639; XAUUSD C: 1232.45, H: 1238.12, L: 1231.36; CO-LS C: 82.27, H: 85.60, L: 81.32; Dow C: 16255, H: 16385, L: 16195

Indeks dollar naik seiring euro melemah setelah di rilisnya data yang pesimis yang termasuk di antaranya pembacaan yang di bawah perkiraan pada output produksi industri zona euro dan indikator ZEW pada sentimen investor Jerman. Reli wall street memudar pada akhir jam perdagangan seiring merosotnya saham energi, yang telah menghapus sebagian besar reli di indeks patokan yang di pimpin oleh perusahaan industri, maskapai dan perbankan. Emas naik ke level tertinggi hampir empat pekan seiring kecemasan bahwa perlambatan pertumbuhan global mungkin telah memicu permintaan aset haven. Harga minyak kembali jatuh pada hari Selasa, dengan minyak WTI menyentuh level terendah sejak Juni 2012. Penurunan tajam ini terjadi setelah International Energy Agency memangkas perkiraan mereka terhadap pertumbuhan permintaan minyak yang ke level terendah dalam lima tahun. Data ekonomi hari ini adalah  Westpac Consumer Sentiment dan New Motor Vehicle Sales m/m dari Australia, CPI y/y and PPI y/y dari China, ECB Presiden Draghi Speaks dari zona Euro, Average Earnings Indeks 3m/y dan Claimant Count Change dari Inggris, Core Retail Sales, PPI m/m dan Business Inventories  m/m dari AS.


Market Review Eropa


Market Review Eropa

Mata uang Euro dan Poundsterling anjlok terhadap Dollar As sementara Yen melanjutkan penguatan ditengah sentiment pengalihan resiko paska rilis data ekonomi yang lebih lemah di Eropa maupun Inggris mengindikasikan bahwa kebijakan moneter masih stabil di level rendah untuk periode yang cukup lama. Sementara bursa saham Eropa berada dalam tekanan baru di hari Selasa, terseret oleh kecemasan pelambatan ekonomi zona Euro setelah survey ZEW sentiment ekonomi Jerman dan laju produksi industry EU dilaporkan lebih lemah.


Market Review Eropa


Market Review Eropa

Mata uang Euro terkonsolidasi dari pelemahan tajamnya seiring focus para investor bergeser pada data nonfarm payrolls AS untuk mencari petunjuk apakah terdapat pelebaran gap antara kebijakan moneter ECB dan Fed yang dapat menunjang penguatan Dollar lebih lanjut terhadap Euro. Sementara bursa saham Eropa anjlok dalam di teritori negative seiring stagnasi ekonomi zona Euro di Q2 ditengah prospek meningkatnya ketegangan antara EU dan Russia terkait krisis Ukraina dengan sanksi terbaru untuk Russia kemungkinan akan diumumkan pada rapat NATO di Wales.

Posted from WordPress for Android


Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.3642, High 1.3677, Low 1.3619; XAUUSD C: 1253.25, H: 1257.63, L: 1246.16; CO-LS C: 102.79, H: 103.07, L: 102.30; Dow C: 16932, H: 16935, L: 16816

Bursa saham AS ditutup pada rekor tertinggi pada harui Jumat, mencatat penguatan tiga pekan beruntun setelah pertumbuhan tenaga kerja AS bulan Mei lebih rendah dari bulan sebelumnya, namun masih menunjukkan membaiknya pasar tenaga kerja AS. Emas melemah pada hari Jumat setelah indeks dollar berbalik ke teritori positif pasca data tenaga kerja AS dirilis hampir sejalan dengan ekspetasi, menunjukkan laju yang solid pada bulan Mei. Minyak mentah WTI menguat pada hari Jumat, ditopang oleh optimisme stimulus moneter Zona Euro, dan data tenaga kerja AS akan menaikkan pertumbuhan ekonomi dan mendorong permintaan minyak. Data ekonomi hari ini yaitu Current Account, Final GDP q/q, dan Consumer Confidence dari Jepang; Sentix Investor Confidence dari Zona Euro; Housing Start dari Kanada.


Technical Outlook 28 Februari 2014


  • EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, dibutuhkan penembusan dibawah area 1.3645 untuk memicu fase koreksi bearish lebih lanjut menguji kembali area 1.3590. Pada pergerakan ke atas, hanya penembusan di atas area 1.3740 akan mengubah bias intraday kembali ke bullish menuju setidaknya area resisten kunci 1.3775. Secara keseluruhan skenario ascending triangle bullish seharunya tetap valid, namun tetap di butuhkan penembusan diatas area triangle untuk memberikan konfirmasi scenario bullish lebih lanjut.
 
  • GBP/USD. Pada fase ini bias bearish, dan dibutuhkan penembusan dan penutupan harian dibawah area 1.6555 untuk memicu fase koreksi bearish lebih lanjut menguji area 1.6465. Resisten terdekat terlihat disekitar area 1.6680, selanjutnya pada area 1.6740 yang perlu ditembus untuk memberikan potensi kenaikan dan mengakhiri fase koreksi bearish.
 
  • USD/JPY. Bias netral dalam jangka pendek dengan rentang potensi perdagangan antara area 101.80 – 102.50. Penembusan diatas area 102.50 dapat memberikan potensi berakhirinya fase koreksi bearish menguji kembali area 102.90 – 103.00. Pada pergerakan kebawah, penembusan dibawah area 101.80 dapat memicu tekanan bearish lebih lanjut menguji garis tren support pada kisaran area 101.40.
 
  • USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek khususnya jika harga mampu menembus di atas area 0.8920 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menguji resisten area 0.8950. Pada pergerakan ke bawah, support terdekat terlihat disekitar area 0.8860, penembusan di bawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, dalam jangka pendek menguji area 0.8835.
 
  • AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, dibutuhkan penembusan dibawah area 0.8910 untuk memicu tekanan bearish lebih lanjut membidik area 0.8880, diikuti area support kunci 0.8850. Pada fase ini, hanya penembusan kembali diatas area 0.8960 – 0.9000 akan mengubah bias intraday kembali ke bullish menguji kembali area 0.9030, sebelum kembali turun.
 
  • XAU/USD. Bias masih netral dalam jangka pendek, support terdekat terlihat disekitar area 1318, sementara resisten terdekat terlihat disekitar area 1332. Penembusan dibawah area 1318 akan memicu tekanan bearish menguji area 1307. Disisi lain, penembusan diatas area 1332 akan mengembalikan bias ke bullish menguji area 1345.
 
  • Hang Seng Futures. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 22840. Penembusan di atas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 22950. Pada pergerakan ke bawah, support terdekat terlihat disekitar area 22580, penembusan dibawah area tersebut akan membawa bias kembali ke netral, lebih jauh menguji area 22440.
 
  • Nikkei Futures. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 14920. Penembusan diatas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 15040, sebelum menuju area 15120. Disisi lain, support terdekat terlihat disekitar area 14760, penembusan konsisten dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji kembali area 14680.
 
  • Kospi FuturesKospi masih berada pada outlook bullish menuju area 260.15 dalam jangka pendek, terutama jika harga dapat menembus ke atas resisten pada area 258.25. Bagaimanapun, stochastic yang overbought pada grafik 4 jam menunjukkan potensi koreksi bearish kembali ke area 254.45. Break ke bawah area ini dapat melanutkan koreksi bearish untuk menguji area 252.65. Namun kami masih lebih memilih outlook bullish selama harga bertahan di atas area 250.00.

Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.3710, High 1.3726, Low 1.3641, XAUUSD C: 1331.00 H: 1336.10, L: 1324.17 CO-LS C: 102.14 H: 103.08 L: 101.75, Dow C: 16272, H: 16276, L: 16102

Dollar melemah terhadap mata uang utama setelah testimoni ketua Federal Reserve, Janet Yellen, yang memberikan isyarat bank sentral AS dapat mempertahankan kebijakan pelonggaran moneter lebih lama dari yang diperkirakan. Wall Street menguat pada hari Kamis, mendorong S&P 500 mencatat rekor penutupan, dan Nasdaq berakhir di level tertinggi sejak April 2000, setelah Ketua Federal Reserve, Janet Yellen, memberikan pernyataan yang mengurangi kekhawatiran para investor mengenai pengurangan stimulus moneter oleh the Fed. Emas menguat setelah Ketua Federal Reserve, Janet Yellen, menyatakan data-data yang dirilis belakangan ini menunjukkan economi AS “melemah”. Minyak mentah melemah. ditekan oleh situasi politik di Ukraina yang memngurangi risk appetite investor dan menimbulkan ketakutan akan melambatnya pertumbuhan di Eropa dan mengurangi permintaan. Data ekonomi hari ini yaitu Household Spending y/y, Tokyo Core CPI y/y, Prelim Industrial Production m/m dan Retail Sales y/y dari Jepang; German Retail Sales m/m, French Consumer Spending m/m, CPI Flash Estimates y/y, dan Unemployment Rate dari Zona Euro; Nationwide HPI m/m dari Inggris; Prelim GDP q/q, Chicago PMI, Revised UoM Consumer Sentiment, dan Pending Home Sales m/m dari AS.


Technical Outlook 27 Februari 2014


  • EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, dibutuhkan penembusan dibawah area 1.3645 untuk memicu fase koreksi bearish lebih lanjut menguji kembali area 1.3590. Pada pergerakan ke atas, hanya penembusan di atas area 1.3740 akan mengubah bias intraday kembali ke bullish menuju setidaknya area resisten kunci 1.3775. Secara keseluruhan skenario ascending triangle bullish seharunya tetap valid, namun tetap di butuhkan penembusan diatas area triangle untuk memberikan konfirmasi scenario bullish lebih lanjut.
 
  • GBP/USD. Pada fase ini bias bearish, dan dibutuhkan penembusan dan penutupan harian dibawah area 1.6555 untuk memicu fase koreksi bearish lebih lanjut menguji area 1.6465. Resisten terdekat terlihat disekitar area 1.6680, selanjutnya pada area 1.6740 yang perlu ditembus untuk memberikan potensi kenaikan dan mengakhiri fase koreksi bearish.
 
  • USD/JPY. Bias netral dalam jangka pendek dengan rentang potensi perdagangan antara area 101.80 – 102.50. Penembusan diatas area 102.50 dapat memberikan potensi berakhirinya fase koreksi bearish menguji kembali area 102.90 – 103.00. Pada pergerakan kebawah, penembusan dibawah area 101.80 dapat memicu tekanan bearish lebih lanjut menguji garis tren support pada kisaran area 101.40.
 
  • USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek khususnya jika harga mampu menembus di atas area 0.8950 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menguji resisten kunci area 0.9000. Pada pergerakan ke bawah, support terdekat terlihat disekitar area 0.8900, penembusan di bawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, dalam jangka pendek menguji area 0.8860.
 
  • AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, dibutuhkan penembusan dibawah area 0.8930 untuk memicu tekanan bearish lebih lanjut membidik area 0.8900, diikuti area support kunci 0.8850. Pada fase ini, hanya penembusan kembali diatas area 0.9000 akan mengubah bias intraday kembali ke bullish menguji kembali area 0.9080, sebelum kembali turun.
 
  • XAU/USD. Bias masih netral dalam jangka pendek, support terdekat terlihat disekitar area 1318, sementara resisten terdekat terlihat disekitar area 1332. Penembusan dibawah area 1318 akan memicu tekanan bearish menguji area 1307. Disisi lain, penembusan diatas area 1332 akan mengembalikan bias ke bullish menguji area 1345.
 
  • Hang Seng Futures. Bias netral dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 22450 area, sementara support terdekat terlihat disekitar area 22190. Penembusan diatas area 22450 seharusnya membawa harga naik untuk menguji 22600. Disisi lain, penembusan konsisten dibawah area 22190 akan memicu tekanan bearish menguji area 22030.
 
  • Nikkei Futures. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 15040. Penembusan diatas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 15150, sebelum menuju area 15230. Disisi lain, support terdekat terlihat disekitar area 14890, penembusan konsisten dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 14770.
 
  • Kospi FuturesTidak ada perubahan pada outlook teknikal kami, bias masih bullish menuju 258.40 sebagai target bullish selanjutnya sebelum melanjutkan menguji area 261.50. Bagaimanapun, kita harus waspada terhadap stochastic dan RSI yang overbought pada grafik 4 jam yang mana dapat memicu koreksi bearish kembali ke area 255.90 atau bahkan 253.35. Kami masih lebih memilih outlook bullish selama harga bertahan di atas area 250.00.

 

Demo Account http://www.mifx.com/open-demo-account/33e4q2

Live Account http://www.mifx.com/open-live-account/33e4q2

 

Atau Scan Barcode di bawah ini untuk mendapatkan 30 hari free demo account:
chart (1)


Technical Outlook 26 Februari 2014


  •  EUR/USD. Bias masih netral dalam jangka pendek. Rentang perdagangan harian penting yang diperhatikan pada kisaran 1.3660 – 1.3755, penembusan diatas area 1.3775 dapat memicu tekanan bullish lebih jauh menguji area resisten kunci 1.3815. Pada pergerakan kebawah, penembusan dibawah area 1.3660 dapat memicu tekanan bearish menguji kembali area 1.3635. Secara keseluruhan scenario ascending triangle bullish seharunya tetap valid, Namun tetap di butuhkan penembusan diatas area triangle untuk memberikan konfirmasi scenario bullish lebih lanjut.
 
  • GBP/USD. Pada fase ini bias bearish, dan dibutuhkan penembusan dan penutupan harian dibawah area 1.6630 untuk memicu fase koreksi bearish lebih lanjut menguji area 1.6550. Resisten terdekat terlihat disekitar area 1.6740, selanjutnya pada area 1.6775 yang perlu ditembus untuk memberikan potensi kenaikan dan mengakhiri fase koreksi bearish.
 
  • USD/JPY. Bias netral dalam jangka pendek dengan rentang potensi perdagangan antara area 101.80 – 102.50. Penembusan diatas area 102.50 dapat memberikan potensi berakhirinya fase koreksi bearish menguji kembali area 102.90 – 103.00. Pada pergerakan kebawah, penembusan dibawah area 101.80 dapat memicu tekanan bearish lebih lanjut menguji garis tren support pada kisaran area 101.40.
 
  • USD/CHF. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 0.8845 – 0.8830. Resisten terdekat terlihat disekitar area 0.8920, penembusan konsisten diatas area tersebut dapat memicu tekanan bearish lebih lanjut menguji area 0.8950 – 0.8970.
 
  • AUD/USD. Bias bullish namun dibutuhkan penembusan diatas area 0.9030 untuk memicu skenario koreksi bullish lebih lanjut menguji area 0.9065. Pada pergerakan ke bawah, support terdekat terlihat disekitar area 0.8960, penembusan konsisten dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, akibat arah pergerakan tidak jelas kemungkinan menguji area support kunci 0.8930 – 0.8910.
 
  • XAU/USD. Bias masih bullish dalam jangka pendek menguji area 1352 – 1355 . Penembusan di atas area tersebut akan memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area 1355. Harga kemungkinan terkoreksi ke area 1338 akibat indikator RSI dan stochastic berada pada wilayah jenuh beli. Penembusan dibawah area tersebut akan membawa harga turun menguji area 1327.
 
  • Hang Seng Futures. Bias netral dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 22450 area, sementara support terdekat terlihat disekitar area 22190. Penembusan diatas area 22450 seharusnya membawa harga naik untuk menguji 22600. Disisi lain, penembusan konsisten dibawah area 22190 akan memicu tekanan bearish menguji area 22030.
 
  • Nikkei Futures. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 15000. Penembusan diatas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 15150. Disisi lain, support terdekat terlihat disekitar area 14850, penembusan konsisten dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 14710.
 
  • Kospi FuturesBias bullish dalam jangka pendek menuju target bullish selanjutnya pada area 258.40 sebelum menguji area 261.50. Bagaimanapun juga, stochastic dan RSI yang overbought pada grafik 4 jam dapat memicu koreksi bearish kembali ke area 254.00. Break ke bawah area ini dapat melanjutkan koreksi bearish menuju area 251.00. Kami masih lebih memilih outlook bullish selama harga bertahan di atas area 250.00.
 chart (1)

Market Review


Market Review

EUR/USD Closing 1.3735, High 1.3769, Low 1.3707, XAUUSD C: 1337.05 H: 1338.84, L: 1319.11 CO-LS C: 102.85 H: 103.45 L: 101.97, Dow C: 16186, H: 16281, L: 16039 

Wall Street rally pada hari Senin, mengangkat S&P 500 mendekati rekor, dan berhasil membalikkan kerugian yang diderita tahun ini, setelah saham perusahaan kesehatan rally akibat pemangkasan Medicare lebih kecil daripada yang diperkirakan sebelumnya, dan investor menyambut aktivitas merger & acquisition dan terus mengabaikan data ekonomi AS yang dikatan melambat karena faktor cuaca. Emas bertahan dekat level tertinggi dalam empat terakhir bulan pada hari Senin, menambah penguatan pekan lalu akibat investor menjadi cemas akan laju pemulihan ekonomi AS dan pertumbuhan ekonomi China. Minyak mentah menguat untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir akibat spekulasi persediaan di Cushing, Oklahoma, turun pada pekan lalu. Data ekonomi hari ini yaitu Inflation Expectation q/q dari New Zealand; National HPI m/m, BBA Mortgage Approvals, dan CBI Realized Sales dari Inggris; CB Consumer Confidence dari AS. 


Daily Report 24 Februari 2014


Technical Outlook

 

·         EUR/USD. Bias bullish dalam jangka pendek, level resisten terdekat terlihat di kisaran area 1.3800, di perlukan break di atas dari area tersebut untuk mendorong harga lebih tinggi menguji ulang ke area resisten kunci di 1.3890. Pada sisi bawah, harga harus break di bawah area 1.3652 yang merupakan MA 50 pada grafik 1 hari untuk memicu bearish lanjutan menuju wilayah 1.3550.

 

·         GBP/USD. Bias bullish dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 1.6755 sementara support terdekat terlihat disekitar area 1.6624. Penembusan diatas area 1.6755 seharusnya membawa bias kembali ke bullish untuk menguji area 1.6820. Disisi lain, penembusan konsisten dibawah area 1.6624 akan memicu tekanan bearish menguji area 1.6530.

 

·         USD/JPY. Bias netral dalam jangka pendek, kisaran perdagangan untuk hari ini terlihat di kisaran 103.36 – 101.45 area, di perlukan break salah satu area untuk dapatkan petunjuk yang jelas. Break di atas area 103.36 seharusnya memicu tekanan bullish lainnya menuju area kunci resisten di 104.00. Dan untuk sisi lainnya, break di bawah area 101.45 akan merubah bias menjadi bearish menargetkan area 100.17 sebagai level support kunci.

 

·         USD/CHF. Bias bearish masih berlaku untuk hari ini seiring beberapa indikator seperti Stochastic dan MACD masih bergerak turun. Level support terdekat terlihat di kisaran area 0.8845, break di bawah area tersebut seharusnya memicu bearish lanjutan menuju level support kunci di 0.8800. Untuk sisi atasnya, harga akan berjuang untuk menembus ke atas area 0.8900 untuk ciptakan pergerakan bullish lanjutan menargetkan ke wilayah 0.8950.

 

·         AUD/USD. Bias netral dalam jangka pendek, dengan rentang potensi perdagangan pada kisaran area 0.8940 – 0.9000. Penembusan dibawah area 0.8940 seharusnya memicu momentum bearish membidik area 0.8900. Disisi lain, penembusan konsisten di atas area 0.9000 seharusnya memicu momentum bullish menguji area 0.9025, sebelum menuju area 0.9060

 

·         XAU/USD. Bias masih bullish dalam jangka pendek, selama harga bertahan di atas area 1300. Resisten terdekat berada di kisaran 1332, break di atas area tersebut dapat menciptakan momentum bullish baru menuju wilayah 1340. Untuk sisi bawahnya, break di bawah area 1316 dapat menciptakan peluang bearish lanjutan menuju level support kunci 1300.

 

·         Hang Seng Futures. Bias bullish dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 22740. Penembusan di atas area tersebut seharusnya membawa bias kembali ke bullish untuk menguji area 22900. Disisi lain, penembusan dibawah area 22480 akan memicu tekanan bearish menguji area 22400.

 

·         Nikkei Futures. Bias bullish dalam jangka pendek, namun diperlukan break ke atas area 14920 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju area 15260. Sementara itu, stochastic dan RSI yang oversold dapat memicu koreksi bearish menuju support terdekat pada area 14745. Break ke bawah area ini dapat melanjutkan koreksi bearish untuk menuju area 14590.

 

·         Kospi Futures. Bias netral dalam jangka pendek seiring harga di tutup dengan tidak mampu break ke atas MA 200 pada grafik 4 jam di area 255.35. Kisaran perdagangan untuk hari ini terlihat di antara area 255.35 – 252.30. Untuk ciptakan bias bullish, di perlukan break di atas area 255.35 untuk memicu bullish lebih lanjut menuju ke area 256.30 yang merupakan level resisten selanjutnya. Pada sisi bawahnya, break di bawah area 252.30 dapat mengubah bias menjadi bearish menguji ke ke wilayah 251.50.

Ba.pngFree Demo Account, klik : http://www.mifx.com/open-demo-account/33e4q2



Technical Outlook 19 Februari 2014


Technical Outlook

 

  • EUR/USD. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area resisten kunci 1.3785, yang mana harus ditembus ke atas untuk memicu tekanan bullish lanjutan kembali menguji area 1.3820. Support terdekat ada di sekitar area 1.3725, break konsisten ke bawah area tersebut akan memberikan lebih banyak tekanan ke bawah pada harga untuk menguji area 1.3690.

 

  • GBP/USD. Bias masih bullish dalam jangka pendek menguji area 1.6755, break konsisten di atas area tersebut dapat memicu momentum bullish lanjutan menguji kembali area area 1.6820. Support terdekat ada di sekitar area 1.6665, break ke bawah area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral dalam jangka pendek. Selama harga bertahan di atas area 1.6575 skenario utama bullish akan tetap valid.

 

  • USD/JPY. Bias bullish dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 102.55. Penembusan di atas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji kembali area 102.75 sebelum menuju area 103.00. Disisi lain, support terdekat terlihat pada kisaran 101.90, break konsisten dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral, lebih jauh menguji area 101.55.

 

  • USD/CHF. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 0.8860. Penembusan di atas area tersebut seharusnya menambah tekanan bearish pada harga untuk menguji area 0.8835. Pada pergerakan ke atas, penembusan diatas area 0.8900 akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 0.8920.

 

  • AUD/USD. Bias netral dalam jangka pendek, dengan rentang potensi perdagangan pada kisaran area 0.9000 – 0.9065. Penembusan dibawah area 0.9000 akan memberikan lebih banyak tekanan turun pada harga untuk menguji area 0.8960. Disisi lain, penembusan konsisten di atas area 0.9065 seharusnya memicu momentum bullish menguji area 0.9085, sebelum menuju area 0.9100

 

  • XAU/USD. Bias masih bullish dalam jangka pendek, dibutuhkan break ke atas area 1330 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju area 1345 atau bahkan resisten kunci pada area 1360 dalam jangka yang lebih panjang. Support terdekat masih ada di sekitar area 1310, diikuti oleh support kunci pada area 1300. Kami masih lebih memilih outlook bullish selama harga bertahan di atas area 1300.

 

  • Hang Seng Futures. Bias bullish masih bullish dalam jangka pendek menguji area 22740. Penembusan di atas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 22900. Namun, harga kemungkinan dapat terkoreksi ke 22450 akibat indikator stochastic dan RSI yang berada pada area jenuh beli. Candle stick pada grafik harian juga membentuk “hanging man”, sebuah pola pembalikan bearish, yang akan memberikan tekanan tambahan menuju area 22270 jika area 22450 tertembus.

 

  • Nikkei Futures. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 14850. Penembusan diatas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 14950. Disisi lain, penembusan dibawah 14680 akan membawa bias kembali ke netral, lebih jauh menguji area 14540.

 

  • Kospi Futures. Bias netral dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 254.50. Penembusan diatas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish menguji area 256.60. Disisi lain, penembusan dibawah area 252.70 akan memberi lebih banyak tekanan turun pada harga menuju area 251.10.

Click this Barcode to get your free demo Account!

Ba.png


Technical Outlook 18 Februari 2014


Technical Outlook

 

  • EUR/USD. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 1.3725 yang mana harus ditembus ke atas untuk memicu tekanan bullish lanjutan kembali menguji resisten kunci pada area 1.3785. Support terdekat ada di sekitar area 1.3660, break konsisten ke bawah area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral setelah arah menjadi tidak jelas dalam jangka pendek.

 

  • GBP/USD. Bias masih bullish dalam jangka pendek menguji area 1.6785, break konsisten ke atas area tersebut dapat memicu momentum bullish lanjutan menuju area 1.6830 atau lebih tinggi lagi. Support terdekat ada di sekitar area 1.6665, break ke bawah area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral dalam jangka pendek. Selama harga bertahan di atas area 1.6575 skenario utama bullish akan tetap valid.

 

  • USD/JPY. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga dapat menembus ke atas area 102.20 untuk memicu scenario bullish lanjutan setidaknya menuju area 102.60. Untuk pergerakan turun, break kembali ke bawah area 101.35 dapat mengubah bias harian kembali bearish menuju area 101.00 atau lebih bawah lagi.

 

  • USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika dapat menembus ke atas area 0.8950 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju area 0.9000. Untuk pergerakan turun, support terdekat ada di sekitar area 0.8880, break konsisten ke bawah area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral setelah arah menjadi tidak jelas dalam jangka pendek menguji area 0.8855.

 

  • AUD/USD. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga dapat menembus ke atas area 0.8950 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju area 0.9000. Untuk pergerakan turun, support terdekat ada di sekitar area 0.8880, break konsisten ke bawah area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral setelah arah menjadi tidak jelas dalam jangka pendek.

 

  • XAU/USD. Dari perspektif harian, bias masih bullish terutama jika harga dapat menembus ke atas area 1330, menuju area 1345 sebagai resisten terdekat atau bahkan resisten kunci pada area 1360 dalam jangka yang lebih panjang. Untuk pergerakan turun, kita harus waspada terhadap koreksi bearish dalam jangka pendek seiring stochastic dan RSI berada dalam kondisi overbought yang mana dapat memicu profit taking. Koreksi akan menuju support terdekat pada a rea 1310 sebelum menguji support kunci pada area 13300. Kami masih lebih memilih outlook bullish selama harga bertahan di atas area 1300.

 

  • Hang Seng Futures. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 22625. Break di atas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 22750, sebelum membidik area 22860. Pada pergerakan ke bawah, support terdekat terlihat disekitar area 22450, break di bawah area tersebut akan memberikan lebih banyak tekanan pada harga menguji area 22250.

 

  • Nikkei Futures. Bias netral dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 14570, break diatas area tersebut akan memberikan dorongan pada harga untuk menguji area 14680. Disisi lain, support terdekat terlihat disekitar area 14380, tembus konsisten dibawah area tersebut seharusnya memicu momentum bearish menguji area 14290.

 

  • Kospi Futures. Bias bullish dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 254.50. Penembusan diatas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 256.60. Disisi lain, penembusan dibawah area 252.00 akan membawa bias kembali ke netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 251.10.

Scan This Barcode to get your free Demo Account:

Ba.png