Becoming Sophisticated About Risk

Market Outlook 18 – 23 April 2011


Market Outlook 18 – 23 April 2011

Emas kembali melonjak hingga kembali terbentuk rekor tertinggi sepanjang sejarah di $1,487.8/troy ounce, naiknya Emas di dorong oleh tekanan inflasi di China. Inflasi di China dipercepat 5,4% pada bulan Maret, dan produk domestik bruto diperluas 9,7% pada kuartal pertama. Gubernur bank sentral – Zhou Xiaochuan mengatakan bahwa pengetatan moneter akan berlanjut untuk “beberapa waktu”.Monetary Policy Meeting Minutes, RBA (Reserve Bank of Australia) pada 19 April 2011 akan menyampaikan pandangannya terhadap ekonomi Australia, termasuk kemungkinan tingkat suku bunga dan kebijakan ekonomi kedapannya. Pernyataan yang optimistik akan menambah penguatan bagi Aussie.MPC (Monetary Policy Committee) Meeting Minutes, pertemuan komite kebijakan moneter Bank of England pada 20 April 2011 akan membahas kondisi ekonomi Inggris, pertemuan ini akan mempengaruhi keputusan BOE dalam menetapkan tingkat suku bunga mendatang.Existing Home Sales, jumlah bangunan yang terjual per tahun, kecuali konstruksi yang baru di Amerika Serikat diprediksi akan mengalami kenaikan, sebesar 5.04M, dari 4.88M. Apabila dirilis di atas 5.04M, maka akan berdampak positif bagi Dollar.German Ifo (Information and Forschung) Business Climate, level indeks gabungan terhadap manufaktur, bangunan, grosir dan pengecer di Jerman diprediksi mengalami sedikit penurunan, sebesar 110.7, dari 111.1. Apabila dirilis di bawah 110.7, maka akan berdampak negatif bagi Euro.Retail Sales, perubahan nilai total inflasi pada sektor penjualan retail di Inggris diprediksi mengalami kenaikan sebesar -0.5%, dari -0.8%. Apabila dirilis di atas -0.5%, maka akan sedikit mensupport Poundsterling.Unemployment Claims dan Philly Fed Manufacturing Index, laporan jumlah warga AS yang masuk dalam asuransi pengangguran, dan  level indeks gabungan berdasarkan survei manufaktur Philadelphia akan di rilis pada 21 April 2011, Apabila keduanya dirilis positif, maka akan menguntungkan Dollar.Untuk indikator ekonomi global, pada minggu ini tidak banyak rilis berita ekonomi global yang penting menjelang hampir semua pasar akan libur panjang Paskah hari Jumat. Secara umum, rilis data ekonomi yang kiranya perlu diperhatikan investor minggu ini, adalah:
• Dari kawasan Amerika: berupa rilis data Building Permits pada Selasa malam; lalu data Existing Home Sales di Rabu malam; selanjutnya Philly Fed Manufacturing Index untuk indicator industry bersamaan dengan data tenaga kerja Unemployment Claims mingguan yang biasa menjadi perhatian pasar dirilis pada Kamis malam.
o Dari kawasan Inggris dan Eropa: berupa rilis MPC Meeting Minutes pada Rabu sore untuk mengetahui kecenderungan arah suku bunga terdekat dari Bank of England; data German Ifo Business Climate pada Kamis.
Minggu lalu di Pasar Forex, nilai tukar mata uang dollar masih kembali melemah terhadap sejumlah mata uang utama dunia, di antaranya karena kemungkinan masih agak lama the Fed menaikkan suku bunga acuannya, dengan akhir index dollar di level 74.820 di area terendahnya sejak Desember 2007.
Pekan yang lalu Euro memangkas trend bullish-nya belakangan ini oleh kekuatiran atas bailout bagi Yunani, dengan Euro berakhir di level 1.4426. Untuk minggu ini market range-nya akan berada antara resistance berikut pada 1.4574 dan mengarah ke 1.5, sedangkan level support di 1.4240 dan kemudian pada 1.4014.

Poundsterling minggu lalu umumnya fluktuatif terhadap dollar dan berakhir flat di level 1.6324. Untuk minggu ini, level resistance terdekat menjadi pada 1.6461 dan kemudian 1.6878, sedang support berada pada 1.6224 dan kemudian 1.6092.

Untuk USD/JPY minggu lalu bergerak melemah ditutup di 83.23 sebagai bentuk koreksi teknikal di tengah pelemahan kembali USD. Pasar di minggu ini berada di antara resistance pada 86.00, serta support level pada 81.55.

Sementara itu, Aussie dollar terpantau seminggu lewat masih kembali menguat setelah sempat terkoreksi, terangkat kenaikan harga komoditas yang berakhir di 1.0554. Range minggu ini antara resistance 1.07 dan 1.10 sementara support level di 1.0283 dan 1.0203.

Untuk pasar di Stock Index Futures, pada minggu lalu di regional Asia umumnya tertahan atau melemah dengan tingginya data inflasi di China dan proyeksi IMF akan pertumbuhan ekonomi global yang berkurang.

Indeks

Nikkei minggu lalu agak tertekan yang berakhir melemah pada 9590. Minggu ini, akan menemui level resistance terdekat di 9824 dan kemudian mulai menembus level 10,000 ke level 10325. Adapun support pada level 9305 dan lalu 8370.

Sementara itu, Indeks Hangseng Berjangka di Hong Kong minggu lalu juga tergerus, ditutup di level 23965. Minggu ini akan berada dalam range level resistance di 24460 dan berikutnya 24945, sementara support-nya di 22966 dan selanjutnya 22098.

Bursa saham Wall Street minggu lalu alami juga koreksi terutama S&P500 oleh data earnings beberapa emiten besar yang lebi rendah dari perkiraan. Dow Jones Industrial minggu ini akan berusaha menjumpai level resistance terdekat 12459 serta 13135, sementara support di level 12160 dan kemudian pada 11555. Index S&P 500 minggu lalu tertekan, sehingga market range saat ini antara resistance di level 1340 dan 1404, sementara level support berada di 1250 dan 1218.

Untuk Pasar Emas, minggu lalu secara tak terbendung kembali terus mencetak rekor tertinggi baru sepanjang sejarahnya di beberapa level baru sehingga berakhir di $1486.65/troy ounce akibat pilihan safe haven investment. Untuk minggu ini emas akan berpeluang menanjak lagi, walau perlu diwaspadai koreksi pasar, dengan rentang berada antara resistance pada $1500/troy ounce, sementara support ada di $1440.00/troy ounce serta berikut $1418/troy ounce. Di Indonesia, harganya menanjak tajam ke sekitar Rp 414 ribu/gramnya, di mana kenaikan emas global tertunjang oleh konsolidasi mata uang rupiah.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s